PURWOREJO DAN TK INSAN ROBBANI MAGELANG A. Profil Taman Kanak- Kanak ABA 1 Baledono Purworejo
8. Program dan Rencana Kerja Tahunan
Rencana kerja tahunan yang menjadi program di Taman Kanak- Kanak Aisyiyah Insan Robbani mencakup program sebagai berikut:
a. Program Umum: mengadakan rapat intern, mengikutsertakan guru dalam peraturan, mengadakan kegiatan dalam liburan TK Aisyiyah Insan Robbani, mengadakan kegiatan hari besar agama, kegiatan kesenian/ pentas seni, dll.
b. Kesiswaan: penerimaan siswa baru, pembagian kelompok umur/ mutasi, menyusun program outbond/ fieldtrip/ belajar di lingkungan, assessment kesehatan anak, dsb. c. Kurikulum: menyusun jadwal kegiatan, menyusun STPPA dan penyebaran tahunan,
meninjau/ evaluasi kurikulum, penetapan tema dan sebarannya, dll.
d. Program Akademik: pemberian rangsangan pembelajaran, pengadaan ekstra les tari, pemeriksaan kesehatan/ gigi/ dan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak, dsb.
e. Personalia: perekrutan staf, guru, dan pengasuh, mengusahakan kesejahteraan guru/ pegawai, evaluasi kinerja guru dalam perencanaan proses dan hasil, serta pembinaan f. Sumber Daya Manusia: Peningkatan Kompetensi Dasar PAUD, Peningkatan kompetensi
tingkat lanjut, peningkatan kompetensi Paedagogik, Peningkatan kompetensi kepribadian, peningkatan kompetensi sosial, dll.
g. Program Marketing: kerja sama dengan pihak lain/ kemitraan, pengadaan banner, pembuatan brosur, sosialisasi dengan warga dan orang tua murid, event Milad PAUD, dsb.
h. Program Pembiayaan: pemberian gaji pokok pendidik, penggajian pengelola/ pendamping, pemberian gaji lembur, pemberian gaji piket, pemberian bingkisan hari raya, dll.
67 Masing-masing program yang tertuang dalam Rencana Kerja Tahunan Taman Kanak- kanak Aisyiyah Insan Robbani tersebut selanjutnya dituangkan dalam berbagai rencana kegiatan dalam satu tahun. Rencana kegiatan tahunan ini berlandaskan pada satu kebijakan. Berikut Program dan Rencana Kerja Tahunan TK Aisyiyah Insan Robbani yang dimaksud:
Tabel 5
Rencana Kerja Tahunan TK Aisyiyah Insan Robbani
No Program Kegiatan Kebijakan
1 Umum Mengadakan rapat intern
Mengikutsertakan guru dalam peraturan Mengadakan kegiatan selama liburan
Mengadakan kegiatan hari besar keagamaan Kegiatan kesenian/ pentas seni
Kegiatan pada hari besar Nasional
Rapat intern
Rapat kerja lembaga Capacity Building organisasi
Rapat kerja lembaga Rapat komite dan wali murid
Implementasi Program Karakter
2 Kesiswaan Penerimaan Siswa baru
Pembagian kelompok umur/ mutasi Menyusun Program outbond/ fieldtrip/ belajar di lingkungan
Menyampaikan laporan pribadi siswa
Asessment kesehatan anak
Studytour/ rekreasi
Penerimaan murid sepanjang tahun
Standar PAUD Nasional Penyesuaian puncak tema
Penyampaian laporan mingguan, semester, dan tahunan
Rujukan bagi anak yang bermasalah
Rapat dewan lembaga 3 Kurikulum Menyusun jadwal kegiatan PAUD Aisyiyah
Insan Robbani
Menyusun STPPA dan enyebaran tahunan Meninjau/ mengevaluasi kurikulum Penetapan tema dan sebarannya Menyusun kegiatan program semester Evaluasi RPPM/ RPPH
Evaluasi berkala
Evaluasi berkala akhir tema Rapat kerja lembaga Standar PAUD sesuai silabi Acuan Kurikulum
68 4 Akademik Pemberian rangsangan pembelajaran
Kegiatan ekstrakurikuler: Tari Pemeriksaan kesehatan Pemeriksaan kesehatan gigi
Deteksi Dini Tumbuh Kembang anak
Cooking Class
Standar PAUD Nasional Kurikulum
Program Holistik Integratif PAUD
Program Holistik Integratif PAUD
Pembelajaran kebersamaan
5 Personalia Perekrutan Staf, Guru, dan pengasuh
Mengusahakan kesejahteraan guru/ pegawai Evaluasi Kinerja guru dalam perencanaan, proses, dan hasil
Rapat kerja bersama penyelenggara
Rapat kerja penyelenggara Rapat kerja lembaga
6 Sumber Daya Manusia
Peningkatan Kompetensi Dasar, Kompetensi berjenjang, dan kompetensi lanjut pendidik PAUD
Peningkatan Kompetensi paedagogik, kompetensi professional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial pendidik Pengusulan insentif guru
Keikutsertaan aktif di gugus
Standar Akreditasi Nasional
Standar Akreditasi Nasional
Rapat kerja penyelenggara Rapat dewan guru beserta pengelola
7 Pendukung Sarpras
Pengadaan buku cerita anak Pengadaan buku-buku pedoman penyelenggaraan
Penyusunan program kerja sekolah Finalisasi Modul program sekolah Pengadaan sosialisasi visi, misi, tujuan lembaga, dan kalender akademik
Standar Akreditasi dan Standar PAUD Nasional
8 Marketing Kerjasama dengan pihak lain/ jaringan kemitraan
Pengadaan banner PSB
Rapat kerja lembaga
69 Pembuatan brosur
Sosialisasi pada wali murid dan masyarakat
Event Milad PAUD
Program Tutup tahun ajaran
Rapat dewan penyelenggara Rapat dewan penyelenggara Rapat kerja lembaga Rapat penyelenggara dan pengelola
9 Kesejahteraan Peningkatan Gaji Pokok Pendidik Peningkatan gaji pengelola/ pendamping Insentif lembur dan piket
Insentif lain yang melekat Alokasi uang pangkal sekolah
Rapat rutin penyelenggara
Rapat penyelenggara dan pengelola
10 Parenting Konsultasi Psikologi Terpadu Pertemuan rutin wali murid
11 Sarana pendidikan
Uji kelayakan APE dalam
Pengadaan alat anak
Pengadaan ATK Kelas dan ATK Kantor Pengadaan dan perbaikan sarana pendidikan Penambahan dan perbaikan sarana gedung Menginventarisir barang inventaris
Kebijakan Waka Bidang Sarpras
Penyelenggara dan PCA Waka Bidang sarpras
9. Kegiatan Ekstra Kurikuler
Taman Kanak- kanak Insan Robbani Kec. Muntilan Kab. Magelang juga memiliki serangkaian program kegiatan ekstrakurikuler yaitu: Seni Tari, Drumband, serta Baca Tulis pada setiap semester kedua untuk layanan kelompok usia 5,5- 6 tahun).
10. Waktu Efektif Pembelajaran
Adapun alokasi waktu efektif pembelajaran per hari, Taman kanak- Kanak Insan
Robbani memiliki waktu efektif per hari selama 3 jam (180 menit), diawali dengan hafalan hadist/ bacaan sholat/ iqra setiap harinya. Alokasi waktu efektif per minggu
70 dilaksanakan selama 6 hari pembelajaran. Alokasi waktu efektif pembelajaran per hari dan per minggu sesuai dengan Badan Standar Nasional Pendidikan.
11. Konsep Pendidikan Inklusi Berbasis Ramah Anak di Taman Kanak- Kanak Insan Robbani Kab. Magelang
Gagasan utama diselenggarakannya pendidikan Inklusi di Taman Kanak- Kanak Aisyiyah Insan Robbani, bahwa setiap anak merupakan bagian integral dari komunitas lokalnya. Guru dalam pendidikan inklusi seyogyanya bekerja sama dan memiliki pengetahuan tentang strategi pembelajaran dan kebutuhan pengajaran umum, khusus dan individual serta memiliki pengetahuan tentang cara menghargai pluralitas perbedaan individual dalam mengatur aktivitas di dalam kelas. Semua anak berhak mendapatkan pelayanan pendidikan yang baik sesuai usia atau perkembangannya, tanpa memandang derajat maupun kelainan yang dimiliki.
Berkenaan dengan keberadaan Anak Berkebutuhan Khusus, komitmen, manajemen sekolah, sarana prasarana serta ketenagaan merupakan komponen pendukung utama terlaksananya program PAUD Inklusi. Sebagai lembaga penyelenggara pendidikan inklusi, Taman Kanak- kanak Aisyiyah Insan Robbani berkomitmen terhadap pelaksanaan pendidikan inklusi sekalipun lembaga belum memiliki sarana prasarana lengkap dan ketenagaan yang memadai.
Dalam pemberian layanan kepada Anak-anak Berkebutuhan Khusus, para komponen lemabaga Insan Robbani sering melakukan musyawarah dengan para orang tua ABK, dengan para psikolog dalam mengatasi permasalahan. Lembaga Taman Kanak-kanak Aisyiyah Insan Robbani juga secara rutin 3 bulan sekali melakukan kegiatan Parenting dalam menyampaikan pemahaman tentang pengasuhan, perlindungan, dan pendidikan anak, termasuk pada orang tua anak yang memerlukan pelayanan khusus.
Pada saat kegiatan sehari-hari, lembaga tidak menerapkan pendidikan yang terpisah pada Anak Berkebutuhan Khusus, sehingga lembaga tidak diskriminatif. Layanan terhadap anak berkelainan tetap menyatu dalam satu kegiatan dengan anak-anak yang normal. Lembaga Taman Kanak- Kanak Aisyiyah Insan Robbani dapat menerima sepenuhnya ABK dengan berbagai kondisi.
12. Administrasi Pendidikan Inklusi Berbasis Ramah Anak di Taman Kanak- kanak Aisyiyah Insan Robbani kab. Magelang
Pelaksanaan PAUD Inklusi tidak dapat terpisah dengan dokumen administrasi yang mendukung suatu kegiatan pendidikan. Dalam melakukan administrasi pendidikan PAUD Inklusi, lembaga ini dibantu oleh seorang tenaga operator yaitu pihak yang berusaha dengan tertib melakukan pencatatan terhadap administrasi sekolah. Sekalipun merupakan salah satu lembaga penyelenggaran pendidikan inklusi, namun administrasi sekolah secara keseluruhan tidak berbeda dengan administrasi sekolah pada umumnya. Terdapat dokumen pencatatan sedikit terpisah pada
71 anak-anak yang bermasalah, namun pada dasarnya tidak membedakan dokumen-dokumen ABK dari dokumen anak didik lainnya.
13. Jalannya Kegiatan/ Proses Pembelajaran
Pendidikan inklusi harus peduli dalam memberikan respon tepat terhadap spektrum kebutuhan belajar yang luas baik dalam seting pendidikan formal maupun pendidikan nonformal. Merupakan suatu keharusan pendidikan inklusi melihat bagaimana mengubah dan mengadaptasikan sistem pendidikan agar dapat merespon keberagaman peserta didik. Hal ini bertujuan agar pendidik dan peserta didik keduanya memungkinkan merasa nyaman dalam keberagaman sebagai tantangan dan pengayaan dalam lingkungan belajar.
Pelaksanaan pembelajaran di Taman Kanak- Kanak Aisyiyah Insan Robbani berlangsung dari hari Senin- Jumat dimulai pada pukul 07.00 WIB peserta didik sudah mulai berdatangan. Kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 dan berakhir pukul 13.00 WIB. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan urutan peembukaan, kegiatan inti, dan penutup. Kegiatan pembelajaran anak normal berlaku pula bagi anak berkebutuhan khusus selalu mengacu dan disesuaikan dengan Rencana Kegiatan Harian (RKH), namun pada pelaksanaannya tidak semua kegiatan yang tertera di RKH dapat terlaksana. Dalam RKH terdapat 4 kegiatan dan setiap harinya dapat terlaksana 2- 3 kegiatan. Kegiatan pembelajaran yang berlangsung dipilihkan dan diberikan oleh guru. Kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran kelompok dan klasikal. Model pembelajaran klasikal biasanya digunakan pada saat pembiasaan ibadah, sedangkan metode kelompok biasa digunakan pada saat kegiatan initi pembelajaran.
Semua peserta didik di TK Aisyiyah Insan Robbani dibiasakan untuk mandiri, termasuk ABK. Pembiasaan kemandirian berupa pembiasaan anak untuk terbiasa mandiri dalam kehidupan sehari-hari, seperti melatih anak untuk mengambil makan, makan dan meletakkan alat makan di tempatnya. Semua anak terlihat sudah mampu mandiri, kecuali ABK. Setiap anak di TK Aisyiyah Insan Robbani mendapatkan layanan yang berbeda- beda, hal ini disesuaikan dengan karakter serta kemampuan anak. Layanan yang dibrikan berupa pendampingan anak. Materi belajar, dan penyampaian materi belajar. Hasil dokumentasi terkait pembiasaan kemandirian anak di TK Aisyiyah Insan Robbani terdapat pada Lampiran.
Layanan pendampingan anak berupa ketersediaan Guru Pendamping Khusus (GPK). Guru Pendamping Khusus (GPK) ini bertugas mendampingi semua anak yang mengalami kesulitan sewaktu pembelakjaran. Cara yang digunakan GPK dalam pendampingan ABK dan anak didik reguler sama, yaitu anak didekati, diarahkan, dan dibantu jika anak mengalami kesulitan belajar seperti belum memahami terhadap kegiatan yang harus anak lakukan. ABK dikatakan mandiri
72 bila anak sudah dapat mengontrol dirinya sendiri, tidak mengganggu anak lainnya sewaktu kegiatan dan mengerti kegiatan yang sedang berlangsung.
Berikut hasil observasi terkait layanan pendampingan bagi ABK yang sudah mandiri:
“Kegiatan pagi itu adalah gerak dan lagu sesuai yang diarahkan oleh guru. Ca (ABK) tidak mau mengikuti kegiatan. Ca (ABK) bermain-main balok yang berada di dekatnya. Ca (ABK) ditemani guru diajak bertanya jawab seputar benda di sekitarnya, musik yang didengar, lagu, dan menggerakkan anggota tubuhnya. Guru mengarahkan Ca (ABK) agar mau mengikuti kegiatan gerak lagu seperti teman-temannya, selanjutnya Ca mau mengikuti kegiatan bersama temannya.
Berikut gambar ABK dengan kegiatan dan aktivitasnya:
Gambar 6
Aktivitas ABK bersama temannya