Penulis menyarankan kepada pihak perusahaan PT. WARU KALTIM PLANTATION yaitu:
1. Perlu diadakan pengawasan dari mandor Quality Control pada saat sortasi buah karena ditakutkan adanya manipulasi yang diadakan oleh petugas
sortasi. Dari pengamatan yang di ketahui dilapangan bahwa petugas sortasi sering melakukan kecurangan (manipulasi data) karena pengawasan pada sortasi buah di garading jarang dilakukan.
2. Perlu adanya penyetelan ulang terhadap savety valve yang berada di stasiun sterilizer karena savety valve sterilizer 1 berbeda dari sterilizer 2. Tujuan penyetelan ini agar menghindari kecelakaan akibat tekanan steam yang terlalu kuat.
3. Sebaiknya diadakan penambahan tenaga kerja di loading ramp dan boiler karena pekerjaan pada stasiun itu sangat berat.
Sedangkan Menurut Penulis Kegiatan PKL ini dirasakan sangat bermanfaat dan sangat penting bagi semua mahasiswa/i, oleh karena itu penyusun menyarankan untuk POLTANESA umumnya dan khusunya pada Program Studi Teknologi Hasil Perkebunan, antara lain yaitu :
1. Mahasiswa yang hendak PKL di pabrik kelapa sawit perlu menambah pengetahuan yang luas tentang proses pengolahan kelapa sawit sehinggga pada saat Praktek Kerja Lapang sudah ada bekal (pengetahuan) yang didasari oleh teori.
2. Mengadakan kerja sama dengan pihak perusahaan negeri maupun swasta bukan hanya dalam hubungan sebagai tempat kegiatan PKL namun lebih mengarah kepada hubungan kerja. Hal ini diharapkan dapat merekrut mahasiswa POLTANESA khususnya Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan sebagai karyawan diperusahaan tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Badan Standardisasi Nasional, 1992. SNI 01-2901-1992 : Minyak Kelapa Sawit.
http://agribisnis.deptan.go.id/xplore/view.php?file=MUTU-STANDARISASI/STANDAR-MUTU/Standar_nas. 30 Mei 2011
Bapedal, 1995. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup no. 51/Kep-Men-LH/10.1995. Jakarta.
Dewan Standardisasi Nasional, 1987. SNI: 0l -0002- 1987 : Inti Kelapa Sawit. http://pustan.bpkimi.kemenperin.go.id/files/SNI%2001-0002-1987.pdf. 30 Mei 2011
Fauzi, 2007. Kelapa Sawit Budidaya Pemanfaatan Hasil dan Limbah Analisis Usaha dan Pemasaran. Penebar Swadaya, Jakarta.
Hariyana, 1999. Sistem Informasi Budi Daya Kelapa Sawit. Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Medan.
Lubis, 2010. Panduan Pengolahan Minyak Kelapa Sawit PT. WKP. Samarinda Naibaho, 1998. Teknologi Pengolahan Kelapa Sawit. Pusat Penelitian Kelapa
Sawit. Jakarta
Pahan, 2008. Panduan Lengkap Kelapa Sawit. Penebar Swadaya. Jakarta
Risza, 1994. Kelapa Sawit Upaya Peningkatan Produktivitas. Kanisius. Yogyakarta.
Setyamidjaja, 1991. Budi Daya Kelapa Sawit. Kasinius. Yogyakarta. Siahaan, 2007. Teknologi Pengolahan Kelapa Sawit. Medan.
Sunarko. 2007. Budi Daya Kelapa Sawit dan Pengolahan Kelapa Sawit. Agromedia pustaka. Jakarta.
Pos Satpam Timbangan Sortasi/Grading Loading Ramp
TBS Masuk Ke Lori Next Proses
Lori + TBS Capstand Trasfer Carriage Capstand Sterilizer Capstand
Trasfer Carriage Tippler
Next Proses
Gambar 1. Flow Chart Stasiun Penerimaan buah
Tippler Hopper Inclined Bunch Conveyor Tresher Horizontal Empty Bunch Conveyor Under Tresher Conveyor Next Proses Inclined Empty Buch Conveyor Janjangan Berondolan Truck Kebun Hopper
Gambar 2. Flow Chart Stasiun Rebusan
Under Tresher Conveyor Bottom Cross Conveyor Bottom Conveyor Inclined Fruit Conveyor Top Cross Fruit Distributing conveyor Digester Crude Oil Gutter Sand Trap Tank Vibrating
Screen Crude Oil Tank Next Proses
Crude Oil Tank
Continue Settling Tank Pure Oil Tank
Vacum Dryer Storage Sludge Tank Sand Cyclone Buffer Tank Brush Strainer
Sentrifuge Fat Fit
Sludge Recovery Oil Recovery
Tank Hot Well Tank
Limbah Sand Fit
Gambar 4. Flow Chart Stasiun Bantingan dan Press
CBC
Depericarper
Polishing Drum
Wet Nut Conveyor
Destoner
Nut Grading Drum
LTDS I
Berat Sedang Ringan
Kernel Conveyor Kernel Grading Drum LTDS II Claybath Sheel Bin Boiler Cangkang Kernel Sheel Transport Fan Kernel Silo Nut Silo Rpple Mill Caracker Mixture
Caracker Mixture Elevator
Kernel Bin
Gambar 7. Flow Chart Limbah cair KEBUN Kolam Pembiakan Bakteri Kolam 1 Kolam 5 Kolam 6 Kolam 2 Kolam 3 Kolam 4 Kolam 7
Gambar 8. Mendodos buah dari pohon
Gambar 10. Dodos (alat pemanenan)
Gambar 12. Tempat Pengumpulan Hasil (TBS yang telah dipanen akan di kumpulkan di TPH)
Gambar 13. Pengangkutan Buah (TBS yang telah dikumpulkan di TPH akan langsung di angkut ke pabrik)
Gambar 14. Penimbangan (Truck yang masuk kedalam pabrik yang bermuatan TBS akan ditimbang terlebih dahulu)
Gambar 15. Sortasi buah
Gambar 17. Lori (alat yang digunakan untuk mengangkut TBS masuk kedalam Sterilizer)
Gambar 19. Sterilizer (alat yang digunakan untuk merebus TBS)
Gambar 19. Tippler (alat yang digunakan untuk menuang TBS matang)
Gambar 20. Tresher (alat yang digunakan untuk memisahkan berondolan dari janjangan)
Gambar 21. Digester (alat yang digunakan untuk mencacah daging buah)
Gambar 22. Press (alat yang digunakan untuk memisahkan minyak dari daging buah)
Gambar 23. Sand Trap Tank (alat yang digunakan untuk mengendapkan pasir) & Vibrating screen (alat yang digunakan untuk menyaring kotoran)
Gambar 24. Crude Oil Tank (alat yang digunakan untuk menampung sementara serelah proses pengepresan)
Gambar 25. Pure Oil Tank (alat yang digunakan untuk menampung sementara sebelum pemacuman)
Gambar 26. Continue Settling Tank (alat yang digunakan untuk Mengendapkan sludge)
Gambar 27. Sentrifuge (alat yang digunakan untuk memisahkan minyak dari sludge
Gambar 28. Sludge Recovery dan Condensat recovery ( alat yang digunakan untuk mengutip minyak)
Gambar 30. Depericarper ( alat yang digunakan untuk memisahkan nut dari serabut)
Gambar 31. Polishing Drum ( alat yang digunakan untuk membersihkan nut dari Serabut yang masih melekat)
Gambar 32. Nut Grading Drum ( alat yang digunakan untuk memisahkan nut kecil, sedang dan besar)
Gambar 33. Nut Silo ( alat yang digunakan untuk pemeraman ) &
Ripple Mill (alat yang digunakan untuk memisahkan Kernel dari cangkang)
Gambar 34. Ligh Tenera Dry Separating ( alat yang digunakan untuk memisahkan cangkang dan kernel.
Gambar 35. Claybath ( alat yang digunakan untuk memisahkan kernel degan cangkang dengan cara basah) & Kernel Silo (alat yang digunakan untuk pengeringan kernel)
Gambar 36. Kolam Limbah ( Kolam yang digunakan untuk menampung limbah sebelum di aplikasikan ke kebun)