DAFTAR PUSTAKA
5. Prosedur Analisis Kadar Serat Kasar
1. Kertas filter dipanaskan dalam oven selama 1 jam pada suhu 110°C setelah itu didinginkan dalam desikator selama 15 menit dan ditimbang (X1).
2. Sampel ditimbang sebanyak 0.5 gram (A) dimasukkan ke dalam Erlenmeyer 250 ml.
3. H2SO4 0.3 N sebanyak 50 ml ditambahkan ke dalam Erlenmeyer kemudian dipanaskan di atas pembakar Bunsen selama 30 menit. Setelah itu NaOH 1.5 N sebanyak 25 ml ditambahkan ke dalam Erlenmeyer dan dipanaskan kembali selama 30 menit.
4. Larutan dan bahan yang telah dipanaskan kemudian disaring dalam corong Buchner dan dihubungkan pada vacuum pump untuk mempercepat filtrasi. 5. Larutan dan bahan yang ada pada corong Buchner kemudian dibilas secara
berturut-turut dengan 50 ml air panas, 50 ml H2SO4 0.3 N, 50 ml air panas, dan 25 ml aseton.
6. Kertas saring dan isinya dimasukkan dalam cawan porselin, lalu dipanaskan dalam oven 105-110°C selama 1 jam kemudian didinginkan dalam desikator 5-15 menit dan ditimbang (X2).
7. Setelah itu dipanaskan dalam tanur 600°C hingga berwarna putih atau menjadi abu (sekitar 4 jam). Kemudian dimasukkan dalam oven 105-110°C selama 15 menit, didinginkan dalam desikator selama 5-15 menit dan ditimbang (X3).
Kadar Serat Kasar (%) = (X2 – X1 – X3) x 100 A
22
Lampiran 2. Prosedur Analisis Kadar Glikogen Hati Analisis Kadar Glikogen Hati
Pengukuran glikogen hati dilakukan pada akhir penelitian dengan menggunakan 3 ekor ikan yang diambil secara acak dari tiap perlakuan. Analisis kadar glikogen hati mengacu pada metode Wedemeyer dan Yasutake (1977). Jaringan hati sekitar 100 mg dididihkan dalam 3 mL KOH 30% hingga larut (selama 20 sampai 30 menit), kemudian ditambahkan 0,5 mL Na2SO4 jenuh dan 3,5 mL etanol 95%, selanjutnya dipanaskan sampai mendidih. Setelah dingin, larutan disentrifugasi dan supernatannya dibuang. Glikogen dilarutkan dalam 2 mL air dan diendapkan kembali dengan 2,5 mL etanol 95%. Supernatan dibuang dan glikogen yang mengendap dihidrolisis dengan 2 mL HCl 5 M selama 30 menit dalam waterbath mendidih. Sampel didinginkan dan dinetralkan menggunakan 0,5 M NaOH (digunakan 1 tetes fenolred sebagai indikator). Sampel diencerkan sampai volume yang diketahui (50-100 mL), bergantung pada glikogen yang diharapkan dan selanjutnya kadar glikogen diukur berdasarkan nilai absorbansi spektrofotometer pada panjang gelombang 620 nm
23 Lampiran 3. Prosedur Analisis Ekspresi Gen GH
RNA total diisolasi dari jaringan hipofisa ikan patin siam. Jaringan diambil secara aseptis dan disimpan dalam botol sampel yang telah berisi bahan isogen sebanyak 200 µl. Jaringan dihancurkan menggunakan penggerus yang sebelumnya telah disterilkan dengan dietylpyrocarbonate (DEPC) 1 %. Ke dalam tabung mikro ditambahkan larutan isogen hingga mencapai volume akhir 600 µl dan diinkubasi selama 5 menit pada suhu ruang sampai jaringan terlisis sempurna. Kloroform sebanyak 200 µl ditambahkan, kemudian disentrifugasi selama 5 menit dengan kecepatan 10.000 rpm pada suhu ruang. Supernatan yang terbentuk dipindahkan ke dalam tabung mikro baru yang telah berisi 400 µl isopropanol. Kemudian disentrifugasi selama 15 menit dengan kecepatan 10.000 rpm pada suhu 4ºC. Supernatan pada tabung mikro dibuang, dan pelet RNA pada dasar tabung mikro dilarutkan dengan cara menambahkan 1 ml etanol 70% dingin, disentrifugasi lagi selama 15 menit dengan kecepatan 10.000 rpm. RNA dikeringkan dengan cara membuang larutan yang terdapat dalam tabung mikro. Setelah kering sempurna, RNA dilarutkan dengan 30 µ l DEPC 0.1%. Konsentrasi hasil isolasi RNA total diukur menggunakan alat pengukur konsentrasi RNA/DNA (GeneQuant) pada panjang gelombang 260 dan 280 nm.
Sintesis cDNA GH dilakukan menggunakan kit Ready-to-Go You-Prime First Strand Beads, FSRMB (Amersham pharmacia biotech, USA). Konsentrasi RNA dibuat 3 µg dalam 30 µl DEPC. Larutan RNA diinkubasi pada suhu 65ºC selama 10 menit dan kemudian disimpan di atas es (on ice). Sampel RNA dipindahkan ke dalam tube FSRMB dan ditambahkan 3 µl primer „dT3‟RACE
-VECT” (5”-GTA ATA CGA CTC ACT ATA GGG CAC GCG TGG TCG ACG
GCC CGG GCT GGT TTT TTT TTT TTT TTT TTT-3‟) dengan konsentrasi
1 µg/3 µl. Larutan dihomogenkan dan diinkubasi pada suhu 37 ºC selama 1 jam. cDNA yang terbentuk ditambahkan 30 µl SDW steril dan disimpan dalam refrigerator hingga digunakan.
Ekspresi gen GH dideteksi menggunakan metode sqRT- PCR dengan
primer forward GH (5‟- TCT TTA GTC AAG GCG CGA CAT TCG AGA-3‟) dan reverse GH (5‟- CGA TAA GCA CGC CGA TGC CCA TTT-3‟) untuk
amplifikasi gen GH (Dewi et al. 2012). Panjang fragmen GH yang diapit oleh kedua primer tersebut sekitar 336 bp. Kondisi PCR untuk GH adalah 94ºC selama 5 menit; ( 94ºC selama 30 detik; 58ºC selama 30 detik; 72ºC selama 30 detik) sebanyak 35 siklus; 72ºC selama 3 menit; dan mesin didinginkan hingga mencapai suhu 4ºC.
Sebagai kontrol internal digunakan β-aktin . Deteksi gen β-aktin dilakukan
dengan menggunakan primer forward (5‟-GAC CTC ACA GAC TAC CTC ATG -3‟) dan primer reverse (5‟- TCA TTG CCC ATG GTG ATG ACC -3‟). Panjang
fragmen ß aktin yang diapit oleh kedua primer tersebut sekitar 300 bp. PCR dilakukan dengan progam : 94ºC selama 3 menit; ( 94ºC selama 30 detik; 58ºC selama 30 detik; 72ºC selama 30 detik) sebanyak 35 siklus 72ºC selama 3 menit; dan 4ºC (sampai suhu mesin mencapai 4°C). Pengecekan hasil amplifikasi PCR dilakukan dengan elektroforesis menggunakan gel agarose 1 %. Analisis ekspresi gen dilakukan secara semi-kuantitatif, yaitu dengan membandingkan rasio ekspresi gen GH dengan β-aktin. Kuantifikasi ketebalan pita pada gen GH dan
24
Lampiran. 4 Hasil Uji ANOVA Faktor Type Levels Values Protein fixed 3 23, 28, 32 Hormon fixed 2 1, 2
Bobot Akhir (Bt)
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 161657 161657 80828 29.53 0.000 Hormon 1 19903 19903 19903 7.27 0.019 Protein*Hormon 2 5516 5516 2758 1.01 0.394 Error 12 32842 32842 2737
Total 17 219918
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap Bobot akhir pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 32 6 649.7 A
28 6 597.3 A 23 6 427.6 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap Bobot akhir pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 1 9 591.4 A
2 9 524.9 B
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap Bobot akhir pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 32 1 3 690.9 A 28 1 3 646.8 A 32 2 3 608.5 A 28 2 3 547.7 A B 23 1 3 436.6 B 23 2 3 418.7 B Pertambahan bobot
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 161689 161689 80844 29.56 0.000 Hormon 1 19890 19890 19890 7.27 0.019 Protein*Hormon 2 5514 5514 2757 1.01 0.394 Error 12 32823 32823 2735
Total 17 219916
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap pertambahan bobot pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 32 6 539.0 A
28 6 486.6 A 23 6 317.0 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap pertambahan bobot pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 1 9 480.8 A
25 Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap pertambahan bobot pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 32 1 3 580.3 A 28 1 3 536.1 A 32 2 3 497.8 A 28 2 3 437.1 A B 23 1 3 325.9 B 23 2 3 308.0 B
Laju pertumbuhan spesifik (LPS)
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 0.412935 0.412935 0.206467 34.45 0.000 Hormon 1 0.040649 0.040649 0.040649 6.78 0.023 Protein*Hormon 2 0.008171 0.008171 0.004085 0.68 0.524 Error 12 0.071910 0.071910 0.005992
Total 17 0.533664
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap LPS pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 32 6 1.5 A
28 6 1.4 A 23 6 1.1 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap LPS pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 1 9 1.4 A
2 9 1.3 B
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap LPS pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 32 1 3 1.5 A 28 1 3 1.5 A 32 2 3 1.4 A 28 2 3 1.3 A B 23 1 3 1.1 B C 23 2 3 1.1 C
Jumlah konsumsi pakan (JKP)
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 60095 60095 30048 10.62 0.002 Hormon 1 8878 8878 8878 3.14 0.102 Protein*Hormon 2 3349 3349 1674 0.59 0.569 Error 12 33948 33948 2829
Total 17 106270
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap JKP pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 32 6 682.5 A
28 6 644.7 A 23 6 545.5 B
26
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap JKP pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 1 9 646.5 A
2 9 602.0 A
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap JKP pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 32 1 3 700.3 A 28 1 3 685.4 A B 32 2 3 664.7 A B C 28 2 3 604.1 A B C 23 1 3 553.7 B C 23 2 3 537.3 C
Rasio konversi pakan (RKP)
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 0.73447 0.73447 0.36723 23.26 0.000 Hormon 1 0.04986 0.04986 0.04986 3.16 0.101 Protein*Hormon 2 0.00364 0.00364 0.00182 0.12 0.892 Error 12 0.18946 0.18946 0.01579
Total 17 0.97743
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap RKP pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 23 6 1.7 A
28 6 1.3 B 32 6 1.3 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap RKP pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 2 9 1.5 A
1 9 1.4 A
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap RKP pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 23 2 3 1.8 A 23 1 3 1.7 A B 28 2 3 1.4 B C 32 2 3 1.3 C 28 1 3 1.3 C 32 1 3 1.2 C
Kadar air tubuh ikan
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 8.8728 8.8728 4.4364 15.12 0.001 Hormon 1 0.1651 0.1651 0.1651 0.56 0.468 Protein*Hormon 2 27.9736 27.9736 13.9868 47.66 0.000 Error 12 3.5215 3.5215 0.2935
Total 17 40.5330
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap kadar air tubuh ikan pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 23 6 65.2 A
27 32 6 64.9 A
28 6 63.6 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap kadar air tubuh ikan pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 1 9 64.6 A
2 9 64.5 A
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap kadar air tubuh ikan pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 32 2 3 66.5 A 23 1 3 66.5 A 28 1 3 64.2 B 23 2 3 64.0 B 32 1 3 63.2 B 28 2 3 62.9 B
Kadar protein tubuh ikan
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 15.7272 15.7272 7.8636 14.59 0.001 Hormon 1 8.9491 8.9491 8.9491 16.60 0.002 Protein*Hormon 2 5.5163 5.5163 2.7581 5.12 0.025 Error 12 6.4687 6.4687 0.5391
Total 17 36.6613
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap kadar protein tubuh ikan pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 28 6 18.2 A
23 6 16.6 B 32 6 15.9 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap kadar protein tubuh ikan pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 1 9 17.6 A
2 9 16.2 B
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap kadar protein tubuh ikan pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 28 1 3 18.8 A 28 2 3 17.5 A B 32 1 3 17.3 A B 23 1 3 16.6 B 23 2 3 16.5 B C 32 2 3 14.5 C Kadar lemak tubuh
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 7.8657 7.8657 3.9328 113.60 0.000 Hormon 1 7.1271 7.1271 7.1271 205.87 0.000 Protein*Hormon 2 0.4110 0.4110 0.2055 5.94 0.016 Error 12 0.4154 0.4154 0.0346
28
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap kadar lemak tubuh pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 32 6 14.9 A
28 6 13.8 B 23 6 13.3 C
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap kadar lemak tubuh pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 2 9 14.6 A
1 9 13.3 B
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhaap kadar lemak tubuh pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 32 2 3 15.3 A 28 2 3 14.4 B 32 1 3 14.4 B 23 2 3 14.1 B 28 1 3 13.2 C 23 1 3 12.4 D Retensi Protein (RP)
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 777.37 777.37 388.69 35.87 0.000 Hormon 1 292.27 292.27 292.27 26.97 0.000 Protein*Hormon 2 161.98 161.98 80.99 7.47 0.008 Error 12 130.04 130.04 10.84
Total 17 1361.67
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap retensi protein pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 28 6 58.3 A
23 6 47.0 B 32 6 42.7 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap retensi protein pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 1 9 53.3 A
2 9 45.3 B
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap retensi protein pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 28 1 3 62.4 A 28 2 3 54.1 A B 32 1 3 50.4 B 23 1 3 47.3 B 23 2 3 46.7 B 32 2 3 35.1 C
29 Retensi Lemak (RL)
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 143217 143217 71609 119.71 0.000 Hormon 1 11063 11063 11063 18.49 0.001 Protein*Hormon 2 12966 12966 6483 10.84 0.002 Error 12 7178 7178 598
Total 17 174424
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap retensi lemak pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 23 6 399.9 A
32 6 213.3 B 28 6 208.2 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap retensi lemak pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 2 9 298.6 A
1 9 249.0 B
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap retensi lemak pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 23 2 3 461.5 A 23 1 3 338.4 B 28 2 3 222.8 C 32 1 3 215.1 C 32 2 3 211.5 C 28 1 3 193.6 C
Kadar air daging ikan patin
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 10.951 10.951 5.476 3.18 0.078 Hormon 1 9.528 9.528 9.528 5.53 0.037 Protein*Hormon 2 1.146 1.146 0.573 0.33 0.723 Error 12 20.663 20.663 1.722
Total 17 42.288
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap kadar air daging ikan patin pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 28 6 77.0 A
23 6 75.9 A 32 6 75.1 A
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap kadar air daging ikan patin pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 1 9 76.7 A
2 9 75.3 B
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap kadar air daging ikan patin pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 28 1 3 77.5 A
28 2 3 76.5 A 23 1 3 76.5 A 32 1 3 76.2 A
30
23 2 3 75.2 A 32 2 3 74.0 A
Kadar protein daging ikan patin
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 10.814 10.814 5.407 2.98 0.089 Hormon 1 3.670 3.670 3.670 2.02 0.181 Protein*Hormon 2 3.454 3.454 1.727 0.95 0.414 Error 12 21.799 21.799 1.817 Total 17 39.738 Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap kadar protein daging ikan pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 32 6 17.8 A
28 6 16.4 A 23 6 16.1 A
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap kadar protein daging ikan patin pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 2 9 17.2 A
1 9 16.3 A
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap kadar protein daging ikan patin pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 32 2 3 18.9 A 32 1 3 16.8 A 28 2 3 16.4 A 28 1 3 16.3 A 23 2 3 16.3 A 23 1 3 15.8 A
Kadar lemak daging ikan patin
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 4.5876 4.5876 2.2938 33.14 0.000 Hormon 1 1.7286 1.7286 1.7286 24.97 0.000 Protein*Hormon 2 5.6959 5.6959 2.8480 41.14 0.000 Error 12 0.8307 0.8307 0.0692
Total 17 12.8429
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap Kadar lemak daging ikan patin pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 32 6 4.7 A
23 6 3.8 B 28 6 3.6 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap Kadar lemak daging ikan patin pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 2 9 4.4 A
31 Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap Kadar lemak daging ikan patin pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 23 2 3 4.9 A 32 1 3 4.8 A 32 2 3 4.7 A 28 1 3 3.7 B 28 2 3 3.4 B C 23 1 3 2.7 C Karkas
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 144.110 144.110 72.055 8.25 0.006 Hormon 1 5.632 5.632 5.632 0.64 0.438 Protein*Hormon 2 5.017 5.017 2.509 0.29 0.755 Error 12 104.778 104.778 8.731
Total 17 259.536
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap karkas pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 32 6 46.9 A
28 6 46.0 A 23 6 40.5 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap karkas pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 1 9 45.1 A
2 9 43.9 A
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap karkas pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 32 1 3 47.6 A 28 1 3 47.2 A 32 2 3 46.2 A 28 2 3 44.9 A 23 2 3 40.7 A 23 1 3 40.4 A Lemak Perut
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 0.02841 0.02841 0.01420 0.78 0.480 Hormon 1 0.00632 0.00632 0.00632 0.35 0.567 Protein*Hormon 2 0.02009 0.02009 0.01004 0.55 0.590 Error 12 0.21845 0.21845 0.01820
Total 17 0.27327
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap lemak perut pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 28 6 0.6 A
32 6 0.6 A 23 6 0.5 A
32
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap lemak perut pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 1 9 0.6 A
2 9 0.6 A
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap lemak perut pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 28 1 3 0.7 A 32 1 3 0.6 A 28 2 3 0.6 A 23 2 3 0.6 A 32 2 3 0.5 A 23 1 3 0.5 A
Indeks Hepatosomatik (IHS)
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 1.00566 1.00566 0.50283 12.88 0.001 Hormon 1 0.01616 0.01616 0.01616 0.41 0.532 Protein*Hormon 2 0.00390 0.00390 0.00195 0.05 0.951 Error 12 0.46837 0.46837 0.03903
Total 17 1.49409
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap IHS pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 23 6 1.9 A
28 6 1.7 A 32 6 1.3 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap IHS pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 1 9 1.7 A
2 9 1.6 A
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap IHS pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 23 1 3 1.9 A 23 2 3 1.9 A 28 1 3 1.7 A B 28 2 3 1.7 A B 32 1 3 1.4 A B 32 2 3 1.3 B
Kadar air hati ikan patin
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 16.2994 16.2994 8.1497 16.29 0.000 Hormon 1 2.0251 2.0251 2.0251 4.05 0.067 Protein*Hormon 2 0.7304 0.7304 0.3652 0.73 0.502 Error 12 6.0041 6.0041 0.5003
33 Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap kadar air hati pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 32 6 77.0 A
28 6 75.2 B 23 6 74.9 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap kadar air hati pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 2 9 76.0 A
1 9 75.3 A
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap kadar air hati pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 32 2 3 77.4 A 32 1 3 76.6 A B 28 2 3 75.7 A B 23 2 3 74.9 B 23 1 3 74.8 B 28 1 3 74.7 B
Kadar lemak hati
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 0.0944 0.0944 0.0472 0.45 0.649 Hormon 1 0.0030 0.0030 0.0030 0.03 0.869 Protein*Hormon 2 0.3982 0.3982 0.1991 1.89 0.193 Error 12 1.2636 1.2636 0.1053
Total 17 1.7592
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap kadar lemak hati pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 23 6 3.7 A
32 6 3.6 A 28 6 3.5 A
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap kadar lemak hati pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 1 9 3.6 A
2 9 3.6 A
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap kadar lemak hati pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 23 2 3 3.9 A 28 1 3 3.7 A 32 1 3 3.6 A 23 1 3 3.5 A 32 2 3 3.5 A 28 2 3 3.4 A Glikogen hati
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 0.0093974 0.0093974 0.0046987 25.50 0.000 Hormon 1 0.0001360 0.0001360 0.0001360 0.74 0.407 Protein*Hormon 2 0.0005901 0.0005901 0.0002950 1.60 0.242
34
Error 12 0.0022116 0.0022116 0.0001843 Total 17 0.0123351
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap kadar glikogen hati pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 23 6 0.1 A
28 6 0.0 B 32 6 0.0 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap kadar glikogen hati pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 2 9 0.0 A
1 9 0.0 A
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap kadar glikogen hati pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 23 2 3 0.1 A 23 1 3 0.0 A B 28 1 3 0.0 B C 28 2 3 0.0 C 32 1 3 0.0 C 32 2 3 0.0 C
Kadar air tubuh ikan
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 8.8728 8.8728 4.4364 15.12 0.001 Hormon 1 0.1651 0.1651 0.1651 0.56 0.468 Protein*Hormon 2 27.9736 27.9736 13.9868 47.66 0.000 Error 12 3.5215 3.5215 0.2935
Total 17 40.5330
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap kadar air tubuh ikan pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 23 6 65.2 A
32 6 64.9 A 28 6 63.6 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap kadar air tubuh ikan pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 1 9 64.6 A
2 9 64.5 A
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap kadar air tubuh ikan pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 32 2 3 66.5 A 23 1 3 66.5 A 28 1 3 64.2 B 23 2 3 64.0 B 32 1 3 63.2 B 28 2 3 62.9 B
35 Kadar protein tubuh ikan
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 15.7272 15.7272 7.8636 14.59 0.001 Hormon 1 8.9491 8.9491 8.9491 16.60 0.002 Protein*Hormon 2 5.5163 5.5163 2.7581 5.12 0.025 Error 12 6.4687 6.4687 0.5391
Total 17 36.6613
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap kadar protein tubuh ikan pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 28 6 18.2 A
23 6 16.6 B 32 6 15.9 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap kadar protein tubuh ikan pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 1 9 17.6 A
2 9 16.2 B
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap kadar protein tubuh ikan pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 28 1 3 18.8 A 28 2 3 17.5 A B 32 1 3 17.3 A B 23 1 3 16.6 B 23 2 3 16.5 B C 32 2 3 14.5 C
Kadar lemak tubuh
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 7.8657 7.8657 3.9328 113.60 0.000 Hormon 1 7.1271 7.1271 7.1271 205.87 0.000 Protein*Hormon 2 0.4110 0.4110 0.2055 5.94 0.016 Error 12 0.4154 0.4154 0.0346
Total 17 15.8192
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap kadar lemak tubuh pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 32 6 14.9 A
28 6 13.8 B 23 6 13.3 C
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap kadar lemak tubuh pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 2 9 14.6 A
1 9 13.3 B
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhaap kadar lemak tubuh pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 32 2 3 15.3 A
28 2 3 14.4 B 32 1 3 14.4 B 23 2 3 14.1 B
36
28 1 3 13.2 C 23 1 3 12.4 D
Retensi Protein (RP)
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 777.37 777.37 388.69 35.87 0.000 Hormon 1 292.27 292.27 292.27 26.97 0.000 Protein*Hormon 2 161.98 161.98 80.99 7.47 0.008 Error 12 130.04 130.04 10.84
Total 17 1361.67
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap retensi protein pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 28 6 58.3 A
23 6 47.0 B 32 6 42.7 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap retensi protein pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 1 9 53.3 A
2 9 45.3 B
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap retensi protein pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 28 1 3 62.4 A 28 2 3 54.1 A B 32 1 3 50.4 B 23 1 3 47.3 B 23 2 3 46.7 B 32 2 3 35.1 C Retensi Lemak (RL)
Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P Protein 2 143217 143217 71609 119.71 0.000 Hormon 1 11063 11063 11063 18.49 0.001 Protein*Hormon 2 12966 12966 6483 10.84 0.002 Error 12 7178 7178 598
Total 17 174424
Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda yang berbeda terhadap retensi lemak pada selang kepercayaan 95%.
Protein N Mean Grouping 23 6 399.9 A
32 6 213.3 B 28 6 208.2 B
Uji lanjut Tukey pengaruh pemberian hormon rGH terhadap retensi lemak pada selang kepercayaan 95%.
Hormon N Mean Grouping 2 9 298.6 A
37 Uji lanjut Tukey pengaruh kadar protein berbeda dan pemberian hormon rGH terhadap retensi lemak pada selang kepercayaan 95%.
Protein Hormon N Mean Grouping 23 2 3 461.5 A 23 1 3 338.4 B 28 2 3 222.8 C 32 1 3 215.1 C 32 2 3 211.5 C 28 1 3 193.6 C
38