• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

H. Prosedur Pelaksanaan Penelitian

Prosedur pelaksanaan penelitian terdiri dari tiga tahap. Ketiga tahap tersebut adalah tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap pengolahan data.

1. Tahap Persiapan Penelitian

a. Peneliti mencari informasi di CV. OSCAR

Informasi yang dicari mengenai jumlah karyawan yang ada sebagai pertimbangan untuk menentukan jumlah sampel, desain kursi kerja yang digunakan oleh para pekerja dan kondisi kerja karyawan CV. OSCAR

b. Penyusunan alat ukur

Sebelum melakukan penelitian, peneliti terlebih dahulu menyiapkan alat ukur yang akan digunakan. Pada tahap ini, alat ukur yaitu skala kelelahan kerja yang dibuat sendiri oleh peneliti berdasarkan teori yang telah diuraikan. Peneliti membuat 48 aitem untuk skala kelelahan kerja. Model skala yang digunakan adalah model skala likert. Dimana bentuk pernyataannya mengarahkan ke SS;S;TS;STS. Masing-masing aitem diberi bobot nilai berdasarkan pernyataan favorable atau unfavorable. Favorable artinya bentuk pernyataan seiring atau mendukung gejala yang akan diungkap dan sebaliknya unfavorable artinya aitem pernyataan tersebut tidak seiring atau tidak mendukung gejala yang akan diungkap.

c. Perizinan

Peneliti meminta izin kepada pegelola CV. OSCAR untuk mengambil data mengenai kelelahan kerja dan desain kursi yang digunakan.

d. Uji coba alat ukur

Sebelum melakukan pengambilan data yang sebenarnya, terlebih dahulu dilakukan uji coba alat ukur penelitian untuk mengetahui kualitas dari masing- masing butir pernyataan pada skala semangat kerja tersebut. Uji coba alat ukur akan dilakukan pada 60 orang karyawan konveksi kecil dan menengah. Uji coba akan dilaksanakan dengan memberikan skala kelelahan kerja tersebut kepada karyawan konveksi kecil dan menengah. Hadi (2000) mengatakan bahwa uji coba dilakukan dengan tujuan :

1) Menghindari pernyataan-pernyataan yang kurang jelas maksudnya.

2) Menghindari penggunaan kata-kata yang terlalu asing, terlalu akademik, ataupun kata-kata yang menimbulkan kecurigaan.

3) Memperbaiki pernyataan-pernyataan yang biasa dilewati (dihindari) atau hanya menimbulkan jawaban-jawaban dangkal.

4) Menambah aitem yang sangat perlu ataupun meniadakan aitem yang ternyata tidak relevan dengan tujuan penelitian.

e. Revisi alat ukur

Setelah peneliti melakukan uji coba alat ukur pada 60 orang karyawan perusahaan konveksi kecil dan menengah, peneliti menguji validitas dan reliabilitas skala kelelahan kerja tersebut menggunakan bantuan aplikasi komputer program SPSS version 17.0 For Windows. Setelah diketahui aitem-aitem mana saja yang memenuhi validitas dan reliabilitasnya, peneliti mengambil aitem-aitem tersebut untuk kemudian disusun kembali dan digunakan untuk mengambil data penelitian.

f. Konfirmasi kesediaan subjek mengikuti penelitian.

Peneliti menanyakan kesediaan subjek untuk mengikuti penelitian. 2. Tahap Pelaksanaan Penelitian

a. Penelitian ini diawali dengan melihat dan mengukur kursi kerja yang biasa digunakan karyawan CV. OSCAR, mengambil data-data mengenai kondisi kursi kerja ukuran. Didapatkan bahwa ukuran ruangan kerja karyawan CV. OSCAR yaitu : 50cm x 25cm x100cm. Dengan kondisi kursi yang terlalu rendah dengan mesin jahit dan tidak memiliki sandaran punggung.

b. Lalu peneliti memberikan kursi yang biasanya digunakan oleh para karyawan CV. OSCAR tanggal 7 Juli 2011.

c. Setelah itu peneliti memberikan skala kelelahan kerja kepada karyawan CV. OSCAR dan menginstruksikan kepada mereka untuk mengisi skala tersebut pada tanggal 7 Juli 2011. Dan memberikan kesempatan bertanya kepada mereka apabila ada hal-hal yang kurang dimengerti.

d. Setelah selesai pengambilan data yang pertama (pretest) maka peneliti merancang kursi ergonomis untuk para karyawan yang sesuai dengan teori Siswanto (treatment) yang dilaksanakan pada tanggal 4 Juli 2011.

e. Lalu peneliti memberikan kembali skala kelelahan kerja kepada karyawan CV. OSCAR dan menginstruksikan kepada mereka untuk mengisi skala tersebut (posttest) pada tanggal 8-25 Juli 2011.

3. Tahap Pengolahan Data

Setelah selesai pengambilan data, dilakukan pengolahan data. Data hasil penelitian, yaitu kelelahan kerja diolah dan dianalisis dengan menggunakan bantuan program komputer yaitu program SPSS version 17.0 For Windows.

I. METODE ANALISIS DATA

Analisis data dilakukan setelah semua data terkumpul melalui beberapa tahap dimulai dengan editing untuk memeriksa kelengkapan data, kemudian memberi kode (coding) untuk memudahkan melakukan tabulasi. Selanjutnya memasukkan (entry) data ke dalam komputer dan data diolah dengan menggunakan teknik komputerisasi dalam uji deskriptif untuk mengetahui frekuensi dan presentasi untuk data demografi. Setelah itu dilakukan uji asumsi dan uji hipotesis

1. Uji Asumsi

Uji asumsi terdiri atas uji normalitas dan uji homogenitas. a. Uji normalitas

Uji normalitas sebaran dimaksudkan untuk mengetahui apakah dalam variabel yang diteliti berdistribusi normal atau tidak. Hal ini berarti uji normalitas diperlukan untuk menjawab pertanyaan apakah syarat sampel yang representatif terpenuhi atau tidak, sehingga hasil penelitian dapat digeneralisasi pada populasi (Hadi, 2000). Uji normalitas sebaran ini menggunakan teknik Kolmogorov- Smirnov Test yang dikatakan normal jika p > 0,05. Penggunaan uji Kolmogorov- Smirnov ini dikarenakan teknik ini dapat digunakan untuk semua ukuran sampel.

Penghitungan uji normalitas dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan program SPSS version 17.0 For Windows.

b. Uji homogenitas

Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui apakah subjek yang digunakan dalam penelitian ini homogen atau tidak. Uji homogenitas menggunakan Levene’s Test. Pendekatan Levene menggunakan mean sebagai ukuran tendensi sentral, oleh karena itu lebih peka terhadap ketidaknormalan data. Penghitungan uji homogenitas dalam peneliian ini menggunakan Program SPSS versi 17.0 for windows.

2. Uji hipotesis

Uji yang digunakan adalah uji t-test (paired samples t-test) dengan tingkat kemaknaan (α) = 0.05 (p<0.5) digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen melalui teknik komputerisasi. Data yang diperoleh dari skala merupakan hasil pengukuran kelelahan kerja karyawan CV.OSCAR. Pengukuran ini dilakukan sebelum dan sesudah treatment (memberikan kursi berdesain ergonomis), hasil pengukuran tersebut dibandingkan untuk menguji hipotesa penelitian sehingga dapat diketahui pengaruh desain tempat duduk terhadap kelelahan kerja karyawan CV.OSCAR. Hipotesa alternatif (Ha) diterima jika yang diperoleh dari hasil perhitugan uji statistik lebih kecil dari 0,05.

Dokumen terkait