IMPLEMENTASI SISTEM
4.4 Prosedur Penggunaan Program
Aplikasi Sistem Informasi IT SupportingSys terdiri dari beberapa halaman website
yang saling terhubung satu sama lain. Setiap halaman utama masing-masing memiliki
link yang tiap isi halaman web-nya memberikan suatu informasi yang berbeda-beda
tentunya. Sebagai bahan pengujian pada tool browser, silahkan ketikkan pada address
bar http://127.0.0.1 atau http://localhost untuk melihat tampilan Apache web server
pada browser. Untuk pengujian halaman website IT SupportingSys sendiri ketikkan
pada address bar browsing seperti berikut ini : http://localhost/itsupportingsys atau
localhost bertujuan untuk menunjukkan folder tempat file-file website IT
SupportingSys. Disimpan. Dibawah ini adalah contoh halaman utama pada website
IT SupportingSys:
Gambar 4.1. Tampilan utama dari IT SupportingSys.
Adapun prosedur penggunaan program secara manual dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Aktifkan terlebih dahulu server local dalam hal ini saya menggunakan
WAMPSERVER sebagai server local pada komputer saya.
2. Buka browser, anda dapat menjalankan hampir dari setiap browser apapun di
platform manapun. Dalam kesempatan ini saya menggunakan Mozilla Firefox untuk menjalankannya.
3. Setelah jendela browser Mozilla Firefox terbuka, ketik alamat website yang telah
dirancang, contoh http://localhost/itsupportingsys pada address bar untuk
4. Kemudian kita akan dihantarkan kepada menu utama dari website IT SupportingSys.
Pada Gambar 4.2. diatas kita dapat melihat ada beberapa opsi pilihan mengenai kendala pada bagian-bagian komputer. Silahkan pilih salah satu. Misalkan saya memilih “komputer” maka selanjutnya kita akan diarahkan kesebuah halaman baru seperti gambar berikut.
Gambar 4.3. Tampilan opsi dari salah satu menu
Dari gambar 4.3. diatas kita dapat perhatikan bahwa terdapat pertanyaan apakah akan melanjutkan proses, atau kembali. Apabila kita memilih “lanjutkan” maka selanjutnya halaman akan diproses menuju halaman selanjutnya seperti gambar di bawah ini.
Gambar 4.4. Tampilan opsi pilihan
Sekarang kita dihadapkan kepada dua pilihan lagi. Pertama kita dapat memilih “bantuan petunjuk” yang akan memberikan feedback seperti gambar 4.5. berikut
Gambar 4.5. Tampilan dari opsi “Bantuan Petunjuk”
Dari printout halaman diatas kita dapat melihat bahwa terdapat artikel-artikel
tersimpan yang berisikan tips dan trik untuk mengatasi kendala-kendala sederhana yg dapat dikerjakan oleh user biasa. Namun apa bila kita masih merasa kebingungan dan kurang puas dengan bantuan yg telah tersedia tentunya kita juga dapat langsung melaporkan kepada staf IT tentang kerusakan tersebut dengan memilih opsi “lapor petugas IT” yang kemudaian akan diarahkan untuk mengisi form keluhan yang langsung akan diterima oleh petugas IT yang bertugas.
Gambar 4.6. Tampilan opsi “Lapor Petugas IT”
Gambar 4.7.b. Proses pelaporan kendala jaringan
Pada form isian lapor kerusakan pada gambar 4.7.a. dan gambar 4.7.b. sepintas kita tidak melihat perbedaanya, namun itu sesungguhnya berbeda. Karena isian yang pertama adalah form isian untuk keluahan kerusakan komputer sedangkan isian yang kedua untuk melapor keluhan gangguan jaringan.Setelah isiannya telah diisi sesuai dengan data yg dibutuhkan secara lengkap maka akan di proses secara lanjut seperti pada gamba 4.7.c.
Setelah kita bercerita mengenai proses aplikasi yang terjadi pada interface
untuk user/client maka selanjutnya kita akan membahas mengenai proses aplikasi
interface untuk administrator/operator dalam aplikasi ini.
Kita mulai dengan proses login dari administrator dengan mengetikan
http://localhost/itsupportingsys/mod atau http://127.0.0.1/itsupportingsys/mod
dimana “mod” yang baru saja kita tambahkan pada akhir perintah di address bar
Gambar 4.8. Tampilan halaman “login” administrator
Setelah melakukan proses login dan apabila proses berjalan lancar dengan semestinya,
maka seharusnya kita langsung akan dibawa ke halaman awal dari tampilan interface
Gambar 4.9. Tampilan halaman “beranda”
Saat halaman beranda terbuka maka informasi pertama yang disajikan kepada kita
apabila berlaku sebagai administratoradalah “Catatan laporan kerusakan” yang selalu
ter-update setiap kali ada laporan yg dilaporkan oleh user. Adapun administrator juga
berlaku sebagai seorang staf IT support maka apabila kasus kerusakan telah ditangani
Gambar 4.10. Tampilan halaman feedback setelah di “check”
Selanjutnya kita dapat melihat ada menu “Data Inventaris” seperti gambar 4.11. diatas. Data inventaris berisikan arsip-arsip seperti CPU, Monitor Komputer, Mouse Komputer, Keyboard Komputer, dll. Kita dapat membuka arsip seperti dibawah ini
Gambar 4.12. Tampilan halaman berisi “arsip komputer”
Dari dalam halaman arsip ini kita dapat mengubah dan menghapus record arsip yang
Gambar 4.13. Tampilan pernyataan laporan telah dihapus
Gambar 4.14. Tampilan halaman edit arsip
Gambar 4.16. Tampilan setelah data ditambahkan
Selanjutnya ada menu “Data Faqs” yang berisikan artikel-artikel yang di-input-kan
Gambar 4.17. Tampilan menu “Data Faqs”
Gambar 4.19. Tampilan halaman tambah artikel
Gambar 4.21. Tampilan setelah artikel di hapus
Setelah semua menu yang ada telah di paparkan sekarang kita masuk ke menu terakhir
di sudut kanan atas yaitu menu keluar.Proses logout dari sistem ini terkesan sangat
simple karena apabila kita sudah keluar maka akan langsung dihantarkan ke halaman
utama dari interface untuk client. Bila kita keluar namun ingin mencoba kembali
masuk kehalaman yang kita akses sebelumnya maka kita harus login terlebih dahulu
Gambar 4.22. Contoh keamanan yang masih sederhana Tujuan Implementasi
Tujuan implementasi sistem adalah sebagai berikut:
1. Menyesaikan desain sistem yang ada dalam dokumen desain sistem yang
disetujui.
2. Menulis, menguji dan mendokumentasikan program-program dan
prosedur-prosedur yang dilakukan oleh dokumen desain sistem yang disetujui.
3. Memastikan bahwa personil dapat menggunakan sistem baru yaitu dengan
4. Memperhitungkan bahwa desain sistem memenuhi permintaan pemakai yaitu dengan menguji sistem secara keseluruhan.
5. Memastikan bahwa konversi ke sistem baru berjalan secara benar yaitu
dengan merencanakan, mengontrol dan melakukan instansi sistem baru secara benar.
BAB 5 PENUTUP
5.1. Kesimpulan
Pada penulisan Tugas Akhir ini telah diuraikan bagaimana perancangan sistem dalam
pembangunan aplikasi berbasis web pada IT SupportingSys. Maka dapat penulis
simpulkan bahwa:
1. Sistem Informasi Penanganan Kerusakan Komputer ini dirancang untuk dapat
membantu client dalam mengatasi dan melaporkan kerusakan komputer mereka
serta memberikan efisiensi waktu untuk staf IT dalam menjalankan tugasnya.
2. Sistem Informasi Penanganan Kerusakan Komputer ini memudahkan
administrator dalam melakukan peng-update-an (edit, hapus, tambah) data yang diperlukan secara cepat dan lebih terorganisir.
5.2. Saran
Dengan selesainya website Penanganan Kerusakan Komputer ini, penulis memiliki
beberapa saran yang dapat mendukung pengembangan sistem lebih lanjut :
1. Penyajian informasi yang baik dapat dilakukan dengan meng-update isi dari situs
2. Komputer yang digunakan dalam membuat suatu aplikasi web sebaiknya memiliki
spesifikasi dengan level menengah karena penggunaan software-software yang