• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prosedur Pengumpulan Data

Dalam dokumen Hubungan Iklim Kerja dan Teknologi Pembe (Halaman 33-39)

METODE PENELITIAN

E. Prosedur Pengumpulan Data

Pengumpulan data adalah tahapan yang dilakukan untuk memperoleh dan

mengumpulkan data penelitian yang dilakukan secara teratur, tertib, dan baku (Utama

& Mahadewi, 2012). Tiga hal pokok dalam teknik pengumpulan data , yaitu: 1) jenis

data yang digunakan; 2) cara pengumpulan data; dan 3) sumber data (Riense & Abdi,

2009). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Jenis data

Jenis data yang diambil dalam penelitian merupakan hal penting dalam

pelaksanaan penelitian. Hal ini terkait dengan jaminan akan keterbukaan dalam

memperoleh data dan berkaitan dengan kemungkinan adanya pengujian ulang

oleh peneliti lain sehingga mudah dilakukan pengulangan penelitian (Riense &

Abdi, 2009). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua, yaitu: a)

Data primer, data ini merupakan data yang diperoleh dari sumber pertama atau

sumber asli. Data ini adalah data mentah yang nantinya akan diproses untuk

mencapai tujuan penelitian yang telah disusun (Rianse & Abdi, 2009). Sumber

data primer adalah dari yang diperoleh dari hasil pengukuran melalui angket; b)

Data sekunder, data ini merupakan data yang diambil dari sumber kedua atau

bukan dari sumber aslinya. Data ini bisa berbentuk data yang tersaji dalam

2. Cara pengumpulan data

Cara pengumpulan data dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh data atau

keterangan yang benar, dapat dipercaya dalam penelitian. Untuk menjamin data yang

obyektif dan dapat dipertanggung jawabkan. Pengumpulan data dalam penelitian ini

ada tiga, yaitu: a) Metode observasi (pengamatan). Observasi adalah alat pengumpul

data yang dilakukan dengan cara mengamati dan mencatat secara sistematik

gejala-gejala yang diselidiki (Rianse & Abdi, 2009). Observasi dilakukan oleh pengamat

dengan menggunakan alat mekanis berupa kamera dan alat perekam suara.; b) Metode

kuesioner (angket). Angket adalah suatu daftar yang berisikan rangkaian pernyataan

mengenai sesuatu masalah atau bidang yang akan diteliti (Rianse & Abdi, 2009).

Metode ini digunakan mengukur iklim kerja guru, pemanfaatan teknologi dan kualitas

pembelajaran.

3. Sumber data

Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang

diperoleh dari hasil pengisiaan angket dan data sekunder yang berasal dari informasi

sekolah yang bersangkutan dan Dinas Pendidikan Kota Palangka raya.

F. Definisi Peubah dan Pengukuran Peubah

Peubah penelitian adalah kondisi-kondisi yang oleh peneliti dimanipulasi,

dikontrol, atau diamati dalam suatu penelitian atau segala sesuatu yang dijadikan

sebagai obyek pengamatan penelitian (Rianse & Abdi, 2009). Sedangkan, Kuncoro

(2009) menjelaskan peubah penelitian sebagai suatu konsep yang dapat diasumsikan

Peubah berdasarkan konsepnya dikelompokan menjadi empat, yaitu 1) peubah

terikat (dependent variables) adalah peubah yang menjadi perhatian utama dalam

sebuah pengamatan; 2) peubah bebas (independent variables) adalah peubah yang

peubah-peubah yang dapat mempengaruhi perubahan dalam peubah terikat dan

mempunyai hubungan yang positif ataupun negatif bagi peubah terikat nantinya; 3)

peubah moderasi (moderating variables) adalah peubah yang mempunyai dampak

kontijensi (contingent effects) yang kuat pada hubungan peubah bebas dan peubah

terikat; dan 4) peubah sela/intervensi (intervening variables) adalah faktor-faktor yang

secara teori berpengaruh pada fenomena yang diamati tetapi tidak dapat dilihat,

diukur, atau dimanipulasi tetapi dampaknya dapat disimpulkan berdasarkan dampak

peubah terikat dan peubah moderasi terhadap fenomena yang diamati (Kuncoro,

2009). Pada penelitian ini peubah terikat atau peubah yang menjadi pusat perhatian

adalah kualitas pembelajaran. Namun, peubah bebasnya terdiri dari dua peubah, yaitu

iklim kerja dan teknologi pendidikan.

1. Iklim kerja (X1)

Iklim kerja yang di maksud dalam penelitian ini merupakan hal yang perlu

mendapatkan perhatian dari seorang manager pendidikan karena faktor tersebut

setidaknya ikut mempengaruhi tingkah laku guru, pegawai dan peserta didik.

2. Teknologi Pembelajaran (X2)

Teknologi pembelajaran merupakan upaya guru untuk meningkatkan kualitas

pembelajarannya dalam menggunakan teknologi ada pemahaman materi yang

dimaksudkan untuk peserta didik dapat tercapai dengan baik,

Kualitas Pembelajaran adalah nilai yang diberikan kepada seorang guru atas

hasil pembelajaranan yang diberikannya kepada siswa berdasarkan hasil

pembelajarannya selama mengajar.

Proses pengukuran peubah dapat digambarkan sebagai sederetan tahapan yang

saling berkaitan tentang bagaimana mengukur peubah yang diteliti yang dimulai

dengan 1) mengisolasi kejadian empiris; 2) mengembangkan konsep kepentingan

(concept of interest); 3) mendefinisikan konsep secara konstitutif dan operasional; 4)

mengembangkan skala pengukuran; 5) mengevaluasi skala pengukuran berdasarkan

reliabilitas dan validitasnya; dan 6) penggunan skala pengukuran (Kuncoro, 2007).

Definisi operasional adalah definisi berdasarkan bagaimana kita mengukur

Peubah. Pengukuran tersebut dapat berupa angka-angka atau sesuatu yang diamati

dari sesuatu yang didefinisikan (Nursalam, 2010). Definisi operasional memperinci

aturan pemetaan dan alat dimana peubah akan diukur dalam kenyataan (Kuncoro,

2009). Definisi operasional yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

1. Umur adalah rentang usia semenjak yang bersangkutan dilahirkan (tahun yang

disusun menjadi enam katagorik/skala ordinal);

2. Jenis kelamin adalah klasifikasi gender yang dikelompokan menjadi laki-laki

dan perempuan (skala katagorik);

3. Pendidikan terakhir adalah pendidikan yang diperoleh saat terakhir ditempuh

selama ini (skala ordinal dengan tiga pilihan jawaban);

4. Lama mengajar adalah lama mengajar diukur berdasarkan rentang tahun sejak

pertama kali mengajar (tahun yang diklasifikasikan menjadi enam

5. Dukungan adalah persepsi guru terhadap kepala sekolah terkait dengan

penghargaan prestasi, empati dan pemberian dorongan untuk selalu berkembang

(Skala linkert dengan 5 skala);

6. Persahabatan adalah persepsi guru terhadap rekan sejawatnya tentang saling

berbagi pendapat (Skala linkert dengan 5 skala);

7. Keintiman adalah perasaan saling berbagi, menghormati, dan toleransi semasa

kolega (Skala linkert dengan 5 skala);

8. Kooperatif adalah rasa saling membantu, rasa kebersamaan, dan kerjasama

antara kolega (Skala linkert dengan 5 skala);

9. ICT adalah penggunaan media computer, telepon dan fasimel untuk mendukung

kegiatan belajar-mengajar (Skala linkert dengan 5 skala);

10. Media cetak adalah penggunaan media cetak baik berupa buku ajar, modul,

koran, majalah, cerpen, foto, poster, grafik untuk mendukung kegiatan belajar

mengajar (Skala linkert dengan 5 skala);

11. Audio-visual adalah penggunaan media pembelajarn berupa radio, tape, slide

OHP, film, video dan television untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar

(Skala linkert dengan 5 skala);

12. Proses belajar adalah penilaian guru terhadap proses belajar di kelas beruapa

interkasi, kreativitas, pengalaman yang bervariasi dalam melaksanakan kegiatan

belajar mengajar yang dilakukan oleh siswa (Skala linkert dengan 5 skala);

13. Hasil belajar adalah yang diukur berdasarkan prestasi akademik, sikap dan

kemandirian siswa siswa (Skala linkert dengan 5 skala);

Definisi operasional diejawantahkan dalam dimensi serta indikator-indikator

yang membatasi istilah Peubah yang digunakan dalam penelitian ini. Indikator

digunakan dalam penelitian ini merupakan dasar pembuatan instrumen penelitian

akan tetapi intrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan instrument

yang diadopsi dari instrumen yang dikembangkan oleh Riduwan (2009).

Tabel 2. Kisi-kisi instrument angket iklim kerja guru

Dimensi Indikator Item Jenis

data

Sumber data

a. Supportive (Dukungan)

1. Menghargai prestasi 1-2 Primer Guru

2. Berempati 3 3. Memberikan dorongan terus menerus 4 b. Colegial (Persahabatan)

1. Saling berbagi pendapat 5 Primer Guru

2. Saling mempercayai 6

c. Intimate (keintiman)

1. Solidaritas 7 Primer Guru

2. Saling menghormati 8

3. Toleransi 9

4. Kooperatif 1. Saling membantu 10 Primer Guru

2. Kebersamaan 11

3. Kerja sama 12

Tabel 3. Kisi-kisi instrument angket teknologi pembelajaran

Dimensi Indikator Item Jenis

data Sumber data a. Information Comunication Tecnology (ICT)

1. Komputer 1-2 Primer &

sekunder Guru 2. Telepon 3 3. Faximel 4 b. Media cetak/ tulis

1. Buku teks 5 Primer &

sekunder

Guru

2. Modul, teks program 6

3. Majalah, jurnal, koran, cerpen

7 4. Foto, poster, gambar,

grafik.

8 c. audio visual 1. Radio, tape, slide,

OHP

9 Primer &

sekunder

Guru

Tabel 4. Kisi-kisi instrument angket kualitas pembelajaran

Dimensi Indikator Item Jenis

data

Sumber data

a. Proses belajar 1. Interaksi 1-2 Primer Guru

2. Kreativitas 3-4

3. Pengalaman bervariasi

5-6

b. Hasil belajar 1. Prestasi akademik 7-8 Primer &

sekunder

Guru

2. Sikap (perilaku) 9-10

3. Kemandirian 11

Dalam dokumen Hubungan Iklim Kerja dan Teknologi Pembe (Halaman 33-39)

Dokumen terkait