BAB III. METODOLOGI PENELITIAN
E. Prosedur Pengumpulan Data
Ujicoba alat penelitian dilakukan pada tanggal 24 Agustus 2010, di
kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Klaten, kemudian dilanjutkan pengolahan data
uji coba untuk mencari validitas dan reliabilitas ujicoba pada tanggal 25
Agustus 2010.
Pengumpulan data penelitian dilakukan pada tanggal 30 Agustus, 31
Agusutus dan 1 September 2010. Pada tabel 5 disajikan jadwal kegiatan
Tabel 6
Jadwal Kegiatan Penelitian
No Tgl pelaksanaan Kelas Jumlah Siswa Hadir 1. 30 Agustus 2010 XI IPA 4 32 2. 30 Agustus 2010 XI IPS 2 28 3. 31 Agustus 2010 XI IPS 1 28 4. 31 Agustus 2010 XI IPA 2 30 5. 1 September 2010 XI IPA 1 30 6. 1 September 2010 XI IPA 6 32 Total Subyek 180
F. Teknik Analisis Data
1. Langkah-langkah yang ditempuh untuk menganalisis data yaitu melalui
proses:
a. Menentukan skor-skor dari setiap alternatif jawaban. Alternatif
jawaban: SS diberi skor 4, S diberi skor 3, KS diberi skor 2, dan TS diberi skor 1.
b. Melakukan skoring dengan bantuan Microsoft Excel.
c. Membuat tabulasi data dan menghitung frekuensi jawaban pada setiap
item SS, S, KS, dan TS.
d. Mengategorikan Persepsi Siswa terhadap Bimbingan dan Konseling di
sekolah. Kategori yang digunakan adalah kategori berdasar model
distribusi normal dengan memakai penggolongan tiga kategori.
Di bawah ini disajikan tabel kategori Persepsi Siswa terhadap Manfaat
TABEL 7
DAFTAR KATAGORI PERSEPSI SISWA TERHADAP MANFAAT LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING NORMA KATAGORI
(Rentang Skor)
KATAGORI (µ+1,0α) ≤ x < Skor maksimal Tinggi
(µ-1,0α) ≤ x < (µ+1,0α) Cukup
Skor minimal ≤ X < (µ-1,0α) Rendah
Keterangan :
µ = Mean = 130
α = Standar Deviasi = 27
Berdasarkan norma kategori skor pada tabel 7, maka pada tabel 8
menunjukkan rentangan skor kategori.
TABEL 8
DAFTAR RENTANG SKOR KATAGORI PERSEPSI SISWA TERHADAP LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING NORMA KATAGORI (Rentang Skor) KATAGORI 157 ≤ x < 172 Tinggi 103 ≤ x < 157 Cukup 43 ≤ X < 103 Rendah
e. Menyusun peringkat aspek-aspek persepsi siswa dengan
menjumlahkan skor tiap item yang gunanya untuk memberi gambaran
sebagai bahan usulan bagi layanan Bimbingan dan Konseling SMA
Negeri 1 Klaten.
f. Selanjutnya menggunakan bantuan program SPSS 14.0 untuk
membantu pengolahan data penelitian.
2. Menganalisa kesan, pesan dan saran yang ditulis siswa-siswi kelas XI
SMA Negeri 1 Klaten tahun pelajaran 2010/2011 terhadap manfaat
layanan Bimbingan dan Konseling yang diperoleh dari kuesioner terbuka
46
A. Hasil Penelitian
Bab ini memuat jawaban atas rumusan masalah penelitian, yaitu
“Bagaimanakah persepsi siswa kelas XI SMA Negeri I Klaten Tahun
Pelajaran 2010/2011 terhadap manfaat layanan bimbingan dan konseling di
sekolah”. Penyajian hasil penelitian dilanjutkan dengan menganalisa kesan,
pesan dan saran yang ditulis siswa-siswi kelas XI SMA Negeri 1 Klaten
tahun pelajaran 2010/2011 terhadap manfaat layanan bimbingan dan
konseling (BK) yang diperoleh dari kuesioner terbuka.
1. Hasil Perhitungan
Berdasarkan data yang terkumpul, kemudian diolah dengan berdasar model distribusi normal dengan memakai penggolongan tiga
kategori. Secara umum dapat diketahui hasil persepsi siswa-siswi kelas XI
SMA Negeri 1 Klaten tahun pelajaran 2010/2011 terhadap manfaat
layanan bimbingan dan konseling adalah sebagai berikut: 3% siswa
mempunyai persepsi yang tinggi terhadap layanan manfaat bimbingan dan
konseling di sekolah, 95% siswa mempunyai persepsi yang cukup
terhadap manfaat layanan bimbingan dan konseling di Sekolah, 2% siswa
mempunyai persepsi yang rendah terhadap manfaat layanan bimbingan
dan konseling di sekolah. Rekapitulasi hasil selengkapnya dapat dilihat di
TABEL 9
REKAPITULASI PERSEPSI SISWA SISWI KELAS XI
SMA NEGERI 1 KLATEN TAHUN PELAJARAN 2010/2011 TERHADAP MANFAAT LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
BERDASARKAN MODEL DISTRIBUSI NORMAL DENGAN PENGGOLONGAN TIGA KATEGORI
NORMA KATEGORI (Rentang Skor) KATEGORI FREKUENSI % 157 ≤ x < 172 Bermanfaat 6 3% 103 ≤ x < 157 Cukup Bermanfaat 171 95% 43 ≤ X < 103 Kurang Bermanfaat 3 2% JUMLAH 180 100%
Dari tabel 9 dapat diketahui bahwa 6 siswa mempunyai persepsi
bahwa layanan BK “bermanfaat”. Siswa yang mempunyai persepsi bahwa
layanan BK “cukup bermanfaat” ada 171 siswa, dan 3 siswa mempunyai
persepsi bahwa layanan BK kurang bermanfaat..
Dari hasil analisis olah data diambil kualifikasi skor hasil dari
rekapitulasi persepsi siswa terhadap manfaat layanan bimbingan dan
konseling yang cukup. Hal tersebut berarti sebagian besar siswa kelas XI
SMA Negeri 1 Klaten Tahun Pelajaran 2010/2011 mempunyai persepsi
terhadap manfaat layanan bimbingan dan konseling dalam kategori
2. Kesan, Pesan dan Harapan Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Klaten terhadap
Manfaat layanan bimbingan dan konseling di Sekolah
Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Klaten Tahun Pelajaran 2010/2011
mengharapkan manfaat layanan bimbingan dan konseling dapat menjawab
kebutuhan siswa yaitu: BK mempunyai jam masuk kelas, selain itu
layanan BK memberikan informasi perguruan tinggi lebih awal, layanan
BK lebih mengenal teknologi yang lebih maju terhadap perkembangan
jaman sehingga membuat siswa semakin berantusias memanfaatkan
layanan BK, selain itu pihak sekolah hendaknya juga menyediakan
ruangan BK yang reseprentatif, sehingga membuat siswa nyaman jika
konseling.
Dari hasil kesan, pesan dan harapan siswa disajikan sebagai
berikut: BK mempunyai jam masuk kelas 15,56%, Memberikan info
Perguruan Tinggi lebih awal 13,89%, Lebih akrab dengan siswa 8,89%,
Lebih bekerja sama dengan ahli, tidak menunggu keluhan dari siswa
8,33%, Lebih obyektif dalam menyelesaikan masalah siswa 7,78%, Lebih
memantau siswa yang bermasalah 7,22%, terdapat waktu untuk konseling
individual 7,22%, BK menjadi sahabat siswa 6,67%, Melayani siswa
dengan tulus, terbuka, dan ramah 6,11%, Mampu menjaga rahasia dari
siswa 5%, Lebih sabar menangani siswa 4,44%, lebih mengenal teknologi
Berikut ini dalam tabel 10 disajikan kesan, pesan dan saran siswa
terhadap layanan Bimbingan Konseling.
TABEL 10
KESAN, PESAN DAN HARAPAN TERHADAP MANFAAT LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING SISWA KELAS XI
SMA NEGERI 1 KLATEN TAHUN PELAJARAN 2010/2011
No Kesan, Pesan dan Harapan Siswa Jumlah
siswa % 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
BK mempunyai jam masuk kelas
BK Memberikan info Perguruan Tinggi lebih awal
Lebih akrab dengan siswa
Lebih bekerja sama dengan ahli, tidak menunggu keluhan dari siswa
Lebih obyektif dalam menyelesaikan masalah siswa
Lebih memantau siswa yang bermasalah
Terdapat waktu konseling individual
BK menjadi sahabat siswa
BK melayani siswa dengan tulus, terbuka, dan ramah
Mampu menjaga rahasia dari siswa
28 25 16 15 14 13 13 12 11 9 15,56% 13,89% 8,89% 8,33% 7,78% 7,22% 7,22% 6,67% 6,11% 5%
No.
11
12
13
Kesan, Pesan dan Harapan Siswa
Lebih sabar menangani siswa
Lebih mengenal teknologi yang lebih maju
Ruangan BK di renovasi agar nyaman
Jumlah siswa 8 8 8 % 4,44% 4,44% 4,44% Jumlah 180 100%