• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN

2. Reliabilitas Angket

3.7.1. Prosedur Per-siklus Siklus I

Pertemuan Aspek Kegiatan

Pertemuan 1 Perencanaan 1. Siswa berkelompok yang terdiri dari 4-5 siswa untuk setiap kelompok

2. Pembahasan tentang konsep hidrolisis dan sifat larutan hidrolisis

Tindakan 1. Siswa diminta untuk berdiskusi kelompok mengenai konsep hidrolisis dan sifat hidrolisis garam

2. Siswa mengerjakan soal pada lembar kegiatan siswa

3. Meminta beberapa perwakilan kelompok untuk mengemukakan hasil diskusi

4. Menyimpulkan hasil diskusi

5. Memberikan tugas membuat makalah rancangan proyek mengenai pH larutan hidrolisis pada larutan berbagai larutan pada kehidupan sehari-hari

Observasi Guru dan guru kolaborator menjadi observer, menggunakan lembar observasi afektif siswa dan observasi kegiatan siswa

Refleksi Perenungan dengan guru kolaborator untuk Pelaksanaan

Masalah Perencanaan Pengamatan

Evaluasi Hasil Refleksi Siklus I Perencanaan Pelaksanaan Pengamatan Evaluasi Hasil Refleksi Siklus II

mengevaluasi dan memperbaiki sebelum masuk pertemuan kedua

Pertemuan 2 Perencanaan Pembahasan tentang pH larutan hidrolisis dan makalah rancangan proyek pertama

Tindakan 1. Siswa diminta untuk mempresentasikan mengenai makalah rancangan proyek yang telah dibuat

2. Saling bertanya jawab mengenai makalah rancangan proyek

3. Guru dan siswa secara bersama-sama menyimpulkan

4. Siswa diminta untuk berdiskusi kelompok mengenai pH larutan hidrolisis dan makalah proyek

5. Siswa mengerjakan soal pada lembar kegiatan siswa

6. Meminta beberapa perwakilan kelompok untuk mengemukakan hasil diskusi dan makalah rancangan proyek yang telah dibuat

7. Menyimpulkan hasil diskusi

8. Memberikan tugas untuk menyiapkan bahan untuk kegiatan proyek pada pertemuan selanjutnya

Observasi Guru dan guru kolaborator menjadi observer, menggunakan lembar observasi afeksi siswa dan observasi kegiatan siswa

Refleksi Perenungan dengan guru kolaborator untuk mengevaluasi dan memperbaiki sebelum masuk pertemuan kedua

Pertemuan 3 Perencanaan Investigasi larutan hidrolisis berdasarkan pHnya dengan menggunakan berbagai larutan dalam kehidupan sehari-hari yaitu detergen, sabun mandi, sabun cuci, tawas, pupuk ZA, MSG, soda kue, obat maag, vitamin c, pemutih pakaian dan pewangi pakaian

Tindakan 1. Melakukan kegiatan proyek berupa kegiatan investigasi beberapa larutan hidrolisis pada kehidupan sehari-hari dengan memilih 5 bahan yang sudah ditetapkan untuk masing-masing kelompok

2. Mengamati kegiatan pelaksanaan proyek siswa dengan memperhatikan aspek psikomotorik dan keterampilan proses sains

3. Pembuatan produk berupa laporan investigasi sederhana

62

Observasi Guru mengobservasi aspek psikomotorik dan keterampilan proses sains siwa selama kegiatan proyek berlangsung

Refleksi Dilakukan setelah pertemuan selesai untuk mengevaluasi dan memperbaiki cara pembelajaran yang masih kurang

Pertemuan 4 Perencanaan Pembahasan hasil kegiatan proyek dan evaluasi Tindakan 1. Siswa diminta untuk mempresentasikan hasil

dari kegiatan proyek

2. Siswa melakukan tanya jawab mengenai hasil kegiatan proyek melalui diskusi kelompok 3. Guru membimbing jalannya diskusi

kelompok

4. Menyimpulkan hasil diskusi 5. Siswa mengerjakan soal evaluasi

6. Guru memberikan tugas makalah untuk proyek kedua mengenai penerapan dan dampak larutan hidrolisis pada kehidupan dan lingkungan

Observasi Guru melakukan observasi dalam diskusi kelompok

Refleksi Mengevaluasi pembelajaran yang berlangsung dan memperbaiki pembelajaran yang masih kurang pada pertemuan selanjutnya

Pertemuan 5 Perencanaan Pembahasan tentang makalah rancangan proyek kedua mengenai penerapan dan dampak larutan hidrolisis pada kehidupan dan lingkungan

Tindakan 1. Siswa diminta untuk mempresentasikan hasil dari makalah rancangan proyek yang telah dibuat

2. Siswa melakukan tanya jawab mengenai makalah rancangan proyek melalui diskusi kelompok

3. Guru membimbing jalannya diskusi kelompok

4. Menyimpulkan hasil diskusi

5. Siswa mengerjakan soal evaluasi yang diberikan oleh guru

6. Guru mengingatkan untuk membawa alat dan bahan untuk kegiatan proyek kedua. Observasi Guru melakukan observasi dalam diskusi

kelompok

Refleksi Mengevaluasi pembelajaran yang berlangsung dan memperbaiki pembelajaran yang masih kurang pada pertemuan selanjutnya

hidrolisis pada kehidupan dan lingkungan yaitu kehidupan ikan mas dan paku pada air biasa dan berbagai larutan yaitu detergent, tawas, pupuk ZA, sabun mandi, sabun cuci, soda kue, MSG, pemutih pakaian

Tindakan 1. Melakukan kegiatan proyek berupa kegiatan investigasi kehidupan ikan mas dan paku pada air biasa dan berbagai larutan yang sudah di tetapkan untuk masing-masing kelompok memilih dua larutan

2. Mengamati kegiatan pelaksanaan proyek siswa dengan memperhatikan aspek psikomotorik dan keterampilan proses sains 3. Pembuatan produk berupa laporan investigasi

sederhana

Observasi Guru mengobservasi aspek psikomotorik dan keterampilan proses sains siwa selama kegiatan proyek berlangsung

Refleksi Mengevaluasi pembelajaran yang berlangsung dan memperbaiki pembelajaran yang masih kurang pada pertemuan selanjutnya

Pertemuan 7 Perencanaan Pembahasan hasil kegiatan proyek dan evaluasi akhir siklus I

Tindakan 1. Siswa diminta untuk mempresentasikan hasil dari kegiatan proyek

2. Siswa melakukan tanya jawab mengenai hasil kegiatan proyek melalui diskusi kelompok

3. Guru membimbing jalannya diskusi kelompok

4. Menyimpulkan hasil diskusi

5. Siswa mengerjakan soal evaluasi akhir siklus I

Observasi Guru melakukan observasi dalam diskusi kelompok

Refleksi Mengevaluasi secara keseluruhan setiap pertemuan dan memperbaiki ke siklus selanjutnya

64

Siklus II

Pertemuan Aspek Kegiatan

Pertemuan 1 Perencanaan 1. Siswa berkelompok yang terdiri dari 4-5 siswa untuk setiap kelompok

2. Pembahasan tentang konsep Ksp

Tindakan 1. Siswa diminta untuk berdiskusi kelompok mengenai konsep Ksp

2. Siswa mengerjakan soal pada lembar kegiatan siswa

3. Meminta beberapa perwakilan kelompok untuk mengemukakan hasil diskusi

4. Menyimpulkan hasil diskusi

5. Memberikan tugas membuat makalah rancangan proyek pertama mengenai pemurnian garam dapur

Observasi Guru dan guru kolaborator menjadi observer, menggunakan lembar observasi afektif siswa dan observasi kegiatan siswa

Refleksi Perenungan dengan guru kolaborator untuk mengevaluasi dan memperbaiki sebelum masuk pertemuan kedua

Pertemuan 2 Perencanaan Pembahasan tentang makalah rancangan proyek pertama mengenai pemurnian garam dapur, pengaruh ion senama dan pH pada kelarutan

Tindakan 1.Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan makalah rancangan proyek yang telah dibuat

2.Siswa berdiskusi melalui tanya jawab mengenai makalah rancangan proyek

3.Siswa menyimpulkan proyek makalah pertama 4.Siswa diminta untuk berdiskusi kelompok

mengenai pengaruh ion senama dan pH pada kelarutan

5.Siswa mengerjakan soal pada lembar kegiatan siswa

6.Meminta beberapa perwakilan kelompok untuk mengemukakan hasil diskusi

7.Menyimpulkan hasil diskusi

8.Memberikan tugas untuk menyiapkan bahan untuk kegiatan proyek pada pertemuan selanjutnya

Observasi Guru dan guru kolaborator menjadi observer, menggunakan lembar observasi afeksi siswa dan observasi kegiatan siswa

mengevaluasi dan memperbaiki sebelum masuk pertemuan selanjutnya

Pertemuan 3 Perencanaan Investigasi pemurnian garam dapur berbagai jenis yakni garam dapur halus, garam dapur batangan dan garam krosok

Tindakan 1.Melakukan kegiatan proyek berupa kegiatan investigasi pemurnian garam dapur dengan memilih salah satu jenis garam dapur untuk masing-masing kelompok

2.Mengamati kegiatan pelaksanaan proyek siswa dengan memperhatikan aspek psikomotorik dan keterampilan proses sains

3.Pembuatan produk berupa laporan investigasi sederhana

Observasi Guru mengobservasi aspek psikomotorik dan keterampilan proses sains siwa selama kegiatan proyek berlangsung

Refleksi Dilakukan setelah pertemuan selesai untuk mengevaluasi dan memperbaiki cara pembelajaran yang masih kurang

Pertemuan 4 Perencanaan Pembahasan hasil kegiatan proyek dan evaluasi

Tindakan 1. Siswa diminta untuk mempresentasikan hasil dari kegiatan proyek

2. Siswa melakukan tanya jawab mengenai hasil kegiatan proyek melalui diskusi kelompok

3. Guru membimbing jalannya diskusi kelompok 4. Menyimpulkan hasil diskusi

5. Siswa mengerjakan soal evaluasi

6. Guru memberikan tugas makalah untuk proyek kedua mengenai reaksi pengendapan pada anion dan kation pada analisis kaulitatif

Observasi Guru melakukan observasi dalam diskusi kelompok Refleksi Mengevaluasi pembelajaran yang berlangsung dan

memperbaiki pembelajaran yang masih kurang pada pertemuan selanjutnya

Pertemuan 5 Perencanaan Pembahasan tentang materi reaksi pengendapan dan makalah rancangan proyek kedua mengenai reaksi pengendapan pada anion dan kation pada analisis kualitaif

Tindakan 1. Siswa diminta untuk mempresentasikan hasil makalah rancangan proyek yang telah dibuat 2. Siswa melakukan tanya jawab mengenai

makalah rancangan proyek melalui diskusi kelompok

66

4. Menyimpulkan hasil diskusi

5. Siswa mengerjakan soal evaluasi yang diberikan oleh guru mengenai reaksi pengendapan

6. Guru mengingatkan untuk membawa alat dan bahan untuk kegiatan proyek kedua.

Observasi Guru melakukan observasi dalam diskusi kelompok Refleksi Mengevaluasi pembelajaran yang berlangsung dan

memperbaiki pembelajaran yang masih kurang pada pertemuan selanjutnya

Pertemuan 6 Perencanaan Investigasi reaksi pengendapan pada beberapa anion dan kation secara kualitatif

Tindakan 1. Melakukan kegiatan proyek berupa kegiatan investigasi reaksi pengendapan pada beberapa anion dan kation secara kualitatif

2.Mengamati kegiatan pelaksanaan proyek siswa dengan memperhatikan aspek psikomotorik dan keterampilan proses sains

3.Pembuatan produk berupa laporan investigasi sederhana

Observasi Guru mengobservasi aspek psikomotorik dan keterampilan proses sains siwa selama kegiatan proyek berlangsung

Refleksi Mengevaluasi pembelajaran yang berlangsung dan memperbaiki pembelajaran yang masih kurang pada pertemuan selanjutnya

Pertemuan 7 Perencanaan Pembahasan hasil kegiatan proyek dan evaluasi akhir siklus II

Tindakan 1. Siswa diminta untuk mempresentasikan hasil dari kegiatan proyek

2. Siswa melakukan tanya jawab mengenai hasil kegiatan proyek melalui diskusi kelompok

3. Guru membimbing jalannya diskusi kelompok 4. Menyimpulkan hasil diskusi

5. Siswa mengerjakan soal evaluasi akhir siklus II Observasi Guru melakukan observasi dalam diskusi kelompok Refleksi Mengevaluasi secara keseluruhan setiap pertemuan

dan memperbaiki ke siklus selanjutnya

3.11 Indikator Keberhasilan Penelitian Tindakan Kelas

Indikator keberhasilan menunjukkan bahwa tujuan penelitian telah tercapai. Indikator keberhasilan dalam penelitian tindakan kelas ini dinyatakan berhasil apabila:

1. Adanya peningkatan hasil belajar aspek kognitif siswa secara klasikal mencapai 85% dengan tuntas setiap individunya memperoleh nilai minimal 75.

2. Adanya peningkatan hasil belajar aspek afektif siswa secara klasikal sebesar 80% dengan tuntas setiap individunya minimal 80.

3. Adanya peningkatan hasil belajar aspek psikomotorik siswa secara klasikal sebesar 80% dengan tuntas setiap individunya minimal 80.

4. Adanya peningkatan keterampilan proses sains sains siswa secara klasikal sebesar 80% dengan nilai setiap individunya minimal sebesar 80.

123

BAB V