BAB IV DATA DAN TEMUAN PENELITIAN
E. Prosedur Tata Kelola SISKOPATUH
Keberadaan SISKOPATUH dibangun dalam rangka peningkatan pada pelayanan ibadah umrah dan haji khusus. dengan adanya aplikasi SISKOPATUH ini dapat meminimalisir kesalahan dalam proses pengisian data calon jamaah. SISKOPATUH juga membantu proses pengamanan pada nomor porsi umrah dan haji khusus sehingga tidak terjadi lagi penipuan-penipuan oleh pihak travel.
Gambar 4.1 Login SISKOPATUH
55
Adapun proses Tata Kelola SISKOPATUH adalah :41
Pada Halaman ini pengguna input Username dan Password.
Baca dan setujui dengan cara centang untuk aturan penggunaan aplikasi. Isi captcha, kemudian klik tombol login setelah itu login berhasil pengguna akan masuk ke halaman dashboard. Halaman-halaman yang dapat diakses oleh pengguna PPIU dalam SISKOPATUH yaitu :
1. Dashboard 2. Paket
a. Aktif b. Histori 3. Pendaftaran 4. List visa 5. Tiket 6. Realisasi 7. Profil 8. Petugas
9. Change Password 10. Logout
41 Kementrian Agama, Buku Panduan Sistem Komputrisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) PPIU, (PT. Global Piranti Solusi, 2019) Hlm. 2
56
Alur proses pembuatan paket, pendaftaran jamaah, keberangkatan hingga kepulangan dalam SISKOPATUH dapat dilihat sebagai berikut:
Setelah Log in kedalam SISKOPATUH maka akan ditampilkan beberapa menu diantaranya ialah :
a. Dashboard
Halaman Dashboard menampilkan informasi dan kontak travel. Tampilan halaman ini dapat dilihat pada gambar berikut :
Gambar 4.2 Alur Proses Siskopatuh
57 b. Paket
Menu Paket menampilkan list paket yang dibuat oleh PPIU tersebut. Menu paket ada 2, yaitu paket aktif dan paket histori, penjelasan menu paket akan dibahas pada poin=poin selanjutnya.
Sumber : Hasil Wawancara Bersama Operator Siskopatuh di Kementrian Agama Gambar 4.3 Halaman Dashboard
58 a. Paket Aktif
Menu aktif menampilkan list paket aktif yang dibuat oelh PPIU tersebut. Tampilan halam ini dapat dilihat pada gambar berikut :
Pada halaman ini pengguna dapat melakukan pengolahan data diantaranya; 1) Tambah data, pada tab ini pengisian nama paket, biaya, tahun, status paket, rencana berangkat dan pulang, provider, dan asuransi. 2) Ubah data, pada tab ini mengubah atau memperbaiki data yang telah diinput tadi jika terjadi perubahan. 3) Hapus data, pada tab ini kita menghapus data yang telah diinput jika terjadi kesalahan pengisian paket, namun paket yang telah pendaftar calon jamaah tidak dapat dilakukan penghapusan. 4) Detail paket, pada tab ini berisi tentang detail dari paket yaitu petugas, keberangkatan, hotel, dan kepulangan. Namun tab ini
Gambar 4.4 Paket Aktif
59
tidak dapat diubah lagi jika sudah ada jamaah yang mendaftar pada paket tersebut.
b. Paket Histori
Menu paket histori menampilkan list paket yang statusnya telah selesai, tampilan halaman ini dapat dilihat pada gambar berikut :
Pada halaman ini pengguna dapat melihat detail paket seperti, detail perencanaan, jamaah, dan realisasi paket.
c. Pending
Menu pending menampilkan list paket yang telah dibuat dengan biaya sekitar Rp 18.000.000 sampai Rp 20.000.000. Paket dengan biaya yang disebutkan membutuhkan persetujuan dari Kemenag. Paket belum bisa diinput detailnya, setelah disetujui maka paket akan pindah ke laman paket aktif
Gambar 4.5 Paket Histori
60 F. Layanan Siskopatuh
1. Pendaftaran
Pendaftaran Umroh yang dilakukan melalui Siskopatuh tidak jauh berbeda dengan pendaftaran secara manual. Dengan adanya sistem ini jamah dapat melihat langsung status paket yang telah didaftarkannya. Adapun prosedur pendaftaran umroh yaitu:
a. Prosedur Pendaftaran Jamaah umrah
(1) Calon Jemaah mendatangi langsung ke kantor travel umroh dengan membawa seluruh persyaratan kemudian mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan..
(2) Petugas PPIU menginput data identitas calon jemaah dan data paket yang dipilih oleh jemaah pada aplikasi SISKOPATUH.
Gambar 4.6 Paket Pending
61
(3) Proses pendaftaran dilakukan 1x24 jam setelah penyerahan berkas dari calon jamaah.
(4) PPIU akan menerbitkan SPPU (Surat Pendaftaran Perjalanan Umroh) dan Surat Perjanjian Perjalanan Ibadah Umroh (SPPIU) sebanyak 2 rangkap.
(5) Sebelum penandatanganan perjanjian PPIU wajib menjelaskan hal-hal yang penting terutama pada isi perjanjian yang disepakati
(6) Pembayaran BPIU (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Umrah) dilakukan setelah menerima SPPU ke rekening PPIU melalui BPS Syariah
(7) Setoran awal BPIU paling sedikitnya sejumlah Rp.10.000.000,00 (Sepuluh Juta Rupiah) dan dianggap lunas jika sudah mencapai Rp.20.000.000,00 (Dua Puluh Juta Rupiah)
(8) Pembayaran BPIU ini dapat dilakukan secara bertahap sebanyak 3 kalipembayaran sampai batas waktu pelunasan.
(9) Setelah membayar uang muka atau pelunasan pihak Bank akan mengeluarkan NPU (Nomor Porsi Umroh)
(10) Untuk Calon Jemaah yang baru melaksanakan pembayaran uang muka (DP) diwajibkan untuk malakukan pembayaran pelunasan sebelum 30 hari
62
tanggal keberangkatan atau ada ketentuan yang ditentukan oleh Travel.
b. Pengembalian Dana Umrah
Apabila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan sehingga membuat perjalanan umrah mengalami pembatalan maka dari itu Dana calon jamaah yang telah disetorkan kepada BPS bisa dilakukan pengembalian dengan cara sebagai berikut:
(1) Dana akan di kembalikan dikarenakan : Meninggal dunia sebelum berangkat, membatalkan karena kesehatan atau alasan yang lain yang sah atau tidak diberangkatkan oleh Travel lebih dari 3 bulan sejak pelunasan atau 6 bulan semenjak tanggal setoran awal
(2) Jemaah atau ahli waris bisa mengajukan pembatalan dan pengembalian dana karena Meninggal atau kesehatan atau alasan lain yang sah
(3) Untuk batal berangkat karena melawati batas yang telah di tentukan akan ada proses klarifikasi dari Kemenag kepada Travel sebelum melakasanakan pengembalian dana
(4) Besaran pengembalian dana yaitu dengan biaya yang telah dibayarkan dikurangi biaya-biaya .
63
Berikut ini adalah cara melakukan pendaftaran melalui aplikasi siskopatuh :42 Halaman Pendaftaran berfungsi untuk mendaftarkan calon jemaah untuk paket yang tersedia pada PPIU tersebut. Tampilan awal halaman ini menampilkan list paket yang ada, seperti pada gambar berikut:
2. Kelola Data Jamaah
Untuk mengelola data jamaah, berikut langkah yang dilakukan: Klik tombol tambah jamaah ( ) pada data yang
42 Kementrian Agama, Buku Panduan Sistem Komputrisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) PPIU, (PT. Global Piranti Solusi, 2019) Hlm. 21
Gambar 4.7 Halaman Pendaftaran
64
dipilih. Halaman Daftar Jamaah akan tampil seperti gambar berikut:
Pada halaman ini pengguna dapat melakukan:
a. Tambah Data
Untuk menambah data, berikut langkah yang dilakukan:
Klik tombol tambah ( ) yang ada di atas grid. Form tambah data akan tampil seperti gambar berikut:
Gambar 4.8 Halaman Pengelolaan Daftar Jamaah
Gambar 4.9 Form Refistrasi Jamaah
65
Isi nilai pada field yang tersedia. Setelaj itu klik simpan maka data akan tampil pada grid.
b. Ubah Data
Untuk mengubah data, berikut langkah yang dilakukan: Klik icon pada data yang dipilih. Klik fungsi Ubah Data Jamaah Form ubah akanditampilkan seperti gambar berikut: Setelah selesai mengedit data, klik tombol Ubah.
c. Hapus Data
Untuk hapus data paket, berikut langkah yang dilakukan Klik icon pada data yang dipilih. Klik fungsi Pembatalan Jemaah.Klik tombol Ok untuk konfirmasi hapus data atau klik tombol Cancel untuk
Gambar 4.10 Form Ubah Data Jamaah
66
membatalkan. Data Jemaah tidak dapat dihapus jika jemaah tersebut sudah melakukan pembayaran
d. Pindah Paket
Untuk pindah paket, berikut langkah yang dilakukan: Klik icon pada data yang dipilih. Klik fungsi Pindah Paket. Form pindah paket akan tampil seperti gambar berikut Pilih Paket yang baru, kemudian klik tombol Pindah Paket.
e. Cetak Surat Pendaftaran Jemaah
Untuk mencetak Surat Pendaftaran Jemaah, berikut langkah yang dilakukan Klik icon pada data yang dipilih. Klik fungsi cetak untuk Surat Pendaftaran.Dokumen akan terunduh otomatis.
Gambar 4.11 Form Ubah Data Jamaah
67 f. Cetak Perjanjian Jemaah
Untuk mencetak Perjanjian Jemaah, berikut langkah yang dilakukan: Klik icon pada data yang dipilih. Klik fungsi cetak untuk Surat Kontrak. Dokumen akan terunduh otomatis.
g. Cetak Kartu Jamaah
Untuk mencetak Kartu Jemaah, berikut langkah yang dilakukan: Klik tombol cetak kartu jemaah ( ) pada data yang dipilih. Dokumen akan terunduh otomatis. Dokumen tidak dapat diunduh jika semua persyaratan kelengkapan jemaah belum diisi (Nomor Tiket, Nomor Visa, Nomor Polis).
h. Update Status Siap Berangkat
Klik icon berangkat pada data yang akan dipilih, Pop up konfirmasi akan ditampilkan seperti gambar berikut :
Gambar 4.12 Konfirmasi Update Status Siap Berangkat
68
Klik tombol Berangkat untuk konfirmasi keberangkatan atau klik tombol Batal untuk membatalkan. Setelah Status Paket menjadi Siap Berangkat, data paket dan jemaah sudah tidak bias diubah lagi.
3. Tiket
Halaman Tiket berfungsi untuk mengelola data tiket jemaah sesuai paket. Tampilan halaman ini dapat dilihat pada gambar berikut:
Pengguna dapat menginput tiket dilaman ini dan hanya dapat dilakukan saat status pada paket siap berangkat.
Gambar 4.12 Form
Gambar 4.13 Halaman Kelola Data Tiket Jamaah
69 4. Realisasi
Halaman Realisasi menampilkan data realisasi pelaksanaan paket. Tampilan halaman ini dapat dilihat pada gambar berikut
Pada halaman ini pengguna dapat mengakses halaman detail data, pada halamam ini terdapat 4 tab antara lain, tab petugas, Tab Keberangkatan, Tab Hotel dan Tab Kepulangan.
Tab Petugas, menampilkan list petugas yang telah terlibat dalam pelaksanaan paket. Pada halaman ini pengguna dapat melakukan:
Tambah Data , Ubah Data, Hapus Data
Gambar 4.14 Halaman Realisasi Paket Umrah
Gambar 4.15 Halaman Tab Petugas
70
Tab Keberangkatan, menampilkan list rute penerbangan yang telah dilakukan pada paket yang bersangkutan. Pada halaman ini pengguna dapat melakukan: Tambah Data , Ubah Data, Hapus Data
Tab Hotel menampilkan list hotel yang telah digunakan dalam pelaksanaan paket yang bersangkutan.Pada halaman ini pengguna dapat melakukan: Tambah Data , Ubah Data, Hapus Data
Gambar 4.16 Halaman Tab Keberangkatan
Gambar 4.17 Halaman Tab Hotel
71
Tab Kepulangan, menampilkan list rute penerbangan pulang dalam pelaksanaan paket yang bersangkutan. Pada halaman ini pengguna dapat melakukan: Tambah Data , Ubah Data, Hapus Dat Tab Pelaporan Kasus, menampilkan list permasalahan yang dihadapi pada saat pelaksanaan paket. Tampilan tab ini dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 4.19 Halaman Tab Kepulangan
Gambar 4.18 Halaman Tab Pelaporan Kasus
72 5. Profil
Halaman Profil menampilkan form untuk mengubah data
informasi dan kontak PPIU tersebut. Tampilan halaman ini dapat dilihat pada gambar berikut
Untuk mengubah mengubah data informasi dan kontak PPIU, berikut langkah yang dilakukan: Isi nilai pada field yang tersedia.
Field-field tersebut adalah nama travel, logo, no telp, no handphone, email, website, provinsi, kabupaten, kecamatan, alamat , alamat mekkah, no tel alamat mekkah. Alamat madinah, nomor telepon alamat madinah.
Gambar 4.20 Halaman Profil
73 6. Petugas
Halaman Petugas menampilkan list petugas yang ada dalam PPIU tersebut. Tampilan halaman ini dapat dilihat pada gambar berikut
G. Operator SISKOPATUH
Dalam rangka perbaikan tata kelola penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah, Direktorat bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag RI bersama PPIU mengadakan pelatihan tentang aplikasi yang diluncurkan oleh Kemenag yaitu SISKOPATUH (Sistem Komputerisasi Pelayanan Terpadu Umrah dan Haji Khusus).
Pelatihan Siskopatuh ini diikuti 1016 PPIU yang terbagi menjadi 4 bagian
Gambar 4.21 Halaman Daftar Petugas
74
Pelatihan ini dilaksanakan sebagai sarana untuk sosialisasi terkait regulasi terbaru yang mengatur tentang penyelenggaraan Ibadah umrah. Dan juga sebagai sarana perbaikan penyelenggaraan ibadah umrah melalui sistem digital guna mempermudah pengawasan terkait penyelenggaraan ibadah
umrah.
Menurut hasil wawancara bersama Bapak Misbachul Munir menurut beliau pelatihan yang dilakukan oleh kemenag hanya dilakukan sekali sehingga kurang efektif dalam menguasai penggunaan aplikasi siskopatuh ini. Karena aplikasi ini tergolong masih baru, ditambah lagi banyak terjadi kendala jaringan pada saat pelatihan, oleh sebab itu setelah mengikuti pelatihan tersebut harus berlatih kembali dengan otodidak terkadang jika terjadi masalah yang tidak bisa terselesaikan maka solusi lainnya dengan bertanya rekan sesama PPIU yang lainnya.
Indonesia merupakan Negara hukum yang terdapat konsekuensi hukum yang meliputi adanya perlindungan Hak Asasi
Gambar 4.22 Pelatihan Aplikasi SISKOPATUH
75
Manusia, pembagian dan pemisahan kekuasaan, pemerintahan berdasarkan undang-undang. Oleh sebab itu kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan Ibadah Umrah khususnya tentang SISKOPATUH diatur berdasarkan Kep. Dirjen PHU No.323 Tahun 2019 Tentang Pedoman Pendaftaran Jemaah Umrah.
76 BAB V
ANALISIS DAN PEMBAHASAN
A. Analisis Efektivitas Siskopatuh Dalam Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umroh Dan Haji Khusus Pada Ditjen PHU KEMENAG RI
Berdasarkan data peneliti yang didapat bagaimana Efektivitas Siskopatuh Dalam Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umroh Dan Haji Khusus Pada Ditjen PHU Kemenag RI. Penulis akan mencoba menjelaskan hal-hal yang mejadi kegiatan seluruh aktifitas yang dapat menopang proses dan pentahapan SISKOPATUH serta faktor pendukung dan penghambat penerapan SISKOPATUH.
1. Penerapan Pelaksanaan SISKOPATUH
Sistem Komputersasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) merupakan suatu sistem pelayanan dan pengawasan secara online dan realtime yang terintegrasi dengan PPIU yang sudah memiliki izin resmi serta sudah terdaftar di Kementrian Agama RI. SISKOPATUH juga terhubung dengan BPS Syariah untuk pembayaran ibadah umrah dan haji khusus. Berbagai stakeholder juga memiliki hubungan dengan SISKOPATUH yaitu Kementrian Kesehatan, Dukcapil, Imigrasi, dan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia. SISKOPATUH mencakup proses penyelenggaraan ibadah umrah dan haji khusus, mulai dari
77
keberangkatan ke Tanah Suci sampai kepulangan ke Tanah Air.
Melalui SISKOPATUH ini Kementerian Agama Khususnya Ditjen PHU (Penyelenggaraan Haji dan Umrah) dapat mengawasi PPIU dengan mudah dan secara cepat dapat menyaring informasi yang masuk dari berbagai PPIU.
SISKOPATUH menjadi sarana atau media teknologi informasi yang sudah terintegrasi (supporting system) dengan sistem layanan PPIU.43
Pengisian biodata calon jamaah sebagai tahapan awal dan data akan tersimpan di SISKOPATUH. Kemudian pada tahap selanjutnya penyelsaian dokumen-dokumen perjalanan seperti paspor, visa dan dokumen lainnya yang seluruhnya dikendalikan oleh masing-masing PPIU dan di monitor oleh Direktorat Jendral Penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Data-data tersebut akan tersimpan dalam satu database SISKOPATUH pada data terpusat (centralized data).
Pelaksanaan dan penerapan pada SISKOPATUH menjadi penentu karena dari aplikasi ini akan mendapatkan NPU (Nomor Porsi Umrah) yang tercantum dalam bukti pembayaran setoran BPIU. SISKOPATUH juga mengklasifikasi dan mengelompokkan data jamaah yang
43 Hasil Wawawncara dengan Bapak Misbachul Munir, S.Kom. Teknisi Bidang Aplikasi SISKOPATUH Kantor Ditjen PHU Kementrian Agama, Pada tanggal 10 Oktober 2021
78
sudah siap akan ketersediaan dan kelengkapan adminitrasi untuk siap diberangkatkan pada waktu yang telah disepakati.
Efektivitas SISKOPATUH dipengaruhi oleh beberapa unsur, yaitu :
a. Sistem yang berkualitas
Sistem informasi dan teknologi yang up to date menjadikan SISKOPATUH berhasil dalam melakukan manajemen sistem komputerisasi pelayanan umrah dan haji khusus di seluruh indonesia. Hal ini Ditjen PHU juga telah melakukan pembaharuan terhadap SIMPU menjadi SISKOPATUH.
Kecanggihan teknologi dan komunikasi memacu kementerian agama untuk menyajikan sistem pelayanan informasi yang baru dan bisa diakses langsung oleh calon jamaah umrah dan haji khusus
b. Sarana dan fasilitas sistem informasi
Fasilitas yang memadai di ruang kerja menunjang pelayanan yang baik sehingga menjadikan manajemen pengelolaan yang baik pada Kementrian Agama itu sendiri. Ruang yang kondusif, dan perangkat komputer serta komponen yang mendukung seperti, internet, printer, komputer, kamera merupakan satu kesatuan yang utuh sehingga terintegrasi dalam menghasilkan kualitas dan ketepatan pada pengolahan data serta penyajiannya.
Integrasi data yang berasal dari berbagai PPIU perlu
79
adanya sarana dan prasarana yang dapat merekam dan menyimpan dalam bentuk database dan sekaligus dapat dipanggil atau ditemukan kembali secara mudah jika sewaktu- waktu dibutuhkan.
c. Sumber daya manusia
Adanya pembangunan infrastruktur SISKOPATUH di Kementerian Agama perlu adanya pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) secara mumpuni. Sumber daya manusia yang sangat vital. Sumber daya manusia yang kompeten akan membuat sistem berjalan dengan baik pada pengoperasian SISKOPATUH.
d. Standar pengoperasian sistem
Dalam rangka optimalisasi SISKOPATUH yang berlandaskan pada visi dan misi kementrian agama untuk itu dilakukan standarisasi pengelolaan SISKOPATUH berupa ruang operasional pada kantor Kemenag RI lantai 6 yang memiliki standar keamanan sistem, pengamanan akses SISKOPATUH, sistem backup uniterruptible power supply (ups). Dengan demikian SISKOPATUH akan berjalan rapih dan terorganisir sesuai pada tujuan yang diinginkan.
Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) dipandang efektif dan bisa membangun nilai aplikatih yang memuaskan dalam memperlancar aktivitas umrah dan haji. Dalam memperlancar pelayanan penyelenggaraan
80
ibadah umrah dan haji khusus di Kementerian Agama yang meliputi :
1. Signifikansi Informasi
Layanan Umrah Kementerian Agama memiliki akses informasi dan sistem manajemen umrah terintegrasi yang terkomputerisasi. Karena banyaknya calon jemaah haji dari berbagai latar belakang yang mendaftar setiap saat, Kementerian Agama harus menawarkan layanan dan keamanan yang optimal serta informasi yang andal yang dapat dengan mudah diakses oleh semua pihak. Akibatnya, calon jemaah umrah harus merasa prosesnya tidak terlalu rumit.
Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu hanya untuk menanyakan konfirmasi keberangkatan, persyaratan pendaftaran, atau kepentingan informasi lainnya. juga dapat memperoleh informasi kapan saja, dari lokasi mana pun.
Sederhananya, informasi berfungsi untuk memperluas pemahaman dan mengurangi kesalahpahaman bagi mereka yang mencari informasi tentang bagaimana melakukan haji dan umrah. Ini adalah tujuan utama dari teknologi informasi (TI).
2. Validitas Informasi yang diterima
SISKOPATUH sangat membantu calon jemaah haji dalam menyelesaikan semua tugas yang berkaitan dengan sistem layanan umroh dan haji yang efektif, sehingga memudahkan jemaah umrah untuk menyelesaikan perjalanannya. Para calon
81
jemaah tidak perlu khawatir dengan keakuratan informasi yang diberikan, seperti yang telah diverifikasi pada tahapan yang telah dilakukan.
3. Informasi yang Tepat Waktu
informasi yang diterima terkait pelayanan calon jamaah sesuai dengan waktu yang dibutuhkan, diterima, dan diperoleh 4. Informasi yang Relevan
SISKOPATUH mengeluarkan informasi sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh jamaah seputar informasi pelayanan ibadah yang mereka akan terima.
5. Informasi yang Bernilai
Merupakan Informasi yang berharga untuk pengambilan keputusan
6. Informasi yang dapat dipercaya
2. Kegunaan SISKOPATUH
Kehadiran SISKOPATUH mempermudah proses pengambilan keputusan dalam rangka kecepatan layanan kepada calon jamaah mulai dari monitoring pendaftaran, pendanaan, paket perjalanan yang diberikan baik dari keberangkatan sampai kepulangan.keberadaan SISKOPATUH mampu memberikan kontribusi yang besar dalam pelayanan Umrah dan Haji Khusus sebab menjadi sarana pengolahan data yang dikelompokkan pada permintaan dari penanggung jawab penyelenggaraan ibadah umrah
82
dan haji khusus, dalam hal ini Ditjen PHU. SISKOPATUH juga memiliki fungsi sebagai berikut :
1. Pendaftaran
Langkah pertama dalam penerapan SISKOPATUH yaitu pelayanan pendaftaran bagi Jamaah umrah. bagi calon Jamaah umrah yang akan mendaftar bisa langsung mendatangi PPIU. SISKOPATUH menjadi sarana atau media teknologi informasi yang sudah terintegrasi (supporting system) dengan sistem lainnya.
Pendataan calon Jamaah umrah secara langsung dapat dimonitor melalui SISKOPATUH dan dapat dikendalikan kapansaja terutama mengenai posisi jamaah yang telah terdaftar dalam paket keberangkatan umrah. Database calon Jamaah yang tersimpan di SISKOPATUH dapat digunakan untuk memudahkan sehingga mempercepat dalam menyiapkan dokumen, mengeluarkan NPU (Nomor Porsi Umrah), mudahnya pelaporan BPIU karena sudah terintegrasi dengan BPS (Bank Penerima Setoran) yang langsung melakukan pembuatan identitas jemaah umrah, akomodasi, serta menjadi alat control/ cross check dalam setiap kegiatan yang akan dilakukan.
2. Prosedur BPIU
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Umrah (BPIU) merupakan sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh Jemaah yang akan melaksanakan Ibadah Umrah yang
83
terkoneksi dengan BPS (Bank Penerima Setoran) yang berbasis syariah dan sudah bekerja sama dengan PPIU.
Dengan adanya sistem ini pengawasan terkait biaya perjalanan ibadah umrah lebih mudah dilakukan. Sehingga seluruh data calon jamaah dapat terekam pada database SISKOPATUH.
Melalui jaringan yang terintegrasi ini, seluruh aktivitas transaksi terkait setoran BPIU dapat di monitor oleh Kementerian Agama dan PPIU itu sendiri. Jumlah setoran awal BPIU paling sedikitnya adalah Rp.10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah), dan dianggap lunas setelah mencapai Rp.
20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupiah). Pembayaran BPIU ini dapat dibayar secara bertahap sebanyak 3 kali hingga batas waktu pembayaran yang sudah ditentukan.
Setelah jemaah melakukan pembayaran BPIU kemudian BPS akan menindaklanjuti dengan penginputan nomor registrasi jemaah ke dalam aplikasi yang terhubung dengan SISKOPATUH. Kemudian BPS BPIU akan menerbitkan bukti pembayaran yg berisikan Nomor Porsi Umrah (NPU). Database SISKOPATUH digunakan untuk menunjang pelaksanaan sistem akuntansi BPIU dan menjadi alat kendali antara dana setoran calon jamaah pada rekening PPIU di setiap BPS BPIU. Dengan demikian SISKOPATUH juga berfungsi sebagai Sistem Keuangan pada umumnya, Sehingga dengan pengawasan keuangan yang terpantau ini
84
dapat memberikan rasa aman kepada Calon Jamaah dan dapat mengurangi resiko terjadinya kasus penyelewengan penggunaan uang calon jamaah.
3. Database dokumen
SISKOPATUH juga berfungsi sebagai sarana menyimpan database calon jemaah baik dari sisi PPIU maupun Kementrian Agama. Database calon jemaah ini difungsikan untuk mempercepat proses pendataan kelengkapan dokumen calon jamaah. Setelah Nomor Porsi Umrah keluar selanjutnya PPIU melakukan pengisian data perjalanan terkait dokumen-dokumen seperti paspor, akomodasi, dan transportasi selama perjalanan berlangsung.
Setelah PPIU menginput data kelengkapan perjalanan jemaah umrah, PPIU juga wajib menerbitkan kartu identitas jemaah dari aplikasi SISKOPATUH. Dengan memanfaatkan peranan teknologi informasi dan komunikasi database dokumen jemaah umrah yang sudah terintegrasi dengan lembaga yang terkait memudahkan dalam memonitoring seluruh kegiatan pelaksanaan umrah, serta melaporkan informasi pasca perjalanandi tanah suci. Sehingga seluruh kegiatan pelaksanaan ibadah umrah dapat diawasi dan
Setelah PPIU menginput data kelengkapan perjalanan jemaah umrah, PPIU juga wajib menerbitkan kartu identitas jemaah dari aplikasi SISKOPATUH. Dengan memanfaatkan peranan teknologi informasi dan komunikasi database dokumen jemaah umrah yang sudah terintegrasi dengan lembaga yang terkait memudahkan dalam memonitoring seluruh kegiatan pelaksanaan umrah, serta melaporkan informasi pasca perjalanandi tanah suci. Sehingga seluruh kegiatan pelaksanaan ibadah umrah dapat diawasi dan