BAB I. PENDAHULUAN
H. Proses Kenaikan Pangkat Dan Jabatan Guru
Tahap pertama yang dilakukan guru negeri untuk adalah dengan menyampaikan bukti prestasi yang sesuai dengan ketentuan unsur-unsur penilaian angka kredit yang telah dipersyaratkan kepada Kepala Sekolah. Jumlah unsur-unsur yang disampaikan jumlahnya sebaiknya telah memenuhi syarat untuk kenaikan jabatan setingkat lebih tinggi. Prestasi kerja dengan angka kredit yang diusulkan dituangkan dalam unsur yang sesuai dengan menggunakan formulir Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK). Kemudian Pengajuan usulan penetapan angka kredit akan diajukan oleh Kepala Sekolah secara kolektif maupun perorangan kepada pejabat yang berwenang untuk kemudian diserahkan kepada tim penilai untuk
melakukan pengecekan terhadap jumlah angka kredit masing-masing guru. Apabila jumlah angka kredit minimal yang disyaratkan telah terpenuhi maka guru tersebut berhak untuk naik pangkat ke jenjang selanjutnya dan akan mendapatkan Surat Keputusan Kenaikan pangkat. Untuk Pegawai yang memiliki jabatan yang lebih tinggi daripada pangkatnya maka keputusan kenaikan pangkat diambil berdasarkan nilai dari Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan selama dua tahun terakhir, telah melaksanakan proses belajar mengajar sekurang – kurangnya satu tahun, pernyataan tidak keberatan dari pejabat berwenang, dan sekurang – kurangnya telah dua tahun dalam pangkat terakhir.
I. JENJANG JABATAN, PANGKAT, GOLONGAN RUANG, DAN ANGKA
KREDIT YANG DISYARATKAN
Jenjang jabatan, pangkat, dan golongan ruang guru ditentukan oleh standar angka kredit komulatif minimal yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan.Jenjang jabatan, pangkat, dan golongan ruang guru serta persyaratan angka kredit komulatif minimal untuk kenaikan pangkat guru setingkat lebih tinggi bagi setiap jabatan guru dari yang terendah sampai yang tertinggi adalah seperti dalam tabel berikut ini :
Tabel 2.1 Jenjang jabatan, pangkat, dan golongan ruang guru serta persyaratan angka kredit komulatif minimal (DEPDIKBUD, 1995)
PERSYARATAN ANGKA KREDIT KENAIKAN
PANGKAT
PANGKAT DAN
No. JABATAN GURU
GOLONGAN PER
KOMULATIF
MENIMAL JENJANG
1 2 3 4 5
25 25
1. Guru Pratama Pengatur Muda, II/a
40 15
2 Guru Pratama Tingkat I Pengatur Muda tingkat I, II/b
60 20
3 Guru Muda Pengatur , II/c
80 20
4 Guru Muda Tingkat I Pengatur Tingkat I, II/d
100 20
5 Guru Madya Penata Muda, III/a
150 50
6 Guru Madya Tingkat I Penata Muda tingkat I, III/b
200 50
7 Guru Dewasa Penata, III/c
100 300
8 Guru Dewasa Tingkat I Penata Tingkat I, III/d
100 400
9 Guru Pembina Pembina, IV/a
150 550
10 Guru Pembina Tingkat I Pembina Tingkat I, IV/b
150 700
11 Guru Utama Muda Pembina Utama Muda, IV/c
150 850
12 Guru Utama Madya Pembina Utama Madya, IV/d
150 13 Guru Utama Pembina Utama , IV/e 1000
Keterangan Tabel 2.1
1. Pangkat dan golongan pada kolom 3 adalah pangkat tertinggi untuk jabatan pada kolom 2. Artinya adalah seorang guru dapat menduduki jabatan lebih tinggi dari pada pangkat dan golongan pada kolom 3 apabila jumlah angka kredit pada kolom 4 telah terpenuhi.
2. Angka kredit pada kolom 4 merupakan angka kredit komulatif selama ia menjabat sebagai guru yang harus dipenuhi seorang guru hingga saat ia mengajukan usulan kenaikan pangkat.
3. Angka kredit pada kolom 5 adalah jumlah angka kredit per jenjang yang harus didapat oleh seorang guru sejak ia menduduki jabatan terakhir hingga saat ia mengajukan usulan kenaikan pangkat. Persyaratan tersebut harus dipenuhi dari unsur utama sekurang-kurangnya 80% dan unsur penunjang sebanyak-banyaknya 20%.
4. Seorang Guru yang telah menduduki jabatan lebih tinggi daripada pangkatnya, maka yang bersangkutan dapat naik pangkat setingkat lebih tinggi apabila memenuhi syarat sebagai berikut :
a. Daftar Penilaian pelaksanaan Pekerjaan ( DP3 ) dua tahun terakhir semua unsur sekurang – kurangnya bernilai Baik.
b. Telah melaksanakan proses belajar mengajar atau bimbingan sekurang – kurangnya selama satu tahun.
d. Sekurang – kurangnya telah dua tahun dalam pangkat terakhir. 5. Bagi Guru Pembina sampai Dengan Guru Utama untuk naik pangkat
atau jabatan setingkat lebih tinggi diwajibkan mengumpulkan angka kredit dari Pengembangan Profesi sekurang – kurangnya 12 angka kredit, disamping angka kredit proses belajar mengajar atau bimbingan. Oleh karena itu prosentase alokasi angka kredit untuk kenaikan pangkat atau jabatan setiap jenjang diwajibkan memeperoleh angka kredit sebagai berikut :
a. Unsur Utama lebih besar atau sama dengan 80 % dari angka kredit yang disyaratkan, dengan komposisi :
i. Pendidikan dan Proses belajar mengajar atau Bimbingan lebih besar atau sama dengan 75 % atau lebih besar sama dengan 108 angka kredit.
ii. Pengembangan Profesi lebih besar atau sama dengan 8 % atau lebih besar sama dengan 12 angka kredit.
b. Penunjang Proses Belajar Mengajar Atau Bimbingan lebih kecil atau sama dengan 20 % atau lebih besar sama dengan 30 angka kredit.
6. Sesuai dengan keputusan Menpan 84/1993 pasal 9 ayat (4) guru yang memiliki angka kredit melebihi angka kredit yang ditentukan untuk
kenaikan pangkat atau jabatan setingkat lebih tinggi, maka diperhitungkan untuk kenaikan pangkat dan jabatan yang berikutnya. 7. Bagi Guru yang telah menduduki jabatan Guru Utama , setiap 2 tahun
yang bersangkutan wajib mengumpulkan sekurang – kurangnya 40 angka kredit dari Proses Belajar Mengajar atau Bimbingan. ( Pasal 23 ayat (2) Keputusan Menpan 84/1993).
8. Guru yang telah mencapai angka kredit untuk kenaikan pangkat atau jabatan pada tahun pertama dalam masa pangkat yang diduduki, yang bersangkutan pada tahun berikutnya diwajibkan mengumpulkan angka kredit dari unsur utama sekurang – kurangnya 20 % dari angka kredit untuk kenaikan pangkat atau jabatan lebih tinggi.
Berikut ini adalah unsur-unsur yang akan dinilai dalam proses kenaikan pangkat guru. Prestasi dari masing-masing guru akan dapat dinilai dengan melihat jumlah angka kredit.
Pemberian Angka Kredit
No Unsur/Sub unsur Butir Bukti fisik yang dinilai Ukuran
Penilaian
Angka Kredit
1 PENDIDIKAN
1. Mengikuti pendidikan sekolah dan memperoleh gelar/ijazah/akta
a. Doktor
b. Pasca Sarjana
c. Sarjana/Diploma IV
Copy ijazah/akta
• Dalam negeri, fotocopy atau salinan ijazah perguruan tinggi Negeri dilegalisir oleh Dekan, Perguruan tinggi Swasta dilegalisir oleh koordinator atau sekretaris kopertis Yang sesuai dengan bidang tugas 150 Yang sesuai dengan bidang tugas 100
• Luar negeri fotocopy ijazah dan salinan sah keputusan Mendikbud tentang penilaian ijazah perguruan tinggi luar
Yang sesuai dengan bidang tugas
2. Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan dan memperoleh Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPL)
/SGPLB
e. PGSLTP/Diploma I/SLTA
f. Akta kependidikan atau yang disamakan
g. Mendapat gelar sarjana kependidikan
a. Lamanya lebih dari 960 jam b. Lamanya 641 – 960 jam c. Lamanya 481 – 640 jam d. Lamanya 161 – 480 jam e. Lamanya 81 – 160 jam f. Lamanya 30 – 80 jam Pendidikan Tinggi Salinan STTPL/Sertifikat/piagam Diklat dari kedinasan
engan bidang ugas d t Yang sesuai engan bidang ugas d t Yang sesuai engan bidang ugas d t Sarjana ependidikan isamping yang elah diperoleh k d t Yang sesuai engan bidang ugas d t 25 20 15 15 9 6 3 2 1
MENGAJAR ATAU BIMBINGAN
1. Proses belajar mengajar a. Guru Pratama sampai dengan Guru Muda tingkat 1.
1. Melaksanakan dengan bimbingan dalam menyusun program pengajaran atau praktik.
Program pengajaran dan satuan pelajaran
Setiap semester 0,555
2. Melaksanakan dengan bimbingan dalam menyajikan program pengajaran atau praktik.
Surat keputusan Kepala Sekolah tentang pembagian tugas Guru dalam melaksanakan PBM
Setiap semester 0,830
3. Melaksanakan dengan bimbingan dalam melaksanakan evaluasi belajar atau praktik.
Buku evaluasi belajar Setiap semester 0,280
4. Melaksanakan dengan bimbingan dalam melaksanakan analisis hasil evaluasi belajar atau
Buku analisis hasil evaluasi belajar Setiap semester 0,185
5. Melaksanakan dengan bimbingan dalam penyusunan dan pelaksanaan program perbaikan dan pengayaan
Buku program perbaikan dan pengayaan Setiap semester 0,185 6. Melaksanakan dengan bimbingan kegiatan penyusunan dan pelaksanaan program bimbingan dan konseling dikelas.
Buku program dan laporan pelaksanaan bimbingan dan konseling
Setiap semester 0,150
7. Melaksanakan dengan bimbingan dalam membimbing siswa di kegiatan ekstra kurikuler
Surat keputusan Kepala Sekolah tentang pembagian tugas guru dalam membimbing siswa di kegiatan ekstra kurikuler
Setiap semester 0,150
b. Guru Madya sampai dengan Guru Madya tingkat I
1. Melaksanakan penyusunan program pengajaran atau praktik.
Program pengajaran dan satuan pelajaran
program pengajaran atau praktik.
tentang pembagian tugas Guru dalam
melaksanakan PBM Setiap semester 0,695 3. Melaksanakan evaluasi
belajar atau praktik.
Buku evaluasi belajar
4. Melaksanakan analisis hasil evaluasi belajar atau praktik.
Buku analisis hasil evaluasi belajar Setiap semester 0,460
5. Melaksanakan dalam penyusunan dan pelaksanaan program perbaikan dan pengayaan
Buku program perbaikan dan pengayaan
Setiap semester 0,460
6. Melaksanakan kegiatan penyusunan dan pelaksanaan program bimbingan dan konseling dikelas.
Buku program dan laporan pelaksanaan bimbingan dan konseling
Setiap semester 0,380
7. Melaksanakan
pembimbingan siswa di kegiatan ekstra kurikuler
Surat keputusan Kepala Sekolah tentang pembagian tugas guru dalam membimbing siswa di kegiatan ekstra kurikuler
Guru Dewasa Tingkat I 1. Melaksanakan penyusunan
program pengajaran atau praktik.
Program pengajaran dan satuan pelajaran
Setiap semester 2,775
2. Melaksanakan penyajian program pengajaran atau praktik.
Surat keputusan Kepala Sekolah tentang pembagian tugas Guru dalam melaksanakan PBM
Setiap semester 4,165
3. Melaksanakan evaluasi belajar atau praktik.
Buku evaluasi belajar Setiap semester 1,390
4. Melaksanakan analisis hasil evaluasi belajar atau praktik.
Buku analisis hasil evaluasi belajar Setiap semester 0,925
5. Melaksanakan dalam penyusunan dan pelaksanaan program perbaikan dan pengayaan
Buku program perbaikan dan pengayaan
Setiap semester 0,925
6. Melaksanakan kegiatan penyusunan dan pelaksanaan program bimbingan dan konseling
Buku program dan laporan pelaksanaan bimbingan dan konseling
7. Melaksanakan
pembimbingan siswa di kegiatan ekstra kurikuler
Surat keputusan Kepala Sekolah tentang pembagian tugas guru dalam membimbing siswa di kegiatan ekstra kurikuler
Setiap semester per orang guru
0,760
8. Melaksanakan dengan bimbingan membimbing guru dalam proses belajar-mengajar atau praktik
Surat keputusan Kepala Sekolah dalam pembagian tugas membimbing guru dalam proses belajar mengajar atau praktek.
0,425
9. Melaksanakan dengan bimbingan dalam mengikuti kegiatan Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional
Surat keterangan dari Panitia
Evaluasi Belajar Tahap Akhir Setiap kali melakukan
kegiatan
a. Menyusun kisi-kisi Surat keterangan dari Panitia Evaluasi Belajar Tahap Akhir dengan mencantumkan mata pelajaran, lamanya, dan tahunnya
Setiap kali melakukan
kegiatan
0,45
b. Menyusun soal Surat keterangan dari Panitia Evaluasi Belajar Tahap Akhir dengan mencantumkan mata pelajaran,
Setiap jam efektif
c. Mengawasi Surat keterangan dari Ketua Panitia Evaluasi Belajar Tahap Akhir dengan mencantumkan jam, hari, tanggal dan tahunnya.
Dilakukan oleh tim, sebagai :
Setiap jam efektif
Ketua 0,025
Anggota 0,020
d. Memeriksa Surat keterangan dari ketua Panitia Evaluasi Belajar Tahap Akhir dengan mencantumkan waktu tahun dan jumlah orang yang diperiksa serta bentuk soalnya
0,020
d. Guru Pembina sampai dengan Guru Utama
1. Melaksanakan penyusunan program pengajaran atau praktik.
Program pengajaran dan satuan pelajaran
Setiap semester 2,775
2. Melaksanakan penyajian program pengajaran atau praktik.
Surat keputusan Kepala Sekolah tentang pembagian tugas Guru dalam melaksanakan PBM
Setiap semester 4,165
4. Melaksanakan analisis hasil evaluasi belajar atau praktik.
Buku analisis hasil evaluasi belajar Setiap semester 0,925
5. Melaksanakan dalam penyusunan dan pelaksanaan program perbaikan dan pengayaan
Buku program perbaikan dan pengayaan
Setiap semester 0,925
6. Melaksanakan kegiatan penyusunan dan pelaksanaan program bimbingan dan konseling dikelas.
Buku program dan laporan pelaksanaan bimbingan dan konseling
Setiap semester 0,760
7. Melaksanakan
pembimbingan siswa di kegiatan ekstra kurikuler
Surat keputusan Kepala Sekolah tentang pembagian tugas guru dalam membimbing siswa di kegiatan ekstra kurikuler
Setiap semester 0,760
8. Membimbing guru dalam proses belajar-mengajar atau praktik
Surat keputusan Kepala Sekolah dalam pembagian tugas membimbing guru dalam proses belajar mengajar atau praktek.
Setiap semester per orang guru
Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional
Evaluasi Belajar Tahap Akhir
a. Menyusun kisi-kisi Surat keterangan dari Panitia Evaluasi Belajar Tahap Akhir dengan mencantumkan mata pelajaran, lamanya, dan tahunnya
Setiap kali melakukan
kegiatan
0,90
b. Menyusun soal Surat keterangan dari Panitia Evaluasi Belajar Tahap Akhir dengan mencantumkan mata pelajaran, lamanya, dan tahunnya
Setiap kali melakukan
kegiatan
1,80
c. Mengawasi Surat keterangan dari Ketua Panitia Evaluasi Belajar Tahap Akhir dengan mencantumkan jam, hari, tanggal dan tahunnya.
Setiap jam efektif
Dilakukan oleh tim, sebagai :
Ketua 0,025
Anggota 0,020
d. Memeriksa Surat keterangan dari ketua Panitia Evaluasi Belajar Tahap Akhir dengan mencantumkan waktu tahun dan jumlah orang yang diperiksa serta
Setiap jam efektif
2. Proses Bimbingan a. Guru Pratama sampai dengan Guru Muda tingkat I
1. Melaksanakan dengan bimbingan kegiatan penyusunan program bimbingan dan konseling
Buku rencana kegiatan bimbingan dan konseling
Setiap semester 0,330
2. Melaksanakan dengan bimbingan kegiatan pelaksanaan program bimbingan dan konseling
Surat pernyataan melakukan kegiatan bimbingan dan konseling dari Kepala Sekolah Setiap semester 1 3. Melaksanakan dengan bimbingan dalam melaksanakan evaluasi pelaksanaan bimbingan dan konseling
Buku Evaluasi Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling
Setiap semester 0,335
4. Melaksanakan dengan bimbingan dalam melaksanakan analisis hasil evaluasi pelaksanaan bimbingan dan konseling
Buku analisis hasil evaluasi pelaksanaan bimbingan dan konseling
bimbingan dalam tindak lanjut pelaksanaan bimbingan dan konseling
tindak lanjut kegiatan bimbingan dan konseling
6. Melaksanakan dengan bimbingan dalam membimbing siswa di kegiatan ekstra kurikuler
Pembagian tugas kegiatan Ekstra kurikuler dari Kepala Sekolah
Setiap semester 0,150
b. Guru Madya sampai dengan Guru Madya tingkat I 1. Melaksanakan kegiatan
penyusunan program bimbingan dan konseling
Buku rencana kegiatan bimbingan dan konseling
Setiap semester 0,830
2. Melaksanakan kegiatan pelaksanaan program bimbingan dan konseling
Surat pernyataan melakukan kegiatan bimbingan dan konseling dari Kepala Sekolah
Setiap semester 2,505
3. Melaksanakan evaluasi pelaksanaan bimbingan dan konseling
Buku Evaluasi Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling
Setiap semester 0,830
4. Melaksanakan analisis hasil evaluasi pelaksanaan
Buku analisis hasil evaluasi pelaksanaan bimbingan dan konseling
5. Melaksanakan tindak lanjut pelaksanaan bimbingan dan konseling
Buku Rencana dan pelaksanaan tindak lanjut kegiatan bimbingan dan konseling
Setiap semester 0,460
6. Melaksanakan bimbingan terhadap siswa di kegiatan ekstra kurikuler
Pembagian tugas kegiatan Ekstra kurikuler dari Kepala Sekolah
Setiap semester 0,380
c. Guru Dewasa sampai dengan Guru Dewasa tingkat I 1. Melaksanakan kegiatan
penyusunan program bimbingan dan konseling
Buku rencana kegiatan bimbingan dan konseling
Setiap semester 1,665
2. Melaksanakan kegiatan pelaksanaan program bimbingan dan konseling
Surat pernyataan melakukan kegiatan bimbingan dan konseling dari Kepala Sekolah
Setiap semester 5
3. Melaksanakan evaluasi pelaksanaan bimbingan dan konseling
Buku Evaluasi Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling
Setiap semester 1,665
4. Melaksanakan analisis hasil evaluasi pelaksanaan bimbingan dan konseling
Buku analisis hasil evaluasi pelaksanaan bimbingan dan konseling
lanjut pelaksanaan bimbingan dan konseling
tindak lanjut kegiatan bimbingan dan konseling
6. Melaksanakan bimbingan terhadap siswa di kegiatan ekstra kurikuler
Pembagian tugas kegiatan Ekstra kurikuler
Setiap semester 0,760
7. Melaksanakan dengan bimbingan dalam
membimbing guru dalam proses bimbingan dan konseling
Surat pernyataan melakukan membimbing guru dalam proses bimbingan dan konseling dari Kepala Sekolah
Setiap semester per orang guru
0,425
d. Guru Pembina sampai dengan Guru Utama
1. Melaksanakan kegiatan penyusunan program bimbingan dan konseling
Buku rencana kegiatan bimbingan dan konseling
Setiap semester 1,665
2. Melaksanakan kegiatan pelaksanaan program bimbingan dan konseling
Surat pernyataan melakukan kegiatan bimbingan dan konseling dari Kepala Sekolah
Setiap semester 5
3. Melaksanakan evaluasi pelaksanaan bimbingan
Buku Evaluasi Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling
4. Melaksanakan analisis hasil evaluasi pelaksanaan bimbingan dan konseling
Buku analisis hasil evaluasi pelaksanaan bimbingan dan konseling
Setiap semester 0,925
5. Melaksanakan tindak lanjut pelaksanaan bimbingan dan konseling
Buku Rencana dan pelaksanaan tindak lanjut kegiatan bimbingan dan konseling
Setiap semester 0,925
6. Melaksanakan bimbingan terhadap siswa di kegiatan ekstra kurikuler
Pembagian tugas kegiatan Ekstra kurikuler
Setiap semester 0,760
7. Melaksanakan bimbingan terhadap guru dalam proses bimbingan dan konseling
Surat pernyataan melakukan membimbing guru dalam proses bimbingan dan konseling dari Kepala Sekolah
Setiap semester per orang guru
0,850
3. Melaksanakan tugas
tertentu di Sekolah a. Kepala Sekolah Surat Keputusan pengangkatan sebagai Kepala Sekolah dari pejabat yang berwenang
Setiap tahun 4
b. Wakil Kepala Sekolah Surat keputusan sebagai Wakil Kepala Sekolah dari pejabat
Wilayah terpencil dengan Guru Muda tingkat I Salinan atau fatacopy keputusan dari Gubernur bahwa daerah tempat tugas guru yang bersangkutan
dikategorikan wilayah terpencil b. Guru Madya sampai dengan
Guru Madya tingkat I
Setiap tahun 5
c. Guru Dewasa sampai dengan Guru Dewasa tingkat I
Setiap tahun 10
d. Guru Pembina sampai dengan Guru Utama
Setiap tahun 10
3 PENGEMBANGAN
PROFESI
1. Melaksanakan kegiatan karya tulis atau karya ilmiah di bidang pendidikan
a. Karya Ilmiah hasil penelitian , pengkajian, survei, atau evaluasi di bidang pendidikan yang dipublikasikan
1. Dalam bentuk buku yang diterbitkan dan
diedarkan secara nasional
Buku asli atau fotocopy yang disyahkan Kepala Sekolah
Setiap karya 12,5
2. Dalam majalah ilmiah yang diakui oleh Departemen Pendidikan
Majalah asli atau fotocopy yang disyahkan Kepala Sekolah
b. Karya ilmiah hasil penelitian, pengkajian, survei, atau evaluasi di bidang pendidikan yang tidak dipublikasikan, tetapi didokumantasikan di perpustakaan sekolah
1. Dalam bentuk buku Buku asli atau fotocopy yang disyahkan Kepala Sekolah
Setiap karya 8
2. Dalam bentuk makalah Makalah asli atau fotocopy yang disyahkan Kepala Sekolah
Setiap karya 4
c. Karya tulis berupa tinjauan atau ulasan ilmiah hasil gagasan sendiri dalam bidang pendidikan yang
dipublikasikan
1. Dalam bentuk buku yang diterbitkan dan
diedarkan secara nasional
Buku asli atau fotocopy yang disyahkan Kepala Sekolah
yang diakui oleh Departemen Pendidikan dan kebudayaan
disyahkan Kepala Sekolah
d. Makalah berupa tinjauan atau ulasan ilmiah hasil gagasan sendiri dalam bidang pendidikan yang tidak dipublikasikan tetapi didokumantasikan di perpustakaan sekolah
1. Dalam bentuk buku Buku asli atau fotocopy yang disyahkan Kepala Sekolah
Setiap buku 7
2. Dalam makalah Majalah asli atau fotocopy yang disyahkan Kepala Sekolah
Setiap karya 3,5
e. Tulisan ilmiah populer di bidang pendidikan dan kebudayaan yang
disebarluaskan melalui media massa
Guntingan Media Massa yang memuat tulisan ilmiah tersebut yang disyahkan kepala Sekolah
Setiap tulisan yang
merupakan satu kesatuan
berupa tinjauan, gagasan, atau ulasan ilmiah dalam pertemuan ilmiah
disyahkan Kepala Sekolah
g. Buku pelajaran atau modul
1. Bertaraf Nasional Buku atau modul boleh asli maupun fotocopy yang disyahkan Kepala Sekolah
Setiap buku 5
2. Bertaraf Provinsi Buku atau modul boleh asli maupun fotocopy yang disyahkan Kepala Sekolah
Setiap buku 3
h. Diktat pelajaran Diktat boleh asli maupun fotocopy yang disyahkan Kepala Sekolah
Setiap diktat 1
i. Mengalihbahasakan buku pelajaran atau karya ilmiah yang bermanfaat bagi pendidikan
Buku hasil alih bahasa boleh asli atau fotocopy yang diterjemahkan dan disahkan Kepala Sekolah
Setiap buku/karya ilmiah 2,5 2. Menemukan teknologi tepat guna
Menemukan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan
Abstraksi teknologi tepat guna yang dsyahkan Kepala Sekolah
Setiap penemuan
5
3. Membuat alat pelajaran atau atau alat peraga atatu
Alat yang diakuai dan digunakan oleh sekolah
Abstraksi yang membuat penjelasan penggunaan alat pelajaran atau alat
dilengkapi dengan gambar yang disyahkan Kepala Sekolah
1. Perorangan Stiap kali
melakukan kegiatan 0,5 2. Tim, Sebagai Ketua 0,3 Anggota 0,2
4. Menciptakan karya seni Karya seni monumental atau seni pertunjukan
Foto atau fotocopy naskah karya seni yang disyahkan oleh Kepala Sekolah
Setiap karya seni Dilakukan oleh : 1. Perorangan 5 2. Tim, Sebagai 3 Ketua 2 Anggota 5. Mengikuti kegiatan pengembangan kurikulum
1. Bersifat pembaruan, sebagai Surat pernyataan dari panitia yang menyelenggarakan kegiatan pengembangan kurikulum yang disertai dengan hasil kegiatan
Setiap kegiatan 4,5 Ketua
3,5 Anggota
2. Bersifat penyempurnaan, Setiap kegiatan
sebagai Hasil kegiatan berupa
penyempurnaan kurikulum 3
Ketua
2 Anggota
BELAJAR MENGAJAR ATAU BIMBINGAN
1. Pengabdian pada masyarakat
a. Mengajar atau melatih atau menatar guru atau masyarakat
Surat pernyataan dari penyelenggara yang disertai jadwal dan jumlah jam atau piagam dari penyelanggara
Setiap jam 0,02
b. Kegiatan kemasyarakatan Surat keputusan atau surat keterangan dari ketua koperasi atau RT atau RW 1. Koperasi
2. Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD)
Surat keterangan dari Lurah setempat Setiap tahun, setiap kegiatan yang diikuti sekurang-sekurangnya tingkat RW 3. Lembaga Musyawarah Desa (LMD)
Surat keterangan dari Lurah setempat
4. Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK)
Surat keterangan dari ketua RW
5. karang Taruna Surat keterangan dari Lurah setempat 6. Pramuka Surat keterangan dari Lurah Setempat 7. Keolahragaan atau seni Surat keterangan dari Lurah setempat 8. Majelis Ta’lim dan yang
sejenis, sebagai :
Surat keterangan dari pengurus Majelis Ta’lim
0,25 • Pengurus Aktif
0,15 • Anggota Aktif
(RW) atau Rukun Tetangga (RT)
bersangkutan
d. Kegiatan keagamaan (guru di lingkungan Departemen Agama dan khusus guru mata pelajaran akama di
Departemen lain), sebagai :
Surat keterangan dari penyelenggara Kegiatan keagamaan
Setiap kali
a. Khatib
Surat keputusan dari panitia disertai abstraksi teks Khatib Idul Fitri atau Idul Adha yang disyahkan Panitia
Setiap kali 2 • Idul Fitri atau
Idul Adha
Surat keterangan dari pengurus Mesjid serta Jadwal Khatib Sholat Jum’at
0,25 • Sholat Jum’at
b. Pemimpin Renungan
Surat keterangan dari Panitia 2 • Natal atau
Paskah
Surat keterangan dari pengurus Gereja
0.25 • Minggu
Surat keterangan dari Panitia 2 • Waisak/Asada
Surat keterangan dari parisada setempat
0,25 • Minggu
d. Penceramah
Agama Surat keterangan dari Panitia
0,5 • Hari-hari besar
agama
0,1 • Hari-hari biasa
Surat keterangan dari Panitia Setiap kali dan sekurang-kurangnya satu bulan
e. panitia hari besar
agama, sebagai : Surat keterangan dari pengurus
0,25
• Pengurus
0,2 • Anggota
2. Pendukung Pendidikan Surat keterangan atau piagam dari panitia bahwa guru yang
bersangkutan menghadiri dan berperan serta dalam seminar a. Mengikuti seminar atau
lokakarya sebagai : Setiap kali 3 • Pemrasarana 2 • Pembahas atau moderator 1 • Peserta
profesi sebagai : keputusan anggota profesi
1 • Pengurus Aktif
0,5 • Anggota Aktif
Surat keterangan atau piagam dari penyelenggara
c. Menjadi delegasi dalam