• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Obyek Penelitian

B. Hasil Penelitian

3. Proses Kerja Pegawai

Proses kerja yang ada di Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan didasarkan pada tahapan-tahapan tertentu sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) sebagai salah satu aspek yang menjadi rujukan para pegawai dalam melakukan pekerjaannya. Tahapan tersebut telah tersosialisasi dengan baik kepada para pengguna layanan. Hasil wawancara dengan kepala urusan kepegawaian yang

42

lebih menjelaskan secara detail mengenai proses kerja atau kualitas kerja pegawai kantor imigrasi kelas II Nunukan yaitu sebagai berikut:

“kalau kulitas kerja dikantor imigrasi kelas II Nunukan menurut saya de sudah baik, boleh dilihat bagaimana cara pegawai mengerjakan pekerjaannya sangat giat sekali, apalagi kami punya yang namanya jurnal harian yang setiap harinya di stor keatasan untuk dinilai apabila tidak sesuai target akan ada sangsi tersendiri yang kami dapatkan oleh atasan kami, memang kami masih kekurangan pegawai tetapi pegawai disini siap melayani masyarakat sesuai dengan permohon yang di ajukan‟‟. (DVT, 07 Mei 2019).

Berdasarkan hasil wawancara di atas menunjukkan bahwa proses kerja yang dilakukan oleh pegawai Imigrasi Nunukan adalah melakukan pelayanan kepada masyarakat dari pagi sampai sore, Kemudian hasil kerja tersebut dituangkan dalam jurnal harian sebagai bukti bahwa setiap pegawai memiliki hasil kerja dalam setiap hari. Kemudian jurnal menjadi bahan penilaian sekaligus pengawasan pimpinan atas pekerjaan yang dilakukan oleh pegawai. Dengan demikain proses kerja yang ada di Kontor Imigrasi Kelas II Nunukan bukan hanya pegawai mengerjakan pekerjaan yang telah menjadi tanggung jawabnya tetapi juga pimpinan melakukan pengawasan dengan menilai hasil kerja bawahannya melalui laporan jurnal harian yang dibuat oleh para pegawai setiap hari kerja. Berikut adalah wawancara dengan masyarakat yang mendapat pelayanan dikantor imigrasi kelas II Nunukan yaitu sebagai berikut :

“Kualitas kinerja pegawai di kantor imigrasi ini sudah cukup baik dan sesuai dengan alur pemohon paspor, hanya saja terkadang yang bikin terkendala itu ketika adanya pemadaman listrik atau tiba-tiba off line nah itu yang kadang buat kualitas kerja pegawai terganggu de, pegawainya juga masih kurang jadi kadang ngantri lama sekali mengantri ” (LN,08 Mei 2019).

Berdasarkan apa yang telah dikemukakan oleh masyarakat adalah bentuk apa yang dirasakan sesuai dengan keadaan yang ada, masyarakat masih mengeluh dengan kinerjanya yang masih sering adanya pemadaman listrik atau off yang

43

tiba-tiba terjadi. Hal senada juga diungkapkan oleh masyarakat lain terkait kualitas pelayanan yaitu sebagi berikut :

“Kualitas kerja pegawai disini menurut kami sudah cukup memuaskan, karna pegawai kantor imigrasi sudah menyelesaikan pekerjaanya sesuai dengan target walaupun di kantor imigrasi ini masih kekurangan pegawai tetapi kami masih bisa menyelesaikan dengan tepat waktu sesuai dengan permintaan masyarakat, hanya saja biasa terkendala oleh adanya pemadaman listrik disini dek, begitu..salah satu bentuk usaha kami dalam pelayanan yang maksimal dan komitmen kantor imigrasi kelas II Nunukan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang membutuhkan dokumen keimigrasian.(DNN,01 Mei 2019).

Peneliti juga telah melakukan observasi terhadap proses kerja yang dilakukan oleh pegawai di Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan yang pelaksanaannya mengacu pada proses kerja yang harus dilakukan pada setiap hari kerja dalam melayani masyarakat yang membutuhkan layanan. Memang harus diakui proses ini sangat sederhana karena disesuaikan dengan kondisi dan kuantitas beban kerja yang menjadi tanggung jawab Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan. Adapun proses yang dimaksud dapat dilihat pada tabel berikut:

Ambil Nomor Antrian Loket 1 PEMERIKSAAN BERKAS Loket 2 PROSES FOTO DAN

WAWANCARA

Pemohonan melakukan pembayaran paspor di bank /

atm dan langsung pulang Pemohon datang kekantor

44

Gambar 2. Alur Pemohon Pembuatan Paspor 4. Kemampuan Pegawai dalam Bekerja

Kualitas kerja pegawai Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan juga dapat dilihat dari kemampuan pegawai dalam bekerja selama jam kerja yaitu jam 07.30-16.00 dengan menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya. Selain itu pegawai bekerja dengan memanfaatkan waktu dinas dengan seoptimal mungkin sehingga tidak menimbulkan keluh kesa dari orang yang dilayani. Mengingat kemmapuan pegawai dalam bekerja sangat berkaitan antara beban kerja dengan jumlah pegawai dan tingkat pendidikan yang mereka miliki maka peneliti memaparkan tabel berikut:

Tabel IV.1

Karakteristik Pegawai Berdasarkan Jumlah dan Tingkat pendidikan

No Pendidikan Golongan L P IV III II I 1 S2 1 2 - - 3 - 2 S1 17 - - 15 2 3 D3 - 1 1 - 1 1 4 SMA - 3 20 - 18 5 Alokasi paspor Proses cetak

dan uji kualitas 3 hari setelah melakukan

45

1 23 21 37 8

45 orang 45 orang

Sumber : Profil Umum Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan 2019

Tabel di atas menunjukkan bahwa jumlah pegawai di Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan pada tahun 2018 sebanyak 37 orang dengan jumlah laki-laki 30 orang, perempuan 7 orang sedangkan pada tahun 2019 jumlah pegawai kantor imigrasi kelas II Nunukan meningkat dengan banyak jumlah pegawai 45 orang diantaranya 2 CPNS dengan jumlah laki-laki 37 orang dan jumlah perempuan sebanyak 8 orang yang bertugas di Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan. Jika dilihat dari kemampuan pegawai pada perspektif tingkat pendidikan jumlah ini dikaitkan dengan jumlah paspor yang dikerjakan sudah sangat baik karena ditangani oleh pegawai yang memiliki kemampuan pengetahuan yang memadai. Begitu pulah pada jumlah pekerjaan, masih terdapat keseimbangan antara jumlah pekerjaan dengan jumlah pegawai yang berimplikasi pada kemampuan pegawai dalam melaksanakan tugasnya. Untuk mengetahui lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel IV. 2. Jumlah Penyelesain Paspor Pertahun

No Tahun Jumlah Pegawai Jumlah Paspor

1 2016 25 12.541

46

3 2018 45 35.750

Jumlah 107 75.299

(Sumber : Profil Umum Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan 2018)

Tabel di atas menunjukkan bahwa selama tiga tahun terakhir beban kerja Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan mengalami peningkatan beban kerja yang sangat signifikan yang kurang diikuti dengan jumlah pegawai sebagai ujung garda terdepan dalam pelayanan. Data ini menunjukkan bahwa pada tahun 2018 setiap pegawai telah melayani masyarakat yang mengurus paspor sebanyak 794 orang pertahun atau 66 orang dalam satu bulan. Dengan demikian, dapat dikategorikan bahwa pegawai Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan memiliki kemampuan dalam bekerja. Namun demikian ada perbedaan antara asumsi data sekunder dengan data yang diperoleh peneliti melalui hasil wawancara sebagaimana yang disampaikan oleh informan berikut:

“waktu aku mengurus paspor aku lihat pegawai menyelesaikan pekerjaannya sudah cukup baik, tidak ada yang aku lihat berleha-leha dalam kerja, kalau jam kerja dimulai. anu saja kadang pegawai kantor disini harus dia kerjakan dua pekerjan sekaligus jadi yang aku lihat pegawai kantor disini kewalahan dia kerjakan tugasnya yang sudah dikasih, kadang juga disini malas aku kadang lama kan biasa mati lampu jadi harus lagi kita menunggu atau kalau mau sudah diproses paspor kita jelle lagi jaringan itu sejja” ( LN,08 Mei 2019).

Berdasarkan apa yang telah dikemukakan oleh masyarakat adalah bentuk dari apa yang dirasakan sesuai dengan keadaan yang ada, masyarakat masih mengeluh dengan kualitas kerja yang terjadi di kantor imigrasi kelas II Nunukan karna masih kurangnya pegawai sehingga pembuatan paspor di kantor imigrasi kelas II Nunukan tersebut menjadi terhambat dan masalah berikutnya yang terjadi

47

di kantor imigrasi untuk melihat kualitas kinerja pegawai adalah seringnya terjadi pemadaman listrik yang tak menentu dan sering terjadinya off dadakan. pegawai kantor imigrasi kelas II Nunukan dan keluhan lain juga sempat dikemukakan oleh masyarakat lain yang telah peneliti wawancarai yaitu sebagai berikut:

“kualitas pegawai di kantor imigrasi kelas II Nunukan sudah bisa dikatakan lumayan baikhanya saja terkadang kami lama mengantri karna kan biasa itu tiba-tiba jelle jaringan kah atau mati lampu makanya itu yang bikin kita malas‟‟ ( LN, 08 mei 2019).

Berdasarkan keterangan yang dberikan oleh masyarakat terkait dengan kualitas pelayanan dikantor imigrasi kelas II Nunukan adalah masih kurangannya kinerja pegawai yang dilakukan oleh pegawai kantor imigrasikelas II Nunukan hal ini disebabkan adanya off yang tiba-tiba terjadi dan pemadaman lisrik bergiliran sehingga kinerja pegawai kantor tersebut terganggu.

Berdasarkan hasil wawancara dan Observasi peneliti di lapangan yang di temukan terkait dengan kejelasan kualitas Kerja pegawai kantor imigrasi kelas II Nunukan dapat disimpulkan bahwa mengenai kinerja pegawai kantor imigrasi kelas II Nunukan memang sudah cukup baik hanya saja terkang yang menjadi kendala dalam menyelesaikan pekerjaannya adalah kurangnya SDM dan adanya di kantor imigrasi kelas II Nunukan sehingga masyarakat yang mengurus paspor menunggu agak lama karna harus mengantri dan yang kedua yaitu adanya pemadaman listrik atau terkadang off line terjadi.

Dokumen terkait