• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENLITIAN DAN PEMBAHASAN

8. Pengelola Kepegawaian

4.2 Hasil Penelitian

4.2.1 Proses Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21

Pelaporan SPT Tahunan yang dilakukan oleh Dinas Pendididikan Kecamatan Gunungpati dilakukan setiap tanggal 11 Maret. Hal tersebut sesuai dengan peraturan perpajakan. Pelaporan SPT Tahunan dilakukan oleh pemberi kerja, bendahara atau pemegang kas pemerintah yang yang membayarkan gaji, upah dan sejenisnya. Dalam pelaporannya, SPT Tahunan PPh Pasal 21 pada Dinas Pendidikan Kecamatan Gunungpati terdapat kesalahan dalam menghitung tingkat penghasilan, jabatan,

golongan, tunjangan anak, tunjangan beras, tunjangana ISSU (Istri/Suami), tunjangan fungsional dan gaji pokok yang tidak sesuai dengan masa kerja yang diperoleh.

Dalam pelaporan SPT Tahunan Sri Mijatun, tahun gaji yang seharusnya memiliki masa kerja guru 12 tahun dengan gaji sebesar Rp. 2.861.000,- tetapi dalam gaji pokok yang tertera pada daftar gaji memiliki gaji pokok sebesar Rp. 3.139.900,- memiliki masa kerja guru 18 tahun. Dan juga pada Asih Umi Kholifah yang memiliki masa kerja 6 tahun dengan gaji sebesar Rp. 2.501.000,- tetapi gaji yang tertera pada daftar gaji, digaji pokok sebesar Rp. 2.661.100,- memiliki masa kerja guru 10 tahun, dalam pelaporan SPT Tahunan yang seharusnya tidak melaporkan tunjangan anak sebesar Rp. 691.886,-. Serta tunjangan beras yang seharusnya dihitung 1 jiwa sebesar Rp. 877.500,-. Masa kerja guru yang berlaku bagi Muhamad Faizun penghasilan gaji pokok sudah benar berdasarkan masa kerja guru yang diperoleh selama 3 tahun setelah Surat Keputusan (SK) turun sebesar Rp. 2.255.200,-. Tetapi pada pelaporan SPT tahunan penghasilan tunjangan beras menghitung 4 jiwa sebesar Rp. 3.510.000,-. Dalam SPT Tahunan Suyati yang seharusnya tidak memiliki tunjangan ISSU tetapi dilaporkan 10% dari gaji pokok yang dikalikan dengan 13 bulan pada laporan SPT Tahunan. Penghasilan gaji pokok yang seharusnya diperoleh Riyadhoh adalah Rp. 3.629.400,- disetahunkan adalah Rp. 47.182.200,-. Tetapi yang dilaporkan di SPT tahunan adalah Rp. 47.186.800,- per setahun dengan penghasilan gaji pokok Rp. 3.629.600,- per bulan yang seharusnya diperoleg Riyadhoh. Terjadinya selisish pendapatan gaji pokok sebesar Rp. 200,-.

Perolehan penghasilan tunjangan ISSU yang seharusnya Rp. 410.870,- 10% dari gaji pokok yang diperoleh Karmini. Dalam Pelaporan SPT tahunan tunjangan ISSU yang harus dilaporkan adalah Rp. 386.160,- 10% dari Rp. 3.861.600,- terjadi kekeliruan dalam menghitung tunjangan ISSU. Penghasilan dari tunjangan anak Bisri pada SPT tahunan yang dilaporkan seharusnya Rp. 2.008.032,- untuk 2 tanggungan anak bukan Rp. 1.004.016 yang duhitung hanya untuk 1 tanggungan anak, serta jumlah PTKP yang seharusnya Rp. 30.375.000,- dengan status K1102, sedangkan yang dilaporkan di SPT tahunan sebesar Rp. 28.350.000,- dengan status K1101. Pendapatan tunjangan fungsional dari Masduki yang dilaporkan dalam SPT tahunan untuk periode pembayaran 2013 sebesar Rp. 5.057.000,- jumlah yang dibayarkan seharusnya dibayarkan untuk golongan IV, sedangkan golongan Masduki III/c seharusnya memperoleh tunjangan fungsional sebesar Rp. 4.251.000,- yang harus dilaporkan dalam SPT tahunan.

Pendapatan gaji pokok yang seharusnya diperoleh Supatmi adalah Rp. 2.475.100,- dengan masa kerja guru selama 8 tahun, tetapi pendapatan gaji pokok yang diterima setiap bulannya sebesar Rp. 2.890.200,- dengan masa kerja guru 18 tahun. Pendapatan gaji pokok yang diperoleh karena Supatmi telah memiliki masa kerja guru yang diakui selama menjadi tenaga honorer sebelum pengangkatan menjadi pegawai negeri sipil. Penghasilan dari tunjangan anak pada SPT tahunan yang dilaporkan seharusnya tidak memasukkan jumlah tunjangan anak sebesar Rp. 2.008.032,- untuk tunjangan anak sebanyak 2 jiwa. Karena status Nafsiah sendir adalah K1100 yang berarti kawin tanpa adanya tunjangan anak. PTKP (Penghasilan

Tidak Kena Pajak) dalam perhitungan PPh Pasal 21 K1102 mendapatkan Rp. 30.375.00,- per tahun tetapi dalam pelaporan SPT tahunan Endang Sri Redjeki sebesar Rp. 28.350.000,- per tahun. Stsus dari Endang Sri Redjeki adalah K1102 yang seharusnya mendapatkan PTKP (penghasilan Tidak Kena Pajak) sebesar Rp.30.375.000,-. Pelaporan tunjangan anak pun dalam SPT tahunan yang seharusnya dilaporkan adalah sebesar Rp. 1.300.520,- karena Endang Sri Redjeki memiliki tanggungan anak sebanyak 2 jiwa dari 2% gaji pokok yang dikalikan dengan jumlah anak. Penghasilan tunjangan funsional yang seharunya diperoleh adalah Rp. 4.251.000,- karena pangkat atau golongan yang dimiliki Endang Sri Redjeki adalah golongan III/b yang mendapat tunjangan fungsional sebesar Rp. 327.000,- per bulan. Dalam pelaporan SPT tahunan Sudaryadi dan Kasmadi PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) sebesar Rp. 26.325.000,-. Melihat status golongan Sudaryadi dan Kasmadi sendiri adalah K1101 yang seharusnya mendapatkan PTKP (penghasilan Tidak Kena Pajak) sebesar Rp. 28.350.000,- per tahun. Pelaporan SPT tahunan Maksumah PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) sebesar Rp. 24.300.000,-. Status dari Maksumah adalah K1100 seharusnya mendapatkan PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) sebesar Rp. 26.325.000,- per tahun.

Berdasarkan pelaporan SPT tahunan penghasilan tunjangan beras Widarto adalah sebesar Rp. 3.510.000,- dengan jumlah tunjangan beras sebanyak 4 jiwa yaitu Widarto, isrti dan 2 anaknya. Tetapi dalam pelaporan SPT tahunan penghasilan tunjangan beras memperoleh Rp. 2.632.500,- dengan jumlah tunjangan 3 jiwa yaitu Widarto, istri dan 1 anaknya. Berbanding terbalik dengan pelaporan SPT tahunan

penghasilan tunjangan beras yang diperoleh Muheri dan Erna Widiyanti sebesar Rp. 3.510.000,- dengan jumlah tunjangan 4 jiwa yaitu Muheri, istri dan 2 anaknya, sedangkan status dari Muheri dan Erna Widyanti adalah K1101 yang memperoleh tunjangan beras sebesar Rp. 2.632.500,-. Slamet Mokhamad dengan status K1100 yang artinya kawin tanpa tanggungan anak. Dalam pelaporan SPT tahunan penghasilan tunjangan anak seharusnya tidak terisi sejumalah Rp. 630.422,- karena Slamet Mokhamad tidak memiliki tunjangan anak. Gigih Maruto Pegawai Negeri Sipil yang statusnya K1002 yang artinya menikah dengan 2 orang anak yang masih jadi tanggung jawab dari Gigih Maruto. Dalam pelaporan SPT tahunan Gigih Marutu tunjangan istri dimasukan sebesar Rp. 5.020.080,- 10 % dari gaji pokok yang diperoleh Gigih Maruto. Sedangkan dalam daftar gaji penghasilan tunjangan istri kosong.

Sugiyanto yang memiliki jabatan sebagai kepala SD Kandri 2. Dalam pelaporan SPT tahunan penghasilan tunjangan fungsional yang dilaporkan adalah Rp. 5.057.000,- per tahun sedangkan tunjangan fungsional yang seharusnya mendapatkan Rp. 6.630.000,-per tahun karena Sugiyanto memiliki jabatan kepala sekolah yang dimana pendapatan tunjangan fungsional setiap bulannya adalah Rp. 510.000,-. Penghasilan tunjangan funsional yang seharunya diperoleh adalah Rp. 4.251.000,- karena pangkat atau golongan yang dimiliki Chalimah adalah golongan III/b yang mendapat tunjangan fungsional sebesar Rp. 327.000,- per bulan. Dalam pelaporan SPT tahunan penghasilan tunjangan fungsional yang diperoleh sebesar Rp. 5.057.000,-. Penghasilan tunjanga fungsioanal yang dilaporkan dalam SPT tahunan

Chalimah adalah untuk golongan IV/a yang memperoleh tunjangan fungsional sebesar Rp. 389.000,- per bulan. Kesalahan penghasilan tunjangan fungsional Siti Ko’idah sama dengan Chalimah dengan menghitung penghasilan tunjangan fungsional sebesar Rp. 389.000,- per bulan sedangkan status golongan Siti Ko’idah adala III/d dengan perolehan tunjangan fungsional Rp. 327,000,- per bulan. Penghasilan tunjangan funsional yang seharunya diperoleh Daryana adalah Rp. 5.057.000,- tetapi yang dilaporkan dalam SPT tahunan sebesar Rp. 4.251.000,- dari hasil Rp. 327.000,- dikalikan dengan jumlah penerimaan gaji selama satu tahun. Kesalahan dalam pelaporan SPT tahunan Rahayu Pangestuti adalah penghasilan tunjangan fungsional dan tunjangan umum. Pelaporan SPT tahunan yang harus dilaporkan adalah penghasilan tunjangan umum dengan jumlah Rp. 2.405.000,- tetapi dalam peleporan SPT tahuanan yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan Kecamatan Gunungpati adalah penghasilan tunjangan fungsional sebesar Rp. 5.057.000,-.

4.3 Pembahasan

Tabel 4.2 Pelaporan SPT Tahunan PPh Pasal 21 menurut teori Jogiyanto dengan Dinas Pendidikan Kecamatan Gunungpati

No. Standar Analisis Sistem Menurut Jogiyanto

Hasil Observasi 1. Mengidentifikasi masalah pada

Pelaporan SPT Tahunan Dinas Pendidikan Kecamatan Gunungpati.

Pengidentifikasian masalah pada pelaporan SPT Tahunan Dinas Pendidikan Kecamatan Gunungpati sudah dilakukan di latar belakang

masalah dengan 24 temuan

kesalahan.

2. Pemahaman kerja sistem dari

pengisian SPT Tahunan Dinas Pendidikan Kecamatan Gunungpati.

1. Entitas yang terkait dalam pelaporan SPT Tahunan adalah bendahara, wajib pajak (WP) dan bendahara pemerintah.

2. Dokumen yang digunakan hanya berpatok pada daftar gaji yang diterima setiap bulannya oleh pegawai. Formulir kertas (hardcopy) SPT Tahunan yang telah terisi dengn cara print manual dari (softcopy) yang telah dimiliki oleh Dinas

Pendidikan Kecamatan

Gunungpati dalam bentuk microsoft excel.

3. Struktur organisasi

merupakan kerangka

pembagian tanggung jawab fungsional kepada unit-unit organisasi yang dibentuk

untuk melaksanakan

kegiatan-kegiatan pokok

Dinas Pendidikan

Kecamatan Gunungpati.

Bendahara seharusnya tidak mengalihkan tanggungjawab pengisian SPT Tahunan terhadap pegawai (staff)

yang kurang memahami

benar dan sesuai dengan dokumen yang ada.

3. Kelemahan dalam pengisian dan

Dokumen terkait