PENJILIDAN BUKU
3. Proses Pemasangan Kulit
Kulit buku berguna untuk melindungi isi buku dari debu atau kotoran serta untuk menjaga keutuhan buku. Pemasangan kulit hendaklah rapi, agar kelihatan menarik. Ukuran harus tepat, agar kedudukan kulit cocok dan serasi pada blok buku. Kedudukan kulit dari tepi punggung blok buku berjarak 6 milimeter. Jarak ini berguna sebagai engsel. Bahan kulit buku digunakan karton yang tebal. Potonglah karton untuk kulit seluas blok buku. Tetapi sisi lebarnya dikurangi sepanjang 6 milimeter. Kemudian karton ini direkatkan pada kedua lembar daun telinganya. Untuk pemasangan kulit buku pada jahitan sistem kaye, maka cover tersebut dipasang menyatu dengan isi buku untuk sekaligus dilakukan penjahitan.
PEMOTONGAN
ada pelipatan dengan tangan, sisi kepalanya dipotong setengahnya menjadi terbuka, agar dengan demikian hubungan lembaran satu sama lain dalam kuras tetap terjaga dan mencari pertengahan kuras dapat dipermudah. Pada pelipatan dengan mesin pencacah lubang dilakukan secara kasaran, sehingga hubungan lembaran dalam kuras tetap terjaga, pertengahan kuras lebih mudah dapat ditemukan, tetapi masih terdapat cukup ruang gerak untuk mencegah terjadi pelekukan.
c. Rangkuman
? Lembaran terlipat disebut kuras atau katern. Lembaran tak terlipat disebut plano.
? Pencetak dan penjilid waktu menggarap kertas harus tetap pada penepat yang sama, agar cetakannya memiliki register yang sama. ? Semua halaman dari suatu lembaran setelah dilipat harus sama
kedudukanya (standnya).
? Hendaknya pencetak memberi tanda dimana letaknya tempat pada lembaran yang terkena penepat.
? Penjilid buku kantor melipat kertas hanya satu kali; dan lembaran-lembaran yang telah dilipat saling disisipkan menjadi kuras (katern). ? Melipat dapat dibagi dalam melipat dengan tangan dan melipat
dengan mesin.
? Keempat sisi lembaran buku yang terlipat, mempunyai nama-namanya sendiri. Sisi atas disebut kepala, di belakang disebut punggung, di depan disebut sisi depan dan di bawah disebut ekor. ? Bila lembar kertas telah terlipat, sisi kepala dan punggung akan
tepat sama, tetapi sisi depan dan ekornya tidak sama. Ini disebut
janggung lembaran. Karena itu sisi depan dan ekor buku harus dipotong lebih banyak daripada kepalanya.
? Dari segi penyelesaian grafika atas dasar kegunaannya, penjilidan buku dibedakan menjadi 4 kelompok utama, yaitu:
1. Buku yang dilihat dan dibaca 2. Buku yang ditulisi
3. Buku temple 4. Buku jalur
? Bahan-bahan penjilidan yang sering dipergunakan diantaranya adalah:
1. Kertas 2. Karton 3. Bor
4. Benang jahit buku 5. Benang jahit kawat 6. Bahan perekat atau lem 7. Sampul kulit
8. Linen 9. Kain kasa 10. Pita capital
? Fungsi dari pita kapital adalah:
1. Untuk memperkuat hubungan kuras buku satu dengan yang lain. 2. Untuk menutup sisi-sisi potongan buku yang rusak akibat
pemotongan.
3. Menambah rasa keindahan pada buku.
4. Memperkuat daya melonjak pada buku jahitan kantor.
5. Menambah kuatnya hubungan sampul buku dan isi atau blok buku.
? Macam-macam peralatan yang biasa dipergunakan dalam penjilidan adalah:
1. Jarum jahit 2. Tulang pelipat
4. Pisau 5. Gunting 6. Pusut 7. Palu martil 8. Jangka 9. Kikir 10. Gergaji 11. Obeng 12. Kunci 13. Tang
14. Alat ukir kayu 15. Alat pelumas mesin 16. Mikrometer
17. Fuller
? Penepat dari pencetak harus sama seperti yang diperlukan untuk melipat dengan mesin.
? Pencetak, waktu menyusun acuan-cetaknya menjaga agar di halaman ekor diberi lebih banyak wit, artinya: jarak lebih besar antara halaman cetak dan batas bawah halaman daripada kepala. ? Jumlah halaman dalam kuras tidak ditentukan oleh jumlah
gerak-silangnya, tetapi oleh jumlah lembaran yang dihitung serta sekaligus dilipat di tengah, dan bila masih perlu sekali lagi dilipat dengan gerak lipat sejajar, sehingga terjadi jumlah halaman yang dua kali besarnya.
? Prose penjilidan buku terdiri dari: 1. proses penghimpunan
2. proses penggabungan 3. proses pemasangan kulit
? Jilidan jahit kaye biasanya dilakukan untuk menjilid buku tulis, majalah atau buku-buku yang tipis.
? Kulit buku berguna untuk melindungi isi buku dari debu atau kotoran serta untuk menjaga keutuhan buku.
? Pekerjaan terakhir yang harus dilakukan dalam proses penjilidan buku adalah dengan melakukan pemotongan bersih sesuai ukuran.
d. Tugas
1). Gambarlah yang dilengkapi keterangan untuk sistem jahit kaye dengan 4 lobang!
2). Gambarlah yang dilengkapi keterangan untuk sistem jahit kaye dengan 5 lobang!
e. Tes Formatif
1) Sebutkan dasar-dasar yang menjadi pertimbangan penjilidan suatu buku!
2) Sebutkan 4 kelompok utama buku dalam penjilidan! 3) Jelaskan fungsi dari kertas?
4) Sebutkan jenis-jenis bor?
5) Sebutkan golongan lem menurut bahan yang dibuat?
f. Kunci Jawaban
1) Dasar-dasar yang menjadi pertimbangan penjilidan suatu buku: a. Perlukah buku tersebut dijilid dengan kuat?
b. Bagaimana bentuk penjilidannya? Dibuat cukup sederhana atau dibuat dengan mewah.
c. Apakah harus dibuat dengan lentur? d. Apakah harus dibuat secara terbuka rata? e. Apakah harus dibuat menyolok untuk reklame?
f. Apakah harus dibuat tebal atau justru harus kompak? 2) 4 kelompok utama buku dalam penjilidan adalah:
a. Buku yang dilihat dan dibaca, buku yang berisi teks untuk dibaca.
b. Buku yang ditulisi, buku ini biasanya tidak banyak teksnya dan berisi garis-garis untuk ditulisi.
c. Buku temple, buku yang gambarnya, potretnya, teksnya atau isi lainnya ditempelkan atau dengan cara lain ditaruhkan pada lembaran-lembaran kertasnya.
d. Buku jalur, buku yang setelah dijilid menjadi buku, gambar, peta dan lain sebagainya lalu ditempelkan.
3) Kertas dipakai untuk pencetakan, penyampulan dan pembungkusan.
4) Jenis-jenis bor dalam penjilidan adalah: a. Bor kelabu
b. Bor punggung c. Bor kayu d. Bord kulit e. Bord tempel
5) Golongan lem menurut bahan pembuatannya: a. lem kulit, yang diperoleh dari kulit atau belulang. b. lem daging, dibuat dari daging dan sampah daging. c. lem tulang, dibuat dari tulang dan urat.
d. lem campuran, yang diambil dari bahan-bahan campuran tersebut di atas.
g. Lembar Kerja