• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

D. Pembahasan

1. Proses Pembelajaran di Kelas

Tahapan-tahapan pada metode pembelajaran Pemecahan Masalah Kreatif (PMK) menjadikan siswa lebih aktif, kreatif, dan pembelajaran lebih bermakna. Siswa dapat mengkonstruksikan pengetahuannya sendiri dalam memahami materi dan berani untuk mengungkapkan hasil diskusi saat pembelajaran berlangsung. Selain itu, tahapan-tahapan pada metode pembelajaran Pemecahan Masalah Kreatif juga dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan menyelesaikan soal matematika dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan sifat-sifat serta konsep keliling dan luas segi empat. Hal itu berimbas pada meningkatnya kemampuan komunikasi matematik.

Beberapa hal yang menyebabkan kemampuan komunikasi matematik pada kelas eksperimen lebih tinggi. Hal yang paling utama adalah proses pembelajaran di kelas. Proses pembelajaran tersebut diterapkan dengan menggunakan metode pembelajaran Pemecahan Masalah Kreatif. Metode pembelajaran ini terdiri dari lima tahap yaitu (1) penemuan fakta, (2) penemuan masalah, (3) penemuan gagasan, (4) penemuan solusi, dan (5) penemuan penerimaan. Selain itu, pada pembelajaran berlangsung siswa menggunakan LKS sebagai media belajar.

Sebelum tahap-tahap metode PMK dilakukan, guru memberikan apersepsi mengenai pentingnya materi segi empat dalam matematika dan dalam kehidupan sehari-hari pada awal pertemuan di kelas eksperimen. Hal tersebut membuat siswa tertarik dan termotivasi untuk mempelajari segi empat. Namun, pada awal-awal penerapan pembelajaran dengan metode pembelajaran PMK masih belum optimal. Hal itu dapat terlihat pada gambar berikut :

Gambar 4.4

Aktivitas Siswa Pada Pertemuan Pertama di Kelas Eksperimen

Pada gambar di atas aktivitas siswa bervariasi, diantaranya siswa bertanya cara pengerjaan LKS. Banyak siswa yang kurang berani menuliskan ide-idenya. Terdapat siswa yang ingin melihat hasil kerjaan kelompok lain yang mereka anggap pintar dikelas. Sebagian besar siswa masih bingung untuk memahami langkah-langkah pengerjaan LKS, sehingga peran guru sangat penting untuk mengarahkan siswa dalam memahami penyajian materi yang diberikan. Guru masih mendominasi pembelajaran karena siswa belum terbiasa menggunakan pembelajaran PMK.

Pada pertemuan berikutnya, siswa sudah dapat menikmati proses belajarnya, mereka terlihat aktif dalam mengerjakan LKS, mereka berusaha menemukan konsep yang mereka pelajari dengan teman sekelompoknya. Hampir setiap siswa dalam kelompoknya memberikan kontribusinya dalam menyampaikan ide-idenya, mengidentifikasi solusi dari masing-masing anggota kelompoknya, memberikan tanggapan atas ide-ide yang dikemukakan oleh kelompok lain. Proses pemebelajaran yang berlangsung memberikan suasana yang nyaman bagi siswa, sehingga mereka merasa senang dan tidak malu lagi dalam menyampaikan ide-ide mereka.

Secara visual kegiatan siswa pada pertemuan berikutnya dapat dilihat pada gambar berikut :

(a)Siswa sedang berdiskusi dalam kelompoknya (b) Siswa sedang bertanya kepada guru dan guru memberikan penjelasan

(c) Siswa mengungkapkan gagasan kepada (d) siswa memberikan tanggapan ketika Anggota kelompoknya persentasi berlangsung

Gambar 4.5

Aktivitas Siswa Pada Proses Pembelajaran di Kelas Eksperimen

Pada gambar 4.5 adalah gambar kegiatan siswa dalam proses pembelajaran di kelas eksperimen dengan metode pembelajaran Pemecahan Masalah Kreatif. Siswa mencari berbagai cara untuk menentukan fakta yang berkaitan dengan materi yang di ajarkan di hari itu. Setelah itu, siswa diberi masalah yang berkaitan dengan konsep materi yang akan dipelajari. Dari masalah yang ditemukan, siswa akan mencari ide-ide untuk menentukan solusi yang tepat. Solusi yang terpilih

akan dipresentasikan di yang paling tepat dan s

(a)Sisw

(b)Siswa memberikan tan memberikan jawaban s

Siswa Sedang Menu Pada gambar di pengungkapan gagasa proses ini, siswa lain apa yang dipresentasika

n di depan kelas, sehingga semua siswa dapat m dan sesuai. Secara visual dapat dilihat pada gamba

swa sedang mempresentasikan hasil diskusi kelompokny

tanggapan dan (c) antusias siswa di kelas ketik n serta penjelasan kelompok mempresentasikan

Gambar 4.6

enuliskan dan Mengungkapkan Ide/Gagasan yan bar di atas, terlihat siswa mengungkapkan gaga asan, siswa mempresentasikan ide yang telah di

in diperbolehkan bertanya atau memberikan ma asikan oleh temannya, bahkan memberikan jawa

pat menilai jawaban mbar 4.6.

nya

tika salah satu an di depan kelas

ang Dimilikinya gasannya. Setelah h dituliskan. Pada n masukan terhadap waban yang lain.

Pada langkah mengetahui kelebihan masing siswa. Pada ti dari masing-masing a ke semua anggota kel Dengan demikian, sis tepat dan dapat diterim

Pada proses pe individu. Siswa dibe memberikan kesempa di depan kelas. Gamba diberikan oleh guru. S

Siswa Sedang Menulis Berdasarkan de dapat meningkatkan ke menyelesaikan soal y menemukan konsep be berargumen dan saling dengan guru. Hal itu matematik.

ngkah-langkah pembelajaran PMK, siswa juga han dan kekurangan dari solusi yang diberika da tiap langkah pebelajaran PMK siswa bebas m ng anggota kelompoknya. Siswa bebas menjelas kelompoknya dan berusaha meyakinkan kebena siswa dapat memilih solusi mana yang menur rima.

pembelajaran berikutnya adalah siswa diberi diberikan waktu untuk menjawab kuis ke

patan kepada siswa untuk menuliskan jawaba mbar 4.7 adalah kegiatan siswa menuliskan jaw u. Secara visual gambar 4.7 dapat dilihat sebaga

Gambar 4.7

liskan Jawaban Kuis yang Diberikan Oleh Guru n deskripsi di atas, langkah-langkah metode pem n kemampuan siswa dalam memahami konsep l yang lebih sulit. Siswa juga lebih aktif dan p berdasarkan pengalaman langsung. Siswa dapa aling bertukar pikiran antara siswa dengan s

itu berdampak pada meningkatnya kemampua

uga harus mampu ikan oleh

memilih jawaban laskan ide mereka enaran ide mereka. nurut mereka lebih

berikan kuis secara kemudian guru ban yang dimiliki jawaban kuis yang bagai berikut:

uru di depan Kelas pembelajaran PMK

ep sehingga dapat dan kreatif dalam dapat bebas saling n siswa dan siswa puan komunikasi

Sedangkan pada kelas kontrol yang diajarkan menggunakan metode pembelajaran konvensional, siswa masih pasif saat pembelajaran berlangsung karena pembelajaran berpusat pada guru. Aktivitas siswa pada kelas kontrol hanya mencatat penjelasan guru dan melakukan latihan soal dengan mengacu pada materi yang dijelaskan guru namun mereka tidak menemukan konsep melalui pengalaman langsung. Gambar 4.8 adalah kegiatan siswa pada proses pembelajaran di kelas kontrol. Secara visual gambar 4.8 dapat dilihat sebagai berikut:

Aktivitas siswa saat mengerjakan soal segi empat yang diberikan oleh guru Gambar 4.8

Pembelajaran di Kelas Kontrol

2. Proses Metode Pembelajaran Pemecahan Masalah Kreatif di kelas

Dokumen terkait