BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Proses Pengembangan
1. Proses Pengembangan Perangkat
Pada penelitian ini perangkat yang dikembangkan berupa RPP, LKPD, Materi Ajar dan Lembar Evaluasi. RPP dirangcang dengan mengikuti Permendikbud Nomor 22 tahun 2016 serta menggunakan pendekatan saintifik berbasis model Problem Based Instruction. LKPD dirancang dengan mengikuti Depdiknas 2008, dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP). LKPD yang baik harus memenuhi persyaratan sebagai berikut, yaitu: a) Syarat-syarat didaktik, b) Syarat-syarat konstruksi, c) Syarat-syarat teknis.
Bahan ajar atau materi pembelajaran secara garis besar terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari peserta didik dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. Bahan ajar
dalam penelitian ini mengacu kepada pendekatan santifik berbasis model Problem Based Instruction. Sedangkan Lembar evaluasi dikembangkan sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi dasar yang telah dirumuskan. Lembar evaluasi dikembangkan untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah peserta didik terhadap materi bangun ruang sisi datar.
Langkah-langkah yang dilakukan pada tahap proses pengembangan perangkat pembelajaran ini yaitu sebagai berikut:
a) Merumuskan Tujuan Pembelajaran
Proses merumuskan tujuan pembelajaran dilakukan dengan mengklasifikasikan rumusan tujuan pembelajaran menurut jenis ranah belajar, yaitu sikap, pengetahuan dan ketrampilan. Klasifikasinya yaitu sebagai berikut:
Tabel 4.1 Klasifikasi Kompetensi Lulusan SMP menurut Kurikulum 2013
Dimensi Kualifikasi Kemampuan
Sikap Spiritual Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
Sikap Sosial Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleran, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
Pengetahuan Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
Ketrampilan Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Berdasarkan hasil klasifikasi kompetensi di atas diperoleh rumusan tujuan pembelajaran yang akan dicapai oleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran dengan perangkat yang dikembangkan, yaitu peserta didik dapat menyelesaikan soal berbentuk pemecahan masalah mengenai bangun ruang sisi datar. Kemudian, kegiatan yang harus dicapai peserta didik selengkapnya adalah sebagai berikut:
1) Berdo’a sebelum memulai pembelajaran 2) Terlibat aktif dalam proses pembelajaran
3) Toleran terhadap proses penyelesaian masalah yang berbeda dan kreatif
4) Menemukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar melalui benda nyata.
5) Mampu menyelesaikan masalah nyata berbentuk soal pemecahan masalah yang berkaitan dengan bangun ruang sisi datar.
b) Mengembangkan Alat Evaluasi
Langkah yang dilakukan setelah merumuskan tujuan pembelajaran adalah mengembangkan alat evaluasi,yaitu mengembangkan RPP, LKPD, Materi Ajar dan Lembar Evaluasi serta merumuskan butir-butir soal yang akan dikembangkan untuk mengukur kemampuan peserta didik sesuai dengan tujuan pembelajaran. Pada langkah ini, hasil pengembangan soal berupa soal pemecahan masalah yang terdapat pada lembar penilaian pengetahuan (lembar evaluasi) dan LKPD.
c) Menentukankan Kegiatan Belajar-Mengajar
Pada tahap selanjutnya yang dilakukan adalah menentukan kegiatan belajar-mengajar yaitu melakukan penyempurnaan untuk rancangan RPP, LKPD, Lembar Evaluasi dan Materi Ajar. Hasil akhir dari tahap ini berupa rancangan awal dari perangkat pembelajaran yang disebut prototype I. Adapun gambaran umum hasil rancangan awal (prototype I) diuraikan sebagai berikut:
Rancangan awal RPP disusun dalam lima kali pertemuan atau 12 jam pelajaran (12 x 40 menit). Adapun RPP yang disusun yaitu:
(a) RPP I mempelajari menemukan dan menentukan Luas Permukaan Kubus dan Balok
(b) RPP II mempelajari menemukan dan menentukan Luas Permukaan Prisma
(c) RPP III mempelajari menemukan dan menentukan Luas Permukaan Limas
(d) RPP IV mempelajari menemukan dan menentukan Volume Kubus dan Balok
(e) RPP V mempelajari menemukan dan menentukan Volume Prisma Pengembangan RPP ini dirancang dengan mengikuti tahapan pendekatan saintifik berbasis model Problem Based Instruction dalam proses pembelajaran guna memperoleh penilaian peserta didik terhadap kemampuan yang dimiliki setelah mengikuti pembelajaran.
2) Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
LKPD dirancang berdasarkan indikator pencapaian kompetensi yang disesuaikan dengan tahapan pembelajaran yang terdapat di RPP. Desain awal LKPD dirangcang dengan mengikuti model Problem Based Instuction, dimana permasalahan dan soal-soal yang terdapat pada LKPD merupakan soal pemecahan masalah, untuk menjembatani peserta didik
agar memahami proses penyelesaian masalah sehari-hari berbentuk bangun ruang sisi datar.
3) Materi Ajar
Materi ajar yang dirancang mengenai bangun ruang sisi datar yang penyelesaianya sesuai dengan indikator dari pemecahan masalah.
4) Lembar Evaluasi
Lembar evaluasi dikembangkan sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi dasar yang telah dirumuskan. Lembar evaluasi dikembangkan untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah peserta didik terhadap materi bangun ruang sisi datar.
d) Merencanakan Program Kegiatan Belajar-Mengajar
Tahapan pada merencanakan program belajar-mengajar adalah penataan urutan pembelajaran, perkiraan alokasi waktu yang diperlukan peserta didik dan kegiatan pembelajaran, serta pemilihan format perangkat pembelajaran. Hasil yang diperoleh dari tahapan ini berupa desain awal RPP menggunakan pendekatan saintifik dengan model Problem Based Instruction yang mengacu pada proses Permendikbud No. 22 Tahum 2016 tentang kurikulum SMP/MTs. Format penyusunan RPP mengacu pada Permedikbud Nomor 22 Tahun 2016 yang terdiri dari atas beberapa komponen yaitu identitas satuan pendidikan, identitas mata pelajaran atau tema/subtema, kelas/semester, materi pokok,
alokasi waktu, tujuan pembelajaran, metode pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah pembelajaran dan penilaian hasil belajar.
Titik tolak dalam merencanakan program pembelajaran adalah suatu pelajaran yang diambil dari kurikulum yang telah ditetapkan jumlah jam-nya dan diberikan pada kelas dalam semester tertentu. Pada penelitian ini jumlah jam yang digunakan adalah 12 jam pertemuan/40 menit. Rinciannya jumlahnya adalah sebagai berikut:
1) RPP I, 3 jam pertemuan 2) RPP II, 2 jam pertemuan 3) RPP III, 2 jam pertemuan 4) RPP IV, 3 jam pertemuan 5) RPP V, 2 jam pertemuan
Selanjutnya dilakukan identifikasi silabus dan Kompetensi Dasar aljabar untuk bangun ruang sisi datar, kemudian dirancang indikator yang sesuai untuk materi tersebut. Adapun Kompetensi Dasar yang berkaitan dengan bangun ruang sisi datar yang menjadi acuan dalam pengembangan perangkat ini adalah sebagai berikut:
(a) KD 3.9 Membedakan dan menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas).
(b) KD 4.9 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prima dan limas), serta gabungannya.
Pendekatan dan metode pembelajaran yang akan digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan saintifik berbasis model Problem Based Instruction. Termasuk dalam langkah ini adalah penyusunan proses pelaksanaan evaluasi.
Proses pelaksanaan evaluasi yaitu merupakan tahap validasi yang dilakukan sebanyak dua tahapan yaitu terdiri dari validasi tahap I dan revisi tahap I, sehingga diperoleh perangkat pembelajaran yang valid.
D. Hasil Pengembangan