BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI
3.8. Proses Perencanaan
Seluruh data atau informasi primer maupun sekunder yang telah terkumpul kemudian diolah atau dianalisis dan disusun untuk mendapatkan hasil akhir yang dapat memberikan solusi mengenai perencanaan pembangunan fasilitas sosial di Perumahan Taman Sentosa Tahap II di Desa Ngargorejo Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali. Selanjutnya dapat dilihat pada bagan di bawah ini :
commit to user
Gambar 3.1 Diagram Alir Perencanaan Fasilitas Sosial Mulai
Perencanaan Jenis Fasilitas Sosial
Analisis Rencana Anggaran Biaya
Hasil dan Pembahasan
Kesimpulan dan Saran Pengumpulan Data : 1. Site Plan Perumahan Tahap II 2. Data Luas Wilayah dan Jumlah
Penduduk
3. Data Pengukuran Survey Lapangan 4. Studi Pustaka
BAB 4
ANALISIS DAN PEMBAHASAN
4.1. Analisis Data
4.1.1. Hasil Pengukuran Lahan
Kecamatan Ngemplak merupakan salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Boyolali, letaknya di sebelah selatan Bandara Adi Sumarmo dan Waduk Cengklik. Pola pemanfaatan lahan di Kecamatan Ngemplak lebih banyak dimanfaatkan sebagai lahan perumahan atau pemukiman penduduk, pekarangan, persawahan dan sebagainya. Perumahan Taman Sentosa Tahap II merupakan pengembangan dari Perumahan Taman Sentosa Tahap I. Dari hasil pengukuran lahan di lapangan, di dapat luas lahan total seluas 25.619,2 m2 dan site plan perumahan dapat dilihat di Gambar 4.1 di bawah ini :
commit to user
4.2. Konsep Perencanaan Desain Fasilitas Sosial
Pengadaan fasilitas sosial di lingkungan perumahan sangatlah penting. Pada dasarnya pemerintah pun telah mengeluarkan peraturan tentang pelaksanaan pengadaan fasilitas sosial pada setiap perumahan. Untuk dapat merealisasikan pengadaan dan pembangunan dalam perumahan setidaknya perlu disisakan lahan yang digunakan sebagai open space. Hal ini merupakan salah satu syarat untuk membangun kualitas hunian yang ideal dan sehat.
Perencanaan proses pembangunan pada Pengembangan Perumahan Taman Sentosa Tahap II adalah dengan mencari konsumen terlebih dahulu setelah itu baru proses membangun. Mengingat peruntukan konsumen pada Perumahan Taman Sentosa Tahap I adalah untuk para anggota Polwil Surakarta, TNI AD Korem Warastrama, TNI AU Adi Sumarmo dan umum, maka Perumahan Taman Sentosa Tahap II pun sama seperti halnya pada Perumahan Sentosa Tahap I.
Perencanaan proses pembangunan Perumahan Taman Sentosa Tahap II ini dikerjakan pada lahan konversi, yaitu dari lahan persawahan menjadi lahan bangun, maka perlu dilakukan proses pengeringan sesuai dengan proses perizinan.
Untuk lebih jelasnya mengenai kondisi lapangan dapat dilihat gambar di bawah ini :
Gambar 4.2 Gambar Lahan Sawah di Lokasi Perencanaan Perumahan Taman Sentosa Tahap II
Gambar 4.3 Situasi Perumahan Taman Sentosa Tahap I
4.3. Perencanaan Fasilitas Sosial di Perumahan Taman Sentosa Tahap II
Fasilitas sosial yang terdapat pada Perumahan Taman Sentosa Tahap II yang direncanakan terdiri dari :
a. Tempat Ibadah
Pada perumahan Taman Sentosa Tahap II ini perencanaan untuk tempat ibadah direncanakan pembangunan sebuah masjid, dikarenakan mayoritas agama masyarakat di daerah tersebut adalah Islam. Masjid selain sebagai tempat ibadah dapat digunakan untuk kegiatan - kegiatan perayaan hari besar, diskusi, kajian agama, ceramah dan belajar Al Qur'an oleh masyarakat sekitar.
Berdasarkan perencanaan site plan perumahan Taman Sentosa Tahan II,
commit to user
dengan ukuran 8 x 14 m, yang dapat menampung sekitar 150 jamaah saat dilakukan sholat berjamaah. Pada desain masjid ini juga terdapat serambi dan halaman depan masjid, sehingga saat memperingati hari besar islam dapat melakukan sholat ied di masjid perumahan ini yang dapat menampung hingga 400 jamaah. Pada masjid ini dilengkapi juga dengan penambahan ruang sound system dan ruang perlengkapan, serta pemisahan letak tempat wudhu bagi laki- laki dan perempuan.
b. Gedung Serba Guna
Dalam sebuah pembangunan perumahan sangat diperlukan adanya ruang publik (public space) sebagai tempat warga melakukan kontak sosial. Oleh karena itu, perencana merencanakan gedung serba guna pada perumahan Taman Sentosa Tahap II. Tujuan dari pembangunan gedung serba guna ini dapat digunakan untuk berbagai kegiatan di perumahan seperti ; rapat-rapat, pertemuan, gedung olahraga, gedung kesenian, serta menambah pendapatan asli perumahan melalui penyewaan gedung tersebut untuk kegiatan lain selain kegiatan desa.
Perencanaan gedung serba guna pada perumahan Taman Sentosa Tahap II dibangun pada lahan seluas 203,2 m2 dengan luas bangunan 12,5 x 8 m yang kapasitasnya dapat menampung hingga 200 warga yang melaksanakan kegiatan di gedung serba guna. Di gedung serba guna ini terdapat 2 kamar mandi, ruang sound system dan ruang perlengkapan.
c. Sarana Olah Raga
Beraneka ragam ruang publik yang dibutuhkan dalam perencanaan perumahan, salah satunya sarana olah raga. Oleh karena itu perencana merencanakan pembangunan Gor Badminton sebagai salah satu sarana olah raga yang ada di perumahan Taman Sentosa Tahap II. Dari sekian banyak jenis olah raga, oleh perencana olah raga badminton dirasakan lebih digemari oleh masyarakat baik dari kalangan anak muda ataupun orang tua dan lebih dapat diterima oleh berbagai kalangan masyarakat. Perencanaan gor badminton ini diharapkan dapat memenuhi
kebutuhan warga akan fasilitas olah raga di sekitar perumahan dan dapat menciptakan masyarakat yang sadar akan pentingnya olah raga bagi kesehatan.
Pada perumahan Taman Sentosa Tahap II ini sarana olah raga dibangun pada lahan seluas 480 m2, dengan luas bangunan 18 x 15 m dan dengan ketinggian atap setinggi 10 m. Dalam perencanaan gor badminton ini akan terdapat 2 buah lapangan badminton di dalam ruangan dan 3 kamar ganti yang akan dapat memenuhi kebutuhan pengguna gor badminton ini.
d. Taman
Kawasan perumahan perlu menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang bermanfaat untuk menjaga keseimbangan lingkungan di sekitar kawasan perumahan serta sebagai tempat bersantai melepas lelah bagi masyarakat sekitar perumahan dan memperindah tatanan perumahan. Begitu pula yang di perlukan di perumahan Taman Sentosa Tahap II, perencana merencanakan sebuah taman pada lahan seluas 132,3 m2. Fasilitas yang disediakan ini berupa kursi taman yang disusun berjajar dan bangku taman yang dipasang secara berkelompok sebagai sarana berkomunikasi dan bersosialisasi antara warga, dan arena jogging track.
Pada taman ini, perencana merencanakan pemilihan tanaman yang cocok di pelihara, seperti penanaman rumput kucai untuk daerah disamping area jalan, dikarenakan rumput kucai ini tidak akan tumbuh tinggi sehingga tidak perlu repot memangkas dan tidak membutuhkan perawatan ekstra. Kemudian dapat juga dengan pemilihan pohon palem putri, kembang sepatu dan rumput gajah.
e. TPS (Tempat Pembuangan Sampah)
Pembangunan TPS di Perumahan Taman Sentosa Tahap II ini bertujuan untuk menampung sampah rumah tangga yang berasal dari seluruh unit tempat tinggal.
commit to user
Pada perencanaan perumahan Taman Sentosa Tahap II ini, terdapat TPS.
Perencanaan pembangunan TPS pun terletak di pinggiran perumahan sehingga diharapkan tidak mengganggu warga sekitarnya. Dengan adanya TPS ini, diharapkan pula dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk tempat penampungan sampah rumah tangga.
Rencana TPS terdapat pada lahan seluas 43,2 m2. Untuk perencanaan TPS ini, perkiraan data timbulan sampah di perumahan diambil dari Tugas Akhir Bagus Radityo, Evaluasi Timbulan Sampah di Kelurahan Bejen Kabupaten Karanganyar sebesar 1,411 lt/jiwa/hari. Kemudian dilihat dari Perencanaan Site Plan Perumahan Taman Sentosa Tahap II direncanakan bangunan hunian sebanyak 158 unit dan dengan rata- rata terdapat 5 jiwa dalam satu rumah, maka dalam tiap hari terdapat timbunan sampah sebanyak 7,055 lt/rumah/hari dan 1.114,69 lt/hari dari seluruh Perumahan Taman Sentosa Tahap II. Direncanakan pula penampungan timbulan sampah di TPS maksimal 3 hari, sehingga volume sampah maksimal adalah 3.344,07 lt/hari.
4.4. Rencana Anggaran Biaya Pembuatan Fasilitas Sosial di Perencanaan Perumahan Taman Sentosa Tahap II
Setelah dilakukan perhitungan oleh perencana, anggaran biaya untuk pembangunan lima macam fasilitas sosial di Perencanaan Perumahan Taman Sentosa Tahap II direncanakan senilai Rp 962,842,000,-. Berikut total biaya masing- masing bangunannya. Lihat Tabel 4.1.
Tabel 4.1 RAB Total
No Uraian Pekerjaan Jumlah Harga
1 MASJID 1 Rp 380,239,135.38
2 GEDUNG SERBA GUNA 1 Rp 217,462,045.61 3 GOR BADMINTON 1 Rp 300,908,602.46
4 TAMAN 1 Rp 32,535,016.20
5 TEMPAT PEMBUANGAN
SAMPAH (TPS) 1 Rp 31,696,775.33
Total Harga Rp 962,841,574.98 Pembulatan Rp 962,842,000.00
Untuk perincian mengenai perhitungan anggaran biaya fasilitas tersebut diatas, dapat dilihat pada lampiran.
commit to user BAB 5
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. KESIMPULAN
Dalam Perencanaan Fasilitas Soasial Perumahan Taman Sentosa Tahap II di Desa Ngargorejo Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali, diperoleh hasil sebagai berikut :
a. Dalam merencanakan fasilitas sosial yang menarik dan berguna adalah dengan memperhatikan fasilitas apakah yang paling dibutuhkan dan bermanfaat bagi warga sekitar perumahan. Jenis fasilitas sosial yang dibutuhkan di Perumahan Taman Sentosa Tahap II ini berupa ;
1) Masjid dengan luas 480 m2
2) Gedung serbaguna dengan luas 203,2 m2 3) Gor badminton dengan luas 480 m2 4) Taman dengan luas 132,3 m2
5) Tempat pembuangan sampah (TPS) dengan luas 43,2 m2
b. Rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk merealisasikan pembangunan fasilitas sosial di Perumahan Taman Sentosa Tahap II adalah Rp 955.482.000,-
5.2. SARAN
Dalam merealisasikan pembangunan fasilitas sosial di Perumahan Taman Sentosa Tahap II, disarankan dilakukan pembangunan secara bertahap, yaitu ;
- Tahap 1 : pembangunan masjid dan TPS
- Tahap 2 : pembangunan gedung serbaguna dan taman - Tahap 3 : pembangunan gor badminton
29
PENUTUP
Puji syukur kehadirat SWT yang telah membimbing dan selalau memberikan petunjuk sehingga dapat terselesaikannya Laporan Tugas Akhir saya dengan judul
“Perencanaan Fasos dan Fasum Perumahan Taman Sentosa Tahap II Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali” dengan baik. Dan tidak terlupakan terima kasih saya ucapkan terutama ayah – ibu, kakak dan kekasihku yang telah memberi dorongan dan semangat serta doa. Dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada teman – teman dan semua pihak yang telah membantu terselesaikannya Tugas Ahir ini.
Saya sadar bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan laporan ini.
Untuk itu berharap adanya kritik dan saran yang bersifat membangun untuk menyempurnakan Laporan Tugas Akhir ini.
Akhirnya harapan yang tertinggi adalah semoga Laporan Tugas Akhir ini dapat bermanfaat bagi semua pihak seluruh pembaca yang terlibat langsung. Khususnya bagi penyusun sendiri dan bagi semua civitas akademis Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Sebelas Maret Surakarta.