BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan sebelumnya, kesimpulan yang dapat ditarik oleh peneliti dari penelitian ini yakni sebagai berikut.
1. Berdasarkan hasil analisis informasi yang didapat bisa ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar Maturity level COBIT 4.1 dalam penerapan ERP dalam hal ini produk SAP sebagian besar berada pada level optimalized.
Pada level kematangan ini, secara keseluruhan proses TI di PT Semen Tonasa telah dioptimalisasi yang berarti bahwa seluruh proses yang distandarisasikan selalu mengalami perbaikan yang berkelanjutan dan dilaksanakan dengan pengembangan sistem komputerisasi yang baik serta proses evaluasi telah dilakukan secara menyeluruh, tetapi tidak menjamin bahwa tidak adanya permasalahan. Hal tersebut disebabkan karena adanya perkembangan teknologi yang pesat dan tak dapat dikontrol setiap tahunnya.
2. Terkait dengan hasil scoring dengan menggunakan maturity level COBIT 4.1, perusahaan masih harus melakukan banyak proses perbaikan secara berkesinambungan terhadap operasional TI yang yang sedang berjalan.
3. Tidak semua rekomendasi proses menurut maturity level COBIT 4.1 dapat diterapkan, perusahaan dapat mencari dan mengkaji tools-tools lainnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan yang ada.
5.2 Saran
Peneliti berusaha memberikan saran kepada PT Semen Tonasa dan penelitian selanjutnya, adapun saran peneliti sebagai berikut.
1. Secara umum, proses operasional sistem informasi ERP di PT Semen Tonasa telah berjalan dengan baik, akan tetapi perbaikan- perbaikan baik teknis maupun nonteknis masih terus harus ditingkatkan. PT Semen Tonasa serta juga harus memperhatikan ancaman-ancaman yang bisa saja muncul di masa yang akan datang yang semakin kompleks, terutama dalam masalah pengamanan, jaringan, serta sumber daya manusia yang dimiliki, dengan mengikuti perkembangan-perkembangan yang ada. Hal ini dikarenakan semakin tingginya kecenderungan proses bisnis yang kian tergantung pada sistem informasi.
2. Penelitian yang akan datang dapatlah dikembangkan dengan meneliti beberapa perusahaan-perusahan yang ada.
3. Penelitian berikutnya dapatlah menggali pembahasan lebih dalam lagi serta dapat menyentuh langsung departemen sistem informasi yang ada pada perusahaan.
5.3 Keterbatasan Penelitian
Penelitian ini masih jauh dari kesempurnaan dikarenakan peneliti memiliki keterbatasan yaitu tidak dapat menjangkau departemen sistem informasi PT Semen Tonasa karena adanya perubahan struktur yang dilakukan PT Semen Indonesia. Keterbatasan tersebut mengakibatkan peneliti sendiri belum bisa menggali informasi lebih dalam dan terperinci tentang sistem informasi PT Semen Tonasa serta kurangnya dokumen-dokumen pendukung yang tersedia, antara lain:
dokumen perencanaan jangka panjang ERP, dokumen SOP dalam pengitegrasian data masing-masing perusahaan yang tergabung kedalam strategic holding PT Semen Indonesia dan dokumen-dokumen lainnya yang secara tidak langsung menguatkan pernyataan-pernyataan yang diberikan oleh para responden.
87
DAFTAR PUSTAKA
Amri, Fachriza. Endang Astuti, Siti dan Riyadi. 2013. Analisis Implementasi Sistem ERP (Enterprise Resource Planning) (Studi pada PT Jepe Press Media Utama Surabaya). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Vol. 2. Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya, Malang.
Anwar, Syaiful. 2013. Peranan Sistem Informasi Akuntansi dalam Pengambilan Keputusan Manajemen pada PT BPR Budisetia. Jurnal KBP volume 1 - No.
2. STIE KBP, Padang.
Chairan, Chusnul Fatiha. 2016. Pengaruh Implementasi Sistem Enterprise Resource Planning dan Ruang Lingkupnya Terhadap Risiko Perusahaan.
Skripsi diterbitkan. Makassar: Program S-1 Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin Makassar.
Darmadi, Hamid. (2013). Metode Penelitian Pendidikan dan Sosial. Bandung:
Alfabeta.
Dhewanto, Falahah dan Wawan. 2007. ERP: Menyelaraskan Teknologi Informasi Dengan Strategi Bisnis. Bandung: Informatika.
Dityawarman, Fridma. Kertahadi dan Riyadi. 2016. Pengaruh Task-ERP Fit Dan Pemanfaatan ERP Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Karyawan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Area Malang). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)|Vol. 35. Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya, Malang.
Ernizar, Shinta. 2011. Analisis Penerapan Teknologi Informasi dengan Menggunakan Metode Cobit (Control Objectives For Information And Related Technology) di PLN (Persero). Skripsi diterbitkan. Medan: Program Sarjana Teknik Fakultas Teknik Industri Universitas Sumatera Utara.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin. 2012. Pedoman Penulisan Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Edisi Pertama. Makassar.
Hall, James A. 2007. Accounting Information Systems 4th Edition.
Terjemahan:Dewi Fitriasari dan Deny Kwary Arnos. Jakarta Salemba Empat.
Hikariati, Yoshiko. 2012. Identifikati Risiko Terhadap Penerapan Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) Pada Tahap Pasca implementasi di PT Indofarma Tbk. Tesis diterbitkan. Jakarta: Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Indriantoro, Nur., dan Supomo, Bambang. 2013. Metodologi Penelitian Bisnis Untuk Akuntansi & Manajemen. Yogyakarta: BPFE.
Islamiyah, Shofawaty Nur. 2012. Analisis dan Implementasi Modul Voucher Financial Management Pada OPENERP. Jurnal Teknologi Informasi.
Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma, Depok.
IT Governance Institute. 2007. Executive Overview, (Online), (https://www.itgi.org/index.html, diakses 11 juli 2017)
Kesumawardhani, Dwi Rizki. 2012. Evaluasi IT Governance Berdasarkan COBIT 4.1 (Studi Kasus di PT Timah (Persero) Tbk). Skripsi diterbitkan. Depok:
Program Studi Ekstensi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Kurniawati, Melati. Gunarta, I Ketut dan Baihaqi, Imam. 2015. Dampak Implementasi Enterprise Resource Planning (ERP) pada Kinerja Keuangan:
Pendekatan Resources Based View. Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XXIII. Program Studi Pascasarjana Jurusan Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.
Moleong Lexy J. 2004, Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Monk, E.F, Bret J. Wagner. (2013). Concepts in Enterprise Resource Planning – Fourth Edition. Course Technology. Cengage Learning.
Pinem, Irawati Br. 2011. Pengukuran Kinerja Teknologi Informasi Menggunakan Framework CobIT Versi 4.1 dengan Model Maturity level Pada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Cabang Medan. Skripsi diterbitkan. Medan:
Program Strata 1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.
Rashid, M. A., Hossain, L., dan Patrick, J. D. 2002. The Evolution of ERP Systems:
A Historical Perspective, (Online),
(https://faculty.biu.ac.il/~shnaidh/zooloo/nihul/evolution.pdf, diakses 16 April 2017).
Risky, Yoga Alifa. 2015. Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan PT Bintang Putra Mobilindo. Naskah Publikasi. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Muhammadiyah, Surakarta.
RizaldI, Fahmi. 2015. Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Karyawan CV Teguh Karya Utama Surabaya. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi Vol. 4 No. 10. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA), Surabaya.
SAP AG. 2017. SAP business vision, (Online),
(www.sap.com/about/vision/index.epx, diakses 27 April 2017).
Semen Indonesia. 3 Januari 2015. Integrasikan Sistem, Semen Gresik Implementasikan ERP, (online) (http://www.bumn.go.id/semenindonesia/
berita/368/Integrasikan.Sistem,.Semen.Gresik.Implementasikan.ERP, diakses 8 april 2018
Semen Tonasa. 2015. Dokumen GCG Code-Rev3 2013, (online) (http://sementonasa.co.id/dokumen/Dokumen%20GCG%20Code%20Rev3 -2013.docx, diakses 8 april 2018)
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Cetakan ke-24 Bandung: Alfabeta,
Suryalena. 2013. Enterprise Resource Planning (ERP) Sebagai Tulang Punggung Bisnis Masa Kini. Jurnal Aplikasi Bisnis. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bina Widya. Riau.
Susanto, Anton. 2013. Implementasi Sistem ERP (Enterprise Resources Planning) PT Pos Indonesia: Sebuah Inisiasi dan Strategi, yang Menggunakan Metode Deskriptif, e-jurnal. email: [email protected]. Puslitbang Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Kementerian Kominfo.
Utami, Sri Setyowati. Susilo, Heru dan Riyadi. 2016. Analisis Penerapan Enterprise Resource Planning (ERP) (Studi pada PT Domusindo Perdana).
Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Vol. 33 Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya, Malang.
Voets, Fransiscus Octavianus. Sondakh, Jullie J. dan Wangkar, Anneke. 2016.
Analisis Sistem Informasi Akuntansi Siklus Penjualan dan Penerimaan Kas untuk Meningkatkan Pengendalian Intern Pada PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk (Alfamart) Cabang Manado. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Volume 16 No. 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi, Manado.
Wibisono, Arif Fajar. 2015. Dampak Implementasi Sistem ERP Terhadap Manajemen Laba dan Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan (Studi Empiris Pengguna SAP yang Terdaftar Di BEI). Jurnal sistem informas (JIS). Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.
Yasin, Verdi. 2013. Pentingnya Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) Dalam Rangka Untuk Membangun Sumberdaya Pada Suatu Perusahaan.
Jurnal Manajemen Informatika, 4(VI), Januari 2013. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer, Jayakarta.
Yulizar M, Iqbal. 2016. Analisis Pencapaian Manfaat Dalam Penggunaan ERP di Perusahaan Indonesia. Jurnal Masyarakat Informatika Indonesia JMII Vol 1.
Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Industri, Universitas Widyatama, Bandung.
90
LAMPIRAN
Lampiran 1
BIODATA
IDENTITAS DIRI
Nama : Firman Johariansyah Rachman
Tempat, Tanggal Lahir : Tonasa, 02 Januari 1995 Jenis Kelamin : Laki-Laki
Alamat Rumah : Jl. Perintis Kemerdekaan VII Telepon Rumah/HP : 082347909302
Alamat E-Mail : [email protected] RIWAYAT PENDIDIKAN
Pendidikan Formal :
1. SD Negeri 25 Taraweang Kabba 2. SMP Negeri 2 Pangkaje’ne 3. SMA Negeri 1 Pangkaje’ne
4. S1 Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin
PENGALAMAN Organisasi :
1. Divisi Pengkaderan Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Pangkep Kord. Universitas Hasanuddin
2. Keluarga Mahasiswa Masjid Darul Ilmi (KMDI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin
3. Keluarga Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin
Makassar, 1 Agustus 2018
Firman Johariansyah Rachman
92 Lampiran 2
PETA TEORI
Nama Peneliti/
Tahun
Judul Variabel Hasil
Susanto (2013)
Implementasi Sistem ERP (Enterprise Resources Planning) PT Pos Indonesia:
sebuah inisiasi dan strategi
a. implementasi sistem ERP
1. Faktor-faktor yang mendorong implementasi ERP di PT Posindo, yaitu sebagai berikut.
a) Iklim kompetisi yang semakin kompetitif.
b) Tuntutan pelaksanaan tata kelola yang baik (Good Corporate Governance).
c) Dorongan penerapan standar internasional dalam upaya IPO (Initial Public Offering).
d) Kebutuhan terhadap informasi yang bersifat real time.
e) Kebutuhan terhadap peningkatan efisiensi dan kinerja aset produk agar dapat lebih meningkatkan nilai tambah bagi perusahaan.
2. Strategi implementasi ERP di PT Posindo sebagai berikut.
a) Incremental process, dengan memperhatikan existing system.
b) Penyiapan infrastruktur.
c) Penyiapan tata kelola internal yang baik.
Wibisono (2015)
Dampak implementasi sistem ERP terhadap manajemen laba dan ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan (studi empiris pengguna
a. dampak implementasi sistem ERP b. manajemen
laba c. ketepatan
waktu
a. implementasi sistem ERP tidak mampu mengurangi tingkat manajemen laba secara signifikan ditunjukkan dengan pengujian statistik bahwa nilai discretionary accruals setelah implementasi tidak berkurang secara signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa laporan keuangan yang dihasilkan dengan sistem ERP tidak mampu mengurangi adanya manipulasi data keuangan. Hal ini tidak tidak sesuai dengan standar akuntansi yang mengatakan bahwa laporan keuangan harus menyajikan
93 SAP yang terdaftar di
BEI)
penyampaian laporan keuangan d. SAP
kondisi perusahaan yang sebenarnya dan sejujurnya (representational faitfulness).
b. Implementasi sistem ERP mampu meningkatkan ketepatan waktu dalam mempublikaskan laporan keuangan. Hasil ini menunjukan bahwa sistem ERP mampu menyingkat alur proses pembuatan laporan keuangan karena kemampuannya mengkoordinasi dan mengintegarsikan data informasi di seluruh business proceses.
Ernizar (2011)
Analisis Penerapan Teknologi Informasi dengan Menggunakan Metode COBIT
(Control Objectives For Information And Related Technology) di PLN (PERSERO)
a. Penerapan Teknologi Informasi b. COBIT
Penerapan teknologi informasi di PLN berada pada kondisi ditetapkan, maksudnya proses perencanaan, pemilihan teknologi dan implementasi, proses operasional serta pengawasan dan evaluasi telah memiliki standar atau ketetapan, akantetapi dalam pelaksanaannya ketetapan tersebut belum dilaksanakan sepenuhnya oleh para karyawan.
Pinem (2011)
Pengukuran Kinerja Teknologi Informasi Menggunakan Framework CobIT Versi 4.1 dengan Model Maturity level Pada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Cabang Medan
a. Kinerja Teknologi Informasi b. Framework
Cobit c. Model
Maturity Level
Peran TI pada PT BTN (Persero) dalam skala maturity model adalah skala 4 (Managed ). Hal ini menunjukkan bahwa PT BTN (Persero) dapat mengukur dan memonitor prosedur yang ada sehingga mudah di
tanggulangi jika terjadi penyimpangan proses yang ada sudah berjalan baik dan konstan, tetapi otomasi dan perangkat TI yang digunakan terbatas
Lampiran 3
Ringkasan Poin-poin Hasil Wawancara
Proses Pertanyaan
Jawaban 0 1 2 3 4 5
Plan and Organise (PO), mencakup perencanaan dan pengaturan serta masalah pengidentifikasiani ERP untuk memberikan kontribusi yang
maksimal terhadap pencapaian tujuan bisnis perusahaan
PO 1 Perencanaan jangka panjang dalam penerapan ERP X
PO 2 Proses up date data ERP secara berkala. X
PO 3 Penyediaan hardware dan software dalam proses ERP.
X
PO 4 Pembentukkan staf khusus control ERP X
PO 5 Penentuan anggaran tahunan (terkhusus ERP) X
PO 6 Penetapan kebijakan dalam penerapan ERP X
PO 7 Proses perekrutan karyawan berdasarkan pendidikan dan pengalaman.
X PO 8 Standar dalam menjamin kualitas (review, audit, dan
inspeksi).
X PO 9 Perkiraan terjadinya resiko dalam penerapan ERP X PO 10 Penetapan basis tugas dan tanggung jawab para
staf.
X Acquire and Implement (AI), domain ini menitikberatkan pada pelaksanaan
strategi yang telah ditetapkan dan pengimplementasian serta pengintegrasian ERP ke dalam proses bisnis perusahaan, AI 1 Kebutuhan pembaharuan ERP (software, data,
infrastruktur)
X
AI 2 Penentuan prosedur ERP untuk mengintegrasikan data
X
AI 3 Penjadwalan maintenance ERP secara rutin X
AI 4 Penyediaan prosedur manual sebagai pengembangan proses ERP
X
AI 5 Proses verifikasi pembaharuan ERP X
AI 6 Perubahan implementasi ERP X
AI 7 Peninjauan kelayakan ERP secara kontinu. X
Deliver and Support (DS), domain ini menitikberatkan pada dukungan teknis yang meliputi hal keamanan ERP, kesinambungan informasi, pelatihan dan pendidikan untuk pengguna ERP, dan pengelolaan data yang sedang berjalan DS 1 Pendokumentasian informasi yang dihasilkan X DS 2 Jaminan pengelolaan informasi terhadap pihak ketiga X
DS 3 Pengelolaan kapasitas dan kinerja sumber daya. X
DS 4 Pengembangan informasi secara terus menerus. X
DS 5 Penerapan pengujian informasi yang dihasilkan secara berkala
X DS 6 Pengukuran biaya dalam pengoperasian ERP X DS 7 Orientasi program pendidikan dan pelatihan bagi
karyawan.
X
DS 8 Perencanaan dalam penanganan masalah ERP X
DS 9 Pengelolahan konfigurasi (pengumpulan data awal, penetapan baseline, verifikasi informasi, dan pembaharuan repository)
X
DS 10 Pengidentifikasian dan tindakan korektif terhadap informasi yang dihasilkan,
X DS 11 Proses pengelolaan data ERP (library,back up,
recovery data)
X
DS 12 Pengelolahan lingkungan kerja X
DS 13 Penentuan kebijakan proses operasi (pengawasan infrastruktur)
X Monitor and Evaluate (ME), domain ini menitikberatkan pada proses pengelolahan ERP pada perusahaan, kendali-kendali yang diterapkan, dan
pengawasan serta penilaian kelayakan secara berkala.
ME 1 Pengawasan dan pengevaluasian kinerja ERP X
ME 2 Pengawasan dan pengevaluasian control internal ERP
X ME 3 Jaminan kesesuain informasi ERP untuk pihak
eksternal
X
ME 4 Tata kelola ERP X
Keterangan :
0 : Tidak ada (Perusahaan tidak mengetahui bahwa hal tersebut perlu dilakukan).
1 : Inisialisasi (Tidak terdapat standar proses, akan tetapi dilakukan sesuai kebutuhan).
2 : Dapat diulang (Terdapat standar proses dalam hal tersebut, tetapi masih secara umum).
3 : Ditetapkan (Terdapat prosedur yang telah distandarisasikan/ditetapkan dan didokumentasikan).
4 : Diatur (Pihak manajer mengawasi dan mengukur kepatuhan karyawan terhadap prosedur)
5 : Dioptimalisasi (Proses yang distandarkan selalu mengalami upaya perbaikan berkelanjutan).
Sumber: Data primer yang diolah (2018)
Lampiran 4
Pertanyaan dan Hasil Wawancara
Pertanyaan wawancara
COBIT adalah sekumpulan dokumentasi best practise untuk tata kelola TI yang dapat membantu auditor, manajemen, dan pengguna untuk menjembatani gap antara resiko bisnis, kebutuhan control, dan permasalahan teknis. COBIT mendefinisikan aktifitas-aktifitas TI dalam suatu model kematangan (maturity model) yang mencakup 4 bidang/domain antara lain: Plan and Organise, Acquire and Implement, Deliver and Support dan Monitor and Evaluate.
1. Pada bidang/domain Plan and Organise mencakup perencanaan dan pengaturan serta masalah pengidentifikasiani ERP untuk memberikan kontribusi yang maksimal terhadap pencapaian tujuan bisnis perusahaan.
Parameter-parameter yang ada pada domain Plan and Organise ada 10 yaitu: Perencanaan jangka panjang dalam penerapan ERP, proses up date data ERP secara berkala, penyediaan hardware dan software dalam proses ERP, pembentukkan staf khusus control ERP, penentuan anggaran tahunan (terkhusus ERP), penetapan kebijakan dalam penerapan ERP, proses perekrutan karyawan berdasarkan pendidikan dan pengalaman, standar dalam menjamin kualitas (review, audit, dan inspeksi), perkiraan terjadinya resiko dalam penerapan ERP dan penetapan basis tugas dan tanggung jawab para staf.
a. Bisakah bapak jelaskan bagaimana proses Plan and Organise dalam penerapan ERP pada PT Semen Tonasa.
2. Pada bidang/domain Acquire and Implement menitikberatkan pada pelaksanaan strategi yang telah ditetapkan dan pengimplementasian serta pengintegrasian ERP ke dalam proses bisnis perusahaan. Parameter-parameter yang ada pada domain Acquire and Implement yaitu: Kebutuhan pembaharuan ERP (software, data, infrastruktur), penentuan prosedur ERP untuk mengintegrasikan data, penjadwalan maintenance ERP secara rutin, penyediaan prosedur manual sebagai pengembangan proses ERP, proses verifikasi pembaharuan ERP, perubahan implementasi ERP dan peninjauan kelayakan ERP secara kontinu.
a. Bisakah bapak jelaskan bagaimana proses Acquire and Implement dalam penerapan ERP pada PT Semen Tonasa.
3. Pada bidang/domain Deliver and Support menitikberatkan pada pelaksanaan strategi yang telah ditetapkan dan pengimplementasian serta pengintegrasian ERP ke dalam proses bisnis perusahaan. Parameter-parameter yang ada pada domain Deliver and Support antara lain:
Pendokumentasian informasi yang dihasilkan, jaminan pengelolaan informasi terhadap pihak ketiga, pengelolaan kapasitas dan kinerja sumber daya, pengembangan informasi secara terus menerus, penerapan pengujian informasi yang dihasilkan secara berkala, pengukuran biaya dalam pengoperasian ERP, orientasi program pendidikan dan pelatihan bagi karyawan, perencanaan dalam penanganan masalah ERP, pengelolahan konfigurasi (pengumpulan data awal, penetapan baseline, verifikasi informasi, dan pembaharuan repository), pengidentifikasian dan tindakan korektif terhadap informasi yang dihasilkan, proses pengelolaan
data ERP (library,back up, recovery data), pengelolahan lingkungan kerja dan penentuan kebijakan proses operasi (pengawasan infrastruktur).
a. Bisakah bapak jelaskan bagaimana proses Deliver and Support dalam penerapan ERP pada PT Semen Tonasa.
4. Monitor and Evaluate mencakup proses pengelolahan ERP pada perusahaan, kendali-kendali yang diterapkan, dan pengawasan serta penilaian kelayakan secara berkala. Parameter-parameter yang ada pada domain Monitor and Evaluate ada 4 antara lain: Pengawasan dan pengevaluasian kinerja ERP, pengawasan dan pengevaluasian control internal ERP, jaminan kesesuain informasi ERP untuk pihak eksternal dan tata kelola ERP.
a. Bisakah bapak jelaskan bagaimana proses Monitor and Evaluate dalam penerapan ERP pada PT Semen Tonasa.
Rangkuman Hasil wawancara dalam rekaman
1. ERP dibangun tahun 2009 rampung diakhir tahun 2010. ERP mulai diimplementasikan pada tahun 2011 sampai sekarang masih ada perbaikan-perbaikan yang dilakukan.
2. Perkembangan-perkembangan ERP sebenarnya telah optimal tetapi harus disesuaikan lagi dengan kebutuhan dan jika ada lagi kebutuhan maka dilakukan proses up to date atau dikembangkan lagi.
3. Untuk staff control dan sebagainya sudah dibentuk karna memang ada yang menangani hal tersebut.
4. Sebelumnya di PT Semen Indonesia grup mempunyai anak perusahaan sendiri yang tugasnya mengatur tentang sistem informasi.
5. Sistem informasi setiap perusahaan yang ada di PT Semen Indonesia grup sudah diatur dan ditangani oleh anak perusahaan PT Semen Indonesia yaitu PT SISI (Sistem Informasi Semen Indonesia).
6. Anak perusahaan ini yang menjembatani dan memaintence semua kebutuhan perusahaan-perusahaan yang tergabung kedalam PT Semen Indonesia grup sedangkan PT Semen Tonasa sendiri ada pengguna/user.
7. Jika ada perkembangan perkembangan-perkembangan atau perbaikan-perbaikan PT SISI lah yang mengatur hamper keseluruhannya.
8. SOP ERPnya sendiri dari PT SISI.
9. Untuk staff khususnya diambil alih oleh PT SISI dan user yang terlibat 10. Terdapat tim khusus pada masing-masing lini bisnis dari PT SISI yang
bertugas memaksimalkan tugas perusahaan
11. PT Semen Tonasa sendiri hanya bergantung pada PT SISI baik perkembangan-perkembangan yang ada yang antara lain dari sisi keuangan dan bidang produksi.
12. Pembagian tugas dalam penerapan ERP PT Semen Tonasa sudah ada pada masing-masing lini bisnis.
13. PT Semen Tonasa sendiri banyak menggunakan modul-modul pada penerapannya.
14. Pada proses pra-implementasiaanya belumlah terbentuk PT SISI, PT SISI terbentuk ditengah-tengan tahap pra-implementasi.
15. Pada tahap pra-implementasi dulu terdapat departemen yang menaungi khusus pada bidang sistem informasi.
16. Rancangan SOP dan sebagainya digagasi oleh departemen sistem informasi kemudian departemen tersebut ditarik langsung oleh PT Semen
Indonesia grup dan membentuk perusahaan sendiri yang berfokus pada sistem informasi yaitu PT SISI .
17. Semua tata cara, standar, SOP sudah ada pada awal proses pra-implementasi ditahun 2009 baik prosedur dan lain sebagainya.
18. PT SISI inilah yang bertugas melanjutkan dan mengembangkan apa yang sudah ada.
19. Jika terjadi perkembangan-perkembangan baru PT SISI inilah yang mengatur ulang semua prosesnya.
20. Seluruh perkembangan yang ada diambil alih oleh PT SISI.
21. PT SISI sudah menentukan dari awal tahap-tahap apa saja yang akan diambil terkait sistem informasi perusahaan.
22. Untuk masalah pendokumentasian dan keakuratan data PT Semen Tonasa sendiri melakukan proses verifikasi lanjutan, maksudnya jika sistem melakukan perhitungan maka dilakukan juga perhitungan secara manual sehingga menjadi perbandingan dengan hasil yang didapat oleh sistem.
23. Proses verifikasi data dilakuakan setiap bulan untuk menghindari kesalahan-kesalahan oleh sistem.
24. Jika proses verifikasi telah dilakuakan maka ada sebuah proses peninjauan kembali terhadap sistem.
25. Jika ada kesalahan yang terjadi maka dilakuakan proses pengkoreksian untuk mengetahui dengan pasti apa yang terjadi.
26. Pelatihan-pelatihan tentang penerapan ERP untuk sekarang ini sudah tidak dilakukan lagi .
27. Pelatihan-pelatihan gencar dilakukan pada awal penerapan ERP.
28. Saat ini yang ada hanyalah seminar-seminar yang sebatas sharing knowledge, misalnya seminar pengenalan tools-tools baru dan
perkembangan baru lainnya.
29. Perusahaan sudah mengatur semua pengendalian sistem.
Sumber: Rekaman wawancara
Lampiran 5
Surat Keterangan Penelitian