• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROVINSI GORONTALO (DPRD Provinsi) DAERAH PEMILIHAN 2 (Internal)

Dalam dokumen 7. Permohonan Sengketa Pemilu Legislatif (Halaman 91-96)

HASIL PEMILU DI NUSA TENGGARA TIMUR JUMLAH PEROLEHAN SUARA DAN PERKIRAAN KURS

SUARA PARTAI DEMOKRAT KETERANGAN / SELISIH

18. PROVINSI GORONTALO (DPRD Provinsi) DAERAH PEMILIHAN 2 (Internal)

1. Bahwa Pemohon adalah Calon Legeslatif (caleg) dari Partai Amanat Nasional(PAN) DPRD Provinsi Gorontalo dengan Nomor Urut 5(Lima), atas nama Conny Gobel.

2. Bahwa PEMOHON sangat berkeberatan dengan SK KPU Pusat tertanggal 9 Mei tentang Penetapan Hasil Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dalam PEMILU Tahun 2009 serta Berita Acara Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara (Bukti P-1) Jo. Berita Acara Rekapitulasi Provinsi Gorontalo dan Sertifikat Rekapitulasi, pada hari Sabtu tanggal 25 April 2009 (Bukti P-2)Jo. Berita Acara Rekapitulasi KPU Kabupaten Gorontalo dan Sertifikat Rekapitulasi, pada hari Salasa tanggal 21 April 2009 (Bukti P-3) jo Berita Acara Rekapitulasi KPU Kabupaten Gorontalo Utara, pada hari tanggal 24 April 2009 (bukti-P-4) dan Sertifikat Rekapitulasi karena merugikan PEMOHON ;

3. Bahwa PAN mendapatkan 3 (tiga) kursi di DPRD Provinsi Gorontalo, dengan peringkat pertama diperoleh Abdullah Karim yang mendapat suara 7027; peringkat kedua Ir. H. Veky Rahman mendapat 5129 suara; peringkat ketiga Sudirman Hinta dengan mendapat 4208 suara.

4. Bahwa Pemohon mendapatkan 4057 suara yang dengan suara sejumlah tersebut pemohon menduduki peringkat keempat dari perolehan suara PAN untuk DPRD Provinsi Gorontalo.

5. Bahwa terdapat kesalahan dalam Penghitungan suara Dapil 2 Propvinsi Gorontalo (Kursi DPRD Provinsi). Bahwa telah terjadi kecurangan- kecurangan yang merugikan PEMOHON dan peserta Pemilihan Umum lainnya;

6. Bahwa berdasarkan sertifikat model C1 PPK kecamatan Kwandang desa Molinggapoto, Kabupaten Gorontalo Utara (Bukti P-5), suara yang didapat oleh PEMOHON di kecamatan Kwandang, desa Mulinggapoto adalah sebanyak 39 suara, sedangkan Ir. Veky Rahman, caleg PAN dengan nomor urut 4 tidak memperoleh suara satupun.

7. Bahwa dalam rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara Partai Politik dan Calon Anggota DPRD Provinsi di panitia Kecamatan Kwandang, Model DA-1 DPRD Kecamatan kwandang, PEMOHON tidak mendapatkan suara satupun sedangkan caleg PAN dengan nomor urut 4, Ir. Veky Rahman (bukti P-6) mendapat 39 suara, padahal menurut bukti-bukti temuan PEMOHON Bukti P-5, seharusnya pemohonlah yang mendapatkan 39 suara, sehinggapemohon mengalami pengurangan 39 suara;

8. Bahwa PEMOHON mempunyai bukti Laporan Hasil Pemungutan suara yang di tandatangani oleh para saksi di Kecamatan Lomboto Barat(bukti P-7) dari PAN dan Berita Acara dari Kecamatan Limboto barat Kabupaten Gorontalo: , desa Huidu(Bukti P-8a); TPS II, Desa Huidu(Bukti P-8b); TPS II, desa Huidu(Bukti P-8c); TPS IV, Desa Huidu(Bukti P-8d)

9. Bahwa jumlah perolehan riil suara PEMOHON pada Desa Huidu Utara(Bukti P-8a); TPS I, desa Huidu(Bukti P-8b); TPS II, Desa Huidu(Bukti P-8c); TPS II, desa Huidu(Bukti P-8d); TPS IV, Desa Huidu(Bukti P-8e) adalah 413 namun PEMOHON mengalami pengurangan jumlah perolehan suara menjadi 86 suara pada saat penghitungan di PPK Kecamatan Limboto Barat sehingga menjadi 327 di Sertifikat Rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara Partai Politik dan Calon Anggota DPRD Provinsi di panitia tingkat kecamatan Limboto Barat, Model DA-1 DPRD kecamatan Limboto Barat (bukti P-9a), sedangkan Caleg nomor urut 4, Ir. Veky Rahman semula memperoleh 280 berdasarkan saksi PAN, akan tetapi pada sertifikasi rekapitulasi penghitungan hasil perolehan suara partai politik dan calon anggota DPR di panitia pemilihan kecamatan Limboto Barat tersebut menjadi 367 suara (bukti P-9b);

10.Bahwa Sertifikat Rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara Partai Politik dan Calon Anggota DPRD Provinsi di panitia tingkat kecamatan Limboto Barat, Model DA-1 DPRD kecamatan Limboto Barat telah menulis jumlah suara yang tidak sesuai dengan kenyataan yang sudah di catat oleh saksi PAN, maka saksi dari PAN tidak bersedia menandatangani berita acara tersebut (bukti P-10).

11.Bahwa Pemohon mempunyai bukti Laporan Hasil Pemungutan suara yang di tandatangani oleh para saksi PAN di Kecamatan Asparaga (bukti P-11) dimana tertulis PEMOHON mendapat suara sebanyak 163 di Kecamatan Asparaga. Namun pada bukti Sertifikasi Rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara Partai Politik dan Calon Anggota DPRD Provinsi di panitia kecamatan Asparaca, Model DA-1 DPRD Provinsi kecamatan Asparaca, kabupaten gorontalo (Bukti P-12a), suara PEMOHON berubah menjadi hanya 135 suara, dengan demikian suara PEMOHON berkurang sebanyak 30 suara; adapun suara Caleg PAN nomor urut 4, atas nama Ir. H. Veky Rahman semula berdasarkan saksi PAN, mendapat 166 suara akan tetapi berdasarkan (bukti P-12b) mendapat 194 suara, lebih banyak 33 suara.

12.Bahwa Pemohon mempunyai Laporan Hasil Pemungutan suara yang di tandatangani oleh para saksi PAN di Kecamatan Mootilango (bukti P-13), mendapat 125 suara, formulir C1 desa Helumo PPK kecamatan Mootilango (bukti 13 B) pemohon mendapatkan 2 suara, namun pada rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara Partai Politik dan Calon Anggota DPRD Provinsi di panitia kecamatan Mootilango, Model DA-1 DPRD Provinsi kecamatan Mootilango(bukti P-14) suara pemohon berubah menjadi 111, sehingga berdasarkan bukti P-13 dan P-13B, suara Pemohon bekurang sebanyak 20sedangkan suara atas nama Ir. H. Veky Rahman Caleg PAN nomor urut 4 menjadi bertambah.

13.Bahwa dengan demikian maka suara PEMOHON pada Dapil 2 adalah sebanyak 4222 dan berhak mendapatkan kursi ke 3 pada dapil 2 untuk DPRD Gorontalo;

14.Bahwa PEMOHON sangat keberatan dengan SK KPU Provinsi Maluku tersebut, karena jumlah suara PEMOHON berada di peringkat ketiga dari total suara untuk DPRD Provinsi Gorontalo, dengan rincian sebagai berikut: peringkat pertama diperoleh; peringkat kedua; peringkat ketiga Sudirman Hinta dengan mendapat 4208 suara.

1. Abdullah Karim mendapat 7027 suara 2. Ir. H. Veky Rahman mendapat 5064 suara 3. Conny Gobel mendapat 4232 suara

4. Sudirman Hinta mendapat 4208 suara

Bahwa untuk memperkuat dalil-dalilnya, maka PEMOHON mengajukan bukti-bukti tertulis sebagai berikut :

1. Bukti P-1 : SK KPU Pusat tertanggal 9 Mei tentang Penetapan Hasil Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dalam PEMILU Tahun 2009 serta Berita Acara Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara.

2. Bukti P-2 : Berita Acara Rekapitulasi Provinsi Gorontalo dan Sertifikat Rekapitulasi, pada hari Sabtu tanggal 25 April 2009, 2009

5. Bukti P-3 : Berita Acara Rekapitulasi KPU Kabupaten Gorontalo dan Sertifikat Rekapitulasi, pada hari Salasa tanggal 21 April 2009

6. Bukti P-4 : Berita Acara Rekapitulasi KPU Kabupaten Gorontalo Utara dan Sertifikat Rekapitulasi, pada hari Salasa tanggal 24 April 2009

7. Bukti P-5 : sertifikat model C1 PPK Kec desa Molinggapoto, kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara

8. Bukti P-6: rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara Partai Politik dan Calon Anggota DPRD Provinsi di panitia Kecamatan Kwandang, Model DA-1 DPRD Kecamatan kwandang.

9. Bukti P-7: Laporan Hasil Pemungutan suara yang di tandatangani oleh para saksi di Kecamatan Lomboto Barat

10.Bukti P-8 : sertifikat model C1 PPK Kec desa Limboto Barat, kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara di:

 Bukti P-8a TPS I, Desa Huidu

 Bukti P-8b TPS II, desa Huidu

 Bukti P-8c TPS III, Desa Huidu

 Bukti P-8d TPS IV, desa Huidu

9. Bukti P-9a : Sertifikat Rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara Partai Politik dan Calon Anggota DPRD Provinsi di panitia tingkat kecamatan Limboto Barat, Model DA-1 DPRD kecamatan Limboto Barat

10.Bukti P-9b : Sertifikat Rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara Partai Politik dan Calon Anggota DPRD Provinsi di panitia tingkat kecamatan Limboto Barat, Model DA-1 DPRD kecamatan Limboto Barat

11.Bukti P-10 : Sertifikat Rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara Partai Politik dan Calon Anggota DPRD Provinsi di panitia tingkat kecamatan Limboto Barat, Model DA-1 DPRD kecamatan Limboto Barat

12.Bukti P-11 : Laporan Hasil Pemungutan suara yang di tandatangani oleh para saksi PAN di Kecamatan Asparaga

13.Bukti P-12a : Sertifikasi Rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara Partai Politik dan Calon Anggota DPRD Provinsi di panitia kecamatan Asparaca, Model DA-1 DPRD Provinsi kecamatan Asparaca, kabupaten gorontalo 14.Bukti P-12 b : Sertifikasi Rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara

Partai Politik dan Calon Anggota DPRD Provinsi di panitia kecamatan Asparaca, Model DA-1 DPRD Provinsi kecamatan Asparaca, kabupaten gorontalo.

15.Bukti P-13 : Laporan Hasil Pemungutan suara yang di tandatangani oleh para saksi PAN di Kecamatan Mootilango

16.Bukti P-13b : formulir C1 desa Helumo PPK kecamatan Mootilango

17.Bukti 14 : Rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara Partai Politik dan Calon Anggota DPRD Provinsi di panitia kecamatan Mootilango, Model DA-1 DPRD Provinsi kecamatan Mootilango.

Berdasarkan fakta hukum dan alasan-alasan tersebut diatas, PEMOHON mohon kepada Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia untuk menjatuhkan Putusan sebagai berikut :

1. Mengabulkan Permohonan PEMOHON ;

2. Menyatakan membatalkan Keputusan KPU tanggal 9 Mei 2009 Hasil perhitungan suara Pemilihan Umum Anggota DPR RI, DPD dan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota tahun 2009 serta Berita Acara dan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara KPU Provinsi Gorontalo, Sabtu tanggal 25 April 2009, Selasa tanggal 28 April 2009 dan hari Minggu tanggal .. Mei 2009 (tidak bertanggal) dan Sertifikat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Anggota DPRD Provinsi Gorontalo DAPIL 2 Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara ;

3. Menetapkan hasil penghitungan suara yang benar sebagai berikut :

Dalam dokumen 7. Permohonan Sengketa Pemilu Legislatif (Halaman 91-96)