BAB IV PRODUSEN DI INDONESIA
4.1.1 PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
Chandra Asri Petrochemical (CAP) adalah perusahaan petrokimia terbesar dan terintegrasi secara vertikal di Indonesia dengan fasilitas-fasilitasnya yang terletak di Ciwandan, Cilegon dan Puloampel, Serang di Provinsi Banten. CAP merupakan pabrik petrokimia utama yang memanfaatkan teknologi dan fasilitas pendukung canggih kelas dunia. Jantung operasi CAP adalah Lummus Naphtha Cracker yang menghasilkan etilen, propilen, Mixed C4, dan Pyrolysis Gasoline (Py-Gas) berkualitas tinggi untuk Indonesia serta pasar ekspor regional.
26
Selain pabrik Naphtha Cracker, CAP memiliki fasilitas produksi Polyethylene dan Polypropylene yang terintegrasi yang menggabungkan dua teknologi kelas dunia. Empat reaktor Unipol dengan lisensi dari Union Carbide: satu reaktor mampu menghasilkan resin Linear Low dan High Density Polyethylene; tiga reaktor lainnya mampu menghasilkan berbagai resin Polypropylene. Reaktor kelima menggunakan lisensi dari Showa Denko KK, teknologi revolusioner Jepang yang dikenal dengan Bimodal High Density Polyethylene. Kedua teknologi kelas dunia tersebut digabungkan untuk memproduksi berbagai grade resin Polyethylene untuk memenuhi sebagian besar permintaan Polyethylene di Indonesia.
Guna memastikan produksi yang berkesinambungan, CAP memiliki pembangkit listrik terpasang dengan kapasitas yang melebihi kebutuhan produksi normal. Selain itu, CAP memiliki sambungan ke PLN sebagai sumber listrik cadangan. Pabrik pun memiliki instalasi desalinasi dan pengolahan air yang menghasilkan air yang sangat murni untuk digunakan pada sistem pendingin, tangki penyimpanan, dan jetty.
CAP memproduksi bahan kimia dan plastik yang digunakan dalam berbagai produk konsumen dan industri sehari-hari termasuk bahan kemasan, wadah, penyimpanan material, ban, dan lain-lain. Pemakai akhir konsumen produk plastik sebesar 70% dari total penjualan CAP (30% berasal dari pasar industri). CAP memiliki posisi unik untuk memanfaatkan prospek pertumbuhan industri petrokimia yang kuat di Indonesia dan meningkatkan permintaan konsumen. CAP didukung oleh Pemegang Saham utama yang kuat, Barito Pacific Grup (65,20%)* dan SCG Chemicals Co. Ltd. (30,15%) – kepemilikan per 30 April 2014. Dalam Gambar 1.1 terdapat bebagai keunggulan CAP.
27
Gambar 4.1 Keunggulan PT CAP Tbk
Sumber: Public Expose 2014 PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk sepenuhnya memiliki 2 entitas anak: PT Styrindo Mono Indonesia (SMI) dan PT Petrokimia Butadiene Indonesia (PBI). Styrindo Mono Indonesia (SMI) merupakan satu-satunya produsen Styrene Monomer di Indonesia yang melayani baik industri hilir domestik dan pasar ekspor regional. Pabriknya terletak di Puloampel, Serang, dan berada sekitar 40KM dari pabrik Naphtha Cracker. Pabrik SMI memproduksi Styrene Monomer dengan kapasitas 340,000MT per tahun. Dua unit pabrik Ethyl Benzene dirancang dengan lisensi dari Mobil/Badger dan teknologi-teknologi Lummus. Kedua unit Ethyl Benzene tersebut terintegrasi dengan dua unit pabrik Styrene Monomer yang direkayasa menggunakan teknologi Lummus/UOP. Pendapatan bersih CAP 76% dari produk olefin dan poliolefin yaitu etilen, propilen, dan polietilen. Gambar 1.2 menyajikan persentase dan jumlah pendapatan bersih produk olefin dan poliolefin dari PT CAP. Sementara sisanya dihasilkan dari anak-anak perusahaan PT CAP yaitu SMI dan PBI.
28
Gambar 4.2 Persentase Pendapatan Bersih PT CAP Sumber: Public Expose 2014 PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
Petrokimia Butadiene Indonesia (PBI) merupakan pabrik Butadiene pertama di Indonesia yang menghasilkan Butadiene untuk memenuhi kebutuhan pasar regional. Pabrik tersebut memproduksi Butadiene dengan kapasitas 100,000MT per tahun. Bahan baku untuk pabrik Butadiene adalah Mixed C4 yang merupakan produk turunan dari pabrik Naphtha Cracker. Butadiene merupakan bahan baku yang digunakan di dalam produksi karet sintetis yang merupakan bahan baku utama dalam produksi ban.
Tabel 4.1 Kapasitas Produksi Etilen dan Polietilen PT CAP Tbk
Jenis Produksi Kapasitas Produksi Per Tahun
Etilen 600 MT
Politilen 336 MT
Sumber: ( PT Chandra Asri Tbk ) http://www.chandra-asri.com/production_capacity.php
Jumlah produksi ini tidak mencukupi untuk kebutuhan domestik sehingga Indonesia bergantung pada hasil impor sebesar 996 MT/tahun.
29
Gambar 4.3 Kebutuhan Nasional yang dipenuhi oleh PT CAP Sumber: Public Expose 2014 PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
Kebutuhan nasional akan etilen dan polietilen belum terpenuhi sseluruhnya seperti terlihat pada Gambar 1.3. Hal ini disebabkan karena PT CAP tidak menjual keseluruhan produk yang dihasilkannya melainkan menjadikan etilen sebagai bahan baku polietilen yang akan diproduksi kembali. Sedangkan untuk polietilen, masih terdapat pabrik lain penghasil polietilen seperti Lotte Chemical Titan Tbk yang dapat men-supply PE untuk kebutuhan nasional. Walaupun begitu, PT CAP masih termasuk dalam 10 produsen poliolefin terbesar di Asia Tenggara seperti dalam Gambar 1.4. PT CAP terletak pada urutan keenam dalam peringkat tersebut.
30
Gambar 4.4 Top 10 Produsen Poliolefin Terbesar di Asia Tenggara Sumber: Public Expose 2014 PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
Gambar 4.5 Perbandingan Volume Penjualan dan Volume Produksi Sumber: Public Expose 2014 PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
Gambar 1.5 menguatkan bukti bahwa lebih banyak hasil produksi etilen dan polietilen yang digunakan untuk menjadi bahan baku pembuatan produk lain bukannya dijual ke masyarakat, seperti etilen untuk pembuatan polietilen. Sedangkan polietilen dikhususkan untuk pembuatan monostyrene di anak perusahaan PT CAP yaitu SMI.
Berikut adalah spesifikasi produk etilen yang di produksi oleh PT CAP Tbk:
Tabel 4.2 Spesifikasi Etilen Produksi PT CAP Tbk
No. Propeties Unit Sales
Spec.
Test Methods
1. Ethylene Vol% >99.95 ASTM D-2505
2. Methane + Ethane Vol ppm <500 ASTM D-2505 3. Total C3 and Heavier Vol ppm <10 ASTM D-2505
4. Acetylene Vol ppm <5 ASTM D-2505
5. Hydrogen Vol ppm <5 ASTM D-2504
6. Carbon Monoxide Vol ppm <2 ASTM D-2504
7. Carbon Dioxide Vol ppm <5 ASTM D-2505
8. Alcohol Wt ppm <10 GC-PEG
9. Water Vol ppm <3 Dew Point Meter
31
11. Oxygen Vol ppm <2 Oxygen Analyzer
12. Total Combined Nitrogen (as NH3)
Vol ppm <1 Gas Detector
Sumber: PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
http://www.chandra-asri.com/UserFiles/File/Monomer/CargoSpec-Ethylene.pdf
4.2 Polietilena
Untuk polietilen, Indonesia mempunyai dua perusahaan produsen yaitu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk dan PT Lotte Chemical Titan.