• Tidak ada hasil yang ditemukan

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1. Profil Perusahaan

4.1.1. PT Multistrada Arah Sarana Tbk,

PT Multistrada Arah Sarana Tbk (Perusahaan) didirikan di Indonesia pada tanggal 20 Juni 1988 dengan nama PT Oroban Perkasa dalam rangka Undang-Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-8932.HT.01.01-TH.88 tanggal 20 September 1988, serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 41.

Berdasarkan perubahan anggaran dasar perusahaan yang telah disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dalam surat keputusannya No. C-01973 HT.01.04.TH.2005 tertanggal 25 Januari 2005, yang diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 26 tanggal 1 April 2005, nama Perusahaan berubah dari PT Multistrada Arah Sarana menjadi PT Multistrada Arah Sarana Tbk.

Anggaran dasar perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir pada tanggal 15 Juli 2008 dengan Akta Notaris Benny Kristianto, S.H., No. 26 mengenai perubahan penyesuaian seluruh anggaran dasar perseroan dengan ketentuan Undang-undang Perseroan Terbatas yang baru dan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“BAPEPAM-LK”). Perubahan anggaran dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-49709.AH.01.02.TH.2008 tanggal 11 Agustus 2008. Sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan perusahaan adalah menjalankan usaha di bidang industri ban yang mencakup usaha pembuatan ban untuk semua jenis kendaraan bermotor.

Perusahaan saat ini bergerak dalam bidang industri pembuatan ban luar kendaraan bermotor roda empat atau lebih.

Pada tahun 2008, perusahaan memiliki kapasitas produksi tahunan sebanyak 4.725.000 ban mobil dan 1.820.000 ban motor, hasil produksi perusahaan tersebut dipasarkan di dalam dan di luar negeri, termasuk Timur Tengah, Eropa, Australia, Afrika, Asia dan Amerika. Perusahaan Multistrada ini terletak di Jl. Raya Lemahabang Km 58,3, Cikarang Timur, Jawa Barat.

Perusahaan menyerahkan surat pernyataan pendaftaran untuk penawaran umum efek perusahaan kepada Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) pada tanggal 18 Maret 2005. Pada bulan Juni 2005, perusahaan melakukan penawaran umum perdana sebanyak 1.000.000.000 saham baru kepada masyarakat dengan nilai nominal Rp 140 per saham dengan harga penawaran awal sebesar Rp 170 per saham. Pada bulan Juni 2007, perusahaan melakukan penawaran umum terbatas I dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”) sejumlah 2.622.375.000 saham baru dengan nilai nominal Rp 140 per saham yang ditawarkan dengan harga Rp 200 dan sejumlah 440.559.000 waran seri I yang akan diterbitkan menyertai saham baru hasil pelaksanaan HMETD tersebut yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham perusahaan atau pemegang HMETD yang melaksanakan HMETD.

Saat ini kepemilikan saham Multistrada kebanyakan dimiliki oleh investor asing seperti PVP XVIII PTE LTD yang merupakan pengendali saham sebesar 26,1 persen, dan saham yang dimiliki publik kurang dari 5 persen jumlah saham berjumlah 45,67 persen. Untuk lebih jelasnya kepemilikan saham Multistrada dapat dilihat pada Tabel 1.

Tabel 1. Kepemilikan saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk

Visi dari perusahaan Multistrada adalah menjadi produsen ban berkelas dunia. Untuk mendukung visi ini, perusahaan memusatkan perhatian dengan memaksimalkan kepuasan pelanggan serta menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi dan harga yang kompetitif, selain itu perusahaan juga terus memaksimalkan nilai-nilai bagi para pemegang saham.

Perusahaan mempunyai komitmen penuh untuk menyediakan pelayanan yang terbaik dan produk-produk yang berkualitas tinggi untuk para pelanggan, dengan tidak menggunakan bahan baku di bawah standar, tidak memproduksi dan mengirimkan produk yang tidak memenuhi standar kualitas.

Selain itu perusahaan mempunyai komitmen untuk melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik, dengan menekankan kepada para karyawan pentingnya menerapkan prinsip etika tinggi, serta terus menjaga kesehatan dan keselamatan kerja melalui cara kerja yang baik dan pengawasan mutu yang tinggi serta berusaha keras untuk meningkatkan kesejahteraan dan standar kehidupan bagi seluruh karyawan.

2. Karyawan, Direktur dan Komisaris

Berdasarkan laporan perusahaan, susunan anggota dewan komisaris dan direksi perusahaan per 31 Desember 2008 adalah : a. Dewan Komisaris

 Presiden Komisaris : Eugene Cho Park

 Komisaris Independen : Uthan M. Arief Sadikin

 Komisaris Independen : Mulyo Sutrisno

 Komisaris Independen : Juanto Salim

 Komisaris : Andi Solaiman

b. Dewan Direksi

 Presiden Direktur : Pieter Tanuri

 Direktur : Ir. Sukarman

 Direktur : Yohanes Ade Bunian

Moniaga

 Direktur : Hartono Setiabudi

Jumlah karyawan perusahaan per 31 Desember 2008 adalah 860 karyawan tetap.

3. Kondisi Keuangan

Periode Desember 2008 PT Multistrada mengalami penambahan aktiva sebesar 32,23 persen atau setara dengan Rp 579.851.809.525, dari tahun 2007 total aktiva sebesar Rp 1.799.172.358.609 meningkat menjadi Rp 2.379.024.168.134 pada tahun 2008. Penambahan total aktiva ini terjadi karena adanya peningkatan aktiva lancar dan aktiva tidak lancar pada tahun 2008.

Aktiva lancar meningkat tajam pada tahun 2008 yaitu sebesar 73,71 persen sedangkan aktiva tidak lancar naik sebesar 22,05 persen.

Lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 2.

Tabel 2. Ringkasan neraca PT Multistarada Arah Sarana Tbk, Total kewajiban PT Multistrada mengalami peningkatan yang tinggi pada tahun 2008 yaitu sebesar 114,04 persen setara dengan Rp 579.851.809.525, dari tahun 2007 total kewajiban perusahaan sebesar Rp 511.230.617.593 menjadi Rp 1.094.227.708.940 pada tahun 2008. Penambahan total kewajiban yang tinggi ini terjadi karena adanya peningkatan yang cukup signifikan pada kewajiban lancar dan kewajiban tidak lancar, dengan masing-masing kenaikannya adalah 156,76 persen untuk kewajiban lancar dan 66,86 persen untuk kewajiban tidak lancar.

Tabel 3. Ringkasan laporan laba/rugi PT Multisrada Arah tahun 2008 mengalami penurunan yang cukup drastis yaitu sebesar 89,82 persen atau senilai dengan Rp 26.230.964.855 dari Rp 29.204.495.783 pada tahun 2007 menjadi Rp 2.973.530.928 pada

akhir 2008. Penurunan ini terjadi karena adanya kenaikan yang sangat tinggi pada beban lain-lain sebesar dua kali lipatnya dari tahun sebelumnya yaitu 260,73 persen. Kenaikan beban tersebut dikarenakan adanya kerugian bersih selisih kurs pada tahun 2008 yaitu sebesar Rp 118.533.506.379, sehingga mengurangi laba usaha perusahaan.

Dokumen terkait