Di area proses pulper DIP 2 jumlah operator yang bertugas adalah dua orang dengan elemen –elemen kerja
• Memotong dan melepas kawat bal avval (AA )
• Masukkan soda air/ NaOh ke pulper (AB )
• Mencuci pulper ( AD )
• Mengambil sampah di dalam pulper ( AE )
• Mengambil bak sampah dengan katrol (AF)
• Membuang sampah pulper (AH)
• Masak pulper penuhi chest 2A (AM)
• Katrol avval untuk masak pulper SP 7 (AK)
• Potong dan lepas kawat avval untuk masak pulper SP 7 (AL)
• Memotong kawat avval untuk pulper DIP 2 (AO)
• Melepas kawat avval untuk pulper DIP 2 (AP)
• Uji kenormalan data elemen – elemen kerja di area proses Pulper DIP 2 Tabel 4.38 Hasil uji kenormalan elemen kerja area washing akhir
Elemen
* Elemen kerja memotong kawat avval untuk pulper DIP 2(AO), data yang diperoleh setelah diuji kenormalan, data tidak berdistribusi normal sehingga tidak dapat digunakan untuk mencari waktu baku (Wb). Sehingga disini digunakan waktu terlama yang diperoleh dari pengamatan yaitu 40 detik
• Uji keseragaman data dan kecukupan data
Tabel 4.39 Hasil uji keseragaman dan tingkat error dari uji kecukupan data
Elemen
Tingkat error dari elemen kerja memotong dan melepas kawat avval (AA), mencuci pulper (AD), mengambil bak sampah (AF), dan memasak pulper (AM)
cukup tinggi karena waktu yang diperoleh selama pengukuran cukup bervariasi.
Hal ini disebabkan karena kondisi kerja yang kurang ideal untuk elemen kerja tersebut, dalam hal ini operator tidak ada keharusan mengerjakannya secara konstan sehingga operator mengerjakannya dengan lama waktu yang bervariasi.
Pengaruh dari tingkat error tersebut dapat dilihat pada halaman 118.
Dibawah ini adalah performance rating operator dan waktu normal (Wn) untuk tiap elemen – elemen kerja di area proses Pulper DIP 2.
Performance operator :
• Skill : Good
• Operator Pulper DIP 2 sudah bekerja lebih dari 10 tahun.
• Operator dapat langsung mengetahui bila ada yang tidak beres pada proses.
• Dalam melaksanakan pekerjaannya operator tidak memerlukan pengawasan lagi.
• Gerakan-gerakan kerja operator terkoordinasi dengan baik
• Effort : Good
• Operator penuh perhatian kepada pekerjaanya.
• Kecepatan operator dalam melakukan pekerjaan baik dan dapat dipertahankan sepanjang hari, hal ini terlihat dari data-data waktu yang diperoleh selama pengukuran yang mana tidak ada lama dalam melakukan elemen kerja yang menyimpang sangat besar.
• Operator menyenangi pekerjaannya.
• Condition: Good
• Area proses pulper DIP 2 merupakan area yang terbuka, sehingga pencahayaan, sirkulasi udara baik dan kebisingan yang rendah.
• Consistency : Good
• Operator area proses pulper DIP 2 memiliki konsistensi baik karena dalam melakukan pekerjaannya waktu yang mereka perlukan tidak bervariasi terlalu besar.
Tabel 4.40 Performance rating operator dan waktu normal (Wn)
elemen
kerja Ws(detik) performance operator Total
performane performance rating Wn
(detik)
Skill Effort Condition consistency
AA 859 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 979.3 AB 28 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 31.92 AD 1582 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 1803 AE 432 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 492.5 AF 218 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 248.5 AH 239 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 272.5 AM 2832 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 3228
AK 80 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 91.2 AL 31 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 35.34 AP 37 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 42.18
Dibawah ini adalah allowances dan waktu baku (Wb) yang diperoleh dari elemen– elemen kerja di area proses Pulper DIP 2 :
• Elemen kerja memotong dan melepas kawat bal Avval (AA)
• Tenaga yang dibutuhkan ( ringan ) = 9
Operator mengeluarkan tenaga tidak banyak karena operator memotong kawat dengan gunting lalu menarik kawat-kawat tersebut
• Sikap kerja (berdiri diatas dua kaki ) = 2.5
Sikap kerja operator badan tegak, bertumpu pada dua kaki.
• Gerakan kerja ( agak terbatas ) = 3
Gerakan kerja operator agak terbatas pada gunting dan kawat yang dilepasi.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak membutuhkan konsentrasi mata yang tinggi .
• Keadaan temperatur tempat kerja ( normal ) = 3
Keadaan temperatur area pulper DIP 2 berkisar antara kurang lebih 27
‘C
• Keadaan atmosfer ( cukup ) = 1
Area pulper DIP 2 merupakan area yang banyak terdapat debu dari avval-avval terutama jika avval dimasukkan ke pulper dengan loader cukup , memiliki pencahayaan baik.
• Keadaan lingkungan = 1
Operator pulper DIP 2 memiliki siklus kerja yang berulang-ulang dan area pulper DIP 2 merupakan lingkungan yang cerah.
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja masukkan soda air ke dalam pulper (AB)
• Tenaga yang dibutuhkan ( sedang ) = 15
Operator mengeluarkan tenaga cukup banyak karena operator mengangkat NaOh dalam bak seberat 13 Kg lalu dimasukkan ke dalam pulper
• Sikap kerja (berdiri diatas dua kaki ) = 2
Sikap kerja operator badan tegak, bertumpu pada dua kaki.
• Gerakan kerja ( agak terbatas ) = 4
Gerakan kerja operator agak terbatas pada bak NaOh yang dibawa.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak membutuhkan konsentrasi mata yang tinggi .
• Keadaan temperatur tempat kerja ( normal ) = 3
Keadaan temperatur area pulper DIP 2 berkisar antara kurang lebih 27
‘C
• Keadaan atmosfer ( cukup ) = 1
Area pulper DIP 2 merupakan area yang banyak terdapat debu dari avval-avval terutama jika avval dimasukkan ke pulper dengan loader cukup , memiliki pencahayaan baik.
• Keadaan lingkungan = 1
Operator pulper DIP 2 memiliki siklus kerja yang berulang-ulang dan area pulper DIP 2 merupakan lingkungan yang cerah.
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja mencuci pulper ( AD)
• Tenaga yang dibutuhkan ( dapat diabaikan ) = 0
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak dalam elemen kerja ini karena pulper dicuci dengan dengan cara menyalakan air di dalam pulper dan menyalakan kipas pulper. Operator hanya menekan tombol untuk menyalakan air dan kipas.
• Sikap kerja (berdiri santai ) = 0
Sikap kerja operator berdiri santai .
• Gerakan kerja ( normal ) = 0
Gerakan kerja operator tidak terbatas apapun.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak membutuhkan konsentrasi mata yang tinggi .
• Keadaan temperatur tempat kerja ( normal ) = 3
Keadaan temperatur area pulper DIP 2 berkisar antara kurang lebih 27
‘C
• Keadaan atmosfer ( cukup ) = 1
Area pulper DIP 2 merupakan area yang banyak terdapat debu dari avval-avvalterutama jika avval dimasukkan ke pulper dengan loader cukup , memiliki pencahayaan baik.
• Keadaan lingkungan = 1
Operator pulper DIP 2 memiliki siklus kerja yang berulang-ulang dan area pulper DIP 2 merupakan lingkungan yang cerah.
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja mengambil sampah di dalam pulper (AE)
• Tenaga yang dibutuhkan ( sangat ringan ) = 7
Operator mengeluarkan tenaga tidak banyak. Operator hanya mengambil sampah di dalam pulper.
• Sikap kerja (membungkuk ) = 7
Sikap kerja operator badan dibungkukkan bertumpu pada dua kaki ketika mengambil sampah.
• Gerakan kerja ( agak terbatas ) = 5
Gerakan kerja operator agak terbatas karena operator berada di dalam pulper.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak membutuhkan konsentrasi mata yang tinggi .
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi ) = 7
Keadaan temperatur di dalam pulper DIP 2 berkisar antara kurang lebih 30 ‘C
• Keadaan atmosfer ( cukup ) = 3
Di dalam pulper DIP 2 terdapat sisa bau-bauan bahan.
• Keadaan lingkungan = 0
Di dalam Pulper DIP 2 tidak bising dan cahaya dari luar juga terang
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja mengambil bak sampah dengan katrol (AF)
• Tenaga yang dibutuhkan ( sangat ringan ) = 7
Operator mengeluarkan tenaga tidak banyak karena operator hanya mengoperasikan tombol katrol yang tidak berat.
• Sikap kerja (berdiri diatas dua kaki ) = 2
Sikap kerja operator badan tegak, bertumpu pada dua kaki.
• Gerakan kerja ( normal ) = 0
Gerakan kerja operator tidak terbatas apapun.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak membutuhkan konsentrasi mata yang tinggi .
• Keadaan temperatur tempat kerja ( normal ) = 3
Keadaan temperatur area pulper DIP 2 berkisar antara kurang lebih 27
‘C
• Keadaan atmosfer ( cukup ) = 1
Area pulper DIP 2 merupakan area yang banyak terdapat debu dari avval-avvalterutama jika avval dimasukkan ke pulper dengan loader cukup , memiliki pencahayaan baik.
• Keadaan lingkungan = 0
Area pulper DIP 2 merupakan lingkungan yang cerah dan tidak bising.
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja membuang sampah pulper (AH)
• Tenaga yang dibutuhkan ( sangat ringan ) = 7
Operator mengeluarkan tenaga tidak banyak karena operator membuang sampah pulper di dalam bak sampah yang digerakkan katrol, operator hanya mengoperasikan tombol katrol yang tidak berat.
• Sikap kerja (berdiri diatas dua kaki ) = 2
Sikap kerja operator badan tegak, bertumpu pada dua kaki.
• Gerakan kerja ( normal ) = 0
Gerakan kerja operator tidak terbatas apapun.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak membutuhkan konsentrasi mata yang tinggi .
• Keadaan temperatur tempat kerja ( normal ) = 3
Keadaan temperatur area pulper DIP 2 berkisar antara kurang lebih 27
‘C
• Keadaan atmosfer ( cukup ) = 1
Area pulper DIP 2 merupakan area yang banyak terdapat debu dari avval-avval terutama jika avval dimasukkan ke pulper dengan loader cukup , memiliki pencahayaan baik.
• Keadaan lingkungan = 0
Area pulper DIP 2 merupakan lingkungan yang cerah dan tidak bising.
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja masak Pulper penuhi chest (AM)
• Tenaga yang dibutuhkan ( sedang ) = 12
Operator mengeluarkan tenaga cuku banyak karena operator ketika masak pulper harus memasukkan NaOh/ Soda api seberat 13 Kg ke dalam pulper.
• Sikap kerja (berdiri diatas dua kaki ) = 2
Sikap kerja operator badan tegak, bertumpu pada dua kaki.
• Gerakan kerja ( agak terbatas ) = 3
Gerakan kerja operator agak terbatas ketika memasukkan NaOh, yaitu terbatas pada bak NaOH
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak membutuhkan konsentrasi mata yang tinggi .
• Keadaan temperatur tempat kerja ( normal ) = 3
Keadaan temperatur area pulper DIP 2 berkisar antara kurang lebih 27
‘C
• Keadaan atmosfer ( cukup ) = 1
Area pulper DIP 2 merupakan area yang banyak terdapat debu dari avval-avval terutama jika avval dimasukkan ke pulper dengan loader cukup , memiliki pencahayaan baik.
• Keadaan lingkungan = 0
Area pulper DIP 2 merupakan lingkungan yang cerah dan tidak bising.
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja katrol avval untuk masak pulper SP 7 (AK)
• Tenaga yang dibutuhkan ( sangat ringan ) = 7
Operator mengeluarkan tenaga tidak banyak karena operator hanya mengoperasikan tombol katrol yang tidak berat.
• Sikap kerja (berdiri diatas dua kaki ) = 2
Sikap kerja operator badan tegak, bertumpu pada dua kaki.
• Gerakan kerja ( agak terbatas ) = 4
Gerakan kerja operator agak terbatas pada letak bal avval.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak membutuhkan konsentrasi mata yang tinggi .
• Keadaan temperatur tempat kerja ( normal ) = 3
Keadaan temperatur area pulper DIP 2 berkisar antara kurang lebih 27
‘C
• Keadaan atmosfer ( cukup ) = 1
Area pulper DIP 2 merupakan area yang banyak terdapat debu dari avval-avval terutama jika avval dimasukkan ke pulper dengan loader cukup , memiliki pencahayaan baik.
• Keadaan lingkungan = 1
Operator pulper DIP 2 memiliki siklus kerja yang berulang-ulang untuk elemen kerja ini dan area pulper DIP 2 merupakan lingkungan yang cerah.
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja memotong dan melepas kawat avval untuk masak pulper SP 7 (AL)
• Tenaga yang dibutuhkan ( sedang ) = 19
Operator mengeluarkan tenaga cukup banyak karena operator setelah memotong kawat dengan gunting dan melepas kawat, operator mendorong bal avval untuk masuk ke dalam pulper.
• Sikap kerja (berdiri diatas dua kaki ) = 2
Sikap kerja operator badan tegak, bertumpu pada dua kaki.
• Gerakan kerja ( agak terbatas ) = 4
Gerakan kerja operator agak terbatas pada posisi kawat ketika memotong kawat dan pada letak bal avval ketika mendorong kawat masuk ke pulper.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak membutuhkan konsentrasi mata yang tinggi .
• Keadaan temperatur tempat kerja ( normal ) = 3
Keadaan temperatur area pulper DIP 2 berkisar antara kurang lebih 27
‘C
• Keadaan atmosfer ( cukup ) = 1
Area pulper DIP 2 merupakan area yang banyak terdapat debu dari avval-avval terutama jika avval dimasukkan ke pulper dengan loader cukup , memiliki pencahayaan baik.
• Keadaan lingkungan = 1
Operator pulper DIP 2 memiliki siklus kerja yang berulang-ulang untuk elemen kerja ini dan area pulper DIP 2 merupakan lingkungan yang cerah.
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja melepas kawat untuk pulper DIP 2 (AP)
• Tenaga yang dibutuhkan ( sangat ringan ) = 7
Operator mengeluarkan tenaga tidak banyak karena untuk melepas kawat operator memotong kawat dengan guntung lalu melepas kawat bal avval.
• Sikap kerja (berdiri diatas dua kaki ) = 2
Sikap kerja operator badan tegak, bertumpu pada dua kaki.
• Gerakan kerja ( agak terbatas ) = 3
Gerakan kerja operator agak terbatas gunting ketika memotong kawat dan terbatas pada posisi kawat ketika melepas kawat bal avval.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak membutuhkan konsentrasi mata yang tinggi .
• Keadaan temperatur tempat kerja ( normal ) = 3
Keadaan temperatur area pulper DIP 2 berkisar antara kurang lebih 27
‘C
• Keadaan atmosfer ( cukup ) = 1
Area pulper DIP 2 merupakan area yang banyak terdapat debu dari avval-avval terutama jika avval dimasukkan ke pulper dengan loader cukup , memiliki pencahayaan baik.
• Keadaan lingkungan = 1
Operator pulper DIP 2 memiliki siklus kerja yang berulang-ulang untuk elemen kerja ini dan area pulper DIP 2 merupakan lingkungan yang cerah.
• Kebutuhan personal = 2.5
Tabel 4.41 Allowances dan waktu baku (Wb) elemen-elemen kerja
elemen
kerja Allowance Operator total Wn Wb(detik) A.1 A.2 A.3 A.4 A.5 A.6 A.7 A.8
AA 9 2.5 3 0 3 1 1 2.5 22 979.3 1255.46 AB 15 2 4 0 3 1 1 2.5 28.5 31.92 44.64 AD 0 0 0 0 3 1 1 2.5 7.5 1803 1949.71 AE 7 7 5 0 7 3 0 2.5 31.5 492.5 718.95 AF 7 2 0 0 3 1 0 2.5 15.5 248.5 294.11 AH 7 2 0 0 3 1 0 2.5 15.5 272.5 322.44 AM 12 2 3 0 3 1 0 2.5 23.5 3228 4220.24
AK 7 2 4 0 3 1 1 2.5 20.5 91.2 114.71 AL 19 2 4 0 3 1 1 2.5 32.5 35.34 52.36 AP 7 2 3 0 3 1 1 2.5 19.5 42.18 52.39