4.PENGOLAHAN DATA
Stock Preparation ( SP ) adalah salah satu bagian dari divisi produksi yang terbagi menjadi 3 bagian yaitu Deinking Plant ( DIP ); single layer di SP1, SP 2, SP 3, dan SP 6 ; serta multi layer di SP 5 dan SP 7 . Deinking Plant ( DIP ) merupakan proses pengangkatan tinta yang dari bahan – bahan berupa avval menjadi kraft /bubur yang akan dipergunakan di proses SP selanjutnya.
Deinking Plant ( DIP ) yang terbagi menjadi dua yaitu Deinking Plant 1( DIP1 ) dan Deinking Plant 2 ( DIP 2) yang mana Deinking Plant 1 ( DIP 1 ) menghasilkan kraft /bubur yang akan dipergunakan di SP 6. Deinking Plant 2 ( DIP 2 ) menghasilkan kraft /bubur yang akan dipergunakan di SP 5 dan SP 7.
Berikut ini adalah proses-proses di Deinking Plant 1 ( DIP 1 ) :
• HCP : Proses yang menguraikan kertas bekas / avval menjadi serat-serat selulosa dengan bantuan air dan bahan kimia, yang bekerja konsistensi antara 15 %-20 %.
• Cleaning : Proses pemisahan kotoran dengan menggunakan mesin cleaner yang berbentuk silinder yang bagian bawahnya berbentuk kerucut, pemisahannya berdasarkan berat jenis.
• Screening : Proses pemisahan kotoran dengan menggunakan mesin screen dengan ukuran pori – pori screen tertentu, pemisahan kotoran berdasarkan ukuran dari kotoran tersebut.
• Washing : Proses pencucian stock/ bahan agar lebih bersih/ trpisah dari kontaminan dengan cara melewatkan stock/ bahan diatas silinder wire dengan ukuran mesh tertentu.
• Thickening : Proses pemisahan air dengan serat untuk persiapan proses-proses yang membutuhkan konsistensi tinggi.
• Kneading : Proses penghancuran kontaminan menjadi partikel yang lebih kecil dengan mesin Kneader dan ditambahkan steam.
• Flowtation : Proses pengangkatan tinta dengan bantuan gelembung udara di mesin flotator.
HCP
Cleaning
Screening
Washing
Thickening
Washing akhir Flotation Kneading
Gambar 4.1 aliran proses produksi Deinking Plant 1 ( DIP 1 ) Berikut ini adalah proses-proses di Deinking Plant 2 ( DIP 2 ) :
• Pulping : Proses penyesuaian waste pulper menggunakan mesin Hydra pulper dengan bantuan air dan bahan kimia.
• Cleaning : Proses pemisahan kotoran dengan menggunakan mesin cleaner yang berbentu silinder yang bagian bawahnya berbentuk kerucut, pemisahannya berdasarkan berat jenis.
• Screening : Proses pemisahan kotoran dengan menggunakan mesin screen dengan ukuran pori – pori screen tertentu, pemisahan kotoran berdasarkan ukuran dari kotoran tersebut.
• Washing : Proses pencucian stock/ bahan agar lebih bersih/
terpisah dari kontaminan dengan cara melewatkan stock/ bahan diatas silinder wire dengan ukuran mesh tertentu.
• Thickening : Proses pemisahan air dengan serat untuk persiapan proses-proses yang membutuhkan konsistensi tinggi.
• Kneading : Proses penghancuran kontaminan menjadi partikel yang lebih kecil dengan mesin Kneader dan ditambahkan steam.
• Flowtation : Proses pengangkatan tinta dengan bantuan gelembung udara di mesin flotator.
Pulping
Screening
Thckening Cleaning
Flotatation Kneading
Washing akhir
Gambar 4.2 aliran proses produksi Deinking Plant 2 ( DIP 2 )
Jumlah operator yang bertugas di seksi Deinking Plant (DIP) yang terbagi menjadi Deinking Plant 1 (DIP 1) dan Deinking Plant 2 (DIP 2 ) secara keseluruhan total berjumlah 48 orang. Jumlah tersebut dibagi ke dalam 3 shift dengan tiap shift berjumlah 16 orang. Deinking Plant 1 (DIP 1) operator yang bertugas dalam satu shift berjumlah 10 orang ditambah 1 operator yang bertugas untuk proses Cleaning lantai 3 belakang merupakan operator SP 6. Di Deinking Plant 2 (DIP 2 ) operator yang bertugas berjumlah 5 orang, serta 1 orang operator proses White water treatment / Krofta. Operator Deinking Plant (DIP) dibagi per area proses karena area Deinking Plant (DIP) terbagi di 4 lantai area factory.
Berikut ini adalah pembagian operator Deinking Plant (DIP) :
• Area proses Cleaning DIP 1 di lantai 3 belakang dengan jumlah operator 1 orang. Operator ini bukan operator Deinking Plant (DIP), melainkan operator SP 6.
• Area proses HCP dengan jumlah operator 4 orang
• Area proses Washing lantai 4 dengan jumlah operator 2 orang.
• Area proses Thickening DIP 1lantai 4 dengan jumlah operator 1 orang. Di area ini proses Kneading juga berjalan.
• Area proses Screening DIP 1lantai 2 dengan jumlah opearator 2 orang.
• Area proses Washing DIP 1akhir lantai 3 dengan jumlah operator 1 orang.
• Area proses Pulping DIP 2 dengan jumlah operator 2 orang.
• Area proses Screening DIP 2 di lantai 2 dengan jumlah operator 2 orang.
• Area proses Thickening DIP 2lantai 4 dengan jumlah operator 1 orang.
• Area proses White Water treatment/ krofta di lantai 4 dengan jumlah operator 1 orang.
4.1 AREA PROSES HIGH CONSISTENCY PULPER (HCP)
High Consistency Pulper (HCP) adalah mesin yang berfungsi untuk menguraikan avval (kertas bekas) menjadi serat- serat selulosa.
Di area High Consistency Pulper (HCP) toperator yang bertugas berjumlah empat orang, dengan elemen-elemen kerja:
• Naikkan avval ke atas konveyor (HA)
• Masukkan dan siapkan Avval di atas conveyor (HB)
• Mengambil dan membuang sampah pulper (HC)
• Mengecek bahan kimia (HD)
• Ambil dan Mengecek sample bubur pulper (HE)
• Mengirim sampel bubur ke laborat(HF)
• Katrol per bal avval ke atas conveyor (HH)
• Lepas kawat bal avval di atas conveyor (HI)
• Uji kenormalan data naikkan avval ke atas conveyor.
Data-data dari elemen kerja naikkan avval ke atas conveyor diuji apakah berdistribusi normal dengan bantuan Software Statgraph.
Apabila nilai expected frequency (frekuensi harapan) lebih kecil dari 5, digunakan metode Kolmogorov-Smirnov. Metode Kolmogorov- Smirnov ini membandingkan nilai modified form yang diperoleh dari hasil perhitungan menggunakan Software Statgraph dengan nilai critical value (D) tabel untuk berdistribusi normal. Data elemen kerja naikkan avval ke atas conveyor berdistribusi normal bila nilai modified form yang diperoleh dari hasil perhitungan menggunakan Software Statgraph lebih kecil dari nilai critical value (D) tabel, dengan hipotesa:
H0 : Data elemen kerja naikkan avval keatas conveyor berdistribusi normal
H1 : Data elemen kerja naikkan avval keatas conveyor tidak berdistribusi normal
Tabel 4.1 Data elemen kerja naikkan avval ke atas conveyor
Naikkan avval ke atas conveyor(dtk)
900 960 840 1200 900 900 780 1140 780 840 1200 960 1020 900 840 840 1080 1080
900 600 900 840 600 1020 600 720 780 900
Density Trace for Naikkan avval ke conveyor
Naikkan avval ke conveyor
density
600 700 800 900 1000 1100 1200 0
0.5 1 1.5 2 2.5 (X 0.001)3
Gambar 4.3 uji kenormalan elemen kerja naikkan avval ke conveyor
Goodness-of-Fit Tests for Naikkan avval ke conveyor Chi-Square Test
--- Lower Upper Observed Expected
Limit Limit Frequency Frequency Chi-Square --- at or below 708.236 3 3.50 0.07 708.236 784.903 4 3.50 0.07 784.903 842.234 5 3.50 0.64 842.234 893.571 0 3.50 3.50 893.571 944.908 7 3.50 3.50 944.908 1002.24 2 3.50 0.64 1002.24 1078.91 2 3.50 0.64 above 1078.91 5 3.50 0.64 --- Chi-Square = 9.71416 with 5 d.f. P-Value = 0.0837516
Estimated Kolmogorov statistic DPLUS = 0.162655 Estimated Kolmogorov statistic DMINUS = 0.11975 Estimated overall statistic DN = 0.162655 Approximate P-Value = 0.457231
EDF Statistic Value Modified Form P-Value
--- Kolmogorov-Smirnov D 0.162655 0.885188 <0.10*
Anderson-Darling A^2 0.510489 0.525628 0.1804*
---
*Indicates that the P-Value has been compared to tables of critical values specially constructed for fitting the currently selected distribution.
Other P-values are based on general tables and may be very conservative.
Gambar 4.4 Output uji kenormalan dengan software statgraph Dari pengujian dengan menggunakan software Statgraph diperoleh nilai modified form = 0.885188, maka nilai modified form yang diperoleh tersebut lebih kecil dari nilai critical value (D) tabel dengan α =5 % yaitu 0.895. Hal ini berarti terima H0,sehingga data elemen kerja naikkan avval ke atas conveyor berdistibusi normal.
• Uji kenormalan data area High Consistency Pulper ( HCP ) Tabel 4.2 Hasil uji kenormalan elemen kerja area HCP
Elemen
kerja Jumlah
data Hasil uji normal Exp
Freq. Mod
form α
(%) Nilai D tabel HA 28 N 3.5 0.8852 5 0.895 HB 28 N 3.5 0.7943 10 0.819 HC 12 N 2.4 0.4367 10 0.819 HD 24 N 3.43 0.6146 10 0.819 HE 29 N 3.62 0.7421 10 0.819 HF 12 N 2.4 0.8071 10 0.819 HH 24 N 3.43 0.7083 10 0.819 HI 24 N 3.43 0.6352 10 0.819
Dari uji kenormalan data elemen-elemen kerja di area HCP, diperoleh semua elemen kerja memiliki distribusi normal.
• Uji keseragaman dan kecukupan data
• Uji Keseragaman data elemen kerja naikkan avval ke atas conveyor Batas Kontrol Atas (BKA) = X + ( k ×
σ
)= 893.57 + (1.96 × 161.11)
= 1209
Batas Kontrol Bawah (BKB) = X - ( k ×
σ
)= 893.57 - (1.96 × 161.11)
= 577
Tabel 4.3 Hasil uji keseragaman dan tingkat error dari uji kecukupan data
Elemen
kerja BKA BKB hasil uji
seragam jumlah
data Tingkat
kepercayaan (%) Error (%) Ws
(detik) HA 1209 577 seragam 28 95 6.9 894 HB 1217 557 seragam 28 95 7.3 888 HC 273 141 seragam 12 95 10.3 208 HD 52 29 seragam 24 95 5.9 42 HE 58 30 seragam 29 95 6.1 45 HF 493 266 seragam 12 95 9.5 380 HH 151 60 seragam 24 95 9.2 106 HI 69 21 seragam 24 95 11.5 46
Dari hasil uji keseragaman data, data yang diolah sudah seragam.
Dari uji kecukupan data dengan tingkat kepercayaan pengukur sebesar 95
% diperoleh tingkat error dari data yang diperoleh tiap elemen kerja yang dicantumkan pada tabel diatas. Tingkat error (%) yang diperoleh pada tabel diatas menunjukkan bahwa rata-rata hasil pengukuran yang didapatkan, menyimpang maksimal sebesar persentase tingkat error dari waktu yang seharusnya.
• Menentukan performance rating dan allowance untuk mendapatkan waktu baku (Wb)
Penentuan performance rating operator di area High Consistency Pulper (HCP):
• Skill : Good
• Operator area HCP sudah bekerja lebih dari 7 tahun.
• Gerakan-gerakan kerja operator terkoordinasi dengan baik
• Dalam melaksanakan pekerjaannya operator tidak memerlukan pengawasan lagi.
• Tidak ada keragu-raguan dalam mengerjakan pekerjaanya
• Operator dapat langsung mengetahui bila ada yang tidak beres pada proses.
• Effort : Good
• Dalam bekerja operator melakukannya secara berirama.
• Operator penuh perhatian kepada pekerjaanya masing-masing.
• Kecepatan operator dalam melakukan pekerjaan baik dan dapat dipertahankan sepanjang hari, hal ini terlihat dari data- data waktu yang diperoleh selama pengukuran yang mana tidak ada lama dalam melakukan elemen kerja yang menyimpang sangat besar.
• Tempat kerja di area HCP selalu tertata rapi dan selalu dijaga kebersihannya.
• Condition : Good
• Area proses HCP merupakan area yang terbuka, sehingga pencahayaan, sirkulasi udara baik dan kebisingan yang rendah.
Area proses HCP belum bisa dikatakan ideal karena terkadang di area terdapat bal avval sangat banyak sehingga menumpuk hingga tinggi.
• Consistency : Good
• Operator area HCP memiliki konsistensi baik karena dalam melakukan pekerjaannya waktu yang mereka perlukan tidak bervariasi terlalu besar.
• Perhitungan Performance rating :
Skill (Good) = 0.06 Effort (Good) = 0.05 Condition (Good) = 0.02 Consistency (Good) = 0.01
0.14
Performance rating ( P ) = 1 + 0.14
= 1.14
• Waktu normal (Wn) elemen kerja naikkan avval ke atas conveyor.
Waktu normal = Waktu siklus (Ws) × P = 894 × 1.14
= 1019. 16 detik
Dibawah ini adalah performance rating operator dan waktu normal (Wn) untuk tiap elemen – elemen kerja di area HCP :
Tabel 4.4 Performance rating operator dan waktu normal (Wn)
Elemen
kerja Ws (detik) Performance operator Total
performance performance
rating Wn (detik) Skill Effort Condition Consistency
HA 894 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 1019.16 HB 888 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 1012.32 HC 208 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 237.12 HD 42 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 47.88 HE 45 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 51.3 HF 380 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 433.2 HH 106 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 120.84
HI 46 0.06 0.05 0.02 0.01 0.14 1.14 52.44
Allowance untuk elemen kerja naikkan avval ke atas conveyor :
(A.1) Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan) = 5 % (A.2) Sikap kerja (berdiri diatas dua kaki) = 1.5%
(A.3) Gerakan kerja ( Agak terbatas ) = 2 % (A.4) Kelelahan mata ( Pandangan terputus-putus) = 0 (A.5) Keadaan tempereatur tempat kerja( tinggi) = 15 %
(A.6) Keadaan atmosfer ( baik) = 0
(A.7) Keadaan lingkungan ( bersih, tidak bising) = 0
(A.8) Kebutuhan personal = 2.5 %
26%
Waktu baku (Wb) elemen kerja naikkan avval ke atas conveyor:
Wb= Waktu normal (Wn) × (100% / 100% - total allowances) = 1019.16 × ( 100% / 100% - 26 %)
= 1377.24 detik ( 22 menit 57 detik )
Dibawah ini adalah allowances dan waktu baku (Wb) yang diperoleh dari elemen– elemen kerja di area HCP:
• elemen kerja naikkan avval keatas conveyor (HA):
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat dibaikan) = 5
Operator tidak mengeluarkan tenaga karena avval dinaikkan dengan katrol dan operator hanya memencet tombol penggerak katrol.
• Sikap kerja (berdiri di atas dua kaki) = 1.5
Sikap kerja operator berdiri tegak ditumpu dua kaki, hanya mengoperasikan tombol katrol.
• Gerakan kerja ( agak terbatas) = 2
Gerakan kerja operator terbatas pada tombol penggerak katrol
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 15
Keadaan temperatur di area HCP berkisar antara kurang lebih 30 ‘ C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area HCP merupakan area yang terbuka yang memiliki atap sehingga pertukaran udara di area tersebut baik.
• Keadaan lingkungan (bersih, cerah, tidak bising) = 0
Area HCP yang terbuka sehingga cerah, selain itu juga hanya terdapat satu mesin HCP, sehingga tidak bising
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja masukkan dan siapkan avval diatas conveyor (HB).
• Tenaga yang dibutuhkan (sangat ringan) = 7
Operator mengeluarkan tenaga tidak banyak ketika melepas kawat Pengikat avval yang beratnya kurang dari 2 kg. Sedangkan untuk memasukkan avval operator hanya menekan tombol on konveyor.
• Sikap kerja (berdiri di atas dua kaki) = 1.5
Sikap kerja operator berdiri tegak ditumpu dua kaki.
• Gerakan kerja ( agak terbatas) = 2
Gerakan kerja operator terbatas pada kawat yang akan dilepasi.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 15
Keadaan temperatur di area HCP berkisar antara kurang lebih 30 ‘ C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area HCP merupakan area yang terbuka yang memiliki atap sehingga pertukaran udara di area tersebut baik.
• Keadaan lingkungan (bersih, cerah, tidak bising) = 0
Area HCP yang terbuka sehingga cerah, selain itu juga hanya terdapat satu mesin HCP sehingga tidak bising
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja mengambil dan membuang sampah pulper (HC)
• Tenaga yang dibutuhkan (sangat ringan ) = 7
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak untuk memasangkan kait katrol ke bak sampah kemudian mengkatrol bak sampah lalu
membuang sampah yang ada di dalam bak sampah, dengan cara membalik bak sampah.
• Sikap kerja (berdiri di atas dua kaki) = 1.5
Sikap kerja operator berdiri tegak ditumpu dua kaki, hanya mengoperasikan tombol katrol.
• Gerakan kerja ( agak terbatas) = 2
Gerakan kerja operator terbatas pada tombol penggerak katrol
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 15
Keadaan temperatur di area HCP berkisar antara kurang lebih 30 ‘ C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area HCP merupakan area yang terbuka yang memiliki atap sehingga pertukaran udara di area tersebut baik.
• Keadaan lingkungan (bersih, cerah, tidak bising) = 0
Area HCP yang terbuka sehingga cerah, selain itu juga hanya terdapat satu mesin HCP sehingga tidak bising
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja mengecek bahan kimia (HD)
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 5
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak dalam mengecek bahan Kimia, karena operator hanya memasukkan pipa ukuran yang beratnya Tidak sampai 1 kg ke dalam bak bahan kimia untuk mengecek.
• Sikap kerja (berdiri di atas dua kaki) = 1.3
Sikap kerja operator berdiri tegak ditumpu dua kaki.
• Gerakan kerja ( agak terbatas) = 3
Gerakan kerja operator terbatas pada pipa ukuran yang dimasukkan ke dalam bak bahan kimia.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 2
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 15
Keadaan temperatur di area HCP berkisar antara kurang lebih 30 ‘ C
• Keadaan atmosfer ( baik ) = 0
Area HCP merupakan area yang terbuka yang memiliki atap sehingga pertukaran udara di area tersebut baik.
• Keadaan lingkungan (bersih, cerah, tidak bising) = 0
Area HCP yang terbuka sehingga cerah, selain itu juga hanya terdapat satu mesin HCP, sehingga tidak bising
• Kebutuhan personal = 2.5
• elemen kerja ambil dan cek sampel bubur (HE)
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 5
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak dalam mengambil dan mengecek sampel bubur, karena operator hanya menggunakan gelas aqua dalam mengerjakan elemen kerja ini
• Sikap kerja (berdiri di atas dua kaki) = 1.3
Sikap kerja operator berdiri tegak ditumpu dua kaki.
• Gerakan kerja ( agak terbatas) = 4
Gerakan kerja operator terbatas pada gelas yang digunakan.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus)= 2
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 15
Keadaan temperatur di area HCP berkisar antara kurang lebih 30 ‘ C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area HCP merupakan area yang terbuka yang memiliki atap sehingga pertukaran udara di area tersebut baik.
• Keadaan lingkungan (bersih, cerah, tidak bising) = 0
Area HCP yang terbuka sehingga cerah, selain itu juga hanya terdapat satu mesin HCP, sehingga tidak bising
• Kebutuhan personal = 2.5
• elemen kerja mengirim sampel ke laborat (HF)
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 0
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena operator hanya berjalan ke laborat dengan membawa contoh sampel dalam plastik kecil.
• Sikap kerja (berdiri di atas dua kaki) = 0.5 Sikap kerja operator berjalan menuju ke laborat.
• Gerakan kerja ( normal) = 0
Gerakan kerja operator tidak terbatas pada apapun.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 15
Keadaan temperatur di area HCP berkisar antara kurang lebih 30 ‘ C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area HCP merupakan area yang terbuka yang memiliki atap sehingga pertukaran udara di area tersebut baik.
• Keadaan lingkungan (bersih, cerah, tidak bising) = 0
Area HCP yang terbuka sehingga cerah, selain itu juga hanya terdapat satu mesin HCP sehingga tidak bising
• Kebutuhan personal = 2.5
• elemen katrol per bal avval keatas konveyor (HH):
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat dibaikan) = 5
Operator tidak mengeluarkan tenaga karena operator hanya memencet tombol penggerak katrol.
• Sikap kerja (berdiri di atas dua kaki) = 1.5
Sikap kerja operator berdiri tegak ditumpu dua kaki, hanya mengoperasikan tombol katrol.
• Gerakan kerja ( agak terbatas) = 2
Gerakan kerja operator terbatas pada tombol penggerak katrol
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 15
Keadaan temperatur di area HCP berkisar antara kurang lebih 30 ‘ C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area HCP merupakan area yang terbuka yang memiliki atap sehingga pertukaran udara di area tersebut baik.
• Keadaan lingkungan (bersih, cerah, tidak bising) = 0
Area HCP yang terbuka sehingga cerah, selain itu juga hanya terdapat satu mesin HCP, sehingga tidak bising
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen lepas kawat bal avval diatas conveyor (HI).
• Tenaga yang dibutuhkan (sangat ringan) = 7
Operator mengeluarkan tenaga tidak banyak ketika melepas kawat Pengikat avval yang beratnya kurang dari 2 kg.
• Sikap kerja (berdiri di atas dua kaki) = 1.5
Sikap kerja operator berdiri tegak ditumpu dua kaki.
• Gerakan kerja ( agak terbatas) = 2
Gerakan kerja operator terbatas pada kawat yang akan dilepasi.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 15
Keadaan temperatur di area HCP berkisar antara kurang lebih 30 ‘ C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area HCP merupakan area yang terbuka yang memiliki atap sehingga
pertukaran udara di area tersebut baik.
• Keadaan lingkungan (bersih, cerah, tidak bising) = 0
Area HCP yang terbuka sehingga cerah, selain itu juga hanya terdapat satu mesin HCP sehingga tidak bising
• Kebutuhan personal = 2.5
Tabel 4.5 Allowances dan waktu baku (Wb) elemen-elemen kerja
Elemen
kerja Allowance Operator total Wn Wb(detik) A. 1 A. 2 A. 3 A. 4 A. 5 A. 6 A. 7 A. 8
HA 5 1.5 2 0 15 0 0 2.5 26 1019.16 1377.24 HB 7 1.5 2 0 15 0 0 2.5 28 1012.32 1406 HC 7 1.5 2 0 15 0 0 2.5 28 237.12 329.33 HD 5 1.3 3 2 15 0 0 2.5 28.8 47.88 67.25 HE 5 1.3 4 2 15 0 0 2.5 29.8 51.3 73.08 HF 0 0.5 0 0 15 0 0 2.5 18 433.2 528.29 HH 5 1.5 2 0 15 0 0 2.5 26 120.84 163.29 HI 7 1.5 2 0 15 0 0 2.5 28 52.44 72.83
Keterangan:
A .1 = Tenaga yang dibutuhkan A. 2 = Sikap Kerja
A. 3 = Gerakan Kerja A. 4 = Kelelahan mata
A. 5 = Keadaan temperatur tempat kerja A. 6 = Keadaan atmosfer
A. 7 = Keadaan lingkungan A. 8 = personal needs
4.2 Area Cleaning proses Deinking Plant 1 ( DIP 1 ) lantai 3
Di Area proses Cleaning DIP I lantai 3 jumlah operator yang bertugas adalah satu orang. Dengan elemen-elemen kerja :
• Cek level isi tower 1,4,dan 5 di lantai 4 (CA)
• Kirim sampel bubur flotator dan stuffbox SP 6 ke laborat (CB)
• Cek indikator Pressure mesin-mesin screening Lt 3 dan celeco Lt 2 (CC)
• Kontrol dan bersihkan sampah di jonson screen (CD)
• Uji kenormalan data elemen – elemen kerja di area proses Cleaning DIP 1lantai 3
Tabel 4.6 Hasil uji kenormalan elemen kerja area Cleaning DIP 1
Elemen
kerja jumlah
data Hasil uji normal Exp
Freq. Mod
form α
(%) Nilai D tabel CA 11 N 2.2 0.6455 10 0.819 CB 11 T * 2.67 0.8419 10 0.819 CC 16 N 2.67 0.4165 10 0.819 CD 19 N 3.17 0.7963 10 0.819
* Elemen kerja kirim sampel bubur flotator dan stuffbox SP 6 ke laborat (CB), data yang diperoleh setelah diuji kenormalan, data tidak berdistribusi normal sehingga tidak dapat digunakan untuk mencari waktu baku (Wb).
Sehingga disini digunakan waktu terlama yang diperoleh dari pengamatan yaitu 960 detik. Data tidak normal karena kondisi ketika melakukan elemen kerja yang terjadi tidak ideal , yaitu operator melakukan pekerjaan tersebut dengan lama waktu yang bervariasi. Lama waktu bervariasi karena operator tidak ada keharusan melakukan pekerjaan tersebut dengan waktu yang konstan.
• Uji keseragaman dan kecukupan data
Tabel 4.7 Hasil uji keseragaman dan tingkat error dari uji kecukupan data
Elemen
kerja BKA BKB hasil uji
seragam jumlah
data Tingkat
kepercayaan (%) error (%) Ws
(detik) CA 372 147 seragam 11 95 14.8 260 CB 978 423 seragam 11 95 10.75 702 CC 338 144 seragam 16 95 10.95 242 CD 39 20 seragam 19 95 7.5 31
Dari hasil uji keseragaman data, data yang diolah sudah seragam.
Dari uji kecukupan data dengan tingkat kepercayaan pengukur sebesar 95
% diperoleh tingkat error dari data yang diperoleh tiap elemen kerja yang dicantumkan pada tabel diatas. Tingkat error (%) yang diperoleh pada tabel diatas menunjukkan bahwa rata-rata hasil pengukuran yang didapatkan, menyimpang maksimal sebesar persentase tingkat error dari waktu yang seharusnya.
Dibawah ini adalah performance rating operator dan waktu normal (Wn) untuk tiap elemen – elemen kerja di area Cleaning DIP 1 :
Performance operator :
• Skill : Good
• Operator Cleaning DIP 1 sudah bekerja lebih dari 10 tahun.
• Dalam melaksanakan pekerjaannya operator tidak memerlukan pengawasan lagi.
• Gerakan-gerakan kerja operator terkoordinasi dengan baik
• Gerakan-gerakan kerja operator cepat.
• Effort : Good
• Operator penuh perhatian kepada pekerjaanya.
• Kecepatan operator dalam melakukan pekerjaan baik dan dapat dipertahankan sepanjang hari, hal ini terlihat dari data-data waktu yang diperoleh selama pengukuran yang mana tidak ada lama dalam melakukan elemen kerja yang menyimpang sangat besar.
• Operator menyenangi pekerjaannya.
• Tempat kerja area proses cleaning DIP1 bersih
• Operator memelihara dengan baik kondisi peralatan.
• Condition: Good
• Area proses cleaning DIP 1 sejuk, tidak bising dan bersih.
• Consistency : Good
• Operator area proses cleaning DIP 1 memiliki konsistensi baik karena dalam melakukan pekerjaannya waktu yang mereka perlukan tidak bervariasi terlalu besar
Tabel 4.8 Performance rating operator dan waktu normal (Wn)
Elemen kerja Ws
(detik) Performance operator Total
performance performance rating Wn
(detik)
Skill Effort Condition Consistency
CA 260 0.06 0.02 0.02 0.01 0.11 1.11 288.6 CC 242 0.06 0.02 0.02 0.01 0.11 1.11 268.62 CD 31 0.06 0.02 0.02 0.01 0.11 1.11 34.41
Dibawah ini adalah allowances dan waktu baku (Wb) yang diperoleh dari elemen– elemen kerja di area proses Cleaning DIP 1:
• elemen kerja mengecek isi tower 1, 4, dan 5 di lantai 4 (CA)
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 0
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena operator hanya berjalan ke lantai 4 dan kemudian melihat isi tower.
• Sikap kerja (berdiri di atas dua kaki) = 0
Sikap kerja operator berdiri tegak ditumpu dua kaki.
• Gerakan kerja ( normal) = 0
Gerakan kerja operator tidak terbatas apapun.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 10
Keadaan temperatur di area cleaning DIP 1 lantai 3 belakang berkisar antara kurang lebih 29 ‘ C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area cleaning DIP 1 lantai 3 belakang merupakan area yang sejuk dengan pertukaran udara yang baik.
• Keadaan lingkungan = 2
Operator area cleaning DIP 1 lantai 3 belakang melakukan pekerjaan yang berulang-ulang dengan keadaan lingkungan yang tidak terlalu bising.
• Kebutuhan personal = 2.5
• elemen kerja cek indikator mesin-mesin screening lantai 3 dan celeco di lantai 2(CC)
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 0
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena operator hanya berjalan ke dari satu mesin ke mesin yang lain untuk mengecek indikator.
• Sikap kerja (berdiri di atas dua kaki) = 0
Sikap kerja operator berdiri tegak ditumpu dua kaki.
• Gerakan kerja ( normal) = 0
Gerakan kerja operator tidak terbatas apapun.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator hanya membaca indikator,sehingga tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 10
Keadaan temperatur di area cleaning DIP 1 lantai 3 belakang berkisar antara kurang lebih 29 ‘ C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area cleaning DIP 1 lantai 3 belakang merupakan area yang sejuk dengan pertukaran udara yang baik.
• Keadaan lingkungan = 2
Operator area cleaning DIP 1 lantai 3 belakang melakukan pekerjaan yang berulang-ulang dengan keadaan lingkungan yang tidak terlalu bising.
• Kebutuhan personal = 2.5
• elemen kerja kontrol dan bersihkan sampah jonson screen.
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 4
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena operator dalam membersihkan sampah menggunakan permbersih yang sangat ringan .
• Sikap kerja (berdiri di atas dua kaki) = 1.5
Sikap kerja operator berdiri tegak ditumpu dua kaki.
• Gerakan kerja ( normal) = 0
Gerakan kerja operator tidak terbatas apapun.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 10
Keadaan temperatur di area cleaning DIP 1 lantai 3 belakang berkisar antara kurang lebih 29 ‘ C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area cleaning DIP 1 lantai 3 belakang merupakan area yang sejuk dengan pertukaran udara yang baik.
• Keadaan lingkungan = 2
Operator area cleaning DIP 1 lantai 3 belakang melakukan pekerjaan yang berulang-ulang dengan keadaan lingkungan yang tidak terlalu bising.
• Kebutuhan personal = 2.5
Tabel 4.9 Allowances dan waktu baku (Wb) elemen-elemen kerja
Elemen
kerja Allowance Operator total Wn
(detik) Wb(detik) A. 1 A. 2 A. 3 A. 4 A. 5 A. 6 A. 7 A. 8
CA 0 0 0 0 10 0 2 2.5 14.5 288.6 337.54 CC 0 0 0 0 10 0 2 2.5 14.5 268.62 314.18 CD 4 1.5 0 0 10 0 2 2.5 20 34.41 43.01
Keterangan:
A .1 = Tenaga yang dibutuhkan A. 2 = Sikap Kerja
A. 3 = Gerakan Kerja A. 4 = Kelelahan mata
A. 5 = Keadaan temperatur tempat kerja A. 6 = Keadaan atmosfer
A. 7 = Keadaan lingkungan A. 8 = personal needs
4.3 Area Proses Washing lantai 4
Di Area proses Washing DIP 1 lantai 4 jumlah operator yang bertugas adalah dua orang. Dengan elemen-elemen kerja :
• Kompresor Wire washer ( XA )
• Kontrol tower 1,4,dan 5 (XB )
• Kirim sampel ke Laborat ( XC )
• Kontrol dan lancarkan Nosel air ( XD )
• Uji kenormalan data elemen – elemen kerja di area proses Washing lantai 4
Tabel 4.10 Hasil uji kenormalan elemen kerja area Washing lantai 4
Elemen
kerja Jumlah
data Hasil uji normal Exp
Freq. Mod
form α
(%) Nilai D tabel
XA 11 N 2.2 0.4884 10 0.819 XB 14 N 2.33 0.4132 10 0.819 XC 9 N 2.71 0.7571 10 0.819 XD 9 N 4 0.5788 10 0.819
• Uji keseragaman dan kecukupan data
Tabel 4.11 Hasil uji keseragaman dan tingkat error dari uji kecukupan data
Elemen
kerja BKA BKB hasil uji
seragam jumlah
data Tingkat
kepercayaan (%) error (%) Ws
(detik) XA 3283.27 2726.19 seragam 11 95 3.08 3005 XB 107.48 75.81 seragam 14 95 5.09 92 XC 1003.69 539.32 seragam 9 95 9.98 800 XD 836.09 421.24 seragam 9 95 12.94 629
Dibawah ini adalah performance rating operator dan waktu normal (Wn) untuk tiap elemen – elemen kerja di area Washing lantai 4 :
Performance operator :
• Skill : good
• Operator proses washing lantai 4 sudah bekerja lebih dari 10 tahun.
• Dalam melaksanakan pekerjaannya operator tidak memerlukan pengawasan lagi.
• Gerakan-gerakan kerja operator terkoordinasi dengan baik
• Gerakan-gerakan kerja operator cepat.
• Operator dapat langsung mengetahui bila ada yang tidak beres pada proses.
• Effort : good
• Operator penuh perhatian kepada pekerjaanya.
• Kecepatan operator dalam melakukan pekerjaan baik dan dapat dipertahankan sepanjang hari, hal ini terlihat dari data-data waktu yang diperoleh selama pengukuran yang mana tidak ada lama dalam melakukan elemen kerja yang menyimpang sangat besar.
• Operator menyenangi pekerjaannya.
• Tempat kerja area washing lantai 4 bersih
• Condition: Average
• Area proses cleaning lantai 4 memiliki pencahayaan yang cukup baik, tetapi panas dan cukup bising.
• Consistency : Good
• Operator area proses washing lantai 4 memiliki konsistensi baik karena dalam melakukan pekerjaannya waktu yang mereka perlukan tidak bervariasi terlalu besar
Tabel 4.12 Performance rating operator dan waktu normal (Wn)
Elemen kerja Ws
(detik) Performance operator Total
performance performance rating Wn
(detik)
Skill Effort Condition Consistency
XA 3005 0.06 0.05 0 0.01 0.12 1.12 3365.6 XB 92 0.06 0.05 0 0.01 0.12 1.12 103.04
XC 800 0.06 0.05 0 0.01 0.12 1.12 896 XD 629 0.06 0.05 0 0.01 0.12 1.12 704.48
Dibawah ini adalah allowances dan waktu baku (Wb) yang diperoleh dari elemen– elemen kerja di area proses Washing lantai 4 :
• Elemen kerja kompresor wire washer (XA)
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 6
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena operator memegang kompresor yang tidak terlalu berat.
• Sikap kerja (duduk) = 1
Sikap kerja operator duduk di depan wire dengan memegang kompresor.
• Gerakan kerja ( agak terbatas) = 3
Gerakan kerja operator agak terbatas pada kompresor .
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 10
Keadaan temperatur area washing lantai 4 berkisar antara kurang lebih 30 ‘C
• Keadaan atmosfer ( cukup) = 3
Area washing lantai 4 merupakan area yang cukup panas yang mana juga terdapat bau-bauan.
• Keadaan lingkungan = 2
Operator area washing lantai 4 melakukan pekerjaan yang berulang- ulang dengan keadaan lingkungan yang bising.
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja kontrol tower 1 ,4, dan 5
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 0
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena operator berjalan menuju tower dan kemudian melihat isi tower.
• Sikap kerja (berdiri santai ) = 0
Sikap kerja operator berdiri santai melihat isi tower.
• Gerakan kerja ( normal ) = 0
Gerakan kerja operator tidak terbatas apapun.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 1
Operator melihat isi tower yang agak gelap dengan bantuan senter.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( normal ) = 3
Keadaan temperatur letak tower di area washing lantai 4 berkisar antara kurang lebih 27- 28‘C
• Keadaan atmosfer ( baik ) = 0
Letak towerArea washing lantai 4 merupakan area yang tidak terlalu panas.
• Keadaan lingkungan = 0
Operator area washing lantai 4 melakukan pekerjaan yang berulang- ulang
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja kirim sampel ke laborat (XC)
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 0
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena operator berjalan menuju ke laborat dengan membawa contoh sampel di plastik kecil.
• Sikap kerja (berjalan ) = 0
Sikap kerja operator berjalan menuju ke laborat.
• Gerakan kerja ( normal ) = 0
Gerakan kerja operator tidak terbatas apapun.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0 Operator tidak membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( normal ) = 5
Keadaan temperatur letak tower di area washing lantai 4 berkisar antara kurang lebih 27- 28‘C
• Keadaan atmosfer ( baik ) = 0
Operator berjalan menuju ke laborat dari Area washing lantai 4 merupakan area yang tidak terlalu panas.
• Keadaan lingkungan = 0
Operator area washing lantai 4 melakukan pekerjaan yang berulang- ulang
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja kontrol dan lancarkan nosel air (XD)
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 3
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena operator membuka dan membersihkan nosel yang buntu tanpa beban apapun.
• Sikap kerja (menjongkok) = 1.5
Sikap kerja operator jongkok dengan ditumpu dua kaki.
• Gerakan kerja ( agak terbatas) = 3
Gerakan kerja operator agak terbatas pada nosel air yang dibersihkan .
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 10
Keadaan temperatur area washing lantai 4 berkisar antara kurang lebih 30 ‘C
• Keadaan atmosfer ( cukup) = 3
Area washing lantai 4 merupakan area yang cukup panas yang mana juga terdapat bau-bauan.
• Keadaan lingkungan = 2
Operator area washing lantai 4 melakukan pekerjaan yang berulang- ulang dengan keadaan lingkungan yang bising.
• Kebutuhan personal = 2.5
Tabel 4.13 Allowances dan waktu baku (Wb) elemen-elemen kerja
Elemen
kerja Allowance Operator total Wn
(detik) Wb(detik) A. 1 A. 2 A. 3 A. 4 A. 5 A. 6 A. 7 A. 8
XA 6 1 3 0 10 3 2 2.5 27.5 3366 4642.21 XB 0 0 0 1 3 0 0 2.5 6.5 103.4 110.59 XC 0 0 0 0 5 0 0 2.5 7.5 896 968.65 XD 3 1.5 3 0 10 3 2 2.5 25 704.5 939.31
4.4 Area proses Screening DIP 1 lantai 2
Di area proses Screening DIP 1 lantai 2 terdapat mesin –mesin screen DIP I , Hi-Flo DIP 1, Hi-Flo DIP 2, Super Cleaner DIP 1, Super Clone DIP 2, dan mesin washer. Operator yang bertugas di area proses Screening DIP 1 lantai 2 berjumlah 2 orang dengan elemen kerja:
• Membersihkan wire mesin washer dengan kompresor yang dikerjakan sekali dalam satu shift ( SF )
• Mengecek dan mengontrol indikator tekanan mesin Screening FH 800, FH 600, FH 500, dan isi level tower 3 dan 4 (SA)
• Mengecek indikator tekanan mesin Hi-Flo DIP I dan Hi-Flo DIP II (SB) .
• Mengecek indikator tekanan super cleaner 1,2,dan 3 DIP I serta mesin x- clone DIP II yang terletak di lantai 3 ( SC)
• Mengontrol isi chest 8A, chest 10A, chest 11A, dan flowtank ( SD )
• Uji kenormalan data elemen – elemen kerja di area proses Screening DIP 1 lantai 2
Tabel 4.14 Hasil uji kenormalan elemen kerja area Screening DIP1
Elemen
kerja Jumlah
data Hasil uji normal Exp
Freq. Mod
form α
(%) Nilai D tabel
SA 26 N 3.71 0.6978 10 0.819 SB 25 N 3.57 0.7826 10 0.819 SC 25 N 3.57 0.7717 10 0.819 SD 26 N 3.71 0.7352 10 0.819 SF 6 N 3 0.4637 10 0.819
• Uji keseragaman dan kecukupan data
Tabel 4.15 Hasil uji keseragaman dan tingkat error dari uji kecukupan data
Elemen
kerja BKA BKB hasil uji
seragam Jumlah
data Tingkat
kepercayaan (%) error
(%) Ws (detik) SA 96.49 74.66 seragam 26 95 2.62 86
SB 216.29 195.07 seragam 25 95 1.08 206 SC 166.3 136.1 seragam 25 95 2.09 152 SD 156.16 120.37 seragam 26 95 2.67 139 SF 2416.9 1961.12 seragam 6 95 5.57 2189
Dibawah ini adalah performance rating operator dan waktu normal (Wn) untuk tiap elemen – elemen kerja di area Screening DIP I lantai 2 :
Performance operator :
• Skill : Good
• Operator Screening DIP 1 lantai 2 sudah bekerja lebih dari 10 tahun.
• Dalam melaksanakan pekerjaannya operator tidak memerlukan pengawasan lagi.
• Gerakan-gerakan kerja operator terkoordinasi dengan baik
• Gerakan-gerakan kerja operator cepat.
• Operator bekerjanya stabil.
• Effort : Good
• Operator penuh perhatian kepada pekerjaanya.
• Kecepatan operator dalam melakukan pekerjaan baik dan dapat dipertahankan sepanjang hari, hal ini terlihat dari data-data waktu yang diperoleh selama pengukuran yang mana tidak ada lama dalam melakukan elemen kerja yang menyimpang sangat besar.
• Operator menyenangi pekerjaannya.
• Tempat kerja area screening DIP 1 lantai 2 bersih
• Condition: Good
• Area proses screening DIP 1 lantai 2 sejuk, tidak bising dan bersih.
• Consistency : Good
• Operator area proses screening DIP 1 lantai 2 memiliki konsistensi baik karena dalam melakukan pekerjaannya waktu yang mereka perlukan tidak bervariasi terlalu besar.
Tabel 4.16 Performance rating operator dan waktu normal (Wn)
elemen kerja Ws
(detik) performance operator total
performance performance rating Wn
(detik)
Skill Effort Condition consistency
SA 86 0.06 0.02 0.04 0.01 0.13 1.13 97.18 SB 206 0.06 0.02 0.04 0.01 0.13 1.13 232.78
SC 152 0.06 0.02 0.04 0.01 0.13 1.13 171.76 SD 139 0.06 0.02 0.04 0.01 0.13 1.13 157.07 SF 2189 0.06 0.02 0.04 0.01 0.13 1.13 2473.57
Dibawah ini adalah allowances dan waktu baku (Wb) yang diperoleh dari elemen– elemen kerja di area proses Screening DIP I lantai 2:
• Elemen kerja membersihkan wire mesin washer dengan kompresor (SF)
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 6
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena operator memegang kompresor yang tidak terlalu berat.
• Sikap kerja (menjongkok diatas dua kaki ) = 1.5
Sikap kerja operator menjongkok di atas dua kaki di depan wire washer .
• Gerakan kerja ( agak terbatas) = 3
Gerakan kerja operator agak terbatas pada kompresor .
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 8
Keadaan temperatur area screening DIP 1 lantai 2 berkisar antara kurang lebih 30 ‘C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area screening DIP 1 lantai 2 merupakan area yang sejuk dengan pertukaran udara cukup baik
• Keadaan lingkungan = 0
Area screening DIP 1 lantai 2 merupakan area yang bersih, cerah, dengan tingkat kebisingan rendah .
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja mengecek dan mengontrol indikator tekanan mesin screening FH 800, FH 600, FH 500, dan isi level tower 3 dan 4 (SA)
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 0
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena operator mengontol dengan melihat indikator tekanan mesin.
• Sikap kerja (berdiri ringan ) = 0
Sikap kerja operator berdiri ringan dengan melihat indikator.
• Gerakan kerja ( normal) = 0
Gerakan kerja operator tidak terbatas apapun.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 8
Keadaan temperatur area screening DIP 1 lantai 2 berkisar antara kurang lebih 30 ‘C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area screening DIP 1 lantai 2 merupakan area yang sejuk dengan pertukaran udara cukup baik
• Keadaan lingkungan = 0
Area screening DIP 1 lantai 2 merupakan area yang bersih, cerah, dengan tingkat kebisingan rendah .
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja mengecek indikator tekanan mesin Hi-Flo DIP 1 dan Hi-Flo DIP 2 (SB)
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 0
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena operator mengontoldengan melihat indikator tekanan mesin.
• Sikap kerja (berdiri ringan ) = 0
Sikap kerja operator berdiri ringan dengan melihat indikator.
• Gerakan kerja ( normal) = 0
Gerakan kerja operator tidak terbatas apapun.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 8
Keadaan temperatur area screening DIP 1 lantai 2 berkisar antara kurang lebih 30 ‘C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area screening DIP 1 lantai 2 merupakan area yang sejuk dengan pertukaran udara cukup baik
• Keadaan lingkungan = 0
Area screening DIP 1 lantai 2 merupakan area yang bersih, cerah, dengan tingkat kebisingan rendah .
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja mengecek indikator tekanan super Cleaner 1,2,dan 3 DIP 1 serta mesin X-Clone DIP 2 di lantai 3
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 0
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena operator mengontol dengan melihat indikator tekanan mesin.
• Sikap kerja (berdiri ringan ) = 0
Sikap kerja operator berdiri ringan dengan melihat indikator.
• Gerakan kerja ( normal) = 0
Gerakan kerja operator tidak terbatas apapun.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 8
Keadaan temperatur area screening DIP 1 lantai 2 berkisar antara kurang lebih 30 ‘C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area screening DIP 1 lantai 2 merupakan area yang sejuk dengan pertukaran udara cukup baik
• Keadaan lingkungan = 0
Area screening DIP 1 lantai 2 merupakan area yang bersih, cerah, dengan tingkat kebisingan rendah .
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja mengontrol isi chest 8A, 10A, dan Flowtank (SD)
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 0
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena operator mengontol dengan melihat indikator tekanan mesin.
• Sikap kerja (berdiri ringan ) = 0
Sikap kerja operator berdiri ringan dengan melihat indikator.
• Gerakan kerja ( normal) = 0
Gerakan kerja operator tidak terbatas apapun.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 1 Operator mengontrol isi chest yang agak gelap .
• Keadaan temperatur tempat kerja ( tinggi) = 8
Keadaan temperatur area screening DIP 1 lantai 2 berkisar antara kurang lebih 30 ‘C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area screening DIP 1 lantai 2 merupakan area yang sejuk dengan pertukaran udara cukup baik
• Keadaan lingkungan = 0
Area screening DIP 1 lantai 2 merupakan area yang bersih, cerah, dengan tingkat kebisingan rendah .
• Kebutuhan personal = 2.5
Tabel 4.17 Allowances dan waktu baku (Wb) elemen-elemen kerja
Elemen
kerja Allowance Operator total Wn
(detik) Wb(detik) A. 1 A. 2 A. 3 A. 4 A. 5 A. 6 A. 7 A. 8
SA 0 0 0 0 8 0 0 2.5 10.5 97.18 108.58 SB 0 0 0 0 8 0 0 2.5 10.5 232.78 260.08 SC 0 0 0 0 8 0 0 2.5 10.5 171.76 191.91 SD 0 0 0 1 8 0 0 2.5 11.5 157.07 177.48 SF 6 1.5 3 0 8 0 2 2.5 23 2473.6 3212.43
4.5 Area proses Screening DIP 2 lantai 2
Di Area proses Screening DIP 2 lantai 2 jumlah operator yang bertugas adalah satu orang dengan elemen-elemen kerja :
• Menyemprot Sidehill dengan kompresor( G)
• Membersihkan rol wire washer dengan kompresor (H)
• Membersihkan sampah Johnson Screen (I)
• Mengontrol mesin (J )
• Mengontrol washer( K)
• Mengontrol isi tower 2 (L)
• Mengontrol isi Chest 1A dan Chest 2A (M)
• Uji kenormalan data elemen – elemen kerja di area proses Screening DIP 2 lantai 2
Tabel 4.18 Hasil uji kenormalan elemen kerja area Screening DIP 2
Elemen
kerja Jumlah
data Hasil uji normal Exp
Freq. Mod
form α
(%) Nilai D tabel
G 5 N 2.5 0.5192 10 0.819 H 4 N 2.67 0.5831 10 0.819 I 22 N 3.14 0.5529 10 0.819 J 13 N 2.17 0.4243 10 0.819 K 8 N 4.8 0.4821 10 0.819 L 6 N 3 0.5142 10 0.819 M 26 N 3.71 0.7678 1 1.035
• Uji keseragaman dan kecukupan data
Tabel 4.19 Hasil uji keseragaman dan tingkat error dari uji kecukupan data
Elemen
kerja BKA BKB hasil uji
seragam Jumlah
data Tingkat
kepercayaan (%) error
(%) Ws (detik) G 645.38 314 seragam 5 95 21.89 480 H 2227 764 seragam 4 95 39.68 1496 I 33.78 5.95 seragam 22 95 15.85 20 J 68.81 39.8 seragam 13 95 8.23 55 K 36.11 19.9 seragam 8 95 12.36 28 L 75.93 46.7 seragam 6 95 12.75 62 M 12.11 6.88 seragam 26 95 5.65 10
Dari hasil uji keseragaman data, data yang diolah sudah seragam.
Dari uji kecukupan data dengan tingkat kepercayaan pengukur sebesar 95 % diperoleh tingkat error dari data yang diperoleh tiap elemen kerja yang dicantumkan pada tabel diatas. Tingkat error (%) yang diperoleh pada tabel diatas menunjukkan bahwa rata-rata hasil pengukuran yang didapatkan, menyimpang maksimal sebesar persentase tingkat error dari waktu yang seharusnya.Tingkat error elemen kerja membersihkan rol wire washer dengan kompresor (H) yaitu 39.68 %, dikatakan tinggi karena disebabkan oleh variasi data yang cukup besar, variasi data yang cukup besar ini disebabkan karena operator dalam melakukan pekerjaannya dengan konsistensi yang rendah. Pengaruh dan solusi dari tingkat error tersebut dapat dilihat pada halaman 109.
Dibawah ini adalah performance rating operator dan waktu normal (Wn) untuk tiap elemen – elemen kerja di Area proses Screening DIP 2 lantai 2 :
Performance operator :
• Skill :Good
• Operator Screening DIP 2 lantai 2 sudah bekerja lebih dari 10 tahun.
• Dalam melaksanakan pekerjaannya operator tidak memerlukan pengawasan lagi.
• Gerakan-gerakan kerja operator terkoordinasi dengan baik
• Gerakan-gerakan kerja operator cepat.
• Operator bekerjanya stabil.
• Effort : Good
• Operator penuh perhatian kepada pekerjaanya.
• Kecepatan operator dalam melakukan pekerjaan baik dan dapat dipertahankan sepanjang hari.
• Operator menyenangi pekerjaannya.
• Tempat kerja area screening DIP 2 lantai 2 bersih
• Condition: Good
• Area proses sreening DIP 2 lantai 2 sejuk, tidak bising dan bersih.
• Consistency : Average
• Konsistensi operator area proses sreening DIP 2 lantai 2 kurang bagus karena dalam mengerjakan elemen-elemen kerja yang ada operator memiliki variasi waktu yang cukup besar, hal ini dapat dilihat dari tingkat error yang cukup tinggi setelah data-data elemen kerja yang diperoleh diuji kecukupan data.
Tabel 4.20 Performance rating operator dan waktu normal (Wn)
elemen
kerja Ws performance operator total Performance
rating Wn (detik) Skill Effort Condition consistency
G 480 0.03 0.02 0.02 0 0.07 1.07 513.6 H 1496 0.03 0.02 0.02 0 0.07 1.07 1600.72
I 20 0.03 0.02 0.02 0 0.07 1.07 21.4 J 55 0.03 0.02 0.02 0 0.07 1.07 58.85 K 28 0.03 0.02 0.02 0 0.07 1.07 29.96 L 62 0.03 0.02 0.02 0 0.07 1.07 66.34 M 10 0.03 0.02 0.02 0 0.07 1.07 10.7
Dibawah ini adalah allowances dan waktu baku (Wb) yang diperoleh dari elemen– elemen kerja di area Area proses Screening DIP 2 lantai 2 :
• Elemen kerja menyemprot sidehill dengan kompresor (G)
• Tenaga yang dibutuhkan (sangat ringan ) = 7
Operator mengeluarkan sedikit tenaga karena operator menaiki sidehill dan memegang kompresor yang tidak terlalu berat.
• Sikap kerja (berdiri tegak diatas dua kaki) = 1.7 Sikap kerja operator berdiri tegak diatas dua kaki .
• Gerakan kerja ( agak terbatas) = 3
Gerakan kerja operator agak terbatas pada kompresor .
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 1
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( normal) = 3
Keadaan temperatur area screening DIP 2 lantai 2 berkisar antara kurang lebih 27 ‘C
• Keadaan atmosfer ( cukup) = 2
Letak Sidehill screening DIP 2 lantai 2 merupakan area yang terdapat bau-bauan yang berasal dari bahan yang mengalir di atas sidehill.
• Keadaan lingkungan = 1
Operator area screening DIP 2 lantai 2 melakukan pekerjaan secara berulang dan area screening DIP 2 lantai 2 agak bising .
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja membersihkan rol wire washer dengan kompresor. (H)
• Tenaga yang dibutuhkan (sangat ringan ) = 7
Operator mengeluarkan sedikit tenaga karena operator memegang kompresor yang tidak terlalu berat.
• Sikap kerja (membungkuk bertumpu pada dua kaki) = 7
Sikap kerja operator membungkuk bertumpu pada dua kaki di depan wire washer .
• Gerakan kerja ( agak terbatas) = 3
Gerakan kerja operator agak terbatas pada kompresor .
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( normal) = 3
Keadaan temperatur area screening DIP 2 lantai 2 berkisar antara kurang lebih 27 ‘C
• Keadaan atmosfer ( cukup) = 2
Letak mesin washer screening DIP 2 lantai 2 merupakan area yang terdapat bau-bauan yang berasal dari bahan yang mengalir pada washer.
• Keadaan lingkungan = 1
Operator area screening DIP 2 lantai 2 melakukan pekerjaan secara berulang dan area screening DIP 2 lantai 2 agak bising .
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja membersihkan sampah jonson screen (I)
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 6
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena operator dalam membersihkan sampah menggunakan permbersih yang sangat ringan .
• Sikap kerja (berdiri di atas dua kaki) = 1.1
Sikap kerja operator berdiri tegak ditumpu dua kaki.
• Gerakan kerja ( agak terbatas) = 3
Gerakan kerja operator agak terbatas pada letak sampah di jonson screen.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( normal) = 3
Keadaan temperatur area screening DIP 2 lantai 2 berkisar antara kurang lebih 27 ‘C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Letak jonson screen screening DIP 2 lantai 2 berada pada area yang terbuka sehingga pertukaran udara cukup baik .
• Keadaan lingkungan = 0
Letak Jonson screen screening DIP 2 lantai 2 merupakan lingkungan yang cerah dan memiliki pertukaran udara baik.
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja mengontrol washer (K)
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 0
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena dalam mengontrol washer.
• Sikap kerja (berdiri santai ) = 0
Sikap kerja operator berdiri santai diatas dua kaki.
• Gerakan kerja ( normal ) = 0
Gerakan kerja operator tidak terbatas apapun.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.
• Keadaan temperatur tempat kerja ( normal) = 3
Keadaan temperatur area screening DIP 2 lantai 2 berkisar antara kurang lebih 27 ‘C
• Keadaan atmosfer ( baik) = 0
Area screening DIP 2 lantai 2 berada pada area yang terbuka sehingga pertukaran udara cukup baik .
• Keadaan lingkungan = 0
Area screening DIP 2 lantai 2 merupakan lingkungan yang cerah dan memiliki pertukaran udara baik.
• Kebutuhan personal = 2.5
• Elemen kerja mengontrol isi tower (L)
• Tenaga yang dibutuhkan (dapat diabaikan ) = 0
Operator tidak mengeluarkan tenaga banyak karena dalam mengontrol isi tower, operator berjalan ke lantai satu dan hanya melihat indikator isi tower .
• Sikap kerja (berdiri santai ) = 0
Sikap kerja operator berdiri santai diatas dua kaki.
• Gerakan kerja ( normal ) = 0
Gerakan kerja operator tidak terbatas apapun.
• Kelelahan mata ( pandangan terputus-putus) = 0
Operator tidak terlalu membutuhkan konsentrasi dari mata.