BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.5 Pustakawan
Menurut Sulistyo-Basuki, (1992, 72) dalam Soetminah “Pustakawan adalah orang yang mengelolah sebuah perpustakaan beserta isinya, memilih buku, dokumen dan materi non-buku yang merupakan koleksi perpustakaan dan menyediakan informasi dan jasa peminjaman guna memenuhi kebutuhan penggunanya”. Kemudian dalam Harold’slibrarians glossary and reference book (Prytherch, 2000), Pustakawan adalah seseorang yang mengelolah suatu perpustakaan beserta isinya, termasuk melakukan penyeleksian, penyusunan dan pemanfaatannya, menetapkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan segala jenis kelompok pengguna. Dengan demikian pustakawan ialah orang yang mengelolah perpustakaan beserta isinya untuk memenuhi kebutuhan penggunanya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia pustakawan adalah orang bergerak di bidang perpustakaan atau ahli perpustakaan yang melaksanakan kegiatan perpustakaan dengan jalan memberikan layanan kepada masyyarakat sesuai dengan tugas lembaga induknya berdasarkan ilmu perpustakaan.
Menurut (UUD RI Nomor 43 Tahun 2007)“Pustakawan ialah seseorang yang memiliki kompetensi yang di peroleh melalui pendidikan atau pelatihan kepustakawanan serta mempunyai tugas dan tanggunng jawab untuk melaksanakan ppengolahan dan pelayanan perpustakaan”.
Jadi dapat disimpulkan bahwa pustakawan adalah seseorang yang ahli dalam bidang perpustakaan yang bisa membantu orang menemukan buku, majalah, dan informasi lain, serta mengelolah dan menngatur dokumen ataupun laporan yang ada dalam sebuah perpustakaan.
2.5.1 Tugas Pokok Pustakawan
Dengan adanya jurusan ilmu perpustakaan dan informasi atau sering kali kita sebut dengan (jurusan perpustakaan), membuat banyak masyarakat sering kali menanyakan apakan yang dikerjakan setelah lulus nanti atau kadang ada juga yang menanyakan terus besok kalau sudah lulus menjadi penjaga buku di perpustakaan ya. Pertanyaan-pertanyaan itu yang kadang menjadikan kita sebagai jurusan Ilmu Perpustakaan dan informasi merasa minder dan sering menjawab dengan senyuman atau nada pelan dengan menjawab iya. Dengan adanya pertanyaan-pertanyaan seperti itulah harusnya kita dapat menjelaskan kepada masyarakat awam dengan bahasa yang mudah dimengerti dan dipahami kepada mereka, jadi dengan begitu mereka bisa mengetahui apa saja yang dikerjakan seorang pustakawan tidak hanya sebagai penjaga buku saja.Ahmad, (2011) tugas-tugas yang dikerjakan oleh seorang pustakawan di perpustakaan adalah sebagai berikut:
a. Pengadaan bahan pustaka
b. Pengolahan dan pengelolaan sumber informasi
c. Pendayagunaan dan pemasyarakatan informasi (karya cetak, karya rekam, dan multi media)
d. Pengkajian untuk pengembangan perpustakaan, dokumentasi, dan informasi.
e. Pengembangan profesi
Disamping itu kita juga bisa menjelaskan tugas-tugas pustakawan tidak hanya bekerja di perpustakaan saja. Pustakawan dapat mengerjakan tugas-tugas kepustakawanan itu secara mandiri maupun kelompok misalnya menulis artikel, menulis buku, menyusun abstrak, membuat terjemahan, meresensi, menyampaikan makalah, maupun melakukan penyuluhan.
2.5.2 Peran Pustakawan
Peran seorang pustakawan selama ini ialah membantu pengguna untuk mendapatkan informasi dengan cara mengarahkan agar pencarian informasi dapat efisien, efektif, tepat sasaran, tepat waktu. Dengan perkembangan teknologi inforamsi maka peran pustakawan lebih ditingkatkan sehingga dapat berfungsi sebagai mitra bagi para pencari informasi. Sebagaimana fungsi tradisionalnya, pustakawan dapat mengarahkan pencari informasi untuk mendapatkan informasi yang sahih dan dapat dipertanggung jawabkan. Pustakawan dapat pula mmenyediakan informasi yang mungkin sangat bernilai, namun keberadaanya sering tersembunyi seperti literature
kelabu (grey literature). Bahkan pustakawan dapat berfungsi sebagai mitra peneliti dalam melakukan penelitian.
2.5.3 Kriteria Pustakawan
Pustakawan adalah profesi, maka untuk menjadi pustakawan perlu kriteria tertentu yang berkaitan dengan bidang tugas yang akan dikerjakan. Menurut (Sulistyo-Basuki)” pengertian profesi merupakan suatu pekerjaan yang memerlukan pengetahuan dan keterampilan khusus yang diperoleh dari teori dan bukan saja praktek dan diuji dalam bentuk ujian dari sebuah universitas atau lembaga yang berwenang serta memberikan hak kepada yang bersangkutan untuk berhubungan dengan nasabah. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pustakawan adalah tenaga profesi, yang salah satu kriterianya memiliki ijasah di bidang perpustakaan atau telah mengikuti pendidikan dan pelatihan fungsional di bidang kepustakawanan dan memperoleh sertifikat. Kemudian menurut Panji Amoraga dalam Soetminah (1992)seorang profesional harus mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1. Berusaha mengejar kesempurnaan hasil sehingga dituntut selalu mencari peningkatan mutu
2. Memiliki kesungguhan dan ketelitian kerja yang hanya dapat diperoleh melalui pengalamandan kebiasaan
3. Memiliki ketekunan dan ketabahan yaitu sifat tidak mudah puas atau putus asa sampai hasil tercapai
4. Mempunyai integritas tinggi yang tidak tergoyahkan oleh keadaan terpaksa atau godaan iman seperti harta atau kenikmatan hidup
5. Memiliki kebulatan pikiran dan perbuatan sehingga terjaga efektivitas kerja Jadi pustakawan sebagai profesional perlu juga memiliki kelima ciri tersebut.
Apabila seorang pustakawan ada yang tidak dimiliki ciri-ciri seperti berikut maka dia tidak akan efektif dalam melaksanakan tugasnya. Kemudian agar pustakawan dapat betul-betul melaksanakan tugasnya sebagai profesional kepada masyarakat dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang Dasar 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia maka pustakawan perlu memiliki sikap sebagai berikut :
1. Komitmen untuk mengembangkan diri dalam bidang perpustakaan, dokumentasi dan informasi
2. Komitmen untuk membuat eksperimendan inovatif
3. Komitmen untuk menggunakan hal-hal baru untuk menunjang tugas profesi
4. Komitmenuntuk memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan agama, ras,golongan maupun aliran politik
5. Komitmen untuk mematuhi kode etik pustakawan.
Selain itu karena pustakawan adalah pelayan masyarakat yang setiap hari berhadapan dengan berbagai lapisan masyarakat, maka pustakawan perlu memiliki sifat-sifat sebagai berikut:
1. Ramah
2. Pandai bergaul
3. Berpenampilan menarik 4. Suka menolong orang lain
Jadi dapat disimpulkan bahwa pustakawan adalah seseorang yang berpenampilan menarik, ramah, pandai bergaul serta yang ahli dalam bidang perpustakaan, bisa membantu orang menemukan buku, majalah, dan informasi lain,
serta mengelolah dan mengatur dokumen ataupun laporan yang ada dalam sebuah perpustakaan.
2.6 Penelitian Terdahulu
Penelitian terdahulu berfungsi sebagai pendukung untuk melakukan penelitian.Berikut ini adalah penelitian yang dapat menjadi referensi peneliti dalam melakukan penelitian adalah sebagai berikut.
Penelitian dari Dyah Ayu Nuraini pada tahun 2013 dengan judul Pengaruh Persepsi Pemustaka Terhadap Interpersonal Skill Pustakawan Pelayanan Umum di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatifdan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu metode observasi, dokumentasi, wawancara dan angket.Analisis data secara deskriptif kuantitatif dan pengukuran efektivitas berdasarkan skala likert (4-1). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa interpersonal skill pustakawan peleyanan umum sudah baik dengan hasil total nilai rata-rata 2,90. Adapun relevansinya dengan penelitian yang dilakukan peneliti yang berjudul “Persepsi pemustaka terhadap keterampilan interpersonal pustakawan di Perpustakaan Umum Kota Medan”.Penelitian ini sama-sama membahas tentang interpersonal skill pustakawan.