41
Profil
yang pernah dan masih bergabung di klub ini. Selain itu klub bridge Geologi membina pemain ladies nasional, serta para pelajar Bandung yang tergabung dalam Klub Junior bridge Geologi. Pemainnya banyak mewakili Indonesia diajang bridge internasional. Setelah dibina di klub bridge Geologi, mereka akhirnya menjadi pemain nasional Indonesia. Ini menunjukkan bahwa klub Geologi merupakan klub yang paling banyak menyumbangkan pemainnya bagi tim nasional. Hal ini sesuai dengan prinsip Wimpy, dalam membina pemain tidak boleh hanya mencanangkan target jangka pendek. Pembina harus berpikir jauh ke depan, dan membina pemainnya agar bisa berprestasi selamanya.
Berbagai prestasi sudah dicapai oleh klub bridge Geologi tempat Wimpy tergabung sebagai pemain, seperti Juara nasional Antar Klub tahun 2002, Juara Asean - Singapura 2002, Malaysia 2004, dan Thailand 2005. Juara 1 Geologi Cup 2004, juara Turnamen Gubernur Kepri 2005, Piala Gubernur Kepri 2006. Kiprahnya di Liga Bridge Indonesia, 3 kali menjadi runner Liga
Bridge Indonesia. Selain itu klub bridge Geologi sering menempati papan atas dan memenangkan beberapa turnamen nasional.
Tentang klub bridge Geologi, Wimpy
mengakatakan: “Kami tak ubahnya seperti sebuah keluarga. Setiap kebutuhan apapun, termasuk dana, akan kami keluarkan dari kantong sendiri.” Klub yang dibinanya ini memang mirip keluarga besar. Kadang-kadang dana yang ada kurang mencukupi, namun semua anggota sudah mengenal, Wimpy rela berbagi. Mungkin inilah yang membuat Klub Geologi menuai prestasi yang tinggi.
Sampai saat ini, klub bridge Geologi masih menjadi klub bridge yang paling tertata rapi di Indonesia. Tak heran jika prestasinya stabil. Yang paling menonjol dalam klub ini adalah kekompakan dan keserasian di dalam tim. Semuanya memiliki peran yang sama di dalam tim dan di arena, secara teknis semuanya dapat diandalkan.
Selain mencatat beberapa prestasi penting, Klub Geologi juga turut serta melaksanakan
42 W a r t a G e o l o g i J u n i 2 0 1 0
pembinaan olahraga nasional dengan menggelar turnamen Geologi Cup yang hingga kini telah sembilan kali diselenggarakan dengan reputasinya menjadi turnamen terbaik nasional. Klub Bridge Geologi merupakan satu-satunya klub yang selalu mengadakan silaturahmi buka bersama sambil menggelar turnamen bridge di bulan ramadhan. Tahun ini Geo Ramadhan Cup telah memasuki penyelengaraan yang ke-15 sejak tahun 1995. Jiwa Wimpy S. Tjetjep tidak terpisahkan dari keinginannya untuk membina pemain bridge. Dari awalnya membina di GBB (Gabungan Bridge Bandung), selanjutnya diminta untuk memimpin Pengurus Daerah Bridge Jawa Barat. Akhirnya, pada tahun 2006 yang lalu, secara aklamasi ia diminta untuk memimpin Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia. Kini, ia sudah menjadi ikon bridge nasional.
Wimpy S. Tjetjep, adalah figur yang mudah diajak bicara. Ia akan membagi pengalaman dan ide- idenya. Salah satu ciri khasnya, ia selalu bicara blak-blakan, tak pernah ada yang disembunyikan. Sifat yang lurus dan tanpa tedeng aling-aling ini terkadang membuat telinga orang menjadi merah. Namun sesungguhnya ia bermaksud baik untuk membantu orong-orang tersebut menjadi sosok yang lebih baik di masa yang akan datang.
Pria kelahiran Makassar 57 tahun yang lalu ini,
akhirnya menjadi trade mark bridge di tanah air.
Wimpy melakukan beberapa kebijakan yang mungkin mengecewakan salah satu pihak, namun yang diyakininya akan memberikan nilai tambah kepada pembinaan bridge di tanah air. Misalnya ia tidak menyertakan pemain tua dalam tim Nasional Open. Jika Indonesia terus mengirim pemain yang itu-itu saja, bagaimana nanti jika para pemain yang senior itu sudah tidak bisa bermain lagi?. Tentu hasil yang diperoleh akan jauh lebih menyedihkan, apalagi keterpurukan tersebut bisa berlangsung lama, sampai didapatkan pemain- pemain baru yang cukup mampu untuk berkiprah dan berprestasi.
Penutup
Wimpy S. Tjetjep, lahir di Makasar 27 januari 1953. Sekarang menjabat Deputi Bidang Koordinasi Energi, Sumber Daya Mineral dan Kehutanan di bawah Menteri Koordinasi Perekonomian. Pendidikannya dimulai di Jurusan Teknik Geologi ITB yang diselesaikannya tahun 1977. Pada tahun 1981 meraih gelar S2 Bidang Geofisika dari Institut
National Polytechnique de Lorraine (INPL), Prancis. Dua tahun kemudian, dari perguruan tinggi yang sama, lulus S3 dengan predikat Cum Laude.
43
Profil
Selain pendidikan formal, Wimpy juga aktif mengikuti berbagai seminar, baik di dalam maupun luar negeri terutama mengenai kegunungapian dan Geologi. Di almamaternya yaitu INPL, Wimpy pernah menjadi juri dalam sidang Doktor Mr. Philippe Jouset (Prancis) dan Mme Nho (Korea) dalam bidang Gunung Api dan Global Change.
Dia juga pernah menjadi pengajar tamu di Ecole
D’ete de la Volcanologie, Reunion Island. Pada tahun 1997, lulus Kursus Reguler Angkatan (KRA) XXX Lemhanas dengan predikat Andalan. Dari tahun 2000 hingga kini, ia sering melakukan ceramah ke daerah-daerah terutama mengenai otonomi daerah di bidang pengelolaan sumber daya alam.
Wimpy adalah pembina sekaligus pemain. Ia seorang maniak bridge yang menjadi orang nomor satu di organisasi bridge Indonesia. Ialah pemrakarsa “Tiada hari libur tanpa bermain
bridge” atau “no weekend without bridge.”
Sebagai Pembina, PB Gabsi harus terus mencari bakat-bakat muda yang memiliki kemampuan lebih, dan menyediakan prasarana dan fasilitas agar pemain-pemain potensial tersebut dapat terus mengasah kemampuannya. Baginya, yang paling penting adalah kesejahteraan pemain.
Sebagai pribadi, Wimpy yang bergelar Life Master
selain membawa klub bridge Geologi menjuarai berbagai kejuaraan besar, Wimpy juga seorang atlit yang sangat kompetitif. Ia bahkan pernah menjuarai Kejuaraan ASEAN di semua kategori, yaitu di Open Pair tahun 2009 bersama Noldy
George, di Open Team Singapura 2002 dan Mixed
Team Singapura 2006.
Dalam berorganisasi, anggota dewan Pakar Asosiasi Pemerintah Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia (APKASI) ini punya pengalaman yang panjang. Mulai dari Sekretaris Himpunan Mahasiswa Geologi ITB, Sekretaris Umum Ikatan
Alumni Geologi ITB, Indonesian National Point of
Contact Representative in Geology and Volcanology
UNESCO, Ketua Umum Pengda Gabsi Jawa Barat
1995-2006 (3 periode), Ketua Umum PB Gabsi
(2006-2010), hingga Executive Committee di
dua organisasi kegunungapian dunia yaitu World
Organization of Volcanic Observatory (WOVO)
dan International Association of Volcanology and
Chemistry of Earth Interior (IAVCEI).
Dari perkawinannya dengan Andi Ranty Patola Yusuf, Wimpy dikaruniai dua orang anak, yaitu Jessy Agita (31) dan Wahyu Ariardi (28).
Wimpy yang kini menjadi Deputi Menko Perekonomian dan pernah singgah di Kementerian Negara Otonomi Daerah selain punya hobi bridge ternyata hobi menyanyi, lagu “Let it be” dan “When you tell me that you love me” sering menjadi andalan ketika didaulat harus tampil dipanggung. Yang paling terasa dari diri Wimpy adalah komitmennya dalam berjuang demi meningkatkan harkat dan martabat bangsa. Di manapun ia berada, Wimpy adalah pelita yang
menerangi dan membuat nyaman suasana.n
(TIM PROFIL WG)
Tahun Prestasi Wimpy S. Tjetjep dalam Olahraga Bridge
1996 Juara 1 Invitasi Nasional Sobur Memorial Jakarta
1997 Juara 1 Liga Bridge Indonesia seri 4 Jakarta Semifinalis Kejuaraan Nasional Antar Klub Jakarta
1998 Juara 3 Antar Kota di Mataram
2000 Juara 1 Evening Pair Asean di Bandung
Juara Piala PT POS Indonesia Pertama di Bandung
2002 Juara 1 Antar Nasional Klub di Palembang Juara 1 Antar Klub Asean di Singapura
2003 Juara 3 Antar Klub Asean di Malang Indonesia Juara 1 Turnamen Bridge Geologi Cup
2004 Juara 1 Piala Gubernur Sumatera Selatan
2005 Juara 1 Super Liga Bridge Indonesia di Jakarta
2006 Juara 1 Mix team Antar Klub Asean di Singapura Juara 1 Piala Gubernur Kepri di Batam
Juara 1 Piala Gubernur DKI Kejurnas di Jakarta Selatan
2008 Juara 3 Kejurnas Antar Klub di Banten
2009 Juara 3 Kejuaraan Nasional Antar Kota di Gorontalo Juara 1 Pasangan Asean di Kuala Lumpur Malaysia Juara 2 Turnamen Bridge Geologi Cup 9, Bandung
44 W a r t a G e o l o g i J u n i 2 0 1 0
A
da tiga hal yang menjadi benang merahdari kumpulan tulisan yang terhimpun dalam buku ini, yaitu kecintaan akan ilmu, pekerjaan, seberapapun besar risikonya, yang kesemuanya itu diabdikan untuk nilai-nilai kemanusiaan, di mana pun penulisnya bekerja. Mengawali karir di bidang kegunungapian yang sangat ia cintai. Menurutnya, vulkanologi dan
seni harus menjadi perpaduan yang harmonis. Bagaimana vulkanologi sebagai ilmu memiliki kaidahnya sendiri, dan memiliki prosedur tetap dalam penanganannya. Sementara manusia yang berdiam di seputar gunung api perlu didekati secara baik dan bijaksana bila gunung itu memperlihatkan peningkatan kegiatan. Wimpy menulis, “Kita akan merasa berhasil bila mampu melindungi manusia. Pintar adalah syarat nomor dua, sedangkan cinta