• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rancangan Hasil Penilaian (belakang sertifikat)

Dalam dokumen DASHBOARD INFORMATION SYSTEM (Halaman 72-0)

3.7 Rancangan Antar Muka

3.7.10 Rancangan Hasil Penilaian (belakang sertifikat)

Rancangan hasil penilaian diberikan kepada pemilik koperasi oleh instansi koperasi apabila semua data yang diberikan sudah memenuhi persyaratan dan sudah dinilai koperasi nya oleh petugas penilai.

Berikut adalah rancangan hasil penilaian:

ASPEK PENILAIAN KOMPONEN SKOR

PERMODALAN

1. Komponen penilaian Permodalan 1

2. Komponen penilaian Permodalan 1

3. Komponen penilaian Permodalan 1

SKOR

SKOR

SKOR

Kesalahan Fatal Faktor - Faktor yang dapat menurunkan tingkat kesehatan KSP dan USP langsung menjadi tidak sehat

1. Pertanyaan 1

Gambar 3.14. Rancangan Hasil Penilaian (Belakang Sertifikat) 3.7.11 Rancangan Halaman Informartion Dashboard

Rancangan halaman dashboard merupakan visualisasi dari hasil penilaian kesehatan koperasi. Rancangan halaman dashboard berisi charts dari hasil penilaian koperasi terhadap bobot nilai koperasi, hasil perhitungan camels + jati diri koperasi, komponen penilaian dari masing – masing aspek yang dinilai, serta saran dan rekomendasi dari petugas penilai.

HEADER

Beranda Daftar Koperasi User

Home / Daftar Koperasi/ Dashboard

Banner 1 Banner 2 Banner 3

Chart Data Koperasi

Hasil Penilaian Koperasi

Detail Penilaian

Saran dan Rekomedasi

Gambar 3.15. Rancangan Halaman Information Dashboard

BAB 4

IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM 4.1 Implementasi Sistem

Pada tahap ini, Dashboard Information System Penilaian Predikat Kesehatan Koperasi akan diimplementasikan ke dalam sistem dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL sesuai perancangan yang telah dilakukan.

4.1.1 Spesifikasi Perangkat Keras dan Lunak yang Digunakan

Spesifikasi perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan untuk membangun sistem ini adalah sebagai berikut:

1. Prosesor Intel® CoreTM i5 450M CPU 2.40 GHz.

2. Kapasitas hardisk 500 GB.

3. Memori RAM yang digunakan 2.00 GB.

4. Sistem operasi yang digunakan adalah Microsoft Windows 7 Ultimate.

5. Web server yang digunakan adalah XAMPP versi 3.2.1 6. Map Server yang digunakan adalah ms4w versi 3.0.6 7. Database MySQL Versi3.0.8.

4.1.2. Implementasi Perancangan Antarmuka

Adapun implementasi perancangan antarmuka yang telah dilakukan sebelumnya pada sistem adalah:

a. Halaman Login

Halaman ini adalah tampilan awal saat sistem dijalankan. User dapat menggunakan sistem dengan melakukan login terlebuh dahulu. Halaman login dapat dilihat pada Gambar 4.1.

Gambar 4.1 Halaman Login b. Halaman Utama Beranda

Halaman utama merupakan halaman yang tampil setelah berhasil melakukan proses login. Pada halaman ini ditampilkan menu beranda, beranda dan daftar koperasi. Pada menu beranda dapat dilihat diagram batang dari jumlah koperasi, pada sebelah kanan tampilan menu beranda terdapat dua tab yakni menu koperasi yang sudah dinilai dan menu koperasi yang belum dinilai, dan terdapat pula list daftar peringkat koperasi yang

79

sudah dinilai serta daftar koperasi yang berada khususnya didaerah Sumatera Utara (

SUMUT). Halaman utama beranda dapat dilihat pada Gambar 4.2

Gambar 4.2. Halaman Utama c. Halaman Daftar Koperasi

80

Gambar 4.3. adalah halaman daftar koperasi yang memiliki site menu yang berisi tentang semua koperasi, koperasi yang belum dinilai, koperasi yang sudah dinilai, berkas koperasi yang belum lengkap dan daftar pencarian koperasi agar memudahkan admin dalam melakukan pencarian koperasi. Pada saat salah satu site menu diklik maka akan keluar hasil tampilan pada sebelah kanan daftar koperasi tabel yang berisi nama koperasi, alamat koperasi, no.badan hukum, status dari koperasi apakah koperasi tersebut sudah dinilai atau tidak, detail dan aksi. Aksi pada tabel daftar koperasi dibagi menjadi dua bagian, yakni tabel edit dan nilai.apabila koperasi sudah dinilai oleh petugas penilai maka tidak akan keluar lagi pada daftar koperasi yang sudah dinilai.

Gambar 4.3. Halaman Daftar Koperasi d. Halaman Edit Koperasi

Gambar 4.4. adalah halaman edit koperasi, halaman tersebut ditampilkan dalam bentuk pop-up. Pada halaman edit berisi field – field dari koperasi yang akan diedit.

81

Gambar 4.4. Halaman edit Koperasi e. Halaman Penilaian CAMELS

1. Informasi Umum dan Informasi Sementara

Gambar 4.5. Halaman Penilaian CAMELS

Gambar diatas adalah informasi umum yang menjelaskan tentang nama, alamat, kab/kota dan Provinsi dari koperasi yang akan dinilai. Sebelah kanan dari halaman penilaian merupakan informasi sementara dari hasil penilaian CAMELS. Terdapat tiga tabel yang berisi posisi penilaian hasil sementara dari perhitungan CAMELS, nilai sementara hasil perhitungan dan predikat hasil dari perhitungan sementara.

2. Halaman Tahap Penilaian CAMELS

Gambar 4.6. Halaman Tahap Penilaian CAMELS

Gambar 4.5. merupakan gambar 3 tahap dalam penilaian CAMELS. Input data permodalan merupakan langkah pertama dalam penilaian koperasi yang dilakukan

82

oleh petugas penilai. Tahap berikutnya merupakan periksa data dan verifikasi dan pada tahap terkahir terdapat menu lihat hasil.

3. Input Data Permodalan

Gambar 4.7. Input Data Permodalan

Dalam input data permodalan terdapat forms untuk mengisi variabel yang diperlukan dalam penilaian CAMELS. Misalnya pada gambar diatas terdapat form pengisian variabel CAPITAL, seperti modal, total asset, modal tertimbang dan pinjaman beresiko.

4. Periksa Data dan Verifikasi

Gambar 4.8. Periksa Data dan Verifikasi

Pada tahap ini data yang diiput akan diverifikasi kebenarannya . Apabila data input koperasi tersebut sudah benar petugas penilai akan menekan tombol YA dan akan

83

masuk ke tahap berikutnya. Apabila data tersebut salah, maka petugas penilai akan menekan tombol TIDAK dan akan keluar form penilaian input data pada sebelah kanan tabel.

5. Tabel Hasil

Gambar 4.9. Tabel Lihat Hasil

Setelah melalui tahap periksa data dan verifikasi maka petugas penilai dapat melihat hasil penilaian CAMELS.

f. Halaman Saran dan Rekomendasi

Gambar 4.10. Tabel Saran dan Rekomendasi

84

Setelah ketujuh aspek telah dinilai (CAMELS) maka petugas penilai dapat memberikan saran dan rekomendasi yang dilihat dari hasil penilaian tersebut.

g. Halaman Koreksi Penilaian

Gambar 4.11. Halaman Koreksi Penilaian

Koreksi penilaian dan kesalahan fatal merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi dari hasil penilaian predikat koperasi. Pada gambar diatas terdapat tabel yang merupakan pertanyaan penilaian dari masing - masing faktor, jawaban YA atau TIDAK dan tabel edit apabila jawaban yang diberikan tidak valid.

h. Halaman Dashboard

85

Gambar 4.12. Halaman Dashboard

Halaman dashboard memiliki charts dari ketujuh aspek serta memberikan hasil dari penilaian, detail dari setiap penilaian, serta saran dan rekomendasi yang diberikan petugas penilai kepada pemilik koperasi yang dinilai koperasinya.

i. Halaman Hasil Akhir Penilaian

86

Gambar 4.13. Halaman Hasil Akhir Penilaian

Setelah skor dan predikat hasil penilaian koperasi sudah didapat maka petugas penilai diwajibkan mengisi form input pencetakan seperti yang ada pada gambar diatas agar hasil dari penilaian koperasi dapat dicetak dan diberikan kepada pemilik koperasi.

j. Sertifikat Hasil Penilaian ( Depan )

Gambar 4.14. Sertifikat Hasil Penilaian ( Depan )

k. Sertifikat Hasil Penilaian ( Belakang )

87

Gambar 4.15. Sertifikat Hasil Penilaian ( Belakang )

Gambar diatas merupakan hasil dari penilaian yang berupa sertifikat ( belakang ) dan akan diberikan kepada pemilik koperasi yang telah dinilai kesehatan koperasinya dan ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM.

88

BAB 5

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan dan implementasi yang dilakukan maka dapat dieroleh beberapa kesimpulan :

1. Sistem ini dapat menghasilkan informasi perhitungan kesehatan koperasi

2. Hasil dari penilaian kesehatan koperasi diuraikan berdasarkan masing – masing aspek penilaian. Selain itu sistem juga dapat menghasilkan sertifikat dari hasil penilaian.

3. Selain penguraian penilaian dan sertifikat, hasil dari penilaian dapat dilihat dengan dengan menggunakan dashboard system.

5.2 Saran

Adapun saran dari sistem ini adalah Pengembangan sistem dengan menggunakan mobile application.

89

89 DAFTAR PUSTAKA

Ayudya, S. 2013. Sistem Informasi Koperasi Simpan Pinjam Studi Kasus Pada Koperasi KaryawanPT. Dok&Perkapalan Surabaya. Narotama Collection, http://ejournal.narotama.ac.id.

Budiyanto, A., Soleh. 2013. Analisis Tingkat Kesehatan Koperasi Kartika Kuwera Jaya Dengan Menggunakan Peraturan Menteri Negara Koperasi Dan Usaha Kecil

Dan Menengah Republik Indonesia Nomor:

14/PER/M.KUKM/XII/2009.Jurnal ESENSI, Vol.16 No.1 / 2013.

Hardi Cheng,Entitas Nirlaba dan Koperasi Boleh Menggunakan SAK ETAP, (http//.auditme.webblog,diakses tanggal 25 november2012 ).

IAI.,Entitas Tanpa Akuntanbilitas Publik, Penerbit Ikatan Akuntansi Indonesia, Jakarta , 2009.

IAI.,Buletin Teknis 6, Penerbit Ikatan Akuntansi Indonesia, Jakarta , 2011.

IAI., PSAK No.1 , Penerbit Ikatan Akuntansi Indonesia, Jakarta , 2009.

90

90 IKAPI.,Undang-Undang Republik Indonesia No. 25 tahun 1992 Tentang

Perkoperasian,CV. Aneka Ilmu, Semarang, 1997.

Kasmir, 2003. Aspek Rasio Permodalan dalam perbankan Indonesia, Penerbit Erlangga, Yogyakarta.

Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia.

2009.

Keputusan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik IndonesiaNomor 35.3/Per/M.KUKM/X/2007 tanggal 8 Oktober 2007 Tentang Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kesehatan Koperasi Jasa Keuangan Syariah Dan Unit Jasa Keuangan SyariahKoperasi.

Martono, 2002. Analisa Rasio Kesehatan Bank. Penerbit Erlangga, Yogyakarta.

Nurhidayah, Wiwin, Penerapan PSAK No. 27 Untuk Menilai Kewajaran Laporan Keuangan pada Koperasi Karyawan Keluarga Besar Petrokimia Gresik, Universita 17 Agustus 1945 Surabaya, 2010.

91

91 Pedoman Penilaian Kesehatan Koperasi Jasa Keuangan Syariah/Unit Jasa KeuanganSyariah. Semarang: Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Provinsi JawaTengah.

Peraturan Pemerintah No. 72 Tahun 1992 Tentang Peraturan Pendirian Bank BerdasarkanSistem Perbankan Yang Bersih Dari Praktek Riba.

Peraturan Pemerintah No. 72 Tahun 1998 tentang Bank Perkreditan Rakyat berdasarkan prinsipbagi hasil.

Pengertian Koperasi Menurut Para Ahli, (http://www.kopindo.co.id/index.php (diakses tanggal 26 November 2015).

Ridwan, Muhammad, 2004. Manajemen Baitul Maal wa Tamwil. Edisi Pertama.Yogyakarta:UII Press.

Riyadi, Selamet. 2006. Banking Assets and Liability Management, Edisi Ketiga.

Jakarta: LPFEUI.

Rumah pendidikan, Perbandingan antara PSAK dengan SAK-ETAP, (http//www.athehomeofknowledge.com, diakses tanggal 27 november 2015).

Santyaminah, Prinsip Koperasi Dan Ciri Khas Koperasi (http://santyaminah.wordpress.com diakses tanggal 2 desember 2015).

92

92 Sumarsono, 2008. Pengertian Koperasi di Indonesia. Penerbit Kawan Lama. Jakarta.

Sitio et al, 2009.Azas-azas Koperasi di Indonesia. Penerbit Kawan Lama. Jakarta.

Suryani, T., Lestari, S., &Lestari, W. 2008, Manajemen Koperasi; Teknik Penyusunan Laporan Keuangan, PelayananPrima dan Pengelolaan SDM, Yogyakarta, Graha Ilmu.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2012 Tentang Perkoperasian, (www.hukumonline.com, diakses tanggal 16 Februari 2015.

Widiyanti, 2009. Azas-azas Koperasi Unit Desa. Penerbit Informatika. Bandung.

Dalam dokumen DASHBOARD INFORMATION SYSTEM (Halaman 72-0)

Dokumen terkait