Jalan Mesin Drive chain LD 1-4
4.2.2.2. Rancangan Jadwal Supply Komponen
Rancangan penjadwalan dilakukan oleh beberapa orang yang bekerja secara bersama-sama layaknya sebuah tim. Tim tersebut antara lain operator supply dan operator timbang. Operator supply adalah operator yang bertugas mengirim komponen dari Plant 1 untuk diassembly menjadi rantai di Plant 2, selain itu tugas dari operator supply adalah menuang komponen yang dibawa, kedalam mesin assembly. operator timbang bertugas menurunkan polibox kosong yang dibawa motor supply kemudian mengisi kembali polibox kosong dan memasukan kembali kemotor supply untuk dibawa ke Plant 2 kembali. Supply komponen pada Plant 2 dibagi dalam gerakan-gerakan yang dilakukan operator untuk mensupply , dari menurunkan polibox kosong oleh operator timbang sampai operator supply menuang pada mesin assembling. Gerakan-gerakan tersebut dapat dilihat pada table 4.9. Gerakan yang diberi warna biru merupakan gerakan yang dilakukan oleh operator timbang dan gerakan yang diberi warna putih adalah gerakan operator supply .
47
Universitas Kristen Petra
Tabel 4.9 Gerakan Operator Supply Komponen
Gerakan tersebut dibagi atas kebiasaan operator untuk menyuplai komponen. Gerakan operator timbang berwarna biru pada table 4.9 yang terdiri dari menurunkan polibox kosong dari sepeda motor, menyiapkan polibox kosong, polibox kosong yang disiapkan diisi dengan komponen ASF, kemudian ditimbang dan dimasukkan kembali kedalam sepeda motor. Gerakan operator supply berwarna putih yang menghantarkan polibox isi dari Plant 1 ke Plant 2, polibox isi yang hantarkan diturunkan dari sepeda motor dan diisikan pada mesin assembling. Operator supply kemudian membawa pulang polibox kosong dari Plant 2 ke Plant 1 untuk diisi kembali dengan komponen ASF.
Rancangan penjadwalan dilakukan dengan cara mengambil waktu baku operator supply dengan gaya dan kebiasaan operator mensupply mesin assembly dengan keadaan yang santai. Waktu baku diambil juga pada operator timbang, operator yang selalu mempersiapkan komponen dari mengambil polibox kosong, mengisi komponen hingga memasukan polibox tersebut kedalam sepeda motor supply . Pengambilan waktu baku operator timbang juga dalam keadaan operator sehat dan santai. Pengambilan waktu dilakukan dalam beberapa hari untuk memperoleh data yang cukup untuk mendekati actual. Gerakan-gerakan tersebut diambil waktu baku untuk menghitung waktu operator dalam 1 kali supply komponen ke Plant 2. Waktu masing-masing gerakan diambil beberapa hari dan diambil pada waktu yang tidak pasti atau random sampai dirasa data waktu
48
Universitas Kristen Petra
tersebut cukup, dari beberapa data tersebut dicari waktu rata-ratanya. Data tersebut dapat dilihat pada table 4.10
Tabel 4.10 Data Waktu gerakan 9 Operator
Data yang digunakan data yang dihitung pada masing-masing polibox.
Operator mengambil polibox selama 67.8 detik membawa 3 polibox sehingga untuk masing-masing polibox memerlukan waktu 22.6 detik. Perhitungan berlaku pada data yang lain kemudian data tersebut dirata-rata dan mendapatkan 14.33 detik perpolibox. Waktu rata-rata yang telah didapat seperti pada lampiran 1 Data Waktu Gerakan 1 Operator sampai lampiran 11 Data Waktu Gerakan 11 Operator.
Masing-masing gerakan kemudian dihitung dalam sekali supply komponen, dari menyiapkan polibox kosong, mengisi polibox hingga mengirim ke Plant 2.
Perhitungan data tersebut dapat dilihat pada table 4.11.
No Operator delivery mengambil
49
Universitas Kristen Petra
Table 4.11 Perhitungan Waktu Supply Komponen Drive Chain
Gerakan-gerakan yang telah dicari waktu rata-rata pergerakan kemudian di hitung waktu keseluruhan untuk mensupply komponen dari Plant 1 ke Plant 2.
Dari table 4.11 didapatkan data waktu masing-masing yang akan diuraikan pada gerakan operator supply dan operator timbang. Dari table 4.11 dengan 12 gerakan dapat di improve menjadi 11 gerakan untuk mempermudah dan mempercepat waktu supply table 4.12. Gerakan ini merupakan gerakan yang sehari-hari dilakukan oleh operator dan gerakan ini sudah menjadi kebiasaan operator tetapi gerakan yang pada awalnya ada gerakan operator timbang menimbang komponen dihilangkan.
Tabel 4.12 Gerakan Operator Supply Komponen
Mempercepat waktu timbang untuk meningkatkan waktu istirahat operator timbang sangatlah penting karena pekerjaan yang dilakukan oleh operator timbang
Line DC Jumlah Operator Delivery memasukan komponen pada mesin Assembling
Operator delivery mengambil polibox kosong
Operator Delivery memasukan polibox kosong pada motor delivery Operator Delivery mengirim Polibox komponen dari Plan 2 menuju Plan 1 Operator komponen menurunkan Polibox kosong
No Activity
Operator komponen menyiapkan polibox kosong Operator komponen mengisi polibox kosong dengan komponen Operator komponen menimbang masing-masing polibox Operator komponen Memindahkan Polibox isi kedalam motor delivery Operator Komponen memasukan polibox pada motor
Operator Delivery mengirim Polibox komponen dari Plan 1 menuju Plan 2 Operator Delivery menurunkan Polibox komponen
50
Universitas Kristen Petra
sangat lah berat dan banyak. Tenaga banyak terpakai untuk memasukan komponen dari dalam container kedalam masing-masing polibox jika gerakan menimbang tetap dilakukan operator timbang akan kelelahan dan gerakan akan menjadi lambat. Gerakan operator menimbang dihilangkan dan digantikan dengan memberian garis batas pengisian pada polibox kosong seperti pada gambar 4.14
Gambar 4.14 Garis Batas Pengisian Komponen
Garis ini berguna sebagai batas pengisian, operator timbang tidak perlu menimbang lagi, cukup dengan mengikuti batas. Pembuatan batas dilakukan dengan menimbang komponen pada polibox dengan berat yang telah dihitung kemudian komponen diratakan hingga datar barulah diberi garis pada polibox sesuai dengan permukaan komponen. Hilangnya gerakan menimpang membuat waktu istirahat operator timbang bertambah. Perhitungan terdapat pada table 4.13.
51
Universitas Kristen Petra
Tabel 4.13 Perhitungan Waktu Supply Komponen Drive Chain
Tabel 4.13 merupakan perhitungan untuk 1 motor supply saja. Line yang akan disupply sebanyak 4 line untuk 1 motor dengan masing-masing 2 set dan tiap set terdapat 6 polibox sehingga didapat 12 polibox untuk tiap line. Kereta merupakan alat yang digunakan untuk membawa polibox turun atau masuk ke motor supply . Kereta hanya dapat membawa 3 polibox kesamping dan dapat membawa 4 tumpukan, sehingga 1 kereta dapat membawa 12 polibox. Total tumpukan polibox dikalikan dengan waktu yang didapat akan mendapatkan total waktu untuk 1 gerakan total. Waktu gerakan total akan dijumlah semua gerakan sehingga didapat waktu untuk sekali mensupply komponen. Menyuplai komponen dari menurunkan polibox kosong, mengisi polibox dengan komponen, memasukan polibox isi ke motor, mengirim polibox ke Plant 2 untuk diassembly, hingga motor kembali ke Plant 1 diuraikan lagi pada gerakan masing-masing operator karena 2 pekerjaan yang dilakukan oleh 2 orang yang dikerjakan bersamaan pada waktu yang sama. Waktu tersebut dibagi atas Job dari operator.
Pembagian dapat dilihat pada table 4.14.
52
Universitas Kristen Petra
Tabel 4.14 Pembagian Waktu Supply Komponen Drive Chain Berdasarkan Job Operator
Waktu yang diperhitungkan dalam supply komponen adalah waktu operator supply atau operator supply mengirim komponen dari Plant 1 ke Plant 2 hingga kembali dari Plant 2 ke Plant 1. Waktu yang dibutuhkan oleh operator supply untuk mengirim adalah 29.05 menit. Waktu operator timbang dilakukan bersamaan dengan operator supply . Waktu 29.05 menit tersebut merupakan waktu operator supply mengirim komponen, menurunkan komponen dan memasukannya kemesin assembling kemudian mengambil polibox kosong dan membawanya ke Plant 1 kembali. Operator supply kembali ke Plant 1 dengan membawa polibox kosong, polibox tersebut akan diturunkan oleh operator timbang untuk diisi kembali dengan komponen kemudian memasukan polibox isi kedalam motor. Ketika operator timbang menurunkan polibox kosong, operator supply akan membawa kembali motor 2 ke Plant 2 untuk mengisi line yang berikutnya. Waktu yang bersamaan operator timbang kerjakan. Waktu tersebut adalah waktu yang digunakan untuk menyuplai komponen Drive Chain saja untuk total waktu mensupply Cam Chain dapat dilihat pada table 4.15
53
Universitas Kristen Petra
Tabel 4.15 Perhitungan Waktu Supply Komponen Cam Chain
Perhitungan waktu supply komponen Cam Chain dihitung untuk 1 kali supply . Sekali supply komponen Cam Chain akan mensupply 4 line dengan 2 set yamng memiliki jumlah 5 polibox untuk tiap 1 set sehingga 2 set memiliki 10 polibox. Jumlah tumpukan akan dikalikan dengan waktu gerakan operator sehingga menemukan waktu yang dilakukan untuk masing-masing gerakan.
Supply Cam Chain tidak perlu adanya waktu untuk memasukan komponen pada mesin Assembling. Karena operator Assemblinglah yang akan memasukan sendiri pada mesin sehinggga waktu untuk mensupply pada line Cam Chain lebih cepat.
Halnya Drive Chain, waktu menyuply Cam Chain juga dibagi berdasarkan Job dari operator. Pembagian pada table 4.16.
Tabel 4.16 Pembagian Waktu Supply Komponen Cam Chain Berdasarkan Job Operator
54
Universitas Kristen Petra
Waktu yang dibutuhkan operator supply untuk mensupply line Cam Chain memiliki waktu yang lebih cepat karena tidak perlunya memasukan komponen pada mesin sehingga operator bekerja lebih cepat yaitu 9.17 menit.
Waktu tersebut adalah waktu yang diperlukan untuk mengirim polibox yang berisi komponen dari Plant 1 ke Plant 2 kemudian menurunkan polibox isi komponen pada masing-masing line dan mengambil polibox kosong. Polibox kosong akan dibawa kembali ke Plant 1 untuk diisi kembali. Jadwal supply sangat penting dalam hal ini untuk menjaga mesin tetap berjalan. Tabel 4.17 adalah jadwal yang dibuat agar operator supply lebih mudah untuk mengirim komponen.
Tabel 4.17 Jadwal Supply Komponen Drive Chain
Jadwal yang dibuat untuk memudahkan operator supply , operator hanya perlu mengikuti jadwal yang ada agar mesin tidak sampai mati. Jadwal keberangkatan didapat dari waktu sebelum habis komponen yang dikurangi dengan waktu operator mensupply komponen di Plant 2. Waktu istirahat operator pukul 9.30, 11.4, 14.30, 18.00, 19.30, dan 22.00 sudah temasuk didalam jadwal.
Line
Start End Start End
7:11:46 7:40:51 LD 5,6,7,8 2 7:47:24 8:16:29 LD 1,2,3,4 2
8:23:02 8:52:07 LD 5,6,7,8 2 8:58:40 9:37:45 LD 1,2,3,4 2
9:44:18 10:13:23 LD 5,6,7,8 2 10:19:56 10:49:01 LD 1,2,3,4 2 10:55:34 11:24:39 LD 5,6,7,8 2 11:31:12 12:40:17 LD 1,2,3,4 2 12:46:50 13:15:55 LD 5,6,7,8 2 13:22:28 13:51:33 LD 1,2,3,4 2 13:58:06 14:37:11 LD 5,6,7,8 2 14:43:44 15:12:49 LD 1,2,3,4 2 15:19:22 15:48:27 LD 5,6,7,8 2 15:55:00 16:24:05 LD 1,2,3,4 2 16:30:38 16:59:43 LD 5,6,7,8 2 17:06:16 17:35:21 LD 1,2,3,4 2 17:41:54 18:20:59 LD 5,6,7,8 2 18:27:32 18:56:37 LD 1,2,3,4 2 19:03:10 20:12:15 LD 5,6,7,8 2 20:18:48 20:47:53 LD 1,2,3,4 2 20:54:26 21:23:31 LD 5,6,7,8 2 21:30:04 22:09:09 LD 1,2,3,4 2 22:15:42 22:44:47 LD 5,6,7,8 2 22:51:20 23:20:25 LD 1,2,3,4 2
23:26:58 23:56:03 LD 5,6,7,8 2 0:02:36 0:31:41 LD 1,2,3,4 2
2 SET: 2 Box ILP, 2 Box OLP, 2 Box Pin, 2 Box Bush, 2 Box Roller
Jalan Motor I Jalan Motor II
JADWAL SUPPLY DRIVE CHAIN Line Jumlah
Set
Jumlah Set
55
Universitas Kristen Petra
Ketika operator mengirim pada Plant 2 dan bel istirahat berbunyi maka operator akan ikut bersitirahat di Plant 2 dan akan bekerja kembali setelah bel masuk dibunyikan. Jam operasional mesin Cam Chain sama dengan mesin Drive Chain yaitu pukul 07:00 smapai 24:00. Mesin Cam Chain lebih sering berjalan 2 Shift disbanding dengan mesin Drive Chain Karena permintaan akan rantai Cam Chain jauh lebih banyak dari pada rantai Drive Chain. Berat komponen yang telah dihitung dapat digunakan untuk 2 Shift seperti pada tabel 4.18.
Tabel 4.18 Jam Operasional Mesin Cam Chain
Rantai Cam Chain lebih kecil dibandingkan dengan rantai Drive Chain sehingga komponen yang digunakan juga kecil. Perbandingan berat komponen perpcs Cam Chain dan Drive Chain adalah 10:1. Supply pada Cam Chain hanya dilakukan 1 kali saja dan dapat digunakan pada 2 Shift atau 15:12 jam. Waktu mesin berjalan pukul 07.00 dimana shift 1 mulai bekerja dengan berat yang telah dihitung dan disesuaikan komponen tersebut akan habis 15 jam lebih 12 menit.
Mensupply pada mesin Cam Chain juga memiliki jadwal seperti pada table 4.19.
Start Durasi istirahat End
7:00:00 15:12 2:00:00 0:12:33
Start Durasi istirahat End
7:00:00 15:12 2:00:00 0:12:33
Start Durasi istirahat End
7:00:00 15:12 2:00:00 0:12:33
SHIFT