• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rapat Umum Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing

Dalam dokumen Annual Report Jamsostek 2013. pdf (Halaman 122-128)

telah berkontribusi secara aktif untuk meletakkan landasan

BPJS Ketenagakerjaan

Pernyataan Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan

Pedoman Good Corporate Governance (GCG) sudah menjadi ruh bagi korporasi dewasa ini. Pun demikian juga halnya dengan PT Jamsostek (Persero) yang secara konsisten memaksimalkan nilai perusahaan dengan cara menjalankan prinsip transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban dan keadilan. Inilah yang meneguhkan pembuktian selama ini bahwa PT Jamsostek (Persero) tetap menjadi profesional yang terbaik di bidangnya.

Untuk itu, Manajemen PT Jamsostek (Persero) telah menempatkan kebijakan Good Corporate Governance, berikut seluruh penerapannya, sebagai salah satu kerangka utama pengembangan perusahaan di masa depan

Pengembangan dan penerapan tata kelola perusahaan yang mengacu pada best-practice standards di lingkungan kerja PT Jamsostek (Persero) diharapkan dapat memenuhi kepentingan segenap stakeholders secara seimbang, selain juga membuka peluang bagi pertumbuhan jangka panjang yang berkesinambungan bagi perusahaan.

Menjadi sebuah milestone bagi PT Jamsostek (Persero), bahwa pada tahun 2011 terjadi perubahan regulasi yang mendasar yaitu Undang-Undang Nomor : 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) bagi BUMN, sehingga PT Jamsostek (Persero) dihadapkan pada proses antisipasi dan transformasi operasionalisasi BPJS secara efektif pada tanggal 1 Juli 2015 dan penyempurnaan infrastruktur GCG yang pada gilirannya mengubah Struktur Tata Kelola Perusahaan dan membentuk Struktur Tata Kelola BPJS.

Roadmap Tata Kelola Perusahaan

Pengkinian roadmap GCG dilandasi dengan Undang-Undang No: 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di mana terhitung tanggal 1 Januari 2014 PT Jamsostek (Persero) menjadi BPJS Ketenagakerjaan dan Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor: PER-01/MBU/2011 tentang Tata Kelola Perusahaan yang baik (GCG) pada BUMN, maka dilakukan penyempurnaan terhadap struktur tata kelola perusahaan dan sekaligus mengantisipasi diberlakukannya BPJS dengan menyusun struktur tata kelola Dewan Jaminan Sosial Nasional dan struktur tata kelola BPJS.

Roadmap yang semula direncanakan 10 tahun (2004- 2013) dilakukan penyesuaian dengan memperhatikan perkembangan regulasi di atas, menjadi periode

5 tahun (2011-2015) dengan sasaran dan Key Performance Indicator sebagai berikut :

Good Corporate Governance

(2009-2010) Bauran GCG & GGG 2013 Sasaran 1 e-governance Sasaran 1 Penyempurnaan Infrastruktur Tata Kelola

Perusahaan

1. Penyempurnaan Infrastruktur GCG Direksi 2. Penyempurnaan

Infrastruktur GCG Dewan Komisaris 3. Upload Infrastruktur GCG ke website 4. Penyusunan Pedoman Self Assassment GCG

Sasaran 1 Penyusunan Infrastruktur Tata Kelola BPJS

Good Government Governance (2014-2015) 1. Kebijakan e-governance 2. Upload ke website GCG • e-learning • e-infrastruktur • e-LHKPN 3. Sosialisasi

4. Pooling Tingkat Pemahaman

1. Board Manual 2. Code of Cunduct 3. Pengendalian Gratifikasi 4. Kepatuhan LHKPN 5. Sistem Pengendalian Intern 6. Whistle Blowing System

Sasaran 2 Tindak Lanjut Regulasi GCG BUMN

Sasaran 2 Infrastruktur Tata Kelola BPJS

Sasaran 2 Implementasi Tata Kelola BPJS

1. Sosialisasi

2. Penandatanganan Pernyataan Komitmen /Pakta Integritas 3. Implementasi Struktur Tata Kelola 4. Implementasi Infrastruktur Tata Kelola

1. Pedoman Akuntabilitas Keuangan 2. Fraud Control System

3. Kebijakan Umum Tata Kelola BPJS yang baik (BPJS Code)

4. Kebijakan Struktur Tata Kelola BPJS • Presiden • DJSN • BPJS • Dewan Pengawas • Direksi • Komite

1. Penetapan Direktur Penanggung Jawab GCG

2. Restrukturisasi Komite Dewan Komisaris

3. Self Assassment GCG oleh Biro Pengawas Intern

4. Penyempurnaan Roadmap GCG

Key Performance Indicators

1. Capaian Hasil Assassment GCG 85%

2. Capaian Corporate Governance

Perfection Index 87% dengan

kualifikasi The Most Trust Company

3. Capaian Skor Annual Report Award

88%

4. Peringkat Kedua Survey Integritas

Pelayanan Publik

5. Peringkat Pertama Inovasi GCG BUMN

6. Mempertahankan Peringkat 1 ARA untuk kategori BUMN Keuangan

Non Listed

7. Memperoleh peringkat 10 ARA untuk Kategori Umum

1. Capaian Hasil Assassment GCG 90%

2. Capaian Corporate Governance

Perfection Index 90% dengan

kualifikasi The Most Trust Company

3. Capaian Skor Annual Report Award

88%

4. Mempertahankan Peringkat Pertama Survey Integritas Pelayanan Publik 5. Mempertahankan Peringkat Pertama

Inovasi GCG BUMN

6. Mempertahankan Peringkat 1 ARA

untuk kategori BUMN Keuangan Non

Listed

7. Memperoleh peringkat 10 ARA untuk Kategori Umum

1. Capaian Hasil Assassment GCG

95%

2. Capaian Corporate Governance

Perfection Index 95% dengan

kualifikasi The Most Trust

Company

3. Capaian Skor Annual Report

Award 95%

4. Mempertahankan Peringkat Pertama Survey Integritas Pelayanan Publik

5. Mempertahankan Peringkat Pertama Inovasi GCG BUMN 6. Mempertahankan Peringkat 1 ARA

untuk kategori BUMN Keuangan

Non Listed

7. Memperoleh peringkat 5 ARA untuk Kategori Umum

PT Jamsostek (Persero) memiliki komitmen dalam melaksanakan upaya-upaya peningkatan tata kelola perusahaan dengan menetapkan 2 sasaran sesuai dengan Roadmap Tata Kelola Perusahaan yakni penyempurnaan infrastruktur dan pemenuhan tindak lanjut berbagai peraturan-peraturan dan ketentuan terkini yang mengatur tentang penerapan tata kelola perusahaan khususnya di Badan Usaha Milik Negara.

Tujuan Tata Kelola Perusahaan Tujuan Umum

• Memaksimalkan nilai perusahaan dengan cara

menjalankan prinsip transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban dan keadilan

agar perusahaan dapat dikelola secara profesional;

• Mendorong agar pengelola perusahaan dalam

membuat keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta kesadaran akan adanya tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pemangku kepentingan;

• Meningkatkan kontribusi perusahaan dalam

perekonomian nasional.

Tujuan Khusus

• Tercapainya kesinambungan usaha perusahaan

melalui pengelolaan yang didasarkan pada asas transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, serta kewajaran dan kesetaraan.

• Pemberdayaan fungsi dan kemandirian masing-

masing organ perusahaan, yaitu Dewan Komisaris, Direksi dan Rapat Umum Pemegang Saham.

• Menjadikan Pemegang Saham, Anggota Dewan

Komisaris, dan Anggota Direksi dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakannya dilandasi oleh nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

• Terciptanya kesadaran dan tanggung jawab sosial

perusahaan terhadap masyarakat dan kelestarian lingkungan, terutama di sekitar perusahaan.

• Optimalisasi nilai perusahaan bagi pemegang

saham dengan tetap memperhatikan pemangku kepentingan lainnya.

• Peningkatan daya saing perusahaan secara

nasional maupun internasional, sehingga menimbulkan kepercayaan pasar yang dapat mendorong arus investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkesinambungan.

Konsistensi Implementasi Tata Kelola Perusahaan Transparansi

Implementasi prinsip transparansi pada PT Jamsostek (Persero) antara lain :

• Proses pengambilan keputusan Pemegang Saham

melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) telah memenuhi persyaratan Anggaran Dasar Perusahaan.

• Proses pengambilan keputusan Dewan Komisaris

yang berfungsi sebagai pengawasan dan pemberian nasehat kepada Direksi telah

dilaksanakan pada rapat Dewan Komisaris Internal dan rapat Dewan Komisaris yang mengundang Direksi (rapat gabungan).

• Proses pengambilan keputusan Direksi yang

berfungsi untuk melakukan pengelolaan perusahaan telah dilaksanakan melalui mekanisme rapat Direksi, dan rapat Direksi yang mengundang Dewan Komisaris (rapat gabungan).

• Perusahaan telah memiliki sistem teknologi

informasi on-line yang realtime untuk mempercepat akses informasi.

• Laporan Keuangan disajikan dalam 3 (tiga) Media

cetak Nasional terkemuka.

• Laporan Tahunan telah memenuhi syarat kriteria

Annual Report dan Undang-Undang Nomor: 24 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, khususnya informasi BUMN yang disajikan dalam Laman (website) perusahaan.

• Seluruh kebijakan perusahaan telah dituangkan

secara tertulis dan dikomunikasikan kepada seluruh pemangku kepentingan melalui saluran komunikasi yang telah disediakan perusahaan.

Akuntabilitas

Implementasi prinsip akuntabilitas pada PT Jamsostek (Persero) antara lain :

• Perusahaan telah memiliki Struktur Organisasi,

Job Description untuk masing-masing Job Title dan penilaian Key performance Indicator untuk Direksi, Kepala Unit kerja dan masing-masing karyawan.

• Perusahaan memiliki Rencana Kerja dan Anggaran

Perusahaan yang telah disahkan oleh RUPS/ Dewan Komisaris dan telah di-breakdown kepada seluruh Unit kerja sebagai acuan dalam pelaksanaan tugas setiap tahunnya.

• Insan Jamsostek telah melaksanakan tugas dan

tanggung jawabnya, dan mempertanggung- jawabkan kegiatannya secara transparan setiap triwulanan.

• Auditor eksternal telah melakukan pemeriksaan

atas Laporan keuangan Perusahaan dengan opini auditor independen adalah wajar tanpa pengecualian dan tingkat kesehatan antara sehat dan sehat sekali.

• Perusahaan telah mempertanggungjawabkan dan

mendapat pengesahan atas Laporan Tahunan oleh RUPS.

• Perusahaan telah memberikan penghargaan dan

sanksi (Reward and Punishment) kepada karyawan yang berprestasi dan yang melakukan pelanggaran.

Responsibilitas

Implementasi prinsip rensponsibilitas pada PT Jamsostek (Persero) antara lain :

• Perusahaan memiliki peraturan

perundangundangan, anggaran dasar, infrastruktur GCG, dan kebijakan pengelolaan

Corporate Social Responsibility dalam bentuk Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) dan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) sebagai dasar pelaksanaan tugas.

• Insan Jamsostek selalu bersikap prudent sesuai

dengan kebijakan manajemen risiko dan memastikan pelaksanaan tugasnya sesuai dengan peraturan.

• Perusahaan setiap tahun telah dilakukan audit

kepatuhan oleh Auditor Eksternal dan tidak terjadi peningkatan yang signifikan dan material atas temuan audit kepatuhan.

• Perusahaan telah berkontribusi kepada peserta,

melalui Dana Peningkatan Kesejahteran Peserta (antara lain Pembangunan rumah susun, Beasiswa, Bantuan PHK dan pemberian uang muka perumahan).

• Perusahaan telah berkontribusi kepada

masyarakat di lingkungan perusahaan, melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (antara lain pinjaman lunak, bantuan kesehatan, lingkungan, donasi dan sumbangan) dalam batas kewajaran dan kepatutan.

• Perusahaan telah memprakarsai terbentuknya

Komunitas Pengusaha Antisuap (KUPAS) BUMN.

• Insan Jamsostek telah menandatangani pakta

integritas untuk tunduk kepada Code of Conduct dan etika bisnis yang telah ditetapkan.

Independensi

Implementasi prinsip independensi pada PT Jamsostek (Persero) antara lain :

• Perusahaan telah memiliki kebijakan benturan

kepentingan (conflict of interest).

• Perusahaan telah memiliki budaya perusahaan

yaitu Iman, Profesional, Teladan, Integritas dan Kerjasama (IPTIK) yang berlaku untuk seluruh Insan Jamsostek.

• Masing-masing organ perusahaan yaitu Rapat

Umum Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi telah melaksanakan masing- masing peranannya tanpa adanya intervensi dan mendominasi pihak lainnya.

• Perusahaan telah menerapkan Good Corporate Governance dengan hasil assessment yang selalu meningkat dari tahun ke tahun.

• Pemegang Saham telah melimpahkan sebagian

kewenangannya kepada Dewan Komisaris dan Direksi untuk mendorong pengelolaan perusahaan secara profesional dan independen.

• Dewan Komisaris dan Direksi telah melaksanakan

fungsi check and balances melalui komunikasi formal melalui rapat, persetujuan/penolakan Dewan Komisaris atas usulan Direksi.

Fairness

Implementasi prinsip fairness pada PT Jamsostek (Persero) antara lain :

• Perusahaan telah memiliki peraturan

perundangundangan yang mengatur hak dan kewajiban peserta.

• Perusahaan telah memiliki kebijakan teknis

operasional untuk memberikan pelayanan kepada seluruh pemangku kepentingan melalui Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008.

• Perusahaan telah memberikan perlakuan yang

proporsional kepada peserta tanpa membedakan size perusahaan peserta, jumlah upah pekerja, jumlah peserta yang di-cover pada masingmasing perusahaan.

• Perusahaan melakukan peningkatan manfaat

kepada peserta secara konsisten setiap 2 (dua) tahun.

• Perusahaan telah memberikan kesempatan

kepada seluruh pemangku kepentingan untuk menyampaikan pendapat melalui forum pertemuan, saluran komunikasi elektronik (website), saluran pelayanan (call centre) dan saluran pelaporan pelanggaran (whistle blowing system)

• Perusahaan telah memberikan kesempatan

yang sama kepada seluruh karyawan tanpa adanya diskriminasi sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara manajemen dengan Serikat Pekerja Jamsotek (SPJ).

No Keputusan RUPS

1. Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) PT Jamsostek (Persero) Tahun 2013, dengan pokok-pokok sebagai berikut:

a. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Induk

Laporan posisi keuangan induk PT Jamsostek (Persero) per 31 Desember 2013 dianggarkan ditutup dengan jumlah aset serta liabilitas dan ekuitas masing- masing sebesar Rp. 156.836.437 Juta.

b. Perhitungan Laba/Rugi Induk

Laba setelah PPh Induk PT Jamsostek (Persero) Tahun 2013 ditargetkan sebesar Rp 2.194.961 Juta.

c. Rencana Belanja Modal

Belanja Modal tahun 2013 dianggarkan sebesar Rp 486.264,02 Juta. d. Gaji Direksi dan Honorarium Dewan Komisaris

Gaji Direksi dan Honorarium Dewan Komisaris serta fasilitas lainnya tahun 2013 untuk sementara ditetapkan sama dengan tahun 2012. Gaji Direksi dan Honorarium Dewan Komisaris secara final akan ditetapkan pada RUPS pengesahan laporan keuangan tahun buku 2012.

2. Pengesahan Rencana Kerja Program Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) Tahun 2013, dengan pokok-pokok sebagai berikut:

a. Dana yang tersedia sebesar Rp. 679.159 Juta

b. Penggunaan dana bergulir sebesar Rp. 518.000 Juta dan penggunaan dana tidak bergulir sebesar Rp100.000 Juta.

c. Beban Operasional sebesar R. 636.500 Juta

3. Persetujuan Key Performance Indicators (KPI) yang tertuang dalam Kontrak Manajemen Tahun 2013 antara Direksi dan Dewan Komisaris PT Jamsostek (Persero) dengan Pemegang Saham PT Jamsostek (Persero)

4. Persetujuan Key Performance Indicators (KPI) Tahun 2013 antara Dewan Komisaris PT Jamsostek (Persero) dengan Pemegang Saham PT Jamsostek (Persero)

5. Penetapan persetujuan penghapusbukuan Gedung Kantor Cabang Tangerang I akan dilakukan setelah adanya tanggapan dan rekomendasi secara tertulis dari Dewan Komisaris.

6. Penetapan Saldo Dana Pengembangan Non JHT sebesar Rp. 1.198.421.605.861 dimasukan ke dalam Cadangan Umum akan dihapuskan setelah adanya kajian hokum dari Direksi dan rekomendasi atau tanggapan tertulis dari Dewan Komisaris.

No Keputusan RUPS

Rapat Umum Pemegang Saham

Rapat Umum Pemegang saham yang berkaitan dengan penyajian laporan tahunan tahun buku 2013 meliputi RUPS RKAP tahun 2013, RUPS Laporan tahunan tahun buku 2013, Pengesahan Laporan Keuangan Penutup per 31 Desember 2013. Laporan Keuangan Pembuka per 1 Januari 2014 dalam proses pengesahan oleh Menteri Keuangan.

Disamping itu disajikan pula tindak lanjut pengarahan RUPS tahun sebelumnya yang terdiri dari tindak lanjut pengarahan RUPS RKAP tahun 2013 dan tindak lanjut pengarahan RUPS laporan tahunan tahun buku 2012.

Pokok-pokok Keputusan RUPS RKAP Tahun 2013

Dalam dokumen Annual Report Jamsostek 2013. pdf (Halaman 122-128)