telah berkontribusi secara aktif untuk meletakkan landasan
BPJS Ketenagakerjaan
Pernyataan Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Pedoman Good Corporate Governance (GCG) sudah menjadi ruh bagi korporasi dewasa ini. Pun demikian juga halnya dengan PT Jamsostek (Persero) yang secara konsisten memaksimalkan nilai perusahaan dengan cara menjalankan prinsip transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban dan keadilan. Inilah yang meneguhkan pembuktian selama ini bahwa PT Jamsostek (Persero) tetap menjadi profesional yang terbaik di bidangnya.
Untuk itu, Manajemen PT Jamsostek (Persero) telah menempatkan kebijakan Good Corporate Governance, berikut seluruh penerapannya, sebagai salah satu kerangka utama pengembangan perusahaan di masa depan
Pengembangan dan penerapan tata kelola perusahaan yang mengacu pada best-practice standards di lingkungan kerja PT Jamsostek (Persero) diharapkan dapat memenuhi kepentingan segenap stakeholders secara seimbang, selain juga membuka peluang bagi pertumbuhan jangka panjang yang berkesinambungan bagi perusahaan.
Menjadi sebuah milestone bagi PT Jamsostek (Persero), bahwa pada tahun 2011 terjadi perubahan regulasi yang mendasar yaitu Undang-Undang Nomor : 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) bagi BUMN, sehingga PT Jamsostek (Persero) dihadapkan pada proses antisipasi dan transformasi operasionalisasi BPJS secara efektif pada tanggal 1 Juli 2015 dan penyempurnaan infrastruktur GCG yang pada gilirannya mengubah Struktur Tata Kelola Perusahaan dan membentuk Struktur Tata Kelola BPJS.
Roadmap Tata Kelola Perusahaan
Pengkinian roadmap GCG dilandasi dengan Undang-Undang No: 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di mana terhitung tanggal 1 Januari 2014 PT Jamsostek (Persero) menjadi BPJS Ketenagakerjaan dan Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor: PER-01/MBU/2011 tentang Tata Kelola Perusahaan yang baik (GCG) pada BUMN, maka dilakukan penyempurnaan terhadap struktur tata kelola perusahaan dan sekaligus mengantisipasi diberlakukannya BPJS dengan menyusun struktur tata kelola Dewan Jaminan Sosial Nasional dan struktur tata kelola BPJS.
Roadmap yang semula direncanakan 10 tahun (2004- 2013) dilakukan penyesuaian dengan memperhatikan perkembangan regulasi di atas, menjadi periode
5 tahun (2011-2015) dengan sasaran dan Key Performance Indicator sebagai berikut :
Good Corporate Governance
(2009-2010) Bauran GCG & GGG 2013 Sasaran 1 e-governance Sasaran 1 Penyempurnaan Infrastruktur Tata Kelola
Perusahaan
1. Penyempurnaan Infrastruktur GCG Direksi 2. Penyempurnaan
Infrastruktur GCG Dewan Komisaris 3. Upload Infrastruktur GCG ke website 4. Penyusunan Pedoman Self Assassment GCG
Sasaran 1 Penyusunan Infrastruktur Tata Kelola BPJS
Good Government Governance (2014-2015) 1. Kebijakan e-governance 2. Upload ke website GCG • e-learning • e-infrastruktur • e-LHKPN 3. Sosialisasi
4. Pooling Tingkat Pemahaman
1. Board Manual 2. Code of Cunduct 3. Pengendalian Gratifikasi 4. Kepatuhan LHKPN 5. Sistem Pengendalian Intern 6. Whistle Blowing System
Sasaran 2 Tindak Lanjut Regulasi GCG BUMN
Sasaran 2 Infrastruktur Tata Kelola BPJS
Sasaran 2 Implementasi Tata Kelola BPJS
1. Sosialisasi
2. Penandatanganan Pernyataan Komitmen /Pakta Integritas 3. Implementasi Struktur Tata Kelola 4. Implementasi Infrastruktur Tata Kelola
1. Pedoman Akuntabilitas Keuangan 2. Fraud Control System
3. Kebijakan Umum Tata Kelola BPJS yang baik (BPJS Code)
4. Kebijakan Struktur Tata Kelola BPJS • Presiden • DJSN • BPJS • Dewan Pengawas • Direksi • Komite
1. Penetapan Direktur Penanggung Jawab GCG
2. Restrukturisasi Komite Dewan Komisaris
3. Self Assassment GCG oleh Biro Pengawas Intern
4. Penyempurnaan Roadmap GCG
Key Performance Indicators
1. Capaian Hasil Assassment GCG 85%
2. Capaian Corporate Governance
Perfection Index 87% dengan
kualifikasi The Most Trust Company
3. Capaian Skor Annual Report Award
88%
4. Peringkat Kedua Survey Integritas
Pelayanan Publik
5. Peringkat Pertama Inovasi GCG BUMN
6. Mempertahankan Peringkat 1 ARA untuk kategori BUMN Keuangan
Non Listed
7. Memperoleh peringkat 10 ARA untuk Kategori Umum
1. Capaian Hasil Assassment GCG 90%
2. Capaian Corporate Governance
Perfection Index 90% dengan
kualifikasi The Most Trust Company
3. Capaian Skor Annual Report Award
88%
4. Mempertahankan Peringkat Pertama Survey Integritas Pelayanan Publik 5. Mempertahankan Peringkat Pertama
Inovasi GCG BUMN
6. Mempertahankan Peringkat 1 ARA
untuk kategori BUMN Keuangan Non
Listed
7. Memperoleh peringkat 10 ARA untuk Kategori Umum
1. Capaian Hasil Assassment GCG
95%
2. Capaian Corporate Governance
Perfection Index 95% dengan
kualifikasi The Most Trust
Company
3. Capaian Skor Annual Report
Award 95%
4. Mempertahankan Peringkat Pertama Survey Integritas Pelayanan Publik
5. Mempertahankan Peringkat Pertama Inovasi GCG BUMN 6. Mempertahankan Peringkat 1 ARA
untuk kategori BUMN Keuangan
Non Listed
7. Memperoleh peringkat 5 ARA untuk Kategori Umum
PT Jamsostek (Persero) memiliki komitmen dalam melaksanakan upaya-upaya peningkatan tata kelola perusahaan dengan menetapkan 2 sasaran sesuai dengan Roadmap Tata Kelola Perusahaan yakni penyempurnaan infrastruktur dan pemenuhan tindak lanjut berbagai peraturan-peraturan dan ketentuan terkini yang mengatur tentang penerapan tata kelola perusahaan khususnya di Badan Usaha Milik Negara.
Tujuan Tata Kelola Perusahaan Tujuan Umum
• Memaksimalkan nilai perusahaan dengan cara
menjalankan prinsip transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban dan keadilan
agar perusahaan dapat dikelola secara profesional;
• Mendorong agar pengelola perusahaan dalam
membuat keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta kesadaran akan adanya tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pemangku kepentingan;
• Meningkatkan kontribusi perusahaan dalam
perekonomian nasional.
Tujuan Khusus
• Tercapainya kesinambungan usaha perusahaan
melalui pengelolaan yang didasarkan pada asas transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, serta kewajaran dan kesetaraan.
• Pemberdayaan fungsi dan kemandirian masing-
masing organ perusahaan, yaitu Dewan Komisaris, Direksi dan Rapat Umum Pemegang Saham.
• Menjadikan Pemegang Saham, Anggota Dewan
Komisaris, dan Anggota Direksi dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakannya dilandasi oleh nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
• Terciptanya kesadaran dan tanggung jawab sosial
perusahaan terhadap masyarakat dan kelestarian lingkungan, terutama di sekitar perusahaan.
• Optimalisasi nilai perusahaan bagi pemegang
saham dengan tetap memperhatikan pemangku kepentingan lainnya.
• Peningkatan daya saing perusahaan secara
nasional maupun internasional, sehingga menimbulkan kepercayaan pasar yang dapat mendorong arus investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkesinambungan.
Konsistensi Implementasi Tata Kelola Perusahaan Transparansi
Implementasi prinsip transparansi pada PT Jamsostek (Persero) antara lain :
• Proses pengambilan keputusan Pemegang Saham
melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) telah memenuhi persyaratan Anggaran Dasar Perusahaan.
• Proses pengambilan keputusan Dewan Komisaris
yang berfungsi sebagai pengawasan dan pemberian nasehat kepada Direksi telah
dilaksanakan pada rapat Dewan Komisaris Internal dan rapat Dewan Komisaris yang mengundang Direksi (rapat gabungan).
• Proses pengambilan keputusan Direksi yang
berfungsi untuk melakukan pengelolaan perusahaan telah dilaksanakan melalui mekanisme rapat Direksi, dan rapat Direksi yang mengundang Dewan Komisaris (rapat gabungan).
• Perusahaan telah memiliki sistem teknologi
informasi on-line yang realtime untuk mempercepat akses informasi.
• Laporan Keuangan disajikan dalam 3 (tiga) Media
cetak Nasional terkemuka.
• Laporan Tahunan telah memenuhi syarat kriteria
Annual Report dan Undang-Undang Nomor: 24 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, khususnya informasi BUMN yang disajikan dalam Laman (website) perusahaan.
• Seluruh kebijakan perusahaan telah dituangkan
secara tertulis dan dikomunikasikan kepada seluruh pemangku kepentingan melalui saluran komunikasi yang telah disediakan perusahaan.
Akuntabilitas
Implementasi prinsip akuntabilitas pada PT Jamsostek (Persero) antara lain :
• Perusahaan telah memiliki Struktur Organisasi,
Job Description untuk masing-masing Job Title dan penilaian Key performance Indicator untuk Direksi, Kepala Unit kerja dan masing-masing karyawan.
• Perusahaan memiliki Rencana Kerja dan Anggaran
Perusahaan yang telah disahkan oleh RUPS/ Dewan Komisaris dan telah di-breakdown kepada seluruh Unit kerja sebagai acuan dalam pelaksanaan tugas setiap tahunnya.
• Insan Jamsostek telah melaksanakan tugas dan
tanggung jawabnya, dan mempertanggung- jawabkan kegiatannya secara transparan setiap triwulanan.
• Auditor eksternal telah melakukan pemeriksaan
atas Laporan keuangan Perusahaan dengan opini auditor independen adalah wajar tanpa pengecualian dan tingkat kesehatan antara sehat dan sehat sekali.
• Perusahaan telah mempertanggungjawabkan dan
mendapat pengesahan atas Laporan Tahunan oleh RUPS.
• Perusahaan telah memberikan penghargaan dan
sanksi (Reward and Punishment) kepada karyawan yang berprestasi dan yang melakukan pelanggaran.
Responsibilitas
Implementasi prinsip rensponsibilitas pada PT Jamsostek (Persero) antara lain :
• Perusahaan memiliki peraturan
perundangundangan, anggaran dasar, infrastruktur GCG, dan kebijakan pengelolaan
Corporate Social Responsibility dalam bentuk Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) dan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) sebagai dasar pelaksanaan tugas.
• Insan Jamsostek selalu bersikap prudent sesuai
dengan kebijakan manajemen risiko dan memastikan pelaksanaan tugasnya sesuai dengan peraturan.
• Perusahaan setiap tahun telah dilakukan audit
kepatuhan oleh Auditor Eksternal dan tidak terjadi peningkatan yang signifikan dan material atas temuan audit kepatuhan.
• Perusahaan telah berkontribusi kepada peserta,
melalui Dana Peningkatan Kesejahteran Peserta (antara lain Pembangunan rumah susun, Beasiswa, Bantuan PHK dan pemberian uang muka perumahan).
• Perusahaan telah berkontribusi kepada
masyarakat di lingkungan perusahaan, melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (antara lain pinjaman lunak, bantuan kesehatan, lingkungan, donasi dan sumbangan) dalam batas kewajaran dan kepatutan.
• Perusahaan telah memprakarsai terbentuknya
Komunitas Pengusaha Antisuap (KUPAS) BUMN.
• Insan Jamsostek telah menandatangani pakta
integritas untuk tunduk kepada Code of Conduct dan etika bisnis yang telah ditetapkan.
Independensi
Implementasi prinsip independensi pada PT Jamsostek (Persero) antara lain :
• Perusahaan telah memiliki kebijakan benturan
kepentingan (conflict of interest).
• Perusahaan telah memiliki budaya perusahaan
yaitu Iman, Profesional, Teladan, Integritas dan Kerjasama (IPTIK) yang berlaku untuk seluruh Insan Jamsostek.
• Masing-masing organ perusahaan yaitu Rapat
Umum Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi telah melaksanakan masing- masing peranannya tanpa adanya intervensi dan mendominasi pihak lainnya.
• Perusahaan telah menerapkan Good Corporate Governance dengan hasil assessment yang selalu meningkat dari tahun ke tahun.
• Pemegang Saham telah melimpahkan sebagian
kewenangannya kepada Dewan Komisaris dan Direksi untuk mendorong pengelolaan perusahaan secara profesional dan independen.
• Dewan Komisaris dan Direksi telah melaksanakan
fungsi check and balances melalui komunikasi formal melalui rapat, persetujuan/penolakan Dewan Komisaris atas usulan Direksi.
Fairness
Implementasi prinsip fairness pada PT Jamsostek (Persero) antara lain :
• Perusahaan telah memiliki peraturan
perundangundangan yang mengatur hak dan kewajiban peserta.
• Perusahaan telah memiliki kebijakan teknis
operasional untuk memberikan pelayanan kepada seluruh pemangku kepentingan melalui Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008.
• Perusahaan telah memberikan perlakuan yang
proporsional kepada peserta tanpa membedakan size perusahaan peserta, jumlah upah pekerja, jumlah peserta yang di-cover pada masingmasing perusahaan.
• Perusahaan melakukan peningkatan manfaat
kepada peserta secara konsisten setiap 2 (dua) tahun.
• Perusahaan telah memberikan kesempatan
kepada seluruh pemangku kepentingan untuk menyampaikan pendapat melalui forum pertemuan, saluran komunikasi elektronik (website), saluran pelayanan (call centre) dan saluran pelaporan pelanggaran (whistle blowing system)
• Perusahaan telah memberikan kesempatan
yang sama kepada seluruh karyawan tanpa adanya diskriminasi sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara manajemen dengan Serikat Pekerja Jamsotek (SPJ).
No Keputusan RUPS
1. Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) PT Jamsostek (Persero) Tahun 2013, dengan pokok-pokok sebagai berikut:
a. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Induk
Laporan posisi keuangan induk PT Jamsostek (Persero) per 31 Desember 2013 dianggarkan ditutup dengan jumlah aset serta liabilitas dan ekuitas masing- masing sebesar Rp. 156.836.437 Juta.
b. Perhitungan Laba/Rugi Induk
Laba setelah PPh Induk PT Jamsostek (Persero) Tahun 2013 ditargetkan sebesar Rp 2.194.961 Juta.
c. Rencana Belanja Modal
Belanja Modal tahun 2013 dianggarkan sebesar Rp 486.264,02 Juta. d. Gaji Direksi dan Honorarium Dewan Komisaris
Gaji Direksi dan Honorarium Dewan Komisaris serta fasilitas lainnya tahun 2013 untuk sementara ditetapkan sama dengan tahun 2012. Gaji Direksi dan Honorarium Dewan Komisaris secara final akan ditetapkan pada RUPS pengesahan laporan keuangan tahun buku 2012.
2. Pengesahan Rencana Kerja Program Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) Tahun 2013, dengan pokok-pokok sebagai berikut:
a. Dana yang tersedia sebesar Rp. 679.159 Juta
b. Penggunaan dana bergulir sebesar Rp. 518.000 Juta dan penggunaan dana tidak bergulir sebesar Rp100.000 Juta.
c. Beban Operasional sebesar R. 636.500 Juta
3. Persetujuan Key Performance Indicators (KPI) yang tertuang dalam Kontrak Manajemen Tahun 2013 antara Direksi dan Dewan Komisaris PT Jamsostek (Persero) dengan Pemegang Saham PT Jamsostek (Persero)
4. Persetujuan Key Performance Indicators (KPI) Tahun 2013 antara Dewan Komisaris PT Jamsostek (Persero) dengan Pemegang Saham PT Jamsostek (Persero)
5. Penetapan persetujuan penghapusbukuan Gedung Kantor Cabang Tangerang I akan dilakukan setelah adanya tanggapan dan rekomendasi secara tertulis dari Dewan Komisaris.
6. Penetapan Saldo Dana Pengembangan Non JHT sebesar Rp. 1.198.421.605.861 dimasukan ke dalam Cadangan Umum akan dihapuskan setelah adanya kajian hokum dari Direksi dan rekomendasi atau tanggapan tertulis dari Dewan Komisaris.
No Keputusan RUPS
Rapat Umum Pemegang Saham
Rapat Umum Pemegang saham yang berkaitan dengan penyajian laporan tahunan tahun buku 2013 meliputi RUPS RKAP tahun 2013, RUPS Laporan tahunan tahun buku 2013, Pengesahan Laporan Keuangan Penutup per 31 Desember 2013. Laporan Keuangan Pembuka per 1 Januari 2014 dalam proses pengesahan oleh Menteri Keuangan.Disamping itu disajikan pula tindak lanjut pengarahan RUPS tahun sebelumnya yang terdiri dari tindak lanjut pengarahan RUPS RKAP tahun 2013 dan tindak lanjut pengarahan RUPS laporan tahunan tahun buku 2012.
Pokok-pokok Keputusan RUPS RKAP Tahun 2013