A. Jumlah dan Persebaran Penduduk
2. Rasio Jenis Kelamin
Rasio Jenis Kelamin (RJK) adalah suatu angka yang menunjukkan perbandingan banyaknya jumlah penduduk laki-laki dan banyaknya jumlah penduduk perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu. Biasanya dinyatakan dalam banyaknya jumlah penduduk laki-laki per 100 penduduk perempuan. Data rasio jenis
Profil Data Kependudukan Kota Kendari Tahun 2020 25 kelamin ini berguna untuk pengembangan perencanaan pembangunan yang berwawasan gender, terutama yang berkaitan dengan perimbangan pembangunan laki-laki dan perempuan secara adil. Selain itu, informasi rasio jenis kelamin juga penting diketahui oleh para politisi, terutama untuk meningkatkan keterwakilan perempuan dalam parlemen.
Dari tabel 6 nampak bahwa Rasio Jenis Kelamin (RJK) atau Sex Ratio di Kota Kendari adalah 102 yang berarti bahwa dari setiap 100 penduduk perempuan terdapat 102 orang penduduk laki-laki.
Gambaran rasio jenis kelamin Kota Kendari berbeda dengan gambaran rasio jenis kelamin secara nasional dimana lebih banyak penduduk perempuan dibanding penduduk laki-laki. Namun demikian, jika dilihat dari kelompok umur menunjukkan bahwa
Tabel 6. Rasio Jenis Kelamin Kota Kendari Tahun 2020
Kelompok
Sumber : Data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Kota Kendari Tahun 2020 diolah
Profil Data Kependudukan Kota Kendari Tahun 2020 26 jumlah penduduk perempuan yang lebih besar berada pada kelompok umur 25 - 29 tahun, 30-34 tahun, 45-49 tahun, 50 – 54 tahun dan 65 tahun keatas. Sedangkan jika dilihat pada kelompok umur 0-4 tahun sebesar 106 yang artinya terdapat 106 balita berjenis kelamin laki-laki dari 100 balita perempuan. Secara biologis jumlah kelahiran bayi laki-laki pada umumnya lebih besar dibanding dengan kelahiran bayi perempuan, namun bayi laki-laki lebih rentan terhadap kematian dibanding bayi perempuan. Rasio jenis kelamin pada kelompok umur diatas 65 tahun juga menunjukkan penduduk laki-laki lebih sedikit dibandingkan perempuan. Ini menunjukkan bahwa teori yang mengatakan bahwa umur harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki adalah benar, secara biologis umur harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki dimana pada tabel diatas menunjukan penduduk laki-laki lebih sedikit dibandingkan perempuan.
Profil Data Kependudukan Kota Kendari Tahun 2020 27 Jika dilihat menurut wilayah kecamatan, dari Tabel. 7.
terlihat bahwa rasio jenis kelamin (sex ratio) disetiap kecamatan berada diatas 100, hal ini berarti bahwa jumlah penduduk laki-laki disetiap kecamatan lebih banyak daripada perempuan kecuali Kecamatan Kendari Barat penduduk laki-laki lebih kecil. Jika diamati masing-masing wilayah Kecamatan, maka terlihat bahwa Kecamatan memiliki Rasio jenis kelamin tertinggi yaitu : 105 berada di Kecamatan Abeli dan Kecamatan Kambu : diikuti Kecamatan Kendari, Kecamatan Poasia, Kecamatan Wua-Wua, Kecamatan Puuwatu masing-masing memiliki rasio jenis kelamin 103, sedangkan Kecamatan Baruga: 102, dan Rasio jenis kelamin terendah 100 terdapat di Kecamatan Mandonga dan Kecamatan Kadia.
Tabel 7. Rasio Jenis Kelamin Perkecamatan Kota Kendari Tahun 2020
n ( Jiwa) % n (Jiwa) %
1 2 3 4 5 6
MANDONGA 18.867 10,89 18.827 11,08 100 KENDARI 14.709 8,49 14.348 8,45 103 BARUGA 16.827 9,71 16.529 9,73 102 P0ASIA 19.850 11,45 19.186 11,29 103 KDI BARAT 21.650 12,49 21.887 12,88 99 ABELI 14.752 8,51 14.042 8,27 105 WUA-WUA 16.234 9,37 15.741 9,27 103
KADIA 18.740 10,81 18.826 11,08 100
PUUWATU 20.189 11,65 19.520 11,49 103 KAMBU 11.487 6,63 10.991 6,47 105 JUM LAH 173.305 100 169.897 100 102
LAKI-LAKI PEREM PUAN
KECAM ATAN RJK
Sumber : Data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Kota Kendari,Tahun 2020 diolah
Profil Data Kependudukan Kota Kendari Tahun 2020 28 3. Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio)
Rasio Ketergantungan digunakan untuk melihat hubungan antara perubahan struktur umur penduduk dengan ekonomi secara kasar.Rasio ini melihat seberapa besar beban tanggungan yang harus dipikul oleh penduduk produktif terhadap penduduk yang tidak produktif. Penduduk produktif secara ekonomi adalah mereka yang berada pada umur 15 – 59 tahun, yang dianggap memiliki potensi ekonomi. Semakin rendah Dependency Ratio, maka semakin rendah pula beban kelompok umur produktif untuk menanggung penduduk usia tidak produktif atau belum produktif.
Tabel 8. Jumlah Penduduk Berdasarkan Klasifikasi Umur Kota Kendari Tahun 2020
KELPMPOK UMUR LAKI-LAKI PEREMPUAN ∑ Pddk %
1 2 3 4 5
00- 14 TAHUN
(UMUR MUDA) 48,511 45,281 93,792 27.33 15 - 64 TAHUN
(UMUR PRODUKTIF) 118,827 118,507 237,334 69.15 65 TAHUN KEATAS (
UMUR TUA) 5,967 6,109 12,076 3.52 JUMLAH 173,305 169,897 343,202 100
Sumber:Data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Kota Kendari Tahun 2020 diolah
Dari Tabel. 8. nampak bahwa 69,15 persen penduduk Kota Kendari merupakan penduduk Usia produktif (usia kerja) yang berpotensi sebagai modal pembangunan, sedangkan penduduk yang berpotensi sebagai beban yaitu penduduk yang belum produktif (0-14 tahun) sebesar 27,33 persen dan penduduk yang dianggap kurang produktif atau tidak produktif lagi (65 tahun ke atas) sebesar
Profil Data Kependudukan Kota Kendari Tahun 2020 29 3,52 persen. Jika diperhatikan menurut jenis kelamin, jumlah penduduk usia produktif Laki-laki lebih besar dari pada penduduk usia produktif Perempuan. Sedangkan pada kelompok usia lanjut hampir sama jumlahnya antara penduduk laki-laki dan penduduk Perempuan, pada kelompok usia muda terlihat bahwa penduduk perempuan lebih kecil dibandingkan dengan penduduk laki-laki.
Tabel 9.Rasio Ketergantungan Menurut Kecamatan Kota Kendari Tahun 2020
Sumber :Data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Kota Kendaritahun 2020 diolah
Memperhatikan komposisi penduduk menurut kelompok usia muda, usia produktif, dan usia tua, diketahui rasio ketergantungan Kota Kendari tahun 2020 sebesar 30,85 per 100 penduduk usia kerja, yang berarti bahwa setiap 100 penduduk usia produktif (usia kerja) di Kota Kendari mempunyai tanggungan sekitar : 30 jiwa penduduk usia non produktif. 27 jiwa diantaranya berasal dari kelompok usia muda dan lainnya berasal dari kelompok usia lanjut
Profil Data Kependudukan Kota Kendari Tahun 2020 30 sebanyak : 3 jiwa, Secara umum rasio ketergantungan Kota Kendari dibawah rasio ketergantungan nasional. Kondisi ini sebenarnya menguntungkan bagi Kota Kendari terutama untuk memperbesar tabungan rumah tangga, investasi sumber daya manusia dan peningkatan kesejahteraan. Namun demikian, juga menjadi tantangan bagi pemerintah Kota Kendari untuk meningkatkan kesempatan kerja, kualitas penduduk dan tetap mempertahankan laju pertumbuhan penduduk yang rendah.
Apabila dilihat perkecamatan seperti pada Tabel. 9 maka rasio ketergantungan total tertinggi ada di Kecamatan Abeli sebesar 33,36 yang diikuti Kecamatan Baruga sebesar 32,45 dan rasio ketergantungan total terendah di Kecamatan Kambu sebesar 29,67.
Sedangkan RK tua tertinggi ada di Kecamatan Kendari Barat yaitu sebesar 5,22 dan terendah di Kecamatan Kambu sebesar 2,34. RK muda tertinggi ada di Kecamatan Baruga sebesar 30,07dan terendah di Kecamatan Kadia sebesar 24,90 persen.
Tabel 10. Rasio Ketergantungan Kota Kendari Tahun 2020
MUDA (0-14) TUA (65+) TOTAL
1 2 3 4
LAKI-LAKI 48,511 118,827 167,338 PEREMPUAN 45,281 118,507 163,788 TOTAL 93,792 237,334 331,126
RASIO KETERGANTUNGAN JENIS KELAMIN
Sumber :Data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Kota Kendari tahun 2020 diolah
Profil Data Kependudukan Kota Kendari Tahun 2020 31 Rasio ketergantungan total Kota Kendari jika dirinci menurut jenis kelamin, nampak bahwa angka beban tanggungan laki-laki lebih besar daripada perempuan, demikian pula usia muda angka beban tanggungan Laki-laki menjadi lebih tinggi daripada Perempuan.
C. Komposisi Penduduk menurut Karakteristik Sosial