KELARUTAN DAN HASILKALI KELARUTAN
4. Reaksi Pengendapan
Terjadinya pengendapan dapat diprediksikan dengan menghitung harga Qc, yaitu harga hasil kali konsentrasi ion-ion dalam keadaan setimbang.
• Jika Qc < Ksp, maka belum terbentuk endapan
• Jika Qc = Ksp, maka larutan yang terbentuk tepat jenuh.
• Jika Qc > Ksp, maka larutan yang terbentuk sangat jenuh dan terbentuk endapan.
Contoh soal:
Periksalah dengan suatu perhitungan, apakah terbentuk endapan Ca(OH)2 jika 10 ml larutan CaCl2 0,2 M dicampur dengan 10 ml larutan NaOH 0,02 M? (Ksp Ca(OH)2 = 8 x 10 -6) .
Jawab :
Apabila tidak terjadi reaksi, maka larutan CaCl2 dan NaOH masing-masing mengalami pengenceran dua kali dicampurkan. Konsenterasi CaCl2 dalam campuran menjadi 0,1 M dan NaOH menjadi 0,01 M. Karena CaCl2 dan NaOH tergolong elektrolit kuat, keduanya mengion sempurna.
EINSTEIN BIMBEL.COM
61
CaCl2 (aq) ⇄ Ca2+(aq) + 2 Cl-(aq) 0,1 M 0,1 M 0,2 M
NaOH (aq) ⇄ Na+(aq) + OH-(aq) 0,01M 0,01M 0,01 M
Jadi konsentrasi ion Ca2+ dalam campuran = 0,1 M dan konsentrasi ion OH- = 0,01 M
Qc = [Ca2+][OH-]2 = 0,1 (0,01)2 = 1 x 10 -5
Karena Qc > Ksp , maka pada pencampuran itu terbentuk endapan Ca(OH)2
Contoh soal:
Berapakah konsentrasi minimum ion CO32- yang diperlukan untuk mengendapkan ion Ca2+ dari larutan Ca(NO3)2 0,01 M ? (Ksp CaCO3 = 4,8 x 10-9)
Jawab :
CaCO3 akan mengendap jika Qc atau [Ca2+][CO32-]
> Ksp CaCO3
[Ca2+] = [Ca(NO3)2] = 0,01 M Ksp = [Ca2+][CO32-]
4,8 x 10-9 < (0,01) [CO32-] [CO32-] > 4,8 x 10-7
Jadi, CaCO3 akan mengendap jika [CO32-] > 4,8 x 10-7 M
EINSTEIN BIMBEL.COM
62
Soal - Soal Kelarutan Dan Hasil Kali : 10-13. Yang mempunyai kelarutan dalam air terbesar adalah …
moll , maka tetapan hasil kali (Ksp) nya adalah…
6. Kelarutan AgCl paling kecil jika dilarutkan dalam … NaOH sedikit demi sedikit hingga terbentuk endapan Mg(OH)2. Jika Ksp Mg(OH)2 = 0,4 . 10 –11 , maka saat terbentuk endapan pH larutan berharga …
A. 9 + log 2
9. Kelarutan AgCl yang terbesar terdapat pada : A. Air
Harga hasil kali kelarutan (Ksp) L (OH)2
A. 2.10-5 B. 2.10-6 C. 4.10-6 D. 4.10-9 E. 5.10-10
13. Data Ksp garam-garam perak sebagai berikut : 1. AgCl Ksp = 1,56.10-10
2. Ag T Ksp = 1,5.10-16 3. Ag2CrO4 Ksp = 1,0.10-12 4. Ag2CO3 Ksp = 8.10-14 5. Ag2SO4 Ksp = 1,2.10-5
Urutan kenaikan kelarutan garam tersebut adalah … .
14. Diketahui Ksp Mg(OH)2 = 2.10-11. Jika kedalam larutan 0,002M Mg (NO3)2 ditambah sedikit demi sedikit larutan NaOH, pada pH berapakah mulai terbentuk endapan … . A. 4
B. 7 C. 10 –log 2 D. 10 E. 11
15. Di dalam suatu larutan terdapat ion-ion Ca2+,Sr2+, Ba2+ dan Pb2+ dengan konsentrasi yang sama, Apabila larutan itu ditetesi dengan larutan Na2SO4, maka zat pertama kali mengendap adalah … .
A. CaSO4 (Ksp = 2,4.10-10) B. SrSO4 (Ksp = 2,5.10-7) C. BaSO4 (Ksp = 1,1.10-10) D. PbSO4 (Ksp = 1,7.10-8) E. mengendap bersama-sama
16. Diketahui Ksp Agl = 1.10-16. Apabila 100 ml larutan Ag NO3 0,2 M dicampur dengan 100 ml larutan KT 0,4 M maka konsentrasi ion Ag+ dalam campuran adalah … .
A. 0,1 mol/1 mol/1 maka larutan jenuh M(OH)2 mempunyai pH …
Kelarutan garam CaCO3 dalam 200 vol larutan adalah … .
22. Diberikan tabel kelarutan garam kalsium
Senyawa Kelarutan dalam gr/100 ml
CaSO4 11.10-4
CaCO3 0,13.10-4
CaCrO4 5,9.10-4
CaC2O4 2,2.10-4
Ca(NO3)2 7,7.10-2
Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa garam kalsium yang mudah larut mengandung anion …
A. SO4-2
B. CO3-2
C. CrO4-2
D. C2O4
2-E. NO3
-23. Dalam satu liter larutan terdapat campuran garam-garam CaCl2, SrCl2 dan BaCl2, yang masing-masing konsentrasinya 0,01 M, jika ditambahkan 53 miligram Na2CO3, maka garam yang mengendap adalah … .
(Mr : Na2CO3 = 106, Ksp CaCO3 = 4,8 x 10-9,
D. 1 x 10-7 E. 4 x 10-4 25. Dari reaksi :
Li3PO4(s) 3 Li+(aq) + PO43-(aq)
maka rumus tetapan hasil kali kelarutan adalah
… .
Zat yang kelarutannya paling kecil, dinyatakan dalam mol/lt adalah … . kelarutan CaCO3 dalam satu liter larutan CaCl2 0,1 M adalah … . dilarutkan dalam … .
A. air
Diantara senyawa-senyawa tersebut yang paling sukar larut dalam air adalah... .
A. MgCO3 3,2.10-5, maka kelarutannya dalam 1 liter air adalah... . masing-masing 0,1 M. Ke dalam larutan ini ditambahkan NaOH padat, sehingga pH larutan menjadi 8.
Jika diketahui Ksp Mg(OH)2 = 1,8 x 10-11
EINSTEIN BIMBEL.COM
65
Ksp Pb(OH)2 = 1,2 x 10-12 Ksp Ni(OH)2 = 2,0 x 10-15
maka hidroksida yang mengendap adalah...
A. Mg(OH)2
B. Pb(OH)2
C. Ni(OH)2
D. Mg(OH)2 dan Pb(OH)2
E. Pb(OH)2 dan Ni(OH)2
36. Harga hasil kali kelarutan (Ksp) Ag2SO4 = 3,2.10-5, maka kelarutannya dalam 1 liter air adalah...
A. 2 x 10-5 mol B. 2 x 10-2 mol C. 1 x 10-5 mol D. 1 x 10-2 mol E. 3 x 10-2 mol
37. Kelarutan garam XCl2 dalam air adalah 10-4 M maka kelarutan XCl2 dalam larutan CaCl2 0,05 M adalah...
A. 4 . 10-4 B. 4 . 10-10 C. 4 . 10-12 D. 2 . 10-10 E. 2 . 10-11
38. Larutan Ag2CrO4 dalam air adalah a mol/ liter, maka harga Ksp Ag2CrO4 adalah ... .
A. 41a3 B. 41a4 C. 4a3 D. 4a E. 13a4
39. Kelarutan jenuh M(OH)3 mempunyai pH = 10, maka kelarutan M (OH)3 dalam air adalah ... . A. 3,3 x 10-4 mol/liter
B. 3,3 x 10-5 mol/liter C. 3,3 x 10-12 mol/liter D. 3,3 x 10-16 mol/liter E. 3,3 x 10-17 mol/liter
EINSTEIN BIMBEL.COM
66
SISTEM KOLOID
1. Berdasarkan ukuran, sistem koloid memiliki ukuran partikel terdispersi lebih kecil dari suspensi kasar tetapi lebih besar dari larutan sejati.
2. Dalam sistem koloid, zat yang tersebar dalam medium koloid dinamakan fasa terdispersi dan medium untuk mendispersikan partikel-partikel koloid disebut pendispersi.
3. Berdasarkan fasa terdispersi dan medium pendispersi, dikenal delapan jenis koloid, yaitu busa; busa padat; aerosol cair; emulsi; emulsi padat; aerosol padat; sol; dan sol padat.
4. Berdasarkan ketertarikannya terhadap medium, koloid digolongkan ke dalam dua macam yaitu koloid liofob yang kestabilannya sangat rendah, dan koloid liofil yang kestabilannya tinggi. Liofob berasal dari bahasa latin yang artinya menolak pelarut, sedangkan liofil berarti menyukai pelarut.
5. Koloid hidrofil sering ditambahkan ke dalam koloid hidrofob, bertujuan untuk melindungi atau menstabilkan koloid tersebut. Koloid hidrofil yang dapat menstabilkan koloid hidrofob disebut koloid protektif atau koloid pelindung.
6. Pada kondisi tertentu, sol dari berbagai koloid liofil dapat mengalami koagulasi dan berubah menjadi material dengan massa lebih rapat, yang disebut jeli. Proses pembentukan jeli dinamakan jelifikasi atau gelatinasi.
7. Terdapat beberapa sifat koloid yang khas, yaitu efek Tyndall, gerak Brown, adsorpsi, dialisis, dan elektroforesis.
8. Efek Tyndall adalah peristiwa penghamburan cahaya oleh partikel koloid.
9. Gerak brown adalah gerakan acak dari partikelpartikel koloid dalam mediumnya.
10. Adsorpsi adalah kemampuan partikel koloid untuk menyerap ion pada permukaan membentuk partikel bermuatan.
11. Akibat adanya muatan listrik pada partikel koloid, partikel koloid dapat bergerak dalam medan listrik ke arah kutub yang muatannya berlawanan. Migrasi partikel koloid dalam medan listrik dikenal dengan elektroforesis.
12. Dialisis adalah suatu teknik pemurnian koloid berdasarkan perbedaan ukuran partikelnya.
13. Kestabilan koloid disebabkan oleh adanya muatan listrik pada permukaan partikel koloid.
Muatan listrik pada partikel koloid berasal dari ion atau medium yang teradsorpsi pada permukaan partikel koloid.
14. Kestabilan koloid dapat dihilangkan dengan cara menetralkan muatan partikel koloid.
Peristiwa ini dinamakan koagulasi atau penggumpalan dispersi koloid.
15. Sistem koloid dapat dibuat melalui dua cara, yaitu:
Pemecahan partikel-partikel besar menjadi partikel berukuran koloid. Cara ini disebut cara dispersi.
16. Pembentukan agregat dari molekul-molekul kecil pembentuk larutan menjadi berukuran koloid. Cara ini disebut sebagai cara kondensasi.
17. Beberapa metode praktis yang biasa digunakan untuk membuat koloid dan tergolong cara dispersi adalah cara mekanik, cara peptisasi, homogenisasi, dan cara busur listrik Bredig.
18. Cara kondensasi umumnya dilakukan melalui reaksi kimia. Tiga macam reaksi yang dapat menghasilkan kondensasi adalah reaksi hidrolisis, reaksi redoks, dan reaksi metatesis.
EINSTEIN BIMBEL.COM
67