BAB III AKUNTABILITAS KINERJA 2011
E. REALISASI ANGGARAN
Usul Pemecahan masalah:
Setiap bagian mengupayakan pegawainya untuk turut serta dalam pelatihan dan ujian sertifikasi pengadaan barang/jasa sehingga diharapkan memudahkan dalam hal penunjukan panitia pengadaan barang/jasa di kemudian hari. Dalam hal ini, pimpinan dapat mengikutsertakan pegawai yang lulus ujian dalam kepanitiaan pengadaan barang dan jasa dan untuk tahun 2015 diharapkan pejabat pengadaan bisa masuk ke peta jabatan sehingga bisa lebih fakus.
E. REALISASI ANGGARAN
KKP Kelas III Bengkulu dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi didukung oleh anggaran DIPA KKP Kelas III Bengkulu Tahun 2014. Pada awal tahun 2014 alokasi anggaran sebesar Rp.5.312.408.000,- dan PNBP adalah Rp.489.528.000,- dengan realisasi Rp. 4.332.796.813,- (81,56%) terdiri dari:
Laporan Akuntabilitas Kinerja
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2014
47
Tabel 4Penggunaan Dana APBN Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2014 Pagu Realisasi % Belanja Pegawai Rp 1.795.530.000 Rp 1.707.722.878 95.11 Belanja Barang Rp 3.096.508.000 Rp 2.269.440.720 73.29 Belanja Modal Rp 420.370.000 Rp 355.633.215 84.60 Jumlah Rp 5.312.408.000 Rp 4.332.796.813 81,56
Dari tabel 1 dapat dilihat lebih jelas pada grafik 1, dimana pencapaian realisasi anggaran yang terendah pada belanja Barang sedang yang tertinggi pada belanja Modal.
Tabel 5
Jumlah Anggaran dan Realisasi Program Penerapan Kepemerintahan Yang Baik Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2014
No. KEGIATAN JUMLAH
ANGGARAN (Rp) JUMLAH REALISASI (Rp) % 1 2 3 4 5 A. PROGRAM PENERAPAN
KEPEMERINTAHAN YANG BAIK
0 PENGELOLAAN GAJI, HONORARIUM
DAN TUNJANGAN 1.795.530.000 1.707.722.878 95,11
- Pembayaran gaji, lembur, honorarium dan vakasi
1 2
PENYELENGGARAAN OPERASIONAL
DAN PEMELIHARAAN PERKANTORAN
Laporan Akuntabilitas Kinerja
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2014
48
- Kebutuhan sehari-hariperkantoran 903.768.000 683.064.588 75,58 - Pengadaan Pakaian Dinas
Pegawai 10.800.000 9.814.000 90,87
- Pengadaan Pakaian Kerja
Satpam 2.800.000 2.544.000 90,86
- Pemeliharaan gedung &
Bangunan 40.030.000 25.975.000 64,89
- Pemeliharaan gedung &
Bangunan lainya 6.570.000 2.422.500 36,87 - Pemeliharaan Peralatan dan
mesin 152.251.000 140.043.564 91,98
- Perbaikan Pemeliharaan
jaringan 4.000.000 750.000 18,75
- Belanja modal pengadaan mobil
dan honor pengadaan mobil 181.789.000 180.373.745 99,22 - Pengadaan perangkat pengolah
data dan komunikasi 22.352.000 19.112.000 85,50 - Belanja modal gedung dan
bangunan 5.540.202.000 5.499.937.580 99,27 - Belanja modal kendaraan
bermotor roda 2 18.103.000 15.305.700 84,55 - Meubelair penunjang kegiatan
laboratorium 11.111.000 6.517.500 58,66 - Penambahan Daya Listrik 20.209.000 13.104.000 64,84 - Belanja langganan Jasa 49.950.000 37.373.209 74,82
- Belanja pengadaan bahan
makanan 39.600.000 36.300.000 91,67
- Belanja Pengiriman Surat Dinas
Pos Surat 3.000.000 2.566.460 85,55
- Belanja Honor Operasional
Satuan Kerja 92.760.000 90.840.000 97,93 - Pengadaan Pakaian Dinas
Pegawai dan pakaian kerja tenaga supir/Tenaga lainya
17.750.000 17.604.000 99,81
Tabel 6
Jumlah Anggaran dan Realisasi Program Pengendalian Penyakit dan
Penyehatan Lingkungan
Laporan Akuntabilitas Kinerja
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2014
49
Seksi Pengendalian Resiko Lingkungan dan UKLW :No. KEGIATAN ANGGARAN JUMLAH
(Rp)
JUMLAH REALISASI
(Rp) % B PROGRAM PENGENDALIAN PENYAKIT
DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN 1 Jumlah SDM yang dibina
2 Pertemuan bidang kesehatan lingkungan 210.423.000 63.720.000 30,28 3 Alat dan bahan kesehatan 22.382.000 22.382.000 100 4 Laporan Pengendalian Nyamuk 21.367.000 13.068.000 61,16
5 Tindakan pencegahan PHEIC - - -
6
Kasus penyakit menular langsung
dikendalikan dipelabuhan/bandara/PLBD kasus
130.300.000 79.913.900 61,33 7 Luas wilayah bebas vector 71.451.000 63.791.000 89,27 8
Kasus penyakit tidak menular dikendalikan di
Pelabuhan/Bandara/PLBD
200.000.000 169.690.897 84,84 9 Cakupan tempat pengolahan makanan
memenuhi syarat kesehatan 16.520.000 8.260.000 50 10 Laporan pengendalian lalat dan kecoa 30.148.000 30.048.000 99,66 11 Laporan pengawasan air bersih
dipelabuhan 19.920.000 16.600.000 83,33
12 TTU memenuhi syarat kesehatan 1.005.000 785.000 78,10 13 Monitoring kesehatan kerja dilingkungan
kerja 1.000.000 997.000 99,7
14 Tenaga kesehatan terlatih 93.862.000 38.503.900 41,02 15 Pelayanan kesehatan pada situasi matra 369.558.000 249.775.380 67,58 16 Sertifikat P3K atau alat kesehatan kapal 9.960.000 5.182.000 52,02 17 Bahan Kesehatan 82.000.000 43.524.175 53,07
Laporan Akuntabilitas Kinerja
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2014
50
Hambatan dan pemecahannya :Dari tabel diatas terlihat ada beberapa sub kegiatan yang tidak dapat mencapai target yang optimal. Hal ini dimungkinkan karena:
- Jumlah kedatangan kapal tahun 2014 tidak bisa diprediksi secara pasti. Penggunaan anggaran pendapatan dan belanja negara tahun 2014 yang dialokasikan pada Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu digunakan untuk menunjang visi dan misi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi KKP. Alokasi anggaran tersebut diterjemahkan dalam program dan kegiatan KKP Bengkulu sebagai berikut :
Tabel 7
Jumlah Anggaran dan Realisasi Program Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2014
No. KEGIATAN ANGGARAN JUMLAH
(Rp)
JUMLAH REALISASI
(Rp) %
1 2 3 4 5
C PROGRAM PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT
1 Pertemuan dan sosialisasi karantina 78.916.000 76.584.500 97,04 2 Certificate of Pratique 33.500.000 7.510.000 22,4 3 Dokumen SSCEC 33.500.000 660.000 1,97
4 Dokumen ICV - - -
5 Dokumen Ijin Angkut Jenazah - - - 6 Investigasi factor risiko kekarantinaan 45.033.000 39.335.600 87,34 7 Pelatihan teknis bidang PKSE 85.150.000 80.464.200 94,4
Laporan Akuntabilitas Kinerja
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2014
51
8 KLB penyakit menular yang dapatditanggulangi < 24 jam
- - -
9 Surveyland Epidemiologi 98.738.000 72.540.000 73,4
Hambatan dan pemecahannya :
Dari tabel diatas terlihat ada beberapa sub kegiatan yang tidak dapat mencapai target yang optimal. Hal ini dimungkinkan karena terdapat beberapa kegiatan yang memang tidak dapat dilaksanakan secara optimal karena dialokasikan untuk mengantisipasi kejadian tertentu seperti KLB, total serapan yang di hitung bersama seksi PRL dan UKLW, jumlah kedatangan kapal yang tidak selalu dapat diprediksi serta efisiensi anggaran.
F. Pembinaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
Disamping mendapat dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu juga untuk membiayai kegiatan program dan operasionalnya berhak memungut PNBP dari pengguna jasa sesuai peraturan yang berlaku. PNBP tersebut disetor ke kas negara yang kemudian sekitar 86% akan dikembalikan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu. Pengembalian PNBP diperuntukkan menunjang program kegiatan di KKP agar lebih berdaya guna dan berhasil guna.
Target dan Realisasi :
Target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2014 sebesar Rp. 489.528.000-.Namun dalam realisasinya Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu dapat melampui target yang diharapkan sebesar Rp. 866.006.011 atau 176,90% dari estimasi. Berikut penerimaan PNBP selama Tahun 2014.
Tabel 8
Penerimaan PNBP Per Bulan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2014
No. Bulan Nilai PNBP
Laporan Akuntabilitas Kinerja
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2014
52
2 Februari 90.074.000 3 Maret 108.909.361 4 April 74.909.000 5 Mei 61.554.000 6 Juni 28.439.000 7 Juli 18.886.000 8 Agustus 22.039.000 9 September 35.641.000 10 Oktober 107.204.000 11 November 118.176.000 12 Desember 128.507.000 TOTAL 866.006.011
Peningkatan penerimaan PNBP yang cukup signifikan tersebut karena penerimaan PNBP dari vaksinasi meningitis jamaah umroh, Dokumen kapal dan penerbitan buku ICV. Jenis dan jumlah PNBP dapat dilihat pada Lampiran 1.
Laporan Akuntabilitas Kinerja
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2014 50
BAB IV PENUTUP
Laporan akuntabilitas kinerja KKP Kelas III Bengkulu tahun 2014 merupakan perwujudan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, kebijakan, program, dan kegiatan KKP Kelas III Bengkulu kepada Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.dan seluruh stakeholders yang terlilbat baik langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan khususnya di pintu gerbang negara.
Secara umum dapat disimpulkan bahwa KKP Kelas III Bengkulu telah dapat merealisasikan program dan kegiatan tahun 2014. Hal ini didukung dengan fakta bahwa kinerja KKP Kelas III Bengkulu pada tahun 2014 telah berhasil merealisasikan kegiatan yang merupakan penjabaran dari program dan sasaran KKP Kelas III Bengkulu dalam rangka meningkatnya Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Pada Program Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. Sehubungan dengan sasaran tersebut di atas, KKP Kelas III Bengkulu menitikberatkan pada peningkatan persentase faktor resiko potensial PHEIC yang terdeteksi di pintu negara; peningkatan persentase terlaksananya penanggulangan faktor risiko dan pelayanan kesehatan pada wilayah kondisi matra; peningkatan persentase alat angkut yang diperiksa sesuai standar kekarantinaan; peningkatan persentase bebas vektor penular penyakit di perimeter area (House Index = 0) dan buffer area (House Index <1) di lingkungan pelabuhan, bandara dan pos lintas batas darat; peningkatan persentase setiap kejadian PHEIC di wilayah episenter pandemi dilakukan tindakan karantina ≤ 24 jam setelah ditetapkan oleh pemerintah; peningkatan persentase kualitas air minum pelabuhan/bandara/pos lintas batas darat/alat angkut yang memenuhi syarat; peningkatan Persentase kawasan pelabuhan/bandara/pos lintas batas darat yang telah melaksanakan kawasan pelabuhan/bandara/pos lintas batas darat/alat angkut sehat; peningkatan persentase cakupan tempat-tempat umum pelabuhan/bandara/pos lintas batas darat yang memenuhi syarat kesehatan; serta peningkatan persentase cakupan tempat pengolahan makanan pelabuhan/bandara/pos lintas batas darat/alat angkut yang memenuhi syarat kesehatan.
Laporan Akuntabilitas Kinerja
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bengkulu Tahun 2014 51 Hasil kegiatan yang dicapai pada tahun 2014 menunjukkan bahwa hanya ada dua lokasi yaitu kawasan Pelabuhan Laut Pulau Baai dan Bandara Fatmawati-Soekarno dengan persentase bebas vektor penular penyakit di Rerimeter Area (House Index = 0) dan Buffer Area (House Index = 0) di lingkungan pelabuhan, bandara dan pos lintas batas darat dimana kedua indikator ini tercapai sesuai anggaran yang tersedia. Sementara itu realisasi anggaran tahun 2014 sebesar Rp. 4.332.796.813,- (81,56 %) dari total pagu sebesar Rp. 5.312.408.000,-.
Keberhasilan yang telah dicapai tahun 2014 merupakan titik awal untuk melanjutkan pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dicanangkan pada pada periode berikutnya dan sekaligus menjadi barometer agar kegiatan-kegiatan di masa mendatang dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan efisien.
Sedangkan segala kekurangan dan hal-hal yang menghambat tercapainya target dan rencana kegiatan diharapkan dapat dicari solusi serta diselesaikan dengan mengedepankan profesionalisme dan kekeluargaan di lingkungan KKP Kelas III Bengkulu.
FORMULIR PENGUKURAN KINERJA TAHUNAN
TINGKAT ORGANISASI ESELON III/UNIT KERJA MANDIRI K/L
Unit Eselon : KKP Kelas III Bengkulu
Tahun 2014
Sasaran Strategis
Indikator Kinerja Target (%) Realisasi (%) % (1) (2) (3) (4) (5) MeningkatnyaD ukunganManaje mendanPelaksa naanTugasTekn isLainnyaPada Program PengendalianP enyakitdanPen yehatanLingku ngan
a.
Persentase faktor resiko potensial PHEIC yang terdeteksi di pintu negara100% 100%
100
b. Persentase terlaksananya
penanggulangan faktor risiko dan pelayanan kesehatan pada wilayah kondisi matra
85% 81.59%
81.59
c. Persentase alat angkut yang
diperiksa sesuai standar kekarantinaan100% 101.66% 101.6 6
d. Persentase bebas vektor penular
penyakit di perimeter area (House Index = 0) dan buffer area (House Index <1) di lingkungan pelabuhan, bandara dan pos lintas batas darat100% 100%
100
e. Persentase setiap kejadian PHEIC di
wilayah episenter pandemidilakukan tindakan karantina ≤ 24 jam setelah ditetapkan oleh pemerintah
100% 100% 100
f.
Persentase kualitas air minum pelabuhan/bandara/pos lintas batasdarat/alat angkut yang memenuhi syarat
g. Persentase kawasan
pelabuhan/bandara/pos lintas batas darat yang telah melaksanakan kawasan pelabuhan/bandara/pos lintas batas darat/alat angkut sehat
85% 100%
100
h. Persentase cakupan tempat-tempat
umum pelabuhan/bandara/pos lintas batas darat yang memenuhi syarat kesehatan85% 100%
100
i.
Persentase cakupan tempat pengolahan makananpelabuhan/bandara/pos lintas batas darat/alat angkut yang memenuhi syarat kesehatan
80% 100% 100
Jumlah Anggaran Kegiatan Rp. 5.312.408.000,-
Direktur Jenderal
Pengendalian Penyakit dan PenyehatanLingkungan Kementerian Kesehatan RI
Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, SpP(K),MARS,DTM&H,DTCE NIP. 19550903 198012 1 001
Plt. Kepala KKP Kelas III Bengkulu
dr. Hamonangan Parhusip NIP. 197501092005011002