BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
B. Realisasi Anggaran
L AM PIR AN-L AM PIR AN
1. La mpir an I Perjan jia n Kin erja T ahun 20 14 2. La mpir an II Penguk ura n Kiner ja T ahun 20 14
3. La mpir an III Renca na Ki nerj a T ahunan (RKT ) T ahun 20 14 4. La mpir an IV Renstra T ahun 20 11 -2 015
PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KERJA
A. Perencanaan Strategis
Untuk mewujudkan keberhasilan dalam kinerja, suatu organisasi mempunyai kewajiban untuk menyusun perencanaan strategis yang merupakan langkah awal untuk melakukan pengukuran kinerja instansi pemerintah.
Di dalam suatu perencanaanstrategis terdapat visi dan misi organisasi yang akan dicapai dalam suatu periode. Adapun visi dan misi Bagian Tata Pemerintahan desa Setda Kabupaten malang dapat diuraikan sebagai berikut :
1. V I S I
Terwujudnya profesionalisme kerja Aparatur Pemerintahan Desa dalam pelaksanaan tugas pokok demi terciptanya Good Govermance
2. M I S I
1. Mewujudkan Sumber Daya Aparatur Pemerintahanan Desa yang profesional melalui Pendidikan formal dan non formal ;
2. Menciptakan Manajemen Pemerintahan yang baik ; 3, Mewujudkan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
3. Tujuan, Sasaran , Kebijakan dan Program
Tujuan
Bagian Tata Pemerintahan Desa Setda Kabupaten Malang dalam rangka untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia khususnya di Pemerintahan Desa mempunyai tujuan sebagai berikut :
Meningkatkan Sumber Daya Manusia bagi Perangkat Desa ;
Meningkatkan Sumber Daya Manusia bagi Lembaga Desa ;
Meningkatkan Sumber Daya Manusia bagi Masyarakat pedesaan.
Sasaran
Dalam era Otonomi Daerah sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004, Bagian Tata Pemerintahan Desa mempunyai sasaran sebagai berikut :
Peningkatan Partisipasi masyarakatan dalam membangun Desa;
Kelancaran administrasi/ ketepatan waktu pelaksanaan Pilkades;
Kelancaran administrasi/ ketepatan waktu pencairan ADD;
Kelancaran administrasi pencairan Tunjangan Perangkat Desa.
Cakupan sosialisasi pembentukan BumDes;
Kelancaran administrasi pembentukan Dusun;
Cakupan pendataan data Tanah Kas Desa
BAB
2
Laporan Kinerja ini merupakan media informasi pertanggungjawaban kinerja Sekretariat Daerah Kabupaten Malang untuk menilai tingkat keberhasilan dan kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran. Dalam Laporan Kinerja ini diuraikan hasil evaluasi berupa analisis kinerja sasaran dalam rangka mewujudkan tujuan, misi dan visi sebagaimana telah ditetapkan dalam Rencana Strategis (RENSTRA).
Evaluasi terhadap capaian kinerja ini ditujukan untuk memberikan:
1. Umpan balik bagi peningkatan kinerja Bagian Tata Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah Kabupaten Malang.
2. Mengetahui tingkat keberhasilan dan kegagalan dalam pelaksanaan tugas-tugas yang menjadi tanggungjawab Bagian Tata Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah Kabupaten Malang yang disasarannya adalah peningkatan sumber daya manusia Perangkat Desa, memfasilitasi Permasalahan di Desa dan menginventaris Tanah Kas Desa.
Kebijakan dan program
Strategi mencapai tujuan dan sasaran adalah merupakan strategi unit kerja yang berisi rencana menyeluruh dan terpadu tentang upaya-upaya organisasi yang meliputi penetapan kebijakan, program operasional dan kegiatan atau aktifitas dengan memperhatikan sumberdaya organisasi atau keadaan lingkungan yang dihadapi.
Berdasar atas strategi sebagaimana telah diuraikan diatas, maka dalam upaya mencapai tujuan dan sasaran perlu dirumuskan cara pencapaiannya yang meliputi kebijakan, program dan kegiatan.
Berdasar pada Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Malang, maka kebijakan di bidang Tata Pemerintahan Desa diarahkan pada:
- Kebijakan meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Bagian Tata Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah Kabupaten Malang - Menciptakan Peningkatan keberdayaan Masyarakat Pedesaan.
- Berperan aktif dalam melaksanakan kegiatan Pemerintah Kabupaten Malang sesuai Tupoksi Bagian Tata Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah Kabupaten Malang.
- Penataan Penguasaan, Pemilikan, Pengunaan dan Pemanfaatan Tanah Kas Desa;
- Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan;
- Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam membangun Desa;
- Kebijakan validasi data Perangkat Desa;
- Program Peningkatan kapasitas Aparatur Pemerintah Desa;
- Program Penataan Peraturan Perundang-undangan tentang Desa.
B. Perjanjian Kinerja
Rencana Kinerja merupakan proses perencanaan kerja yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama jangka waktu 1 (satu) tahun secara sistematis dan berkesinambungan dengan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada atau yang mungkin timbul. Proses ini menghasilkan dokumen Rencana Kerja Tahunan sebagai dokumen perencanaan jangka pendek.
Sebagai dokumen perencanaan jangka pendek, dokumen Rencana Kerja Tahunan memuat sasaran yang ingin dicapai, penanggung jawab (pelaksana), indikator kinerja (outcome), serta target yang akan dicapai dengan pendekatan analisis lingkungan dan asumsi-asumsi faktor penentu keberhasilan dalam pencapaian.
Rencana Kinerja Bagian Tata Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah Kabupaten Malang Tahun 2014 secara rinci dapat dilihat pada gambaran tabulasi berikut ini :
No S AS AR AN /
PEN ANGGUNGJ AW AB
INDIK ATOR KINE RJ A
OUTCOM E T ARGET
1.
2.
3.
Meningkatkan SDM Aparatur Pemerintah Desa yang Profesional efektif dan efisien dalam melayani masyarakat.
Menciptakan pelayanan kepada masyarakat dalam bidang pemerintahan secara prima Mewujudkan tertib administrasi di bidang pemerintahan, pertanahan dan kelembagaan
Peningkatan Partisipasi masyarakat dalam membangun desa:
a. Kelancaran administrasi/
ketepatan waktu pelaksanaan Pilkades
b. Kelancaran administrasi/
ketepatan waktu pencairan ADD
c. Kelancaran administrasi pencairan Tunjangan Perangkat Desa
Cakupan sosialisasi pembentukan BumDes
a. Kelancaran administrasi pembentukan Dusun
b. Cakupan pendataan data tanah kas Desa
1 0 0 %
1 0 0 %
1 0 0 %
1 0 0 %
1 0 0 %
1 0 0 %
A K U N T A B I L I T A S K I N E R J A
Pengukuran kinerja dimaksudkan sebagai alat untuk mengetahui keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan suatu kegiatan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah di tetapkan dalam rangka pencapaian visi dan misi Bagian Tata Pemerintahan Desa.
Pengukuran dilakukan secara sistematik berdasarindikator kinerja kegiatan berupa masukan, keluaran, hasil, manfaat dan dampak.
Pengumpulan data kinerja diperoleh dengan menggunakan formulir Capaian Indikator Kinerja Utama. Kualitas Indikator Kinerja Utama harus memenuhi persyaratan-persyaratan sebagai brikut:
a. IKU dapat diukur secara objektif b. IKU menggambarkan hasil
c. IKU relevan dengan kondisi yang akan diukur d. IKU cukup untuk mengukur kinerja
Analisis tentang capaian kinerja secara keseluruhan dimaksudkan sebagai bahan laporan tentang keberhasilan ataupun kegagalan kepada atasan dan pihak-pihak yang berkepentingan. Analisis meliputi uraian keterkaitan pencapaian kinerja kegiatan dengan program dan kebijakan dalm mewujubkan sasaran, tujuan, misi dan visi. Analisis juga menjelaskan tentang perkembangan pencapaian sasaran dan tujuan secara efektif dan efesien sesuasi dengan kebijakan, program dan kegiatan yang telah ditetapkan.
Selanjutnya dilakukan evaluasi untuk mengetahui ketepatan dan efektifitas maupun proses pencapaiannya.
Pengukuran capaian kinerja adalah proses sistematis dan berkesinambungan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, kebijakan, sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam mewujubkan visi, misi dan strategi pemerintah. Pelaporan disusun dengan melakukan pendekatan terhadap indicator kinerja baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif yang diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingakt pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Sedangkan untuk melaksanakan evaluasi capaian kinerja Bagian Tata Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah, Diguanakan Penilaian dengan skala Ordinal sebagai parameter keberhasilan atau kegagalan dari pelaksanaan kebijakan teknis.
Program dan kegiatan sebagai berikut :
85 keatas : Sangat Berhasil 70 x < 85 : Berhasil
55 x < 70 : Cukup Berhasil x < 55 : Kurang Berhasil
BAB
3
A. CAPAIAN KINERJA
1. Tabel 1. Perbandingan Antara Target dan Realisasi kinerja Tahun 2014 No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target
2014
1.a. Untuk Indikator Kelancaran Administrasi/ketepatan waktu pelaksanaan Pilkades ditargetkan 100% hal ini dicapai sesuai dengan jadwal / akhir masa jabatan Kades yang diajukan oleh masing-masing desa untuk tahun 2014 tidak ada Desa yang melaksanakan Pilkades sehingga dapat dikatakan berhasil.
untuk mendapatkan hasil dapat digunakan formula :
Pelaksanaan Pilkades
Presentase Pencapaian = x 100%
Rencana/Jadwal Pilkades
Untuk Tahun 2014 tidak ada Jadwal Pilkades maka Realisasi dan Capaian adalah 0%
dikarenakan meningkatnya Sumber Daya Manusia Aparatur Pemerintahan Desa yang profesional, efektif dan efisien dalam melayani masyarakat, program/kegiatannya berupa pelaksanaan Pilkades namun dengan adanya Surat Edaran Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia tanggal 09 November 2013, Nomor 140/7635/PMD. Perihal Moratorium Pemilihan Kepala Desa Tahun 2014, sehingga Pilkades yang seharusnya dilaksanakan Tahun 2013 sejumlah 11 Desa digabung dengan 2 desa ditahun 2014 yang dilaksanakan secara serentak sebanyak 13 Desa di 9 Kecamatan pada tahun 2015 (di jadwalkan tanggal 08 Maret 2015).
1.b. Untuk Indikator Kelancaran Administrasi/ketepatan waktu pencairan ADD ditargetkan 100% hal ini dicapai dengan
Jumlah Desa Penerima ADD tepat waktu
Presentase Pencapaian = x 100%
Jumlah Desa yang di usulkan
378 Desa
Perhitungan = x 100% = 100%
378 Desa
Kelancaran administrasi/ketepatan waktu pencairan ADD dilaksanakan 3 Tahap setiap Tahun Anggaran dan Bagian tata Pemerintahan Desa sebagai Verifikator dan mekanismenya sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahwa setiap Desa menyampaikan pertanggungjawaban ADD Kepada Bupati melalui Camat, dan camat mengakomodir LPJ dimaksud untuk dilaporkan dan sebagai syarat pencairan ADD tahap berikutnya.
1.c. Untuk Indikator Kelancaran Administrasi/ketepatan waktu pencairan Tunjangan perangkat Desa ditargetkan 100% hal ini dicapai dengan
Jumlah Perangkat Desa yg menerima Tunjangan Presentase Pencapaian = x 100%
Jumlah yang di usulkan
3.978 perangkat dari 378 Desa
Perhitungan = x 100% = 100%
3.978 Perangkat
Kelancaran administrasi/ketepatan waktu pencairan Tunjangan Perangkat Desa dilaksanakan pertribulan setiap Tahun Anggaran dan Bagian tata Pemerintahan Desa sebagai Verifikatoer dan mekanismenya sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahwa setiap Desa menyampaikan pertanggungjawaban Tunjangan Perangkat Desa Kepada Bupati melalui Camat, dan camat mengakomodir LPJ dimaksud untuk dilaporkan dan sebagai syarat pencairan Tunjangan Perangkat Desa tahap berikutnya
2. Dalam upaya menciptakan pelayanan kepada Masyarakat dalam bidang Pemerintahan secara prima melalui sosialisasi pembentukan BUMDes sesuai dengan jumlah Desa yang mendapat sosialisasi guna meningkatkan pelayanan Masyarakat khusunya bidang perekonomian(kebutuhan/pemenuhan kebutuhan Masyarakat Pedesaan) yang diwadahi dalam BUMDes, hal ini tercapai karena jumlah desa yang disosialisasi hadir seluruhnya.
Untuk Indikator Cakupan pembentukan BUMDes ditargetkan 100% hal ini dicapai sesuai dengan jumlah desa yang mendapatkan sosialisasi pembentukan BUMDes, untuk Tahun 2014 Desa yang mendapatkan Sosialisasi adalah 192 Desa sesuai dengan jumlah Desa yang diusulkan 192 Desa dari 378 Desa dan pada tahun sebelumnya Desa yang mendapatkan sosialisasi 186 Desa, jadi Desa yang mendapatkan sosialisasi sampai dengan tahun 2014 sebanyak 378 Desa di wilayah Kabupaten Malang sehingga dapat dikatakan berhasil.
Jumlah Desa yg mendapat sosialisasi
Presentase Pencapaian = x 100%
Jumlah Desa
378 Desa
Perhitungan = x 100% = 100%
378 Desa
3.a. Kelancaran administrasi pembentukan Dusun, hal ini terealisasi karena meningkatnya pelayanan terhadap Masyarakat Desa dalam bidang Pemerintahan dan juga pemekaran wilayah Desa yang di imbangi dengan meningkatnya jumlah Penduduk di setiap Desa.
Untuk Indikator kelancaran pembentukan Dusun baru (untuk tahun 2014 ada 8 Dusun Baru ) ditargetkan 100% hal ini dicapai dengan
Rata-rata lama waktu pembentukan Dusun Baru tahun ini
Presentase Pencapaian = x 100%
Rata-rata lama waktu pembentukan Dusun Baru tahun lalu
6 hari kerja
Perhitungan = x 100% = 100%
6 hari kerja
3.b. Pendataan/ Data Tanah Kas Desa ini terealisasi sesuai dengan target dikarenakan terlaksananya Sosialisasi dan Validasi Data Tanah Kas Desa yang dilakukan. Untuk
Indikator kelancaran Cakupan pendataan data tanah kas Desa tahun 2014 ditargetkan 100% hal ini dicapai dengan
Jumlah Desa yg sudah membuat Kinerja Tahun ini dengan Tahun Lalu
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Realisasi Capaian (%) 2013 2014 2013 2014
1.a. Untuk Indikator Kelancaran Administrasi/ketepatan waktu pelaksanaan Pilkades realisasi dan capaian 100% hal ini dicapai sesuai dengan jadwal / akhir masa jabatan Kades yang diajukan oleh masing-masing desa untuk tahun 2013 adalah 226 Desa
yang melaksanakan Pilkades sedangkan 2014 tidak ada Desa yang melaksanakan Pilkades sehingga dapat dikatakan berhasil.
untuk mendapatkan hasil dapat digunakan formula :
Pelaksanaan Pilkades
Presentase Pencapaian = x 100%
Rencana/Jadwal Pilkades
226 Desa
Untuk tahun 2013 = x 100% = 100%
226 Desa
Untuk Tahun 2014 tidak ada Jadwal Pilkades maka Realisasi dan Capaian adalah 0% dikarenakan meningkatnya Sumber Daya Manusia Aparatur Pemerintahan Desa yang profesional, efektif dan efisien dalam melayani masyarakat, program/kegiatannya berupa pelaksanaan Pilkades namun dengan adanya Surat Edaran Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia tanggal 09 November 2013, Nomor 140/7635/PMD. Perihal Moratorium Pemilihan Kepala Desa Tahun 2014, sehingga Pilkades yang seharusnya dilaksanakan di akhir Tahun 2013 sejumlah 11 Desa digabung dengan 2 desa ditahun 2014 yang dilaksanakan secara serentak sebanyak 13 Desa di 9 Kecamatan pada tahun 2015 (di jadwalkan tanggal 08 Maret 2015).
1.b. Untuk Indikator Kelancaran Administrasi/ketepatan waktu pencairan ADD realisasi dan capaian 100% hal ini dicapai dengan
Jumlah Desa Penerima ADD tepat waktu
Presentase Pencapaian = x 100%
Jumlah Desa yang di usulkan
378 Desa
Perhitungan tahun 2013 dan 2014 sama= x 100% = 100%
378 Desa
Kelancaran administrasi/ketepatan waktu pencairan ADD dilaksanakan 3 Tahap setiap Tahun Anggaran dan Bagian tata Pemerintahan Desa sebagai Verifikator dan mekanismenya sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahwa setiap Desa menyampaikan pertanggungjawaban ADD Kepada Bupati melalui Camat, dan camat mengakomodir LPJ dimaksud untuk dilaporkan dan sebagai syarat pencairan ADD tahap berikutnya
1.c. Untuk Indikator Kelancaran Administrasi/ketepatan waktu pencairan Tunjangan perangkat Desa realisasi dan capaian 100% hal ini dicapai dengan
Jumlah Perangkat Desa yg menerima Tunjangan Presentase Pencapaian = x 100%
Jumlah yang di usulkan
3.978 perangkat dari 378 Desa
Tahun 2013 dan 2014 sama= x 100% = 100%
3.978 Desa
Kelancaran administrasi/ketepatan waktu pencairan Tunjangan Perangkat Desa dilaksanakan pertribulan setiap Tahun Anggaran dan Bagian tata Pemerintahan Desa sebagai Verifikatoer dan mekanismenya sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahwa setiap Desa menyampaikan pertanggungjawaban Tunjangan Perangkat Desa Kepada Bupati melalui Camat, dan camat mengakomodir LPJ dimaksud untuk dilaporkan dan sebagai syarat pencairan Tunjangan Perangkat Desa tahap berikutnya.
2. Dalam upaya menciptakan pelayanan kepada Masyarakat dalam bidang Pemerintahan secara prima melalui sosialisasi pembentukan BUMDes sesuai dengan jumlah Desa yang mendapat sosialisasi guna meningkatkan pelayanan Masyarakat khusunya bidang perekonomian(kebutuhan/pemenuhan kebutuhan Masyarakat Pedesaan) yang diwadahi dalam BUMDes, hal ini tercapai karena jumlah desa yang disosialisasi hadir seluruhnya.
Untuk Indikator Cakupan pembentukan BUMDes realisasi 100% dan capaian 100% hal ini dicapai sesuai dengan jumlah desa yang mendapatkan sosialisasi pembentukan BUMDes, untuk Tahun 2013 dan Tahun 2014 Desa yang mendapatkan Sosialisasi adalah 378 Desa sesuai dengan jumlah Desa yang diusulkan Tahun 2013 dan Tahun 2014 sebanyak 378 Desa dari 378 Desa di wilayah Kabupaten Malang..
Jumlah Desa yg mendapat sosialisasi
Presentase Pencapaian = x 100%
Jumlah Desa
378 Desa
Tahun 2013 dan 2014 sama = x 100% = 100%
378 Desa
3.a. Kelancaran administrasi pembentukan Dusun, hal ini terealisasi karena meningkatnya pelayanan terhadap Masyarakat Desa dalam bidang Pemerintahan dan juga pemekaran wilayah Desa yang di imbangi dengan meningkatnya jumlah Penduduk di setiap Desa.
Untuk Indikator kelancaran pembentukan Dusun baru realisasi dan capaian 100% hal ini dicapai dengan
Rata-rata lama waktu pembentukan Dusun Baru tahun ini
Presentase Pencapaian = x 100%
Rata-rata lama waktu pembentukan Dusun Baru tahun lalu
6 hari kerja
Tahun 2013 dan 2014 sama = x 100% = 100%
6 hari kerja
3.b. Pendataan/ Data Tanah Kas Desa ini terealisasi sesuai dengan target dikarenakan terlaksananya Sosialisasi dan Validasi Data Tanah Kas Desa yang dilakukan. Untuk Indikator kelancaran Cakupan pendataan data tanah kas Desa tahun 2014 realisasi dan capaian 100% hal ini dicapai dengan
Jumlah Desa yg sudah membuat
1.a. Untuk Indikator Kelancaran Administrasi/ketepatan waktu pelaksanaan Pilkades realisasi dan capaian 100% hal ini dicapai sesuai dengan jadwal / akhir masa jabatan Kades yang diajukan oleh masing-masing desa untuk tahun 2012 36 Desa, Tahun 2013 226 Desa sedangkan 2014 tidak ada Desa yang melaksanakan Pilkades dikarenakan adanya Surat Edaran Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia tanggal 09 November 2013, Nomor 140/7635/PMD. Perihal Moratorium Pemilihan Kepala Desa Tahun 2014 sehingga dapat dikatakan berhasil.
1.b. Untuk Indikator Kelancaran Administrasi/ketepatan waktu pencairan ADD realisasi dan capaian 100% hal ini dicapai dengan Kelancaran administrasi/ketepatan waktu pencairan ADD dilaksanakan 3 Tahap setiap Tahun Anggaran dan Bagian tataPemerintahan Desa sebagai Verifikator dan mekanismenya sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahwa setiap Desa menyampaikan pertanggungjawaban ADD Kepada Bupati melalui Camat, dan camat mengakomodir LPJ dimaksud untuk dilaporkan dan sebagai syarat pencairan ADD tahap berikutnya.
1.c. Untuk Indikator Kelancaran Administrasi/ketepatan waktu pencairan Tunjangan perangkat Desa realisasi dan capaian 100% hal ini dicapai dengan Kelancaran administrasi/ketepatan waktu pencairan Tunjangan Perangkat Desa dilaksanakan pertribulan setiap Tahun Anggaran dan Bagian tata Pemerintahan Desa sebagai Verifikatoer dan mekanismenya sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahwa setiap Desa menyampaikan pertanggungjawaban Tunjangan Perangkat Desa Kepada Bupati melalui Camat, dan camat mengakomodir LPJ dimaksud untuk dilaporkan dan sebagai syarat pencairan Tunjangan Perangkat Desa tahap berikutnya.
2. Dalam upaya menciptakan pelayanan kepada Masyarakat dalam bidang Pemerintahan secara prima melalui sosialisasi pembentukan BUMDes sesuai dengan jumlah Desa yang mendapat sosialisasi guna meningkatkan pelayanan Masyarakat khusunya bidang perekonomian(kebutuhan/pemenuhan kebutuhan Masyarakat Pedesaan) yang diwadahi dalam BUMDes, hal ini tercapai karena jumlah desa yang disosialisasi hadir seluruhnya. Untuk Indikator Cakupan pembentukan BUMDes realisasi 100% dan capaian 100% hal ini dicapai sesuai dengan jumlah desa yang mendapatkan sosialisasi pembentukan BUMDes, untuk Tahun 2012, 2013 dan Tahun 2014 Desa yang mendapatkan Sosialisasi adalah 378 Desa sesuai dengan jumlah Desa yang diusulkan untuk Tahun 2012 sebanyak 378 Desa, Tahun 2014 sebanyak 186 Desa dan Tahun 2014 sebanyak 192 Desa dari 378 Desa di wilayah Kabupaten Malang.
3.a. Kelancaran administrasi pembentukan Dusun, hal ini terealisasi karena meningkatnya pelayanan terhadap Masyarakat Desa dalam bidang Pemerintahan dan juga pemekaran wilayah Desa yang di imbangi dengan meningkatnya jumlah Penduduk di setiap Desa.
3.b. Pendataan/ Data Tanah Kas Desa ini terealisasi sesuai dengan target dikarenakan terlaksananya Sosialisasi dan Validasi Data Tanah Kas Desa yang dilakukan.
3. Tabel 3. Pe rbandingan Ant ara Re alisasi Kine rja s ampai dengan Tahun ini dengan Target Jangka M enengah yang Terdapat d alam Dokum en Perencan aan Strategis Organisasi
Sasaran
1.a. Untuk Indikator Kelancaran Administrasi/ketepatan waktu pelaksanaan Pilkades Target dan realisasi 100% hal ini dicapai sesuai dengan jadwal / akhir masa jabatan Kades yang diajukan oleh masing-masing desa untuk Tahun 2011 sebanyak 43 Desa, Tahun 2012 36 Desa, Tahun 2013 226 Desa sedangkan 2014 tidak ada Desa yang melaksanakan Pilkades dikarenakan adanya Surat Edaran Kementrian Dalam Negeri
Republik Indonesia tanggal 09 November 2013, Nomor 140/7635/PMD. Perihal Moratorium Pemilihan Kepala Desa Tahun 2014 sehingga dapat dikatakan berhasilsehingga dapat dikatakan berhasil.
1.b. Untuk Indikator Kelancaran Administrasi / ketepatan waktu pencairan ADD target dan realisasi 100% hal ini dicapai dengan Kelancaran administrasi/ketepatan waktu pencairan ADD dilaksanakan 3 Tahap setiap Tahun Anggaran dan Bagian Tata Pemerintahan Desa sebagai Verifikator dan mekanismenya sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahwa setiap Desa menyampaikan pertanggungjawaban ADD Kepada Bupati melalui Camat, dan camat mengakomodir LPJ dimaksud untuk dilaporkan dan sebagai syarat pencairan ADD tahap berikutnya .
1.c. Untuk Indikator Kelancaran Administrasi/ketepatan waktu pencairan Tunjangan perangkat Desa Target dan realisasi % hal ini dicapai dengan Kelancaran administrasi/ketepatan waktu pencairan Tunjangan Perangkat Desa dilaksanakan pertribulan setiap Tahun Anggaran dan Bagian tata Pemerintahan Desa sebagai Verifikatoer dan mekanismenya sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahwa setiap Desa menyampaikan pertanggungjawaban Tunjangan Perangkat Desa Kepada Bupati melalui Camat, dan camat mengakomodir LPJ dimaksud untuk dilaporkan dan sebagai syarat pencairan Tunjangan Perangkat Desa tahap berikutnya.
2. Dalam upaya menciptakan pelayanan kepada Masyarakat dalam bidang Pemerintahan secara prima melalui sosialisasi pembentukan BUMDes sesuai dengan jumlah Desa yang mendapat sosialisasi guna meningkatkan pelayanan Masyarakat khusunya bidang perekonomian(kebutuhan/pemenuhan kebutuhan Masyarakat Pedesaan) yang diwadahi dalam BUMDes, hal ini tercapai karena jumlah desa yang disosialisasi hadir seluruhnya. Untuk Indikator Cakupan pembentukan BUMDes Target dan Realisasi 50.79% hal ini dicapai sesuai dengan jumlah desa yang mendapatkan sosialisasi pembentukan BUMDes, untuk Tahun 2011,2012, 2013 dan Tahun 2014 Desa yang mendapatkan Sosialisasi adalah 192 Desa sesuai dengan jumlah Desa yang diusulkan 192 Desa dari 378 Desa di wilayah Kabupaten Malang.
3.a. Kelancaran administrasi pembentukan Dusun, hal ini terealisasi karena meningkatnya pelayanan terhadap Masyarakat Desa dalam bidang Pemerintahan dan juga pemekaran wilayah Desa yang di imbangi dengan meningkatnya jumlah Penduduk di
setiap Desa.
3.b. Pendataan/ Data Tanah Kas Desa ini terealisasi sesuai dengan target dikarenakan terlaksananya Sosialisasi dan Validasi Data Tanah Kas Desa yang dilakukan.
4. Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun ini dengan Standar Nasional NIHIL
Ind ik ator yang diteta pk am B agi an T ata Pe meri ntaha n D esa s a mp ai s aat i ni mas ih be lu m a da Stand ar Na si o nal yan g men gatur.
5. Analisis Pen yebab Keberhasil an/Kegagalan atau Peningkatan/
Penurunan Kinerja sert a Solusi yang Telah Dilakukan a. Penje las an Ca pai an Kin erj a Organisas i
Pada T ahun 20 14 d eng an in dik ator k inerja k elancara n ad min istrasi/k etepatan w ak tu pelak sana an Pilk ades , wak tu pe ncaira n ADD, T unjang an p eran gk at Desa , Kel anc aran ad mi nistrasi pe mbe ntuk an Dusu n da n Cak up an pe ndata an tan ah k as Desa d enga n target 100 %, realis asi 10 0 % me nit, dan cak upa n so sialis asi pe mbe ntuk an BU MDes d eng an T arget 100%, realisas i 10 0%. tercapa i 100% se hi ngg a dap at dik atak an berhas il.
b. Penje las an Perb and ing an Ant ara Rea lisas i Kin erja serta Capa ia n Kinerj a T ahun ini d eng an T ahun Lalu
Pada T ahun 2 013, Ba gia n T ata Pemerinta ha n Desa me mil ik i in dik ator k inerja k ela ncara n a d mi nist rasi/k etepatan wak tu pe lak sanaa n Pilk ades , wak tu pencair an ADD, T unjanga n pera ngk at Desa , Kelanc ara n ad mi nistrasi pe mb e ntuk an Dusun dan C ak upan p en dataa n tanah k as D esa den gan targ et 100 %, rea lisas i 1 00% men it, dan cak upan sosi alis asi p e mbe ntuk an BU MD es de n ga n T arget 50.79%,
Pada T ahun 2 013, Ba gia n T ata Pemerinta ha n Desa me mil ik i in dik ator k inerja k ela ncara n a d mi nist rasi/k etepatan wak tu pe lak sanaa n Pilk ades , wak tu pencair an ADD, T unjanga n pera ngk at Desa , Kelanc ara n ad mi nistrasi pe mb e ntuk an Dusun dan C ak upan p en dataa n tanah k as D esa den gan targ et 100 %, rea lisas i 1 00% men it, dan cak upan sosi alis asi p e mbe ntuk an BU MD es de n ga n T arget 50.79%,