Logam dan elektronika
B. Realisasi Anggaran
Berdasarkan Qanun Kabupaten Pidie Nomor 1 Tahun 2020 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Pidie tahun 2020, untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan, Pemerintah Kabupaten Pidie telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Pidie Tahun 2020 sebesar Rp.2,064,972,052,192.00 turun dari tahun 2019 sebesar Rp.2.198,715,997,874,04 -,Adapun rinciannya dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
133
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 Tabel 3.55 Pendapatan
No Uraian Anggaran
(1) (2) (3)
A PENDAPATAN 2,064,972,052,192.00
1 Pendapatan Asli Daerah 228,997,5344.44
2 Pendapatan Transfer 1,648,374,855,041.00
3 Lain-lain Pendapatan yang Sah 187,599,662,707.00
Jumlah 2,064,972,052,192.00
Tabel 3.21
Belanja Tahun Anggaran 2020
No Uraian Target
(1) (2) (3)
5 Belanja 2,903,267,595,909.41
5.1 Belanja Operasi 1,903,967,595,909.41
5.2 Belanja Modal 268,850,417,146.00
5.3 Belanja Tak Terduga 17,354,355,428.00
5.4 Transfer 2,487,803,030.00
JUMLAH BELANJA 2,903,267,595,909.41
(Sumber data: BPKK Pidie, 2020
Realisasi Anggaran Pendapatan Kabupaten Pidie menunjukkan tingkat capaian yang optimal, karena secara keseluruhan realisasi anggaran Tahun 2020 adalah Rp. 2,064,972,052,192.00 dapat direalisasikan 2,0121,342,974,753.28 dengan persentase capaiannya yaitu 97,45 %. sementara angka pada tahun lalu yaitu tahun 2019 mencapai sebesar Rp. 2.121.152.818.278,67,- dari target yang direncanakan sebesar 2.198,715,997,874,04dengan persentase capaian sebesar 96,47 %.
Tabel. 3.56
Realisasi anggaran pendapatan dan pembiayaan Kabupaten Pidie Perubahan Tahun 2020
134
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020
No Uraian Anggaran Realisasi Persentase
(1) (2) (3) (4) (5)
A PENDAPATAN 2,064,972,052,192.00 2,012,342,974,753.28 97.45
1 Pendapatan Asli Daerah 228,997,534,444.00 219,117,511,784.28 95.69 2 Pendapatan Transfer 1,648,374,855,041.00 1,659,817,500,262.00 100.69
3 Lain-lain Pendapatan
yang Sah 187,599,662,707.00 133,407,962,707.00 71.11
Jumlah 2,064,972,052,192.00 2,012,342,974,753.28 97.45
B PEMBIAYAAN
1 Penerimaan Pembiayaan 127,688,119,321.41 127,688,119,321.41 100
2
Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran Sebelumnya
127,688,119,321.41 127,688,119,321.41 100
PEMBIAYAAN NETTO 127,688,119,321.41 127,688,119,321.41 100
SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN
0,00 142,901,164,083.73 0,00
Sumber : BPKK Kabupaten Pidie 2020
Tabel. 3.57
Realisasi Anggaran Belanja Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020
No Uraian Target Realisasi %
5 Belanja 2,903,267,595,909.41 1,997,129,929,990.96 91.08 5.1 Belanja Operasi 1,903,967,595,909.41 1,768,189,461,010.96 92,87
5.2 Belanja Modal 268,850,417,146.00 213,765,498,295.00 95.51
5.3 Belanja Tak Terduga 17,354,355,428.00 12,692,791,455.00 73.14
5.4 Transfer 2,487,803,030.00 2,482,179,230.00 99.77
JUMLAH BELANJA 2,903,267,595,909.41 1,997,129,929,990.96 91.08 Sumber : BPKK Kabupaten Pidie 2020
Berdasarkan tabel tersebut di atas, Secara keseluruhan kemampuan daya serap anggaran Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 mencapai 91.08%, Untuk
135
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020
perbandingan tahun 2019 lalu angkanya adalah 88,35%. Tingkat pencapaian realisasi anggaran tahun 2020 tersebut lebih besar 2.73 % dari tingkat realisasi tahun 2019.
Sementara daya serap anggaran khusus untuk program dan kegiatan di luar Gaji Aparatur Sipil Negara adalah 89.22 %. Tingkat pencapaian realisasi anggaran tersebut lebih kecil dari tingkat capaian kinerja rata-rata yaitu sebesar 102,54% Tingkat capaian ini menunjukkan bahwa akuntabilitas kinerja persasaran Pemerintah Kabupaten Pidie dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan menjadi lebih efisien sebesar 13,32 %. Capaian ini adalah tidak terlepas dari kontribusi dan komitmen seluruh penyelenggara pemerintahan serta masyarakat Kabupaten Pidie.
136
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020
PENUTUP
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Kabupaten Pidie Tahun 2020 menggambarkan muatan subtansi kinerja. Tujuan penyusunan laporan ini adalah untuk memberikan gambaran tingkat pencapaian sasaran maupun tujuan instansi pemerintah dalam rangka mencapai misi dan visi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Pemerintah Kabupaten Pidie pada tahun 2020 menetapkan 47 sasaran strategis dengan 121 Indikator Kinerja. Berdasarkan Uraian, Analisis, dan Evaluasi atas 47 Sasaran yang berisikan 121 Indikator Kinerja dan 63 Indikator Kinerja Utama menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pidie berupaya keras mewujudkan dan mencapai kinerja yang telah dituangkan dalam perjanjian kinerja tahun 2020.
Berdasarkan Uraian, Analisis, dan Evaluasi atas 47 Sasaran dan 121 Indikator Kinerja dan 63 Indikator Kinerja Utama, menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pidie berupaya mewujudkan dan mencapai kinerja yang telah dituangkan dalam perjanjian kinerja tahun 2020. Hasil pengukuran terhadap 47 sasaran strategis diperoleh kesimpulan bahwa, capaian kinerja sasaran strategis ke semua indikator dapat diperinci sebagai berikut : 28 (59,57%) dengan kategori Sangat Baik/ Sangat Berhasil. 7 sasaran (14,89%) dengan katagori Tinggi/ Berhasil, 4 sasaran (8,51%) dengan katagori Sedang/ Cukup Berhasil, 2 sasaran (4,26%) dengan katagori Rendah/ Tidak Berhasil, dan 6 sasaran (12,77) dengan katagori Sangat Rendah/
Sangat Tidak berhasil. Persentase capaian semua rata-rata indikator kinerja utama adalah 92.16 %. Persentase capaian semua rata-rata indikator kinerja persasaran strategis adalah 102,54%, dengan katagori Sangat Baik/ Sangat Berhasil.
Secara keseluruhan kemampuan daya serap anggaran belanja keseluruhan Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 mencapai 91,08% Untuk perbandingan
4
137
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020
tahun 2019 lalu angkanya adalah 88,35%. Tingkat pencapaian realisasi anggaran tahun 2020 tersebut lebih tinggi 13,32 % dari tingkat capaian kinerja rata-rata yaitu sebesar 102,54% Tingkat capaian ini menunjukkan bahwa akuntabilitas kinerja persasaran Pemerintah Kabupaten Pidie dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan menjadi lebih efisien sebesar 13,32%.
Capaian ini tidak terlepas dari kontribusi dan komitmen seluruh penyelenggara pemerintahan serta masyarakat Kabupaten Pidie.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) ini telah merepresentasikan kinerja nyata Pemerintah Kabupaten Pidie khususnya untuk tahun 2020. Semoga LKjIP ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Sistem pengendalian ini merupakan infrastruktur bagi manajemen pemerintah Kabupaten Pidie untuk memastikan bahwa visi, misi dan tujuan strategik pemerintah kabupaten dapat dipenuhi melalui implementasi strategi pencapaiannya (program dan kegiatan yang selaras, serasi, dan seimbang. Capaian kenerja diperoleh itu dikomunikasikan kepada Stakeholders dalam wujud laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP).
Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi serta penyusunan LKjIP tahun 2020 tersebut ditemui beberapa kendala dan keterbatasan. Walaupun demikian Pemerintah Kabupaten Pidie telah berupaya seoptimal mungkin dan mengupayakan kendala dan hambatan menjadi peluang.
Untuk mengatasi kendala tersebut, diambil langkah-langkah antara lain dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada, terutama dengan meningkatkan kualitas sumber daya aparatur dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Pemerintah Kabupaten Pidie, medorong partisipasi masyarakat untuk memperlancar program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah, meningkatkan koordinasi instansi pemerintah dalam mensinergikan berbagai kegiatan sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan untuk menekan angka pengangguran, meningkatkan penegakan hukum, meningkatkan pelayanan publik dan memperdayakan sumber daya manusia.
Strategi untuk mempertahankan keberhasilan dan mengatasi masalah mencakup : 1. Menyusun rencana aksi untuk mengatasi kekurangan SDM;
138
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020
2. Meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak yang berkompeten untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pegawai, melalui pelatihan pegawai, bimbingan teknis, dan pendampingan;
3. Meningkatkan pembinaan internal terhadap para pegawai khususnya upaya untuk meningkatkan pemahaman terhadap berbagai peraturan yang berlaku tentang SPM, penyelenggaraan pemerintahan, transparansi, dan akuntabilitas;
4. Meningkatkan proses penjaringan informasi dan metode komunikasi, serta lebih mengefektifkan koordinasi antara unsur pimpinan SKPK dengan Kepala Daerah.
5. Meningkatkan promosi investasi penaman modal, guna untuk menekan angka pengangguran dan menciptakan lapangan pekerjaan di segala sektor.
Hasil analisis atas capaian kinerja tahun 2020, khususnya yang terkait keberhasilan dan kegagalan dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan adalah :
a. Faktor lingkungan masyarakat yang kondusif dan relatif terjaga stabilitas keamanannya;
b. Ethos Kerja masyarakat Pidie yang tinggi
c. Komitmen yang semakin kuat untuk mewujudkan kinerja yang lebih baik pada aparatur Pemerintah Kabupaten Pidie, meskipun kapasitas dan kapabilitas belum cukup memadai;
d. Adanya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak dan retribusi, serta zakat dan Infaq.
2. Faktor-faktor penyebab kegagalan adalah:
a. Wabah Covid19 yang melanda dunia
b. Tidak Tercapai realisasi PAD tahun 2020 karena target PAD yang dicanangkan pada 2020 yang terlalu tinggi. Efeknya banyak program-program yang harus dibintangkan atau terpotong.
c. Pemerintah Kabupaten Pidie menghadapi kekurangan SDM baik secara kuantitas maupun kualitas;
d. Pegawai yang ada saat ini banyak yang belum memilki kapasitas dan kapabilitas yang memadai dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi organisasi;
139
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020
e. Masih kurang sempurnanya proses pengumpulan informasi dan komunikasi, serta koordinasi dan di lingkungan SKPK dan lingkup Kabupaten;
3. Strategi untuk mempertahankan keberhasilan dan mengatasi masalah mencakup :
a. Pengalokasian dana untuk penanganan Covid19 sampai wabah berakhir b. Pemerintah harus mempunyai patron kerja yang jelas dalam penyusunan
perencanaan baik itu target PAD atau target penerimaan lainnya dari semua sumber pendapatan yang ada.
c. Meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak yang berkompeten untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pegawai, melalui pelatihan pegawai, bimbingan teknis, dan pendampingan;
d. Meningkatkan pembinaan internal terhadap para pegawai khususnya upaya untuk meningkatkan pemahaman terhadap berbagai peraturan yang berlaku tentang SPM, penyelenggaraan pemerintahan, transparansi, dan akuntabilitas;
e. Pemberian Tunjangan Penghasilan Pegawai(TPP) harus terlaksana.
f. Meningkatkan proses penjaringan informasi dan metode komunikasi, serta lebih mengefektifkan koordinasi antara unsur pimpinan SKPK dengan Kepala Daerah.
140
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020
Lampiran
141
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020
REALISASI CAPAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) PEMERINTAH KABUPATEN PIDIE TAHUN 2017-2020
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 | 1
Tabel.3.3
Pengukuran Kinerja Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020
NO. SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET CAPAIAN %
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
MISI I : Memperkuat Nilai nilai Keislaman, kemuliaan akhlak dan Kearifan lokal
TUJUAN 1.1 : Memperkuat pemahaman dan pengamalan Syariat Islam dengan Iktikat Ahlussunnah Waljama'ah yang bersumber Hukum Mazhab Syafi'iyah dengan tetap menghormati Mazhab yang lain dalam rangka mewujudkan Pidie Mulia dan Meuadab
1.1.1 Terlaksananya kerjasama, bimbingan dan pengawasan dalam pelaksanaan
Syariat Islam 1 Indeks pembangunan Syariat Islam 98 % 97 98,98
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 98,98
1.1.2 Meningkatkan kualitas dan kuantitas
pendidikan dayah 1. Persentase dayah yang memenuhi standarisasi dayah 90 % 30
33,33
2. Persentase dayah dengan program tahfiz Alqur'an 60 % 20
33,33
Sangat Rendah/ Sangat Tidak berhasil 33,33
1.1.3 Menguatnya tatanan Ekonomi Syari'ah
1. Rasio aset dan transaksi keuangan syariah terhadap
total transaksi keuangan 40 % 100 250
2. Rasio ZIS yang disalurkan terhadap ZIS yang
dikumpulkan. 80 % 77 96,25
3. Persentase produk barang dan jasa bersertifikasi halal 94 % 93,1 99,04
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 148,43
TUJUAN 1.2 : Mewujudkan penguatan Nilainilai keislaman, akhlak dan moralitas masyarakat, aparatur pemerintahan, dan lembaga Pendidikan dalam rangka mewujudkan Pidie Mulia dan Meuadab 1.2.1 Meningkatnya Masyarakat dan Aparatur
Pemerintahan yang mengimplementasi nilai-nilai keislaman, akhlak dan kearifan lokal
1. Persentase Masyarakat dan Aparatur yang melanggar
syariat islam 10 % 7 142,86
2 Jumlah Sekolah tingkat Pendidikan Dasar yang
menerapkan kurikulum islami 87 % 100 114,94
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 128,90
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 | 2
TUJUAN 1.3 : Mewujudkan Peran Ulama dalam melakukan pengawasaan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan kebijakan daerah berdasarkan Syariat Islam 1.3.1 Meningkatnya peran Ulama dalam
pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan dan kebijakan Daerah
1. Persentase Pembinaan dan Pengawasan Syariat Islam
dalam Kehidupan Masyarakat oleh ulama 65 % 90 138,46
2 Persentase Ijtihad, Ijma', qiyas, dan Fatwa yang
diterapkan 20 % 100 500
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 319,23
MISI II : Reformasi birokrasi yang tertib, melayani, berkualitas dan pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa
TUJUAN 2.1 : Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, serta profesionalitas pelayanan publik yang berkualitas dalam rangka mewujudkan Pidie Jroeh dan Melayani 2.1.1 Meningkatnya transparansi,
akuntabilitas penyelenggaraan Pemerintah Daerah dan Kualitas Layanan Publik
1. Kategori dan Nilai LAKIP CC Nilai CC 100
2. Nilai Evaluasi Laporan Penyelenggaraan Daerah
(LPPD) 2,649 Nilai 2,709 102,27
3. Maturitas Penyelenggaraan SPIP level 3 Level 3 100
4. Tingkat Kapabilitas APIP level 3 Level 3 100
5. Indek reformasi birokrasi 72 Nilai 40,04 55,61
6. Persentase Gampong yang mempunyai web yang dapat
diakses masyarakat 50 % 5,47 10,94
7 Opini BPK terhadap LKPD WTP Opini WTP 100
8 Persentase Organisasi Perangkat Daerah yang telah
melksanakan zona integritas dan wilayah bebas korupsi 50 % 100 200
9 Persentase OPD yang konsisten dalam menetapkan program/kegiatan dari proses RPJMD/Renstra, RKPD/Renja sampai RKA/DPA OPD/APBD
100 % 100 100
10 Persentase OPD yang mampu menyerap anggaran
sesuai tahapan 93 % 91,08 97,94
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 96,68
2.1.2 Mewujudkan pengelolaan Data dan Informasi pembangunan yang valid dan
terpercaya 1.
Persentase penyelesaian tahapan menuju Pidie Satu Data Pembangunan yang terkoneksi antar Wilayah dan
antar urusan 60 % 5 8,33
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 | 3
2 Persentase pembangunan sistem data yang terkoneksi
berbasis IT 60 % 75 125
Sedang/ Cukup Berhasil 66,67
2.1.3 Mewujudkan sinergi potensi dan peran
serta masyarakat dalam pembangunan 1. Persentase usulan masyarakat melalui peran serta masyarakat dalam pembangunan musrenbang tingkat Gampong dan Kecamatan yang diakomodir
50 % 12,17 24,34
2. Jumlah dana Dukungan/kontribusi masyarakat dalam
pembangunan daerah 4,5 M Rp. NA 0
3. Persentase Partisipasi Masyarakat dalam Penyusunan
Peraturan Daerah/Qanun 75 % 50 66,67
Sangat Rendah/ Sangat Tidak berhasil 30,34
2.1.4 Meningkatnya kualitas dan kapabilitas pemerintah daerah, Kecamatan dan Gampong
1. Indek Kepuasan Masyarakat 76 % 74,42 97,92
2. Nilai SKM pada OPD Pelayanan Publik, Kecamatan
dan Gampong 72 % 74 102,78
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 100,35
2.1.5 Meningkatnya Pendapatan Asli Daerah
1. Jumlah Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) 87 % 95,69 109,99
Sangat Baik/ Sangat Berhasil 109,99
TUJUAN 2.2 : Menjamin keadilan hukum dan memastikan penegakan hukum tanpa diskriminasi dalam rangka mewujudkan Pidie jroh dan melayani 2.2.2 Pengawasan peraturan/ Qanun
kabupaten Pidie 1. Tingkat ketaatan terhadap Qanun/ Perbup 52 % 99 190,38
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 190,38
MISI III : Meningkatkan kualitas masyarakat yang berdaya saing global
TUJUAN 3.1 : Meningkatnya layanan pendidikan yang kualitas, merata, berkeadilan, dan terjangkau bagi semua masyarakat dalam rangka mewujudkan Pidie Carong dan Geuthee 3.1.1 Peningkatan kualitas pelayanan
pendidikan 1. Indek Pembangunan Manusia (IPM) 70,56 Indeks 70,41 99,79
2. Persentase Guru yang berkualifikasi S1/DIV dan
Bersertifikasi 95,21 % 80,5 84,55
3. Persentase Kepala Sekolah yang berkualifikasi S1 dan
Bersertifikasi 95,21 % 95 99,78
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 | 4
4. Persentase Pengawas Sekolah yang berkualifikasi S1
dan Bersertifikasi 97,21 % 100 102,87
5. Jumlah Sekolah SD/SMP yang terakreditasi 99,21 % 99,42 100,21
6. Indek Kepuasan Masyarakat bidang Pendidikan 93 % 75 80,65
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 94,64
3.1.2 Meningkatkan akses layanan pendidikan
1. Angka Partisipasi Kasar (APK) 96,62 % 101,03 104,56
2. Angka Partisipasi Murni (APM) 86,48 % 85,65 99,04
3. Angka Partisipasi Sekolah 98,93 % 95,56 96,59
4. Angka Putus Sekolah 2,48 % 3,69 67,21
5. Angka Kelulusan 96 % 97,6 101,67
6. Angka Melanjutkan Sekolah 99,31 % 92 92,64
7. Angka Melek Huruf 98,2 % 96,81 98,58
8. Rata-rata lama sekolah bagi laki-laki dan perempuan 8,95 Tahun 9,10 101,676
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 95,25
3.1.3 Peningkatan Manajemen dan Sumber
Daya yang efektif dan efesien 1. Rasio Sekolah dengan Penduduk 1:49 Rasio 1:50 98,00
2. Rasio Guru terhadap murid 1:71 Rasio 1:12 181,94
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 139,97
3.1.4 Meningkatnya kapasitas kelembagaan
kepemudaan dalam Kabupaten Pidie 1. Terbinanya kelembagaan dan kegiatan pemuda 70 Unit 37 52,86
Rendah/ Tidak Berhasil 52,86
TUJUAN 3.2. : Meningkatkan kualitas SDM dalam keahlian dan ketrampilan melalui pendidikan vokasi 3.2.1 Menurunnya tingkat pengangguran
terbuka 1. Tingkat pengangguran terbuka 9,06 % 6,89 131,49
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 | 5
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 131,49
TUJUAN 3.3 : Meningkatkan kapasitas Pemuda dan Prestasi Olahraga 3.3.1 Meningkatnya kapasitas kelembagaan
kepemudaan dan wirausaha muda dalam Kabupaten Pidie
1. Persentase organisasi pemuda yang aktif 60 % 50 83,33
2. Persentase wirausaha muda 12,5 % 10 80,00
Tinggi/ Berhasil 81,67
3.3.2 Meningkatnya prestasi olahraga di
daerah 1. Jumlah atlit yang berprestasi 60 Orang 23 38,33
Sangat Rendah/ Sangat Tidak berhasil 38,33
MISI IV : Meningkatkan kualitas hidup, derajat kesehatan dan kesejahteraan yang merata berkeadilan
TUJUAN 4.1 : Mewujudkan kualitas dan derajat kesehatan Mayarakat dalam rangka mewujudkan Pidie Sehat dan Seujahtera 4.1.1 Meningkatnya Kualitas dan akses
Layanan Kesehatan 1. Jumlah Puskesmas Terakreditasi 4 Unit 19 475,00
2. Jumlah Rumah Sakit Terakreditasi 1 Unit 5 500,00
3. Persentase ketersediaan obat dan vaksin di Kabupaten 90 % 93 103,33
4. Rasio Dokter 40 Rasio 30 75,00
5. Rasio Puskesmas 1:16.000 Rasio 1:17.337 92,29
6. Rasio Rumah Sakit 1:86.000 Rasio 1:90.153 95,39
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 223,50
4.1.2 Meningkatnya Derajat Kesehatan 1. Angka kesakitan 23 % 15,61 147,34
2. Angka Kelangsungan hidup bayi /1.000 KH 985 Angka 985 100,00
3. Angka Kematian Ibu /100.000 KH 112 Angka 202 55,45
4. Prevalensi Kurang gizi pada balita 9,2 Angka 4,5 204,44
5. Angka Usia Harapan Hidup laki-laki dan perempuan 66,8 Tahun 66,94 99,79
6. Indeks Keluarga Sehat Kabupaten Sehat Katagori Tidak Sehat
(0.20) 25,00
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 | 6
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 105,34
TUJUAN 4.2 : Meningkatkan aksesibiltas dan partisipasi dalam pembangunan dalam rangka mewujudkan Pidie Sehat dan Seujahtera 4.2.1 Peningkatan partisipasi perempuan dan
kelompok disabilitas dalam pembangunan
1. Indek Partisipasi Perempuan dalam pembangunan 50 % 40 80,00
2. Indek Partisipasi Disabilitas dalam pembangunan 32 % 30 93,75
Tinggi/ Berhasil 86,88
TUJUAN 4.3 : Mengurangi angka kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan dalam rangka mewujudkan Pidie Sehat dan Seujahtera
4.3.1 Terpenuhinya kesejahteraan secara
merata dan berkeadilan 1 Persentase penduduk miskin 15 % 19,23 78,00
2. Jumlah PMKS 16000 Jiwa 18315 87,36
Tinggi/ Berhasil 82,68
MISI V : Mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan
TUJUAN 5.1. : Meningkatkan mutu, produktivitas, efisensi dan nilai tambah usaha untuk pertumbuhan ekonomi dalam rangka mewujudkan Pidie Troe, Meugoe dan Meulaot 5.1.1 Meningkatkan produktivitas sub sektor
pertanian, perternakan dan perkebunan 1. Persentase kontribusi PDRB sub sektor pertanian,
perternakan dan perkebunan 40,59 % 39,9 98,30
2. Persentase kontribusi PDRB sub sektor perikanan 5,59 % 3,52 62,97
Tinggi/ Berhasil 80,64
5.1.2 Menurunnya angka inflasi di kabupaten
1 Persentase Tingkat Inflasi di Kabupaten Pidie 4 % 1,48 270,27
Sangat Baik/ Sangat Berhasil 270,27
TUJUAN 5.2 : Meningkatkan Pendapatan Pemerintah dan Masyarakat dalam rangka mewujudkan PidieTroe, Meugoe dan Meulaot 5.2.1 Meningkatnya Pendapatan Petani dan
Nelayan 1. Indeks Perkapita yang diterima petani dan nelayan 110 % 104,07 94,61
Sangat Baik/ Sangat Berhasil 94,61
TUJUAN 5.3. : Mengurangi kerawanan pangan dalam rangka mewujudkan Pidie Troe, Meugoe dan Meulaot 5.3.1 Meningkatkan ketahanan pangan
1. Pencapaian skor Pola Pangan Harapan (PPH) 100 % 63,53 63,53
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 | 7
2. Penguatan cadangan pangan 100 % 24 24,00
3. Penanganan daerah rawan pangan 65 % 75 115,38
Sedang/ Cukup Berhasil 67,64
MISI VI : Mewujudkan Pertumbuhan ekonomi, industri dan potensi wisata yang berkualitas, kreatif dan kompetitif TUJUAN 6.1 : Menigkatkan kesejahteraan Masyarakat dalam rangka mewujudkan Pidie Kaya dan Meuceuhu
6.1.1 Meningkatnya kualitas wirausahawan
dan tenaga kerja 1. Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan
kewirausahaan (orang) 300 Orang 290 96,67
2. Persentase Usaha Mikro dan Kecil yang naik kelas. 0,1 % 0,2 200,00
3. Jumlah sertifikasi produk UMKM (sertifikat). 5 Unit 4 80,00
4. Jumlah PLUT Mandiri (lembaga) 1 Unit 0 0,00
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 94,17
6.1.2 Meningkatnya nilai tambah sumberdaya
alam unggulan Pidie. 1. Jumlah industri pengolahan. 1 Unit 5 500
2. Persentase kontribusi industri rumah tangga terhadap
PDRB sektor Industri. 0,27 % 0,96 355,56
3. Persentase koperasi aktif. 50 % 76 152
Sangat Baik/ Sangat Berhasil 335,85
6.1.3 Meningkatnya akses modal bagi UMKM. 1. Jumlah investor berskala nasional (PMDN/PMA). 90 Orang 7 7,78
3 Rasio daya serap tenaga kerja 1,15 Rasio 0,2 17,39
Sangat Baik/ Sangat Berhasil 12,58
6.1.4 Meningkatnya promosi ekonomi dan
produk UMKM. 1. Jumlah outlet pemasaran produk UMKM 1 Unit 1 100,00
Sangat Baik/ Sangat Berhasil 100,00
TUJUAN 6.2 : Mewujudkan pariwisata Pidie yang atraktif dan berdaya saing dalam rangka mewujudkan Pidie Kaya dan Meuceuhu 6.2.1 Meningkatnya kuantitas dan kualitas
destinasi pariwisata dan seni budaya 1. Jumlah kajian potensi pariwisata, sejarah dan seni
budaya. 4 Dokumen 2 50,00
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 | 8
Pidie.
2. Jumlah Benda, Situs dan Kawasan Cagar Budaya yang
dilestarikan. 20 Unit 11 55,00
3. Jumlah desa wisata unggulan. 77 Desa 48 62,34
4 Jumlah kunjungan wisatawan nusantara dan
mancanegara (orang/pertahun) 9837 Orang 820 8,34
5 Persentase PAD sektor pariwisata (persen/pertahun) 0,5 % 0 0,00
6 Jumlah penyelenggaraan festival seni budaya 20 Kali 0 0,00
7 Jumlah industri pariwisata yang tumbuh. 7 Unit 7 100,00
8 Jumlah grup seni budaya yang berbadan hukum. 20 Grup 5 25,00
9 Jumlah penerima penghargaan seni budaya
(orang/tahun) 45 orang 0
0,00
Sangat Rendah/ Sangat Tidak berhasil 33,41
MISI VII : Mewujudkan Penataan kota, pengembangan wilayah, infrastruktur berkualitas dan aksesibilitas
TUJUAN 7.1 : Meningkatkan infrastruktur yang berkualitas dan terintegrasi untuk mengembangkan daya saing ekonomi dalam Rangka mewujudkan Pidie seumeugot dan meu utoh 7.1.1 Meningkatnya kualitas sarana prasarana
perhubungan yang berkualitas 1. Persentase konektivitas perhubungan Darat 93,15 % 70 75,15
2. Persentase panjang jaringan jalan dalam kondisi baik
dan mantap 57,53 % 43,73 76,01
3. Persentase Panjang jembatan dalam Kondisi baik 57,53 % 35 60,84
4. Persentase Panjang jalan yang memiliki
drainase/saluran pembuangan air dalam kondisi baik 57,53 % 10 17,38
Rendah/ Tidak Berhasil 57,35
7.1.2 Tersedianya infrastruktur sumber daya
air dan irigasi yang handal 1. Persentase rasio jaringan irigasi terhadap luas lahan
petanian 50,38 % 70 138,94
Sangat Baik/ Sangat Berhasil 138,94
7.1.3 Peningkatan Pembangunan Fasilitas
Umum 1. Persentase pembangunan fasilitas umum 54,32 % 60 110,46
Sangat Baik/ Sangat Berhasil 110,46
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 | 9
TUJUAN 7.2 : Meningkatkan konektivitas antar Daerah dalam rangka mewujudkan Pidie Seumeugot dan Meu-Utoih 7.2.3 Meningkatnya kinerja pelayanan, dan
pembangunan prasarana transpotasi jalan, serta terwujudnya keselamatan, efisiensi dan efektivitas pelayanan angkutan
1. Menurunnya Angka Kecelakaan Lalu Lintas 45 % 49,19 109,31
Sangat Baik/ Sangat Berhasil 109,31
TUJUAN 7.3 : Meningkatkan Penataan Ruang untuk mendukung Pengembangan Wilayah dalam rangka mewujudkan Pidie seumeugot dan meuutoh 7.3.1 Menciptakan ruang terbuka hijau di
lingkungan perkotaanWilayah dalam rangka mewujudkan Pidie Seumeugot dan Meu-Utoih Wilayah Kabupaten / Kawasan Perkotaan
1. Persentase tersedianya luasan RTH publik sebesar
20% dari Luas kabupaten 24,99 Ha - 141,17 Ha 141,17 Ha 28,23 20,00
Sangat Rendah/ Sangat Tidak berhasil 20,00
7.3.2 Terwujudnya perencanaan ruang untuk Pengembangan Kawasan Strategis
Kabupaten 1. Tingkat Kesesuaian Pemanfaatan Ruang terhadap
RTRW 20 % 20 100,00
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 100,00
7.3.3 Meningkatnya akses masyarakat terhadap perumahan layak, pelayanan air bersih dan sanitasi
1. Jumlah Pembangunan dan Perbaikan Rumah Kurang
Layak Huni (PRKLH) 925 unit 945 102,16
2. Persentase rumah Tangga dengan air bersih 52,37 % 73,77 140,86
4. Jumlah KK Bersanitasi Baik 116727 KK 78730 67,45
5. Persentase Rumah tangga yang mendapatkan akses
Listrik 98,34 % 98,34 100,00
6. Jumlah IPAL terbangun 16 Unit 0 0,00
Sedang/ Cukup Berhasil 82,09
7.3.4 Meningkatkan akumulasi kawasan permukiman yang tertata dan kawasan perumahan yang layak huni
1. Luas Kawasan permukiman yang tertata 67,04 Ha 37,04 55,25
2. Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Infrastruktur
Dasar 58 % 75 129,31
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 92,28
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 | 10
MISI VIII : Meningkatkan pengelolaan sumberdaya alam, lingkungan lestari yang berkelanjutan dan penanggulangan bencana TUJUAN 8.1 : Menurunkan angka kemiskinan di wilayah potensi SDA dalam rangka mewujudkan Pidie Green dan Energi
8.1.2 Terpenuhinya kebutuhan dasar
masyarakat sekitar wilayah potensi SDA 1. Persentase Kebutuhan Dasar Masyarakat sekitar
wilayah potensi SDA 30 % 25,5 85
Tinggi/ Berhasil 85
TUJUAN 8.2 : Meminimalisir laju kerusakan DAS dan SDA dalam rangka mewujudkan Pidie Green dan Energi 8.2.1 Terkelolanya SDA secara berkelanjutan
bersama masyarakat 1. Persentase Pengelolaan SDA secara berkelanjutan
bersama masyarakat 40 % NA 0,00
2 Jumlah pelatihan yang diberikan kepada lembaga
kemasyarakatan SDA 5 Kali NA 0,00
3 Persentase pemanfaatan ruang 40 % 30 75,00
4 Persentase Biodiversiti yang lestari 40 % 100 250,00
Tinggi/ Berhasil 81,25
TUJUAN 8.3 : Meningkatkan lapangan kerja, kesejahteraan masyarakat dan PAD dalam rangka mewujudkan Pidie Green dan Energi 8.3.1 Diversifikasi pemanfaatan SDA dan
lingkungan 1. Persentase Kontribusi PDRB dari SDA dan Lingkungan 40 % 43,72 109,3
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 109,3
TUJUAN 8.4 : Menyelesaikan konflik pemanfaatan SDA dan konflik satwa dalam rangka mewujudkan Pidie Green dan Energi 8.4.1 Berkurangnya frekuensi konflik
pemanfaatan SDA 1. Frekuensi konflik 5 Frekwensi 2 250,00
Sangat tinggi/ Sangat Berhasil 250,00
8.4.2 Frekuensi konflik satwa dengan
masyarakat berkurang 1. Jumlah gangguan satwa liar 10 Kali 7 70,00
Sedang/ Cukup Berhasil 70,00
TUJUAN 8.5 : Menjaga tingkat pencemaran lingkungan (udara, tanah dan air) tidak melebihi baku mutu dalam rangka mewujudkan Pidie Green dan Energi 8.5.1 Sumber-sumber pencemaran tertangani
dengan baik 1. Persentase cakupan layanan sampah 15 % 11,85 79,00
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 | 11
8.6.2 Kualitas kehidupan masyarakat pasca
bencana meningkat 1. Persentase Peningkatan kehidupan masyarakat pasca
bencana 85 % 86 101,18
Sangat Baik/ Sangat Berhasil 101,18
Capaian Rata-Rata Semua Sasaran Strategis (Sangat baik/Sangat Berhasil) 102,54
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 |
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 |
LKjIP Pemerintah Kabupaten Pidie Tahun 2020 |