• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PEMBAHASAN

3.6 Realisasi Penerimaan PKB-BBNKB UPT. Dinas Pendapatan

Awal tahun 2020, terjadi fenomena turunnya penerimaan PKB-BBNKB dikarenakan dampak dari pembatasan sosial Pandemi Covid-19.Hal tersebut terlihat dalam data dibawah ini.

Tabel 3.3

Realisasi Penerimaan PKB-BBNKB UPT. Dinas Pendapatan Daerah SumateraUtarasampai Mei Tahun 2020

Sumber: https://bpprd.sumutprov.go.id, 2020

Tabel 3.3 menunjukkan realisasi penerimaan PKB-BBNKB selama Pandemi Covid-19 tahun 2020, terjadi penurunan dengan persentase PKB sebesar 34,75% dan BBNKB sebesar 31,10%. Dengan penerimaan sampai dengan bulan Mei 2020 kurang dari 50% tentu tidak dapat membantu Provinsi Sumatera Utara dalam melakukan pembangunan dan kegiatan belanja pemerintah daerah.

Alasan utama terjadi penurunan penerimaan PKB-BBNKB di Sumatera Utara disebabkan karena pembatasan masyarakat dalam melakukan aktivitas ekonomi yang menyebabkan aktivitas ekonomi menjadi terhenti, bahkan terjadi PHK besar-besaran di perusahaan karena tidak adanya kegiatan produksi. Dikarenakan berkurangnya pendapatan masyarakat maka para wajib pajak enggan dan tidak mampu melakukan pembayaraan pajak kendaraan.

No Penerimaan Target (Rp) Realisasi (Rp) % 1 PKB 2.074.351.510.315 720.899.808.987 34.75 2 BBNKB 1.541.009.779.616 479.261.679.805 31.10

Demi menyokong penerimaan agar dapat tercapai kembali, maka Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) melakukan revisi target dengan merancang kembali target anggaran dengan harapan agar target dan realisasi penerimaan realisasi penerimaan yang diharapkan mampu tercapai demi terpenuhinya pembiayaan belanja pemerintah daerah. TAPD bersama UPT.

Dinas Pendapatan Daerah Sumatera Utara dalam melakukan metode revisi target PKB-BBNKB Provinsi Sumatera Utara dengan melihat pencapaian atau realisasi tahun terakhir. Beberapa hal yang menjadi dasar pertimbangan dalama penetapan revisi PKB-BBNKB adalah:

1. Hasil Analisis Tren tahun sebelumnya.

2. Menghitung potensi penerimaan PKB-BBNKB dengan data pertumbuhan pajak kendaraan bermotor baru dan keluar masuk.

3. Menganalisis masukan dan saran dari badan pengelola pajak dan retribusi daerah dan samsat Provinsi Sumatera Utara.

Kemudian dengan mempertimbangkan hal-hal diatas, adapun proses yang dilakukan adalah:

1. Melakukan pembahasan usulan target bersama UPT. Dispenda dengan mempertimbangkan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) dan kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten/Kota di provinsi Sumatera Utara.

2. Setelah diperoleh keputusan, maka dilanjutkan dengan pembahasan PAD dengan TAPD.

36

3. TAPD melakukan pembahasan mengenai PAD bersama Tim Anggaran DPRD Provinsi Sumatera Utara sampai diperoleh kesepakatan yang ditetapkan sebagai target.

Setelah diperoleh kesepakatan maka ditetapkan target penerimaan selama Pandemi Covid-19 tahun 2020 setelah revisi, maka dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 3.4

Realisasi Penerimaan PKB-BBNKB UPT. Dinas Pendapatan Daerah Sumatera Utara Tahun 2020 setelah revisi

No Penerimaan Target (Rp) Realisasi (Rp) % 1 PKB 1.000.755.615.361 1.027.643.719.890 102,69 2 BBNKB 819.218.450.721 873.090.276.057 106,58

Sumber: BPPRD UPT. PPD Medan Utara, 2021

Tabel 3.4 merupakan tabel realisasi Penerimaan setelah melakukan revisi penerimaan PKB-BBNKB, terlihat pada penerimaan PKB, awalnya target penerimaan PKB dengan persentase sebesar 34,75% kemudian, terjadi revisi target penerimaan menjadi sebesar 102,69%. Sedangkan, pada penerimaan BBNKB, awalnya target penerimaan PKB dengan persentase sebesar 31,10%

kemudian, terjadi revisi target penerimaan menjadi sebesar 106,58%.

Hal ini menunjukan bahwa adanya revisi target penerimaan yang dilakukan merupakan langkah yang tepat. Bila Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) tidak melakukan revisi pada target penerimaan maka kemungkinan yang akan terjadi adalah terjadinya defisit pada Provinsi

Sunatera Utara yang akan menyebabkan tidak dapat melaksanakan kegaiatan pemerintahan dengan baik.

Sedangkan, pada tahun 2021 realisasi PKB-BBNKB yang tercapai hanya sampai bulan Maret 2021.Berikut merupakan tabel realisasi penerimaan PKB-BBNKB UPT. Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Utara selama Pandemi Covid-19 tahun 2021.

Tabel 3.5

Realisasi Penerimaan PKB-BBNKB UPT. Dinas Pendapatan Daerah Sumatera Utara sampai Maret Tahun 2021

Sumber: https://bpprd.sumutprov.go.id, 2021

Tabel 3.5 menunjukan penerimaan PKB-BBNKB selama Pandemi Covid-19 sampai Maret 2021. Diketahui realisasi penerimaan PKB dengan persentase sebesar 24,20%. Sedangkan pada realisasi penerimaan BBKB dengan persentase sebesar 20,34%. Pada penerimaan PKB-BBNKB belum terlihat realisasi sepenuhnya dikarenakan realisasi yang terlihat masih 3 Bulan dan akan terus berjalan karna pemerintah daerah Sumatera Utara terus berupaya agar penerimaan PKB-BBNKB dapat tercapai.

No Penerimaan Target (Rp) Realisasi (Rp) % 1 PKB 2.174.033.550.464 526.063.224,057 24,20 2 BBNKB 1.197.728.286.623 289.263.968,682 20,34

38

3.7 Realisasi Penerimaan PKB-BBNKB UPT. Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2016-2021

Berikut merupakan tabel realisasi selama tahun 2016-2021 di UPT.Dinas Pendapatan Daerah Sumatera Utara sebelum terjadinya Covid-19 dan saat terjadinya Covid-19.

Tabel 3.6

Realisasi Penerimaan PKB UPT. Dinas Pendapatan Daerah Sumatera Utara selama Tahun 2016-2021

Sumber: Peneliti, 2021

Tabel 3.6 menunjukan realisasi penerimaan PKB selama tahun 2016-2021.Pada tahun 2016-2018 penerimaan PKB tercapai sanagat baik dan melebihi target penerimaan, hal dikarenakan minat masyarakat terhadap kendaraan bermotor sudah merupakan suatu kebutuhan primer untuk menunjang kegiatan sehari-hari, pada tahun 2019 penerimaan PKB tidak tercapai dikarenakan pertumbuhan ekonomi turun serta dalam melaksanakan kewajibannya para wajib pajak kurang disiplin misalnya wajib pajak sengaja untuk tidak membayar pajak, pada tahun 2020 penerimaan PKB-BBNKB

Tahun Target (Rp) Realisasi (Rp) %

Desember 2016 805.535.876.813 811.288.261.986 100,71 Desember 2017 908.839.516.220 969.666.337.952 106,69 Desember 2018 925.217.875.766 1.038.399.521.426 112,23 Desember 2019 986.734.852.737 963.924.065.599 97,69 Desemeber 2020 1.000.755.615.361 1.027.643.719.890 102,69

Maret 2021 2.374.033.550.464 526.063.224,057 24,20

dapat tercapai setelah TAPD melakukan revisi target dan pada tahun 2021 realisasi hanya tercapai sampai bulan Maret dan masih terus berlanjut.

Tabel 3.7

Realisasi Penerimaan BBNKB UPT. Dinas Pendapatan Daerah Sumatera Utara selama 2016-2020

Tahun Target Realisasi %

Desember 2016 903.647.894.482 945.632.359.882 104,65 Desember 2017 1.020.823.419.924 1.117.760.457.858 109,50 Desember 2018 1.071.477.602.198 1.314.857.782.755 122,71 Desember 2019 1.276.881.405.139 1.179.894.662.034 93,06 Desember 2020 819.218.450.721 837.090.276.057 106,58 Maret 2021 1.238.578.316.758 289.263.968,682 20,34

Sumber: Peneliti, 2021

Tabel 3.7 menunjukan realisasi penerimaan BBNKB selama tahun 2016-2021 Pada tahun 2016-2018 penerimaan BBNKB tercapai sanagat baik dan melebihi target penerimaan, hal dikarenakan minat masyarakat terhadap kendaraan bermotor dimana kendaran bermotor sudah merupakan suatu kebutuhan primer untuk menunjang kegiatan sehari-hari, pada tahun 2019 penerimaan PKB tidak tercapai dikarenakan masih banyak wajib pajak yang abai mengenai pajak progresif, pada tahun 2020 penerimaan PKB-BBNKB dapat tercapai setelah TAPD melakukan revisi target dan pada tahun 2021 realisasi hanya tercapai sampai bulan Maret dan masih terus berlanjut.

40

3.8 Upaya yang dilakukan UPT. Dinas Pendapatan Daerah Sumatera

Dokumen terkait