• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perusahaan memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Mandiri dengan rincian sebagai berikut:

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) a. Fasilitas kredit impor dalam Dolar AS dengan

jumlah maksimum masing-masing sebesar US$215.600 pada tahun 2018 dan tahun 2017, dengan sub-limit untuk fasilitas Trust Receipt (“TR”) masing-masing sebesar US$155.000 danUS$200.000. Fasilitas ini dikenakan bunga tahunan masing-masing sebesar 8% dan 8% untuk L/C Rupiah, 3% dan 3% untuk L/C Dolar AS, serta 2,58% dan 2,58% untuk fasilitas TR dalam Dolar AS pada 30 September 2018 dan 31 Desember 2017. Saldo terutang atas fasilitas ini masing-masing sebesar US$156.895 dan US$154.277 pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017.

The Company (continued)

The Company obtained working capital loan facilities from Bank Mandiri as described below:

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) a. Import credit facility in US Dollar for a

maximum amount of US$215,600 in 2018 and 2017, respectively, with sub-limit for Trust Receipt (“TR”) facility of US$155,000 and US$200,000, respectively. This facility bears annual interest at 8% and

8% for L/C in Rupiah, 3% and 3% for L/C in US Dollar, and 2.58% and 2.58% for TR facility in US Dollar in September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively. The outstanding payables related to this facility amounted to US$156,895 and US$154,277 as of September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively.

b. Fasilitas kredit modal kerja dalam Rupiah I dengan jumlah maksimum sebesar Rp270.000 dan fasilitas kredit modal kerja II dengan jumlah maksimum sebesar Rp560.000. Pinjaman ini dikenakan bunga tahunan masing- masing sebesar 9,75% pada tahun 30 September 2018 dan 31 Desember 2017. Saldo terutang atas fasilitas ini masing-masing sebesar US$55.596 dan US$46.501 pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017.

b. Working capital credit facility in Rupiah I with a maximum amount of Rp270,000 and working capital credit facility II with a maximum amount of Rp560,000. This loan bears annual interest at 9.75% in September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively. The outstanding payables related to this facility amounted to US$55,596 and US$46,501 as of September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively.

b. Fasilitas kredit modal kerja dalam Dolar AS dengan jumlah maksimum sebesar US$10.000 dengan bunga tahunan masing-masing sebesar 5,50% pada 30 September 2018 dan 31 Desember 2017. Saldo terutang atas fasilitas ini masing-masing sebesar US$10.000 pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017.

c. Working capital credit facility in US Dollar with a maximum amount of US$10,000 and annual interest at 5.50% in September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively. The outstanding payables related to this facility amounted to US$10,000 as of September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively.

Selain fasilitas di atas, berdasarkan Perjanjian Pelayanan Jasa Notional Pooling antara Bank Mandiri dengan Krakatau Steel Group No.9/Kontr/DU-KS/2011 dan No.DIR.PKS/010/2011 tanggal 4 Maret 2011 serta surat dari Perusahaan kepada Bank Mandiri No. 42/DK-KS/2016 tanggal 9 Februari 2016, dimungkinkan rekening giro Perusahaan overdraft hingga maksimal Rp750.000 sepanjang saldo Notional Pooling ekuivalen IDR positif. Saldo terutang atas fasilitas ini masing- masing sebesar US$128.410 dan US$45.405 pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017.

Beside the above facility, based on Service Agreement of National Pooling between Bank Mandiri with Krakatau Steel Group No. 9/Kontr/DU/KS/2011 and No. DIR.PKS/010/2011 dated March 4, 2011, also Company's Letter to Bank Mandiri No. 42/DK/KS/2016 dated February 9, 2016, Company's checking account is enabled for maximum Rp750,000 overdrafting as long as the National Pooling Account Balance is positive in IDR equivallent. The outstanding balance of this facility amounted to US$128,410 and US$45,405 as of September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) (lanjutan)

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) (continued)

Fasilitas-fasilitas tersebut sedang dalam proses perpanjangan sampai dengan tanggal 27 September 2019. Fasilitas-fasilitas tersebut dijaminkan dengan tanah seluas 1.210.477 m2 dengan nilai penjaminan sebesar Rp1.107.988, mesin dan peralatan dengan nilai penjaminan sebesar Rp3.598.634, persediaan dan piutang usaha dengan nilai penjaminan sebesar Rp3.502.000 (Catatan 7, 10 dan 13).

These facilities has been on renewal process until September 27, 2019. These facilities are secured by land covering area of 1,210,477 m2 with guarantee value of Rp1,107,988, machineries and equipment with guarantee value of Rp3,598,634, inventories and trade receivables with guarantee value of Rp3,502,000 (Notes 7, 10 and 13).

Perjanjian pinjaman mencakup pembatasan- pembatasan tertentu, antara lain, Perusahaan tidak diperkenankan menjadi penjamin pinjaman atau menjaminkan aset kepada pihak lain. Perusahaan juga diminta untuk memelihara rasio pinjaman terhadap ekuitas kurang dari 233%, rasio lancar minimal 1 kali, rasio kecukupan pembayaran bunga

(EBITDA/Interest) lebih dari 2 kali, rasio kecukupan laba untuk pembayaran utang (Net Revenue Income to Total Debt Service Payments) tidak boleh kurang dari 1,30, dan rasio kecukupan pinjaman neto terhadap EBITDA (Net Borrowings/EBITDA) tidak boleh lebih dari 5,5.

The loan agreements include certain restrictions, among others, that the Company is not permitted to provide guarantee or pledge of assets to other parties. The Company is also required to maintain debt to equity ratio of less than 233%, current ratio at a minimum of 1 time, EBITDA to interest expense (EBITDA/Interest) ratio of more than 2 times, the ratio of Net Revenue Income to Total Debt Service Payments shall not be less than 1.30, and the ratio of Net Borrowings/EBITDA shall not exceed 5.5.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)

Perusahaan memperoleh fasilitas Credit Line dan fasilitas Kredit Modal Kerja yang secara keseluruhan tidak boleh melebihi jumlah maksimum Rp2.772.500 yang dapat digunakan untuk fasilitas

Non Cash Loan dengan jumlah maksimum Rp1.650.000 dan fasilitas Cash Loan dengan jumlah maksimum Rp1.122.500 yang bersifat

switchable menjadi fasilitas Non Cash Loan. Pinjaman ini dikenakan bunga tahunan masing- masing sebesar 9,00% pada tahun 30 September 2018 dan 31 Desember 2017 untuk fasilitas Cash Loan dalam mata uang Rupiah serta bunga tahunan sebesar 2,65% untuk fasilitas Non Cash Loan dalam mata uang Dóllar AS. Fasilitas kredit modal kerja ini sedang diperpanjang sementara sampai dengan pada tanggal 2 November 2018. Saldo terutang atas fasilitas Cash Loan ini masing- masing sebesar US$75.177 dan US$81.193, sedangkan saldo terutang atas fasilitas Non Cash Loan ini masing-masing sebesar US$104.082 dan US$107.702 pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017.

The Company obtained Credit Line facilities and Working Capital Credit facility which in total cannot exceed a maximum amount of Rp2,772,500, which can be used for Non Cash Loan facility with a maximum amount of Rp1,650,000 and Cash Loan facility with a maximum amount of Rp1,122,500 switchable to become Non Cash Loan facility. This loan bears annual interest at 9.00% in September 30, 2018 and December 31, 2017 for cash loan facility in IDR and annual interest at 2.65% for non cash loan facility in US Dollar. This working capital credit facility has been temporary extended until November 2, 2018. The outstanding payables related to Cash Loan facilities amounted to US$75,177 and US$81,193, while the outstanding payables related to Non Cash Loan facilities amounted to US$104,082 and US$107,702 as of September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively.

Fasilitas-fasilitas tersebut dijamin dengan persediaan Perusahaan dengan nilai penjaminan sebesar Rp1.875.000, tanah dan bangunan seluas 2.241.464 m2 dengan nilai penjaminan sebesar

The loan facilities are secured by inventories with a guarantee value of Rp1,875,000, land and building covering area of 2,241,464 m2 with a guarantee value of Rp1,874,401 (Notes 10, 13 and 24).

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) (lanjutan)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) (continued)

Perusahaan juga diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan, dengan rincian sebagai berikut: i. Rasio Lancar tidak boleh kurang dari 1,0 :

1 (tahun 2022);

ii. Rasio Pinjaman terhadap Ekuitas tidak lebih dari 2,33 : 1 (tahun 2017);

iii. Rasio kecukupan arus kas untuk pembayaran pinjaman dan bunganya (Debt Service Coverage Ratio) tidak boleh kurang dari 100% (tahun 2019);

iv. Rasio kecukupan pembayaran bunga (EBITDA/ Interest) tidak boleh kurang dari 200% (tahun 2019); dan

v. Rasio kecukupan pinjaman neto terhadap

EBITDA (Net Borrowings/EBITDA) tidak boleh lebih 3,5 : 1 (tahun 2019).

The Company is also required to maintain the following financial ratios:

i. The Current Ratio shall not be less than 1.0 : 1 (in 2022);

ii. The ratio of Total Debt to Tangible Net Worth shall not exceed 2.33 : 1 (in 2017);

iii. The ratio of Debt Service Coverage shall not be less than 100% (in 2019);

iv. The ratio of EBITDA to Interest Expense shall not be less than 200% (in 2019); and

v. The ratio of Net Borrowings/EBITDA shall not exceed 3.5 : 1 (in 2019).

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)

Perusahaan mendapatkan fasilitas perbankan dari BRI masing-masing sebesar Rp280.000 pada 30 September 2018 dan 31 Desember 2017, yang dapat digunakan untuk Kredit Modal Kerja Impor dan Penangguhan Jaminan Impor. Fasilitas ini

collateral-free telah diperpanjang sampai dengan 12 Juni 2019.

The Company obtained banking facilities from BRI amounting to Rp280,000 in September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively which can be used for Import Working Capital Credit and Deferred Payment Facilities. This facilities are collateral-free has been extended until June 12, 2019.

Fasilitas ini dikenakan bunga tahunan sebesar 6,95% dalam mata uang rupiah, 1,94% dalam mata uang Dollar AS dan dapat diperbaharui. Saldo terutang atas fasilitas ini masing-masing sebesar US$11.278 dan US$10.073 pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017.

This facility bears annual interest rate at 6.95% in IDR, 1.94% in US Dollar and renewable. The outstanding payables related to this facility amounted to US$11,278 and US$10,073 as of September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively.

Perjanjian pinjaman mencakup pembatasan, antara lain, memberitahukan terlebih dahulu kepada BRI sebelum melakukan pembayaran dividen, menjaminkan aset, memperoleh pinjaman dari pihak lain kecuali dalam rangka kegiatan usaha, memberikan pinjaman kepada pihak lain dan memelihara rasio pinjaman terhadap ekuitas kurang dari 250%.

The loan agreement requires, among others, that prior notice be given to the BRI before distributing dividends, pledging of assets, obtaining borrowings from other parties except in the ordinary course of business, providing borrowings to other parties and maintain debt to equity ratio of less than 250%.

Indonesia Eximbank Indonesia Eximbank

Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari Indonesia Eximbank dengan jumlah maksimum sebesar US$75.000. Fasilitas ini dapat digunakan sebagai fasilitas pembukaan Letter of Credit

sebesar US$25.000 dan Fasilitas Trust Receipt, Pengambilalihan Tagihan Ekspor, dan Kredit Modal Kerja Ekspor sebesar US$50.000. Fasilitas ini sedang dalam proses perpanjangan sampai dengan tanggal 14 Oktober 2019. Saldo terutang atas fasilitas kredit modal kerja masing-masing sebesar US$46.219 dan US$47.978 pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017. Sedangkan saldo terutang atas fasilitas L/C Impor masing-masing sebesar US$6.933 dan US$20.260 pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017.

The Company obtained credit facilities from Indonesia Eximbank with a maximum amount of US$75,000. These facilities can be used as opening Letter of Credit with a maximum amount of US$25,000 and Trust Receipt, Bill Export Purchasing and Export Working Capital Loan with a maximum amount of US$50,000. These facilities has been on renewal process until October 14, 2019. The outstanding payables related to working capital facility amounted to US$46,219 and US$47,978 as of September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively. While the outstanding payables related to L/C Import facility amounted to US$6,933 and US$20,260 as of September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively.

Fasilitas Kredit Modal Kerja Ekspor, Trust Receipt, dan Pengambilalihan Tagihan Ekspor dikenakan bunga tahunan sebesar LIBOR (3 bulan) + 5,2% untuk fasilitas dalam mata uang Dolar AS dan 9,5% untuk fasilitas dalam mata uang Rupiah.

Export Working Capital Loan, Trust Receipt and Bill Export Purchasing bears annual interest at LIBOR (3 months) + 5.2% for facility in US Dollar and 9.5% for facility in Rupiah.

Perusahaan juga diminta untuk memelihara rasio lancar minimal 1 kali, rasio utang terhadap ekuitas kurang dari 2,5 kali.

The Company is also required to maintain current ratio at a minimum of 1 time, debt to equity ratio of less than 2.5 times.

Entitas Anak - PT KWT The Subsidiary - PT KWT

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) PTBankDanamonIndonesiaTbk (Bank Danamon)

PT KWT memperoleh fasilitas kredit modal kerja

(Omnibus Trade Finance Facility) yang dapat dipergunakan dalam bentuk fasilitas Letter of Credit

(L/C), Trust Receipt (T/R), negosiasi L/C, Open Account Financing (OAF), bank garansi dan

Standby L/C dengan jumlah maksimum secara keseluruhan sebesar US$15.000 Fasilitas-fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 7 Oktober 2018 dan saldo terutang yang ada akan dilunasi pada saat jatuh tempo. Saldo terutang atas fasilitas ini masing- masing sebesar US$12.542 dan US$12.712 pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017.

PT KWT obtained working capital facilities (Omnibus Trade Finance Facility) which can be used in the forms of Letter of Credit (L/C), Trust Receipt (T/R), negotiation L/C, Open Account Financing (OAF), bank guarantee and Standby L/C facilities, with the aggregate maximum amount of US$15,000. These facilities will expire on October 7, 2018 and the outstanding will be paid at maturity date. The outstanding payables related to such facilities amounted to US$12,542 and US$12,712 as of September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively.

Fasilitas OAF tersebut digunakan untuk membiayai tagihan atau liabilitas PT KWT dengan pembiayaan maksimum sebesar 100% dari nilai faktur yang disertakan dalam transaksi OAF dengan jangka waktu 180 hari dari tanggal penarikan. Fasilitas

OAF dikenakan bunga tahunan sebesar BDI CoF + 2,0% dan dijamin dengan piutang usaha dengan

coverage ratio sebesar 125% dari jumlah fasilitas

OAF yang digunakan.

The OAF facility is used to finance PT KWT‟s receivables or liabilities with the maximum financing of 100% from the value of invoices taken part in the OAF transactions and valid 180 days since the date of drawdown. The OAF facility bears annual interest at BDI‟s CoF + 2.0% and secured by trade receivables with the coverage ratio of 125% from the OAF facility utilized.

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) (lanjutan)

PTBankDanamonIndonesiaTbk (Bank Danamon) (continued)

Perjanjian pinjaman mencakup pembatasan, antara lain, tanpa persetujuan tertulis dari bank, PT KWT tidak diperbolehkan menjamin pihak ketiga dan melakukan merger atau akuisisi.

The loan agreement includes restrictions, among others, without prior written notice from the bank, that PT KWT is not permitted to provide guarantee to third party and conduct merger or acquisition.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)

PT KWT memperoleh fasilitas kredit dari BNI dengan rincian sebagai berikut:

PT KWT obtained loan facilities from BNI as described below:

a. Fasilitas pembukaan L/C dengan jumlah maksimum sebesar US$40.000 yang digunakan untuk pembelian impor bahan baku, bahan pembantu dan suku cadang. Saldo terutang atas fasilitas ini masing-masing sebesar US$44.507 dan US$21.266 pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017.

a. Opening L/C facility with a maximum amount of US$40,000 which was used for the importation of raw materials, supporting materials and spare parts. The outstanding payables related to this facility amounted to US$44,507 and US$21,266 as of September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively.

b. Fasilitas kredit modal kerja dalam Rupiah dengan jumlah maksimum sebesar Rp10.000 Saldo terutang atas fasilitas ini masing-masing sebesar US$670 dan US$738 pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017.

b. Working capital credit facility in Rupiah with a maximum amount of Rp10,000. The outstanding payables related to this facility amounted to US$670 and US$738 as of September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively.

Fasilitas-fasilitas tersebut di atas akan berakhir pada tanggal 2 Mei 2019. Fasilitas-fasilitas tersebut dijamin dengan piutang usaha, persediaan sebesar Rp37.082 dan aset tetap PT KWT dan tanah milik Perusahaan yang dikuasakan kepada PT KWT untuk dijadikan sebagai jaminan berdasarkan Akta Pemberian Hak Tanggungan (Catatan 7, 10 dan 13).

These facilities will expire on May 2, 2019. These facilities are secured by PT KWT‟s trade receivables, inventories amounted to Rp37,082 and fixed assets and land owned by the Company which has been authorized to PT KWT to be pledged as collateral as stipulated in the Deed of Right to Transfer Guarantee (Notes 7, 10 and 13).

PT KWT harus mempertahankan rasio lancar minimum 1 kali, rasio pinjaman terhadap ekuitas maksimum sebesar 10,31 kali, dan rasio kecukupan arus kas untuk pembayaran pinjaman dan bunganya minimum 1 kali.

PT KWT shall maintain current ratio at a minimum of 1 time, debt to equity ratio at a maximum of 10.31 times, and debt service coverage ratio at a minimum of 1 time.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)

PT KWT memperoleh fasilitas kredit modal kerja dengan jumlah maksimum sebesar Rp30.000 dan fasilitas PJI/KMKI dan BG/SBLC dengan jumlah maksimum sebesar Rp275.000 yang digunakan untuk pembelian impor bahan baku, bahan pembantu dan suku cadang. Fasilitas kredit ini akan berakhir pada tanggal 6 September 2019 dan dikenakan bunga tahunan masing-masing sebesar 10% pada tahun 2018 dan 2017. Fasilitas ini dijamin dengan persediaan dengan nilai penjaminan sebesar Rp350.000 dan piutang usaha dengan nilai penjaminan sebesar Rp200.000.

PT KWT obtained working capital credit facility with a maximum amount of Rp30,000 and PJI/KMKI and BG/SBLC facility with a maximum amount of Rp275,000 which was used for the importation of raw materials, supporting materials and spare parts. The credit facility will expire on September 6, 2019 and bears annual interest at 10% in 2018 and 2017, respectively. These facilities are secured by inventories with a guarantee value of Rp350,000 and trade receivables with a guarantee value of Rp200,000.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) (lanjutan)

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) (continued)

Saldo terutang atas fasilitas kredit modal kerja masing-masing sebesar US$18.109 dan US$16.180 pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017.

The outstanding payables related to working capital facility amounted to US$18,109 and US$16,180 as of September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively.

PT KWT juga harus mempertahankan rasio pinjaman terhadap ekuitas maksimum sebesar 5 kali.

PT KWT also shall maintain debt to equity ratio at a maximum of 5 times.

Entitas Anak - PT KE The Subsidiary - PT KE

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)

PT KE memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari BNI dengan jumlah maksimum sebesar Rp200.000 pada tahun 2018 dan 2017. Fasilitas pinjaman ini digunakan untuk pembiayaan modal kerja proyek yang berasal dari pemerintah maupun swasta. Fasilitas kredit tersebut akan berakhir pada tanggal 2 Mei 2019 dengan bunga tahunan masing-masing sebesar 9% pada tahun 30 September 2018 dan 31 Desember 2017. Pinjaman ini dijamin dengan jaminan yang sama dengan yang diberikan Perusahaan atas fasilitas pinjaman dari BNI. Saldo terutang fasilitas ini masing-masing US$8.758 dan US$11.514 pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017.

PT KE obtained working capital credit facility from BNI with a maximum amount of Rp200,000 in 2018 and 2017. This loan facility was used to finance working capital of projects obtained from the government and private entities. The credit facility will be expired on May 2, 2019 with annual interest of 9% in September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively. This loan is secured by the same collateral given by the Company for facility obtained from BNI. The outstanding payable of this facility amounted to US$8,758 and US$11,514 as of September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)

PT KE memperoleh fasilitas L/C, TR dan bank garansi dengan jumlah maksimum masing-masing sebesar Rp100.000 dan Rp100.000 pada 30 September 2018 dan 31 Desember 2017. Fasilitas kredit tersebut telah berakhir pada tanggal 10 September 2018 dan sedang dalam proses perpanjangan. Saldo terutang fasilitas ini masing- masing sebesar US$3.107 dan US$3.594 pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017.

PT KE obtained L/C, TR and bank guarantee, facilities with a maximum amount of Rp100,000 and Rp100,000 in September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively. The credit facility has been expired on September 10, 2018 and has been on renewal process. The outstanding payable of this facility amounted to US$3,107 and US$3,594 as of September 30, 2018 and December 31, 2017, respectively.

PT KE diminta untuk menjaga coverage piutang dan persediaan terhadap jumlah pinjaman bank jangka pendek terutang, minimal sebesar 110% dan memelihara rasio utang terhadap modal tidak melebihi 300%. Fasilitas-fasilitas tersebut dijaminkan secara cessie atas tagihan proyek yang dibiayai pinjaman BRI dengan nilai Rp600.000.

PT KE is required to maintain receivables and inventory to outstanding short-term bank loan coverage at a minimum of 110% and maintain the debt to equity ratio at maximum of 300%. These facilities are secured by project bills on cessie basis financed by BRI's loan amounting to Rp600,000.

Entitas Anak - PT KE (lanjutan) The Subsidiary - PT KE (continued) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)

(lanjutan)

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) (continued)

PT KPDP, entitas anak PT KE, memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari BRI dengan jumlah maksimum sebesar Rp1.500 pada tahun 2018 dan tahun 2017. Fasilitas pinjaman ini digunakan untuk pembiayaan modal kerja proyek yang berasal dari pemerintah maupun swasta. Fasilitas kredit ini akan berakhir pada tanggal 28 Februari 2020. Fasilitas ini dikenakan bunga tahunan sebesar 12,75% pada tahun 2018 dan 13,5% pada tahun 2017. Saldo terutang atas fasilitas ini masing- masing sebesar US$71 dan US$37 pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017.

PT KPDP, subsidiary of PT KE, obtained a working capital credit facility from BRI with a maximum amount of Rp1,500 in 2018 and in