b Estimated claims for tax refund
PEMBAGIAN LABA
34. RUGI PER SAHAM LOSS PER SHARE Berikut ini adalah rekonsiliasi faktor-faktor penentu
perhitungan rugi per saham dasar dan dilusian:
The following presents the reconciliation of the determinants used in the computation of basic and diluted loss per share:
Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2018/
Nine-month Period EndedAs of September 30, 2018
Total Rugi Tahun
Berjalan Yang Dapat
Diatribusikan Kepada Rata-rata Tertimbang
Pemilik Entitas Induk/ Saham Biasa yang
Total Loss for the Beredar/
Year Attributable to Weighted Average Rugi Per Saham/
Owners of the Parent Number of Ordinary Loss Per
Entity Share Outstanding Share Amount
Dasar/Basic
(dalam Dolar AS penuh/
in full US Dollar amount) (37.382.000) 19.346.396.900 (0,00119)
30 Sept. 2018 / 30 Sept. 2017 /
Sept. 30, 2018 Sept 30, 2017
Umum dan Administrasi General and Administrative
Gaji, upah dan kesejahteraan karyawan 57.660 69.580 Salaries, wages and employees benefit
Asuransi dan sewa 4.837 5.834 Insurance and rental
Perawatan dan pemeliharaan 7.419 6.717 Repairs and maintenance
Beban kantor 9.291 12.143 Office expense
Penyusutan dan amortisasi 13.877 21.225 Depreciation and amortization
Tanggung jawab sosial dan Corporate Social Responsibility and
bina lingkungan 290 374 Community Development (CSR)
Jasa profesional 2.530 2.075 Profesional fees
Transportasi dan komunikasi 1.031 929 Transportation and communication
Pendidikan dan pelatihan 1.392 1.172 Education and training
Pencadangan penurunan nilai piutang 244 130 Provision for impairment receivables Lain-lain (masing-masing dibawah US$200) 4.288 4.404 Other ( each below US$200)
Sub-total 102.859 124.584 Total
Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2017/
Nine-month Period EndedAs of September 30, 2017
Total Rugi Tahun
Berjalan Yang Dapat
Diatribusikan Kepada Rata-rata Tertimbang
Pemilik Entitas Induk/ Saham Biasa yang
Total Loss for the Beredar/
Year Attributable to Weighted Average Rugi Per Saham/
Owners of the Parent Number of Ordinary Loss Per
Entity Share Outstanding Share Amount
Dasar/Basic
(dalam Dolar AS penuh/
in full US Dollar amount) (75.049.000) 19.346.396.900 (0,0039)
Pada tanggal 31 Desember 2015, Perusahaan tidak lagi menyelenggarakan program kompensasi berbasis saham, karenanya pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016, Perusahaan tidak lagi mengakui rugi per saham dilusian mengingat Perusahaan tidak memiliki efek berpotensi dilutif.
As of December 31, 2015, the Company did not hold the stock-based compensation program, so for the year ended December 31, 2016, the Company no longer recognized diluted loss per share considering the Company has no potentially dilutive stock.
35. PENGUKURAN NILAI WAJAR 35. FAIR VALUE MEASUREMENT
Pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017, nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan mendekati nilai wajarnya sebagai berikut:
As of September 30, 2018 and December 31, 2017, the carrying amounts of financial assets and liabilities approximate their fair value as follows:
1. Kas dan setara kas, investasi jangka pendek, kas yang dibatasi penggunaannya, piutang usaha dan piutang lain-lain.
1. Cash and cash equivalents, short-term investments, restricted cash, trade receivables and other receivables.
Seluruh aset keuangan di atas merupakan aset keuangan jangka pendek yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut kurang lebih telah mencerminkan nilai wajarnya.
All of the above financial assets are due within 12 months, thus the carrying values of the financial assets approximate their fair values.
2. Utang usaha, utang lain-lain, beban akrual dan pinjaman jangka pendek.
2. Trade payables, other payables, accrued expenses and short-term loans.
Seluruh liabilitas keuangan di atas merupakan liabilitas jangka pendek yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut kurang lebih telah mencerminkan nilai wajarnya.
All of the above financial liabilities are due within 12 months, thus the carrying values of the financial liabilities approximate their fair values.
3. Pinjaman bank jangka panjang, termasuk bagian jatuh tempo dalam waktu satu tahun.
3. Long-term bank loans, including their current maturities.
Liabilitas keuangan di atas merupakan pinjaman yang memiliki suku bunga variabel dan tetap yang disesuaikan dengan pergerakan suku bunga pasar sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut telah mendekati nilai wajar.
The above financial liabilities are liabilities with floating and fixed interest rates which are adjusted with the movements of market interest rates, thus the carrying values of the financial liabilities approximate their fair values.
4. Piutang jangka panjang, pinjaman karyawan dan liabilitas jangka panjang, termasuk bagian jatuh tempo dalam waktu satu tahun.
4. Long-term receivables, employee receivables and long-term liabilities, including their current maturities.
Aset dan liabilitas jangka panjang yang tidak dikenakan bunga disajikan pada nilai kini dari estimasi penerimaan atau pembayaran kas di masa mendatang dengan menggunakan bunga pasar yang tersedia untuk instrumen yang kurang lebih sejenis.
Long-term assets and liabilities which bear no interest are presented at the net present value of the estimated future cash receipts or payments using market interest rate available for debt with approximately similar characteristics.
5. Penyertaan saham 5. Investment in shares of stocks
Penyertaan saham biasa yang tidak memiliki kuotasi pasar dengan kepemilikan saham di bawah 20% dicatat pada biaya perolehan karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal.
Investments in unquoted ordinary shares representing equity ownership interest of below 20% are carried at cost as their fair values cannot be reliably measured.
Piutang dan utang derivatif Derivative receivables and payables
Nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan ini diestimasi dengan menggunakan teknik penilaian yang wajar dengan nilai input pasar yang dapat diobservasi. Pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017, nilai wajar utang derivatif Kelompok Usaha masing-masing sebesar US$853 dan US$989 dan nilai wajar piutang derivatif Kelompok Usaha masing-masing sebesar US$6 dan nihil (Catatan 20).
Fair value of this financial assets and liabilities is estimated using appropriate valuation techniques with market observable inputs. As of September 30, 2018 and December 31, 2017, fair value of the Group‟s derivative payable amounting to US$853 and US$989, respectively and fair value of the Group‟s derivative receivables amounting to US$6 and nil, respectively (Note 20).
Tanah Land
Nilai wajar tanah ditentukan dengan menggunakan metode perbandingan harga pasar. Hal ini berarti penilaian yang dilakukan oleh penilai didasarkan pada harga pasar aktif, yang disesuaikan secara signifikan untuk perbedaan pada sifat, lokasi dan kondisi dari tanah yang dinilai (Catatan 13).
The fair value of land was determined by using market comparable method. This means that valuations performed by the valuer are based on active market prices, significantly adjusted for difference in the nature, location or condition of the specific land (Note 13).
Hirarki Nilai Wajar Fair Value Hierarchy Aset dan liabilitas keuangan diklasifikasikan secara
keseluruhan berdasarkan tingkat terendah dari masukan (input) yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar. Penilaian dampak signifikan dari suatu input tertentu terhadap pengukuran nilai wajar membutuhkan pertimbangan dan dapat mempengaruhi penilaian dari aset dan liabilitas yang diukur dan penempatannya dalam hirarki nilai wajar.
Financial assets and liabilities are classified in their entirety based on the lowest level of input that is significant to the fair value measurements. The assessment of the significance of a particular input to the fair value measurements requires judgement, and may affect the valuation of the assets and liabilities being measured and their placement within the fair value hierarchy.
Bukti terbaik dari nilai wajar adalah harga yang dikuotasikan (quoted prices) dalam sebuah pasar yang aktif. Jika pasar untuk sebuah instrumen keuangan tidak aktif, entitas menetapkan nilai wajar dengan menggunakan metode penilaian. Tujuan dari penggunaan metode penilaian adalah untuk menetapkan harga transaksi yang terbentuk pada tanggal pengukuran dalam sebuah transaksi pertukaran yang wajar dengan pertimbangan bisnis normal.
The best evidence of fair value is quoted prices in an active market. If the market for a financial instrument is not active, an entity establishes fair value by using a valuation technique. The objective of using a valuation technique is to establish what the transaction price would have been on the measurement date in an arm's length exchange motivated by normal business considerations.
Metode penilaian termasuk penggunaan harga dalam transaksi pasar yang wajar (arm‟s length) terakhir antara pihak-pihak yang memahami dan berkeinginan, jika tersedia, referensi kepada nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang didiskontokan.
Valuation techniques include using recent arm's length market transactions between knowledgeable, willing parties, if available, reference to the current fair value of another instrument that is substantially the same, discounted cash flow analysis.
Jika terdapat metode penilaian yang biasa digunakan oleh para peserta pasar untuk menentukan harga dari instrumen dan metode tersebut telah didemonstrasikan untuk menyediakan estimasi yang andal atas harga yang diperoleh dari transaksi pasar yang aktual, entitas harus menggunakan metode tersebut. Metode penilaian yang dipilih membuat penggunaan maksimum dari input pasar dan bergantung sedikit mungkin atas input yang spesifik untuk entitas (entity-specific input). Metode tersebut memperhitungkan semua faktor yang akan dipertimbangkan oleh peserta pasar dalam menentukan sebuah harga dan selaras dengan metode ekonomis untuk penilaian sebuah instrumen keuangan. Secara berkala, Perusahaan menelaah metode penilaian dan mengujinya untuk validitas dengan menggunakan harga dari transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi untuk instrumen yang sama (yaitu tanpa modifikasi dan pengemasan kembali) atau berdasarkan data pasar yang tersedia dan dapat diobservasi.
If there is a valuation technique commonly used by market participants to price the instrument and that technique has been demonstrated to provide reliable estimates of prices obtained in actual market transactions, the entity uses that technique. The chosen valuation technique makes maximum use of market inputs and relies as little as possible on entity-specific inputs. It incorporates all factors that market participants would consider in setting a price and is consistent with accepted economic methodologies for pricing financial instruments. Periodically, the Company calibrates the valuation technique and tests it for validity using prices from any observable current market transactions in the same instrument (i.e., without modification or repackaging) or based on any available observable market data.
Hirarki Nilai Wajar (lanjutan) Fair Value Hierarchy (continued) Hirarki nilai wajar Perusahaan pada tanggal 30
September 2018 dan 31 Desember 2017 adalah sebagai berikut:
The Company‟s fair value hierarchy as of September 30, 2018 and December 31, 2017 is as follows:
2018
Total Level 1/ Level 2/ Level 3/
Total Level 1 Level 2 Level 3
Aset tidak lancar Non-current assets
Revaluasi tanah 1.209.320 - - 1.209.320 Revaluation of land
Piutang drivatif 6 - 6
Liabilitas keuangan lancar Current financial liabilities
Utang derivatif 853 - 853 - Derivative payables
2017
Total Level 1/ Level 2/ Level 3/
Total Level 1 Level 2 Level 3
Aset tidak lancar Non-current assets
Revaluasi tanah 1.329.716 - - 1.329.716 Revaluation of land
Liabilitas keuangan lancar Current financial liabilities
Utang derivatif 989 - 989 - Derivative payables
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2018 dan 31 Desember 2017, tidak terdapat pengalihan antara pengukuran nilai wajar Level 1 dan Level 2.
For the years ended September 30, 2018 and December 31, 2017, there were no transfers between Level 1 and Level 2 fair value measurements.
36. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN