• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Lampiran 6 Reduksi Hasil Observasi

No. Aspek yang diamati Deskripsi Hasil Pengamatan

Kesimpulan 1. Cara guru melakukan

perencanaan

pembelajaran bagi siswa reguler dan siswa slow learner?

Guru melakukan perencanaan dengan menggunakan 1 RPP yang sama hanya indikatornya yang berbeda antara siswa reguler dan slow learner.

Perencanaan guru dengan 1 RPP yang

sama hanya

indikatornya yang berbeda antara siswa reguler dan slow learner.

2. Cara guru melakukan

apersepsi Guru apersepsi melakukan dengan memberikan

motivasi kepada siswa selain itu guru menyuruh siswa bernyanyi agar lebih semangat.

Apersepsi guru dengan memberikan motivasi kepada siswa selain itu guru menyuruh siswa bernyanyi agar lebih semangat.

3. Cara guru menyampaikan tujuan pembelajaran atau pokok—pokok materi di awal pembelajaran Guru selalu menyampaikan tujuan pembelajaran. Guru selalu menyampaikan tujuan pembelajaran.

4. Guru memberikan tes awal terhadap siswa reguler dan siswa slow learner?

Guru memberikan tes di awal dengan memberikan

pertanyaan kepada siswa terkait materi kemarin.

Guru memberikan tes di awal dengan memberikan

pertanyaan kepada siswa terkait materi kemarin.

5. Penggunaan metode

dalam pembelajaran Guru menggunakan metode pembelajaran ceramah, presentasi, tanya jawab, demonstrasi. Metode yang sering digunakan guru adalah ceramah, diskusi, dan tanya

Guru menggunakan metode pembelajaran ceramah, presentasi, tanya jawab, demonstrasi. Metode yang sering digunakan guru adalah ceramah, diskusi, dan tanya

167 jawab. Siswa cenderung merasa bosan dengan metode ceramah, lebih senang berdiskusi. jawab. Siswa cenderung merasa bosan dengan metode ceramah, lebih senang berdiskusi.

6. Penerapan model

pembelajaran Guru model pembelajaran menerapkan kooperatif, berbasis masalah, discovery learning. Guru menerapkan model pembelajaran kooperatif, berbasis masalah, discovery learning.

7. Penggunaan media dalam

proses pembelajaran Guru menggunakan media pembelajaran papan tulis, LCD, laptop, dan alat peraga sederhana.

Siswa lebih

menyukai media seperti video, laptop. Siswa lebih senang menggunakan media yang berbasis computer dan yang mudah digunakan.

Guru menggunakan media pembelajaran papan tulis, LCD, laptop, dan alat peraga sederhana. Siswa lebih menyukai media seperti video, laptop. Siswa lebih senang menggunakan media yang berbasis computer dan yang mudah digunakan. 8. Kegiatan pembelajaran

siswa reguler dan siswa slow learner

Kegiatan

pembelajaran siswa reguler dan slow learner sangatlah berbeda. Siswa slow learner lebih sulit

fokus dalam

pelajaran dan susah diatur tidak seperti teman reguler yang lain. Siswa slow learner juga sulit menerima materi pelajaran harus dijelaskan berkali- kali. Kegiatan pembelajaran siswa reguler dan slow learner sangatlah berbeda. Siswa slow learner lebih sulit fokus dalam pelajaran dan susah diatur tidak seperti teman reguler yang lain. Siswa slow learner juga sulit menerima materi pelajaran harus dijelaskan berkali- kali.

168 9. Cara guru mengakomodasi siswa slow learner Guru mengakomodasi siswa slow learner dikelas, terlebih saat tidak ada GPK guru selalu

memperhatikan dan mendampingi siswa slow learner.

Guru mengakomodasi siswa slow learner dikelas, terlebih saat tidak ada GPK guru selalu memperhatikan dan mendampingi siswa slow learner.

10. Guru melibatkan siswa reguler dan siswa slow learner dalam setiap aktivitas pembelajaran

Guru selalu

melibatkan siswa slow learner dan reguler dalam setiap aktivitas

pembelajaran.

Guru selalu

melibatkan siswa slow learner dan reguler dalam setiap aktivitas pembelajaran.

11. Sikap siswa reguler dan siswa slow learner dalam pembelajaran

Siswa reguler lebih mudah diatur, lebih rajin dan mampu menerima materi pelajaran dengan baik, berbeda dengan slow learner yang harus ditegur guru agar dapat fokus ke pelajaran karena mereka hanya ingin

bermain dan

bercanda dan saat mempelajari materi harus dijelaskan berkali-kali baru mereka paham.

Siswa reguler lebih mudah diatur, lebih rajin dan mampu menerima materi pelajaran dengan baik, berbeda dengan slow learner yang harus ditegur guru agar dapat fokus ke pelajaran karena mereka hanya ingin bermain dan bercanda dan saat mempelajari

materi harus

dijelaskan berkali-kali baru mereka paham. 12. Cara guru melakukan

evaluasi di akhir pembelajaran Guru melakukan evaluasi dengan memberikan soal atau tugas. Guru melakukan evaluasi dengan memberikan soal atau tugas.

13. Bentuk evaluasi siswa

reguler dan slow learner Bentuk siswa reguler dan evaluasi slow learner sama. Menggunakan tes

Bentuk evaluasi siswa reguler dan slow learner sama.

169

tertulis, dan juga

lisan. Menggunakan tertulis, dan juga lisan.tes 14. Tambahan waktu belajar

untuk siswa slow learner Tidak ada tambahan waktu belajar untuk siswa slow learner.

Tidak ada tambahan waktu belajar untuk siswa slow learner. 15. Peranan GPK dalam

pembelajaran GPK tidak memasuki kelas IV selama proses pengamatan.

GPK tidak memasuki kelas IV selama proses pengamatan. 16. Komunikasi individual

guru terhadap siswa slow learner dan reguler

Guru lebih sering melakukan

komunikasi

individual kepada siswa slow learner .misalnya saat guru mengecek hasil dan kemudian mengajari materi kembali.

Guru lebih sering melakukan

komunikasi

individual kepada siswa slow learner .misalnya saat guru mengecek hasil dan kemudian mengajari materi kembali.

17. Hambatan-hambatan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran

Hambatan siswa dalam pembelajaran yang reguler lebih terganggu dengan teman-temannya yang ramai dikelas.

Hambatan siswa dalam pembelajaran yang reguler lebih terganggu dengan teman-temannya yang ramai dikelas. 18. Hambatan-hambatan guru dalam pelaksanaan pembelajaran

Guru harus selalu berusaha

mengkondisikan kelas agar kondusif karena suasana kelas terlalu rame. Guru harus menjelaskan materi secara berkali-kali kepada siswa slow learner jadi memerlukan banyak waktu.

Guru harus selalu berusaha

mengkondisikan kelas agar kondusif karena suasana kelas terlalu rame. Guru harus menjelaskan materi secara berkali-kali kepada siswa slow learner jadi memerlukan banyak waktu.

19. Apa hambatan yang

bersumber dari siswa? Siswa dikelas rame dan sulit untuk diatur terutama siswa laki- laki.

Siswa dikelas rame dan sulit untuk diatur terutama siswa laki- laki.

170 20. Apa hambatan yang

bersumber dari lingkungan sekolah?

Siswa fokus keluar kelas saat teman kelas lain selesai olahraga atau sudah istirahat lebih dahulu.

Siswa fokus keluar kelas saat teman kelas lain selesai olahraga atau sudah istirahat lebih dahulu.

21. Apakah hambatan dalam

pengelolaan kelas? Karena siswa yang cukup banyak dan dikelas IV termasuk siswanya susah diatur jadi guru merasa kesuitan dalam

mengkondisikan kelas agar tetap kondusif.

Karena siswa yang cukup banyak dan dikelas IV termasuk siswanya susah diatur jadi guru merasa kesuitan dalam mengkondisikan kelas agar tetap kondusif.

22. Upaya guru dalam

mengatasi hambatan yang ada dalam pelaksanaan pembelajaran

Guru selalu memulai pelajaran saat semua siswa sudah tenang. Dengan begitu siswa dapat tenang dan memulai pelajaran.

Guru selalu memulai pelajaran saat semua siswa sudah tenang. Dengan begitu siswa dapat tenang dan memulai pelajaran.

171

Dokumen terkait