BAB III METODE PENELITIAN…
3.5.1 Siklus I
3.5.1.4 Refleksi
Beberapa kegiatan yang dilakukan pada tahap refleksi diantaranya:
a) Mengidentifikasi kesulitan, hambatan, dan keberhasilan siswa dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
b) Mengidentifikasi peningkatan keterlibatan dan hasil belajar siswa yang telah dicapai selama kegiatan pembelajaran.
c) Merancang atau memodifikasi tindakan berikutnya sebagai dasar perbaikan di siklus berikutnya.
Arifin (2012 : 371) menjelaskan bahwa refleksi adalah “memikirkan dan
merenungkan kembali kegiatan yang telah dilakukan kemudian dari hasil pemikiran tersebut dijadikan suatu gambaran untuk melakukan kegiatan perbaikan
suatu evaluasi berikutnya”. Refleksi juga merupakan kegiatan mengidentifikasi kesulitan, hambatan yang terjadi selama proses pembelajaran, yang berguna untuk menyempurnakan tindakan pada pertemuan selanjutnya. Refleksi digunakan untuk melihat kelebihan dan kekurangan dari tindakan yang dilakukan.
3.5.2 Siklus II
3.5.2.1 Perencanaan Tindakan (plan)
Siklus II merupakan lanjutan dari siklus I. Akan tetapi, siklus dengan materi bangun datar jajargenjang. Siklus II terdiri dari tiga pertemuan. Pertemuan pertama dan kedua digunakan untuk menyampaikan materi. Namun, pada pertemuan ketiga juga dilakukan evaluasi diakhir peretemuan.
3.5.2.2 Pelaksanaan Tindakan (action)
Tahap pelaksanaan tindakan peneliti melaksanakan tindakan sesuai dengan skenario pembelajaran yang telah direncanakan pada tahap 1, yaitu melaksanakan pembelajaran di kelas nyata. Karena pada setiap siklus ada 3 kali pertemuan, maka ada 3 RPP untuk setiap siklus. Berikut uraian persiapan sebelum melakukan tindakan:
a Pertemuan pertama (2JP) Pendahuluan:
1) Memperkenalkan diri, mengucap salam, berdoa dan mempresensi kehadiran siswa.
2) Melakukan apersepsi dengan menyanyikan lagu “Ayo Belajar”.
3) Memotivasi siswa.
4) Guru menulis topik pembelajaran.
Kegiatan inti:
1) Melakukan tanya jawab tentang bangun datar yang ada disekitar ruangan kelas.
2) Membagi siswa ke dalam kelompok yang terdiri dari 5-6 anggota tiap kelompoknya.
3) Guru menayangkan gambar melalui LCD atau OHP untuk menjelaskan
materi pembelajaran yaitu tentang keliling jajargenjang.
4) Guru meminta kepada masing-masing kelompok untuk membuat rangkuman
tentang macam-macam gambar yang ditunjukkan oleh guru melalui LCD. 5) Peserta didik melakukan diskusi .
6) Siswa dibagikan LKS dalam kelompok
7) Guru membagikan media game puzzle pada masing-masing kelompok untuk
mengecek keberhasilan penanaman konsep.
8) Guru memantau belajar siswa dengan membimbing apabila ada siswa yang mengalami kesulitan.
Penutup:
1) Guru memberikan penguatan pada hasil diskusi.
2) Menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. 3) Guru memberikan penguatan pada hasil diskusi.
4) Observer melakukan pengamatan terhadap kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung dan mengisi lembar pengamatan.
5) Guru dan observer melakukan refleksi bersama tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) siklus I pertemuan pertama dapat dilihat pada lampiran.
Pertemuan kedua (2JP) Pendahuluan:
1) Mengucap salam, berdoa dan mempresensi kehadiran siswa.
2) Melakukan apersepsi dengan menyanyikan lagu “Ayo Belajar”.
3) Memotivasi siswa.
4) Guru menulis topik pembelajaran.
Kegiatan inti:
1) Melakukan tanya jawab tentang bangun datar yang ada disekitar ruangan kelas.
2) Membagi siswa ke dalam kelompok yang terdiri dari 5-6 anggota tiap kelompoknya.
3) Guru menayangkan gambar melalui LCD atau OHP untuk menjelaskan
materi pembelajaran yaitu tentang luas jajargenjang.
4) Guru meminta kepada masing-masing kelompok untuk membuat rangkuman
tentang macam-macam gambar yang ditunjukkan oleh guru melalui LCD. 5) Peserta didik melakukan diskusi .
6) Siswa dibagikan LKS dalam kelompok
7) Guru membagikan media game puzzle pada masing-masing kelompok untuk
mengecek keberhasilan penanaman konsep.
8) Guru memantau belajar siswa dengan membimbing apabila ada siswa yang mengalami kesulitan.
Penutup:
1) Guru memberikan penguatan pada hasil diskusi.
2) Menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. 3) Guru memberikan penguatan pada hasil diskusi.
4) Observer melakukan pengamatan terhadap kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung dan mengisi lembar pengamatan.
5) Guru dan observer melakukan refleksi bersama tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) siklus I pertemuan kedua dapat dilihat pada lampiran.
d) Pertemuan ketiga (2JP) Pendahuluan:
1) Mengucapkan salam, berdoa, dan mempresensi kehadiran siswa.
2) Menyampaikan kompetensi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
1) Melakukan tanya jawab tentang bangun datar yang ada disekitar ruangan kelas.
2) Membagi siswa ke dalam kelompok yang terdiri dari 5-6 anggota tiap kelompoknya.
3) Guru menayangkan gambar melalui LCD atau OHP untuk menjelaskan
materi pembelajaran yaitu tentang penggunaan keliling dan luas jajargenjang.
4) Guru meminta kepada masing-masing kelompok untuk membuat rangkuman
tentang macam-macam gambar yang ditunjukkan oleh guru melalui LCD. 5) Peserta didik melakukan diskusi .
6) Siswa dibagikan LKS dalam kelompok
7) Guru membagikan media game puzzle pada masing-masing kelompok untuk
mengecek keberhasilan penanaman konsep.
8) Guru memantau belajar siswa dengan membimbing apabila ada siswa yang mengalami kesulitan.
Penutup:
1) Menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan
2) Observer melakukan pengamatan terhadap kegiatan pembelajaran yang telah
3) Berlangsung dan mengisi lembar pengamatan
4) Guru dan observer melakukan refleksi bersama tentang kegiatanpembelajaran 5) yang telah dilakukan
6) Merancang kegiatan pembelajaran siklus berikutnya Rencana pelaksanaan 7) pembelajaran (RPP) pertemuan ketiga dapat dilihat pada lampiran.
3.5.2.3 Observasi
Pengamatan dilakukan dengan lembar observasi keterlibatan siswa dan lembar penskoran observasi keterlibatan siswa. Lembar observasi keterlibatan digunakan untuk mengamati keterlibatan sedangkan lembar penskoran observasi keterlibatan siswa untuk menskor keseluruhan keterlibatan siswa. Pengamatan dilakukan secara penuh mulai dari awal pembelajaran sampai akhir pembelajaran.
3.5.2.4 Refleksi
Refleksi juga merupakan kegitan mengidentifikasi kesulitan, hambatan yang terjadi selama proses pembelajaran, yang berguna untuk menyempurnakan tindakan pada pertemuan selanjutnya. Refleksi digunakan untuk melihat kelebihan dan kekurangan dari tindakan yang dilakukan.
3.6 Indikator Keberhasilan dan Pengukuran
Indikator keberhasilan dapat dikatakan benar-benar berhasil apabila hasil penelitian yang dicapai siswa melebihi kriteria yang sudah ditentukan oleh peneliti. Analisis data dapat dinyatakan dengan menggunakan nilai rata-rata pengamatan keterlibatan siswa. Analisis data ini dapat dilihat dengan cara membandingkan kondisi awal dengan kondisi akhir siklus I dan siklus II sesuai dengan indikator keberhasilan.
Tabel 3.1 Indikator pencapaian hasil belajar dan keterlibatan siswa
Variabel Indikator Kondisi Awal Target Akhir Siklus
Keterlibatan Persentase
keterlibatan siswa 35,2 % 60%
Hasil Belajar
Skor rata rata hasil
belajar siswa 59,6 70
Persentase siswa
yang tuntas KKM 24% 75%
Jika hasil refleksi menunjukkan bahwa indikator keberhasilan belum tercapai, maka penelitian akan dilanjutkan pada siklus berikutnya atau dihentikan penelitian dan dianggap gagal. Hasil observasi dan refleksi didokumentasi dengan baik, dokumen ini akan digunakan untuk perbandingan dengan siklus berikutnya.
3.7 Teknik Pengumpulan Data
Data dikumpulkan menggunakan teknik tes, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik tes untuk mengumpulkan data tentang skor tes hasil belajar, observasi untuk mengumpulkan data tentang keterlibatan siswa dan hasil belajar siswa, sedangkan dokumentasi untuk mengumpulkan bahan-bahan yang sudah tertulis dan gambar yang telah terambil saat penelitian.
Tabel 3.2 Rincian pengumpulan data
No Variabel Indikator Data Pengumpul
1 Keterlibatan 1. Membaca materi pelajaran 2. Mendengarkan pendapat
teman
3. Menulis materi pelajaran 4. Berlatih keterampilan menggunakan media pembelajaran 5. Mengemukakan pendapat Skor rata-rata pengama tan Pengamatan Lembar pengamatan keterlibatan 2 Prestasi belajar
1. Rata-rata nilai ulangan 2. Persentase jumlah siswa
yang mencapai KKM
Nilai Tes Soal tes berupa pilihan ganda
3.7.1 Tes
Arikunto (2002 : 53) mengatakan bahwa “tes merupakan alat atau prosedur yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dengan aturan-aturan yang sudah ditentukan (Tes prestasi dalam penelitian ini dilakukan dengan instrumen post test dengan menggunakan soal yang sama)”. Benyamin S. Bloom dalam Azwar (2003 : 51) menyatakan bahwa “tes prestasi adalah salah satu alat ukur hasil belajar yang dapat mencakup semua kawasan tujuan
pendidikan”. Alat ukur tes banyak dipergunakan dalam bidang pengukuran hasil belajar siswa di sekolah, khususnya dipakai untuk mengukur tingkat keberhasilan siswa.
3.7.2 Observasi
Sanjaya (2011 : 86) mengatakan bahwa “observasi atau pengamatan merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mengamati setiap kejadian yang sedang berlangsung dan mencatatnya dengan alat pengamatan tentang hal-hal yang akan diamati atau diteliti”. Agar memberikan data yang
akurat dan bermanfaat observasi sebagai metode pengumpulan data ilmiah dilakukan oleh peneliti yang sudah melewati latihan-latihan yang cukup serta melakukan persiapan yang teliti dan matang. Metode observasi yaitu cara pengumpulan data yang dilakukan secara sistematis dan sengaja, diawali dengan mengadakan pengamatan dan pencatatan atas gejala yang sudah diteliti dengan melibatkan diri dalam latar yang sedang diteliti.