• Tidak ada hasil yang ditemukan

Regulasi Tahun 2017

Dalam dokumen KATA PENGANTAR. Bukittinggi, 2 Januari 2018 (Halaman 46-63)

DIPA (03) BADAN PERADILAN UMUM

F. Regulasi Tahun 2017

Pengertian Peraturan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah ketentuan yang mengikat warga kelompok masyarakat, dipakai sebagai pedoman, tatanan, dan kendalikan tingkah laku yang sesuai dan diterima; setiap warga masyarakat harus menaati aturan yang berlaku, atau ukuran, kaidah yang dipakai sebagai tolok ukur untuk menilai atau membandingkan sesuatu.

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 43 Pengertian regulasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah mengendalikan perilaku manusia atau masyarakat dengan aturan atau pembatasan. Aturan yang diambil oleh Pengadilan Negeri Bukittinggi tidak terlepas dari aturan-aturan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung.

1. Manajemen Perubahan

Seiring dengan Cetak Biru Pembaruan Peradilan 2010-2035, maka telah dirumuskan strategi Manajemen Perubahan. Strategi yang dikembangan dengan mengenali karakter dari program dan kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai visi dan kondisi saat ini.

Sebagaimana dokumen Cetak Biru Perubahan Peradilan 2010-2035, arah kebijakan Mahkamah Agung RI pada 25 taun mendatang adalah Mewujudkan Badan Peradilan Yang Agung yang sudah tentu hal ini akan menjadi arah dan tujuan bagi setiap pengembangan program dan kegiatan yang akan dilakukan di area-area fungsi teknis serta fungsi pendukung dan fungsi akuntabilitas.

Pengadilan Negeri Bukittingi yang merupakan Pengadilan Umum Tingkat Pertama di bawah Mahkamah Agung RI sangat mendukung dan berusaha untuk melakukan perubahan-perubahan kearah yang baik agar dapat memberikan Pelayanan Hukum yang baik bagi masyarakat pencari keadilan.

Adapun perubahan-perubahan yang telah/masih dilakukan adalah sebagai berikut:

a. Manajemen Sumber Daya Keuangan; penggunaan aplikasi computer untuk manajemen keuangan di Pengadilan Negeri Bukittinggi dilakukan dengan menggunakan rangkaian paket aplikasi yang disediakan oleh Kementrian

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 44 Keuangan selaku pengelola Keuangan Negera, beberapa aplikasi yang digunakan adalah:

1) Aplikasi Rencana Kerja dan Anggaran Kementrian Negara/Lembaga (RKAKL)

2) Aplikasi laporan triwulan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan anggaran (E-Monev Bappenas)

3) Aplikasi laporan bulanan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan anggaran (E-Monev DJA Smart)

4) Aplikasi Sistem Akuntansi Instansi Berbasis Akrual (SAIBA);

5) Aplikasi Sistem Informasi Manajemen dan Akuntasi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN), Aplikasi SIMANTAP, dan Aplikasi SIMAN

6) Aplikasi Persediaan 7) Aplikasi SAS

8) Aplikasi Target Pagu dan realisasi PNBP

b. Pelayanan Publik berbasis teknologi informasi; merupakan inovasi yang terus berkembang demi melayani kebutuhan masyarakat khususnya kebutuhan informasi:

1) Terus mengembangkan Website Pengadilan Negeri Bukittinggi di www.pn-bukittinggi.go.id

2) Pengimputan SIPP (Sistem informasi Penelusuran Perkara)/ CTS secara berlelanjutan

3) Mengembangkan Sistem Aplikasi Penelusuran Arsip Perkara

4) Menyiapkan poster, brosur, spanduk, banner tentang informasi hukum

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 45 2. Perundang-undangan

Selain mengacu pada Undang-undang dan Peraturan lain yang berlaku, Pengadilan Negeri Bukittinggi melalui Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi telah mengeluarkan Surat Keputusan, yaitu:

1) Surat Keputusan Tim Pengawas Penegakan Disiplin Kerja 2) Surat Keputusan Penunjukan Petugas Absensi

3) Surat Keputusan Petugas Piket Meja Informasi 4) Surat Keputusan tim Baperjakat

5) Surat Keputusan Biaya Proses Perkara Perdata 6) Surat Keputusan Kasir Biaya Proses Perkara Perdata

7) Surat Keputusan Petugas Pengelola Biaya Proses Penyelesaian Perkara 8) Surat Keputusan Delegasi

9) Surat Keputusan Pelaksanaan Program Kerja

10) Surat Keputusan Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa 11) Surat Keputusan Pembentukan Posbakum

12) Surat Keputusan Panitia Seleksi Lembaga Pemberi Layanan Posbakum 13) Surat Keputusan Tim Perumus Program Kerja Kepaniteraan

14) Surat Keputusan Tim Perumus Program Kerja Kepaniteraan

15) Surat Keputusan Penunjukan Pejabat Pengelola Informasi dan dokumentasi

16) Surat Keputusan Penunjukan Hakim Mediasi

17) Surat Keputusan Penunjukan Hakim Pengawas Bidang 3. Penataan dan Penguatan Organisasi

a. Visi dan Misi Pengadilan Negeri Bukittinggi

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 46 Visi: Terwujudnya Pengadilan Negeri Bukittinggi Kelas IB Yang Agung Misi:

1. Menjaga kemandirian Pengadilan Negeri Bukittingi Kelas IB

2. Memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada para pencari keadilan

3. Meningkatkan kualitas kepemimpinan di Pengadilan Negeri Bukittinggi Kelas IB

4. Meningkatkan kredibilitas dan transparansi di Pengadilan Negeri Bukittinggi Kelas IB

a. Analisis Beban Kerja

Pengadilan Negeri Bukittinggi merupakan Pengadilan Negeri Kelas IB yang mencakup 3 (tiga) wilayah Hukum yaitu Kecamatan Guguk Panjang, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh dan Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.

Jumlah perkara yang masuk pada tahun 2017 sebanyak 128 (seratus dua puluh delapan) perkara pidana biasa, 9 (Sembilan) perkara pidana anak, 6 (enam) perkara pidana ringan, 6366 (enam ribu tiga ratus enam puluh enam) perkara lalulintas, 30 (tiga puluh) perdata perdata gugatan, 89 (delapan puluh Sembilan) perkara perdata permohonan, 4 (empat) perkara gugatan sederhana, 1 (satu) perkara BPSK dan 1 (satu) perkara bantahan.

Dengan jumlah SDM:

1) Hakim 5 (lima) orang termasuk Ketua

2) Panitera Pengganti 15 (lima belas) termasuk Panitera, Wakil Panitera dan Panmud

3) Juru Sita / Jurusita Pengganti 5 (lima)

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 47 4) Struktural dan staf 8 (delapan) orang

b. Restrukturisasi Organisasi

1) Organisasi berbasis kinerja; yaitu urusan teknis dan non teknis telah dilaksanakan dengan jelas; pembagian tugas, tanggung jawab dan kewenangan sesuai dengan garis komando walaupun ada yang rangkap jabatan.

2) Organisasi berbasis pengetahuan; yaitu perlu peningkatan penambahan diklat atau pelatihan baik untuk hakim maupun Aparatur peradilan lainnya guna meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

4. Penataan Tata Laksana

a. Telah menerapkan SOP dalam menjalan tugas pokok dan fungsi b. Telah mengembangkan Aplikasi penelusuran arsip perkara c. Pengimputan SIPP/CTS secara berkelanjutan

5. Penataan Sistem Manajemen SDM

No Penataan Sistem Manajemen SDM Pencapaian 1 Pengusulan dalam Jabatan telah melalui

Baperjakat

Pengusulan dalam jabatan struktural kesekretariatan dan pengusula jabatan fungsional 2 Pengukuran kinerja melalui SKP Dokumen SKP

3 Pelatihan-pelatihan Yuzaida, S.H., M.H.

M. Irsyad, S.H., M.H.

Lili Evelin, S.H., M.H.

Fitri Yeni, S.H., M.H.

Ade Zola Rezki, S.H.

Andayani

4 Penempatan Pegawai Telah berdasarkan pendidikan dan keahlian

5 Database Kepegawaian Aplikasi SIKEP

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 48 6. Penguatan Akuntabilitas; penyusun Laporan Akuntabilitas Instansi

Pemerintah (LAKIP) dengan terlibat langsungnya Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi dan juga memantau pencapaian kinerja secara berkala.

7. Penguatan Pengawasan; yaitu melaksanakan rapat evaluasi setiap bulan, dan Hakim Pengawas Bidang melakukan pengawasan rutin setiap bulan serta melaporkannya kepada Ketua Pengadilan Negri Bukitinggi.

8. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

a. Memberikan pelayanan yang ramah dan humanis kepada setiap pencari keadilan dengan senyum, sapa, salam (3S)

b. Menyediakan buku tamu dan kartu tamu/ pengunjung c. Menerapkan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) d. Menerapkan antrian sidang dengan kartu antrian sidang e. Menyediakan kotak saran/ kritik/ pengaduan

f. Menyediakan liflet informasi hukum g. Melakukan survey kepuasan masyarakat

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 49 A. Internal

Pengawasan Internal adalah pengawasan dari dalam lingkungan peradilan sendiri yang mencakup 2 (dua) jenis pengawasan yaitu pengawasan melekat dan pengawasan fungsional.

Pengawasan melekat adalah serangkaian kegiatan yang bersifat sebagai pengendalian yang terus menerus dilakukan oleh atasan langsung terhadap bawahannya secara preventif dan represif, agar pelaksanaan tugas bawahan tersebut berjalan secara efektif dan efisien sesuai dengan rencana kegiatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan pengawasan fungsional adalah pengawasan yang dilakukan oleh aparat pengawasan yang khusus ditunjuk untuk melaksanakan tugas tersebut dalam satuan kerja tersendiri yang diperlukan untuk itu.

Pengawasan secara internal pada Pengadilan Negeri Bukittinggi secara umum dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi yang dibantu oleh wakil Ketua, meliputi:

1. Semua tingkah laku para Hakim, Panitera, Sekretaris para pejabat Struktural dan Fungsional, Panitera pengganti dan seluruh pegawai.

2. Dalam hal pengawasan tersebut Ketua Pengadilan Negeri juga menunjuk Hakim pengawas masing-masing bidang sesuai dengan surat Keputusan Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi Nomor W3.U2/60/KP.04.5/I/2017

BAB IV PENGAWASAN

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 50 tanggal 3 Januari 2017 tentang Pendelegasian Wewenang dan Penunjukan Para Hakim sebagai Pembantu Ketua Bidang Pengawasan dan Pembinaan Administrasi Di Lingkungan Pengadilan Negeri Bukittinggi Kelas IB dengan tujuan agar setiap bidang diharapkan dapat menjalankan tugasnya masing-masing. Dan apabila terjadi suatu kendala Hakim pengawas akan menyampaikan kepada Ketua Pengadilan Negeri.

3. Ketua Pengadilan Negeri juga melakukan evaluasi terhadap seluruh pelaksanaan tugas sehari-hari baik mengenai Hakim, Panitera, Sekretaris, para pejabat struktural dan fungsional apakah telah dapat melaksanakan tugas dengan baik atau ada hambatan-hambatan yang ditemui dilakukan dengan rapat bulanan setiap bulannya.

4. Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi juga mengevaluasi kepada Panitera Pengganti apakah semua perkara ditanganinya yang telah incracht sudah diminutasi.

5. Panitera, Sekretaris juga melakukan Pengawasan kepada setiap bidang yang dijabat oleh para Panitera muda dan Kasubag, yang bertanggung jawab atas staf yang bertugas dibidangnya masing-masing.

Untuk pengawasan dan pembinaan Pengadilan Negeri Bukittinggi telah dilakukan secara periodik oleh Pengadilan Tinggi Padang yang dalam kurung waktu Tahun 2017 telah dilakukan 2 (dua) kali pengawasan dan pembinaan, begitu pula pengawasan oleh Mahkamah Agung RI. Pengawasan dilaksanakan pada awal tahun 2017 dan pada tanggal 24 April 2017. Pengawasan ini sekaligus dalam

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 51 rangka melakukan audit akreditasi penjaminan mutu terhadap Pengadilan Negeri Bukittinggi.

Adapun pengawasan dan pembinaan terhadap Pengadilan Negeri Bukittinggi antara lain :

a. Kepaniteraan Pidana dan Perdata

1) Pada prinsipnya administrasi sudah baik tetapi agar lebih ditingkatkan 2) Pengisian register perkara pidana dan perdata sudah benar dan rapi.

3) Agar proses upaya hukum perkara perdata berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

4) Agar data-data dimasukan kedalam CTS /SIPP tepat waktu.

b. Kepaniteraan Hukum

1) Laporan bulanan, caturwulan, semester dan tahunan tentang keadaan perkara baik pidana maupun perdata pada Pengadilan Negeri Bukittinggi sudah dilaksanakan sebagaimana mestinya.

2) Arsip-arsip sudah ditata dengan baik dan di klasifikasikan menurut prosedur yang telah ditetapkan.

3) Pendaftaran surat kuasa, surat keterangan dan legalisir akta lainya sudah tertib.

c. Bagian Perencanaan Teknologi Informasi dan Pelaporan

1) Penyusunan anggaran disesuaikan dengan kebutuhan dan tepat waktu pengajuannya.

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 52 2) Revisi anggaran segera dilakukan untuk percepatan kegiatan dan

penyerapan anggaran.

3) Pengelolaan website dan pengembangan agar terus dilakukan.

4) Pemeliharaan jaringan agar tidak menghambat kinerja harian.

5) Penyusunan dan penyampaian Laporan Tahunan dan SAKIP terlaksana dengan baik.

d. Bagian Kepegawaian, Organisasi da Tata Laksana

Tugas Bagian Kepegawaian, Organisasi dan Tatalaksana sudah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku baik mengenai kenaikan pangkat hakim dan pegawai serta administrasi lainnya yang berhubungan dengan urusan pegawai.

e. Bagian Umum dan Keuangan

a. Barang-barang inventaris supaya ditata dan diregister dengan baik, dan dilaporkan.

b. Agar administrasi surat-surat dinas dapat dilaksanakan dengan baik.

c. Agar perpustakaan dikelola dengan baik.

d. Agar Kasubbag keuangan, bendahara pengeluaran, bendahara penerima, pembuat daftar gaji dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, sesuai dengan petunjuk atau pedoman yang telah ditentukan.

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 53 B. Evaluasi

Pengawasan adalah merupakan salah satu fungsi pokok manajemen untuk menjaga dan mengendalikan tugas-tugas yang harus dilaksanakan dapat berjalan sebagaimana mestinya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dalam rangka pengawasan Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi dibantu oleh Wakil Ketua, Panitera dan Hakim Pengawas melakukan pengawasan dan pembinaan baik administrasi perkara maupun administrasi umum, serta masing-masing Hakim Pengawas setiap bulanya memberikan laporan dan di pertanggung jawaban dalam rapat bulanan. Namun sejak bulan Agustus 2017, Jabatan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi kosong sampai dengan sekarang, sehingga Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi merangkap sebagai koordinator Hakim Pengawas sekaligus.

Seluruh hasil temuan dalam pemeriksaan dan pengawasan yang telah dilakukan oleh para Hakim Pengawas pada Pengadilan Negeri Bukittinggi baik dengan pelaksanaan tugas pokok di lingkungan Kepaniteraan serta evaluasi atas penyelenggaraan manajemen peradilan, kinerja lembaga peradilan dan kualitas pelayanan publik, dituangkan dalam bentuk Laporan tertulis atau berita acara pemeriksaan dengan susunan dan format yang sistematis, untuk selanjutnya dilaporkan kepada Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi.

Terhadap temuan-temuan atau hasil pengawasan yang memerlukan tindak lanjut, para Hakim Pengawas Bidang merekomendasikan kepada Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi atau para pejabat yang berkompeten untuk segera menindak lanjuti hasil temuan tersebut, sehingga pada tahun-tahun berikutnya dapat disusun program kerja secara cermat dan tepat serta kendala-kendala yang ada

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 54 dapat segera diantisipasi dan diselesaikan sehingga tidak muncul lagi pada pelaksanaan tugas tahun anggaran berikutnya.

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 55 A. Kesimpulan

Dari Laporan Tahunan 2017 yang kami susun ini dapat kami simpulkan beberapa hal diantaranya:

1. Kebijakan umum yang kami lakukan dalam rangka meningkatkan kinerja pelayanan terhadap masyarakat dan pengelolaan sistem yang berjalan telah kami lakukan sesuai dengan petunjuk dan arahan dari instansi yang ada diatas kami dengan menyesuaikan kondisi yang ada pada Kantor Pengadilan Negeri Bukittinggi walaupun dalam realisasinya belum optimal.

2. Struktur Organisasi dan pembagian kewenangan telah kami sesuaikan dengan SOP dan telah dijalankan dengan baik oleh segenap unsur pada Pengadilan Negeri Bukittinggi.

3. Masih kurangnya tenaga staf dan tenaga fungsional telah berjalan dengan baik dan semestinya, walaupun masih ada kekurangan baik spade Pengadilan Negeri Bukittinggi sehingga banyak yang rangkap jabatan.

4. Pengawasan internal pada Pengadilan Negeri Bukittinggi telah dijalankan dengan baik dan terus menerus dikembangkan agar lebih efektif dan obyektif.

5. Pengelolaan kualitas SDMarana dan prasarana yang sangat sudah dilakukan dengan baik, hal ini berdasarkan banyaknya Hakim dan Pegawai Pengadilan

BAB V PENUTUP

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 56 Negeri Bukittinggi yang mengikuti Diklat dan diusulkan untuk mengikuti diklat untuk meningkatkan profesionalisme kerja.

6. Dalam pelaksanaan pekerjaan, masih menggunakan gedung lama yang belum prototype serta sarana dan prasarana yang sudah tidak memungkinkan, karena sedang pengajuan penghapusan.

7. Pengelolaan keuangan telah dijalankan dengan baik sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada, akan tetapi masih kurang maksimal dalam penyerapan anggaran, penyerapan anggaran tahun 2017 sebesar 85,82 % (delapan puluh lima koma delapan puluh dua persen) untuk DIPA 01 dan 90,26% (Sembilan puluh koma dua puluh enam persen) untuk DIPA 03.

8. Pengelolaan administrasi perkara dan administrasi umum Pengadilan Negeri Bukittinggi telah dijalankan dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar operasional prosedur (SOP).

B. Saran

Berangkat dari kesimpulan diatas ada beberapa saran yang kami sampaikan:

1. Kami mengharapkan adanya penambahan pegawai staf baik Kepaniteraan maupun Kesekretariatan, terutama yang berlatar belakang pendidikan Teknologi Informasi, serta tenaga fungsional agar tidak ada lagi yang rangkap jabatan.

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 57 2. Mohon penambahan sarana dan prasarana kantor, terutama peralatan

pengolah data, serta pembangunan gedung baru sesuai dengan prototype dari Mahkamah Agung.

3. Mohon penambahan Bimbinngan Teknis bagian Kepaniteraan dan Kesekretariatan terutama dalam hal pengelolaan keuangan perkara dan pengelolaan keuangan DIPA untuk Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat Penandatangan SPM, Bendahara Pengeluaran dan Bendahara Penerimaan.

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017

Laporan Tahunan Pengadilan Negeri Bukittinggi 2017 LAPORAN KEUANGAN PERKARA PERDATA

Dalam dokumen KATA PENGANTAR. Bukittinggi, 2 Januari 2018 (Halaman 46-63)

Dokumen terkait