Rekayasa lahan mutlak diperlukan untuk memperbaiki kondisi lahan yang pada saat musim penghujan mengalami penggenangan, demikian juga keadaannya pada saat terjadi musim pasang air laut yang menyebabkan air sungai juga menjadi pasang. Kondisi genangan akan menjadi semakin parah ketika waktu pasang bersamaan dengan hujan intensitas tinggi dan berdurasi panjang. Pada saat musim kemarau yang bersesuaian dengan surut air laut dapat mengakibatkan permukaan lahan menjadi kering kondisinya. Pada saat terjadi permukaan lahan kering jika berbarengan dengan musim kemarau yang panjang maka dapat menyebabkan muka air tanah lebih rendah dari kedalaman senyawa pirit di dalam tanah. Hal demikian akan menyebabkan tanah menjadi masam.
Rekayasa lahan ditujukan untuk menjaga kondisi air agar sesuai dengan yang dibutuhkan. Rekayasa lahan dilakukan membuat tanggul keliling lahan yang akan dikelola secara terpadu yang dikombinasikan dengan sistem pompa. Tanggul keliling kawasan lahan pertanian terpadu dimaksudkan untuk menjaga kawasan menjadi sebuah sistem tertutup secara hidrologis. Pada saat air dibutuhkan, maka dapat dilakukan pemompaan dari Sungai
53 Alurpanjang, tetapi pada saat kelebihan air, pompa dapat difungsikan untuk menguras air keluar sistem. Hasil survei lapangan mengisaratkan bahwa kualisa air dari Sungai Alurpanjang mempunyai kondisi yang stabil dan bersifat agak masam (sekitar 5,0) sepanjang tahun, demikian juga kualitas air dari Sungai Kampar.
Gambar 20. Sistem pompa besar untuk regulasi air di dalam lahan terpadu
Gambar 21. Sistem pompa kecil pada untuk irigasi pada petak bidang olah Panel Surya
Baterai penyimpan daya Pompa air
54 Gambar 22. Pintu air pada handil-handil kecil
Keberadaan handil dalam baik yang ada di sepanjang tanggul maupun handil pemisah blok bidang olah mempunyai dua fungsi, yaitu:
(a) Sebagai penyimpan air (long water strorage)
(b) Sebagai pengatur kedalaman muka air tanah agar lapisan pirit tidak teroksidasi Handil sengaja tidak dibuat terlalu lebar dan dalam untuk efisiensi pembuatan jembatan darurat untuk menyeberangkan alat-alat pertanian dan pembuatan pintu air pada setiap jarak 500m dengan asumsi kemiringan lereng 1m/1000m. Ketinggian muka air tanah senantiasa terjaga dengan adanya pintu-pintu air yang berfungsi menjaga agar tidak ada lokasi yang kekeringan maupun tergenang karena perbedaan elevasi
Pintu air untuk mengatur ketinggian muka air
55 Berdasarkan peta kedalaman muka air tanah yang telah dibuat Tim, untuk lokasi pilot project kondisi kedalaman air tanah semua kurang dari 40 cm pada musim kemarau (pengambilan sampel dilakukan bulan Agustus sampai dengan Oktober). Oleh karena itu di daerah lokasi tidak memerlukan rewetiing karena hanya pada bulan Juli terjadi deficit air. Justru persoalannya adalah kebanjiran.
56
V. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
Kawasan lahan pertanian gambut di kelurahan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan (60 ha) sangat potensial diusahakan menjadi lahan pertanian terpadu dengan basis padi. Serangkaian usaha yang terpadu harus dilakukan secara terus menerus, yang meliputi hal-hal sebagai berikut:
1. Perlu rekayasa kondisi hidrologi kawasan tersebut dengan pembuatan tanggul keliling lahan pertanian yang akan dikelola secara terpadu serta pembangunan handil sepanjang tanggul yang berfungsi untuk cadangan air dan handil-handil kecil yang mengelilingi bidang olah pertanian untuk irigasi
2. Pengaturan kondisi hidrologi di dalam kawasan dan penyiraman tanaman dilakukan melalui sistem pompa .Pencucian kemasaman pada saat musim hujan dengan cara membuang kelebihan air yang ada di dalam kawasan lahan pertanian terpadu
3. Teknologi budidaya tanaman yang perlu diaplikasikan pada lahan gambut di Pelalawan adalah : pemanfaatan bahan organik, pemberian pupuk, pemberian material gamping-dolomit untuk menjaga pH yang memungkinkan terjadinya metabolisme tanaman, dan pemberian mikoriza untuk membantu penyerapan hara 4. Pengusahaan bibit unggul tahan kemasaman potensi produksi tinggi : padi varietas
Inpara (222 dll), Jagung Hibrida Pioneeer, BISI, Pertiwi, NK; Kedelai : Anjasmoro, dan pengendalian hama secara terpadu untuk menjamin produktivitas hasil usaha tani tetap tinggi. Dengan demikian petani dapat terjamin kebutuhan pangannya dari lahan mereka dan menambah penghasilan.
5. Pengaturan tanaman secara tumpang gilir dan tumpang sari yang dapat menjamin produktivitas tanaman padi tetap tinggi. Pola tanam yang disarankan adalah padi-jagung-padi da padi – kedelai – padi, Padi I dibudidayakan pada bulan 2-5, jagung atau kedelai dibudidayakan pada bulan 6 – 9, dan padi II dibudidayakan pada bulan 10 – 1. Penanaman jagung dan kedelai dapat dengan cara tumpang sari untuk meningkatkan efisiensi tanaman dan menambah penghasilan.
6. Jika petani menanam lebih dari sekali tanam dalam satu musim, petani akan mendapatkan pendapatan yang lebih dari ini atau bisa dua kali lipatnya dan akan mendapatkan untung yang lebih karena bisa memperbaiki kesalahan dimusim sebelumnya. Tetapi, keterlambatan di dalam penanaman tanaman kedelai dan jagung dapat berakibat kegagalan panen karena lahan mengalami kebanjiran.
7. Program revitalisasi yang dilakukan dengan pertanian terpadu pertanian – ikan – ternak yang diterapkan yang diaplikasikan sesuai dengn keinginan petani sehingga keberlanjutannya terjamin.
57 terpadu untuk menambah penghasilan petani dan pengembangan peternakan yang dapat menambah penghasilan serta penyediaan pupuk organik bagi lahan pertanian terpadu.
9. Peternakan itik dan kambing dapat menjadi tambahan penghasilan masyarakat jika dikelola dengan baik.
10. Pemanfaatan lahan handil /tanggul baik untuk tanaman buah-buahan seperti pisang,
dan nanas mupun tanaman sayuran perlu diintensifkan untuk memenuhi tambahan gizi petani dan menambah penghasilan petani.58
TIM PELAKSANA
1). Ketua Tim : Ahli Pengelolaan Tanah : Dr. Ir. Sri Nuryani H.U, M.P,M.Sc 2). Anggota :
Ahli Kimia dan kesuburan Tanah : Dr. Ir. Benito Heru Purwanto, M.Agr.Sc Ahli Agrometeorologi dan tata air mikro : Dr. Bayu Dwi Apri Nugroho, S.T. M.Sc Ahli Hama dan Penyakit Tanaman : Dr. Tri Harjaka, S.P, M.P
Ahli Mikrobiologi Tanah : Dr. Jaka Widada, M.P
Ahli Sosial Ekonomi Pertanian : Dr.Ir. Lestari Rahayu Waluyati, M.P
Ahli Peternakan : Dr. Ahmad Romadloni Suryo Saputro
3). Asisten Lapangan : 2 orang
4). Mahasiswa S1 dan S2 untuk Skripsi Sarjana dan Tesis Master : 5 orang
LOKASI PILOT PROJECT
Desa Pelalawan, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan. Masuk dalam peta indikatif gambut BRG.
59
DAFTAR PUSTAKA
Agus Supriyo , Eni Maftu'ah. 2009. Teknologi Rehabilitasi lahan gambut bongkor untuk budidaya padi. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan 2009, IX(1)
Fahmi, A. dan B Radjagukguk. 2013. Saling tindak tanah Gambut dan substratum sulfidik serta pengaruhnya terhadap sifat kimia tanah. Disertasi Fakultas Pertanian UGM.
Budi Wignyosukarto. 2000. Review konsep pengembangan pola tata air lamunti, dadahup dan palangkau, proyek pengembangan lahan gambut, Kalimantan Tengah. Forum Teknik 2000, XXIV(3).
Lestari, Y., A. Maas, Benito Heru Purwanto, Sri Nuryani Hidayah Utami. 2016. The Influence of Lime and Nitrogen Fertilizer on Soil Acidity, Growth and Nitrogen Uptake of Corn in Total Reclaimed Potential Acid Sulphate Soil Journal of Agricultural Science Vol 8, No 12. p 197-2015. DOI: https://doi.org/10.5539/jas.v8n12p197
Maftuah, E dan Azwar Maas. 2013. Ameliorasi lahan gambut terdegradasi dan pengaruhnya terhadap produksi tanaman jagng manis. Disertasi Fakultas Pertanian UGM.
Najiyati, S., Lili Muslihat dan I Nyoman N. Suryadiputra. 2005. Panduan pengelolaan lahan gambut untuk pertanian berkelanjutan. Proyek Climate Change, Forests and Peatlands in Indonesia. Wetlands International – Indonesia Programme dan Wildlife Habitat Canada.Bogor. Indonesia.
Noor, Y.R. dan Heyde, J. 2007. Pengelolaan lahan gambut berbasis masyarakat di Indonesia.Proyek Climate Change, Forests and Peatlands in Indonesia. Wetlands International – Indonesia Programme dan Wildlife Habitat Canada. Bogor.
Notohadiprawiro, T. 1996. Constraints to achieving the agricultural potential of tropical peatlands an Indonesia prespec five., 1996
Nyahu Rumbang dan Azwar Maas. 2013. Kajian Emisi Karbon Dioksida pada Berbagai Tipe Penggunaan Lahan Gambut di Kalimantan. Disertasi Fakultas Pertanian UGM.
Suryadi, U.E dan Bambang Hendro Sunarminto. 2012. Dampak pembendungan kanal terhadap watak fisika dan kimia gambut ombrogen dalam usaha pemulihan lahan terdegradasi. Disertasi Fakultas Pertanian UGM
Suswati, D dan Bambang Hendro Sunarminto. 2012. Pemanfaatan beberapa ameliorant untuk meningkatkan kelas kesesuaian lahan gambut dalam pengembangan jagung di Rasau Jaya III Pontianak. Disertasi Fakultas Pertanian UGM.
60 Utami, Sri Nuryani Hidayah, A Maas, B Radjagukguk, BH Purwanto. 2009. Nature on soil phisical, chemical and FTIR spectrophotometry of hydrophobic peat from Central Kalimantan. J of Tropical Soil. Vol 14, no 2. Pp 159-166.
Utami, Sri Nuryani Hidayah, Azwar Maas, Bostang Radjagukguk, Benito Heru Purwanto . 2010. FTIR spectrophotometry of restored hydrophobic peat from Central Kalimantan. 2010. Proceeding Palangkaraya International Symposium & Workshop on Tropical Peatland. 10-11 June 2010
Utami. Sri Nuryani Hidayah. 2012. Degraded Peatsoil. (In Indonesian : Lahan gambut terdegradasi . 2012. Posiding Seminar Nasional Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan.
Utami, Sri Nuryani Hidayah and Denah Suswati, 2016. Chemical and spectroscopy of peat from West and Central Kalimantan, Indonesia in relation to peat properties. International Journal of Environmental & Agriculture Research (IJOEAR) ISSN:[2454-1850] [Vol-2, Issue-8, August- 2016, p 45-52.
61
LAMPIRAN : CV TIM PENELITI
Ketua Tim
I. PERSONAL IDENTITY
Name Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, MP., M.Sc P Place, date of birth Bantul, August 1965
Home Addres Salakan, Jotawang, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta
Telephone +62274 385078
Mobile phone 08156807552
Office Adress Dept. of Soil Science, Faculty of Agriculture, Gadjah Mada University Fakultas Pertanian UGM, Jalan Flora No .1 Bulaksumur, Yogyakarta
Alamat e-mail [email protected]
II. EDUCATION BACKGROUND
Study Program Bachelor
degree
Master degree Doctoral degree
University Name UGM 1)UGM,
2) ITC, Univ. Gent, Belgium
UGM
Study Program Soil Science 1)Soil Science, 2)Soil Science Agriculture/Soil Science Title of Thesis/dissertasion Influence of D package Itensification on the availability of Zn in soil Ferralsol
1) Sorption factor and release of P on Andosol and Ferralsol 2) Micromorphological characteristics of soil derived from
volcanic ash from Mt. Merbabu (Central Java) and Mt. Tangkuban Perahu (West Java)
Restoration of Hidrophobic peat by surfactants and its impact on growth of corn
Name of Supervisors Prof.Dr.Ir. Tejoyuwono N dan Prof.Dr.Ir. Bostang Radjagukguk, M.Agr.Sc 1. Prof.Dr.Ir. Tejoyuwono N, Prof.Dr. Rachman Sutanto, M.Sc dan Prof.Dr.Ir. Bostang Radjagukguk, M.Agr.Sc 2. Prof.Dr.. G. Stoops and Prof.Dr. E. Van
Prof.Dr.Ir. Azwar Maas, Prof.Dr. Bostang Radjagukguk, M.Agr.Sc and Dr.Ir. Benito H.P, M.Agr.Sc
62 Ranst
III. Research Experience
No. year Title
1 2014 Uji multilokasi padi jagung kedelai di Jateng dan DIY 2 2015 Pengaruh Pemberian Silikat, Pupuk Mineral dan Pupuk
Kandang Terhadap Serapan N, P, K, Padi Sawah Di KP4 3 2011-2015 Organic Agriculture in West and Central Java for Safe and
Environmentally friendly Food Production and for Securing smallholder Farmers Income
4 2015-2016 Padi Sawah Organik Untuk Meningkatkan Produktivitas Dan Kesehatan TanahMenuju Kedaulatan Pangan
5 2016 Vegetative Compatibility Group Rhizoctonia solani Yang Diisolasi Dari Tanaman Di Bawah Tegakan Jati Di KPH Blora
6
2013 Preparation of layout macro cultivation in the region of PT Adaro Indonesia for land management
7
2013 Low external input for sustainable agriculture (LEISA) to improve the health of the soil derived from ash volkan 8
2012-2013
Land Evaluation and land damage after the 2010 Merapi eruption and an increase in the capacity of farmers towards integrated farming berelanjutan
9
2011-2014
Organic agriculture in West and Central Java for safe and environmentally food production and for securing income smallholder framers
10
2010 Carrying capacity of land for agriculture and livestock after the eruption of 2010 Merapi
11
2010 Intensification yard and roof gardens for vegetables and fruits with treated wastewater irrigation
12 2009 Roof garden Development 13
2009
The effectiveness of fertilizer P and P uptake by maize in peat restored hydrophobic surfactant (rewetting agent) and ameliorant
14
2009 Development of early maturing cane in Lampung as a bioethanol fermentation feedstock
15
2008 Completion of Urea-humic fertilizer formulations to improve the efficiency of fertilizer N in sugarcane
16
2007 Increasing the efficiency of N fertilizer N in sugarcane through chelate urea-humic
17 2008-2009 Study of the kinetics of N mineralization in peat 18
2008
Management of groundwater basins in South Sulawesi province to support the regulation of groundwater use agricultural sector
19.
2008 Survey and the availability of water for domestic and agricultural village Tomplakan, Ambarawa
63
PUBLICATIONS
2000. Fast fingerprint Land and Water Quality Monitoring in the Journal of Environmental Swamp People and the Environment
2000. Improving the efficiency of P fertilization on soil Andisol Journal of Soil Science and Environment 2001. Physical and Chemical Properties of Andisols from Mt. Merbabu and Mt. Tangkuban Perahu Journal of soil and water
2001. soil regenerator and testing on the growth of corn in the Ultisol and entisols. Journal of soil and water in
2002. "Effect of Municipal waste to the results of nutrient prisoners chili." Journal of Soil and Environment.
2002. the function of municipal solid waste remediation of land in an Environmentally sound Proceedings of the National Workshop Waste Management and the City
2002. Identification of problems on and suggestion for improvement of "bongkor Peatland" in zone C of the former Mega Rice Project in Central Kalimantan Jakarta Symposium Proceedings on Peatlands for People Natural Resources function and sustainable management .
2002. Tidal Peat Swamp management for irrigation agriculture by fork models at Central Kalimantan Indonesia Proceedings of the International Symposium on Land Management and Biodiversity in Southeast.
2003."Changes in soil chemical properties Entisol in organic farming systems."Journal of Agricultural Science.
2003.Soil Condition and Prediction age landfill (TPA) Bantargebang, Bekasi. Journal of Soil Science and Environment.
2004. The effort on exceeding of P-fixed with natural iron phosphate fertilizers under Acacia mangium plantation on Ultisol Subanjereji, Muara Enim Prof. Intert. Biorefor workshop, IUFRO / SPDC
2005. Bacterial wilt disease complex Change of Banana in Indonesia The American Phytopathological Society.
2007. Increased efficiency of fertilizer N in sugarcane through chelate modified urea-humic. Journal of Soil and Environmental Sciences
2008. Effect of Litter and dosage of fertilizer P Against P Available and Uptake P Corn On Land Napalan Bangunjiwo, Bantul Journal of Soil and Environmental Science.
2008. Effect of Litter and dosage of fertilizer P Against P Available and Uptake P Corn on Soil Napalan Bangunjiwo, Bantul Journal of Soil Science and Environment
64 2008. Effect of dose and pattern of N fertilizer on the efficiency of fertilizer N in paddy rice in the Ultisol Sukamandi Journal of Soil Indonesia.
2009. Absorption of Ca, Mg, K, Na in peat ombrogenous on corn as affected by volcanic ash application Prof. of Bogor International Symposium and Workshop on Tropical Peatand management.
2009. Study of the physical, chemical and FTIR spectrophotometer hydrophobic peat of Central Kalimantan Journal of Tropical Soil.
2009. The Role of P fertilizer in the growth of maize in soil and Latosol Regosol. Journal of Biology. 2009. Restoration of peat with three surfactants, and its influence on the cation storage efficiency and moisture holding capacity.Journal Agritech.
2009. Surfactants and ameliorant Increased P fertilizer effectiveness of hydrophobic peat from Central Kalimantan Journal of Soil and Environment Vol. 9 2, December 2009 ISSN 0853-6368.
2010. FTIR spectrophotometry of restored hydrophobic peat from Central Kalimantan.Proceeding Palangkaraya International Symposium and Workshop on Tropical Peatland.The proper use of tropical peatland, Palangkaraya-Indonesia.
2010. FTIR spectrophotometry of restored hydrophobic peat from Central Kalimantan. -Proceeding Palangkaraya International Symposium and Workshop on Tropical Peatland. 10-11 June
2010. Fourier Transform Infrared Change 28 (FTIR) spectroscopy and nitrogen mineralization of Deep and Shallow Kinetic Peat Soils Palangkaraya Proceedings of the International Symposium and Workshop
on Tropical Peatland. 10-11 June 2010 2
2010. Effect of Nitrogen and Phosphorus Nutrient Interactions on Growth of Maize (Zea Mays L) At Regosol and Latosol.- (Journal of Biological Sciences).
2011. Nutrient Uptake of N, P, K On Rice With Various Organic Fertilizer In Sragen Vertisol.Journal of Soil and Environment.
2011. Uptake of N, P, K in rice plants with a variety of long use of organic fertilizers in Sragen Vertisol. Journal of Soil and Environment.
2010. Slope Zone Capability for Agriculture and Livestock Merapi Eruption 2010.MPBA PostUGM) -HATHI-MSD-Network.
2011. NPK Soil Nutrient Loss Due to Erosion In subzone Klawing Purbalingga - Proceedings of the Seminar and the National Congress of X HITI in UNS 6th December 8, 2011.
2011. Soil Chemical Properties Rice and Nitrogen Uptake (Oryza sativa) On Various Application of Organic Farming Systems - Proceedings of the Seminar and the National Congress of X HITI in UNS 6th,
December 8, 2011 2011
2011. The influence of treated waste water and manure on Mn uptake and growth of water spinach (Ipomea aquatica L.) in Andisol 1st ISHS Symposium on: Sustainable Vegetable Production in South East Asia, 13-17 March 2011
65 2011. Vegetables and fruit intensive vertical gardening on a roof garden for an urban city sewage sludge treated using 1st ISHS Symposium on: Sustainable Vegetable Production in South East Asia, 13-17 March 2011
2011. Conformable farming with nature on the slopes of Merapi. In: Building Disaster Resilient Communities Mizan cooperation with the Religious Studies Program and Cross-Cultural (Center for Religious and Cross Cultural Studies) UGM
2012. Effect of Composition Media and Hydroponics Nutrients Levels on the Growth and Yield of Tomato (Licopersicon esculentum Mill.) Vegetalika Journal Vol. 1; No. 3 , 2012.
2012. Management of soil fertility for Sustainable Agriculture Training soybean Black Soybean
Development Code, FTP UGM-PT Unilever 2012
Sustainable Management of Banana Fusarium Wilt Disease Through Soil on Generating Suppressiveness The 5th International Symposium on Food and Environment.Current Research Progress on Sustainable Agriculture in East Asia.
2012. The influence of treated waste water and manure on iron uptake and growth of caisim in entisols.E3 Journal of Environmental Research and Management Vol. 3 No. 2. pp. 037 ?? 043, March 2012; 3 (2) 2012 international journal, available online ISSN 2141- 7466 www.e3journals.org/issues.php?jid=5...3
2012. Vertical Gardening for Vegetables.Acta Horticulturae Number 958 Proceedings of the Fist International Symposium on Sustainable Vegetable Production in South East Asia, August 2012 Acta
Horticulturae Number 958 2012
2013. Nitrogen Efficiency of Goat manure and Azolla on Organic Rice Farming in Sambirejo, Sragen, Central Java, Indonesia Proceedings of the 11th International Conference of the East and Southeast Asia Federation of Soil ScienceSocieties (ESAFS) in Bogor, 21-24 October 2013
2013. Recent Change on Hazardous Area Land Condition of Merapi Volcano Based On Post-Disaster Damage Assessment Land International Journal of Agriculture, Environment and Biotechnology, Year:
2013, Volume: 6, Issue: 32 013 2013
2014. Change in Recalcitrant labile Soil Carbon Fraction in Organic and Conventional Rice Farm in Indonesia Proceedings of the 11th International Conference of the East and Southeast Asia Federation of Soil Science Societies 2013 (ESAFS) in Bogor, 21-24 October 2013 ISBN: 978-979-19904 -1-7 2013 2013. The Combination of Land Resource Evaluation Approach in GIS Application to Determine Prime Commodities for Agricultural Land Use Planning at Developed Areas (A case study of Central Kalimantan Province Indonesia) ARPN Journal of Agricultural and Biological Science Vol. 8, No. December 12, 2013.
2013. The Effect of Addition of Silica and manure into suppressive and Conducive Soil on The Incident of Fusarium Wilt Disease of Banana ISHS Acta Horticulturae International Symposium on Banana. 2013. The Influence of Wastewater Treated and manure on Mn Uptake and Growth of Water Spinach (Ipomea Aquatica l.) In Andisol.International Journal of Applied Agricultural Research, Vol. 8 No. 2 (2013); pp. 23 © Research India Publications.http://www.ripublication.com/ijaar.htm
66 2013. The Influence of treated waste water and manure on iron uptake and growth of caisim in entisols.E3 Journal of Environmental Research and Management. 2013
2014. Book : ORGANIC AGRICULTURE, SOLUTION FOR SUSTAINABLE AGRICULTURAL 2015. Effect of humic-urea fertilizer on the N absorption of sugarcane in the Psamment Samas, Bantul Regency International Journal of Applied Agricultural Research
2016. Chemical and spectroscopy of peat from West and Central Kalimantan, Indonesia in relation to peat properties. International Journal Environmental & Agriculture Research, Vol-2, Issue-8, pp 45-52, August 2016.
INTERNATIONAL COLLABORATION EXPERIENCES
1. As Manager, Collaboration between UGM – University of Gent, Belgium.. 2011-2015 : Organic agriculture in West and Central Java for safe and environmentally friendly food production and for securing smallholder farmers income” funded by the Flemish IIInteruniversity Council - University Development Cooperation (VLIR-UOS).
2. As Manager : Collaboration UGM with Mercy CORPS INDONESIA CONCERNING LAUNCH OF HALO PETANI APPLICATION AND HALO PAKAR PERTANIAN APPLICATION
POSITION :
1991- at present : Lecturer at Faculty Agriculture Gadjah Mada University
2005-2006, 2010-2012 : Head of Laboratory of Soil Management, Faculty Agriculture Gadjah Mada University
2009-2012. Head of Center Study for Land Resources, Gadjah Mada University
2011-2012. Head of Study Program for Bachelor and Master Program of Soil Science, Faculty of Agriculture, Gadjah Mada University, Yogyakarta.
2012- at present. Vice Dean for Research, Public Service and Collaboration. NOTE : Anggota Badan Restorasi Gambut UGM 2016 -
Yogyakarta, Mei, 2017.
67
Biodata Anggota Peneliti: Ahli Kimia Kesuburan Tanah 1. Dr.Ir. Benito Heru Purwanto, M.P
I. IDENTITAS DIRI
1.1 Nama Lengkap Dr. Ir. Benito Heru Purwanto, M.Agr.Sc 1.2 Jabatan Fungsional Lektor Kepala
1.3 NIP 196608031994031002
1.4 Tempat Tanggal Lahir Pekalongan, 3 Agustus 1966
1.5 Alamat Rumah Jl. Turi Km 1, Tempel, Sleman, 55552,Yogyakarta
1.6 Nomor Telepon 0274-4362894
1.7 Nomor HP 081328009705
1.8 Alamat Kantor Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian UGM Bulaksumur