• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Rekomendasi

Berpijak pada simpulan dan implikasi penelitian di atas, ada beberapa rekomendasi yang perlu dikemukakan.

1. Pengembangan kurikulum dan pembelajaran fiqh di Madrasah Aliyah seyogyanya menonjolkan aspek keterampilan berpikir kritis siswa. Karena keterampilan berpikir kritis pada hakekatnya adalah tuntutan kurikulum Madrasah Aliyah yang harus diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Keterampilan berpikir kritis harus menjadi tujuan pembelajaran yang secara eksplisit dituangkan dalam tujuan kurikulum mata pelajaran fiqh. Untuk pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran fiqh diperlukan landasan pengetahuan ushul fiqh. Oleh karena itu ushul fiqh perlu dibelajarkan kepada siswa Madrasah Aliyah. 2. Guru fiqh di Madrasah Aliyah sebagai penanggungjawab dan pelaksana

kurikulum fiqh di madrasah seyogyanya mengembangkan model-model pembelajaran yang inovatif dan produktif untuk tercapainya proses dan hasil belajar fiqh yang optimal. Mereka hendaknya menyadari bahwa model pembelajaran yang saat ini dilaksanakan belum mampu menciptakan proses dan hasil belajar yang optimal, terutama dalam pencapaian tujuan

pembelajaran ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk mengoptimalkan proses dan hasil pembelajaran fiqh.

3. Kepala madrasah memiliki tanggung jawab dalam mengendalikan mutu pendidikan madrasah, terutama dalam meningkatkan mutu pembelajaran melalui pengembangan dan penelitian yang dilakukan guru, termasuk di dalamnya pengembangan model pembelajaran dalam rangka meningkatkan proses dan hasil pembelajaran fiqh.

4. Penelitian dan pengembangan model pembelajaran fiqh untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis di Madrasah Aliyah di Kabupaten Bandung tentu masih ada kekurangan dan memiliki keterbatasan. Oleh karena itu disarankan kepada peneliti lainnya agar melakukan penelitian-penelitian lebih lanjut tentang persoalan ini. Rekomendasi yang dianggap penting, antara lain; Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai topik yang sama dengan sampel yang lebih luas. Kedua, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai topik yang sama dengan sampel yang lebih luas lagi, yaitu; di madrasah-madrasah aliyah lain, sekolah-sekolah umum, perguruan tinggi islam. Ketiga, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut yang berkaitan dengan pengembangan model pembelajaran fiqh dengan desain yang berbeda untuk memperkaya khazanah ilmu pengetahuan terkait dengan pengembangan kurikulum fiqh dan implementasinya.

DAFTAR PUSTAKA

Allport, G. (1963). The Ego in Contemporary Phsycology. in G. Allport (ed) Personality and Social Encounter: Selected Essays. Bosto. MA: Bacon.

Al-Maraghi. (1989). Tafsir al-Maraghi. Beirut: Dar al-Fikr.

Alvin, W. (1969). Teaching in Middle Schools. London: Intex Educational Publishers.

Alvin, W. (1970). An Experiment in Testing Learning and Immediate Knowledge. London: Intex Educational Publishers.

Alwin W. (1969). Schools for Middle Years: Readings. London: Intex Educational Publishers.

Alwin W. Howard. (1970). The Junior High and Middle Schools: Issues and Practices. London: Intex Educational Publishers.

Al-Zuhaily, Wahbah. (1989). Ushul Al-Fiqh Al-Islamy. Libanon : Dar el-Fikr. Anderson, L.W. & Krathwohl, D.R. (2001). A Taxonomy For Learning, Teaching,

And Assessing: A Revision Of Bloom's Taxonomy Of educational objectives. London: Longman, Original Text from Pennsylvania State University.

Andi H. Nasution. (1991). Kurikulum Pendidikan Dasar dan Struktur Pendidikan Dasar Lanjutan. Surabaya: Gema Kliping Service.

Angelo, T. A. (1995). Beginning the dialogue: Thoughts on promoting critical thinking: Classroom assessment for critical thinking. Teaching of Psychology, 22(1), 6-7.

Anita E. Woolfolk. (1995). Educational Psychology. USA: Allyn and Bacon. Anita J. Harrow. (1972). Taxonomy of Educational Objectives: the Classification

of Educational Goals. London : Longmans.

Anonimous. (2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi III. Jakarta: Balai Pustaka Depdiknas.

Anonimous. (2005). Fenomena Pendidikan di Indonesia (Makalah). Bandung: Tidak dipublikasikan.

Anuradha A. Gokhale, Bouhnik et al. (1995). Collaborative Learning Enhances Critical Thinking. Journal of Technology Education. Volume 7, Number 1.

Available [Online]: http://scholar.lib.vt.edu/ejournals/JTE/v7n1/gokhale.jte-v7n1.html

Anuradha A. Gokhale. (1995). Collaborative Learning Enhances Critical Thinking, Journal of Technology Education, Vol. 7 Number 1.

Arends, R. I. (1997). Classroom instructional and management. New York. McGraw-Hill Companies Inc.

Arends, R. I. (2004). Learning to teach. Seven edition. New York. McGraw-Hill Companies Inc.

Arends, R. I., Wenitzky, N. E., & Tannenboum, M. D. (2001). Exploring teaching: An introduction to education. New York: McGraw-Hill Companies.

Arikunto, S. (1993). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

Rineka Cipta

Arsyad (2000). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Asch, M. (2005). An Introduction to Educational Psychology. New Delhi: Sarups & Son.

Ash-Shiddieqy, H. (1996). Dinamika dan Elastisitas Hukum Islam. Jakarta: Tinta-mas.

Ash-Shiddieqy, H. (1996). Syari’at Islam Menjawab Tantangan Zaman. Jakarta: Bulan Bintang.

Ash-Shiddieqy, H.M. (1970). Memoedahkan Pengertian Islam, dalam Pandji Islam, No. 39-40 (7 Oktober 1970), h. 790.

Ash-Shiddieqy, T.M. Hasbi. (1974). Falsafah Hukum Islam. Jakarta: Bulan Bintang.

Ash-Shiddieqy, T.M. Hasbi. (1975). Fiqh Islam Mempunyai daya Elastis, Lengkap, Bulat, dan Tuntas. Jakarta: Bulan Bintang.

Ash-Shiddieqy, T.M. Hasbi. (1989). Pengantar Ilmu Fiqh. Jakarta: Bulan Bintang.

Asrohah, H. (1999). Sejarah Pendidikan Islam. Jakarta: Logos.

Babang Robandi. ( 2009). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Madrasah Aliyah Dan Monev Pelaksanaannya (Makalah). Disajikan Pada Kegiatan Workshop Monev Pelaksanaan KTSP MI, MTs, dan MA Angkatan I Tingkat Propinsi Jawa Barat Pada Tanggal 10 S.D. 12 Maret 2009 Di Hotel Trio Bandung. Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Jawa Barat.

Bettencourt. (1985). Mathematical and Statistical Estimation Approaches in Epidemiology. New York: Springer.

Beyer, B. K. (2005). Critical thinking. Bloomington, IN: Phi Delta Kappa Educational Foundation.

Beyer, B. K. (2005). Teaching Thinking in Social Studies. Revished Edition. Columbia: Charles E Merril Pub. Co.

Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of educational objectives, handbook 1: Cognitive domain. New York: Longmans Green.

Bloomer, M. (1998) 'They tell you what to do and then they let you get on with it': the illusion of progressivism in GNVQ, Journal of Education and Work, Vol. 11, No. 2, pp. 37-62.

Bloomer, M. (1998). Curriculum Making In Post-16 Education: The Social Conditions Of Studentship. First Edition. London: Routledge.

Borg W.R. and Gall M.D. (1983). Educational Research : An Introduction, 4 th edition. London: Longman Inc.

Bourke. (2008). Medical-Surgical Nursing: Critical Thinking in Client Care [With Paperback Book and Study Guide]. London: Addison Wesley Pub Co Inc

Brainerd, D. (1978). Memoirs of the Rev. David Brainerd: missionary to the Indians. New Jersy: S. Converse.

Broadbear, J. T. (2003). Essential elements of lessons designed to promote critical thinking. Journal of Scholarship of Teaching and Learning, 3(3), 1-8.

B r o o k f i e l d , S . D . ( 1 9 8 7 ) . Developing critical thinkers. S a n F r a n c i s c o , C A : J o s e y - B a s s .

Bruner, J. (1985). Vygotsky: An historical and conceptual perspective. Culture, communication, and cognition: Vygotskian perspectives, 21-34. London: Cambridge University Press.

Bruning, H. & Schraw, G. J. & Ronnimg, R. R. Cognitive Psychology and Instruction. Second Edition, New Jersy: Merril, an imprint of Prentice Hall, Englewood Cliffs.

BSNP. (2006). Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: BSNP, Depdiknas. Chai, K. H. & Tan, K. C. (2003). A TRIZ-Based Method for New Service Design.

Journal of Service Research, Volume 8, No. 1, August 2005 48 66, DOI: 10.1177/1094670505276683, 2005 Sage Publications. National University of Singapore.

Chauhan, S. S. (1979). Innovations in Teaching Learning Process. New Delhi: Vikas Publishing House PVT LTD.

Costa, A. (1985). Developing Minds: A Resource Book for Teaching Thinking. Alexandria: Assossiation for Supervision and Curriculum Development. Cotton, K (2003), Principals and Student Achievement: What the Research Says.

Alexandria, Virginia: Association for Supervision and Curriculum Development.

Dahar, Ratna W. (1988). Teori-Teori Belajar. Departmen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.

Dan Bouhnik & Yahel Giat, (2009). Teaching High School Students Applied Logical Reasoning, Journal of Information Technology Education Innovations in Practice, Volume 8, Jerusalem College of Technology, Jerusalem, Israel.

Darmuin. (1998). Prospek Pendidikan Islam di Indonesia: Suatu Telaah terhadap Pesantren dan Madrasah. Dalam Chabib Thoha dan Abdul Muth'i. PBM- PAI di Sekolah: Eksistensi dan Proses Belajar Mengajar Pendidikan Agama Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar bekerja sarna dengan Fakultas Tarbiyah lAIN Walisongo Semarang.

Daulay, H. (2004). Dakwah di Tengah Persoalan Budaya dan Politik. Jakarta: LESFI.

David R. Krathwohl. (1964). Taxonomy of Educational Objectives: the Classification of Educational Goals. London : Longmans.

Degeng, I. N. S. (1997). Strategi Pembelajaran. Malang: IKIP Malang & LPTPI. De Porter, B. (1992). Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan

Menyenangkan. Diterjemahkan dari: Quantum Learning: Unleasing the Genius in You (Alwiyah, 1992). New York: Dell Publishing.

Degeng, N. S. 5 September (2003). Bisa Ciptakan Bangsa “Buruh”. Harian Jawa

Post. hlm. 30.

Depag RI. (2000). Sejarah Perkembangan Madrasah. Jakarta: Depag RI. Depag RI. (2004). Desain Pengembangan Madrasah. Jakarta: Depag RI. Depag RI. (2006). Kurikulum Fiqh Madrasah Aliyah. Jakarta: Depag RI.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1999). Pendekatan SPIKK (Pengajaran yang mengaktifkan siswa berpikir kritis dan kreatif) Bandung. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Pendidikan Dasar Dan Menengah. Pusat Pengembangan Penataran Guru ILmu Pengetahuan Alam.

Departemen Pendidikan Nasional. (2002). Pendekatan kontekstual (Contextual teaching and learning). Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama.

Depdiknas (2007). Materi Sosialsasi dan Pelatihan KTSP SMP. Jakarta:Depdiknas

Depdiknas, (2002). Kurikulum Berbasis Kompetensi Kebijaksanaan Umum Pendidikan Dasar dan Menengah Jakarta.

Depdiknas. (2003) Materi Pelatihan Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Penyusunan dan Penggunaan Alat Evaluasi Serta Pengembangan Sistem Penghargaan Terhadap Siswa, Jakarta : Direktorat PLP – Ditjen Dikdasmen.

Depdiknas. (2003). Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Direktorat Pendidikan Menengah Umum.

Dewey, J. (1933). How we think. 2nd ed. Boston, MA: DC Health.

Dhindsa & Shanmuganathan. (2006). Science education international: the ICASE journal, Volume 17. New York: International Council of Associations for Science Education.

Diestler, S. (2011). Becoming Critical Thinkers: A User Friendly Manual. London: Pearson Education.

Djamaroh, S.B. (2000). Guru dan anak didik dalam interaksi edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Doyle, W. (1986). Classroom Management. New York: Kappa Detla Phi.

Driver & Bell. (1987). Social Class In Urban India: Essays On Cognitions And Structures. America: Sociology Departement, American International College, Springfield, Maccashucetts.

Dwijananti, P., Yulianti, D. (2010). Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Melalui Pembelajaran Problem Based Instruction Pada Mata Kuliah Fisika Lingkungan. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 6 (2010) 108-114. Issn: 1693-1246 Juli 2010 Jf.

Efrinaldi. (2001). Reaktualisasi Hukum Islam, Suatu Kajian Metodologis dalam Pemikiran Fazlur Rahman, dalam Mimbar Hukum, No. 50 Thn. XII. Jakarta: Al-Hikmah & DITBINBAPERA Islam Depag RI, h. 98.

Eggen, P. D. & Kauchak, D. P. (1996). Strategies for Teachers: Teaching Content and Thinking Skills. USA: Allyn and Bacon.

Elder, L. (2004). Looking to the future with a critical eye: A message for high school graduates. Retrieved May 1, 2008, from http://www.criticalthinking.org/page.cfm?PageID=519&CategoryID=61. Ennis, Bob (No date). Critical thinking. [On-line], April 4, 1997. Available

HTTP: http://www.cof.orst.edu/cof/teach/for442/ct.htm

Ennis, R. H. (1989). Critical thinking and subject specificity: Clarification and needed research. Educational Researcher, 13(3), 4-10.

Ennis, R. H. (1990). The extent to which critical thinking is subject-specific: Further clarification. Educational Researcher, 19, 13-16.

Ennis, R.H. (1985). A logical basis for measuring critical thinking skills. Educational Leadership, 43(2).

Ennis, RH. (1962). A Concept of Critical Thinking. Havard University Review 1962; 22 (1): 81-111.

Ennis. R.H. (1985). Goals for A Critical Thinking I Curriculum. Developing Minds A Resource Book for Teaching Thinking. Virginia: Association for Suopervisions and Curriculum Development (ASCD) pp. 54-57.

Facione, P. A. (2008). Critical thinking: What it is and why it counts. Retrieved

January 2, 2008, from

http://www.telacommunications.com/nutshell/cthinking7.htm Fadjar, M. (1998). Visi Pembaruan Pendidikan Islam. Jakarta: LP3NI. Fadjar, M. (1999). Madrasah dan Tantangan Modernitas. Bandung: Mizan. Fakhrurozi. (2011). Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk

Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar. (Abstrak). Edisi Khusus No. 1, 2011, ISSN 1412- 565X.

Fazlur Rahman. (1965). Islamic Methodology in History. Karachi: Institute of Islamic Research.

Fazlurrahman. (1965). Islamic Methodology in History. Karachi: Institute of Islamic Research.

Fazlurrahman. (1980). Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition.. Chicago: Chicago University Press, 1980.

Fisher, Alec. (2001). Critical Thinking: An Introduction. Britain: Cambridge University Press.

Flavell, J.H., Miller, P. H. & Miller, S. A. (1993). Cognitive Development. USA: Prentice Hall.

Fogarty, R. and McTighe, J. (1993). Educating Teacher for Higer Order Thinking: The Three-Story Intellect. Teory into Practice. 32(3); 161-169.

Gagne, R. M. (1980). Learnabel Aspect of Human Thinking. In A.E. Lawson (Ed). Science Education Information Report. (hal. 1-28). New York: The Eric Science, Mathematic, and Environmetal Education Clearni House. Gagne, R.M. et al (1992). Principles of Instructional Design. New York: Harcourt

Brace Jovanovich College Publishers.

Glaser, E. (1941). An experiment in the development of critical thinking. New York: J. J. Little and Ives Company.

Glynn, T. (1992). Support Team for Regular Education. Wellington, Research and Statistic Division, Ministry of Education.

Halpern, D. F. (1996). Thingking Critically about Critical Thinking. USA: L. Erlbaum Associates, Orginal Text from University of California.

Hamalik, Oemar. (2006). Kurikulum dan Pembelajaran. Bandung: Rosdakarya Hanbury, M. (2007). Positive behaviour strategies to support children and young

people with autism. London: SAGE Publication Ltd.

Harjasujana, A.S. (1987). Proses Belajar Mengajar Membaca. Bandung: Yayasan BHF.

Hasan, A. (1988). The Early Development of Islamic Jusriprudence. Islamabad: Islamic Research Institute.

Hasan, Hamid. (1996). Inovasi dalam Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah. Bandung: PPS IKIP Bandung.

Hernawan, a.h.(2002). Kurikulum dan Pembelajaran. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Hidayat, R. (2010). Pembelajaran Kontekstual dengan Strategi dalam Upaya Pengembangan Kemampuan Pemecahan Masalah, Berpikir Kritis, dan Berpikir Kreatif Matematis Mahasiswa Bidang Bisnis. Ringkasan Desertasi Pada PPs UPI Bandung.

Hilsdon, John. (2009). Critical Thinking: Improving Analysis, Argument And Structure In Your Assignments. UK: The University of Plymouth. [Online]. Tersedia di http://www.learningdevelopment.plymouth.ac.uk/.

Hudojo. (2011). Teori Belajar Konstruktivis. Tersedia On Line: (http://yasincyber.wordpress.com/2011/10/30/teori-belajar-konstruktivis/. Ibrahim Abu Sulaiman, Abdulwahhab. (1993). Al-Fikr al-Ushuliy, Cet. Ke I.

Jeddah: Dar al-Syuruq.

Ibrahim, M. dan Nur, M. (2000). Pengajaran Berdasarkan Masalah. Surabaya: Unesa University Press.

Ibrahim, S. (2008). Analisis Materi Dan Pembelajaran Fiqh, Al-Qur`An Dan Al- Hadits Di Madrasah Aliyah (Makalah). Disampaikan pada kegiatan Orientasi Pengembangan Kurikulum 2004 (KBK) Bagi Pengawas PAI SMA/K dan MA Kota Malang.

Ibrahim, dkk. (2002). Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran. Bandung: FKIP UPI.

Ibrahim. (2007). Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa SMP dalam Matematika Melalui Pendekatan Advokasi dengan Penyajian Masalah Open-Ended. Tesis PPs UPI Bandung: Tidak Diterbitkan.

Jamaris, M. (2006). Perkembangan dan Pengembangan Anak Usia Taman Kanak- Kanak. Jakarta: Grasindo.

Joyce, B. (1992). Models of Teaching. Boston: Allyn and Bacon.

Kamarga, Hansiswany. (2000). Model Pembelajaran Pengemas Awal (Advance Organizer) dalam Implementasi Kurikukum Sejarah di Sekolah Dasar yang Menggunakan Pendekatan Kronologis dalam Rangka MengembangkannAspek Berpikir Kesejarahan (Disertasi). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Karel A. Steenbrink. (1982). Beberapa Aspek Tentang Islam di Indonesia. Jakarta: Bulan Bintang.

Katerina Malamitsa, Michael Kasoutas, Efthymios Stamoulis (2005). Assessing the Development of Critical Thinking in Greece through an Approach of Teaching Science to Primary School Students which Incorporates Aspects of History of Science. Faculty of Primary Education, National and Kapodistrian University of Athens, Athen, Greece.

Kaufman, Roger, Alicia M, Rojas and Hanna Meyer. (1993). Need Assesment a User Guide. Englewood Cliffs New Jersey: Educational Technology Publications.

Kember, D. (1995). Action Learning and Action Research: Improving the Quality of Teaching and Learning. New Jersy: Educational Technology Publications, Inc.

Kember, D. (1995). Open Learning Courses for Adults: A Model for Student Progress. New Jersy: Educational Technology Publications, Inc.

Kember, D. (1997), A re-conceptualisation of the research into university academics' conceptions of teaching, Learning and Instruction, 7, No. 3, 255-275.

Kember, D. (2001). Reflective Teaching & Learning in the Health Professions: Action Research in Professional Education. United Kingdom: Blackwell Science Ltd, a Blackwell Publishing Company.

Kember, D. (2007). Enhanching University Teaching: Lessons from Reasearch into Award-Winning Teachers. First Edition. New York: Routledge.

Khallaf, Abd al-Wahab. (1392 H.). „Ilm Ushul Al-Fiqh. Jakarta : Al-Nasyr al- Majlis al-A‟la al-Indonesy I Dakwah al-Islamiyah.

King, A. (1995). Designing the instructional process to enhance critical thinking across the curriculum: Inquiring minds really do want to know: Using questioning to teach critical thinking. Teaching of Psychology, 22 (1) , 13- 17.

Kohler, W. (1975). Gestalt Psychology: An Introduction To New Concepts In Modern Psychology. USA: New American Library.

Kompilasi Hukum Islam, Inpres No. 1 Th. 1991, Surabaya : Karya Anda, 1996. Krathwohl, D. R. ed. et al. (1964), Taxonomy of Educational Objectives:

Handbook II, Affective Domain. New York: David McKay.

Krulik, S. and Rudnik, J. A. 1996. The New Source Book Teaching Reasioning and Pbroblem Solving in Junior and Senior Hig School. Massachusets: Allyn & Bacon.

Kurt Koffka. (2001). Principles of Gestalt Psychology. London: Routledge and Kegan Paul Ltd.

Kurt Lewin. (1935). A Dynamic Theory Of Personality: Selected Papers. America: McGraw-Hill.

Kurt Lewin. (2008). Principles of Topological Psychology. America: Munshi Press.

Lawson, A. E. (2000). The Generality of Hypotetico-Deductive Reasoning: Making Scientific Thinking Explicit. The American Biology Teacher. 62(7) September 2000. p. 482-495.

Lawson, A.E. (1993). The Importance of Analogy: A Prelude to Special Issues. Journal of Research in Science Teaching, 30 (9), 1213 – 1214.

Lewis, B. & Smith, R. (2001). The Tower Under Siege: Technology, Policy, And Education. London: McGill-Queen‟s University.

Liliasari. (2001). “Model Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Ketrampilan

Berpikir Tingkat Tinggi Calon Guru sebagai Kecenderungan Baru pada Era Globalisasi. Jurnal Pengajaran MIPA 2 (1). Juni 2001. hal 55 – 56. Madjid, A. (2006). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: Rosdakarya.

Madjid, Nurcholish. (2000). Bilik-Bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: Paramadina.

Mahjuddin. (1989). Masail al-Fiqhiyyah. Jakarta : Kalam Mulia.

Makmun, Abin. S. (2003). Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosda Karya Remaja. Maksum. (1999). Madrasah, Sejarah dan Perkembangannya. Jakarta: Logos

Wacana Ilmu.

Maksum. (1999). Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Maqdisi, Faidullah al-Husni. (1323 H.). Fath al-Rahman li Thalib Ayat al- Qur’an. Beirut : Mathba‟ah Ahliyah.

Marzano, R. J. et al. (1988). Dimention of Thinking A Frame Work for Curriculum and Instruction. Virginia: Assosiation for Supervision and Curriculum Development.

McConnel, T. R. (1952). General Education. Chicago: University of Chicago Press.

McMurry. (1991). Study guide & student solutions manual for McMurry's Organic chemistry: Study Guide. London: Thomson Brooks.

McTighe, J., Wiggins, G. P. (2007). Schooling by Design: Mission, Action, and Achievement. USA: The Assosiation for Supervision and Curriculum Development (ASCD).

Merx Wertheimer. (2009). Teori Belajar Gestalt. [Online]. Tersedia: http://teori- belajar-dan-pembelajaran.blogspot.com/2009/04/teori-belajar-gestalt.html. Michael Scriven & Richard Paul. (1996). Defining critical thinking: A draft

statement for the National Council for Excellence in Critical Thinking.

[On-line]. Available HTTP:

http://www.criticalthinking.org/University/univlibrary/library.nclk

Miller, A. and Miller, E.E. (1989). From Ritual To Repertoire: A Cognitive- Developmental Systems Approach With Behavior Disordered Children. Canada: John Wiley & Sons. Inch.

Moleong, Lexy J. (2006). Metodologi Penelitian Kwalitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Munandir. (2001). Latar belakang pekerjaan dan pendidikan orangtua murid- murid sekolah menengah di Madura; risalah disajikan pada seminar. Malang: Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Malang.

Nakosteen, M. (1996). Kontribusi Islam Atas Dunia Intelektual Barat; Diskripsi Analisis Abad Keemasan Islam. Surabaya: Risalah Gusti.

Nashr, S. H. (1993). A Young Muslim’s Guide to the Modern World. terj. Hasti Tarekat. Bandung: Mizan.

Nata, A. (ed.), (2001). Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Lembaga- lembaga Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Grasindo.

Nata, A. (1994). Al-Quran dan Al-Hadits. Jakarta : Raja Grafindo Persada. Neisser, U. (1976). Cognitive Psychology. New York: Appleton-Century-Crofts. Neisser, U.. (2000). Memory Observed: Remembering In Natural Contexts. New

York: Worth Publishers.

Nickerson, R. S. (1987). Good Critical Thinkers in Terms of Knowledge, Abilities, Attitudes and Habitual in Becoming Critical Thinkers. (1) – (3). Tersedia [On Line] di: www.fk.unair.ac.id.

Nurhadi. (2004). Pembelajaran Konstektual dan Penerapannya dalam KBK. Malang: UM Press.

O‟Driscoll, M. P. (1981: 279).Supervisor behaviors, role stressors and uncertainty

as predictors of personal outcomes for subordinates. Journal of Organizational Behavior. Volumes 15, Issue 2, pp. 141-155. March 1994.

Olivia, P.F. (1997).. 4th Developing the Curriculum edition. New York: Longman Peraturan Pembinaan Perguruan Tinggi Agama Islam Seri XVII, (Jakarta: Departemen Agama RI, 2000).

Pannen, P. (2001). Cakrawala Pendidikan: Didedikasikan kepada Dr. Setijadi. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.

Patrick, (2000:1). Developing Critical Thinking. New York: Longman

Paul Everett Thomas (1999). Critical Thinking Instruction in Selected Greater Los Angeles Area High School (Dissertation). Azusa Pacific University, Azusa California.

Paul, R. (1985). Bloom's taxonomy and critical thinking instruction. Educational Leadership, 42(8), 36-39.

Paul, R. and Elder, L. (2007). Critical thinking: The art of Socratic questioning. Journal of Developmental Education, 31(1), 36-37.

P a u l , R . W . ( 1 9 9 0 ) . Critical thinking: What every person needs to survive in a rapidly changing world ( 2n d

e d . ) .

R o h n e r t P a r k , C A : C e n t e r f o r

C r i t i c a l T h i n k i n g a n d M o r a l

C r i t i q u e .

Penner, P. S. (1995). Altruistic Behavior: An Inquiry Into Motivation. Amsterdam: Atlanta, GA.

Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam Dan Bahasa Arab Di Madrasah.

Peraturan Pemerintah R.I. No.19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, Bandung : Fokusmeida.

Perkins, (1987). Principles of Community Pshycology: Perspective and Applications. USA: Oxpord University Press.

Piaget, J. (1972). Intelectual Evolution from Adolescence to Adulthood. Human Development, (5), 1 – 12.

Piaget, J. (2003). The Origins of Intelligence in Children. New York: International University Press.

Pithers, R. T. & Soden, R. (2000), Critical thinking in education: A review,

Educational Research, 42, 237-249.

Poedjiadi. (2001). Ilmu Dan Aplikasi Pendidikan Bagian I: Ilmu Pendidikan Teoretis. Bandung: UPI.

Presseisen, Barbara. (2008). Learning and Thinking Styles: Classroom Interaction. Calipornio: SAGE Company.

Presseisen, Barbara. (2008). Teaching for Intelligence. Calipornio: SAGE Company.

Print, M. (1993). Curriculum Development and Design. St. Leonard: Allen & Unwin Pty, Ltd.

Pusat Kurikulum, 2003. Kurikulum PAI SMA/MA, Jakarta: Puskur.

Rachman (1998/1999). Manajemen Kelas. Depdikbud Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi pada Primary School Teacher Development Project (IBRD: LOAN 3496-INd).

Rajendran, A., Daniel, P. (2002). The Indian verbenaceae: a taxonomic revision. India: Bishen Singh Mahendra Pal Singh.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen. Bandung: Fokusmedia.

Ricketts, C. & Ricketts, J. C. (2011). Leadership: Personal growth and career success. 3rd edition. Delmar. Clifton Park, NY.

Ricketts, J. C. & Rudd, R. D. (2002). A comprehensive leadership education model to train, teach, and develop leadership in youth. Journal of Career and Technical Education, 19(1). 7-17.

Ricketts, J. C. & Rudd, R. D. (2005). Critical thinking of selected youth leaders:

Dokumen terkait