• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PEMBAHASAN

4.6 Fitur dan Rekomendasi Spesifikasi Sistem Untuk Implementasi

4.6.2 Rekomendasi Spesifikasi Sistem Untuk Implementasi

Setelah melalui tahap ujicoba aplikasi telah siap untuk diimplementasikan pada lingkungan yang sebenarnya. Untuk itu penulis memberi rekomendasi kebutuhan server dan client baik dari segi hardware

maupun softwarenya. 1. Server Side

a. Hardware

Berikut rekomendasi hardware yang dibutuhkan pada

server untuk menjalankan ScienceTech VOD System :

1) Processor

Sistem video streaming dengan video on

demand adalah proses multi threading karena setiap

client dapat me-request stream sendiri. Untuk itu

processor kelas server (seperti Intel Xeon atau AMD

Opteron) dan memiliki multicore dengan clock tinggi dibutuhkan untuk menjalankan sistem ini, setidaknya dengan jenis dual core atau lebih baik lagi quad core. 2) Memory

Processor dengan spesifikasi tinggi seperti

diatas juga baiknya diimbangi dengan penggunaan

memory dengan clock dan kapasitas yang besar.

dijalankan. Untuk itu setidaknya dibutuhkan memory

dengan kapasitas minimal 2 GB. 3) Storage

Sebagai media penyimpanan materi video para dosen di FST, tentu dibutuhkan hard drive dengan kapasitas penyimpanan yang besar. Untuk permulaan

hard drive berkapasitas 500 GB – 1 TB sudah

mencukupi. Namun yang lebih perlu diperhatikan adalah kecepatan hard drive, setidaknya gunakan hard

drive dengan speed 10.000 – 15.000 rpm.

4) Graphic Display

Menampilkan video bukan tugas utama server, VGA onboard sudah cukup mumpuni untuk server

karena tidak digunakan untuk render grafis. b. Software

Berikut rekomendasi software yang dibutuhkan pada

server untuk menjalankan ScienceTech VOD System :

1) Operating System

ScienceTech VOD System tidak membatasi

pilihan sistem operasi yang digunakan. Sistem ini dapat berjalan pada berbagai sistem operasi seperti Linux, Windows.

2) Web server.

ScienceTech VOD System merupakan web based

application, untuk itu diperlukan web server untuk

menjalankannya. Karena menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL, maka web

server yang digunakan adalah seperti apache dan web

server sejenisnya. Selain itu tentu perlu instalasi PHP

dan MySQL itu sendiri untuk memproses aplikasi. 3) Streaming and Encoding Tools

Video yang di-upload oleh user relatif tidak hanya satu format saja, sedangkan ketika di-play pada

client sudah menjadi satu format baku (FLV). Untuk itu

dibutuhkan beberapa tools seperti Ffmpeg dan Mencoder untuk melakukan proses transcoding.

4) Video codec.

Dibutuhkan instalasi video codec seperti Apple Quicktime, Windows Media dan Flash Player untuk mengakomodir beberapa format video yang di-upload

user.

2. Client Side

a. Hardware.

Berikut rekomendasi hardware yang dibutuhkan pada

1) Processor

Tidak dibutuhkan processor dengan spesifikasi tinggi untuk menjalankan ScienceTech VOD System.

processor sekelas Pentium II atau AMD Duron pun

sanggup untuk menjalankan aplikasi ini dengan baik. 2) Memory

Begitu juga dengan memory. Tidak butuh

memory besar, setidaknya memory dengan kapasitas

256 MB sudah mampu untuk menjalankan aplikasi ini. 3) Storage

Karena beban storage sudah diambil alih oleh sistem, maka keberadaan storage pada client tidak terlalu dibutuhkan. Bahkan sebuah komputer dengan

Live CD tanpa hard drive pun dapat menjalankan

aplikasi ini. 4) Graphic Display

Sekalipun client bertugas untuk menampilkan video, bukan bukan berarti dibutuhkan VGA berkinerja tinggi untuk menjalankan sistem. VGA onboard sudah cukup mumpuni untuk menjalankan aplikasi.

b. Software

Berikut rekomendasi software yang dibutuhkan pada

client untuk menjalankan ScienceTech VOD System :

berjalan dengan baik pada berbagai sistem operasi seperti Linux, Windows dan MacOS.

2) Web browser.

ScienceTech VOD System merupakan web based

application, untuk itu diperlukan web browser untuk

menjalankannya. Mozilla Firefox, Opera, Safari dan Internet Explorer adalah beberapa web browser yang dapat menjalankan ScienceTech VOD System dengan baik.

3) Flash Plug in.

Video yang di-play pada browser sudah menjadi format baku yaitu FLV (Flash Video). Untuk itu diperlukan instalasi plug in Flash Player 9 sehingga video dapat ditampilkan terintegrasi dengan web

5.1 Kesimpulan

Dalam penelitian ini terdapat beberapa hal yang dapat penulis simpulkan, yaitu :

1. Penulis mengembangkan aplikasi dengan metode waterfall dimana pada proses perancangannya menggunakan beberapa tools yakni

Data Flow Diagram (DFD) untuk pemodelan proses dan Entity

Relationship Diagram (ERD) untuk pemodelan data.

a. Dari pemodelan proses dihasilkan 4 diagram yaitu diagram konteks, diagram nol dan diagram rinci level 1 dan level 2. b. Dari pemodelan data dihasilkan 4 buah tabel basis data yaitu

tabel user, tabel, video, tabel kategori dan tabel subkategori. 2. ScienceTech VOD System dapat berfungsi sebagaimana kebutuhan

dosen dalam analisis kebutuhan aplikasi.

a. Menyediakan kapasitas besar untuk media penyimpanan materi video dosen.

b. Dapat menangani banyak format video yang dimiliki dosen. c. Kecepatan akses akan proses penyimpanan, pencarian dan

penyampaian kepada mahasiswa.

d. Tidak membutuhkan banyak software dalam penggunaannya. e. Dapat berjalan dalam berbagai platform sistem operasi.

f. Interaktif, video player dalam sistem dapat dikontrol sepenuhnya oleh user. Misalnya play, pause, stop, fast forward

dan rewind serta kontrol fullscreen dan pengaturan volume.

3. ScienceTech VOD System memiliki tampilan, struktur navigasi, prosedur pengoperasian dan fasilitas yang relatif baik.

4. ScienceTech VOD System dapat membantu dosen dalam mewujudkan pembelajaran dengan media video serta dapat membantu mahasiswa menerima informasi pembelajaran dengan media audio visual.

5.2 Saran

Aplikasi pembelajaran berbasiskan teknologi video on demand

(ScienceTech VOD System) yang penulis kembangkan ini belumlah

sempurna dan masih terdapat beberapa kekurangan. Oleh karena penulis juga ingin menyampaikan beberapa saran guna manambah nilai dan manfaat penelitian ini, yaitu :

1. Penelitian lanjutan akan Quality Of Service (QoS) dan keamanan data.

Dalam penelitian ini, penulis tidak meneliti lebih lanjut akan

Quality of Services (QoS) dan keamanan data dari ScienceTech VOD

System. Untuk itu disarankan kepada beberapa pihak terutama

keamanan datanya sehingga aplikasi ini akan dapat lebih reliable

untuk diimplementasikan.

2. Pengembangan sistem pada jaringan internet.

Dalam penelitian penulis, ScienceTech VOD System

diproyeksikan untuk berjalan pada jaringan lokal (LAN) karena berbagai alasan dan keterbatasan. Untuk itu disarankan untuk mengembangkan aplikasi ini sehingga juga dapat berjalan pada jaringan internet karena dengan jaringan internet jangkauannya tentu akan lebih luas lagi.

3. Integrasi dengan aplikasi pembelajaran lain.

ScienceTech VOD System merupakan aplikasi pembelajaran

yang hanya dapat menangani satu jenis media saja yaitu video. Untuk itu ada baiknya jika aplikasi ini diintegrasikan dengan aplikasi lain seperti e-learning dan e-library sehingga pemanfaatannya akan menjadi lebih banyak lagi.

4. Melengkapi perangkat ajar pada tiap ruangan kelas di FST.

Untuk memudahkan dosen dalam mengunakan aplikasi ini tentu ada baiknya jika setiap ruang kelas pada FST dilengkapi dengan perangkat ajar yang dapat mengakomodasi kebutuhan aplikasidan juga dosen. Misalnya perangkat komputer yang terhubung ke jaringan serta proyektor untuk menampilkannya. Dengan terwujudnya hal tersebut maka dosen tak perlu membawa perangkat ajarnya sendiri.

yang awalnya dibangun sebagai unit usaha, yaitu studio multimedia yang bertempat di lantai 2 gedung FST (sebelah Theater Room). Namun kini studio tersebut vakum dan menurut pengamatan penulis banyak perangkat yang tak bisa dioperasikan lagi karena rusak atau hilang seperti kamera dan perlengkapan lainnya. Padahal studio multimedia tersebut dapat diberdayakan sehingga bisa berguna untuk berbagai macam hal, dalam kaitannya dengan penelitian ini studio multimedia dapat berfungsi untuk memproduksi video yang dapat dimanfaatkan oleh dosen sebagai media pembelajaran alternatif.

Untuk itu penulis menyarankan kepada FST untuk memberdayakan kembali studio tersebut karena jika dikelola dengan baik tentu dapat dimanfaatkan dengan maksimal, diantaranya untuk melakukan riset di bidang multimedia, sebagai laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa bahkan sebagai production house yang dapat mendatangkan pemasukan bagi FST.

Keunggulan Bersaing Perusahaan & Organisasi Modern,

Yogyakarta, Andi.

Andleigh, Prabhat K. Thakrar, Kiran. 1996. Multimedia Systems Design. USA. Prentice-Hall, Inc.

Austerberry, David, 2005, The Technology of Video & Audio Streaming Second

Edition, USA, Focal Press.

Azikin, Azkari, Yudha Purwanto, 2005, Video / TV Streaming dengan Video LAN

Project, Yogyakarta, Andi.

Hakim, Thursan, 2000, Belajar secara Efektif, Jakarta, Puspa Swara.

Hartono, Jogiyanto, 1999, Analisis & Disain Sistem Informasi : pendekatan

terstruktur teori dan praktek aplikasi bisnis, Yogyakarta,

Andi.

Jaromil, 2003 Video Streaming, a research on current technologies, Nederlands Instituut voor Mediakunst. http://korova.dyne.org/ video_streaming.pdf. November 21, 2007, 3:46:08 PM.

Ladjamudin, Al-Bahra Bin, 2005, Analisis dan Desain Sistem Informasi, Yogyakarta, Graha Ilmu.

Mayer, Richard E and Roxana Moreno. 1997. A Cognitive Theory of Multimedia

Learning: Implications for Design Principles. UCLA Santa

Paul Saman, Jean, 2006, Streaming Networks With VLC,

http://www.m2x.nl/mambo/packages/abstract_nluug2006.pdf. November 22, 2007, 12:26:44 AM

Pressman, Roger S, 2001, Software Enginering A Practitioner’s Approach Sixth

Edition, Canada, McGraw.Hill.

Sutabri, Tata, 2005, Sistem Informasi Akuntansi, Yogyakarta, Andi.

Sutanta, Edhy, 2004, Sistem Basis Data, Yogyakarta, Graha Ilmu

Sutisna, Entis, 2006 Pemanfaatan Teknologi Informasi dan komunikasi dalam

Pembelajaran, Guru SMAN 4 Tangerang.

http://bantencerdas.net/images/articles/opini/44/artikel_ti.pdf

July 03, 2007, 10:21:38 PM.

Syafrizal, Melwin, 2005, Pengantar Jaringan Komputer, Yogyakarta, Andi.

Wijering, Jeroen, 2005, FLV Video Compression,

http://www.jeroenwijering.com/?item=FLV_Video_Compres sion. April 02, 2008, 12:44:02 AM

Wikibooks, Mplayer, http://en.wikibooks.org/wiki/Mplayer. April 02, 2008, 13:24:22 AM

Wikipedia, Belajar, http://id.wikipedia.org/wiki/Belajar. November 22, 2007, 12:37:14 AM

Wikipedia, FFmpeg, http://en.wikipedia.org/wiki/FFmpeg. April 02, 2008, 12:50:14 AM

136

13:04:50 AM

Wikipedia, Pembelajaran, http://id.wikipedia.org/wiki/Pembelajaran. November 22, 2007, 12:40:10 AM

Wikipedia, Streaming Media, http://en.wikipedia.org/wiki/Streaming_media. November 22, 2007, 12:55:34 AM

Wikipedia, Video, http://en.wikipedia.org/wiki/Video. November 22, 2007, 13:05:31 AM

Wikipedia, Video On Demand, http://en.wikipedia.org/wiki/Video_on_demand. November 22, 2007, 13:25:52 AM

Wikipedia, Waterfall Model, http://en.wikipedia.org/wiki/Waterfall_model. November 22, 2007, 13:45:02 AM

LAMPIRAN A

INTERVIEW

Responden : Arif ( Staff Fakultas Sains dan Teknologi) Penanya : M. Qurrota Ayun

Tanggal : 8 Mei 2008

Tema : Fasilitas dan Infrastruktur FST

Tujuan : Mengetahui tentang fasilitas dan infrastruktur yang terdapat pada Fakultas Sains dan Teknologi, terutama infrastruktur jaringan komputer.

Hasil Interview :

Apakah FST sudah memiliki sistem jaringan komputer? Bagaimana skema jaringan tersebut?

FST sudah memiliki sistem jaringan komputer sendiri dimana jaringan itu terhubung dengan jaringan pusat universitas. Server utama terletak pada gedung rektorat sedangkan router utama ditempatkan pada gedung 3 yaitu gedung Fakultas Adab dan Humanioran dan Fakultas Syariah dan Hukum. Router itulah yang menghubungkan jaringan antar gedung di UIN.

Bagaimana dengan skema jaringan lokal di gedung FST sendiri? Dimana letak server dan terhubung kemana saja jaringan tersebut?

Server FST ditempatkan di ruang server di lantai 2 (sebelah dapur). Lalu switch ditempatkan pada sebiah box di toilet lantai 2. Server terhubung ke setiap ruangan ditiap lantai, dari lantai 2 sampai lantai 7. Pada setiap ruangan mulai dari ruang dekanat, jurusan hingga ruang kelas terdapat port RJ 45 sebagai penghubung jaringan dengan media transmisi kabel.

Sejauh ini belum, tapi ke depannya akan terhubung secara wireless. Saat ini masih tahap ujicoba dengan menempatkan access point di lobby program internasional di lantai 4. Nantinya access point juga akan ditempatkan di beberapa titik lagi. Sehingga setiap lantai akan terjangkau jaringan secara wireless.

Bagaimana dengan pemanfaatan server dan jaringan itu sendiri. Sudah sejauh mana pemanfaatannya?

Sejauh ini server baru berfungsi sebagai internet server dan mulai digunakan untuk sistem informasi akademik yang saat ini sedang dikembangkan. Ke depannya ruangan server akan dilengkapi dengan 2 server tambahan sehingga totalnya akan terdapat 3 server dengan perincian : internet server, web server dan mail server.

Dengan adanya webserver itu, apakah berarti FST akan memiliki IP Public sendiri?

Ya, nantinya FST akan mendapat IP Public dari ISP sehingga website FST akan dihosting pada server sendiri. Tidak dengan perusahaan penyedia hosting lagi. Selain itu webserver juga akan digunakan untuk menaruh sistem informasi akademik sehingga mahasiswa dapat mengaksesnya lewat internet.

Responden : Faisal (Mahasiswa TI) Penanya : M. Qurrota Ayun Tanggal : 13 Mei 2008

Tema : Metode Pembelajaran di FST

Tujuan : Mengetahui metode pembelajaran yang dilakukan dosen dari sudut pandang mahasiswa serta menggali informasi akan bagaimana metode pembelajaran yang efektif untuk mahasiswa.

Hasil Interview :

Seperti apa tipikal dosen terkait dengan metode pembelajarannya?

Yang pernah saya alami ya ada beberapa tipikal dosen dalam mengajar. Ada yang textbook banget, ngajar benar-benar berdasarkan buku dan menjelaskan satu arah. Ada juga yang terus menerus memberi tugas kepada mahasiswa, tetapi ada juga yang lebih banyak diskusi. Dan ada juga dosen yang menggunakan internet, kita disuruh buat milis sebagai tempat diskusi dan juga memberi dan mengumpulkan tugas kuliah.

Bagaimana dengan perangkat ajar, apakah dosen menggunakan perangkat ajar dan seperti apa?

Yang pasti sih papan tulis ya, banyak yang menulis di papan tulis. Ada juga yang menggunakan transparansi dengan OHP tapi sudah jarang karena jumlahnya terbatas. Lalu ada juga dosen yang menggunakan projector untuk melakukan presentasi dengan powerpoint meskipun tidak begitu banyak. Mungkin karena tidak semua dosen memiliki laptop sendiri.

Bagaimana proses presentasi dengan powerpoint tersebut? Apakah berupa teks atau mungkin berupa visual (gambar)?

biasanya teks ya, point-point penting saja yang ditampilkan lalu dosen menjelaskan. Tapi ada juga yang menampilkan gambar.

Apakah pernah ada dosen yang mengajar dengan media video?

Ooh ada, pernah saya diajar dosen dengan video. Jadi dulu pernah dosen Jaringan Komputer pakai video untuk memberi materi, saat itu dia memutarkan video tentang cara kerja jaringan dan internet.

Seperti apa prosesnya dan bagaimana bentuk videonya tersebut?

Dosen itu memutarkan video dari laptopnya dan ditampilkan melalui projector, lalu videonya itu berbentuk animasi 3 dimensi yang menganalogikan jaringan komputer dengan lalu lintas.

Lalu menurut anda sebagai mahasiswa, metode pembelajaran seperti apakah yang bisa diterima oleh mahasiswa?

Kalau menurut saya sih yang pasti penjelasan ya karena bagaimanapun itu perlu. Tapi yang juga penting itu visual seperti penggunaan perangkat ajar seperti projector tadi, begitu juga dengan video. Karena itu efektif banget dan mudah diterima oleh mahasiswa.

Secara umum, menurut anda sudah seberapa efektifkah metode pembelajaran yang dilakukan dosen?

Kalau dibilang efektif sih ya belum lah ya, tapi hal itu cukup bisa dimaklumi karena adanya berbagai keterbatasan oleh dosen dan juga fasilitas di FST ini.

Bagaimana harapan anda kepada fakultas untuk lebih mengefektifkan pembelajaran di kampus?

Ya mungkin dengan melengkapi infrastruktur dan fasilitas seperti menempatkan komputer dan projector di tiap kelas, karena itu nantinya membantu dosen dalam mengajar dan nantinya membuat mahasiswa lebih dapat menerima materi kuliah.

Responden : Dosen TI / SI (via email) Penanya : M. Qurrota Ayun

Tanggal : 18 Mei 2008

Tema : Metode Pembelajaran di FST

Tujuan : Mengetahui metode pembelajaran yang dilakukan dosen serta menggali permasalahan yang dihadapi dosen dalam pembelajaran, terutama dengan media video.

Hasil Interview :

Metode apa saja yang bapak lakukan dalam mengajar? Apakah verbal (berbicara dan menjelaskan) menulis di papan tulis, presentasi dengan powerpoint, dengan video atau bagaimana?

Saya menggunakan berbagai media dan alat untuk mengajar; baik oral, papan tulis, LCD projector, OHP bahkan pernah dicoba dengan distance learning yaitu via Internet (web based) tahun 2003-2004. Namun karena keterbatasan server waktu itu tidak bisa sempurna. Metode pembelajaranpun beragam; baik yang menjelaskan, diskusi, latihan mandiri maupun studi lapangan.

Sudah berapa lama bapak menggunakan video dalam mengajar? Kira-kira sejak tahun 2003-an

Apa hal yang mendasari bapak menggunakan video dalam mengajar? Apakah karena kemudahannya, efektifitasnya atau bagaimana?

Pada dasarnya saya ingin banyak variasi. Karena saya sering merasakan sulitnya membangkitkan semangat mahasiswa. Kalau mahasiswa sudah tidak semangat, jenuh, mengantuk, maka pasti susah untuk memahami materi kuliah. Kenyataannya, semua orang menyukai variasi-variasi.

mengajar? Seperti apa kesulitannya? Apakah mungkin kapasitas video yang cenderung besar? atau mungkin format video yang beragam atau bagaimana?

Kesulitan utama adalah mendapatkan video yang sesuai dengan materi yang sedang diajarkan. Tidak semua gampang di download di Internet. Hal ini sebenarnya dapat diatasi kalau bisa membuat sendiri. Saya menyarankan UIN memiliki divisi khusus yang menangani produksi materi ajar berbasiskan multimedia ini sebagaimana ada di beberapa perguruan tinggi lain.

Kesulitan lain dalam operasional adalah UIN belum menyediakan support untuk pengajaran model ini.Perangkat audio misalnya, belum disediakan. Kalau harus di auditoium atau lab multimedia, apa bisa setiap saat?

Kalau kapasitas dan format video, saya kira tidak masalah; kecuali kalau harus melalui network. Saat ini media storage sudah tidak masalah. Mau flash disk yang 10 GB sudah banyak. Player juga banyak tersedia. Codec juga demikian. Apalagi selama ini dosen yang mau mengajar menggunakan multimedia membawa sendiri laptop dari rumah karena UIN belum menyediakannya. Jadi, no problem.

Sejauh ini bagaimana tanggapan mahasiswa bapak akan metode pembelajaran yang bapak lakukan? terutama terkait dengan penggunaan video dalam mengajar?

Cukup antusias. Mungkin karena baru ya bagi mereka. Yang namanya variasi, tentu menyenangkan. Gak tahu kalau sudah sering sekali, saya kira akan jenuh juga :-)

LAMPIRAN B

Berbasiskan Teknologi Video On Demand (ScienceTech VOD System)

Nama :

Jabatan :

Silakan dijawab sesuai dengan pendapat anda setelah mencoba ScienceTech VOD System dengan melingkari salah satu jawaban.

1. Bagaimanakah tampilan dari aplikasi ScienceTech VOD System ini? a. Kurang baik b. Cukup Baik c. Baik d. Sangat baik

2. Bagaimanakah struktur menu navigasi dalam ScienceTech VOD System ini? a. Kurang jelas b. Cukup Jelas c. Jelas d. Sangat jelas

3. Bagaimanakah prosedur pengoperasian ScienceTech VOD System ini? a. Sangat sulit b. Sulit c. Mudah d. Sangat mudah

4. Sebagai perangkat ajar dengan media video, apakah fasilitas yang tersedia pada ScienceTech VOD System ini sudah cukup memadai?

a. Kurang memadai b. Cukup memadai c. Memadai d.Sangat memadai

5. Apakah menu admin pada ScienceTech VOD System ini dapat membantu anda mengelola sistem?

a. Ya b. Tidak

Jakarta,... 2008

(ScienceTech VOD System)

Nama :

Mata Kuliah :

Silakan dijawab sesuai dengan pendapat Bapak / Ibu setelah mencoba ScienceTech VOD System dengan melingkari salah satu jawaban.

1. Bagaimanakah tampilan dari aplikasi ScienceTech VOD System ini? a. Kurang baik b. Cukup Baik c. Baik d. Sangat baik

2. Bagaimanakah struktur menu navigasi dalam ScienceTech VOD System ini? a. Kurang jelas b. Cukup Jelas c. Jelas d. Sangat jelas

3. Bagaimanakah prosedur pengoperasian ScienceTech VOD System ini? a. Sangat sulit b. Sulit c. Mudah d. Sangat mudah

4. Sebagai perangkat ajar dengan media video, apakah fasilitas yang tersedia pada ScienceTech VOD System ini sudah cukup memadai?

a. Kurang memadai b. Cukup memadai c. Memadai d.Sangat memadai

5. Apakah ScienceTech VOD System ini dapat membantu dosen dalam mewujudkan pembelajaran dengan media video?

a. Ya b. Tidak

Jakarta,...2008

Berbasiskan Teknologi Video On Demand (ScienceTech VOD System)

Nama :

Jurusan : Semester :

Silakan dijawab sesuai dengan pendapat anda setelah mencoba ScienceTech VOD System dengan melingkari salah satu jawaban.

1. Bagaimanakah tampilan dari aplikasi ScienceTech VOD System ini? a. Kurang baik b. Cukup Baik c. Baik d. Sangat baik

2. Bagaimanakah struktur menu navigasi dalam ScienceTech VOD System ini? a. Kurang jelas b. Cukup Jelas c. Jelas d. Sangat jelas

3. Bagaimanakah prosedur pengoperasian ScienceTech VOD System ini? a. Sangat sulit b. Sulit c. Mudah d. Sangat mudah

4. Sebagai perangkat ajar dengan media video, apakah fasilitas yang tersedia pada ScienceTech VOD System ini sudah cukup memadai?

a. Kurang memadai b. Cukup memadai c. Memadai d.Sangat memadai

5. Apakah ScienceTech VOD System ini dapat membantu mahasiswa dalam menerima informasi pembelajaran dengan media video?

a. Ya b. Tidak

Jakarta,...2008

LAMPIRAN C

LAMPIRAN D

KODE PROGRAM

<? session_start(); include ('lib/config.php'); include ('lib/db.php'); $myusername=$_POST['myusername']; $mypassword=$_POST['mypassword']; $group = "MBR"; $result = getGroup($myusername,$mypassword); while ($row=mysql_fetch_array($result)) { $group = $row[3]; }

if( checkLogin($myusername,$mypassword) == true ) { if(checkMultipleLogin($myusername) == false) { session_register("myusername"); session_register("mypassword"); session_register("group"); $session=session_id(); insertSession($session,$myusername); header("location:index.php"); } else { header("location:forcelogin.php?user=$myusername&pass=$ mypassword"); } } else { header("location:login.php?error=1"); <? include ('lib/db.php'); session_start(); $session=session_id(); removeSession($session); session_destroy(); header("location:index.php"); ?> ADD_USER.PHP <? include('./lib/config.php'); include('./lib/db.php'); session_start(); $username =$_POST['username']; $password =$_POST['password']; if(!session_is_registered(myusername)){ header("location:login.php"); } $session=session_id(); if(checkSession($session) == false){ session_destroy(); header("location:login.php"); } if(checkUser($username) == true){ insertUser($username,$password); header("location:index.php"); } else { header("location:index.php?error=1"); } ?> } DEL_USER.PHP ?> <? include('./lib/config.php'); include('./lib/db.php');

session_start(); $id = $_GET['id']; if(!session_is_registered(myusername)){ header("location:login.php"); } $session=session_id(); if(checkSession($session) == false){ session_destroy(); header("location:login.php"); } removeUser($id); header("location:index.php?act=A1"); ?> EDIT_USER.PHP <? include('./lib/config.php'); include('./lib/db.php'); session_start(); $id = $_GET['id']; if(!session_is_registered(myusername)){ header("location:login.php"); } $session=session_id(); if(checkSession($session) == false){ session_destroy(); header("location:login.php"); } $result = getUserDesc($id); $user = ""; $pass= ""; while ($row=mysql_fetch_array($result)) { $user = $row[0]; $pass = $row[1]; } ?> ADD_SUBCATEGORY.PHP <? include('./lib/config.php'); include('./lib/db.php'); session_start(); $subkate =$_POST['subkategory']; $kate =$_POST['kategory']; if(!session_is_registered(myusername)){ header("location:login.php"); } $session=session_id(); if(checkSession($session) == false){ session_destroy(); header("location:login.php"); } if(checkSub($subkate) == true){ insertSubkategory($subkate,$kate); header("location:index.php"); } else { header("location:index.php?error=1"); } ?> DEL_SUBCATEGORY.PHP <? include('./lib/config.php'); include('./lib/db.php'); session_start(); $id = $_GET['id']; if(!session_is_registered(myusername)){ header("location:login.php"); } $session=session_id(); if(checkSession($session) == false){ session_destroy();

Dokumen terkait