• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PROFIL PERUSAHAAN/INSTANS

F. Rencana Kegiatan

1. Rencana kegiatan di Bagian Pendidikan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara adalah :

a. Menyusun jadwal perkuliahan semester ganjil/genap Tahun Ajaran 2013/2014.

b. Merancang kegiatan Ujian Akhir Semester (UAS) ganjil/genap Tahun Ajaran 2013/2014.

c. Penyusunan Kartu Rencana Studi (KRS) dan Kartu Hasil Studi (KHS) semester ganjil/genap.

d. Pelaksanaan Wisuda Mahasiswa.

2. Rencana kegiatan Bagian Pendidikan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara antara lain :

a. Menyimpan dan menyebarluaskan peraturan perundang-undangan di bidang akademik, sarana akademik, registrasi dan statistik.

b. Melaksanakan pendataan ijazah dan penyusunan buku/nomor induk mahasiswa.

c. Menyusun dan menyajikan data/informasi perkembangan pelaksanaan administrasi program akademik dan sarana akademik.

d. Mempersiapkan bahan evaluasi pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.

e. Mempersiapkan bahan pelaksanaan kegiatan perkuliahan dan ujian. f. Mempersiapkan bahan penyusunan kalender pendidikan dan

BAB III PEMBAHASAN

A. Pengertian Sistem Informasi

Sistem berasal dari bahasa latin (system) dan bahasa Yunani (sustema) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapi suatu tujuan. Sedangkan Informasi adalah pesan (ucapan atau ekpresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat direkam atau ditaransimisikan.

Sistem Informasi secara umum adalah suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan.

Berbagai definisi sistem informasi adalah:

1. Menurut Nash (1995:8) yang diterjemahkan oleh La Midjan dan Azhar Susanto, menyatakan bahwa Sistem Informasi adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atas transaksi-transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai

intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat.

2. Menurut Sidharta (1995:11) Sistem Informasi adalah sistem buatan manusia yang berisi himpunan terintergrasi dari komponen-komponen manual dan komponen-komponen terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan data, memproses data, dan menghasilkan informasi untuk pemakai.

3. Menurut Lucas (1988:35) yang diterjemahkan oleh Jugianto H.M, menyatakan bahwa Sistem Informmasi adalah sistem informasi suatu kegiatan dari prosedur-prosedur yang diorganisasikan, bilamana dieksekusi akan menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian di dalam organisasi.

4. Menurut Sutbri (2005:36) Sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi organisasi yang bersifat manajerial dalam kegiataan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakankepada pihak dalam maupun pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

5.. Menurut Arbie, (2000:35) Sistem Informasi adalah sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, membantu dan mendukung kegiataan operasi, bersifat manajerial dari suatu organisasi dan membantu mempermudah penyedian laporan yang

6. Menurut Muhyuzir, (2001,8) Sistem Informasi adalah data yang dikumpulkan, dikelompokkan dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah suatu kesatuan informasi yang saling terkait dan saling mendukung sehingga menjadi suatu inforamsi yang berharga bagi yang menerimanya.

7. Menurut O’Brien (2005 ,p5) Sistem Informasi adalah suatu kombinasi teratur apapun dari people (orang), hardware (perangkat keras) software

(piranti lunak), computer networks and data communications (jaringan komunikasi), dan database (basis data) yang mengumpulkan, mengubah dan menyebarkan informasi di dalam suatu bentuk organisasi.

Dari ketujuh pengertian Sistem Informasi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi menyediakan informasi untuk membantu pengambilan keputusan manajemen, operasi perusahaan dari hari ke hari dan informasi yang layak untuk pihak luar perusahan.

Suatu sistem informasi pada dasarnya terbentuk melalui suatu kelompok kegiataan operasi yang tetap, yaitu:

1. Mengumpulkan data 2. Mengelompokan data 3. Menghitung

4. Menganalisa

Sasaran sistem informasi adalah:

a) Meningkatkan penyelesaian tugas, yang dimana pemakai harus lebih produktif agar menghasilkan keluaran yang memiliki mutu yang tinggi.

b) Meningkatkan efektifitas secara keseluruhan, yaitu sistem harus mudah dan sering digunakan.

c) Meningkatkan efektifitas ekonomi yaitu, keuntungan yang diperoleh dari sistem harus lebih besar dari biaya yang dikeluarkan.

Penjelasan atas dua teknologi yang mendasari teknologi informasi adalah sebagai berikut:

a. Teknologi Komputer

Teknologi Komputer adalah yang berhubungan dengan komputer, termasuk peralatan-peralatan yang berhubungan dengan komputer seperti printer, pembaca sidik jari, dan bahkan CD-ROM. Komputer adalah mesin sebaguna yang dapat dikontrol oleh program yang digunakan untuk mengolah data menjadi inforamsi. Program adalah deretan instruksi yang digunakan untuk mengendalikan komputer sehingga komputer dapat melakukan tindakan sesuai yang dikehendaki pembuatnya. Data adalah bahan mentah bagi komputer yang dapat berupa angka maupun gambar, sedangkan informasi adalah bentuk data yang telah diolah agar dapat menjadi bahan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan.

b. Teknologi Komunikasi

Teknologi Komunikasi atau bisa juga disebut teknologi komunikasi adalah teknologi yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh. Termasuk dalam kategori teknologi ini adalah telepon, radio, dan televisi. Perlu diperhatikan bahwa komputer tidak harus berupa seperti PC yang anda jumpai dirumah atau dikantor, tetapi juga bisa berupa peralatan-peralatan yang lain seperti mesin pembuat kopi, oven mikro gelombong (microwave), remote untuk televisi, ponsel (henphone/mobile phone) dan

CD Player.

Mengingat keadaan seperti ini, banyak yang berpendapat bahwa istilah komputer kurang tepat. Komputer tidak sekedar untuk melaksanakan komputerisasi seperti yang tersirat pada namanya. Sebagaimana dikatakan oleh Jhon Von Neuman, Pelopor teknologi komputer, bahwa yang disebut komputer seharusnya tidak dinamakan seperti itu, tetapi lebih tepat kalau dipanggil ‘mesin serbaguna’ (Williams dan Swyer, 2003).

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mencakup dua aspek yaitu, Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolan informasi. Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Karena itu, Teknologi Informasi dan teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang terpisahkan yang menagandung pengertian luas tentang segala kegaiataan yang terkait dengan

pemrosesan, manipulasi, pengelolan, dan transfer/pemindahan informasi antara media. Dari pembahasan diatas tersirat bahwa teknologi informasi tidak harus secara spesifik berupa komputer yang terhubung ke komputer lain melalui alat komunikasi, tetapi juga dapat berupa peranti seperti ponsel ataupun peralataan elektronoka lain yang berhubungan dengan penajian informasi (misalnya televisi).

B. Peranan Pengembangan Sistem Informasi Pada Dunia Pendidikan

Pengembangan Sistem Informasi dan komunikasi dalam hal ini khususnya internet telah banyak dugunakan sebagai sumber informasi dalam dunia pendidikan. Saat ini komputer bukan lagi merupakan barang mewah, alat ini sudah digunakan di berbagai bidang pekerjaan seperti halnya pada bidang pendidikan. Pada awalnya komputer dimanfaatkan di sekolah sebagai penunjang Microsoft Word, Excel, Access.

Dengan masuknya materi Pengembangan Sistem Informasi dan Komunikasi dalam kurikulum baru, maka peranan komputer sebagai salah satu komponen utama dalam TIK mempunyai posisi yang sangat penting sebagai salah satu media pembelajaran. Selain itu teknologi informasi juga dapat melahirkan fitur-fitur baru dalam dunia pendidikan pada zaman sekarang. Sistem penagajaran berbasis multimedia (teknologi yang melibatkan teks, gambar, suara, dan vidio) dapat menyajikan materi yang lebih menarik, tidak menoton, dan memudahkan penyampaian. Murid dan mahasiswa dapat mempelajari materi tertentu secara mandiri dengan mengunakan komputer yang dilengkapi dengan program berbasis multimedia. Kini telah banyak perangkat lunak yang tergolong sebagai edutainment yang merupakan perpaduan antara pendidikan (education) dan

hiburan (entertaiment). Pada dunia pendidikan di Indonesia, komputer sudah diperkenalkan dan digunakan di sekolah-sekolah mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

Perkembangan sistem informasi memberi kemudahaan bagi mahasiswa dalam mencari dan menyediakan bahan-bahan pembelajaran juga bisa didapatkan, misalnya dengan adanya konsep perpustakaan elektronik (e-libary) atau buku elektronik (e-book). Ditambah lagi adanya internet dimungkinkan untuk mencari koleksi perpustakaan berupa buku-buku, modul, jurnal, makalah, majalah, surat kabar, dan lain sebagainya. Unversitas Sumatera Utara telah menerapkan pembelajarannya melalui internet. Mahasiswanya dapat belajar lewat buku-buku atau modul yang disajikan secara menarik baik dalam bentuk teks atau audio-

visual (multimedia) yang disajikan lewat internet. Bahkan dengan internet

dimungkinkan untuk setiap mahasiswanya berkomunikasi denagn e-mail bahkan berinteraksi langsung.

Pesatnya Perkembangan Teknologi Informasi, khususnya internet memungkinkan pengembangan layanan informasi yang lebih baik dalam suatu institusi pendidikan. Dilingkungan perguruan tinggi, pemanfaatan Teknologi Informasi lainnya yaitu diwujudkan dalam suatu sistem yang disebut electronic

university. Pengembangan Universitas bertujuan untuk mendukung

penyelenggaraan pendidikan, sehingga perguruan tinggi dapat menyediakan layanan informasi yang lebih baik kepada mahasiswanya dan komunitasnya, baik didalam maupun diluar perguruan tinggi tersebut melalui internet. Layanan pendidikan lain yang bisa dilaksanakan melalui sarana internet yaitu dengan

menyediakan materi kuliah secara online dan materi kuliah tersebut dapat diakses oleh siapa saja yang membutuhkan.

C. Pengembangan Sistem Informasi Untuk Sarana Pengelolan Informasi Pada Bagian Tata Usaha Fakultas Ekonomi Universitas Sumetera Utara

Fakultas adalah unsur pelaksanan akademik yang melaksanakan dan mengembangkan pendidikan, penelitian, pengabdian/pelayanan masyarakat dan pembinanan sivitas akadenik serta melaksanakan urusan Tata Usaha Fakultas. Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara yang merupakan instansi pemerintah tentulah mempunyai bagian/unit tata usaha. Agar tercapainya optimalisasi tata kerja instansi diperlukan pengembangan system informasi dengan mengandalkan teknologi modern untuk sarana pengelolan informasi dengan mengandalkan teknologi modern untuk sarana pengelolan informasi, sehingga tata usaha dapat berjalan sesuai dengan fungsi dan tugasnya. Adapun rincian tugas bagian Tata Usaha Fakultas Ekonomi adalah:

1. Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Bagian dan mempersiapkan penyusunan RKAT.

2. Menghimpun dan menelah peraturan perundang-undangan di bidang ketatausahaan akademik, administrasi umum dan keuangan, kemahsiswaan dan alumni, kepagawaian, dan perlengkapan.

3. Mengumpulkan dan mengolah data ketatausahaan di bidang akademik, administrasi umum dan keuangan, kemahsiswaan dan almni, kepagawaian, dan perlengkapan.

4. Melaksanakan urusan persuratan, kerumahtangaan, perlengkapan, kepagawaian, keuangan, dan kearsipan.

5. Melaksanakan urusasn rapat dianas dan upacara resmi di lingkungan fakultas.

6. Melaksanakan administrasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian/ pelayanan kepada masyarakat.

7. Melasanakan urusan kemahsiswaan dan hubungan alumni fakultas.

8. Melaksanakan pemantuan dan evaluasi kegiatan di lingkungaan fakultas.

9. Melaksanakan administrasi perencanaan dan pelayanan informasi.

10. Melaksankan penyimpanan dokumen dan surat yang berhubungan dengan kegiatan fakultas.

11. Menyusun laporan kerjs Bagian dan mempersiapkan penyususnan laporan fakultas.

Kegiatan Ketatausahan diperlukan barang-barang pendukung pekerjaan, agar efektifitas kerja dapat terlaksana. Begitu pula pada Tata Usaha Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara, diperlukan peralataan penunjang kerja, agar pekerjaan yang dilakukan Tata Usaha disesuaikan dengan pekerjan kualitas pegawai yang mengerjakan metode, dan prosedur yang dipergunakan dalam pekerjan. Pemimpin Tata Usaha juga harus pandai dan cermat dalam memilih yang terbaik, karena fasilitas harus yang cukup memadai akan memberikan efisiensi yang bisa bagi kantor itu sendiri. Peralataan dan perlengkapan kantor

sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan pekerjaan Tata Usaha agar berjalan dengan lancar. Untuk menjadikan teknologi bukan sekedar alat, atau bahkan memperalat kehidupan manusia, kita harus menyadari hubungan antar manusia dan teknologi itu sendiri.

Bagian tata usaha tidak dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan yang memadai, mungkin saja bagian Tata Usaha akan menghadapi hambatan dalam pelaksanan tugasnya. Selain itu, pekerjan yang dibantu peralatan dan perlengkapan kantor dalam pengerjannya akan tampak baik, bermutu, dan profesional. Bila standar peralatan dan perlengkapan Tata Usaha disebut dapat dipenuhi pada setiap meja, maka akan dapat dihindari terjadinya peminjaman alat- alat Tata Usaha antar pegawai yang lainnya karena bila terjadi peminjaman alat- alat tersebut maka akan mengakibatkan terjadi ganguan pada pegawai yang meminjamkan alat tersebut. Akibat lainnya juga akan mengurangi efisiensi kerja dari pegawai tersebut, karena harus meminta kembali alat-alat tata usaha yang dipinjam pegawai lain, ini berarti pemborosan dari segi waktu.

Setiap meja di bagian Tata Usaha harus tersedia lengkap semua peralatan dan perlengkapan, maka setiap pegawai kantor tersebut akan dapat bekerja dengan tenang dan tidak terganggu. Beberapa peralatan modren yang ada dan digunakan dalam kegiatan Tata Usaha Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara antar lain:

1. Komputer 2. Printer 3. Faxmilie 4. Internet

Penggunan teknologi modren ini belum digunakan secara optimal, disebabkan karena pegawai dan karyawan yang bekerja pada bagian Tata Usaha masih kurang memahami cara pengunaanya. Selain itu juga karena kurangnya pemahaman akan penggunaan peralatan tersebut, peralatan yang digunakanpun masih sering ada kerusakan sehingga menyebabkan pekerjaan tidak dapat dilakukan dengan baik.

Sistem yang terdapat dan biasa digunakan oleh bagian Tata Usaha Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara adalah:

1. Sistem Informasi Akademik

Dalam sistem ini, informasi yang disediakan oleh perguruan tinggi antar lain:

a. Registrasi Mahasiswa Baru

Sistem informasi dapat mencetak kartu mahasiswa secara langsung. Selain itu juga dihasilkan laporan yaitu data induk mahasiswa, daftar mahasiswa,rekap mahasiswa per fakultas per jurusan dan daftar mahasiswa baru per jurusan.

b. Registrasi Mahasiswa Lama

Demikian juga sistem informasi dapat langsung mencetak kartu mahasiswa per fakultas per jurusan, daftar SPP , pratikum mahasiswa dan terakhir rekap mahasiswa yang cuti dan pindah.

c. Penyelenggaraan Akademik

Informasi yang dihasilkan masih dibedakan untuk tiga kelompok. Kelompok-kelompok tersebut adalah mahasiswa, dosen,dan fakultas. Untuk informasi yang dibutuhkan antara lain jadwal kuliah, daftar hadir mahasiswa, daftar ujian mahasiswa, kartu kemajuan studi, dan daftar peserta kuliah, daftar hadir dosen, daftar isian nilai dari daftar prestasi nilai akademik. Terakhir, yaitu fakultas membutuhkan informasi mengenai daftar mahasiswa, sejarah kemajuan studi prestasi.

d. Lulusan / Alumni

Informasi yang dihasilakan antara lain transkip akademik. Semantara itu untuk kebutuhan manajemen perguruan tinggi dapat disediakan daftar lulusan dan rekap penyelesaian studi.

e. Pembinaan Kurikulum

Informasi yang dapat disediakan baik itu mahasiswa, dosen maupun universitas adalah daftar kuliah.

2. Sistem Informasi Sarana dan Prasarana

Ada dua kelompok informasi yang bisa ditemukan dalam sistem ini di setiap perguruan tinggi yaitu buku induk (identitas dan pengolahan). Dalam kelompok informasi pengolahan, mahasiswa dan dosen mendapatkan jadwal kuliah.

Informasi yang dapat disediakan antara lain:

Untuk kebutuhan manejemen Universitas:

a. Daftar barang

b. Daftar kapasitas uang kuliah c. Daftar ruang perpustakaan d. Daftar ruang labotarium e. Daftar ruang dosen

f. Rekap jumlah barang inventaris dan non-inventarisasi g. Rekap jumlah ruang per fakultas

h. Rekap jumlah ruang Labotarium per fakultas i. Rekap ruang perpustakaan per fakultas

3. Sistem Informasi Keterangan/ Kepagawaian

Dalam system informasi ini, ada dua kelompok informasi, yaitu data induk dan pengelolan. Informasi yang dapat disediakan untuk memenuhi kebutuhan manajemen universitas adalah:

a. Daftar urut kepangkatan

b. Daftar pegawai calon naik golongan

c. Rekap pegawai menurut jenjang pendidikan d. Rekap pegawai menurut golongan

f. Daftar gaji

Adapun informasi yang dibutuhkan oleh direktorat jendral adalah rekap pegawai menurut jenjang pendidikan dan daftar pegawai calon pensiun.

4. Sistem Informasi Pengabdian Pada Masyarakat

Kegiatan unit kerja ini antara lain menyelengarakan kuliah kerja nyata bagi mahasiswa. Informasi yang dapat disediakan anatara lain :

a. Daftar nilai untuk mahasiswa dan jadwal bimbingan serta daftar bobot kredit bimbingan untuk dosen.

b. Bagi manajemen perguruan tinggi dapat disediakan daftar judul pengabdian, rekap kegiatan pengabdian per fakultas dan asal dana, rekap kegiataan pengabdian per jenis kegiatan dan lokasi, serta rekap pengabdian per jenis kegiatan dan bidang ilmu.

5. Sistem Informasi kemahsiswaan dan Alumni

Sistem kemahsiswaan dan alumni terdiri dari empat modul, yaitu kegiatan

kemahasiswaan, kesehjahteran mahasiswa, kelembagan mahasiswa dan infomasi khusus, dan lulusan. Dengan demikian, informasi yang disediakan oleh perguruan tinggi antara lain :

a. Laporan aktifitas kegiatan b. Daftar penyelesaian kegiataan c. Rekapitulasi aktifitas kegiatan d. Daftar fungsionaris kegiataan e. Daftar mahasiswa dan aktifitasnya

f. Laporan aktifitas lembaga mahasiswa g. Rekapitulasi aktifitas lembaga

h. Daftar fungsionaris lembaga i. Daftar informasi khusus j. Daftar penghuni asrama k. Rekapitulasi informasi khusus j. Daftar penghuni asrama k. Rekapitulasi informasi khusus l. Daftar pengurus dan fasilitas asrama

m. Daftar calon/penerimaan beasiswa per jenis beasiswa

n. Rekapitulasi calon/penerimaan beasiswa penerimaan beasiswa per fakultas o. Laporan kemajuan IPK (Indeks Prestasi Kumalatif) penerimaan beasiswa per fakultas

p. Daftar perincian dana ID (identitas diri). q. Daftar penerimaan dana/ansuransi

r. Daftar jumlah anggota koperasi mahasiswa s. Daftar pengurus koperasi mahasiswa t. Daftar instansi lulusan

6. Sustem Informasi Perpustakaan

Subsistem perpustakaan, terdiri dari atas tiga kegiataan, yaitu inisialisasi buku, keangotan dan pelayanan perpustakan. Informasi yang dapat disediakan oleh perguruan tinggi antar lain adalah:

a. Pencetakaan katolog bahan pustaka

b. Rekapitulasi bahan pustaka per jenis penerbitan c. Rekapitulasi pengunjung dan peminjam per fakultas d. Rekapitulasi bahan pustaka yang dipinjam

e. Peminjam yang terlambat mengembalikan bahan pustaka

7. Sistem Informasi Keuangan

Sistem inforamsi keuangan , terdiri dari:

a. Anggaran

b. Transaksi

c. SPJ (surat pertangung jawaban), SPP (Slip Pembayaran Pelunasan)

d. Pengkajian

Dengan demikian, informasi yang dapat disediakan adalah:

1) Anggaran belanja per tahun 2) Kegiataan anggaran belanja 3) Daftar surat perintah membayar 4) Daftar surat pertangung jawaban

5) Rekapitulasi realisasi daftar perincian kegiatan bidang-bidang 6) Rekapitulasi anggaraan rutin per unit kerja

7) Rekapitulasi anggaraan pembangunaan per unit kerja

8) Rekapitulasi SPP(Slip pembayaran Pelunasan) per unit kerja 9) Rekapitulasi anggaraan rutin per fungsi

10) Rekapitulasi anggaran pembanguan per fungsi

11) Rekapitulasi perolehaan SPP (Slip Pembayaran Pelunasan) per semester 12) Daftar gaji pegawai

D. Tujuan Pengembengan Sistem Informasi Pada Bagian Tata Usaha Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara

Tujuan Pengembangan Sistem Informasi dan Komunikasi Pada Bagain Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara yaitu agar para pegawai dapat dan terbiasa menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan Tata Usaha, bekerja, dan aktifitas lainnya sehingga pegawai mampu berkreasi, mengembangkan sikap imaginatif, mengembangkan kemampuan ekspolarisasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan baru di lingkungannya.

Melalui pemnfaatan Teknologi Informasi yang modren diharapkan pegawai dapat terlibat pada perubahan pesat dalam kehidupan yang mengalami penambahan dan perubahan dalam penggunaan beragam produk teknologi informasi dan komunikasi. Pegawai menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mencari, mengeksplorasi, menganalisis dan saling tukar informasi secara efisien dan efektif.

Dengan menggunakan Sistem Informasi dan Komunikasi, pegawai akan dangan cepat mendapatkan ide dan pengalaman dari berbagai kalangan. Penambahan kemampuan pegawai karena penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi akan mengembangkan sikap inisiatif dan kemampuan belajar mandiri, sehingga pegawai dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri

kapan dan dimana penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal, termasuk apa implikasinya saat ini dan dimasa yang akan datang.

Secara khusus, tujuan memanfaatkan Sistem Inforamasi dan Komunikasi adalah:

1. Meyadarkan pegawai akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah sehingga pegawai dapat termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari Sistem Informasi dan Komunikasi.

2. Memotivasi kemampuan pegawai untuk bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi, sehingga pegawai bisa

melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari-hari secara mandiri.

3. Mengembangkan kompetensi pegawai dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendukung kegiataan belajar dan bekerja.

4. Mengembangkan kemampun berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, sehingga proses Tata Usaha dapat lebih optimal.

E. Dampak Kemajuan Sistem Informasi Pada bagian Tata Usaha Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara

Dampak dari kemajuan Sistem informasi pada bagian Tata Usah Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara sebagai contoh misalnya tentang potret sebuah Universitas yang telah dilengkapi dengan peralatan/fasilitas penyajian media. Para pegawai juga dilatih tentang cara-cara merancang dan mengembangkan suatu pekerjaan ke dalam media tertentu, seperti computer.

Selanjutnya, melakukan pemanfaatan teknologi moderen dalam kegiataan setiap pekerjaan di fakultas.

Konteks kegiataan pekerjaan yang demikian ini, seorang pegawai dapat menghemat sebagian dari waktu (lebih efisien) yang disediakan untuk kegiataan pekerjaan disamping menghemat energi dalam melaksankan suatu pekerjan.

Pegawai juga mampu mengelola kegiatan pekerjaannya dengan menggunakan jenis Teknologi Informasi tertentu seperti komputer, maka setidaknya-tidaknya pegawai memperlihatkan bahwa dirinya sudah mulai memahami makna dan pentingnya pemanfaatan Teknologi Informasi dalam kegiatan usaha. Tidak hanya sekedar memahami tetapi pegawai juga telah mulai menerapkan pemanfaatan Teknologi Informasi dalam kegiataan magang yang dilakukan para mahasiswanya.

Beberapa sempel potret kegiatan Tata Usaha yang telah dikemukakan di atas, ada makna penting yang dapat diambil, yaitu:

1. Pegawai lebih efisien dalam mengelola kegiatan Tata Usaha

2. Pegawai lebih aktif bekerja mengerjakan kegiatan Tata Usaha sehingga kegiataan kerja menjadi lebih menarik dan tidak membosankan.

Perubahan kemajuan Sistem Informasi ini melanda semua aspek kehidupan manusia, termasuk pendidikan/pembelajaran. Pendapat Rosenberg (2001) sebagaimana dikutip oleh Mahmud Surya mengemukan bahwa pergeseran paradigma dalam proses pembelajaran adalah:

a. Dari pelatihan ke penampilan

b. Dari ruang kelas ke mana dan kapan saja c. Dari kertas ke “online” atau saluran

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

Dokumen terkait