• Tidak ada hasil yang ditemukan

PIMPINAN FAKULTAS

7. Sub Bagian Perlengkapan

2.8 Rencana Kegiatan

Untuk mencapai program kerja dan rencana kerja Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara menyusun beberapa langkah kegiatan sebagai berikut:

1. Peningkatan proses belajar – mengajar, silabus metode dan alat yang digunakan dapat ditingkatkan.

2. Jumlah lulusan meningkat, dan diharapkan lulus tepat waktu, serta indeks prestasi lebih baik.

3. Melakukan inovasi database mahasiswa, kartu rencana mahasiswa, kartu hasil studi, jadwal kuliah, jadwal ujian mid smester dan jadwal ujian smester telah terprogram.

4. Memperbaiki rank kuliah mahasiswa dan dosen serta departemen, ruang baca.

5. Meningkatkan kompetensi mahasiswa, setiap penerimaan mahasiswa baru diadakan kepemimpinan mahasiswa untuk kegiatan perkenalan dengan mahasiswa baru.

6. Dosen muda diwajibkan untuk mengikuti program pekerti, applied approach, workshop, seminar, lokakarya.

7. Mata kuliah yang diberikan kepada mahasiswa harus sesuai dengan kurikulum dan harus ada rumpun ilmunya.

8. Membantu proses kenaikan pangkat dan jabatan dosen.

9. Melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat yang harus dirapatkan oleh departemen.

24

10. Memberi dorongan kepada dosen muda dan melanjutkan program studi S2 dan S3 baik di dalam maupun di luar negeri.

11. Meningkatkan jumlah mahasiswa yang diterima.

12. Meningkatkan kegiatan seminar, lokakarya, kuliah umum yang diadakan pimpinan fakultas.

13. Memberi bimbingan kepada mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan magang / praktek kerja lapangan agar mendapatkan kelulusan yang berkualitas.

14. Departemen menyiapkan borang, laporan evaluasi diri per semester untuk meningkatkan nilai akreditas masing-masing departemen yang lebih baik.

15. Dengan adanya kerjasama pihak fakultas dengan instansi luar maka beasiswa yang diterima mahasiswa dapat bertambah.

Pengelolaan berasal dari kata kelola dan merupakan terjemahan dari kata management (Bahasa Inggris).Terbawa oleh derasnya arus penambahan kata

pungut ke dalam bahasa Indonesia, istilah inggris tersebut lalu menjadi manajemen atau menejemen.

Menurut Soekanto(2002: 97) adalah suatu proses yang dimulai dari proses perencanaan, pengaturan, pengawasan, penggerak sampai dengan proses terwujudnya tujuan. Pengelolaan dalam pendidikan adalah suatu layanan yang berfokus pada pengawasan dan pengaturan peserta didik diluar ataupun di dalam kelas yang meliputi pendaftaran, pengenalan , pengembangan minat siswayang di mulai dari masuknya peserta didik sampai mereka lulus.Menurut Prajudi(2000:109) pengelolaan adalah suatu pengendalian dan pemanfaatan semua faktor yang menurut suatu perencanaan di perlukan untuk menyelesaikan suatu tujuan kerja tertentu. menurut Moekijat (2000:113) adalah rangkaian kegiatan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, petunjuk, pelaksanaan, pengendalian dan pengawasan.

Dari berbagai macam pengertian pengelolaan di atas dapat menarik garis besar pengertian pengelolaan yaitu suatu rangkaian pekerjaan atau usaha yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk melakukan serangkaian kerja dalam mencapai tujuan tertentu. Dan juga dapat dilakukan untuk menghasilkan suatu produk atau jasa yang efektif dan efisien terutama dalam pengelolaan inventaris.

26

3.1.1. Tujuan Penglolaan

Tujuan pengelolaan adalah agar segenap sumber daya yang ada seperti, sumber daya manusia, peralatan atau sarana yang ada dalam organisasi dapat digerakkan sedemikian rupa, sehingga terhindar dari pemborosan waktu dan pengeluaran biaya.

Tujuan pengelolaan akan tercapai jika langkah-langkah dalam pelaksanaan manajemen di tetapkan secara tepat, Affifiddin (2010:3) menyatakan bahwa langkah-langkah pelaksanaan pengelolaan berdasarkan tujuan sebagai berikut:

a. Me nentukan strategi

b. Menentukan sarana dan batasan tanggung jawab

c. Menentukan target yang mencakup criteria hasil, kualitas dan batasan waktu

d. Menentukan pengukuran pengoperasian tugas dan rencana

e. Menentukan standar kerja yang mencakup efektivitas dan efisiensi f. Menentukan ukuran untuk menilai

g. Mengadakan pertemuan h. Pelaksanaan

i. Mengadakan penilaian

j. Mengadakan review secara berkala

k. Pelaksanaan tahap berikutnya, berlangsung secara berulang-ulang

Berdasarkan uraian diatas bahwa tujuan pengelolaan tidak akan terlepas dari memanfaatkan sumber daya , sarana dan prasarana secara efektif dan efisien agar tujuan organisasi dapat tercapai.

3.1.2. Fungsi Pengelolaan

Terry dalam Sobri (2009:1) mengartikan fungsi pengelolaan sebagai usaha untuk mencapaitujuan yang telah ditentukan sebelumnya melalui usaha orang lain.

Pengelolaan adalah serangkaian kegiatan untuk mencapati sasaran-sasaran tertentu dengan menggunakan orang-orang sebagai pelaksanaanya (Purwanto, 2009:70)

Terry (2006:342) menuliskan ada 4 fungsi pengelolaan yang dikenal dengan POAC antara lain: Planning, Organizing, Actuating, Controling.

Dari beberapa definisi dan konsep pengelolaan di atas dapat dipahami bahwa suatu pengelolaan merupakan suatu proses yang berhubungan dengan implementasi indikator fungsi-fungsi pengelolaan atau manajemen yang berperan penting dan efektif dalam menunjang tercapainya tujuan individu, lembaga, maupun organisasi atau perusahaan.

3.2 Pemeliharaan

3.2.1 Pengertian Pemeliharaan

Kata pemeliharaan diambil dari bahasa Yunani terein artinya merawat, menjaga dan memelihara. Setiap barang yang digunakan oleh organisasi memebutuhkan pemeliharaan.

Pemeliharaan adalah kegiatan untuk memelihara atau menjaga fasilitas/peralatan pabrik dan mengadakan perbaikan atau penyesuaian/penggantian yang diperlukan agar supaya terdapat suatu keadaan operasi produksi yang memuaskan sesuai dengan apa yang direncanakan (Assauri, 2004:65)

28

Menurut Sehrawat (2001:) pemeliharaan adalah sebuah pekerjaan yang dilakukan secara berurutan untuk menjaga atau memperbaiki fasilitas yang ada sehingga sesuai dengan standar fungsional dan kualitas.

Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa kegiatan pemeliharaan dilakukan untuk merawat ataupun memperbaiki peralatan perusahaan agar dapat melaksanakan produksi atau dalam kasus ini kegiatan kepegawaian yang dilakukan pegawai Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU dengan efektif dan efesien.

3.2.2 Tujuan Pemeliharaan

Menurut Daryus (2007:72) dalam manajemen pemeliharaan mesin, tujuan pemeliharaan yang utama dapat didefenisikan sebagai berikut:

1. Untuk memperpanjang kegunaan asset

2. Untuk menjamin ketersediaan optimum peralata yang dipasang untuk produksi dan mendapatkan laba investasi maksimum yang mungkin 3. Untuk menjamin kesiapan operasional dari seluruh peralatan yang

diperlukan dalam keadaan darurat setiap waktu

4. Untuk menjamin keselamatan orang yang menggunakan sarana tersebut.

3.2.3 Fungsi Pemeliharaan

Menurut Ahyari (2002:89) fungsi pemeliharaan adalah agar dapat memperpanjang umur ekonomis dari mesin dan peralatan produksi yang ada serta mengusahakan agar mesin dan peralatan produksi tersebut selalu dalam keadaan optimal dan siap pakai untuk pelaksanaan proses produksi.

Keuntungan-keuntunganyang akan diperoleh dengan adanya pemeliharaan

yang baik terhadap mesin, adalah sebagai berikut:

1. Mesin dan peralatan produksi yang ada dalam perusahaan yang bersangkutan akan dapat dpergunakan dalam jangka waktu panjang.

2. Pelaksanaan proses produksi dalam perusahaan yang bersangkutan berjalan dengan lancar.

3. Dapat menghindari diri atau dapat menekan sekecil mungkin terdapatnya kemungkinan kerusakan-kerusakan berat dari mesin dan peralatan produksi selama proses produksi berjalan.

4. Peralatan produksi yang digunakan dapat berjalan stabil dan baik, maka proses harus dilaksanakan dengan baik pula.

3.2.4 Jenis-Jenis Pemeliharaan

1. Prefentive Maintenance disebut juga tindakan pencegahan atauoverhaul, yaitu kegiatan pemeliharaan dan perawatan untuk mencegah kerusakan yang tak terduga dan menemukan kondisi atau keadaan yang menyebabkan fasilitas operasi lebih tepat.

2. Corrective Maintenance disebut juga break down maintenance, yaitu kegiatan pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan setelah terjadi kerusakan, kegagalan ,atau kelainan fasilitas produksi sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik.

Melalui sumber dari wawancara oleh Bapak Arman sebagai pegawai wakil dekan II ,menyatakan bahwa pemeliharaan mesin-mesin pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU menggunakan jenis pemeliharaan Prefentive Maintenance, Jenis pemeliharaan inventaris pada Fakutlas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera

30

Utara tebagi menjadi dua, yaitu pertahun dan perbulan. Untuk yang pemeliharaan inventaris periode setahun contohnya seperti pemeliharaan plafon pada gedung.

Dan yang periode sebulan sekali adalah peeliharaan air, listrik, dan komputer.

Dokumen terkait