No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab
I Manajemen Perubahan
1. Tim Kerja SK Tim Kerja Reformasi Birokrasi telah dibuat sesuai prosedur yang telah ditetapkan
- Menyusun SOP pemilihan Tim Kerja RB.
- Pemilihan calon anggota Tim Kerja RB sesuai prosedur pembentukan Tim RB
- Terbentuknya Tim Kerja RB
- SOP Pemilihan Tim Kerja RB ;
- SK. Tim Kerja RB Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT
Januari 2021 - Pokja Manajemen Perubahan
- Sekretariat
2. Dokumen Rencana Kerja Reformasi Birokrasi
Dokumen Rencana Kerja Reformasi Birokrasi telah dibuat dan di
sosialisasikan
- Penyusunan dokumen rencana kerja Reformasi Birokrasi, menentukan rencana aksi;
- Rencana Kerja ditetapkan dengan SK Kadis
- mensosialisasikan kepada seluruh pegawai, dan sosialisasi melalui website
- Dokumen Rencana Kerja Reformasi Birokrasi - SK Kadis tentang
penetapan Renja RB - Publikasi di Website
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi
- Semua ketua Pokja
3. Pemantauan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi
Pemantauan dan Evaluasi Implementasi Rencana Kerja secara berkala per triwulan
- Rapat Evaluasi implementasi rencana kerja setiap 3 bulan sekali, - Tindak lanjut hasil monev
sebelumnya dan
dikomunikasikan dengan unit kerja
Undangan rapat, daftar hadir, notulen rapat, Lembar Monev RB, bukti hasil monev sebelumnya
Triwulan - Pokja Manajemen Perubahan
- Sekretariat - Ketua Tim RB
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab - Para asseor mencapai
konsensus atas pengisian kertas kerja sebelum menetapkan nilai PMPRB instansi
- Assessor melakukan review terhadap kertas kerja LKE sebelum menyusun kerja kerja instansi
- Penanggung jawab internal unit kerja telah melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi.
4. Perubahan pola pikir dan budaya kerja
Pimpinan berperan sebagai role model dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi
Pimpinan memberi teladan dengan mengisi / mencatat kehadiran setiap hari seperti pegawai lain
Daftar hadir Setiap hari kerja
Agen perubahan sudah ditetapkan
Menetapkan SK Tim Agen Perubahan
SK Tim Agen Perubahan Januari 2021
Budaya kerja dan pola pikir untuk sudah dibangun di lingkungan organisasi
Penetapan “Resolusi KERJA”
Tahun 2021 dengan 5 sprit kerja : Iman, Cerdas, Cepat, Tuntas, Kolaboratif.
Pengarahan Kepala Dinas untuk membangun budaya kerja pelayanan prima dan mendorong partisipasi pegawai dalam mendorong reformasi birokrasi melalui rapat, dan atau Pengarahan saat apel pagi
Daftar hadir rapat; Notulen Januari – Pebruari 2021
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab Anggota organisasi
terlibat dalam
implementasi Rencana kerja RB
Daftar hadir rapat Tinjauan Dokumen; Notulen;
Daftar hadir rapat; Notulen Sesuai kebutuhan
II Penataan Peraturan Perundang-undangan
1. Harmonisasi telah dilakukan
identifikasi, analisis, dan pemetaan terhadap peraturan perundang-undangan yang tidak harmonis/sinkron yang akan direvisi/dihapus
- Kajian terhadap kebijakan organisasi yang menghambat pencapaian kinerja Dinas dan pelaksanaan tugas Dinas.
- Melakukan kajian terhadap regulasi, kebijakan dalam upaya pencapaian indicator kinerja utama Dinas di semua unit kerja : yaitu : Kewenangan Penilaian PAK Jabatan Fungsional Tertentu, Keamanan Informasi, Pelaksanaan Satu Data Indonesia, Fungsi Komunikasi Publik.
- Melakukan koordinasi dengan unit terkait untuk menyikapi duplikasi pelaksanan tugas
- Dokumen hasil kajian - Laporan hasil analisis
dan identifikasi dari semua unit kerja/Bidang Regulasi terkait SPBE, Keamanan informasi, keterbukaan informasi, layanan jaringan intra pemerintah, satu data indonesia
Telah dilakukan revisi peraturan perundang-undangan yang tidak harmonis / tidak sinkron
- SK Kepala Dinas terkait perubahan kebijakan organisasi (SDM/Tim Kerja)
- Pergub atau Keputusan Gubernur terkait SPBE,
Sesuai
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab Keamanan informasi,
keterbukaan informasi III Penataan dan Penguatan Organisasi
1. Organisasi yang tepat
ukuran dan tepat fungsi telah dilakukan evaluasi yang menganalisis kesesuaian struktur organisasi/unit kerja dengan kinerja yang akan dihasilkan
- Dilakukan evaluasi terhadap ketepatan fungsi yaitu bidang Komunikasi Publik dan Bidang Informasi Publik, dan pelaksanaan urusan
- Kajian thd mekanisme hubungan koordinasi antara JFT yang ditetapkan oleh Kadis - Pengalihan Jabatan
Struktural ke JFT sesuai kriteria
- Penyusunan kelompok JFT sesuai kebutuhan organisasi
- Koordinasi pelaksanaan Tusi tentang Komunikasi dan Informasi public yang tumpeng tindih.
- Laporan hasil
identifikasi dan evaluasi - Renstra
- Pergub STOK
- Mekanisme hubungan dan koordinasi antara JFT
- Kriteria pengalihan jabatan struktural ke JFT
2. Penataan hasil assesment telah direviu oleh unit/Biro organisasi
- Pengajuan hasil kajian dan rancangan struktur ke Biro Organisasi untuk dikaji dan diproses lebih lanjut.
Ranperda/Ranpergub → Perda / Pergub tentang struktur organisasi Dinas Komunikasi dan
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab Hasil kajian sesuai aksi di
point 1 IV Penataan Tatalaksana
1. Proses bisnis dan prosedur operasional tetap (SOP)
SOP telah mengacu pada proses bisnis instansi dan dipahami seluruh
pegawai SOP telah di evaluasi
- Penyusunan Peta Proses Bisnis sesuai dengan Pedoman Penyusunan Proses Bisnis Pemda - Tersedia peta Proses bisnis
sesuai Tusi
- Penyusunan Peta Proses Bisnis sesuai dengan Renstra dan Renja Organisasi
- Peta Proses bisnis selaras dengan kinerja organisasi berjenjang
- Peta Proses Bisnis dijabarkan dalam SOP - SOP telah diterapkan - Peta Proses Bisnis dan SOP
telah dievaluasi dan
disesuaikan dengan tuntutan efisiensi dan efektifitas birokrasi
- Mengevaluasi peta proses bisnis sesuai dengan efektifitas hubungan kerja antar unit organisasi
- Peta Proses Bisnis untuk semua unit kerja dan diasistensi oleh Biro Organisasi
- SOP
- Laporan hasil evaluasi terhadap peta proses bisnis dan SOP
Juli 2021 - Pokja III - Sekretaris
2. Keterbukaan Informasi Publik
Kebijakan Informasi Publik telah sesuai dengan peraturan perundang – undangan
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT menerapkan keterbukaan informas publik. Kepala Dinas menyediakan informasi publik
- Dokumen Standar Pelayanan Publik (SPP) tersedia di ruang pelayanan,
Sesuai kebutuhan
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab secara jelas, akurat dan
update. Arsip dan dokumen secara rapi, jelas dan akurat.
Menampilkan Informasi PPID, Data Statistik Sektoral dalam website, menyediakan Form Pengaduan, dan pengaduan melalui aplikasi
“Beta Lapor”.
• menampilkan dokumen SPP di website,
• Form pengaduan,
• menyediakan meja konsultasi,
• kotak pengaduan dan Aplikasi pengaduan
“Beta Lapor”
Pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publik telah dimonitoring dan di evaluasi secara berkala
Mengevaluasi dokumen SPP,
menyusun laporan pengaduan - Evaluasi dokumen SPP terkait dalam setahun, - laporan bulanan dan
pengaduan
Sesuai kebutuhan
3. Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang Terintegrasi
Implementasi SPBE telah terintegrasi dan mampu mendorong pelaksanaan pelayanan publik yang lebih cepat dan efisien
- Organisasi memiliki Arsitektur SPBE
- Organisasi memiliki peta rencana SPBE
- Tim Koordinasi SPBE melaksanakan tugas dan programnya
- Organisasi menerapkan layanan SPBE
- Organisasi memiliki layanan kepegawaian berbasis elektronik
- Organisasi memiliki layanan kearsipan berbasis
elektronik
- Organisasi memiliki perencanaan, penganggaran dan kinerja berbasis
elektronik
SK Arsitektur SPBE Peta Rencana SPBE SK Tim Koordinasi SPBE Screenshoot layanan SPBE
Januari - Desember
Pokja III Kabid Layanan
E-Gov Sekretaris
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab - Organisasi memiliki layanan
public berbasis elektronik Operasionalisasi
manajemen SDM sudah menggunakan teknologi Group Whatsapp untuk komunikasi internal Menyediakan aplikasi layanan tamu
Menyediakan aplikasi arsip digital
Aplikasi SIMPEG/SKP Online, bukti
penggunaannya Group Whatsapp
Aplikasi Layanan Tamu Aplikasi Arsip Digital Aplikasi “ Beta Lapor”
Januari – Desember
Pemberian pelayanan kepada publik sudah menggunakan teknologi informasi
Penggunaan aplikasi e-Nadi_ntt, PPID, Website Dinas Kominfo
Laporan bulanan kegiatan operasional dari Aplikasi PPID, Website .Dinas Kominfo NTT
Bulanan
Pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit, operasionalisasi SDM;
dan Pemanfaatan IT;
Pemberian layanan publik telah dilakukan monev secara berkala
Melakukan Monev
Pemanfaatan IT setiap 3 bulan sekali
Laporan Monev Setiap
Triwulan
V Penataan Sistem Manajemen SDM 1. Perencanaan Kebutuhan
pegawai sesuai dengan kebutuhan
Kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja mengacu keadaan peta jabatan dan hasil analisis beban kerja untuk masing – masing jabatan
Menyusun analisa kebutuhan pegawai,
Menyusun ANJAB ABK Menyusun Peta Jabatan
Dokumen ANJAB ABK;
Laporan analisa kebutuhan pegawai
Bukti perhitungan kebutuhan pegawai
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab Penempatan pegawai
mengacu kepada
kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan
Menyusun Analisa Kebutuhan Pegawai, Menyusun ANJAB ABK
Rencana redistribusi pegawai telah diformalkan
Dokumen ANJAB ABK;
Laporan analisa kebutuhan pegawai
Maret – Juni 2021
Monitoring dan Evaluasi terhadap penempatan pegawai untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerja
Membuat analisa SKP Dokumen analisa SKP Setiap Bulan
2. Pengembangan pegawai
berbasis kompetensi Unit kerja melakukan training need analysis untuk pengembangan kompetensi
Ada Standar Kompetensi Jabatan
Menyusun rencana
pengembangan kompetensi pegawai, Form perencanaan pendidikan dan pelatihan, Analisa Kebutuhan diklat fungsional tertentu dan fungsional umum
Dokumen Analisa Kebutuhan Diklat Fungsional tertentu non fungsional tertentu
Triwulan 1 Sekretaris Pokja V
Penyusunan rencana pengembangan
kompetensi pegawai sudah
mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai
Dokumen perencanaan pendidikan dan pelatihan pegawai
Dokumen perencanaan pendidikan dan pelatihan pegawai
Triwulan 1
Persentase kesenjangan kompetensi pegawai yang ada dengan standar
Menyusun evaluasi kinerja
pegawai Prosentase Analisa dari
kebutuhan, kecukupan kompetensi pegawai
Evaluasi berkala tiap
Semester
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab kompetensi yang
ditetapkan untuk masing-masing jabatan kurang dari 25%
dengan kondisi riil pegawai yang tersedia dan lampiran Analisis mutasi pegawai
Pegawai di unit kerja telah memperoleh kesempatan/
hak untuk mengikuti
diklat maupun
pengembangan kompetensi lainnya
Menyusun rekapitulasi pegawai yang telah mengikuti diklat/ magang
Rekapitulasi SIMPEG (pegawai dan diklat yang telah diikuti
Setiap Semester
Pelaksanaan pengembangan
kompetensi pegawai telah dilakukan melalui pengikutsertaan pada lembaga pelatihan, in house training atau melalui coaching atau mentoring , dll)
Mengikutsertakan pegawai pada pelatihan dan pendidikan yang diselenggarakan oleh BPSDM/atau lembaga lainya yang sah sesuai ketentuan UU, mengikutsertakan pegawai pada pelatihan internal, mengadakan Bimtek
Laporan Bimtek pelatihan eksternal, dan Bimtek Internal
Setelah pelaksanaan Bimtek atau
Diklat
Monitoring dan evaluasi
terhadap hasil
pengembangan
kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja dilakukan secara berkala
Melakukan monev terhadap kegiatan pendidikan dan pelatihan yang telah diikuti
Formulir monitoring efektifitas pendidikan dan pelatihan
Setelah Pelaksanaan
Diklat atau Bimtek
Terdapat penetapan kinerja individu yang terkait dengan kinerja organisasi
Melakukan penilaian SKP tahunan
SKP tahun berjalan Januari
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab 3. Penetapan Kinerja
Individu
Ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level atasnya
Semua Pegawai menetapkan Perjanjian Kinerja secara berjenjang
Penilaian SKP struktural
Perjanjian Kinerja SKP Tahunan secara berjenjang
Januari Kadis,
Seluruh Eselon III Seluruh Eselon IV
Sub Bagian Kepegawaian dan
Umum Pengukuran kinerja
individu dilakukan secara periodic
Penilaian PPK Online bulanan struktural
Rekapitulasi PPK online Bulanan ( yang
dikeluarkan oleh BKD dan jadi dasar pengajuan Tukin)
April, Juli, Oktober, Desember
Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar untuk pemberian reward (pengembangan karir individu,
penghargaan, dll)
Menyusun mekanisme Penilaian Pegawai Teladan ; Tim Penilai ; Kriteria yang jelas (SKP dan PPK menjadi salah satu kriteria)
Januari – Desember
4 Penegakan aturan disiplin / kode etik / kode perilaku pegawai
Aturan disiplin / kode etik / kode prilaku telah dilaksanakan /
diimplementasikan
Kode etik pegawai telah di publikasikan melalui Banner, telah dibuat Daftar hadir pegawai yang manual dan telah dibuat rekapitulasi kehadiran pegawai melalui aplikasi e-absen
Lembar Absensi Manual Pegawai, Laporan Absensi e-absen Pegawai
5 Pelaksanaan Evaluasi Jabatan
Unit kerja telah mengimplementasikan
SK mutase Staf internal.
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab 6 Sistem Informasi
Kepegawaian
Data informasi
kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara berkala
Pemutakhiran informasi kepegawaian melalui SIMPEG
Penyusunan DUK
SIMPEG dilakukan setiap kali ada perubahan DUK per Semester
Januari s/d Desember
Sekretaris Pokja V
VI Penguatan Akuntabilitas Kinerja
1 Keterlibatan Pimpinan Pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan perencanaan
Kadis memberikan pengarahan dan
menandatangani Lembar Pengesahan Usulan Rencana Kerja Kegiatan setiap tahun anggaran
Dokumen Renja
RKA- SKPD dan RKPA setiap tahun anggaran
RKPA APBD disetiap bulan Juli
Sub Bagian PDE
Pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan penetapan kinerja
Kadis terlibat dalam penyusunan RENSTRA, Rencana Kerja Tahunan.
Dokumen Indikator Kinerja Utama, dan LAKIP
Dokumen RENSTRA, Dokumen RKT, Dokumen IKU, Dokumen LAKIP tepat waktu
Januari s/d/
Desember
Pimpinan memantau pencapaian kinerja secara berkala
Menyusun monitoring dan evaluasi akuntabilitas kinerja yang disahkan pimpinan
Laporan monitoring dan evaluasi akuntabilitas kinerja yang disahkan pimpinan
Tri-bulanan
2 Pengelolaan
Akuntabilitas Kinerja
Dokumen perencanaan sudah ada
Menyusun Renstra RKT, Penetapan Kinerja
Renstra, RKT, Penetapan Kinerja
Januari
Dokumen perencanaan telah Berorientasi hasil
Menyusun Renstra RKT, Penetapan Kinerja
Renstra, RKT, Penetapan Kinerja
Renstra, RKT, Penetapan Kinerja
Januari
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab Indikator Kinerja telah
SMART
Menyusun RENSTRA, RKT, RKA
Renstra, RKT, Penetapan Kinerja
Januari Laporan kienerja telah
disusun tepat waktu
Menyusun LAKIP Renstra, RKT, RKA Desember - Januari Pelaporan kinerja telah
memberikan informasi tentang kinerja
Menyusun LAKIP setiap tahun anggaran
LAKIP setiap tahun anggaran tepat waktu
Desember - Januari Terdapat upaya
peningkatan kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja
Menyusun LAKIP setiap tahun anggaran
LAKIP Setiap tahun Anggaran
Desember - Januari
Pengelolaan
akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh SDM yang kompeten
Menyusun SK Penyusun LAKIP dan Surat Tugas Pelatihan / workshop Penyusunan LAKIP
SK Penysun LAKIP dan Surat Tugas Pelatihan / Workshop Penyusunan LAKIP
VII Penguatan Pengawasan 1 Pengendalian
Gratifikasi
Public Campaign tentang pengendalian gratifikasi telah dilakukan
Menyusun SOP, memasang poster tentang gratifikasi dilingkungan Dinas
Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT,
mensosialisasikan Gratisfikasi via website
Spanduk, Banner, Leaflet
Running Text Juni – Agustus 2021
Pokja VII
Pengendalian Gratifikasi
telah diimplementasikan
Membuat laporan pengaduan dari masyarakat/stakeholder, Menyusun rencana aksi atas hasil pengendalian atas pelaksanaan Program Pengendalian Gratifikasi
Pelaporan Gratifikasi melalui Aplikasi Laporan Pengaduan “ Beta Lapor”
Desember 2021
2 Penerapan SPIP Pengendalian Internal telah dibangun di lingkungan Dinas
Menyusun dokumenn SPIP, Menetapkan TIM SPIP, menggunakan WA Grup,
SK Organisasi, Juklak,
Juknis dan Tim SPIP September –
desember Kadis
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab Komunikasi dan
Informatika Provinsi NTT
sebagai media pengendalian Internal
Semua Kepala Bidang
Telah dilakukan penilaian resiko atas pelaksanaan kebijakan
- Menyusun identifikasi resiko
- Menyusun petunjuk pelaksanaan
pengendalian pelayanan Keterbukan informasi, PPID, Konsultasi pengembangan aplikasi, Administrasi dan pelayanan keamanan informasi
Dokumen Petunjuk Pelaksanan Pengendalian Pelayanan
Telah dilakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko yang telah diidentifikasi
Tim SPIP melaksanakan kegiatan pengendalian di Lingkungan Dinas
Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT
Notulensi kegiatan pengendalian di Lingkungan Dinas Komunikasi dan
Informatika Provinsi NTT SPIP telah
diinformasikan dan dikomunikasikan kepada seluruh pihak.
Sosialisasi SPIP dari hasil identifikasi resiko kepada seluruh pegawai
Sosialisasi terkait dengan SPIP (Darftar hadir, notulen, laporan)
3 Pengaduan masyarakat Kebijakan pengaduan masyarakat telah diimplementasikan
Menyusun pedoman Penanganan pengaduan masyarakat yang telah dibuat. Koordinasi antar pejabat terkait, mekanisme, tata kerja dan prosedur penanganan pengaduan masyarakat.
SK Kebijakan Penanganan pengaduan
SK Tim Penanganan Pengaduan
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab
Hasil penanganan
Pengaduan masyarkat telah ditindaklanjuti
Menyusun Laporan Tindak Lanjut pengaduan setiap bulan sekali
Laporan Pengaduan per bulan, menampilkan laporan pengaduan via website
Sesuai kebutuhan
Telah dilakukan
monitoring dan evaluasi atas penanganan
pengaduan masyarakat
Menyusun monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat per semester
Laporan monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat Hasil evaluasi atas
penanganan pengaduan masyarakat telah
Menindaklanjuti hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat
Laporan monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat, ditindaklanjuti
menampilkan laporan tersebut via website 4 Whistle Blowing
System
Whistle blowing system sudah diinternalisasikan
Membuat pedoman
pelaksanaan Whistleblower di lingkungan Diskominfo, Menetapkan pengelola WBS yang diperkuat dengan penetapaan SK oleh Kadis, Mensosialisasikan pedoman pelaksanaan whistle blower system
Dokumen/ Kebijakan WBS, SK Kadis terkait pengelola WBS;
Undangan, daftar hadir, notulen dan data dukung lainnya; Publikasi via website
Pokja VII
Evaluasi atas penerapan whistle blowing system sudah dilakukan
Menyusun program pengendalian pelaksanaan WBS, menyusun program monev atas hasil pengendalian pelaksanaan WBS
Laporan monitoring dan evaluasi pelaksanaan WBS
Hasil evaluasi atas penerapan whistle blowing system telah ditindaklanjuti
Menyusun program monev atas hasil pengendalian pelaksanaan WBS
Laporan monitoring dan evaluasi pelaksanaan WBS
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab 5 Penanganan Benturan
Kepentingan
Telah terdapat
identifikasi /pemetaan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utama
- Menyusun pedoman penanganan benturan
kepentingan di lingkungan Dinas mengacu pada PerMenPan dan RB no. 37 tahun - Identifikasi
benturan
kepentingan dalam pelaksanaan Tusi : Integrasi LAN dan aplikasi pada bidang
Infrastruktur dan Bidang Layanan E-Gov notulen rapat, daftar hadir, dokumentasi penanganan benturan kepentingan
Nota Dinas Identifikasi Benturan Kepentingan
Telah dilakukan evaluasi atas
penanganan benturan kepentingan
Menyusun Evaluasi penanganan benturan kepentingan
Laporan Monitoring dan evaluasi penanganan benturan kepentingan
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab Hasil evaluasi atas
penanganan benturan kepentingan telah ditindaklanjuti.
Menindaklanjuti hasil evaluasi dan penanganan benturan kepentingan
Laporan Monitoring dan evaluasi penanganan benturan kepentingan VIII Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
1 Standar Pelayanan Terdapat kebijakan standar pelayanan
Menyusun standar pelayanan publik; Menetapkan Tim SPP;
SK Penetapan Standar pelayanan; Inovasi :
Sudah Tersedia Pokja VIII Kabid PIKP
Standar pelayanan telah di Maklumatkan
Menyusun maklumat pelayanan,
mensosialisasikan maklumat pelayanan via website
Maklumat standar pelayanan Inovasi ;
Sudah dilaksanakan
Terdapat SOP bagi pelaksanaan standar pelayanan
SOP tersedia di ruang Pelayanan
SOP di ruang pelayanan dan mudah diakses oleh semua orang sosialisasi / pelatihan dalam upaya penerapan Budaya Pelayanan Prima
Melaksanakan sosialisasi penerapan budaya kerja melalui arahan Kepala Dinas pada rapat atau apel pagi
Daftar hadir, notulen, dokumen terkait
Sekretaris dan Para Kepala Bidang
Informasi tentang pelayanan mudah diakses melalui berbagai media
Informasi tentang persyaratan pelayanan ditampilkan di lingkungan Dinas
Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT disediakan dalam bentuk poster, leaflet.
Foto poster, leaflet, screenshoot website
No Komponen Indikator Langkah Aksi Bukti Fisik Target Waktu Penanggung Jawab Telah terdapat sistem
punishment (sanksi) / reward bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar
Menyusun prosedur pemberian sanksi / reward bagi pelaksanan layanan serta pemberian kompensansi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar. Memberikan sanksi / reward bagi pelaksana layanan
Prosedur pemberian sanksi / reward bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar. Memberikan sanksi / reward bagi pelaksana layanan Terdapat Inovasi
pelayanan
Membuat inovasi pelayanan dengan penyederhanaan persyaratan dalam blangko permohonan Percepatan waktu penyelesaian layanan
Blangko Permohonan, form waktu penerimaan dan penyelesaian berkas
3 Penilaian Kepuasan Pelayanan
Dilakukan survei masyarakat terhadap pelayanan
Melakukan survey kepuasaan pelayanan
Laporan Kepuasan Pelayanan Hasil survey kepuasan
masyarakat dapat diakses secara terbuka
Menayangkan hasil survey kepuasan pelanggan pada Website
Screenshot dari website
Dilakukan tindaklanjut atas hasil survey kepuasan masyarakat
Menindaklanjuti hasil survey kepuasan masyarakat (SKM)
Analisis IKM dan tindaklanjutnya