• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rencana Kerja Tahun 2021

Dalam dokumen RENCANA KERJA TAHUN 2021 (Halaman 41-47)

Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3HH) mendapatkan mandat untuk melaksanakan kegiatan penelitian, pengembangan dan inovasi nilai tambah hasil hutan dengan sasaran kegiatan sebagai berikut:

1) Tersedianya Produk Hasil Litbang Peningkatan Nilai Tambah Hasil Hutan yang Inovatif dan Implementatif (1 produk);

2) Tersedianya Sistem Aplikasi AIKO (Alat Identifikasi Kayu Otomatis) untuk mendukung Penegakan Hukum di Bidang LHK (1 purwarupa);

3) Terkelolanya Laboratorium Nilai Tambah Hasil Hutan (1 unit)

Sesuai Keputusan Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Nomor SK.110/LITBANG/SET.12/REN.0/12/2020 tanggal 30 Desember 2020 tentang Judul Kegiatan Litbang Tahun 2021 Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3HH), P3HH akan melaksanakan 8 (delapan) kegiatan penelitian dan 2 (dua) kegiatan pengembangan, salah satunya Pengembangan AIKO yang merupakan kegiatan Prioritas Nasional. Selain itu, sesuai Keputusan Keputusan Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Nomor SK.106/LITBANG/SET.12/KUM.1/12/2020 tanggal 30 Desember 2020 tentang Pelaksanaan Proyek Prioritas Nasional Lingkup Badan Litbang dan Inovasi, P3HH terlibat dalam 2 (dua) kegiatan Proyek Prioritas Nasional bersama Satker BLI Lainnya dengan lokasi kegiatan di KHDTK Carita dan KHDTK Kemampo. Melanjutkan Kegiatan Flagship lintas Kementerian/Lembaga (merupakan kegiatan lanjutan tahun 2020), P3HH juga terlibat dalam 2 (dua) yakni kegiatan Prototipe panel sandwich dan balok komposit yang awet, stabil dan tahan api serta kegiatan Pengeringan obat terstandar dan fitofarmaka.

31 Tabel 6. Kegiatan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi P3HH Tahun

2021

No Judul Kegiatan Pagu Anggaran

(Rp.) Pengusul Keterangan

1 Pelaksanaan Penelitian Regionalisasi Faktor Eksploitasi Hutan Alam Produksi Lahan Kering Lokasi:

Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara dan Pemanfaatan Limbah Tebangan untuk Energi dan Kompos

75.000.000 Kelti Keteknikan dan Pemanenan Hasil Hutan

Pioritas Bidang

2 Teknologi nano-pengawetan produk hasil hutan untuk bahan konstruksi bangunan kelautan, rel, perumahan, jembatan, menara pendingin

74.500.000 Kelti Biologi dan Pengawetan Hasil Hutan

Pioritas Bidang

3 Prototipe Panel Sandwich dan Balok Komposit yang Awet, Stabil dan Tahan Api

30.500.000 Kelti Pemanfaatan Hasil Hutan

Pioritas Bidang 4 Teknik Pengeringan Simplisia OHT dan

Fitofarmaka: Teknik Pemngeringan untuk Peningkatan Kualitas Simplisia Buah Mengkudu sebagai Bahan Baku Obat Herbal Terstandar (OHT)

35.000.000 Kelti Pemanfaatan Hasil Hutan

Pioritas Bidang

5 Teknologi Nanobioadhesive untuk Produk Bambu Komposit

65.000.000 Kelti Pemanfaatan Hasil Hutan

Pioritas Bidang 6 Karbon Aktif Nano untuk Membran,

Kertas dan Papan Serat Fungsional

40.000.000 Kelti Kimia Energi dan Peningkatan Performa Elektroda Superkapasitor Lignoselulosa sebagai Biofertilizer dan Biopestisida Tanaman Kehutanan

40.000.000 Kelti Kimia Energi dan HHBK

Pioritas Bidang 9 Alat Pendeteksi Pohon Gerowong

Metode Bor Secara Mekanis

40.000.000 Kelti Keteknikan dan Pemanenan Hasil Hutan

Pioritas Bidang 10. Pelaksanaan Pengembangan Sistem

Aplikasi AIKO (Alat Identifikasi Kayu Otomatis) untuk mendukung Penegakan Hukum di bidang LHK

796.601.000 Kelti Biologi dan Pengawetan Hasil Hutan

Prioritas Nasional

11. Integrasi Pemanfaatan Iptek Pengelolaan Hutan dalam Pembangunan Ekoeduwisata:

“Pengembangan HHBK sebagai Usaha Produktif Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di KHDTK Carita”

80.000.000 Kelti Kimia Energi dan HHBK

Proyek Prioritas Nasional

12. Pengembangan dan Promosi Pemanfaatan Lestari Jenis Kayu Bernilai Tinggi: “Teknik Pemanenan Getah Pulai darat secara Lestari di KHDTK Kemampo”

90.000.000 Kelti Keteknikan dan Pemanenan Hasil Hutan

Proyek Prioritas Nasional

 RPPII 9. Material Fungsional Berbasis Kehutanan

Tujuan RPPII IX adalah menghasilkan material fungsional berbasis kehutanan untuk industri nasional yang berdaya saing. Untuk mewujudkan tujuan utama tersebut dilakukan pendekatan dari hulu ke

32 hilir yang meliputi pemanenan hasil hutan, diversifikasi hasil hutan (karakterisasi/sifat dasar kayu dan non kayu), pengembangan teknologi pemanfaatan dan penyempurnaan produk hasil hutan, pengembangan nano teknologi hasil hutan/kehutanan serta standarisasi, baik standarisasi material, metode, hingga produk.

Sasaran RPPII IX adalah diperolehnya data dan informasi teknologi pemanenan hasil hutan kayu dan non kayu, data dan informasi diversifikasi hasil hutan (sifat dasar kayu dan non kayu), pengembangan teknologi pemanfaatan dan penyempurnaan produk hasil hutan, serta aplikasi material maju berupa nano teknologi hasil hutan/kehutanan sebagai dasar penyusunan standarisasi teknologi pemanfaatan hasil hutan dari hulu ke hilir.

Tabel 7. Tujuan dan Sasaran RPPII IX Material Fungsional Berbasis Kehutanan

Tujuan Utama Tujuan Tambahan Sasaran

RPPII IX

kehutanan untuk industri nasonal yang berdaya saing

Menghasilkan paket data, informasi, teknik untuk standarisasi pemanenan hasil hutan, diversifikasi

hasil hutan

(karakterisasi/sifat dasar kayu dan non kayu), pengembangan teknologi pemanfaatan dan penyempurnaan produk hasil hutan, serta nano teknologi hasil hutan/kehutanan.

Diperolehnya data informasi, teknologi, dan standar pemanenan hasil hutan kayu dan non kayu, data dan informasi diversifikasi hasil hutan (sifat dasar kayu dan non kayu), pengembangan teknologi pemanfaatan dan penyempurnaan produk hasil hutan, serta aplikasi material maju berupa nano

teknologi hasil

hutan/kehutanan sebagai dasar penyusunan standarisasi teknologi pemanfaatan hasil hutan dari hulu ke hilir.

Topik kegiatan dalam RPPII IX mencakup teknik memperoleh hasil hutan yang efektif dan efisien, hingga perumusan fungsi baru yang hendak dituju. Pada RPPII IX, teknologi nano diterapkan untuk menghasilkan material nano cellulose hydrogel untuk water storage, nano-activated charcoal untuk batere, energy storage, obat dan pengolahan limbah, material untuk membrane, kemasan,

nano-33 pesticide, dan papan serat, nano-adhesive, nano-composite, serta nanopreservative. Selanjutnya berbagai produk material fungsional lain seperti pigmen, garmen, vi graphene, pelitur, papan serat anti peluru, serta katalis logam juga akan dihasilkan dan diharapkan dapat bekerjasama dengan industri dalam negeri untuk komersialisasi. Ruang lingkup RPPII IX Material Fungsional Berbasis Kehutanan meliputi: (1) Pemanenan hasil hutan; (2) Diversifikasi hasil hutan (Sifat dasar kayu dan non kayu) dan penyusunan database; (3) Pengembangan teknologi pemanfaatan dan penyempurnaan produk hasil hutan; (4) Nano teknologi hasil hutan/kehutanan; dan (5) Standarisasi produk, teknologi dan metode.

Tabel 8. Topik Kegiatan Berdasarkan Sasaran RPPII IX Material Fungsional Berbasis Kehutanan

No Sasaran Topik Kegiatan Penelitian/

Pengembangan/

Inovasi

Luaran TKT Target 1 Diperolehnya data

dan informasi teknologi pemanenan hasil hutan kayu dan non kayu

Regionalisasi Faktor Eksploitasi Hutan Alam Produksi Lahan Kering Lokasi: Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara dan Pemanfaatan Limbah Tebangan untuk energi dan Kompos

Penelitian  Bilangan Faktor Eksploitasi Hutan Alam Lahan Kering secara Regional dan Nasional

 Data dan informasi

produktivia s, efisiensi, biaya pemanfaaa n limbah hasil penebanga n dengan alat bantu untuk arang kompos bioaktif dan wood pellet.

TKT 9

2 Diperolehnya data dan informasi aplikasi material fungsional berbasis hasil hutan/kehutanan

berupa nano

teknologi dan produk fungsional lainnya

Teknologi

Nanopengawetan Produk Hasil Hutan untuk bahan konstruksi bangunan kelautan, rel, perumahan, jembatan, menara pendingin

Penelitian

3 Diperolehnya data dan informasi pengembangan teknologi

pemanfaatan dan

Prototipe Panel Sandwich dan Balok Komposit yang Awet, Stabil dan Tahan Api

Penelitian

34

No Sasaran Topik Kegiatan Penelitian/

Pengembangan/

Inovasi

Luaran TKT Target penyempurnaan

produk hasil hutan 4 Diperolehnya data

dan informasi aplikasi material fungsional berbasis hasil hutan/kehutanan

berupa nano

teknologi dan produk fungsional lainnya

Karbon Aktif Nano untuk Membran, Kertas dan Papan Serat Fungsional

Penelitian LHP dan draft KTI serta produk papan serat, produk membran dan produk kertas dengan bahan aditif arang aktif nano

TKT 7

5 Diperolehnya data dan informasi pengembangan teknologi

pemanfaatan dan penyempurnaan produk hasil hutan

Teknologi pengeringan Obat Herbal Terstandar (OHT)

Penelitian

6 Diperolehnya data dan informasi aplikasi material fungsional berbasis hasil hutan/kehutanan

berupa nano

teknologi dan produk fungsional lainnya

Pengembangan bio-nano

adhesive untuk

penunjang industry papan komposit dalam negeri (Teknologi nano-bio-adhesive untuk produk bamboo komposit)

Penelitian TKT 5

7 Diperolehnya data dan informasi aplikasi material fungsional berbasis hasil hutan/kehutanan

berupa nano

teknologi dan produk fungsional lainnya

Sintesis Karbon Aktif Berpori yang dibuat dari Prekursor Hijau untuk Peningkatan Performa Elektroda Superkapasitor

Penelitian

8 Diperolehnya data dan informasi aplikasi material fungsional berbasis hasil hutan/kehutanan

berupa nano

teknologi dan produk fungsional lainnya

Formulasi asap cair dari limbah biomassa sebagai bioofertilizer dan biopestisida tanaman kehutanan

Pengembangan

9 Diperolehnya data dan informasi teknologi pemanenan hasil hutan kayu dan non kayu

Alat pendeteksi pohon gerowong metode bor secara mekanis

Pengembangan TKT 5

10 Diperolehnya data dan informasi diversifikasi hasil hutan untuk berbagai produk (sifat dasar kayu dan non kayu)

Pengembangan dan Penyempurnaan

Database dan Sistem Identifikasi Kayu, Bambu dan Rotan Otomatis (SIKABAROO) untuk Mendukung Penegakan Hukum Bidang LHK

Pengembangan Perbaikan AIKO-KLHK dan database Xylarium

Bogoriense Terintegrasi

Program Nasional

35 Kegiatan Dukungan Manajemen

Guna mencapai sasaran program kegiatan sebagaimana tersebut di atas, diperlukan kegiatan dukungan manajemen tahun 2021 sebagai berikut:

1. Perencanaan dan Evaluasi terkait pelaksanaan Litbang Hasil Hutan dan isu strategis tentang:

- Perencanaan Program dan Anggaran - Laporan Kegiatan dan Evaluasi Instansi - Statistik Instansi

2. Pengelolaan Data dan Informasi Litbang Hasil Hutan:

- Penyelenggaraan seminar hasil penelitian bidang Litbang Hasil Hutan

- Penerbitan publikasi hasil penelitian bidang Litbang Hasil Hutan - Penyelenggaraan Pameran/Gelar Teknologi Hasil Litbang Hasil

Hutan

- Layanan Data dan Informasi - Domain website instansi

- Fasilitasi, pelayanan, koordinasi, jejaring kerja internal dan eksternal Litbang Hasil Hutan serta Diseminasi/publikasi Litbang Hasil Hutan

- Pengelolaan Laboratorium - Kerjasama Teknis

- Tindak lanjut hasil penelitian dan pengembangan

3. Pengelolaan administrasi dan pelayanan urusan ketatausahaan serta peningkatan kapasitas dan kapabilitas SDM serta sarana prasarana Litbang Hasil Hutan.

4. Pengadaan sarana dan prasarana penunjang kegiatan Litbang Hasil Hutan:

36 a. Pengadaan peralatan dan fasilitas perkantoran

b. Pemeliharaan fasilitas lainnya

Dalam dokumen RENCANA KERJA TAHUN 2021 (Halaman 41-47)

Dokumen terkait