3.5 Metode Pengukuran Pencapaian Kinerja Tahun 2014 3.6 Analisis Atas Pencapaian Keuangan Bappeda Tahun 2014 3.7 Analisis Atas Pencapaian Keuangan Bappeda Tahun 2014
BAB IV PENUTUP
Bab ini menguraikan tentang : 4.1 Kesimpulan
4.2 Rekomendasi
BAB II
RENCANA STRATEJIK BAPPEDA KOTA PAGAR ALAM
Rencana Stratejik Bappeda Kota Pagar Alam disusun dengan berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 5 Tahun yang disesuaikan dengan Rencana Strategis (RENSTRA) Kota Pagar Alam. Rencana Strategis (RENSTRA) BAPPEDA Kota Pagar Alam disusun berdasarkan isu-isu strategis yang dikembangkan lalu ditetapakan tujuan untuk menginformasikan visi dan misi. Dari tujuan yang ditetapkan, ditentukan sasaran yang ingin dicapai diiringi dengan kebijaksanaan dan program prioritas. Program prioritas tersebut diuraikan dalam beberapa kegiatan dengan penetapan jadwal kegiatan dan alokasi sumber daya dan dana. Keberhasilan RENSTRA dapat dilihat dari akuntabilitas kinerja dari pelaksanaan tugas masing-masing Bidang di BAPPEDA Kota Pagar Alam yang melaksanakannya, dievaluasi dan dianalisis setiap tahunnya dengan memperhitungkan faktor eksternal dan internal, berupa kekuatan (strenghts), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities) dan ancaman/ tantangan (threats).
Dengan pendekatan perencananaan stratejik yang jelas dan sinergis, instansi BAPPEDA lebih dapat menyelaraskan visi dan misinya dengan potensi, peluang, dan kendala yang dihadapi dalam upaya peningkatan akuntabilitas kinerjanya. Renstra disusun untuk memacu penyelenggaraan tugas perencanaan pembangunan di Kota Pagar Alam agar lebih terarah dan komprehensif, sehingga sasaran strategis pembangunan mendatang akan lebih mudah dicapai. Tujuan umum penyusunan Renstra BAPPEDA Kota Pagar Alam adalah untuk :
1. Menjamin adanya konsistensi perencanaan dan pemilihan program dan kegiatan prioritas kegiatan sesuai dengan kebutuhan.
2. Menjamin komitmen terhadap kesepakatan program dan kegiatan yang sudah dibahas secara partisipasif antar semua bidang yang terkait dalam rencana kegiatan.
3. Memperkuat landasan penentuan program dan kegiatan tahunan secara berkelanjutan.
2.1 Isu Stratejik
Seiring dengan gerak laju pembangunan, tuntutan kebutuhan masyarakat, serta bergulirnya arus informasi dan reformasi yang demikian cepat sangat mempengaruhi bagi dinamika kehidupan masyarakat dan menuntut penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan di Kota Pagar Alam.
Berdasarkan Rencana Strategik BAPPEDA Kota Pagar Alam tahun 2014-2018 maka dapat diidentifikasi permasalahan-permasalahan yang merupakan isu stratejik dalam melaksanakan tugas Perencanaan Pembangunan daerah Kota Pagar Alam sebagai berikut:
1. Lemahnya ilmu dan pengetahuaan SDM Perencana mengakibatkan rendahnya kinerja dalam Perencanaan Pembangunan. Pembangunan Pendidikan, Pelatihan, Bimtek belum sepenuhnya mampu memenuhi peningkatan SDM Perencana.
2. Kurangnya Sarana dan Prasarana pendukung kerja mengakibatkan produktivitas kinerja perencanaan belum memadai.
3. Belum sepenuhnya terjalin koordinasi antara stakeholders pembangunan menjadikan pelayanan umum belum berjalan maksimal. Masih adanya ego sektoral masing-masing SKPD.
4. Banyaknya tuntutan masyarakat dalam penyediaan infrastuktur (transportasi, irigasi/ sumber daya air, kelistrikan, energi, perumahan, penyehatan lingkungan, serta yang lainnya) yang harus dialokasikan dalam perencanaan pembangunan dan tidak diimbanginya dengan ketersediaan alokasi dana dapat mempengaruhi kinerja perencanaan pembangunan.
2.2 Pernyataan Visi dan Misi BAPPEDA Kota Pagar Alam
Visi menyatakan keadaan yang ingin dicapai organisasi pada saat tertentu di masa yang akan datang, dengan memperhatikan fenomena dan tuntutan yang diperkirakan akan terjadi pada masa datang tersebut. Visi merupakan kondisi ideal tentang masa depan yang realistis dan mengandung daya tarik organisasi. Visi BAPPEDA adalah visi bersama dari setiap SDM yang bekerja di instansi BAPPEDA.
Penetapan visi merupakan hal yang mempunyai gerak langkah yang sama menuju terwujudnya visi yang mewujudkan kesepakatan bersama.
Visi BAPPEDA Kota Pagar Alam ditetapkan berdasarkan kondisi yang diharapkan di masa yang akan datang, maka diformulasikan visi BAPPEDA Kota Pagar Alam Tahun 2014 – 2018 adalah sebagai berikut :
1. VISI
“ PRIMA DALAM PERENCANAAN YANG PARTISIPATIF UNTUK MEWUJUDKAN VISI KOTA PAGAR ALAM ”
2. MISI
Untuk mencapai visi di atas, maka misi yang akan diemban oleh BAPPEDA Kota Pagar Alam adalah menyelenggarakan pembangunan yang berkelanjutan sebagai berikut :
1. Meningkatkan organisasi pembelajaran (Learning Organization) di lingkungan BAPPEDA Kota Pagar Alam, dalam rangka meningkatkan SDM perencana
2. Menyediakan data yang akurat di bidang ekonomi, sosial budaya dan fisik prasarana sebagai perencanaan berbasisis investasi
3. Memadukan bottom up dan top down planning sesuai dengan aspirasi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hasil, memantapkan koordinasi perencana antar perangkat daerah dalam rangka pengambilan keputusan serta peningkatan kerja unit-unit pelaksana teknis di lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam
4. Mengembangkan sistem pemantapan evaluasi dan pelaporan hasil pembangunan kota, mendorong terciptanya akuntabilitas publik oleh unit pelaksana teknis terciptanya administrasi pembangunan yang efektif dan efisien
5. Pengembangan perencanaan pembangunan fisik dan non fisik melalui penguatan manajemen tatalaksana yang berwawasan lingkungan untuk mewujudkan kepemerintahan yang baik
6. Mengembangkan pelayanan teknis perencanaan pembangunan kota terpadu bernuansa Islami untuk mempercepat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi berbasis agribisnis dan pariwisata melalui penyediaan sarana dan prasarana Bappeda yang memadai.
Untuk lebih mengefektifkan pencapaian visi, misi diatas maka dapat diperjelas melalui 4 (empat) peningkatan dan pengembangan sebagai berikut:
1. Meningkatkan Kualitas aparatur dengan cara organisasi pembelajaran 2. Mengembangkan kapasitas pelayanan teknis perencanaan pembangunan 3. Mengembangkan sistem dan prosedur yang memadai dibidang
perencanaan
4. Meningkatkan Pelayanan Administrasi Kantor dengan penyediaan material operasional kantor
2.3 Strategi dan Arah Kebijakan
Untuk mewujudkan BAPPEDA Kota Pagar Alam sebagai instansi yang prima dalam perencanaan dan partisipatif untuk mewujudkan visi Kota Pagar Alam sebagai Kota Agribisnis dan Pariwisata yang bernuansa islami maka perlu disusun strategi pembangunan dengan memperhatikan kelemahan dan hambatan yang mungkin dihadapi. Strategi tersebut merupakan penjabaran dari keempat misi yang telah ditetapkan di atas. Secara umum strategi yang akan ditempuh adalah :
1. Meningkatkan proses perencanaan yang berkualitas dalam rangka mewujudkan perencanaan pembangunan daerah melalui SDM Perencana yang berkualitas 2. Meningkatkan inventarisasi permasalahan dan solusinya, melaksanakan kajian
terhadap potensi daerah sebagai bahan perencanaan dan menyediakan data yang akurat untuk kebutuhan pembangunan
3. Meningkatkan koordinasi perencanaan dalam rangka penyusunan Perencanaan Pembangunan Daerah dengan instansi terkait
4. Meningkatkan pelaksanaan monitoring dan evaluasi pembangunan sebagai umpan balik perencanaan ke depan
5. Meningkatkan kemampuan staf perencanaan BAPPEDA. Atas dasar tersebut diatas ditentukan sasaran, sebagai berikut :
1. Tersusunnya Rencana Kerja Pemerintah Kota Pagar Alam yang dituangkan dalam rencana kerja tahunan, Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah RPJM) tanpa mengabaikan Renstra 2008-2010 sebagai salah satu bahan referensi evaluasi guna perbaikan perencanaan kedepan
2. Tersusunnya Hasil Evaluasi Permasalan Pembangunan dan Inventarisasi Potensi Daerah
3. Terwujudnya koordinasi program Bantuan Luar Negeri dan Pusat serta Provinsi 4. Terwujudnya pusat data dan informasi daerah sebagai bahan / referensi
perencanaan.
2.4 Faktor-faktor Penentu Keberhasilan
Dengan mengetahui kondisi internal dan eksternal organisasi BAPPEDA serta dengan memperhatikan kebutuhan yang diharapkan akan diketahui kekuatan (Strength), Kelemahan (Weaknesses), Peluang (Opportunities) dan Tantangan (Threats) organisasi BAPPEDA, yang selanjutnya akan diketahui juga faktor-faktor penentu keberhasilan dalam mencapai visi, misi yang telah ditetapkan.
2.4.1 Analisis Lingkungan Internal 1. Kekuatan (Strength)
a. Adanya Peraturan Perundang-undangan yang mendukung konsistensi organisasi.
b. Komitmen BAPPEDA yang kuat untuk pembaharuan manajemen dalam Bidang Perencanaan
c. Tingkat pendidikan, semangat dan pengalaman kerja staf BAPPEDA memadai
d. Memiliki materi pendukung, sarana dan prasarana peralatan kantor memadai e. Memiliki tugas pokok dan fungsi yang jelas
f. Memiliki Anggaran Belanja Aparatur yang dapat menunjang pelaksanaan Tugas dan Fungsi
2. Kelemahan (Weaknesses)
a. Kurangnya ilmu dan pengetahuan aparatur dalam bidang perencanaan. b. Staf belum menyusun dan memahami program kerja
c. Produktivitas dan kreativiatas masih rendah
d. Belum optimal penggunaan sarana dan prasarana kantor seperti kendaraan dinas, soft ware yang memadai
e. Alokasi anggaran belum dipahami dengan sistim Anggaran Berbasis Kinerja (ABK)
f. Masing-masing Bidang dalam BAPPEDA belum menyusun Program Kerja g. Penguasaan teknis/ ilmu perencanaan penelitian dan analisis masih lemah.
2.4.2 Analisis Lingkungan Eksternal 1. Peluang (Opportunities)
a. Penyusunan anggaran menerapkan sistem Anggaran Berbasis Kinerja b. Meningkatnya pemanfaatan ruang oleh masyarakat
c. Dinamisnya tuntutan masyarakat dalam berbagai bidang pembangunan d. Pengembangan sistim informasi perencanaan Wilayah dan Kota e. Adanya kebijakan Nasional, Regional dan Lokal
f. Tersediannya stakeholders yang dapat membantu pelaksanaan tugas.
2. Tantangan/ Ancaman (Threats)
a. Masih kuatnya ego Dinas/Instansi dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan
b. Melemahnya Eksistensi BAPPEDA akibat dari kurangnya dukungan faktor luar
c. Perkembangan dan pertumbuhan aktivitas masyarakat yang dinamis dan sangat cepat
d. Meningkatnya tuntutan pelayanan dari masyarakat dalam hal perencanaan pembangunan
e. Issu HAM Reformasi dan Demokrasi sebagai alat untuk menekan dan menjatuhkan pemimpin.
Faktor-faktor penentu keberhasilan sangat menentukan proses pembangunan karena tanpa keberadaan faktor-faktopr tersebut maka laju pembangunan akan terhambat. Penetapan faktor-faktor penentu keberhasilan diawali dengan melakukan analisis lingkungan internal dan eksternal yang diikuti dengan pembobotan, lalu ditentukan tingkat kepentingannya dalam menunjang atau menghambat pembangunan. Akhirnya, kombinasi antara faktor penunjang dan penghambat, baik internal maupun eksternal, menghasilkan faktor-faktor yang paling berperan dalam menentukan keberhasilan pembangunan.
Faktor-faktor Penentu Keberhasilan (Capital Succes Factor) adalah sebagai berikut :
1. Mampu menyediakan SDM (Tenaga Perencana dan Evaluasi Pembangunan) yang handal dan profesional
2. Terlaksananya program Perecanaan, Evaluasi Pembangunan Kota Pagar Alam, yang mampu memprediksi kebutuhan pembangunan untuk pemberdayaan masyarakat secara objektif dan bertanggung jawab
3. Terwujudnya sistim koordinasi, sinkronisasi, simplipikasi dan integrasi kemitraan Perencanaan antar unit dan institusi pelaku pembangunan di Kota Pagar Alam
4. Tersedianya anggaran untuk Diklat perencanaan maupun untuk mengikuti pendidikan formal dibidang perencana (S1, S2, S3) dan kesadaran untuk meningkatkan kinerja Pembangunan
5. Terwujudnya komunikasi, evaluasi hasil pembangunan, baik untuk kepentingan lokal maupun regional (internal dan eksternal)
6. Para perencana, harus memberikan respon positif terhadap masukkan dan kritik kegagalan pembangunan dan perencanaan
7. Terwujudnya sistim manajemen informasi pembangunan yang produktif, selektif untuk terpeliharanya pola pembangunan yang berkelanjutan secara profesional
8. Tersedianya standar pelayanan minimal untuk konvensi dalam manajemen perencanaan, untuk mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat pengguna hasil pembangunan
9. Tersedianya dukungan perangkat informasi (software and Hardware), dan alat transportasi untuk perencanaan
10. Tersedianya dukungan dana yang proporsional untuk menyelenggarakan kegiatan perencanaan dan program pembangunan.
Faktor-faktor keberhasilan Pembangunan agar berlangsung dengan baik dilakukan dan dilaksanakan dengan melibatkan semua komponen (stakeholders) dan sangat mengutamakan konsep strategis yang berkelanjutan, sehingga pembangunan yang dilaksanakan berlangsung secara teratur, berkesinambungan, taktis dan praktis. Dan hal ini sependapat dengan Kaho (1998:34-36) yang menyatakan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan pembangunan daerah yaitu;(1) faktor manusia, (2) faktor keuangan, (3) faktor peralatan, (4) faktor organisasi dan manajemen, ke empat faktor ini yang harus dipersiapkan oleh instansi pemerintah secara cermat dan terencana.
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2014
Upaya untuk meningkatkan kinerja terhadap pelaksanaan kegiatan-kegiatan pembangunan Tahun 2014 supaya dapat diukur kinerjanya, maka dilakukan penelaahan terhadap misi-misi yang terdapat dalam Rencana Stratejik (RENSTRA) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Pagar Alam sebagai berikut :
3.1 Penelaahan terhadap Misi BAPPEDA Kota Pagar Alam
1. Misi Pertama: Meningkatkan organisasi pembelajaran (Learning Organization) di lingkungan BAPPEDA Kota Pagar Alam, dalam rangka meningkatkan SDM perencana;
2. Misi Kedua: Menyediakan data yang akurat di bidang ekonomi, sosial
budaya dan fisik prasarana sebagai perencanaan berbasisis investasi;
3. Misi Ketiga: Memadukan bottom up dan top down planning sesuai dengan
aspirasi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hasil, memantapkan koordinasi perencana antar perangkat daerah dalam rangka pengambilan keputusan serta peningkatan kerja unit-unit pelaksana teknis di lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam;
4. Misi Keempat: Mengembangkan sistem pemantapan evaluasi dan pelaporan
hasil pembangunan kota, mendorong terciptanya akuntabilitas publik oleh unit pelaksana teknis terciptanya administrasi pembangunan yang efektif dan efisien;
5. Misi Kelima: Pengembangan perencanaan pembangunan fisik dan non fisik
melalui penguatan manajemen tatalaksana yang berwawasan lingkungan untuk mewujudkan kepemerintahan yang baik;
6. Misi Keenam: Mengembangkan pelayanan teknis perencanaan pembangunan
kota terpadu bernuansa Islami untuk mempercepat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi berbasis agribisnis dan pariwisata melalui penyediaan sarana dan prasarana Bappeda yang memadai.
3.2 Tujuan dan Sasaran
BAPPEDA Kota Pagar Alam menetapkan tujuan stratejik berdasarkan visi, misi dan faktor-faktor penentu keberhasilan. Sasaran Rencana Stratejik BAPPEDA Kota Pagar Alam merupakan bagian integral dalam proses perencanaan pembangunan untuk mendukung seluruh kegiatan pembangunan setiap organisasi di lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam.
Tujuan merupakan sesuatu yang harus dicapai dalam rangka menuju terselenggaranya tugas pokok dan fungsi BAPPEDA Kota Pagar Alam dalam mengemban visi dan misi “PRIMA DALAM PERENCANAAN YANG
PARTISIPATIF UNTUK MEWUJUDKAN VISI KOTA PAGAR ALAM” yaitu
perencanaan terhadap arah dan kebijaksanaan pembangunan Kota Pagar Alam menuju kota Agribisnis dan Pariwisata yang bernuansa Islami.
Sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara nyata oleh organisasi BAPPEDA dalam rumusan yang terstruktur spesifik, terukur dalam kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan. Dalam sasaran ada indikator sasaran yang berisi ukuran tingkat keberhasilan pencapaian sasaran disertai dengan rencana tingkat capaian atau targetnya masing-masing.
Tujuan dan Sasaran yang ditetapkan dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Tujuan Misi Pertama : Meningkatkan Kualitas aparatur dengan cara organisasi pembelajaran diuraikan sebagai berikut :
Tujuan Sasaran
Meningkatkan kualitas Aparatur perencana
- Meningkatnya Aparatur yang selesai mengikuti Bimtek.
2. Tujuan Misi Kedua : Menyediakan data yang akurat di bidang ekonomi, sosial budaya dan fisik prasarana sebagai perencanaan berbasisis investasi diuraikan sebagai berikut :
Sasaran Program
Meningkatkan data dan informasi di bidang ekonomi, sosial budaya dan fisik prasarana
- Meningkatnya Ketersediaan Dokumen data dan informasi
3. Tujuan Misi Ketiga : Memadukan bottom up dan top down planning sesuai dengan aspirasi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hasil, memantapkan koordinasi perencana antar perangkat daerah dalam rangka pengambilan keputusan serta peningkatan kerja unit-unit pelaksana teknis di lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam diuraikan sebagai berikut :
Tujuan Sasaran
Meningkatkan Dokumen Perencanaan Pembangunan
- Meningkatnya Ketersediaan Dokumen perencanaan
- Meningkatnya Ketersediaan Dokumen perencanaan Pembangunan Ekonomi - Meningkatnya ketersediaan dokumen
profil dan peluang investasi daerah
4. Tujuan Misi Keempat : Mengembangkan sistem pemantapan evaluasi dan pelaporan hasil pembangunan kota, mendorong terciptanya akuntabilitas publik oleh unit pelaksana teknis terciptanya administrasi pembangunan yang efektif dan efisien diuraikan sebagai berikut :
Tujuan Sasaran
Meningkatkan Ketersediaan Dokumen Rencana Kerja dan penganggaran SKPD
- Meningkatnya Ketersediaan Dokumen Rencana Kerja dan penganggaran SKPD
5. Tujuan Misi Kelima : Pengembangan perencanaan pembangunan fisik dan non fisik melalui penguatan manajemen tatalaksana yang berwawasan lingkungan untuk mewujudkan kepemerintahan yang baik diuraikan sebagai berikut :
Tujuan Sasaran
Meningkatkan perencanaan pembangunan fisik dan non fisik melalui penguatan manajemen tatalaksana yang berwawasan lingkungan
- Meningkatnya ketersediaan fasilitasi dan stimulasi masyarakat berpenghasilan rendah yang mendapat PKP dan PB
- Meningkatnya ketersediaan fasilitasi koordinasi penataan ruang kota Pagar Alam
6. Tujuan Misi Keenam : Mengembangkan pelayanan teknis perencanaan pembangunan kota terpadu bernuansa Islami untuk mempercepat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi berbasis agribisnis dan pariwisata melalui penyediaan sarana dan prasarana Bappeda yang memadai diuraikan sebagai berikut :
Tujuan Sasaran
Meningkatkan sarana dan prasarana aparatur perencana
- Meningkatnya sarana dan prasarana aparatur Perencana
3.3 Rencana Kinerja Tahun 2014
Sebagaimana diatur dalamPeraturan Daerah Kota Pagar Alam No 3 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kota Pagar Alam. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) mempunyai tugas membantu Walikota dalam menyelenggarakan Pemerintah Kota dibidang Perencanaan Daerah. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mempunyai fungsi : (a) Pengkajian dan Penyusunan Pola Dasar, Rencana Strategis Pembangunan Daerah, Program-program pembangunan daerah (Propeda) dan Rencana Pembangunan Tahunan Daerah (Repetada); (b) Pengkoordinasian dan pengsinkronisasian perencanaan
pembangunan dalam lingkungan Pemerintah Kota, Koordinasi Instansi–instansi vertikal, kecamatan dan badan–badan lain yang berada dalam wilayah Kota Pagar Alam; (c) Penyusunan Rencana Angggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahunan Kota bersama-sama dengan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset dan Bagian Administrasi Pembangunan dibawah koordinasi Sekretaris Daerah Kota; (d) Pengevaluasian dan pengendalian terhadap pelaksanaan pembangunan didaerah; (e) Pelaksanaan kerjasama pembangunan dengan pihak Luar Negeri antar Daerah Kota dan antar Lembaga; (f) Penyediaan data informasi tentang hasil–hasil pembangunan yang sedang atau yang telah dilaksanakan; (g) Pengelolaan administrasi pembangunan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok; (h) Pelaksanaan promosi, persetujuan dan perizinan dalam penanaman modal.
Pada tahun 2014 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) melaksanakan sebanyak 52 kegiatan belanja langsung sebesar Rp. 4.480.495.750,- dan belanja tidak langsung Rp. 2.736.973.000,- dengan rincian seperti dalam tabel berikut :
No Kegiatan Jumlah Dana
Plafond (Rp.)
(1) (2) (3)
Belanja Tidak Langsung 2.736.973.000,- Belanja Langsung 4.480.495.750,-
1 Penyediaan Jasa Surat Menyurat 10.240.000 2 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik 26.400.000 3 Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan
Dinas/Operasional
15.540.000 4 Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan 158.400.000 5 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 77.563.500 6 Penyediaan Alat Tulis Kantor 56.672.000 7 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan 65.708.000 8 Penyediaan Komponen Listrik dan Penerangan Bangunan
Kantor
15.000.000 9 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor 15.700.000 10 Penyediaan Peralatan Rumah Tangga 1.200.000 11 Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan
Perundang-Undangan
35.760.000 12 Penyediaan Makanan dan Minuman 7.800.000 13 Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi Ke Luar Daerah 366.780.000
15 Pemeliharaan Rutin Berkala Gedung Kantor 55.240.000 16 Pemeliharaan Rutin/Berkala kendaraan Dinas Operasional 114.020.000 17 Pemeliharaan Rutin Berkala Komputer 29.940.000 18 Pengadaan Perlengkapan dan Peralatan Kerja Lapangan 69.900.000 19 Pengadaan Pakaian Khusus Hari-hari tertentu 38.100.000 20 Penyusunan RKA dan DPA SKPD 5.180.000 21 Penyusunan Pengumpulan Data / Informasi Kebutuhan
Penyusunan Dokumen Perencanaan (TAPKIN Kota )
26.768.500 22 Penyusunan Indikator Kesejahteraan Rakyat (IKR) 71.240.000 23
Penyusunan Pengumpulan Data / Informasi Kebutuhan Penyusunan Dokumen Perencanaan ( Lakip,LPPD,LKPJ dan Tapkin BAPPEDA )
10.600.000
24 Rencana Aksi Daerah Kelanjutan Kajian MDG’s 81.739.000 25 Penyusunan dan Pengumpulan Data PDRB 75.795.000 26 Penyusunan Buku indeks Pembangunan Manusia (IPM) 68.812.000 27 Penyusunan Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) 123.451.000 28 Penyusunan dan Pengumpulan data IKM 65.907.500 29 Penyusunan dan Pengumpulan Data dan Statistik Daerah (
Buku Pagaralam Dalam Angka )
81.766.500 30 Koordinasi dan Konsolidasi Penataan Ruang kota Pagar
Alam
47.240.000 31 Konsultasi Peta RT RW Kota Pagar Alam 230.100.000 32 Koordinasi Perencanaan program Percepatan Sanitasi
Pemukiman
279.893.000 33 Peningkatan Kemampuan teknis Aparat Perencana 153.474.000
34 Penetapan RKPD 80.520.000
35 Bimbingan teknis Tentang Perencanaan Pembangunan Daerah
112.398.000
36 Koordinasi Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)
53.718.500 37 Monitoring,Evaluasi,pengendalian dan
PelaporanPelaksanaan Perencanaan Pembangunan Daerah
77.081.500 38 Penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas
Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun Anggaran 2015
51.580.000
39
Penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plaffon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Tahun Anggaran 2014
49.300.000
40 Koordinasi Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah 275.956.250
41 Penelitian RKA SKPD 121.195.000
42 Penyusunan dan Analisis data/informasi Buku Saku Perencanaan Pembangunan Kota Pagar Alam
7.600.000 43 Verifikasi dan Evaluasi dokumen perencanaan Strategik
(Renstra) SKPD Kota Pagar Alam
34.752.000
45 Penyelarasan RPJMD dengan Renstra RKPD 210.181.000 46 Penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) Kota Pagar
Alam
45.748.000 47 Penyusunan Indikator Ekonomi Daerah 69.505.500 48 Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang ekonomi 172.863.000 49 Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial dan
Budaya
151.652.000 50 Penyusunan Pelaporan Pelaksanaan kegiatan
Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota pagar Alam
94.369.000
51 Koordinasi Strategi Penanggulangan Kemiskinan Kota Pagar Alam
84.429.000
52 Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Fisik dan Prasarana
194.337.000
Total 4.480.495.750
Rencana Kinerja BAPPEDA Kota Pagar Alam merupakan penjabaran target kinerja yang harus dicapai dalam satu tahun pelaksanaan. Rencana kinerja Tahun 2014 ini merupakan komitmen seluruh anggota organisasi di BAPPEDA untuk mencapai kinerja yang sebaik-baiknya dan sebagai bagian dari upaya memenuhi misi organisasi. Dengan demikian seluruh proses perencanaan dan pengendalian aktivitas operasional BAPPEDA Kota Pagar Alam sepenuhnya dapat dirujuk pada rencana kinerja Tahun 2014.
Sasaran Stratejik Tahun 2014, indikator kinerja dan target kinerja dapat disajikan pada tabel sebagai berikut :
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Meningkatnya Pelayanan Adm. Kantor
Jumlah Ketersediaan Jasa Surat Menyurat
Paket 1.570
2 Meningkatnya Pelayanan Adm. Kantor
Jumlah Ketersediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik
Paket 48
3 Meningkatnya Pelayanan Adm. Kantor
Jumlah Ketersediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional Unit Unit 5 9 4 Meningkatnya Pelayanan Adm. Kantor
Jumlah Jasa Administrasi
5 Meningkatnya Kebersihan Kantor
Jumlah Ketersediaan Jasa
kebersihan kantor Jenis Orang 38 6 6 Meningkatnya Pelayanan Adm. Kantor
Jumlah Ketersediaan Alat tulis
kantor Yang Dibeli Jenis 60 7 Tersedianya barang
cetakan dan penggadaan
Jumlah Ketersediaan Barang Cetakan dan Penggandaan
Jenis Lembar 8 200.000 8 Meningkatnya pelayanan Adm. Kantor
Jumlah Ketersediaan Peralatan Listrik dan Elektronik
Paket 1
9 Meningkatnya Pelayanan Adm. Kantor
Jumlah Ketersediaan Peralatan Rumah Tangga Yang Dibeli
Jenis 8 11 Tersedianya bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan
Jumlah Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-Undangan Yang Dibeli
Eksemplar Buku
9.168 24
12 Tersedianya makan dan minum tamu
Jumlah Makanan dan
Minuman Tamu yang Dibeli
Buah 260 13 Terlaksananya
rapat-rapat koordinasi dan konsultasi
Frekuensi Pegawai Yang Melakukan Perjalanan Dinas
kali 9.168
14 Meningkatnya Pelayanan Adm. Kantor
Jumlah Ketersediaan Mebeleur Paket 1
15 Terlaksananya pemeliharaan rutin gedung kantor Jumlah Ketersediaan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor M² 175 16 Tercapainya peningkatan sarana dan prasarana aparatur
Jumlah Kendaraan Dinas Bappeda Kota Pagar Alam Yang Termasuk Dalam Pemeliharaan Unit 14 17 Tercapainya peningkatan sarana dan prasarana aparatur Jumlah Ketersediaan Pemeliharaan Rutin/Berkala Komputer Paket 1 18 Terlaksananya Pengadaan perlatan kerja lapangan
Jumlah perlengkapan dan peralatan kerja lapang yang disediakan
19 Terlaksananya pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu
Jumlah Pakaaian khusus
hari-hari tertentu yang disediakan Paket 1
20 Tercapainya sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan
Jumlah dokumen laporan capaian kinerja dan keuangan (RKA dan DPA SKPD)
Dokumen 2 21 Terlaksananya penyusunan Buku Indikator Kesejahteraan Rakyat
Jumlah Buku Indikator Kesejahteraan Rakyat yang telah disusun Dokumen 1 22 Terlaksananya penyusunan Buku Dokumen