BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Lampiran 7 Rencana Pelaksanaan Layanan
No Keterangan
1 Topik Aku Taat pada Norma 2 Tugas
perkembangan
Mencapai perilaku sosial yang bertanggung jawab 3 Bidang bimbingan Pribadi‐Sosial
4 Jenis layanan Bimbingan kelas/kelompok 5 Fungsi Bimbingan Pemahaman dan pengembangan 6 Sasaran Siswa SMP VIII
7 Standar Kompetensi
Peserta didik dapat mengaplikasikan dan mempraktikkan ketaatannya pada norma yang berlaku
8 Kompetensi Dasar Peserta didik mampu memahami dan mengembangkan kemampuan untuk menaati norma yang berlaku
9 Indikator a. Siswa dapat mendefinisikan pengertian Taat pada Norma
b. Siswa dapat mengidentifikasi macam‐macam norma
c. Siswa dapat menyebutkan beberapa manfaat dari menaati norma
d. Mengidentifikasi karakteristik perilaku mentaati norma dari bahan‐bahan bimbingan yang diberikan
e. Siswa menunjukkan perilaku mentaati norma melalui pengalaman berdinamika kelompok
10 Materi a. Pengertian norma b. Macam‐macam norma c. Manfaat mematuhi norma
d. Karakteristik perilaku siswa yang mentaati norma
A. RANCANGAN PELAYANAN BIMBINGAN
e. Praktek perilaku mentati norma dalam berinteraksi dengan kelompok
11 Metode Tanya jawab, sharing, dan diskusi antar siswa, pemutaran video inspiratif
12 Waktu 2x40’
13 Tempat Ruang Kelas atau aula 14 Media Alat tulis, kertas, LCD, laptop 15 Mitra Kolaboratif Guru Mapel Agama dan PKn 16 Prosedur Ikuti skenario layanan 18 Rencana Tindak
Lanjut
A. siswa diminta mewawancarai ortunya tentang alasan‐alasan mengapa kita harus taat pada norma
B. mewawancarai 5 siswa yg sering melanggar norma dan bagaimana cara mengatasinya ? 19 Sumber Pustaka http://www.artikelsiana.com/2014/08/perngertian‐dan‐
penjelasan‐norma.html#_
https://nurdinkhan.wordpress.com/2012/05/30/angket‐ kedisiplinan‐siswa/
https://www.youtube.com/watch?v=A3Vrv2Gs768
45 Tokoh inspiratif sebagai Media Pelayanan Bimbingan dan Konseling, Triyono, S.Pd. M.Pd
No Kegiatan Guru Siswa Durasi
1 Salam dan doa pembuka
a. Membuka pertemuan dengan memberi salam yang hangat dan bersamangat kepada siswa
b. Meminta dan mempersilakan salah satu siswa untuk memimpin doa pembuka
a. Menyambut salam dari guru dengan bersiap dan semangat untuk menerima materi bimbingan dari guru b. Salah satu siswa
diminta untuk memimpin doa pembuka
5’
2 Ice breaking Making melodies dan game
Ketaatan (Menyeberang
Sungai)
Memperhatikan dan bernyanyi sesuai dengan
lagu Making Melodies dan
game Ketaatan
5’ B. SKENARIO KEGIATAN PELAYANAN
(Menyeberang Sungai) 3 Self‐ Assessment /Kuesioner “Aku taat pada norma” a. Membagikan lembar self‐assessment/
kuesioner Aku taat pada norma kepada seluruh siswa b. Memberikan arahan dan penjelasan pengisianself‐ assessment/kuesione r kepada siswa
a. Menerima lembarself‐
assessment/kuesioner
Aku taat pada norma kepada seluruh siswa b. Mendengarkan arahan
dan penjelasan pengisian self‐
assessment/kuesioner
dari guru
c. Mengisi lembar self‐
assessment/ kuesioner
Aku taat pada norma 5‘
3 Penjelasan materi
Menjelaskan materi “Aku Taat Pada Norma”, yaitu:
a. Siswa di minta untuk menyebutkan macam‐macam norma dalam kehidupan sehari‐ hari b. Memotivasi siswa untuk dapat menggali nilai‐nilai karakter dalam topik bimbingan Taat pada norma
c. Mendaftarkan kebiasaan‐kebiasaan menaati norma siswa dalam aktivitas pembelajaran siswa maupun dalam memecahkan
masalah sehari‐hari di sekolah
Memperhatikan
penjelasan materi “ Aku Taat Pada Norma ” yang diberikan oleh guru
10’
5 Dinamika kelompok
Mempersiapkan dan menjelaskan prosedur dinamika kelompok kepada siswa dengan topik aku taat
Memperhatikan dan mengikuti arahan guru dalam dinamika kelompok Melaksanakan dinamika
pada norma. kelompok 6 Refleksi
dinamika kelompok
Memandu siswa untuk merefleksikan nilai‐nilai karakter yang termuat dalam pengalaman dinamika kelompok
Merefleksikan dinamika kelompok yang telah dilakukan bersama‐sama
5’
7 Sharing
dinamika kelompok
Mempersilakan dan meminta siwa untuk men‐
sharing‐kan apa yang telah
siswa refleksikan mengenai pengalaman berdinamika kelompok
Men‐sharing‐kan apa yang
telah direfleksikan mengenai dinamka kelompok 5’ 8 Menonton video inspiratif
Guru mengajak siswa untuk menonton video singkat bermuatan karakter menjunjung norma sosial.
Menyaksikan video inspiratif
siswa menjawab pertanyaan‐pertanyaan refleksi atau isi muatan karakter video tersebut
5‘
9 Percikankisah inspiratif
Memberikan arahan dan mempersilakan siswa membaca percikan kisah inspiratif
Membaca dan menggali nilai‐nilai karakter yang termuat dalam isi percikan kisah inspiratif inspiratif
5‘ 10 Refleksi individu dan sharing singkat sebagai arah menuju kesimpulan a. Memberikan pertanyaan refleksi pada siswa mengenai manfaat yang didapat dari keseluruhan kegiatan bimbingan
b. Memberi waktu kepada siswa untuk menjawab
pertanyaan refleksi c. Mempersilahkan dan
meminta siswa untuk
a. Menjawab pertanyaan
mengenai hikmah yang didapat dari keseluruhan
kegiatan bimbingan
b. Men‐sharing‐kan
hasil refleksi dirinya
men‐sharing‐kan hasil refleksi dirinya 11 Penutup
Kesimpulan
Memberikan penegasan mengenai materi dan memberikan dukungan serta meyakinkan siswa agar selalu menaati norma yang berlaku demi keselamatan diri dan orang lain.
Memberi salam penutup pada siswa
a. Mencamkan
pesan‐pesan guru pembimbing bagar selalu mentaati norma yang berlaku dalam kehidupan b. Menyambut salam dari guru dengan bersemangat 5’
C. DESKRIPSI DINAMIKA KELOMPOK
MENYEBERANG SUNGAI
Tujuan Permainan:
1. Mengenalkan kepada siswa tentang pentingnya taat pada norma 2. Siswa diharapkan untuk saling menghargai satu sama lain
3. Siswa diharapkan untuk menerapkan norma pada kehidupan sehari‐ harinya
4. Siswa diharapkan untuk saling mendengarkan dan menghargai pendapat temannya
Bahan : Potongan Kardus, Karpet sebagai padding, Alat pijakan kaki
Prosedur :
1. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dengan jumlah anggota yang sama
2. Fasilitator membagi potongan kardus sesuai jumlah anggota kelompok di tambah 1 buah padding ekstra
3. Tugas masing‐masing kelompok adalah bergerak dari titik START sampai FINISH secepat mungkin dan jarak antara kedua titik itu diumpamakan
sebagai sungai yang aliran airnya sangat deras. Peserta hanya bisa berdiri di atas padding yang diibaratkan sebagai perahu
4. Setelah seluruh anggota kelompok berdiri di atas paddingnya masing‐ masing, maka tersisa satu padding ekstra di belakang di belakang peserta terakhi. Tigas peserta terakhir adalah mengambil padding tersebut kemudian mengoperkannya kedepan sampai peserta pertama bisa menggunakannya sebagai pijakan di depannya.
5. Padding harus tetap diinjak atau di pegang oleh peserta ketika diletakan di tanah agar tidak terbawa arus sungai. Jika ada peserta yang lalai atau tidak memegang atau menginjak padding, fasilitator dipersilakan mengambilnya sehingga perjalanan kelompok tersebut semakin susah.
D.
HAND OUT/MATERI1. Pengertian Norma
Norma adalah aturan, yang mengandung nilai tertentu yang harus dipatuhi masyarakat dalam berbuat dan bertingkah laku sehingga terbentuk masyarakat yang tertib, teratur dan aman.
2. Macam‐macam norma
a. Norma agama/religi,yaitu peraturan hidup yang berasal dari Tuhan (Allah ) yang diberlakukan bagi manusia ciptaan‐nya melalui perantara utusan‐ nya
b. Norma adat/ kesopanan yaitu norma yang timbul dari kebiasaan pergaulan sehari‐hari untuk suatu daerah tertentu. Misalnya, orang yang lebih muda harus menghormati yang tua, memberikan tempat duduk, cara bersalaman dan lain‐lain
c. Norma hukum yaitu norma peraturan yang timbul dari hukum yang berlaku. Norma hukum bertujuan untuk mengatur kepentingan manusia dalam masyarakat agar memperoleh kehidupan yang tertib.
3. Kegunaan norma
Norma memiliki kegunaan disetiap kita berada, kegunaan norma adalah sebagai berikut:
b. sebagai tola ukur dalam mengevaluasi perbuatan seseorang dalam bertingkah laku.
4. Manfaat taat pada norma
a. lebih bisa menghargai diri sendiri
b. membut kita paham mana yang baik dan mana yang buruk c. mengerti akan arti sebuah kesalahan
d. kita bisa menjaga diri kita dari hal hal yang tidak baik
e. tidak mudah terjerumus di dalam masalah masalah hukum dan negara karena kita menaati norma
E.
PERCIKAN INSPIRASIPENGGOSIP
Di sebuah desa kecil, tinggallah seorang pria yang tiap harinya gemar menggosip, dia selalu saja menggosipkan tetangga‐tetangganya meskipun dia tak mengenal siapa mereka. Namun karena ingin berubah, suatu hari dia mendatangi seorang tua bijak untuk meminta saran. Pria bijak ini memerintahkannya untuk membeli ayam segar di pasar dan membawakan untuknya sesegera mungkin. Dan ayam itu harus ia cabuti bulu‐bulunya sementara ia berlari, tak boleh sehelai bulu pun tersisa. Si penggosip ini menuruti semua, dia mencabuti bulu‐bulu ayam sementara ia berlari kembali ke rumah pria bijak itu.
Sesampainya disana ia menyerahkan ayam tersebut, namun pria bijak lagi‐lagi memintanya untuk pergi mengumpulkan semua helai bulu yang sudah dia cabuti dan membawanya kembali. Si penggosip ini tentu saja protes, hal itu tidak masuk akal untuk dilakukan. Angin pasti sudah menerbangkan bulu ayam itu ke segala penjuru dan dia takkan pernah bisa mengumpulkannya lagi. Pria bijak kembali berkata, "Hal itu benar. Dan begitu pulalah halnya dengan gosip. satu gosip dapat terbang ke segala sudut, lalu bagaimana kamu akan mengembalikannya? Jadi sebaiknya jangan pernah memulainya dari awal." Tokoh Inspiratif
Nick Vujicic lahir di sebuah rumah sakit di Kota Melbourne, Australia pada 4 Desember 1982. Orang tua Nick sangat terkejut ketika mendapati putra mereka lahir tanpa dua lengan dan dua kaki. Menurut dokter yang menanganginya, Nick menderita penyakit Tetra‐amelia yang sangat langka. Kondisi ini membuat ayah Nick (seorang pemuka agama dan programmer komputer) dan ibu Nick (seorang perawat) bertanya‐ tanya dalam hati, kesalahan apa yang telah mereka perbuat hingga melahirkan putra tanpa lengan.
Meskipun mengalami cacat tubuh, Nick tetap tumbuh kuat, sehat, dan ceria sama seperti anak‐anak lainnya. Nick kecil terlihat begitu tampan serta menggemaskan, matatanya sangat indah. Maka lambat
laun kedua orang tuanya mulai bisa menerima dirinya, mensyukuri keberadaannya, dan segera mengajarinya untuk hidup mandiri.
Nick memiliki sebuah telapak kaki kecil di dekat pinggul kirinya. Sang ayah membimbingnya untuk berdiri, menyeimbangkan tubuh, dan berenang sejak usia18 bulan. Menginjak usia 6 tahun, Nick mulai belajar menggunakan jari‐jari kakinya untuk menulis, mengambil barang, dan mengetik. Kini, Nick menyebut telapak kakinya yang berharga itu sebagai “my chicken drumstick.”
Ibu Nick memasukkan putranya ke sekolah biasa. Nick menyadari bahwa dirinya sangat berbeda dengan anak‐anak lainnya. Ia juga mengalami berbagai penolakan, ejekan, dan gertakan dari teman‐teman sekolahnya. Hal ini membuatnya begitu sedih dan putus asa. Pada usia 8 tahun, Nick sempat berpikir untuk mengakhiri hidupnya. Namun, kasih dan dukungan orangtuanya, serta hiburan dari para sahabatnya, mampu membuat Nick menyingkirkan pikiran negatif tersebut.
Untuk meraih mimpinya, Nick belajar dengan giat. Otak yang cerdas membantunya untuk meraih gelar Sarjana bidang Ekonomi Akuntansi dan Perencanaan Keuangan pada usia 21 tahun. Setelah itu, ia mengembangkan lembaga non‐profit ‘Life Without Limbs’ (Hidup Tanpa Anggota‐Anggota Tubuh), yang Ia dirikan pada usia 17 tahun.
Kini, Nick Vujicic adalah seorang motivator dan pembicara internasional yang sangat gemilang. Ia sudah berkeliling ke lebih dari 24 negara di empat benua (termasuk Indonesia), untuk memotivasi lebih dari 2 juta orang, khususnya kaum muda. Berkali‐kali, ia diwawancarai oleh stasiun televisi dengan jangkauan internasional, seperti ABC (pada 28 Maret 2008). Produknya yang terkenal adalah DVD motivasi “Life’s Greater Purpose”, “No Arms, No Legs, No Worries”, serta film “The Butterfly Circus.
Sumber: 45 Tokoh Inspiratif, Triyono, S.Pd, M.Pd.
F.
KIBARG.
EVALUASIGuru boleh memilih beberapa pertanyaan yang sesuai diantara daftar berikut!
1. Panduan Pertanyaan Kegiatan
No KEGIATAN PERTANYAAN
1. Setelah menonton video 1. Setelah menonton video, apa isi dari video tersebut?
2. Apakah sudah terlihat norma sosial dalam video singkat tadi? 3. Bentuk norma sosial apa yang
sudah tampak dalam video ini
2. Setelah bermain “ketaatan
(Menyeberang Sungai)”
1. Setelah bermain, bagaimana perasaan kalian?
2. Apakah ada teman kelompok
yang melanggar prosedur
permainannya?
3. Apakah kalian sudah dapat saling mendengarkan dan menghargai satu dengan yang lain?
4. Apa makna dari permainan ini? 3. Setelah menyimak cerita 1. Apa isi dari cerita tersebut?
2. Apa yang kamu dapatkan setelah membaca cerita tersebut
2. Refleksi
PERNYATAAN HASIL BELAJAR
Setelah saya mengikuti kegiatan bimbingan hari ini, saya menjadi tahu bahwa: ... ... ...
NIATKU
Setelah saya mengikuti bimbinga ndengan tema “Aku Taat pada Norma” saya berniat untuk atau saya akan:
H.
PESAN MORALKita mungkin akan meneyelam lebih dalam kedasar lautan, maka persiapkan kakimu untuk mengayuh lebih kuat dan mengela nafas lebih lama karena mutiara yang kita cari ternyata tidak perna ada di laut dangkal
Tuhan sering menggunakan pengalaman‐pengalaman pahit untuk menjadikan kita pribadi yang lebih kuat
Jika kamu ditolak, TERIMA.
Jika kamu merasa tidak dicintai, LEPASKAN
Jika mereka memilih seseorang atau sesuatu dari pada kamu, CARI YANG LAIN INGAT. ‘’Dalam setiap PENOLAKAN ada PENERIMAAN dari seseorang yang jauh lebih baik..’’
Orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masalalu, orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan.
NO KETERANGAN
1 Topik Tertib Lalu Lintas
2 Tugas perkembangan Mencapai perilaku sosial yang bertanggung jawab
3 Bidang bimbingan Pribadi‐Sosial
4 Jenis layanan Bimbingan kelas/kelompok
5 Fungsi Bimbingan Pemahaman dan pengembangan
6 Sasaran Siswa SMP VIII
7 Standar Kompetensi Peserta didik dapat mengaplikasikan dan mempraktikkan cara berlalu lintas yang baik
8 Kompetensi Dasar Peserta didik mampu memahami dan mengembangkan
kemampuan mematuhi peraturan lalu lintas
9 Indikator a. Siswa dapat mendefinisikan pengertian tata tertib lalu lintas
b. Siswa dapat menyebutkan beberapa manfaat dari mematuhi tata tertib lalu lintas
c. Mengidentifikasi karakteristik perilaku tertib berlalu lintas dari bahan‐bahan layanan yang diberikan
d. Siswa dapat menunjukan perilaku yang tepat dalam berlalulintas
10 Materi a. Peraturan tata tertib lalu lintas
b. Manfaat mematuhi tata tertib lalu lintas c. Mengkritisi pengalaman tokoh inspiratif d. Penggalian nilai‐nilai karakter
11 Metode Tanya jawab, sharing, dan diskusi antar siswa, menonton
video pendek.
12 Waktu 2x40’
13 Tempat Ruang Kelas/aula
14 Media Alat tulis, kertas, LCD, laptop
TERTIB LALU LINTAS
16 Prosedur Ikuti skenario layanan
18 Rencana Tindak Lanjut a. Siswa dapat mewawancarai polisi/pihak yang berwajib tentang alasan mengapa kita harus tertib dalam berlalulintas
b. Siswa diminta untuk mewawancarai 2 orang temannya yang sering melanggaran peraturan lalu lintas dan cara mengatasinya
19 Sumber Pustaka Kasno dan Sa’adon. 2010. Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Yudhistira
http://disiplinlalulintas.blogspot.com/
http://artikel.okeschool.com/artikel/lainnya/462/penjel asan‐tata‐tertib‐lalu‐lintas.html
NO KEGIATAN GURU SISWA DURASI
1 Salam dan doa
pembuka a. Membuka pertemuan dengan memberisalam yang hangat dan bersamangat kepada siswa b. Meminta dan mempersilahkan salah
satu siswa untuk
memimpin doa
pembuka
a. Menyambut salam dari guru dengan bersiap dan semangat untuk
menerima materi
bimbingan dari guru b. Alah satu siswa diminta
untuk memimpin doa
pembuka
5’
2 Ice breaking Menyanyikan lagu tertib
lalulintas dan menari bersama
Memperhatikan dan
bernyanyi dan menri sesuai dengan lagu
tertib lalulintas
5’
3 Self‐Assessment
/Kuesioner “
Tertib Lalu lintas”
a. Membagikanlembarse lf‐assessment/ kuesionerTertib lalu lintaskepadaseluruhsis wa b. Memberikan arahan dan penjelasan a. Menerimalembar self‐ assessment/kuesionerT
ertib lalu lintas kepada seluruh siswa
b. Mendengarkan arahan
dan penjelasan
pengisian self‐
5‘ B. SKENARIO KEGIATAN LAYANAN
pengisian self‐
assessment/kuesioner
kepada siswa
assessment/kuesioner
dari guru
c. Mengisi lembar self‐
assessment/ kuesioner
tertib lalu lintas 4 Penjelasan materi Menjelaskanmateri
“Tertib Lalu Lintas”, yaitu:
a. Siswa dapat
menyebutkan
pengertian dari Tertib berlalulintas
b. Siswa dapat
menyebutkan manfaat dari Taat pada norma
Memperhatikan
penjelasan materi “Tertib Lalu Lintas” yang diberikan oleh guru.
10’
5 Dinamika kelompok
Siswa mengelompokan
diri menjadi beberapa
kelompok dengan
ketentuan setiap
kelompok 5 orang, mulai
menempelkan lambang‐
lambang tertib
berlalulintas pada ketas yang sudah disiapkan
Memperhatikan dan
mengikuti arahan guru dalam dinamika kelompok
20’ 6 Refleksi dinamika kelompok Mengarahkan siswa untuk berefleksi mengenai dinamika
kelompok yang telah
dilakukan bersama‐
sama.
Merefleksikan dinamika
kelompok yang telah
dilakukan bersama‐sama.
5’
7 Sharing dinamika
kelompok
Memandu siswa untuk merefleksikan nilai‐nilai
karakter yang terkandung dalam pengalaman dinamika kelompok Mereflekiskan dinamika kelompok setelah
dilakukan secara bersama‐ sama
5’
inspiratif untuk menonton video inspiratif. inspiratif. Siswa menjawab pertanyaan‐pertanyaan refleksi atau isi muatan karakter video tersebut
9 Percikan dan
kisah inspiratif
Memberikan arahan dan
mempersilakan siswa
membaca percikan dan kisah inspiratif.
Membaca dan mengamati
secara mendalam isi dan makna dari percikan serta kisah inspiratif. 5‘ 10 Refleksi dan sharing singkat sebagai arah menuju kesimpulan a. Memberikan pertanyaan refleksi pada siswa mengenai manfaat
yang didapat dari keseluruhan
kegiatan bimbingan
b. Memberi waktu
kepada siswa untuk
menjawab
pertanyaan refleksi c. Mempersilahkan dan
meminta siswa untuk
men‐sharing‐kan
hasil refleksi dirinya
a. Menjawab pertanyaan
mengenai manfaat
yang didapat dari keseluruhan kegiatan bimbingan
b. Men‐sharing‐kan hasil
refleksi dirinya 10‘ 11 Penutup Kesimpulan Memberikan peneguhan
mengenai materi dan
memberikan dukungan
serta meyakinkan siswa agar selalu tertib berlalu lintas yang berlaku demi keselamatan diri dan orang lain.
Memberi salam penutup pada siswa
a. Menghayati pesan‐
pesan guru
pembimbing agar selalu mentaati norma yang
berlaku dalam
kehidupan
b. Menyambut salam dari
guru dengan
bersemangat
5’
C. DESKRIPSI DINAMIKA Tujuan permainan
1. Mengenalkan kepada siswa akan pentingnya berlalulintas
2. Siswa diharapkan untuk menegenali tanta‐tanda/ larangan dalam berlalu lintas
3. Siswa diharapkan untuk menerapkan tertib berlalu lintas dalam kehidupan sehari‐hari
4. Agar siswa mampu mematuhi tata tertib berlalu lintas
Bahan : Amplop, lem/selotip, kertas manila, gambar peraturan berlalu lintas
Prosedur :
1. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dengan jumlah anggota yang sama
2. Fasilitator memegang 4 amplop yang berisi gambar‐gambar tertib berlalulintas
3. Tugas masing‐masing kelompok adalah mengutus satu perwakilan untuk mengambil amplop dari tangan fasilitator
4. Semua peserta kembali ke kelompoknya masing‐masing dan mulai menempelkan gambar‐gambar tertib berlalulintas pada kertas manila yang sudah dibagikan.
Sumber: Sebastianus Armedy Mario Universitas Sanata Dharma
D. HAND OUT/MATERI 1. Pengertian lalu lintas
Manusia adalah makhluk sosial dan pasti butuh berhubungan dengan orang lain. Hubungan antar manusia bisa dikemukakan bahwa manusia berinteraksi dengan manusia lain. Di dalam berinteraksi manusia tentu
berpindah tempat dari satu tempat ke tempat yang lain. Kemudian muncullah istilah “Transportasi” yaitu perpindahan manusia atau barang dari suatu tempat ke tempat yang lain dengan menggunakan sebuah kendaraan yang digerakkan manusia atau mesin. Seiring perkembangan zaman manusia dapat menciptakan kendaraan bermotor untuk memudahkan manusia dalam bertransportasi.
Dalam bertransportasi kemudian dikenal istilah “Lalu Lintas”. Di dalam Undang‐Undang No. 22 Tahun 2009 Lalu Lintas didefinisikan sebagai gerak kendaraan dan orang di ruang lalu lintas jalan. Jadi pergerakan kita dari suatu tempat ke tempat tujuan dengan menggunakan alat transportasi melalui ruang jalan bisa dikatakan sebagai lalu lintas.
2. Hubungan antara etika dengan berkendara di jalan raya.
Dalam penggunaan fasilitas jalan tidak sendirian, namun bersama dengan banyak orang karena kita hidup bermasyarakat. Cakupan masyarakat tentu sangat luas, dan pasti memiliki pemikiran yang berbeda‐beda dan cenderung memikirkan kepentingannya masing‐masing. Tanpa adanya Etika Berlalu Lintas mungkin kita tidak bisa membayangkan, pasti sering terjadi kecelakaan di jalan raya. Kejadfian ini disebabkan kurangnya tenggang rasa antar pengguna jalan, pengemudi cenderung egois ingin cepat sampai. Jika ini dibiarkan terus‐menerus maka angka kecelakaan akan semakin meningkat. Oleh karena itu perlua danya pemahaman dan pelaksanaan Etika Berlalu Lintas.
Etika Berlalu Lintas yaitu pedoman sikap atau aturan yang mengatur hubungan manusia dengan manusia lain di dalam berlalu lintas. Etika tidak hanya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari‐hari saja, namun etika juga sangat penting diterapkan dalan berlalu lintas. Prinsi petika yang diterapkan yang diterapkan dalam kehidupan sehari‐hari dengan etika berlalulintas hampir sama yaitu tenggang rasa dan saling menghargai. Dalam berlalu lintas kita harus tenggang rasa dengan pengguna jalan lain dan jangan mementingkan egois.
3. Manfaat dan tujuandibuatEtikaBerlaluLintasantaralain
a. Dapat mengatur individu dalam menggunakan jalan sehingga tidak seenaknya sendiri.
b. Tercipta kelancaran, keteraturan, keselamatan, serta ketertiban. c. Dapat mengurangi angka kecelakaan.
4. Persyaratan yang harus di lengkapi dalam berlalu lintas a. STNK
b. SIM
c. Penggunaan HELM d. Kelengkapan kendaraan e. Penggunaan sabuk pengaman f. Kelengkapan teknis E. PERCIKAN INSPIRASI
Mengajarkan sopan santun berlalu lintas sejak dini memang sangat perlu, tetapi yang sangat perlu diatasi adalah perilaku pengguna jalan raya pada saat ini, termasuk juga pejalan kaki.
Inilahkenapamembangunbudayadisiplinberlalulintasharusdimulaidengansatucata tanbesar, hukumharusdiberigigi.
Artinya,dimampukan untuk berani menggigit tanpa pandang bulu. Percayalah, disiplin merupakan sarana untuk menyelesaikan semua masalah kehidupan.
Berdisiplin berarti orang memikul tiga pokok nilai kehidupan: Menerima tanggung jawab, menjunjung tinggi kebenaran, dan menunda kepuasan. Upaya menegakkan disiplin berlalu lintas menjadi sangat penting lantaran seperti kata orang bijak, budaya suatu bangsa dapat dilihat dari cara mereka berlalu lintas.
G. EVALUASI
Guru boleh memilih beberapa pertanyaan yang sesuai diantara daftar berikut!
1. Panduan Pertanyaan Kegiatan
No KEGIATAN PERYANYAAN
1. Setelah menonton video 1. Setelah menonton video, apa isi video
tersebut?
2. Apakah pengemudi kendaraan sudah mematuhi peraturan berlalulintas?
2. Setelah berdinamika kelompok
menempel lambang terib berlalulintas
1. Setelah bermain, bagaimana perasaan kalian?
2. Apakah ada teman kelompok yang melanggar prosedur permainana?
3. Apakah kalin sudah saling mendengarkan satu dengan yang lainnya?