Satuan pendidikan : Sekolah Menengah Pertama Mata pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Kelas / semester : VII/ I
Topik Materi : Klasifikasi Makhluk Hidup Alokasi waktu : 4 pertemuan (4(2x30 menit))
I. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
KI 4 : Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari disekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
II. Kompetensi Dasar dan Indikator
Kompetensi Dasar Indikator Ketercapaian
3.3 Mengklasifikasikan makhluk hidup berdasarkan karakteristik yang diamati
3.3.1 Menyebutkan ciri-ciri pada makhluk hidup.
3.3.2 Menentukan perbedaan ciri makhluk hidup dan benda tak hidup.
3.3.3 Menggolongkan benda hidup dan tidak hidup berdasarkan ciri-cirinya.
3.3.4 Menjelaskan tujuan klasifikasi makhluk hidup.
3.3.5 Menjelaskan sistem klasifikasi tingkatan takson (linneus) .
3.3.6 Menentukan dasar klasifikasi makhluk hidup.
3.3.7 Menerapkan aturan penulisan nama ilmiah makhluk hidup. 3.3.8 Mengelompokan makhluk hidup
berdasarkan ciri pada setiap kingdom. 4.3 Menyajikan hasil pengklasifikasian makhluk hidup di lingkungan sekitar berdasarkan karakteristik yang diamati
4.3.1 Menyajikan bagan klasifikasi dikotom pada makhluk hidup. 4.3.2 Menyajikan kunci determinansi
pada pencandraan makhluk hidup. 4.3.3 Menyajikan tabel deskripsi sifat
makhluk hidup pada masing-masing kingdom.
4.3.4 Menyajikan tabel pengelompokan makhluk hidup berdasarkan ciri. 4.3.5 Menyajikan peta konsep tentang
III. Tujuan Pembelajaran
3.2.1.1 bMelalui kegiatan belajar dengan video interaktif peserta didik dapat menyebutkan sifat-sifat yang teramati pada jenis-jenis makhluk hidup
3.2.2.2 Melalui kegiatan belajar dengan video interaktif peserta didik dapat menentukan perbedaan ciri-ciri yang terlihat pada setiap jenis makhluk hidup dan benda tak hidup.
3.2.3.3 Melalui pengalaman belajar dan studi pustaka peserta didik dapat menggolongkan kelompok benda hidup dan benda tidak hidup berdasarkan sifat karakteristik yang dimilikinya.
3.2.4.4 Melalui kegiatan pembelajaran dengan video interaktif peserta didik dapat menjelaskan tujuan dan manfaat dalam pengklasifikasian makhluk hidup terhadap kehidupan sekitar.
3.2.5.5 Melalui pengalaman belajar dan studi pustaka peserta didik dapat menjelaskan sistem klasifikasi dengan jenjang yang berbeda pada tingkatan takson makhluk hidup.
3.2.6.6 Melalui pengalaman belajar dan studi pustaka peserta didik dapat menentukan dasar-dasar yang dipakai dalam pengelompokan jenis makhluk hidup.
3.2.7.7 Melalui kegiatan belajar dengan video interaktif peserta didik dapat menerapkan tata cara penulisan nama ilmiah pada pengelompokan jenis makhluk hidup.
3.2.8.8 Melalui identifikasi gambar dan studi pustaka peserta didik dapat mengelompokan makhluk hidup berdasarkan ciri karakteristik pada masing-masing kingdom.
4.2.1.1 Melalui identifikasi gambar dan studi pustaka peserta didik dapat menyusun bagan klasifikasi dikotom berdasarkan data hasil pengamatan.
4.2.2.2 Melalui identifikasi gambar dan studi pustaka peserta didik dapat menyusun kunci determinansi pada makhluk hidup berdasarkan data hasil pengamatan.
4.2.3.3 Melalui kegiatan pengamatan peerta didik dapat membuat tabel deskripsi makhluk hidup berdasarkan ciri karakteristik pada masing-masing kingdom.
4.2.4.4 Melalui kegiatan pencandraan peserta didik dapat membuat tabel pengelompokan makhluk hidup berdasarkan sistem klasifikasi ciri karakteristik pada masing-masing kingdom.
4.2.5.5 Melalui kegiatan pengamatan dan studi pustaka peserta didik dapat menyusun peta konsep berkaitan tentang peran masing-masing kingdom terhadap kehidupan manusia.
IV. Materi Pembelajaran 1. Faktual
a. Ciri-ciri atau karakteristik makhluk hidup 2. Konseptual
a. Konsep dasar klasifikasi makhluk hidup. b. Klasifikasi dikotom dan kunci determinansi c. Klasifikasi kingdom plantae dan animalia 3. Prosedural
a. Tata cara penulisan nama ilmiah
b. Menggunakan dan menyusun kunci determinansi c. Membuat klasifikasi dikotom
4. Metakognitif
a. Peranan makhluk hidup bagi kehidupan manusia.
V. Model pembelajaran
a. Model : Discovery learning
b. Metode : Diskusi, diskusi, dan tanya jawab c. Pendekatan : Scientific
VI. Langkah pembelajaran Pertemuan 1
3.2.1 Menyebutkan ciri-ciri pada makhluk hidup
3.2.2 Menentukan perbedaan ciri makhluk hidup dan benda tak hidup. 3.2.3 Menggolongkan benda hidup dan tidak hidup berdasarkan
ciri-cirinya.
Kegiatan Fase Kegiatan guru dengan siswa
Pendahuluan (10 menit)
Menyampaikan tujuan, apresepsi dan motivasi
(google clasroom)
a. Guru membuka dengan doa bersama dan menanyakan kabar peserta didik
b. Guru mengecek kehadiran peserta didik melalui platform yang disesuaikan
c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
d. Guru memberikan apersepsi kepada peserta didik (apa yang dimaksud tentang makhluk hidup dan benda tak hidup?) e. Guru memberikan motivasi
kepada siswa (menampilkan gambar dua objek makhluk hidup dan tak hidup) atau mengajukan beberapa pertanyaan, seperti : “Perhatikan kondisi lingkungan sekitar kalian apakah ada persamaan atau perbedaan berdasarkan cirinya?” Guru menjelaskan sintaks/mekanisme kegiatan pembelajaran secara daring.
Inti (40 menit)
Stimulation/pemberian rangsangan
f. Guru menstimulasi peserta didik dengan menampilkan gambar dua objek makhluk hidup dan tak hidup atau mengajukan pertanyaan “bagaimana membedakan makhluk hidup dan benda tak hidup?”
Problem statement/identifikasi
masalah
g. Guru membandingkan antara sebuah robot dan kucing yang sama – sama dapat bergerak dan meminta peserta didik untuk mencari perbedaannya.
Data collection/ pengumpulan data
h. Setelah itu untuk lebih memahami peserta didik diarahkan menyaksikan video dan mengerjakan soal-soal yang diberikan dalam video pembelajaran. link : . https://edpuzzle.com/assignme nts/60d33edde7303c41674627 1a/watch Data processing/pengolahan data
i. Peserta didik menggunakan buku paket maupun sumber lainnya sebagai acuan dalam menjawab pertanyaan
Verification/ pembuktian
j. Guru menerima dan memberi umpan balik untuk pertanyaan/ tanggapan apabila ada materi
yang belum jelas (didiskusikan) oleh peserta didik
Generalization/menarik kesimpulan
k. Peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari. l. Guru memberikan klarifikasi
terhadap tanggapan yang keliru dan memberikan pengayaan bagi yang sudah memahami agar tidak memicu miskonsepsi.
Penutup (10 menit)
Menarik kesimpulan, refleksi
m. Guru mengajak siswa melakukan refleksi selama proses pembelajaran tersebut berkaitan dengan perasaan dan manfaat yang didapatkan n. Guru memberikan tindak lanjut
dengan mengarahkan peserta didik untuk mempelajari materi selanjutnya
o. Menutup pembelajaran dengan berdoa
Pertemuan 2
Indikator ketercapaian :
3.2.4 Menjelaskan tujuan klasifikasi makhluk hidup. 3.2.5 Menjelaskan sistem klasifikasi tingkatan takson. 3.2.6 Menentukan dasar klasifikasi makhluk hidup.
3.2.7 Menerapkan aturan penulisan nama ilmiah makhluk hidup.
Pendahuluan (10 menit)
Menyampaikan tujuan, apresepsi dan motivasi
(google clasroom)
a. Guru membuka dengan doa bersama dan menanyakan kabar peserta didik
b. Guru mengecek kehadiran peserta didik melalui platform yang disesuaikan c. Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran
d. Guru memberikan apersepsi kepada peserta didik (apa yang dimaksud dengan pengklasifikasian makhluk hidup)
e. Guru memberikan motivasi kepada siswa (menampilkan gambar antara sayur dan buah) atau mengajukan beberapa pertanyaan, seperti : “apa tujuan kelompok sayur dan buah dipisah?” atau “bagaimana cara
membedakan antara sayuran dan buah-buahan?”
f. Guru menjelaskan
sintaks/mekanisme kegiatan pembelajaran secara daring.
Inti (40 menit)
Stimulation/pemberian rangsangan
g. Guru memberikan stimulus dengan mengajukan pertanyaan “apa karakteristik
yang dimiliki hewan ayam dan elang ?” Problem statement/identifikasi masalah h. Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk mengidentifikasi ayam dan burung berdasarkan ciri-ciri/karakteristiknya termasuk ke dalam kelas apa dan alasannya?
Data collection/ pengumpulan data
i. Setelah itu untuk lebih memahami peserta didik diarahkan mengerjakan soal-soal yang diberikan dalam video pembelajaran. link
video : https://edpuzzle.com/assignm ents/60d33f1641aacf41862b9 746/watch Data processing/pengolahan data
j. Peserta didik menggunakan buku paket maupun sumber lainnya sebagai acuan dalam menjawab pertanyaan
Verification/ pembuktian
k. Guru menerima dan memberi umpan balik untuk pertanyaan/ tanggapan apabila ada materi yang belum jelas (didiskusikan) oleh peserta didik
Generalization/menarik kesimpulan
l. Peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari.
m. Guru memberikan klarifikasi terhadap tanggapan yang keliru dan memberikan pengayaan bagi yang sudah memahami memicu miskonsepsi. Penutup (10 menit) Menarik kesimpulan, refleksi
n. Guru mengajak siswa melakukan refleksi selama proses pembelajaran tersebut berkaitan dengan perasaan dan manfaat yang didapatan o. Guru memberikan tindak
lanjut dengan mengarahkan peserta didik untuk mempelajari materi selanjutnya p. Menutup pembelajaran dengan berdoa Pertemuan 3 Indikator ketercapaian :
3.2.8 Mengelompokan ciri makhluk hidup pada setiap kingdom. 4.2.1 Menyajikan bagan klasifikasi dikotom pada makhluk hidup. 4.2.2 Menyajikan kunci determinansi pada pencandraan makhluk
hidup.
Kegiatan Fase Kegiatan guru dengan siswa
Pendahuluan (10 menit)
Menyampaikan tujuan, apresepsi dan motivasi
(google clasroom)
a. Guru membuka dengan doa bersama dan menanyakan kabar peserta didik
b. Guru mengecek kehadiran peserta didik melalui platform yang disesuaikan c. Guru menyampaikan
tujuan pembelajaran d. Guru memberikan
apersepsi kepada peserta didik (apa yang dimaksud dengan
pengklasifikasian makhluk hidup) e. Guru memberikan
motivasi kepada siswa (menampilkan gambar antara sayur dan buah) atau mengajukan beberapa pertanyaan, seperti : “apa tujuan kelompok sayur dan buah dipisah?” atau “bagaimana cara membedakan antara sayuran dan buah-buahan?”
f. Guru menjelaskan sintaks/mekanisme kegiatan pembelajaran secara daring.
Inti (40 menit) Stimulation/pemberian rangsangan g. Guru memberikan stimulus dengan mengajukan
pertanyaan ayam dan burung berdasarkan ciri-cirinya termasuk ke
h. dalam kelas apa dan alasannya ? atau menampilkan gambar burung dan ayam”
Problem statement/identifikasi
maslaah
i. Guru mengajak peserta didik untuk mengidentifikasi hal yang belum dipahami dari masalah yang diberikan guru.
Data collection/ pengumpulan data
j. Setelah itu peserta didik di ajak untuk melakukan pengamatan secara mandiri melalui panduan lkpd. Data processing/pengolahan data k. Peserta didik mengerjakan dan menjawab pertanyaan pada lembar lkpd.
l. Peserta didik menggunakan buku paket maupun sumber lainnya sebagai acuan dalam menjawab pertanyaan serta melakukan pencandraan. Verification/ pembuktian m. Guru menerima pertanyaan/tanggapan apabila ada materi yang belum jelas oleh peserta didik
Generalization/menarik kesimpulan
n. Peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari. o. Guru memberikan
klarifikasi terhadap tanggapan yang keliru dan memberikan pengayaan bagi yang sudah memahami memicu miskonsepsi. Penutup (10 menit) Menarik kesimpulan, refleksi
p. Guru mengajak siswa melakukan refleksi selama proses pembelajaran tersebut berkaitan dengan perasaan dan manfaat yang didapatan
q. Guru memberikan tugas mandiri berkaitan materi yang telah dipelajari kemudian, dikumpulkan dengan batas waktu ditentukan. r. Menutup pembelajaran dengan berdoa Pertemuan 4 Indikator ketercapaian :
4.2.3 Menyajikan tabel deskripsi sifat makhluk hidup pada masing-masing kingdom.
4.2.4 Menyajikan tabel pengelompokan makhluk hidup berdasarkan ciri.
4.2.5 Menyajikan peta konsep tentang peranan masing-masing kingdom.
Kegiatan Fase Kegiatan guru dengan siswa
Pendahuluan (10 menit)
Menyampaikan tujuan, apresepsi dan motivasi
(google clasroom)
a. Guru membuka dengan doa bersama dan menanyakan kabar peserta didik b. Guru mengecek
kehadiran peserta didik melalui platform yang disesuaikan
c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran d. Guru memberikan apersepsi kepada peserta didik (“pernahkah kalian mnedengar penyakit malaria?” dan “Dari kelompok mana organisme tersebut?”) e. Guru memberikan
motivasi kepada siswa (menunjukkan gambar bambu) atau mengajukan beberapa pertanyaan, seperti : “pernahkah kalian melihat tanaman bambu bagaimana karakteristik bentuknya?” f. Guru menjelaskan sintaks/mekanisme kegiatan pembelajaran secara daring. Inti (40 menit) Stimulasi/ pemberian rangsangan g. Guru memberikan stimulus dengan mengajukan pertanyaan “mengapa tumbuhan paku
dikelompokan ke dalam pteridophyta, sedangkan tomat ke dalam spermatophyta ?” Problem statement/identifikasi maslaah
h. Guru mengajak peserta didik untuk mengidentifikasi hal yang belum dipahami dari masalah yang diberikan guru.
Data collection/ pengumpulan data
i. Setelah itu peserta didik di ajak untuk melakukan pengamatan secara mandiri melalui panduan lkpd. Data processing/pengolahan data j. Peserta didik mengerjakan dan menjawab pertanyaan pada lembar lkpd. k. Peserta didik menggunakan buku paket maupun sumber lainnya sebagai acuan dalam menjawab pertanyaan serta melakukan pencandraan. Verification/ pembuktian l. Guru menerima pertanyaan/tanggapan
apabila ada materi yang belum jelas oleh peserta didik
Generalization/menarik kesimpulan
m. Peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari. n. Guru memberikan
klarifikasi terhadap tanggapan yang keliru dan memberikan pengayaan bagi yang sudah memahami memicu miskonsepsi. Penutup (10 menit) Menarik kesimpulan, refleksi
o. Guru mengajak siswa melakukan refleksi selama proses pembelajaran tersebut berkaitan dengan perasaan dan manfaat yang didapatan
p. Guru memberikan tugas mandiri untuk mendesain peta konsep terkait masing-masing kingdom dan manfaatnya bagi kehidupan manusia. q. Menutup pembelajaran dengan berdoa
VII. Alat media pembelajaran
No.
Alat dan
media Bahan Referensi
1. Laptop, google clasroom, Smart Phone, Buku Paket, aplikasi digital learning ed-puzzle, video pembelajaran Alat tulis, objek pengamatan
1. Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Indonesia. 2015. IPA Terpadu K13 untuk SMP/Mts (E-Book): Jakarta buku paket IPA K13.
2. Prawirohartono S,Abdul K. ilmu Pengetahuan Alam Smp Kelas VII K13.2016. Bumi Aksara. Jakarta 3. Internet
https://www.gurupendidikan.co. id/klasifikasi-makhluk-hidup/ https://www.dosenpendidikan.c
o.id/klasifikasi-makhluk-hidup/
VIII. Penilaian Pembelajaran
Aspek Teknik Penilaian Instrumen penilaian
Afektif
Non tes (Penilaian diri) Lembar penilaian diri
Kognitif Tes ;
non tes (penugasan)
soal-soal tes; lembar worksheet dan penilaian
worksheet Psikomotorik Non tes (penugasan) Lembar penilaian
Lampiran 3
Uraian Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Ciri-Ciri Makhluk Hidup
- Semua benda di alam dibedakan menjadi dua, yaitu komponen abiotik, yaitu zat padat,cair dan gas, sedangkan, biotik setiap mahkluk hidup
- Makhluk hidup memiliki ciri bergerak, bernapas, memerlukan makanan, eksresi, tumbuh dan berkembang, berkembangbiak, peka terhadap rangsangan, dan mampu beradaptasi
o Bergerak : makhluk hidup bergerak untuk menyesuaikan kondisi dan situasi hidupnya, seperti ikan bergerak berenang di air, burung terbang di udara, rusa dapat berlari, sedangkan pada gerak manusia, seperti berjalan dan berlari. Gerak pada hewan dan manusia merupakan gerakan aktif karena dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain, sedangkan, pada tumbuhan gerakannya bersifat pasif karena tidak berpindah tempat. Gerakan pada tumbuhan dapat teramati pada fase tumbuh di mana tumbuhan bergerak ke arah datang cahaya sebagai kebutuhan proses fotosintesis. Selain itu, munculnya bunga juga merupakan aktivitas gerak pada tumbuhan.
o Bernapas : Bernapas merupakan proses penyerapan oksigen (O2) dan pelepasan karbon dioksida (CO2) oleh tubuh. Oksigen yang diserap digunakan untuk membakar zat makanan sebagai penghasil energi makhluk hidup melalui proses oksidasi biologi. Proses ini merupakan proses metabolisme tubuh yang disebut juga respirasi yang memecah molekul gula kompleks menjadi zat sederhana kemudian, menghasilkan (CO2), uap air dan energi. Proses bernapas dapat didukung dengan adanya alat pernapasan. Manusia menggunakan paru-paru sebagai alat bernapas, sedangkan pada hewan alat pernapasan berbeda-beda.
Hewan darat umumnya bernapas dengan paru, seperti sapi, dan kambing, sedangkan hewan air, seperti ikan mas, ikan mujair dsb menggunakan insang untuk mengambil oksigen terlarut pada air. Pada serangga alat pernapasan disebut trakhea yaitu saluran udara untuk mengedarkan oksigen keseluruh tubuh, sedangkan pada tumbuhan bernapas dilakukan pada stomata atau mulut daun pada batang letisel serta akar
o Memerlukan Makan : untuk kebutuhan aktivitas tumbuh dan berkembang, bayangkan jika kalian tidak makan apa yang dirasakan? Pasti lemas tidak bertenaga, jika pada tanaman tidak disiram akan layu dan mati sama halnya dengan makhluk hidup lainnya. Makanan diperlukan untuk pemenuhan nutrisi sebagai kebutuhan energi tubuh untuk tumbuh dan berkembang. Manusia dan hewan tidak dapat memproduksi makanan sendiri (heterotrof) sehingga menggantungkan pada organisme lain dan hasil olahannya. Tanaman menyerap unsur hara dan air pada tanah sebagai penghasil energi karena tanaman dapat menghasilkan zat makanan sendiri melalui proses fotosintesis (autotrof) dengan mengubah air (H2O) dan karbon dioksida (CO2) menjadi senyawa glukosa melalui bantuan cahaya. o Eksresi : eksresi merupakan pengeluaran zat sisa metabolisme
yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Pada aktivitas olahraga dengan intesitas tertentu seseorang akan mengeluarkan keringat yang merupakan salah satu hasil eksresi selain itu ada urin, uap air dan karbondioksida. Urine di keluarkan oleh ginjal, sedangkan uap air dan karbondioksida oleh paru-paru, sedangkan alat lainnya hati mengeluarkan getah empedu dan urea. Pada tumbuhan, seperti letisel pada batang dan stomata o Tumbuh dan Berkembang : Merupakan perubahan yang terjadi
karena adanya pertambahan bobot, volume, ukuran serta sifat yang diengaruhi oleh sel-sel penyusun tubuh. Pertumbuhan
merupakan perubahan ukuran dan dapat diukur, sedangkan perkembangan merupakan proses menuju kedewasaan dan tidak dapat diukur (hormon, nutrisi dan lingkungan).
o Berkembangbiak : merupakan proses pembentukan individu baru untuk mempertahankan eksistensi atau jenisnya. Hal ini dibedakan menjadi generatif (secara kawin) dengan melibatkan alat reproduksi dan vegetatif (tidak kawin) secara alamiah. o Peka Terhadap Rangsangan : hal ini terjadi untuk mengetahui
macam-macam perubahan yang terjadi pada lingkungan (iritabilitas). Rangsangan fisik (cahaya, perubahan suhu dan sentuhan) dan kimia (zat kimia dan rangsangan dalam tubuh lapar dan haus). pada manusia mempunya alat indra untuk mengenali berbagai rangsangan, seperti bersin ketika menanggapi bau. Pada tumbuhan mempunyai kemampuan untuk bereaksi pada rangsangan, seperti arah datang cahaya dan putri malu.
o Beradaptasi : merupakan kemampuan menyesuaikan diri terhadap kondisi perubahan lingkungan, hal ini bertujuan untuk dapat bertahan hidup pada perubahan kondisi lingkungan.
Adaptasi morfologi : yaitu penyesuaian alat tubuh, seperti cakar burung elang untuk menerkam dan tanaman teratai berdaun lebar untuk mempercepat proses penguapan. Adaptasi fisiologi : penyesuaian fungsi alat atau organ
tubuh, seperti hewan herbivora memproduksi enzim selulase untuk mencerna serat makanan dan cumi-cumi menyeburkan cairan hitam untuk mengelabuhi predator. Mahkota tumbuhan dapat menarik perhatian serangga dan membantu penyerbukan.
Adaptasi tingkah laku : penyesuaian diri berdasarkan naluri atau tingkah laku, seperti tubuh bunglon yang dapat berubah warna sesuai lingkungannya untuk mengelabuhi predator.
Pohon jati menggugurkan daun ketika musim kemarau untuk mengurangi penguapan serta bunga pukul empat yang dipengaruhi oleh intnsitas suhu.
o Memiliki Bahan Genetik RNA dan DNA : hal ini memengaruhi tumbuh dan berkembang karena berpengaruh terhadap sifat genetik yang hanya dimiliki oleh makhluk hidup.
- Benda mati memiliki sifat berkebalikan dengan makhluk hidup (tidak bernapas, tidak bergerak, tidak perlu makanan, tidak bereksresi, tidak memepertahankan jenis(eksistensi), tidak menanggapi rangsangan)
Pengklasifikasian Makhluk Hidup
Klasifikasi merupakan pengelompokan berdasarkan kategori sifat maupun ciri-ciri tertentu kemudian, dari persamaan tersebut kelompok makhluk hidup akan digolongkan lagi dalam persamaan-persamaan dengan kategori lain. Prinsip ini disempurnakan oleh Carolus Linnaeus dengan mengelompokan makhluk hidup menurut tingkatan yang disebut takson dengan tujuan mengenali, membandingkan dan mempelajari makhluk hidup berdasarkan dasar morfologi dan anatomi makhluk hidup sehingga makhluk hidup dengan persamaan ciri tertentu dapat digolongkan dalam satu kelompok. Semakin tinggi jenjang makan jumlah anggotanya juga besar . Namun, persamaan sifat anggotanya sedikit, sebaliknya semakin rendah jenjangnya jumlah anggota juga sedikit. Namun, persamaan sifatnya besar.
Tabel 1. tingkatan taksonomi dari tertinggi (atas) hingga terendah (bawah)
Tujuan Klasifikasi Makhluk Hidup
Klasifikasi dapat berfungsi sebagai alat untuk mempelajari keanekaragaman hayati. Tujuan dari klasifikasi adalah sebagai berikut:
1. Mengelompokkan makhluk hidup yang berdasarkan persamaan ciri-ciri yang dimiliki.
2. Mendeskripsikan ciri-ciri suatu jenis makhluk hidup untuk membedakannya dengan makhluk hidup dari jenis yang lainnya. 3. Dapat mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup. 4. Memberi nama makhluk hidup yang belum diketahui namanya Adapun manfaat klasifikasi antara lain sebagai berikut :
1. Memudahkan kita dalam mempelajari makhluk hidup yang sangat beraneka ragam.
2. Mengetahui jenis-jenis makhluk hidup.
3. Mengetahui hubungan kekerabatan antara makhluk hidup satu dengan yang lain
Dasar Klasifikasi
Berdasarkan persamaan
Dengan mengamati ciri-cirinya berdasarkan morfologi makhluk hidup, seperti mengkategorikan ayam dan elang adalah golongan hewan, yaitu jenis aves (burung) karena memiliki bulu,sayap, dan paruh.
Berdasarkan Perbedaan
Sebagai contoh perbedaan ciri yang dimiliki ayam dan elang berdasarkan jenis makanannya, maka ayam termasuk herbivora, sedangkan elang termasuk golongan karnivora, yaitu pemakan daging. Berdasarkan Manfaat
Tujuan pengelompokan ini adalah untuk memudahkan kita memanfaatkan suatu makhluk hidup.
Berdasarkan Ciri Morfologi dan Anatomi
Membandingkan persamaan dan perbedaan makhluk hidup melalui pengamatan bentuk ciri organ/alat luar tubuh makhluk hidup (morfologi) misalnya bentuk paruh. Pada penggolongan tumbuhan, maka yang dapat diamati adalah bentuk pohon, bentuk daun, bentuk bunga, warna bunga, dan lain-lain. Ciri anatomi terkait organ dalam dengan membedah, seperti pengamatan adanya sel trakea, kambium, ada tidaknya berkas pengangkut, ada tidaknya sel kambium, ciri-ciri ini dinamakan ciri anatomi.
Berdasarkan Ciri Biokimia
Sejalan dengan masa perkembangannya, untuk menentukan klasifikasi makhluk hidup selain berdasarkan ciri-ciri yang telah disebutkan di atas, bisa pula menggunakan ciri-ciri biokimia, misalnya jenis-jenis enzim, jenis-jenis protein, dan jenis-jenis DNA. Hal tersebut dapat menentukan hubungan kekerabatan antara makhluk hidup satu dengan lainnya. Sistem Klasifikasi
Sistem klasifikasi dibedakan menjadi tiga golongan yaitu sistem klasifikasi alami, sistem klasifikasi buatan dan sistem klasifikasi filogenik. Klasifikasi alami yaitu pengelompokan berdasarkan persamaan ciri morfologi dan anatomi secara alamiah. Klasifikasi buatan (artifisial) merupakan prinsip klasifikasi yang dibuat berdasarkan tujuan praktis, seperti penggolongan berdasarkan kegunaannya jahe, kayu putih termasuk tanaman obat, sedangkan mawar dan anggrek termasuk
tanaman hias, sedangkan klasifikasi filogenik didasarkan pada tingkat hubungan kekerabatan antar organisme (morfologi,anatomi, dan biokimia).