BAB II TINJAUAN TEORETIS
C. Perangkat Pembelajaran
1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Perencanaan adalah permulaan dari proses keseluruhan suatu pelaksanaan kegiatan yang bersifat rasional. Dengan demikian, seorang perencana harus dapat memvisualisasikan maksud dan sasaran yang harus dicapai serta bagaimana trik
39Natalia Rosalina Rawa, dkk., “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Model Learning Cycle 7E pada Materi Trigonometri untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa”, Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian dan Pengembangan, vol. 1 no. 6 (2016), h. 1045. http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/article/view/6368. (Diakses 05 Juni 2018)
28
untuk mencapai tujuan tersebut melalui pemanfaatan berbagai kemampuan yang ada guna metode pencapaian tujuan itu efektif dan efisien. Proses kerja sama antara pendidik dan peserta didik dalam memanfaatkan segala kemampuan dan sumber yang ada, baik kemampuan yang bersumber dari dalam diri peserta didik itu sendiri seperti minat, bakat, dan kemampuan dasar yang dimiliki, termasuk gaya belajar, maupun kemampuan yang ada di luar diri peserta didik seperti lingkungan, sarana, dan sumber belajar sebagai upaya untuk mencapai tujuan belajar tertentu merupakan pengertian dari pembelajaran. Sebagai suatu proses kerja sama, pembelajaran tidak hanya menitikberatkan pada kegiatan pendidik atau kegiatan peserta didik saja, tetapi pendidik dan peserta didik secara bersama-sama berusaha mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.41
Silabus merupakan produk pengembangan desain pembelajaran makro, sedangkan RPP merupakan produk pengembangan desain mikro. Dikatakan pengembangan makro karena silabus mengembangkan desain pembelajaran untuk keseluruhan mata kuliah atau mata pelajaran. RPP dikatakan produk pengembangan desain mikro karena hanya mengembangkan sebagian kecil dari keseluruhan mata pelajaran, misalnya RPP untuk satu atau dua kompetensi dasar yang akan disajikan dalam 2-3 jam pertemuan.42
Perencanaan jangka pendek untuk memperkirakan atau memproyeksikan apa yang akan dilakukan dalam pembelajaran merupakan esensi dari Rencana
41Leo Agung dan Sri Wahyuni, Perencanaan Pembelajaran Sejarah (Yogyakarta: Ombak, 2013), h. 3.
42Abdul Gafur, Desain Pembelajaran: Model dan Aplikasinya dalam Perencanaan
29
Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). RPP merupakan usaha untuk memperkirakan langkah yang akan dilakukan dalam kegiatan pembelajaran. Pengembangan RPP diperlukan untuk menyinkronisasikan komponen pembelajaran, yakni kompetensi dasar, materi standar, indikator hasil belajar, dan penilaian.43
RPP merupakan penguraian dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya pencapaian KD. Setiap pendidik pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran dapat berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi gagasan, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis masing-masing peserta didik. RPP disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih. Penggalan RPP dirancang oleh pendidik untuk setiap pertemuan yang disesuaikan dengan pengagendaan di satuan pendidikan.44
Berikut ini komponen RPP akan dijabarkan:
a. Standar kompetensi merupakan kapabilitas kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap kelas dan suatu mata pelajaran.
43Siti Azisah, Guru dan Pengembangan Kurikulum Berkarakter (Implementasi pada Tingkat
Satuan Pendidikan (Makassar: Alauddin University Press, 2014), h. 107.
44Abdul Gafur, Desain Pembelajaran: Model, dan Aplikasinya dalam Perencanaan
30
b. Kompetensi dasar adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai oleh peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai penunjukkan penyusunan indikator kompetensi dalam suatu pelajaran.
c. Indikator pencapaian kompetensi adalah perilaku yang dapat dinilai dan atau diobservasi untuk membuktikan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi rujukan penilaian mata pelajaran. Perumusan indikator pencapaian kompetensi menggunakan kata kerja opersional yang dapat diperhatikan dan diukur yang mencakup aspek kognitif, afektif,dan psikomotorik.
d. Tujuan pembelajaran adalah penggambaran proses dan hasil belajar yang diharapkan mampu diperoleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.
e. Bahan ajar, memuat fakta, persepsi, paham, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indkator pencapaian kompetensi. f. Alokasi waktu, penentuan waktu disesuaikan dengan keperluan untuk pencapaian
KD dan beban belajar.
g. Metode pembelajaran, sangat diperlukan oleh pendidik guna mewujudkan situasi belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar atau seperangkat indikator yang telah ditetapkan. Hal yang harus disesuaikan dalam pemilihan metode pembelajaran ini adalah situasi dan kondisi peserta didik, serta karakteristik dari setiap indikator dan kompetensi yang akan dicapai pada setiap mata pelajaran. Pendekatan pembelajaran tematik digunakan untuk peserta didik kelas 1 sampai kelas 3 SD/MI.
31
1) Pendahuluan merupakan kegiatan membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berperan aktif dalam kegiatan belajar mengajar yang dilakukan pada kegiatan pembuka pembelajaran.
2) Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi gagasan, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik adalah komponen yang harus dilakukan dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan ini dilakukan secara skematis melalui proses penyelidikan, pengembangan, dan pembenaran.
3) Penutup dapat dilakukan dalam bentuk pemberian rangkuman atau kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, serta tindak lanjut kepada peserta didik yang dilakukan pada akhir pembelajaran.
i. Penilaian hasil belajar merupakan prosedur dari instrumen penilaian proses dan hasil belajar yang disesuaikan dengan indikator pencapaian kompetensi dan mengacu kepada standar penilaian.
j. Sumber belajar merupakan penentuan bahan belajar yang bersumber pada standar kompetensi dan kompetensi dasar, materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.45