• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji keabsahan data dalam penelitian, sering hanya ditekankan pada uji validitas dan realibilitas. Tetapi perlu diketahui bahwa kebenaran realitas data menurut penelitian kualitatif tidak bersifat tunggal, tetapi jamak dan tergantung pada konstruksi manusia, dibentuk dalam diri seorang sebagai hasil proses mental tiap individu dengan berbagai latar belakangnya.35 Oleh karena itu untuk menguji keabsahan data dilakukan dengan:

1. Meningkatkan Ketekunan

Meningkatkan ketekunan berarti memerlukan pengamatan secara lebih cermat dan berkesinambungan. Dengan cara tersebut maka kepastian data dan urutan peristiwa akan dapat direkam secara pasti dan sistematis.

2. Triangulasi

Triangulasi dalam pengujian kredibilitas ini adalah teknik pengumpulan data, dan pengumpulan data yang dalam hal terakhir ini peneliti akan berupaya mendapatkan rekan atau pembantu dalam penggalian data dari warga di lokasi-lokasi yang mampu membantu setelah diberi penjelasan.

Menurut Sugiyono, menjelaskan ada tiga macam trianggulasi. Ketiga trianggulasi tersebut yaitu triangulasi sumber, pengumpulan data, dan waktu.

a. Trianggulasi sumber adalah trianggulasi yang digunakan untuk menguji kredibilitas data dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber.

b. Trianggulasi teknik adalah suatu alat untuk menguji kredibilitas data dengan cara mengecek data yang sama namun dengan alat yang berbeda.

c. Trianggulasi waktu adalah triangulasi yang sering mempengaruhi data. Data yang dikumpulkan dengan teknik wawancara dipagi, siang,

35 Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2007), hal.270

31

maupun malam hari akan memberikan data yang lebih valid sehingga lebih kredibel.

Berdasarkan pemaparan di atas penelitian ini menggunakan dua macam trianggulasi, pertama trianggulasi sumber data yang berupa observasi serta wawancara dengan narasumber secara langsung dan dokumen yang berisi catatan terkait dengan data yang diperlukan oleh peneliti.36

3. Member Check

Member check adalah informasi kepada para informan yang telah ditulis oleh peneliti dalam laporan penelitian. Hal ini dilakukan untuk mengambil temuan kembali pada pastisipan dan menanyakan pada mereka baik lisan maupun tertulis tentang keakuratan laporan penelitian. Pertanyaan dapat meliputi berbagai aspek dalam penelitian tersebut misalnya apakah deskripsi data telah lengkap, apakah interpretasi bersifat representatif dan dilakukan tanpa kecenderungan.37

36 Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2007), hal 273

37 Ibid, hal 276

67

BAB V

KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan dari hasil penelitian dan analisis setelah terlaksananya penelitian, dapat disimpulkan bahwa Fenomena Electronic Dance Music (EDM) Terhadap Gaya Hidup di Kalangan Remaja Urban (Komunitas Martin Garrix Indonesia) menimbulkan adanya dampak baik postif ataupun negatif. Dampak positif dari fenomena electronic dance music (EDM) yang dirasakan olehremaja saat ini memandang bahwa musik electronic dance music (EDM) merupakan salah satu pelepas penat atau stress dari padatnya rutinitas sehari-hari serta adanya minat pada diri masing-masing ini terdapat faktor internal yang dapat mempengaruhi persepsi seperti suasana hati, minat dan tujuan para pengunjung dalam menikmati sajian musik electronic dance music (EDM). Karena Tujuan awal masing-masing remaja ketika datang berkunjung ke klub malam atau event musik electronic dance music (EDM) juga merupakan faktor internal dalam diri pengunjung dalam memandang musik electronic dance music (EDM), seperti mencari teman, mencari kesenangan, mencari pelarian masalah, atau yang memang benar-benar ingin menikmati sajian musik electronic dance music (EDM) tentu akan sangat berbeda dalam memberikan persepsinya tentang musik tersebut.

Sedangkan dampak negatif dari fenomena musik electronic dance music (EDM) bagi para penikmat musik electronic dance music (EDM) minuman beralkohol dapat membuat mereka merasa senang dan lupa akan masalah-masalah yang dihadapi dalam keseharian mereka. Musik electronic dance music (EDM) dan minuman beralkohol juga dianggap mampu memberikan rasa rileks dan menyenangkan. Walaupun tidak semua penikmat musik electronic dance music (EDM) mengaku suka minum-minuman beralkohol.

Masyarakat yang menganggap musik electronic dance music (EDM) adalah musik yang hanya membuat pendengarnya jadi hidup berfoya-foya,

68

tidak mau mematuhi peraturan, dan hidup dalam pergaulan bebas. Bertolak belakang dengan pandanga menurut beberapa anggota komunitas Martin Garrix Indonesia yang menganggap bahwa musik electronic dance music (EDM) merupakan musik yang dapat memberikan semangat, dapat menjadi obat atau tempat pelarian dari masalah-masalah yang sedang dihadapi, mampu menjadi sebuah motivasi bagi seseorang untuk mau bejalar dan mencoba untuk menghasilkan karya-karya dari musik yang baru.

B. Implikasi

Adapun hasil dari penelitian ini dapat memberikan implikasi pada remaja urban ketika menyikapi fenomena sosial salah satunya fenomena electronic dance music (EDM) ini. Implikasi tersebut dapat berupa implikasi akademis dan non-akademis mengenai dampak yang dihasilkan dari fenomena electronic dance music (EDM) ini yaitu para remaja urban harusnya bisa memahami dengan baik dampak sosial yang dapat ditimbulkan dari fenomena electronic dance music (EDM) serta memahami dampak positif dan negatifnya. Ada banyak anggapan-anggapan masyarakat mengenai jenis genre musik ini mulai dari hal-hal negatif seperti identik dengan dunia narkoba, musik baru yang merusak selera musik, dan masih banyak yang lainya. Bagi masyarakat yang tidak menyukai jenis musik ini diharapkan bisa lebih melihat dari sisi positif yang lainnya karena musik ini juga menyampaikan hal-hal positif. Dari penelitian ini dapat diketahui gaya hidup remaja urban dari fenomena electronic dance music (EDM) agar lebih bisa menyaring dampak yang akan ditimbulkan.

C. Saran

Berdasarkan dari hasil kesimpulan diatas dan pegalaman selama proses penelitian. Maka penulis dapat memberikan saran, sebagai fenomena sosial khususnya para remaja kita harus bisa menyaring gaya hidup agar tidak salah langkah dalam mengikuti perkembangan fenomena sosial yang semakin banyak terjadi di masyarakat. Terutama kalangan remaja yang sering dijadikan sasaran utama dalam perkembangan fenomena sosial karena umumnya sudah sifat alamiah remaja selalu ingin mencoba sesuatu

69

yang baru dan tingkat keingintahuannya yang lebih besar. Untuk para remaja urban dalam menyikapi suatu fenomena alangkah baiknya memahami terlebih dahulu fenomena yang terjadi dan memahami dampak yang akan ditimbulkan dari fenomena tersebut.

Bagi penelitian selanjutnya diharapkan dapat merencanakan penelitian lebih matang agar waktu penelitian bisa lebih lama dan diharapkan penelitian selanjutnya dapat meneliti dengan variabel yang berbeda. Selain itu, bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian dengan sumber informan yang lebih banyak lagi agar informasi penelitian dapat berkembang.

70

DAFTAR PUSTAKA

Burton, Graeme. Media dan Budaya Populer. Yogyakarta: Jalasutra, 2012.

Strinati, Dominic. Popular Culture Pengantar Menuju Teori Budaya Populer.

Yogyakarta: Jejak, Cet.III, 2007

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta, 2010

Skripsi

Indra Rukmana, Febri. Pengaruh Musik DJ Terhadap Persepsi, Perilaku dan Penampilan Para Pengunjung Di Liquid Cafe Semarang, Mahasiswa Jurusan Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negri Semarang, 2015.

Puspa Meilani, Dwi. Fenomena Kue Kekinian di Kalangan Remaja Kota Bogor (Studi Kasus Cake Kekinian Bogor), Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2018.

Rachmawati, Diyah. “Televisi Dan Budaya Pop (Studi Korelasi Terpaan Media Televisi, Status Ekonomi, dan Tingkat Religiusitas Dengan Persepsi Terhadap Budaya Pop Di Kalangan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS)”.

Skripsi pada Universitas Sebelas Maret, 2009.

Supradewi, Ratna. Otak, Musik dan Proses Belajar, Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung Semarang, 2010.

Saputri, Desy. Gaya Hidup Remaja di SMA Negeri 2 Tambang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Skripsi pada Universitas Riau, 2014

71

Jurnal

Amanda Putri, Putri. “Industrialisasi Musik Festival di Indonesia”, 2014.

Anggraeni, Ratih. “Pembelajaran Electronic Dance Music (EDM) di Bandung Disc Jockey School (BDJS)”, Universitas pendidikan Indonesia, repository.upi.edu, 2020.

Heriyanto, Arief. “Kelas Sosial, Status Sosial, Peranan Sosial dan Pengaruhnya”

Jadid Khadavi, Muhammad. “Demonstrasi Musik Pop Indonesia Dalam Perspektif Industri Budaya”, 2014.

Maria Tarigan, Cana. “Mendengar Musik Sebagai Stimulus Terhadap Kecerdasan Emosional Remaja”, Mahasiswa Megister Prodi Pendidikan Agama Kristen STT Pelita Kebenaran, Sumatera Utara.

Rachmijati, Cynantia. “Pengaruh Budaya Populer Pada Pendidikan”, E- Journal, 2014

Suharni, “Westernisasi Sebagai Problema Pendidikan Era Modern”, (Banda Aceh:2015)

Suprihatien, Jurnal dengan judul “Fenomena Penggunaan Bahasa Kekinian di Kalangan Mahasiswa”, E-journal Bahasa, Vol.XVIII, No.2, 2016.

Wirandi, Wisnu. "Sebuah Pemikiran Allan P. Merriam Tentang Kegunaan dan Fungsi Musik" dari sebuah buku "The Anthropology Of Music", 2017

Website

https://kbbi.web.id/fenomena

http://efriharefa.blogspot.com/2012/10/asal-mula-musik-dj-disc-jockey dan.html

https://www.kompas.com/hype/read/2019/12/14/151117266/keseruan-dwp-2019-72

hari-pertama-tarian-betawi-dan-berbagai-kejutan-dj

https://www.brilio.net/musik/edm-kian-digandrungi-yuk-kenali-jenis-musiknya-biar-nggak-kuper-160920j.html

https://www.djarumcoklat.com/article/besarnya-pengaruh-musik-bagi-remaja

BIODATA PENULIS

Penulis bernama lengkap Maretza Chandra Dewi, lahir di Tangerang pada tanggal 12 Maret 1997, merupakan anak pertama dari 3 bersaudara. Tinggal di Jalan Haji Mean Raya Kel. Karang Timur Kec. Karang Tengah Ciledug Kota Tangerang.

Penulis mengambil jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial dengan konsentrasi Sosiologi di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah Jakarta. Dan alhamdulillah penulis telah menyelesaikan skripsi ini walaupun banyak yang harus dipertimbangkan. Kesan yang penulis dari selama pembuatan skripsi ini yaitu selesaikanlah dengan baik apa yang sudah menjadi tanggung jawab.

Dokumen terkait